Simpan Senjata Api, Warga Pekanbaru Digulung Polisi

Pekanbaru, katakabar.com - Yulianto Ari Prabowo (31) yang merupakan warga Jalan Hangtuah, Gg Gereja, No 26, RT 003/RW 009, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya kini harus berurusan dengan petugas kepolisian lantaran memiliki tiga pucuk senjata api tanpa dilengkapi dengan surat izin dari kepolisian. Ia diamankan Polsek Lima Puluh, Kamis (23/7) malam di kediamannya itu.
 
Kapolsek Lima Puluh, Sanny Handityo dalam temu pernya, Selasa (28/7) menjelaskan, Yulianto diketahui memiliki senjata api tersebut setelah sebelumnya diinformasikan oleh masyarakat. Mendapat informasi itu, petugas lantas melakukan penyelidikan hingga menggeledah kediamannya.
 
Benar saja, saat dilakukan penggeledahan petugas menemukan tiga pucuk senjata api yang disimpan Yulianto.
 
"Kita amankan satu pucuk senjata api jenis Revolver warna putih chrome beserta 4 butir amunisi kaliber 38 dan 4 butir amunisi kaliber 39. Lalu, sepucuk senjata api jenis Sormidt Osthem/Rhoen kaliber 8 mm MOD 5A warna hitam dan satu pucuk senjata api jenis Colt's 5,5 mm warna silver dengan sebuah magazine," bebernya.
 
Bukan hanya itu, terdapat juga sebutir amunisi 5,5 mm, satu butir selongsong peluru 5,5 mm dan kantong plastik yang berisi sejumlah  sparepart senjata api.
 
Tak hanya menjadi tersangka lantaran memiliki senjata api, Yulianto juga terbukti positif narkoba jenis sabu-sabu setelah petugas kepolisian melakukan tes urine kepadanya.
 
Namun, petugas tidak menemukan barang bukti narkoba yang dikonsumsi tersangka saat penggeledahan itu dilakukan.
 
"Tentu ini kita masih kembangkan dari mana senjata tersebut di dapat dan keterkaitannya dengan narkoba. Kini tersangka kita  jerat dengan Pasal 1 Ayat 1 UU Darurat No 12 Tahun 1951, tentang Kepemilikan Senjata Api dengan ancaman hukuman 20 tahun kurungan atau maksimal (hukuman) mati," ungkapnya.
Editor : Sany Panjaitan

Berita Terkait