Sidak RSUD Mandau dan Disnakertrans, Bupati Bengkalis Tekankan Saol Pelayanan

Mandau, katakabar.com - Bupati Bengkalis, Kasmarni dan Wakil Bupati Bengkalis, Bagus Santoso Sidak di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kecamatan Mandau guna memastikan pelayanan tetap berjalan dengan maksimal, pada Jum'at (16/4).

Saat Sidak Bupati dan Wabup didampingi Sekdakab Bengkalis, Bustami HY, Kepala Perangkat Daerah dinlingkungan Pemkab Bengkalis, dan Camat Mandau, Riki Rihardi.

Tiba di RSUD Mandau Bupati Bengkalis dan rombongan disambut langsung oleh

Direktur RSUD Mandau, Sri Sadono Mulyanto sambut rombongan Orang Nomor 1 di Kabupaten Bengkalis, terus meninjau sejumlah pelayanan dan bertemu dengan masyarakat yang sedang berobat.

Dihadapan Direktur RSUD Mandau Kasmarni mengatakan

"Setiap hak dan kewajiban harus dipenuhi untuk seluruh petugas di Rumah Sakit. Kewajiban harus selalu dipenuhi, seperti pembayaran insentif dan lainnya dan dapat diselesaikan dengan maksimal dan kita perlu menginformasikan kalau ada masalah sistem atau teknis yang terjadi supaya seluruh petugas lebih paham dan memaklumi," ujar Kasmarni.

Untuk obat harus selalu ready stock untuk pelayanan kepada masyarakat.Jangan sampai masyarakat yang mau berobat, obat tidak tersedia," tegas mantan Camat Pinggir ini.

Kata Kasmarni, kepada Direktur RSUD Mandau agar selalu mendengarkan suara hati seluruh petugas.

"Seluruh petugas ini berjuang nomor satu sebagai garda terdepan dalam masalah kesehatan, apa lagi masalah Covid 19 yang belum usai, dan tidak semua orang mau untuk bertugas," ulasnya.

Sidak ke Disnakertrans

Lepas Sidak di RSUD Mandau, Bupati Bengkalis dan rombongan Sidak ke Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bengkalis.

Di sana, Bupati Bengkalis disambut oleh Kepala Disnakertrans, Hj Kholijah dan menuju kesalah satu ruangan.

Bupati Bengkalis melihat Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) yang terletak di meja pada ruangan dan menanyakan terkait tenaga kerja yang diterima perusahaan.

"Tenaga kerja yang kita terima itu harus direkrut dari daerah kita, tidak boleh dari luar, ini merupakan komitmen dalam mensejahterakan masyarakat di Kabupaten Bengkalis," imbaunya.

Kadis Nakertrans Hj Kholijah mengatakan, banyak pihak perusahaan yang menerima tenaga kerja tanpa terlebih dahulu baru diserahkan PKWT kepada Disnakertrans.

Mendengarkan hal itu, Kasmarni meminta kepada Kadis Nakertrans untuk tidak menyetujui PKWT yang diserahkan pihak perusahaan.

Selain persoalan PKWT, Bupati Bengkalismempermasalahkan workshop dan Balai Latihan Kerja yang tidak difungsikan secara maksimal.

"Kami berharap, dalam kurun waktu yang singkat kedua fasilitas yang dimiliki Disnakertrans itu untuk segera difungsikan kembali," sebutnya.

Editor : Sahdan

Berita Terkait