Wak, Ulong Pemilik Sabu Seberat Delapan Gram Ditangkap Polsek Bangko

Rokan Hilir, katakabar.com -  Kepolisian Sektor Bangko tangkap Ulong pemilik narkotika jenis sabu seberat delapan gram di bilangan Jalan Pembangunan Kelurahan Bagan Barat, Kematan Bangko Kabupaten Rokan Hilir, pada Minggu (26/7) lalu.

Penangkapan pemilik sabu tersebut bermula dari penyelidikan yang dilakukan Tim Opsnal Polsek Bangko pada Minggu (26/7) sekitar pukul 17.30 WIB, jelang magrib.

"Pelaku ini sering transaksi jual beli sabu di sebuah rumah di kawasan Jalan Pembangunan Kelurahan Bagan Barat," ujar Kapolsek Bangko, Kompol Sasli Rais kepada wartawan lewat siaran pernya pada Selasa (27/7).

Kata Kompol Sasli Rais, saat Tim Opsnal melakukan pengepungan rumah tersangka belakangan diketahui Ulong melompat lewat jendela samping rumah.

Melihat hal itu, Tim Opsnal bergerak cepat dan berhasil mengamankan tersangka yang mencoba melarikan diri. Didampingi Ketua RT setempat, petugas polisi geledah badan dan saat pelaku berdiri dari tempat duduk ditemukan dua bungkus plastik bening klip merah yang diduga berisi narkotika jenis sabu, serta satu buah pipet hitam yang dibentuk seperti sendok sekop.

Penggeledahan dilanjutkan kedalam rumah sambung Kapolsek Bangko, persis di kamar tidur tempat tersangka melompat ditemukan diatas kasur 1 buah dompet merah di dalam terdapat 4 bungkus plastik bening klip merah yang diduga berisi narkotika jenis sabu, dan satu buah timbangan digital merk Camry silver.

Selain itu, Tim Opsnal sita uang tunai senilai Rp275 ribu, dua bungkus plastik bening klip merah yang berisikan plastik-plastik bening klip merah kosong, satu buah kantong plastik hitam yang berisi dua buah botol yang terbuat dari kaca bening dan plastik, tiga  buah pipet bening, tiga  buah kaca virex,  satu buah gulungan kertas timah rokok warna silver yang dibalut dengan plastik bening, serta dua buah mancis, bebernya.

Berdasarkan hasil interogasi di lapangan tambah Kompol Sasli, tersangka mengakui barang haram tersebut diperolehnya dari Isuk (DPO) yang beralamat di Jalan Pusara, kepenghuluan Bagan Punak Pesisir dengan cara dibeli seharga Rp4 juta.

Terus dilakukan pengembangan terhadap DPO, tapi tidak ditemukan dibrumahnya."

Kini tersangka dan  Barang Bukti telah dibawa ke Polsek Bangko guna pengusutan lebih lanjut. Begitu dilakukan tes urine, tersangka positif amphematamina dan methampemina, sebutnya.

Editor : Sahdan

Berita Terkait