Sebelas WNA Dijebloskan Penjara Gegara Narkoba di Kepri

Batam, Katakabar.com - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kepri mencatat telah menjebloskan sebanyak 11 orang Warga Negara Asing ke dalam penjara, lantaran terlibat jaringan Narkoba sepanjang tahun 2020. 

Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarko) Polda Kepri Kombes Pol Mudji Supriadi mengatakan, para pelaku yang diamankan merupakan sindikat peredaran narkoba Internasional. 

Para pelaku yang diadili mayoritas WNA asal Malaysia yang terbukti menyuplai, mendistribusikan, dan ada yang membawa langsung narkoba jenis sabu dan ekstasi dari negaranya masuk ke wilayah Kepulauan Riau (Kepri) untuk diedarkan. 

"Dari 11 tersangka WNA yang telah ditangkap, Polisi berhasil menyita barang bukti lebih kurang sebanyak 187 Kg sabu dan 91.629 butir ekstasi dari tangan para tersangka," katanya, Jumat (4/12).

Muji menyebut, berdasarkan hasil penyidikan para WNA ini tidak hanya membawa atau mengatur langsung penyeludupan narkoba tersebut. Tetapi mereka juga memiliki jaringan lagi yang ada di Kepri dengan peran yang berbeda-beda. 

"Selain 11 wna tadi, Ditresnarkoba juga berhasil menciduk sebanyak 586 Orang WNI yang terlibat peredaran gelap narkoba tersebut sepanjang operasi Antik Tahun 2020 ini," ungkapnya.

Dalam hal ini, pihaknya juga tidak hanya menyita barang bukti 187 Kg sabu, namun narkotika jenis lainnya seperti pil esktasi berjumlah 91.629 butir, daun ganja kering 22.707,92 Gr ( 22.7 Kg) pil happy five 639 butir serta ketamin sebanyak 411 Gram juga turut serta diamankan jajaran Ditresnarkoba Polda Kepri.

Editor : Sany Panjaitan

Berita Terkait