Lawan Corona

Terus Meningkat, Sejuta Lebih Penderita Corona Dunia Sembuh

Katakabar.com - Sebanyak 1.000.300 orang dari total 3.219.481 pasien virus corona (Covid-19) di seluruh dunia telah dinyatakan sembuh berdasarkan data statistik Worldometer pada Kamis (30/4).

Di sisi lain, jumlah kematian akibat virus corona di dunia telah mencapai 228.201 jiwa berdasarkan data yang sama.
Sejauh ini, masih ada 1.990.980 pasien corona di dunia yang masih dalam perawatan.

Sementara itu, menurut data statistik John Hopkins University, sejauh ini tercatat 972.170 orang dari total 3.191.827 pasien corona di seluruh dunia telah dinyatakan sembuh.

Pasien corona yang sembuh di Spanyol menjadi yang terbanyak sejauh ini yakni mencapai 132.929 orang dari total 236.899 kasus Covid-19 di negara tersebut.

Negara kedua dengan pasien corona yang sembuh terbanyak yaitu Amerika Serikat yakni sebanyak 120.444. AS sejauh ini masih menjadi negara dengan kasus corona tertinggi di dunia yakni mencapai 1.038.451 pasien.

Meski angka kesembuhan global terus merangkak naik, sejumlah negara masih menghadapi lonjakan kasus corona baru.
Beberapa negara disebut belum mencapai puncak penyebaran wabah corona. Sejumlah negara seperti Singapura, Jepang, dan Korea Selatan bahkan disebut tengah bersiap menghadapi gelombang kedua penyebaran virus serupa SARS itu.

Direktur Jenderal Badan Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Gehebreyesus juga mengingatkan kembali bahwa perkembangan pandemi Covid-19 di seluruh dunia saat ini masih jauh dari berakhir.

Ia mengatakan WHO akan terus meningkatkan kepedulian terkait laporan meningkatnya kasus Covid-19 di Afrika, Eropa timur Amerika Latin, dan beberapa negara Asia.

"Pandemi ini masih jauh dari berakhir. Beberapa negara, kasus dan angka kematiannya tidak dilaporkan karena kapasitas pengujian yang rendah," ujarnya dalam konferensi pers di kantor pusat WHO di Jenewa, Senin (27/4) seperti dilansir CNN.

Sebagai upaya mencegah gelombang dua pandemi, ia menyerukan agar warga bersatu untuk membentuk solidaritas global.

"Virus ini tidak akan bisa dikalahkan jika kita tidak bersatu. Solidaritas, solidaritas, solidaritas. Kami akan mengatakan itu setiap hari," ujarnya.

Editor : Anggi

Berita Terkait