Teriakan Lantang Dari 'Negeri Sagu', NKRI Harga Mati

Selatpanjang, katakabar.com - Puluhan pemuda dari latar ragam organisasi kepemudaan dan mahasiswa deklarasi damai di Jalan Pramuka Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, kemarin.

Ketua Dewan Mesjid Indonesia (DMI) Kepulauan Meranti, Dasuki SH perwakilan pemuda membacakan pernyataan sikap, deklarasi ini untuk menciptakan dan mewujudkan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif jelang Pilkada serentak tahun 2020 di Kabupaten Kepulauan Meranti.

"Deklarasi ini sebagai bentuk dan rasa sayang kami terhadap keutuhan NKRI dan kampung Meranti," ujar Dasuki.

Dijelaskannya, kami sepakat untuk suarakan keutuhan NKRI harga mati dan mencegah terjadinya klaster baru penyebaran virus Corona di 'Negeri Sagu' nama lain dari Kabupaten Kepulauan Meranti.

"Kita di sini berhimpun, tidak mau adanya perpecahan," tegasnya.

Berikut isi deklarasi pemuda, pertama komitmen NKRI sebagai harga mati, menghindari dan mencegah klaster baru penyebaran Covid 19 yang menimbulkan banyak korban jiwa.

Terus, menolak dengan tegas segala bentuk paham dan gerakan radikalisme yang mengancam persatuan dan kesatuan bangsa, menolak dengan tegas segala bentuk ujaran kebencian, fitnah, adu domba terhadap nilai-nilai budaya dan norma-norma yang berlaku khusus di tanah jantan Kabupaten Kepulauan Meranti.

Selanjutnya, Mendukung penuh pemerintah, TNI-POLRI dan penegak hukum untuk menindak tegas oknum-oknum dan pihak-pihak yang melakukan upaya untuk mencabik-cabik keutuhan persatuan dan kesatuan NKRI yang mengakibatkan disintegerasi bangsa.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito, mengapresiasi deklarasi damai yang dilakukan puluhan pemuda tersebut. Ayo, masyarakat untuk senantiasa menjaga situasi Kepulauan Meranti yang aman, damai dan kondusif.

"Tetap jaga persatuan, kerukunan, dan keutuhan. Terlebih kita melaksanakan pesta demokrasi. Ingat, beda pilihan jangan sampai memutus tali persaudaraan," pesan AKBP Eko Wimpiyanto H.

Editor : Sahdan

Berita Terkait