Tulis Ujaran Kebencian, Pria di Inhu Diciduk Polisi

Pekanbaru, Katakabar.com - Meski telah banyak masyarakat yang terjerat pidana lantaran mengunggah status ujaran kebencian di media sosial (medsos), MS justru membuat status yang mengandung unsur pidana ujaran kebencian dan diunggah di media sosial Facebook miliknya.

Akibatnya, warga Desa Punti Kayu Kecamatan, Batang Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu itu harus berurusan dengan pihak berwajib. Ia diamankan oleh personel Polres Inhu di kediamannya pada Selasa (23/6) kemarin.

Ps Paur Humas Polres Inhu,  Aipda Misran menjelaskan MS sendiri di laporkan oleh salah seorang warga Indragiri Hulu yang resah dengan unggahan status MS di Facebook miliknya. "Pelaku MS dilaporkan pada 16 Mei 2020 lalu," terangnya.

Diketahui, dalam facebooknya itu MS menulis “Saya Muak Mendengar Nama Tuhan”, kemudian “Allah Kerjanya Menyesatkan MANUSIA”. Status itu menimbulkan keresahan di tengah masyarakat kecamatan Batang Peranap Kabupaten Indragiri Hulu.

Setelah menerima laporan pada 28 Mei 2020 lalu, polisi melakukan penyelidik melakukan dengn cara melakukan pemeriksaan beberapa saksi dan ahli dan apa yg dilakukan pelaku telah memenuhi unsur Pasal,"

"Kini pelaku telah kita amankan di Polres Inhu untuk pemeriksaan lebih lanjut," jelasnya.

Editor : Sany Panjaitan

Berita Terkait