Tim Fit and Proper Test PDIP Tanya Strategi Gibran Majukan Solo

Pekanbaru, katakabar.com - Anggota Tim Fit Proper Test Andang Wahyu Triyanto menanyakan 15 pertanyaan terkait kesiapan Gibran Rangkabuming Raka maju sebagai Calon Wali Kota Solo bila mengantongi rekomendasi dari PDI-Perjuangan.

"Jadi pertanyaannya berkembang, bisa lebih dari 15 pertanyaaan. Semua tergantung respons Mas Gibran," kata Andang di Kantor DPD PDIP Jateng, Semarang, Sabtu (21/12).

Dia mengungkapkan pertanyaan yang diajukan kepada Gibran seputar modalnya untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah di Solo.

"Jadi normatif, mengalir menggali potensi, pemikiran, persiapan, strategi bakal calon. Kemudian kesiapan psikologis, fisik, material dan non-material dalam memenangkan Pilkada," jelasnya.

Dia menyebut tim bertanya langkah Gibran memajukan Solo bila mendapat rekomendasi. Gibran, kata Andang, menjawab dengan cerdas. "Harus ada langkah-langkah percepatan dalam mengembangkan dan memajukan Kota Solo," ungkapnya.

Dari informasi yang diterima saat mewawancarai, Gibran sosok figur yang berprinsip dan memiliki visi yang kuat.

"Sebagai generasi milenial, Gibran sangat bagus dan punya potensi," tutup Andang Wahyu Triyanto yang juga Ketua PDI-Perjuangan Kabupaten Jepara.

Gibran yang tampil mengenakan kemeja merah itu tiba di Kantor PDI-Perjuangan Jateng pada pukul 14.00 WIB. Fit and proper test ini dilakukan serentak bagi 219 bakal calon Kepala Daerah se-Jateng dari PDI-Perjuangan.

"Pertanyaannya menarik, seputar kenapa bergabung PDIP, bagaimana jika dapat rekomendasi dan bagaimana jika tidak dapat rekomendasi," kata Gibran usai mengikuti fit and proper test, Sabtu (21/12).

Gibran menyatakan menjawab seluruh pertanyaan yang diajukan oleh pengurus PDIP Jateng saat wawancara. "Pokoknya menjawab semua wawancara sekaligus. Saya belajar banyak dari Pak Andang Wahyu Triyanto, dan Bu Agustin yang memberikan sharing dan ilmu," ujarnya.

Ditanya alasan maju Wali Kota Solo, Gibran mengaku ingin membesarkan PDIP dengan gotong royong seluruh elemen partai di Solo.

 

Editor : Sany Panjaitan

Berita Terkait