Total 139 Desa di Rohul Ancam Tutup Kantor, Ada Apa?

Pasir Pengaraian, katakabar.com - Pengurus Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Rokan Hulu, datangi kantor Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Rohul, pada Rabu (5/5).

Kadatangan mereka dipimpin Wakil Ketua I APDESI Rohul, M.Rois Zakaria mewakili Ketua APDESI Zulfahrianto bersama Wakil Ketua II, Yasrijon, serta Ketua dan APDESI Kecamatan se Rohul.

"Kita diterima Sekretaris BPKAD Rohul, Asikin, kami meyampaikan permohonan agar dilakukan pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) tahap pertama, sebab sudah lima bulan perangkat desa belum gajian," kata M.Rois, saat wartawan tanya tujuan mereka sambangi kantor BPKAD Rohul.

Total 139 desa di Rohul mengancam siap tutup kantor desa, dan tidak memberikan pelayanan lagi ke masyarakat, bila tidak dibayarkan penghasilan tetap (Siltap) dalam ADD, tegas Rois.

Kata Rois, apa yang menjadi tuntutan Kades dan perangkatnya menjadi prioritas Pemkab khususnya BPKAD agar bisa segera direalisasikan. Kita sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan di masyarakat, sudah lima bulan belum gajian, ulasnya.

Lebaran tinggal menghitung hari lagi, apalagi kebutuhan rekan-rekan banyak. Itu sebabnya, Siltap bisa segera dicairkan, agar bisa merayakan Idul Fitri bersama keluarga.

Sebelumnya, Ketua APDESI Rohul Zulfahrianto mengatakan, Kades dan perangkat desa di 139 desa mengeluhkan dalam kondisi saat ini.

"ADD tahap I tahun ini mestinya sudah bisa dimanfaatkan untuk kegiatan pembangunan desa serta Siltap kades dan perangkatnya bila sudah dicairkan Pemkab Rohul, sehingga kades dan perangkatnya bisa memanfaatkannya untuk kebutuhan menjelang Idul Fitri 1442 Hijriyah," jelas Zulfahrianto, yang disapa akrab Anto Sontang.

Sekretaris BPKAD Rohul, Asikin saat dikonfirmasi lewat telepon genggamnya aktif, tidak ada jawaban mengenai kedatangan dan tuntutan Pengurus APDESI Rohul, yang mendesak agar ADD 2021 tahap I bisa segera dicairkan.

Editor : Sahdan

Berita Terkait