Ups, Ada Rakor Intervensi Pencegahan Korupsi di Bengkalis

Bengkalis, katakabar.com - Penjabat Bupati Bengkalis diwakili Sekretariat Daerah Kabupaten Bengkalis, Bustami HY gelar rapat Persiapan Bahan Rakor Intervensi Pencegahan Korupsi di Provinsi Riau,di ruang rapat Hangtuah lantai II Kantor Bupati Bengkalis, pada Rabu (24/2) kemarin.

Tujuan dilaksanakan Rakor ini untuk membahas terkait 8 program intervensi pencegahan korupsi terintegrasi di Pemerintah Daerah, meliputi Perencanaan dan Penganggaran APBD, Pengadaan Barang dan Jasa, Perizinan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), Manajemen ASN, optimalisasi pajak daerah, manajemen aset daerah, dan tata kelola dana desa, ujar Bustami dalam arahannya.

Kata mantan Plh Bupati Bengkalis ini, untuk optimalisasi pajak daerah memerlukan satu modal untuk mencapai keberhasilan dalam pembangunan daerah, dengan meningkatkan pendapatan daerah saat ini masih berada pada nilai 40,2 persen, mendapat nilai kuning, terhadap nilai ini kita harus punya peran peningkatan, sebab PAD menentukan kapasitas daerah dalam menjalankan fungsi-fungsi pemerintahan, jelasnya.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bengkalis, Supardi menimpali, penunggakan pembayaran pajak disebabkan realisasi pajak tahun 2020-2021 secara nominal terjadi peningkatan dan penurunan. Hal ini tak terlepas dari kondisi Covidn 19, tapi kami terus berupaya melakukan peningkatan agar mencapai target. 

Plt Asisten I Setda Bengkalis Ismail, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Bengkalis, Heri Indra Putra, Asisten III Administrasi Umum Sekretariat Daerah Bengkalis, Tengku Zainuddin, beserta Kepala Daerah di lingkup Pemerintah Kabupaten Bengkalis turut mendampingi di Rakor tersebut.

Editor : Sahdan

Berita Terkait