Wakil Ketua DPRD Pelalawan Minta Disdik Fokus Pengawasan PPDB

Pelalawan, katakabar.com - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten  Pelalawan, Syafrizal minta Dinas Pendidikan (Disdik) fokus lakukan pengawasan mengenai praktik Pungutan Liar (Pungli) pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)  tahun ajaran 2021-2022 mendatang, khusus tingkat Sekolah Dasar (SD) maupun tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Ketua DPC PDIP ini Pelalawan menegaskan, Disdik harus serius dan meningkatkan pengawasan pelaksanaan PPDB, khususnya terhadap panitia, jangan sampai melakukan Pungutan Liar (Pungli) maupun mempersulit calon siswa baru.

Politisi Partai PDI Perjuangan ini menjelaskan, sangat perlu ada pengawasan dan jangan sampai terjadi ada orang tua murid yang mengeluh dan mengadu ke dewan soal adanya pungutan di sekolah, sehingga berdampak anak tidak bisa sekolah.

“Hal itu mesti ditiadakan, sebab membebani orang tua murid. Kita perlu berpikir semua orang tua murid tersebut tidak semuanya mampu, dan ada yang kurang mampu tapi anaknya punya kepandaian dalam belajar lebih serius ujarnya kepada katakabar.com pada Rabu (23/6).

Soal antusias orang tua murid mengincar dan memasukkan anak ke sekolah favorit di kawasan perkotaan sehingga calon siswa baru membludak, seperti di Kecamatan Pangkalan Kerinci.

PPDB ini masalah klasik, seperti tahun-tahun sebelum masih sistim zonasi, persoalan ini sudah kita serahkan ke Dinas Pendidikan Pelalawan untuk melakukan pengawasan PPDB baik jenjang pendidikan SD, dan SMP.

Bila ada sekolah tidak mampu menampung calon siswa baru lantaran membludak, sekolah tersebut baiknya berkoordinasi dengan sekolah lainnya.

"Kita tidak mau mimpi anak-anak Pelalawan mau bersekolah di sekolah negeri pupus harapannya disebabkan sekolah tidak bisa menampung calon siswa baru yang membludak atau overload," sebutnya.

Editor : Sahdan

Berita Terkait