Dewan Tanya Soal PPDB Sistem Zonasi

Solusinya, Kelas Jauh Apa Bangun Sekolah Baru

Bengkalis, katakabar.com - Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkalis sambangi Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Riau, awal Juli 2020 lalu.

Para legislator dari Negeri Junjungan nama lain dari Kabupaten Bengkalis, tanyakan soal sistem zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang pendidikan SMA di Kabupaten Bengkalis.

Sistem zonasi yang sangat sulit untuk diterapkan, mengingat ketidakmampuan masyarakat dan daerah yang masuk sistem zonasi.

Banyak kendala yang dihadapi, seperti tidak adanya sekolah negeri di daerah tertentu, jarak tempuh yang jauh, bahkan ada anak yang tidak bersekolah disebabkan tidak mampu mendaftar di sekolah swasta. Celakanya sekolah negeri tidak termasuk di dalam zonasi daerah mereka.

Wakil Ketua Komis IV DPRD Bengkalis, Samsu Dalimunte menjelaskan, setiap orang tua pasti mengharapkan anak-anak bersekolah di sekolah swasta terbaik, lantaran kondisi ekonomi sekolah negeri menjadi pilihan kebanyakan orang tua, ujarnya.

Kata Samda sapaan akrab politisi Partai Keadilan Sejahtera ini, masih ada anak yatim menangis disebankan tidak bisa bersekolah dan masuk dalam sistem zonasi, tegasnya.

Sekretaris PPDB Provinsi Riau, Mansurizal mengakui sistem zonasi memang selalu meninggalkan polemik di tengah masyarakat.

"Kami saat ini, meminta evaluasi dari sekolah agar anak-anak di Riau dapat bersekolah seluruhnya. Solusinya kita buka sekolah jarak jauh tapi tetap sekolah yang sama, itu alternatif cepatnya. Alternatif lambatnya mesti bangun sekolah baru lagi,"

Untuk sekolah jarak jauh itu, tambahan dari SMA awal. Hal ini dilakukan untuk menjembatani anak-anak agar tidak putus sekolah lantaran terpengaruh sistem zonasi, ceritanya.

Mendengar penjelasan sekretaris PPDB Provinsi Riau, Ketua Komisi III DPRD Bengkalis, Adri mengatakan, kita tidak bakal membiarkan anak anak tidak bersekolah.

Untuk itu, diberikan solusi membuat sekolah jauh atau menambah ruangan belajar seperti yang disampaikan pihak provinsi, katanya.

Sekretaris Komisi III Surya Budiman kemudian menyarankan kepada

Dinas Pendidikan Provinsi Riau untuk turun ke lapangan memetakan lagi lokasi untuk zonasi sekolah agar tidak membingungkan masyarakat, sebut Sekretaris Komisi III DPRD Bengkalia, Surya Budiman.


Editor : Sahdan

Berita Terkait