Udang Basah Sumbang Inflasi Tembilahan

Tembilahan, katakabar.com - Badan Pusat Statistik Kabupaten Indragiri Hilir menyatakan Kota Tembilahan mengalami inflasi sebesar 1,13?ngan lndeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 105,86.

Tingkat inflasi Juni 2020 tercatat sebesar 2,91?n tingkat inflasi tahun ke tahun sebesar 2,99%. 

"lnflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 1,92%; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,03%," kata Kepala BPS Kabupaten Inhil Hartono S. Si.

Selanjutnya, ia mengatakan kelompok kesehatan sebesar 1,33%, dan kelompok penyediaan makanan dan minuman/ restoran sebesar 8,14%. Sedangkan kelompok yang mengalami deflasi yaitu kelompok perumahan, air, Iistrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,08%; kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,16%; kelompok transportasi sebesar 1,50%; kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,18%; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,25%.

"Sementara kelompok lainnya relatif stabil," jelas Hartono

Komoditas yang memberikan andil terjadinya inflasi di Tembilahan antara lain daging ayam ras, nasi dengan Iauk, ayam goreng, ayam bakar, ikan bakar, udang basah, ikan goreng, telur ayam ras, jagung muda/putren, ketimun, gulai, tomat, dan komoditas lainnya. 

"Dari 24 kota di Sumatera yang menghitung IHK, 16 kota mengalami inflasi dan 8 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi di Kota Tembilahan sebesar 1,13?n inflasi terendah di Kota Bandar Lampung sebesar 0,03%. Sedangkan deflasi tertinggi di Kota Meulaboh sebesar 0,19?n deflasi terendah di Kota Padangsidimpuan sebesar 0,02%," kata Hartono

Selain itu, Kepala BPS Kabupaten Inhil Hartono S. Si menambahkan "Di Indonesia, dari 90 kota IHK, 76 kota mengalami inflasi dan 14 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi di Kota Kendari sebesar 1,33 persen dan inflasi terendah di Kota Makassar sebesar 0,01%. Sementara deflasi tertinggi di Kota Ternate sebesar 0,34?n deflasi. terendah di Kota Padangsidimpuan sebesar 0,02%,

Editor : Anggi

Berita Terkait