Sepenggal Cerita Abi Bahrun dan Penderita Kanker di Titian Antui

Duri, katakabar.com - Solat berjamaah magrib baru saja kelar di masjid dan mushalla di wilayah Duri sekitarnya, Jam arloji tangan menunjukkan pukul 18.30 WIB.

Calon Bupati Kabupaten Bengkalis, Abi Bahrun yang mengenakan kemeja batik, celana dan kopiah hitam bergegas bangkit dari atas sejadah.

Calon nomor urut 2 di Pemilihan Bupati (Pilbup) Kabupaten Bengkalis tahun 2020 cuma didampingi dua orang, buru - buru menuju ke kawasan RT 2 RW 9, Kelurahan Titian Antui, Kecamatan Pinggir.

Tiba di kawasan RT 2 RW 9, Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) keluar dari roda empat yang membawanya segera menuju salah satu rumah warga, Suparman umur 45 tahun, seorang tulang punggu keluarga sudah setahun belakangan ini menderita kanker.

Ayah dari balita ini rada kaget dan terkejut, sebab tak menyangka tiba - tiba kedatangan tamu. Tamu yang datang tak pula dari kalangan biasa, tapi seorang sosok calon Bupati Kabupaten Bengkalis, Abi Bahrun yang mengetuk pintu dan bertamu di rumahnya yang sederhana.

Penderita kanker dengan mengenakan pakaian seadanya, mempersilahkan sang calon pemimpin Negeri Junjungan nama lain dari Kabupaten Bengkalis duduk di lantai cuma beralaskan karpet sederhan.

Di sana, calon Bupati Bengkalis yang diusung PKS, PPP dan PKPI ini memberikan motivasi dan semangat untuk terus ikhtiar. Allah SWT mudah - mudahan memberi kesabaran kepada Suparman dan keluarga, apalagi setiap penyakit pasti ada obatnya.

"Setiap penyakit pasti ada obatnya, Pak Suparman dan keluarga mesti bersabar dengan cobaan ini, dan terus ikhtiar dan berdoa kepada Allah SWT agar diangkat dan disembuhkan penyakitnya," kata Abi Bahrun.

Setelah bersilaturahmi dan memberi motivasi serta semangat, calon orang nomor 1 di Kabupaten Bengkalis memberikan bantuan kepada Suparman dan keluarga.

Harapannya, dengan bantuan yang diberikan bisa bermanfaat untuk meringankan beban Suparman dan keluarga menghadapi cobaan dari Allah SWT.

Sejatinya, seorang calon pemimpin mesti peka terhadap rakyat dan mesti hadir disaat rakyat membutuhkan.

Sosok Abi Bahrun punya karakter dan watak itu, beliau meninggalkan kegiatan lain yang sudah terprogram dan terjadwal, bergerak cepat ke rumah penderita kanker, Suparman, kondisinya sangat membutuhkan bantuan dan uluran tangan dari para dermawan yang diberi kelebihan harta dan kekayaan oleh Sang Khaliq. 

Editor : Sahdan

Berita Terkait