Siapa Bilang Ada Kesepakatan INA - AS Bangun Pangkalan Militer di Natuna

Jakarta, katakabar.com - Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, TB Hasanuddin membantah adanya tudingan penandatanganan bersama antara Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo soal Kepulauan Natuna yang akan dibangun pangkalan militer Amerika Serikat.

"Tidak ada itu kesepakatan bersama antara Indonesia dan AS soal Kepulauan Natuna. Indonesia tetap memegang teguh politik luar negeri bebas aktif," tegas Hasanuddin dalam keterangan tertulisnya, weekend lalu.

Dengan politik luar negeri bebas aktif ini, kata Hasanuddin, tidak mungkin ada pangkalan militer negara manapun di Indonesia. Tapi, Indonesia siap bekerja sama dengan negara manapun di wilayah NKRI termasuk di Kepulauan Natuna.

"Seluruh wilayah Indonesia dapat dimanfaatkan  untuk bekerjasama dengan negara lain asal dapat memberikan manfaat bagi negara  dan bangsa dan bukan membangun pangkalan militer asing," ujarnya.

Politisi dari F-PDI Perjuangan ini mempertanyakan Menlu AS, Mike Pompeo yang berbicara soal isu-isu negara lain termasuk di Indonesia. Terlebih, Pompeo sempat menyinggung  isu komunis yang sedang menjadi pro dan kontra di dalam negeri.

"Saya pertanyakan mengapa Pomeo menyinggung isu komunis. Padahal di negara asalnya di AS , komunis sudah tidak dijadikan isu politik lagi. Ada apa?" ujarnya.

Melontarkan isu tanpa argumentasi yang jelas cuma menimbulkan keresahan di antara masyarakat Indonesia, bekerja sama di bidang ekonomi akibat pandemi virus corona akan lebih bermanfaat untuk kehidupan kedua negara.

"Patut dipertanyakan maksud Pomeo menyinggung isu komunis itu untuk apa. Dasarnya apa," katanya.

Kepada masyarakat Indonesia tidak mudah terkecoh dengan memihak salah satu blok atau negara yang sedang berseteru.

"Indonesia konsekuen dan konsisten dengan prinsip politik luar negeri bebas aktif," tandasnya.

Editor : Sahdan

Berita Terkait