Tentang Buaya Bekatak Ganas dan Tapir Beda Alam di Dusun Tegar

Duri, katakabar.com - Sedari dulu, di era tahun 1990-an. Kala itu masih jaya-jayanya salah satu sub kontraktor PT Caltex, PT Tripatra sebuah perusahaan yang bergerak di sektor minyak dan gas yang pernah beroperasi di daerah Duri Kabupaten Bengkalis, Riau.

Buaya muara atau buaya bekatak sudah ada di Sungai Pematang Pudu yang terletak di sebelah barat Duri kota, kawasan Dusun Tegar, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Duri Kabupaten Bengkalis.

"Buaya bekatak muncul dan timbul di permukaan Sungai, disaat air surut atau dangkal. Saya pernah lihat Buaya bekatak itu dulu, masih aktif bekerja di PT Tripatra," cerita eks karyawan PT Tripatra, Refri Amran Daud kepada katakabar.com di Duri, pada Jumat (10/9) tadi sore.

Kata Refri, Buaya bekatak beda dengan Buaya umumnya. Setahu saya, Buaya jenis ini ukurannya rada beda bahkan lebih ganas bila memangsa korbannya.

Untuk itu, bagi warga Duri kota yang hobi memancing di Sungai Pematang Pudu hati hati dan waspada. Itu tadi, Buaya bekatak bakal muncul dan timbul di permuakaan air Sungai saat surut atau dangkal.

Selain Buaya bekatak ujar Ketua RT ini, hewan Cipan atau Indonesia Tapir jenis binatang herbivora yang memakan dedaunan muda di sepanjang hutan atau pinggiran sungai ada di kawasab Dusun Tegar.

Tapir punya bentuk tubuh seperti babi, telinga mirip Badak dan moncongnya panjang mirip trenggiling, sementara lenguhannya lebih mirip suara burung daripada binatang mamalia. Tapir termasuk hewan langka dan dilindungi sepuluh tahun belakangan ini sudah jarang terlihat di sana, sebutnya.

Sekedar diketahui, sejumlah warga sehari  lalu sekitar pukul 17.40 WIB melihat penampakan Buaya bekatak di permukaan Sungai Pematang Pudu, persia bawah jembatan Dusun Tegar.

Penampakan Buaya bekatak viral di media sosial, setelah diposting seorang netizen. Tak lama netizen lainnya memposting video Buaya bekatak cukup jelas tampak di permukaan Sungai Pematang Pudu.

Editor : Sahdan

Berita Terkait