Utang Ekologis Tidak Sekadar Urusan regulasi

Duri, katakabar.com - Tanggung Jawab sosial perusahaan yang selama ini digaungkan oleh perusahaan perusahaan terutama sektor Migas bukanlah proyek sedu sedan pada orang orang atau program pencitraan, tapi persoalan tanggung jawab lingkungan secara menyeluruh (Holistik).

Ini bisa dibuktikan, bahkan ketika Chevron merilis kampanye "KAMI SETUJU" di tengah kasus bioremediasi (Pencemaran Lingkungan) masyarakat tak bisa berbuat banyak seakan akan Chevron sangat peduli dengan lingkungan.

Kampanye yang menjadi langkah pencitraan Chevron digelar massif di televisi, media cetak, radio, media online, website hingg jejaring sosial. Bahkan diberbagai media tertentu, memakan space yang cukup besar berdampak belanja iklan yang tidk sedikit ongkosnya.

Sayang, tidak ada konfirmasi tentang total ad spending yang dikeluarkan Chveron untuk membiayai kampanye tersebut. Patut diduga seperti yang sudah sudah seluruh biaya iklan, ujung ujungnya dimasukkan ke dalam "costb recovery" biaya harus ditagihkan kembali ke Indonesia, ujar aktivis asal kampung Jokowi ini.

Makanya Duri Institut tetap fokus kepada utang ekologis di seluruh wilayah yang dulu dikeloa oleh Chevron, tidak cuma blok rokan saja. Termasuk bertanggung jawab ketika Chevron mengelola CPP Blok, Siak Blok, dan MFK Blok.

Meski masyarakat dipaksa mengerti seakan akan kampanye "KAMI SETUJU" dibuat untuk meningkatkan reputasi Chevron sebagai "mitra pilihan" dalam industri energi. Tapi faktanya, tidak sepenuhnya seperti kampanye itu, tegas pria sudah lebih 20 Tahun menggeluti dunia Geospasial ini.

"Duri Institut mesti mendorong untuk menagih janji utang ekologis ini. Lantaran dari awal Duri Institut punya prinsip, investasi tambang asing untuk sumber daya alam yang tidaj bisa diperbaharui lebih dari 50 Tahun, itu bukan lagi investasi tapi invasi."

Faktanya, Chevron sudah lebih dari 96 Tahun di Indonesia. Bahkan sejarah Chevron lebih panjang dari sejarah Republik Indonesia.

Semangat nasionalisme apalagi bertepatan dengan HUT Kemerdekaan RI ke 75 2020 yang mendorong Duri Institut ngotot menagih utang ekologis kepada Chevron. Bersambung...

Editor : Sahdan

Berita Terkait