Sidang Skandal PM Israel Ditunda karena Virus Corona

Katakabar.com - Pengadilan Negeri Yerusalem menunda persidangan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu hingga dua bulan mendatang demi menekan penyebaran virus corona. Netanyahu menjalani sidang atas tuduhan penipuan, pelanggaran kepercayaan, serta penerimaan suap.

Namun, Pemerintah Israel telah menetapkan sejumlah langkah kesehatan darurat untuk mencegah penyebaran penyakit covid-19.

Salah satunya adalah membatasi pertemuan dengan banyak orang di tempat umum. Sehingga, pengadilan memutuskan menunda persidangan hingga 24 Mei.

Melansir Associated Press, Netanyahu dituduh menerima hadiah mahal dari teman-temannya dengan ganti memberikan bantuan kepada tokoh-tokoh media yang berkuasa.

Pemimpin Israel yang telah lama berkuasa ini membantah melakukan kesalahan dan menyatakan sebagai korban kejahatan media.

Sebelumnya, kuasa hukum Netanyahu mengajukan penundaan dengan maksud tambahan waktu untuk meninjau kembali bukti. Namun, pengajuan tersebut ditolak dan dinyatakan berlanjut pada 17 Maret.

Netanyahu pada Sabtu (14/3) mengeluarkan larangan berkumpul lebih dari 10 orang demi menekan penyebaran virus corona. Hal itu membuat Kementerian Kehakiman juga mengumumkan keadaan darurat di pengadilan.

Virus corona bermula dari Wuhan, China, sejak Desember 2019. Virus ini telah menyebar ke lebih dari 100 negara dan menginfeksi lebih dari 150 ribu orang di dunia. Di Israel, sekitar 200 kasus terkonfirmasi infeksi virus corona tanpa korban jiwa. CNN Indonesia

Editor : Sany Panjaitan

Berita Terkait