Sosialisasi Pengisian Form Analisis Situasi, Ini Target Pemkab Soal Stunting

Bengkalis, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten Bengkalis lewat Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) gelar kegiatan sosialisasi pengisian form analisis situasi dalam rangka percepatan penurunan stunting di Kabupaten Bengkalis.

Dalam kegiatan itu, seluruh Perangkat Daerah yang terlibat perlu menyamakan persepsi, penurunan stunting tidak cuma tugas Dinas Kesehatan. 

Bertempat di Ruang Rapat Zahari Lantai II, kegiatan Bappeda ini dibuka secara resmi oleh Kepala Bappeda Bengkalis diwakili oleh Sekretaris Bappeda Bengkalis, Rinto, Senin (11/1) kemarin.

Selain menghadirkan para peserta dari sejumlah Perangkat Daerah yang terlibat, kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Bappedalitbang dan Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Heriyanto, S.Hut, MT, Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappedalitbang Provinsi Riau.dan dr. Neng Kasmiati, MH, Kasi Kesga dan Gizi Dinkes Riau.

Sosialisasi pengisian form analisis situasi dalam rangka percepatan penurunan stunting ini, sebagai tindak lanjut dari kegiatan sebelumnya. Dimana Pj Bupati Bengkalis sudah tandatangani komitmen bersama pelaksanaan percepatan pencegahan stunting yang diikuti beberapa Perangkat Daerah lainnya, ujar Rinto dalam sambutannya.

Sebelum melangkah lebih jauh kata Rinto, perlu adanya penyamaan persepsi seluruh pihak yang terkait dengan progran percepatan penurunan stunting ini.

Soal stunting, saat ini masih ada kesan bahwa tugas itu cukup diselesaikan Dinas Kesehatan.

“Cukup Dinas Kesehatan selesailah tu, ini yang kita dengar. Padahal bicara soal percepatan penurunan stunting, ada 20 indikator yang menjadi tolak ukur dan ini tidak cuma berada pada Dinas Kesehatan, melainkan juga Perangkat Daerah lainnya,” jelasnya.

Di sisi lain, kegiatan yang digelar sangat penting lantaran sesuai dengan pedoman pelaksanaan intervensi penurunan stunting terintegrasi.

Ada 8 aksi integrasi yang harus dilalui dan Bengkalis saat ini sedang berada pada aksi 1, analisis situasi.

“Untuk itu, saya berharap kita semua yang ada di sini benar-benar serius,” ujar Rinto seraya menambahkan saat ini beberapa Kabupaten dan Kota di Riau sudah lebih dulu melaksanakan program tersebut. Bahkan ada Kabupaten yang usianya justru lebih muda dari Kabupaten Bengkalis.

Terlepas dari program tersebut, masih Rinto, selama ini sebenarnya Pemerintah Kabupaten Bengkalis lewat beberapa Perangkat Daerah, sudah melaksanakan program kegiatan yang berhubungan dengan penurunan stunting. Hanya saja masih bersifat parsial dan belum terintegrasi sehingga hasilnya pun belum optimal.

“Mudah-mudahan, dengan keseriusan kita melaksanakan program ini, kasus stunting di Kabupaten Bengkalis bisa kita minimalisir,” tandasnya. 

Editor : Sahdan

Berita Terkait