Tentang Jembatan Putus di Pulau Kijang

Indragiri Hilir, katakabar.com - Jembatan penghubung ke Pulau Kijang, Kecamatan Reteh Kabupaten Indragiri Hilir putus, berdampak kepada  kenderaan roda empat yang mau melintas dari dan ke Pulau Kijang. Untuk sampai ke seberang kenderaan mesti pakai jasa alat transportasi sungai bernama ponton, itu pun mesti seberangi sungai Parit Jawa di seberang Pulau Kijang.

Sedang, kenderaan roda empat yang mau keluar dari dan Kecamatan Reteh terpaksa seberangi sungai lewat pelabuhan penyeberangan H Andi Arif, Pulau Kijang.

Transportasi ponton masih terbuat dari kayu bermesin tempel, umumnya jasa transportasi mengangkut orang, sepeda motor, dan kendaraan roda empat, seperti L300 dan mobil pribadi lainnya yang seberangi sungai lebarnya mencapau 500 meter.

Pemilik pelabuhan penyeberangan di Pulau Kijang, H. Andi Arif mengatakan, penyeberangan ini sementara difungsikan bagi kendaraan roda empat. Itu sejak jembatan Parit 16 Desa Pulau Kecil, Kecamatan Reteh putus.

"Jalan dan jembatan rusak, sementara mobil dari Pulau Kijang banyak yang mau berangkat ke Kotabaru. Itu sebabnya, penyeberangan ini difungsikan untuk mobil," ujarnya, pada Jumat (22/10) lalu.

Putusnya 1 jembatan di Reteh, persisnya di Sungai Gading Desa Sanglar membuat para pengendara kendaraan roda empat memilih pelabuhan penyeberangan H Andi Arif sebagai akses alternatif, meski harus seberangi sungai.

"Penyeberangan ini dapat digunakan saat air pasang seperti sekarang ini, kami stand bye 24 Jam. Penjual sayur dan pecah belah yang menggunakan mobil L300 sering menyeberang di sini," jelasnya.

Untuk tarif biaya penyeberangan Rp150 ribu 1 kendaraan sekali seberang. Kalau sepeda motor itu biaya penyeberangan Rp10 ribu, kata H Andi.

Untuk tiba ke pelabuhan penyeberangan H Andi Arif atau Pulau Kijang, pengendara dapat melewati Jalan di kilometer 5 Kempas ke Jalan Lintas Enok. Di Parit Muhammad belok kanan memasuki wilayah Benteng Kecamatan Sungai Batang terus ke Parit Jawa Seberang Pulau Kijang.

"Insya Allah aman. Terkadang tengah malam orang minta diseberangkan, kami seberangkan sudah saling kenal dan tahu nomor kami, tinggal telepon dari seberang," ceritanya.

Kepada pemerintah daerah Kabupaten Indragiri Hilir untuk menyediakan bantuan alat penyeberangan sungai khusus bagi kendaraan roda 4.

"Pak Bupati dan wakil bupati itu tahu penyeberangan H. Andi Arif, kalau berkunjung ke Pulau Kijang bersandar di Pelabuhan ini. Kalau memang pemerintah mau menghibahkan semacam ponton yang lebih memadai bagi kendaraan roda 4 kenapa tidak," harapnya.

Editor : Sahdan

Berita Terkait