Warga Minta Sukiman Perjuangkan Harga TBS dan Infrastruktur Jalan

Rokan Hulu, katakabar.com - Masyarakat Desa Tapung Jaya, Kabupaten Rokan Hulu, Riau, memanfaatkan kunjungan kerja Bupati Sukiman untuk menyampaikan sejumlah aspirasi.

Diantaranya, masyarakat Tapung Jaya yang notabenenya sebagai petani kelapa sawit, meminta harga jual TBS di PKS Rohul Sawit Industri (RSI) disamakan tanpa ada perbedaan dengan warga luar.

Selain itu, warga juga meminta kepada Bupati Rohul Sukiman untuk melanjutkan pembangunan pengaspalan jalan poros desa dengan estimasi hanya 600 meter sebagai akses pertanian warga dan pendidikan.

Hal tersebut disampaikan tokoh masyarakat Tapung Jaya Syarif Kadis dalam sambutannya disela pembagian BLT-DD tahap IV.

"Kita minta pak Bupati dapat memperjuangkan harga TBS dan melanjutkan pengaspalan jalan. Untuk, desa Tapung Jaya yang dikenal dengan desa satu merupakan pilar program kemitraan dengan perusahaan dilahan perkebunan transmigrasi. Tahun 1997 petani sudah mendapatkan sertifikasi lahan," katanya.

Namun ditahun 2012, kata Syarif, masyarakat Tapung Jaya sebagai petani Plasma mengawali krisis karena sawit masyarakat dalam pelaksanaan Replanting, yang tentunya berdampak pada perekonomian warga.

"Sedihnya harga TBS di desa satu ni masih dibawah harga TBS tempat lainnya. Ironisnya kami warga tempatan yang bertetangga dengan PKS Rohul Sawit Industri memberlakukan perbedaan harga dengan warga daerah lainnya yang menjual TBS di PKS. Tentu hal ini tidak menguntungkan petani," kata Syarif.

Editor : Anggi

Berita Terkait