Syamsuar Kembali ke Golkar, Masnur: Kalau Sudah Tersenggol, Jangan Ikut-ikutanlah!

Siak, katakabar.com - Nama Gubernur Riau Syamsuar mencuat jelang Musda Golkar Riau pada 1-2 Maret mendatang. Meski demikian, Syamsuar dinilai sulit memenuhi syarat menjadi calon ketua partai berlambang beringin tersebut.

"Kalau benar pernyataan Sekretaris PAN Riau di media cetak dan elektronik bahwa Pak Syamsuar adalah kader PAN dan sudah punya kartu anggota, saya rasa itu berbenturan dengan AD/ART partai. Sebab Partai Golkar ini punya aturan dan mekanisme. Tidak seenak kita saja. Ada AD/ART dan Juklak-nya. Ikuti saja semua itu," kata Wakil Ketua DPD I Golkar Provinsi Riau, Masnur menjawab katakabar.com, Senin (24/2).

Masnur mengaku, semua orang bisa jadi calon Ketua Golkar Riau. Asal aturan main partai diikuti. Sebab juklak Munas dan Musda tingkat provinsi dan kabupaten/kota sudah jelas bunyinya bahwa calon ketua itu salah satunya harus kader dan memiliki kartu tanda anggota Golkar.

"Kan simpel. Cuman satu KTA-nya. Dia harus kader yang aktif. Jadi, siapa saja boleh calon ketua asal mekanisme partai tadi tak dilanggar," jelasnya.

Masnur juga tidak mau berkomentar banyak soal Syamsuar yang dulunya menjabat Ketua DPD II Golkar Siak, kemudian disebut-sebut telah jadi kader PAN usai didukung maju Pilgubri 2018 dan saat ini isunya bakal mencalon jadi Ketua Golkar Riau.

"Jika ingin masuk gelanggang partai Golkar, ikut aturan main saja lah. Kalau rasanya diri kita sudah tersenggol, jangan ikut-ikutan. Kan gitu kira-kira. Jangan paksakan kali lah," katanya.

Saat pendaftaran nanti kata Masnur juga bakal ada tim verifikasi berkas bakal calon ketua. Jika tidak sesuai kata Masnur bakal digugurkan.

"Insya Allah pendaftaran bakal calon Ketua Golkar Riau sesegara mungkin kita buka. Disitulah nanti baru kita tahu siapa yang lolos verifikasi berkas sesuai aturan main Partai Golkar. Kalau saat ini belum bisa saya sampaikan secara detail," jelasnya.

Editor : Aziz

Berita Terkait