Sudah Dua Pekan, Ketua KPU Bengkalis Diperiksa Penyidik Tipikor Polres Bengkalis

Bengkalis, katakabar.comĀ - Tak terasa sudah dua pekan lamanya, penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kepolisian Resor Kabupaten Bengkalis melakukan pemeriksaan terhadap Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bengkalis, Fhadillah Al Mausuly dan Bendahara Komisi Pemilihan Umum (KPU), Candra, kabarnya mengenai dana hibah penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2020, sebesar Rp40 miliar dari APBD Kabupaten Bengkalis Tahun Anggaran 2020.

Penyidik Tipikor Polres Bengkalis melakukan pemeriksaan tehadap dua orang komisioner KPU Bengkalis itu, tiga jam lamanya, pada 11 Januari 2020 lalu.

Tapi hingga kini, perkara pemeriksaan Ketua dan Bendahara KPU Bengkalis oleh penyidik Tipikor Polres Bengkalis masih "abu-abu", sebab belum jelas ujung dan pangkalnya.

Terkait perkara tersebut, katakabar.com berusaha mengkonfirmasi Kepala Kepolisian Resor Kabupaten Bengkalis, AKBP Hendra Gunawan, lewat pesan singkat WhatsApp pada Senin (25/1) siang.

Sayang, Orang Nomor 1 di Polres Bengkalis itu, hingga diterbitkan berita ini tidak menjawab.

Sebelumnya, katakabar.com mengkonfirmasi perkara yang sama sepekan lalu, jawaban AKBP Hendra Gunawan cukup normatif.

"Kami masih dalam proses lidik. Jadi belum waktunya saya memberikan statement," tegasnya singkat pada Senin (18/1) lalu.

Setali tiga uang, Ketu KPU Bengkalis, Fadhillah Al Mausuly saat dikonfirmasi katakakabar.com untuk melanjutkan pemberitaan, via pesan singkat WhatsApp pada Senin (21/1) siang, cuma menjawab salam.

Begitu ditanya tentang pemeriksaan dirinya oleh penyidik Tipikor Polres Bengkalis. Ketua KPU Bengkalis ini, tak menjawab.

Timbul pertanyaan, kapan waktunya Kapolres Bengkalis memberikan statement. Waktu terus berjalan, spekulasi di ranah publik mulai bermunculan. Berharap pihak kepolisian terbuka informasi mengenai pemeriksaan Ketua KPU Bengkalis oleh penyidik Tipikor Polres Bengkalis.

Editor : Sahdan

Berita Terkait