Kerugian Rp1 Miliar

Tiga Ruko di Pasar Danau Bingkuang Hangus Terbakar

Kampar, katakabar.com - Tiga unit bangunan rumah toko di Kawasan Pasar Danau Bingkuang Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau hangus terbakar. Kerugian diperkirakan mencapai Rp1 miliar.

Kebakaran Ruko itu terjadi pada Minggu padi tadi. Tak ada korban jiwa dalam insiden itu. 

Berdasarkan laporan kepolisian, peristiwa ini berawal pada Minggu pagi (2/8) sekira pukul 05.30 WIB saat saksi Ikhsan (30), anak dari salah satu pemilik ruko  terbangun dari tidurnya karena sulit bernapas akibat asap yang memenuhi ruko tersebut.

Diceritakan Ikhsan bahwa saat terbangun ia melihat kobaran api di dalam ruko yang menyewakan pakaian pengantin tersebut. Ikhsan segera keluar dari ruko untuk menyelamatkan diri lalu meminta pertolongan kepada warga sekitar.

Tidak berapa lama sejumlah warga datang ke lokasi kebakaran termasuk beberapa personel Polsek Tambang yang tengah melaksanan tugas pagi itu, mereka bergotong royong memadamkan api secara manual dan juga berupaya membantu menyelamatkan barang-barang milik korban.

Karena banyaknya pakaian pengantin didalam ruko menyebabkan api dengan cepat membesar dan menjalar ke ruko sebelahnya, akibatnya tiga ruko diantara deretan ruko dikawasan pasar Danau Bingkuang ini dilalap sijago merah.

Sekira pukul 07.30 wib datang 2 unit mobil Damkar dari Pemkab. Kampar dan langsung melakukan pemadaman proses pemadaman, beberapa saat kemudian api dapat dikendalikan dan dipadamkan dengan tuntas.

Kapolsek Tambang Iptu Jurfredi SH yang juga hadir di lokasi kebakaran, saat dikonfirmasi awak media menyampaikan bahwa kebakaran ini telah menghanguskan 3 unit ruko serta sejumlah barang didalamnya, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini namun kerugian ditaksir mencapai Rp 1 Milyar, ungkapnya.

Ia mengatakan bahwa berdasarkan penyelidikan awal dan keterangan saksi-saksi, diduga terjadi akibat hubungan pendek arus listrik yang menimbulkan percikan api sehingga membakar ruko ini. "Untuk penyebab pastinya masih menunggu hasil olah TKP dan penyelidikan lebih lanjut," jelasnya.

Editor : Anggi

Berita Terkait