Yahya Siregar
Penulis

Yahya Siregar

Berita dipublish
1,034
Terakhir update
Minggu, 07 Jun 2026
Jangan-jangan PKS SSM Bandal Punya Beking! Normalisasi Sungai Bawak Diabaikan Lingkungan
Lingkungan
Minggu, 07 Juni 2026 | 23:30 WIB

Jangan-jangan PKS SSM Bandal Punya Beking! Normalisasi Sungai Bawak Diabaikan

Rokan Hulu, katakabar.com - Aksi pencucian nama baik (greenwashing) kembali terjadi di Tandun. PKS PT Surya Sawit Mandiri (SSM) dinilai tengah melakukan sandiwara murahan dengan menebar ribuan bibit ikan di Sungai Bawak, Desa Koto Tandun, padahal sungai tersebut kondisinya nyaris mati akibat tercemar berat oleh limbah cair pabrik kelapa sawit perusahaan bergerak di sektor kelapa sawit. Lebih mengejutkan, upaya pemulihan sungai melalui normalisasi telah diperintahkan dan direkomendasikan oleh pemerintah justru diabaikan. Masyarakat murka, menilai perusahaan ini tidak hanya nakal, tapi juga membangkang terhadap hukum, sementara pengawasan dinas terkait terkesan sangat lemah hingga memunculkan dugaan-dugaan buruk. Sungai Penuh Lumpur Limbah, Ikan Tetap Ditebar Tokoh masyarakat setempat, E Siregar, dengan nada tinggi dan penuh emosi menyoroti kemunafikan yang dilakukan perusahaan tersebut. Baginya, apa yang dilakukan PT SSM bukanlah kepedulian lingkungan, melainkan upaya murahan untuk menutupi aib pencemaran yang sudah terjadi bertahun-tahun. "Intinya, kami masyarakat Koto Tandun sangat peduli pada lingkungan. Tapi pertanyaannya, kenapa pelepasan bibit ikan dilakukan sementara sungai belum dinormalisasi? Air Sungai Bawak belum benar-benar bersih dari limbah mereka. Limbah itu sudah mengendap jadi lumpur yang dalam di dasar sungai karena tidak dikeruk, tidak dinormalisasi," tegas E Siregar, Minggu (7/6). Menurutnya, sungai tersebut saat ini bak kubangan racun. Seluruh ekosistem sudah mati disapu limbah cair pabrik. Alih-alih memperbaiki habitat dengan mengeruk lumpur dan membersihkan aliran sesuai rekomendasi resmi, perusahaan justru mengambil jalan pintas dengan menebar ikan seolah masalah sudah selesai. "Ini keterlaluan! Mereka lari dari tanggung jawab. Rekomendasi DLH Rohul benar-benar diabaikan begitu saja. Kenapa sungai belum dibenahi, bibit ikan sudah ditabur? Untuk apa? Biar mati lagi? Sungai ini sekarang jadi tempat penampungan lumpur limbah PT SSM," rutuknya. Alasan Penolakan Warga Hanya Tipu Muslihat Sikap perusahaan yang mengklaim tidak bisa melakukan normalisasi karena adanya penolakan warga yang khawatir pohon sawitnya tumbang, langsung dibantah mentah-mentah. E Siregar menyebut itu semua hanya alasan pembenaran karena perusahaan malas mengeluarkan biaya dan enggan bertanggung jawab. "Itu kan bahasa perusahaan saja! Padahal lebih kurang 200 meter lahan di sepanjang sungai itu adalah aset Yayasan Majiyyatul Islam yang sudah dihibahkan. Saya sendiri sudah jumpai pihak yayasan dan mereka tidak pernah melarang. Jadi tidak ada alasan apa pun bagi mereka untuk menghindar," terangnya. Lebih jauh, ia sesalkan tindakan perusahaan yang melakukan kegiatan penaburan ikan tersebut tanpa melibatkan atau mengundang pihak yang selama ini menjadi pelapor dan peduli masalah ini. "Kami selaku pelapor tidak pernah dimusyawarahkan atau diundang. Mereka melakukan ini sembunyi-sembunyi seolah ingin terlihat baik di mata publik tanpa mau menyelesaikan akar masalahnya. Padahal masalahnya belum clear, sungai masih kotor, limbah masih ada," imbuhnya. Total bibit ikan yang ditebar mencapai 5.500 ekor yang terdiri dari Nila, Patin, dan Lele. Bagi masyarakat, jumlah itu tidak ada artinya jika lingkungannya saja sudah tidak layak huni. Ikan yang ditebar hari ini hanya akan menjadi korban berikutnya dari racun limbah. Ada Apa Dengan Pemerintah? Diduga Ada "Sesuatu" Kecaman keras tidak hanya ditujukan kepada perusahaan, tapi juga melayang kepada pemerintah, khususnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rokan Hulu. Masyarakat mempertanyakan, bagaimana mungkin sebuah perusahaan bisa seenaknya membangkang terhadap rekomendasi resmi tanpa ada tindakan tegas? "Kami heran kenapa pengawasan pemerintah begitu lemah. Kenapa tidak bisa memberikan sanksi sekeras-kerasnya? Ini ada apa? Apakah pemerintah memang tidak mampu, ataukah sudah disuap oleh perusahaan?" tanyanya dengan nada menyindir. "Sangat aneh, bagaimana mungkin perusahaan bisa berani membangkang kalau tidak ada 'sesuatunya'. DLH Rokan Hulu terkesan tutup mata melihat tindakan perusahaan yang tidak patuh hukum ini. Mereka seenaknya saja mengabaikan perintah negara," tambahnya. Masyarakat menuntut agar pemerintah tidak lagi terbuai oleh aksi simbolis seperti menabur ikan. Harus ada tindakan nyata berupa sanksi berat, penegakan hukum, dan pemaksaan agar PT SSM segera melakukan normalisasi sungai sesuai kewajiban mereka. "Kami berjuang demi kepentingan bersama. Jangan biarkan perusahaan nakal ini terus menerus menyengsarakan rakyat dan merusak alam. Jangan sampai aksi tabur ikan ini dijadikan tameng untuk lepas dari tanggung jawab," sebut E Siregar dengan penuh penekanan. Hingga berita ini diturunkan, masyarakat masih menunggu kepastian hukum. Apakah pemerintah menindak tegas, atau tetap membiarkan perusahaan besar mempermainkan hukum, dan lingkungan demi keuntungan semata?

Sinergi Positif Kajari Rohul Dukung ESI, Esport Wadah Generasi Muda Olahraga
Olahraga
Rabu, 03 Juni 2026 | 19:04 WIB

Sinergi Positif Kajari Rohul Dukung ESI, Esport Wadah Generasi Muda

Pasir Pengaraian, katakabar.com -  Olahraga elektronik atau esports kini kian mendapat tempat istimewa di hati masyarakat, khususnya generasi muda. Menyadari potensi besar ini, Pengurus Esports Indonesia (ESI) Kabupaten Rokan Hulu melakukan langkah strategis dengan menjalin silaturahmi dan menggandakan sinergi bersama Kejaksaan Negeri Rokan Hulu, Rabu (3/6). Kedatangan rombongan ESI disambut hangat oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Rokan Hulu, Fredy F. Simanjuntak, SH., MH., di ruang kerjanya. Suasana pertemuan terasa sangat akrab dan penuh kekeluargaan, menjadi momen penting untuk mempererat hubungan kelembagaan demi kemajuan dunia olahraga di daerah. Di kegiatan tersebut, Ketua ESI Kabupaten Rokan Hulu, Fachruddin Siregar, ST., MT., secara simbolis menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan dan plakat penghargaan kepada Kajari Rokan Hulu, Fredy. Penyerahan ini sebagai bentuk penghormatan sekaligus kepercayaan agar beliau turut serta membina dan mengawal organisasi ini ke arah yang lebih baik. "ESI adalah induk organisasi resmi di bawah naungan KONI. Kami ingin esports tidak hanya sekadar permainan, tapi menjadi wadah yang positif, terstruktur, dan melahirkan prestasi," ujar Fachruddin. Ia menjelaskan, selain Bupati sebagai pembina utama, kehadiran Kejaksaan Negeri (Kejari) sangat dinantikan untuk memberikan arahan, bimbingan, dan pengawasan agar organisasi berjalan sesuai koridor hukum dan norma yang berlaku. "Kami sangat berharap masukan dari Bapak Kajari. Sebagai organisasi yang menyatukan anak muda, kami butuh pandangan bijak agar bisa berkembang optimal dan memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat," ucapnya. Tanggapan Penuh Semangat dari Kajari Rohul Kajari Rokan Hulu, Fredy F. Simanjuntak menyambut baik kepercayaan yang diberikan dengan wajah berseri dan penuh antusias. "Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Ini sungguh sebuah kehormatan dan kebanggaan bagi saya bisa dipercaya menjadi bagian dari keluarga besar ESI Rokan Hulu," jelasnya hangat. Meski mengakui baru bertugas kurang dari sebulan di bumi Seribu Suluk, beliau langsung menunjukkan komitmen kuat untuk bersinergi. "Baru saja saya menginjakkan kaki di Rokan Hulu, saya langsung disambut dengan kehangatan dan kepercayaan yang luar biasa. Tentu ini menjadi tanggung jawab yang saya emban dengan senang hati," tuturnya. Kajari Rokan Hulu, Fredy pun memandang esports bukan sekadar permainan biasa, melainkan sarana pembinaan karakter yang sangat strategis. "Saya melihat perkembangan zaman, anak-anak muda sekarang sangat melek teknologi. Esports ini adalah ladang yang sangat bagus untuk menyalurkan bakat, minat, dan kreativitas mereka. Justru dengan wadah yang teratur seperti ini, kita bisa mengarahkan energi positif mereka agar terhindar dari hal-hal negatif atau kenakalan remaja," bebernya dengan bijak. "Daripada waktu luang terbuang untuk hal yang tidak bermanfaat, lebih baik dikumpulkan di sini, berlatih, berprestasi, dan mengharumkan nama daerah. Itu visi yang sangat mulia dan saya siap mendukung penuh," tegasnya. Pertemuan yang berlangsung hangat ini ditutup dengan komitmen bersama untuk terus memperkuat kolaborasi. Diharapkan sinergi antara kejaksaan dan ESI ini mampu melahirkan atlet-atlet berbakat serta menciptakan ekosistem generasi muda yang sehat, produktif, dan berprestasi di 'Negeri Seribu Suluk' nama lain dari Kabupaten Rokan Hulu.

PT SAI Luruskan Informasi, Insiden Penangkapan Benturan Wajar Bukan Penganiayaan Hukrim
Hukrim
Rabu, 03 Juni 2026 | 12:22 WIB

PT SAI Luruskan Informasi, Insiden Penangkapan Benturan Wajar Bukan Penganiayaan

Rokan Hulu, katakabar.com - Pihak manajemen PT Sawit Asahan Indah (PT SAI) meluruskan informasi yang berkembang di tengah masyarakat mengenai insiden penangkapan terduga pencuri sawit di Afd Juliet. Manajemen membantah keras adanya tindakan penganiayaan, dan menegaskan apa yang terjadi murni benturan fisik wajar ketika proses penangkapan tersangka yang berusaha melarikan diri, dan meronta. CDO PT SAI, Ilka, menjelaskan kronologi kejadian bermula Selasa (2/6) sekitar pukul 14.30 WIB, setelah tim keamanan menerima laporan adanya pencurian. Tiga personel dikerahkan dan berhasil melihat 4 orang pelaku. Saat hendak diamankan, mereka mencoba kabur. Salah satu pelaku berinisial SAR terjungkal dan jatuh terlungkup. "Waktu dia mau berdiri lagi untuk lari, rekan kami langsung menabrak pakai badan sendiri untuk menghentikan larinya. Itu kan namanya benturan fisik saat penangkapan, bukan sengaja memukul. Karena dia juga berusaha melepaskan diri dan meronta," jelas, Rabu (3/6). Prosedur Medis Ketat, Perusahaan Tanggung Penuh Berbeda dengan isu yang menyebutkan korban dibiarkan atau disiksa, pihak perusahaan justru menjalankan prosedur keselamatan yang sangat ketat. Segera setelah tersangka mengeluh sakit dada, ia dibawa ke poliklinik perusahaan, kemudian dirujuk ke RS Awal Bros Ujung Batu untuk pemeriksaan maksimal. "Kita cek tensi, jantung, semuanya bagus. Tapi supaya lebih meyakinkan dan demi keselamatan, kita perintahkan lakukan Rontgen dan CT Scan. Biayanya tidak murah, tapi kami tanggung semua demi kejelasan medis," ucapnya. Hasil pemeriksaan dokter menyatakan kondisi korban aman, tidak ada luka dalam, tidak ada pendarahan, dan hanya terindikasi benturan biasa. "Itu kan fakta medis. Kalau dia bilang sakit atau mengaku dipukul, itu wajar sebagai bentuk pembelaan diri. Siapa pun orangnya pasti akan berusaha membenarkan posisinya," terang Ilka. Khawatir Halangi Keadilan Sempat terjadi perbedaan pendapat saat keluarga meminta korban segera dibawa pulang. Pihak perusahaan sempat menolak karena khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan di luar pengawasan yang justru bisa merugikan kedua belah pihak. "Kami bilang jangan dulu dilepas, takutnya nanti dia melukai diri sendiri di rumah terus kami yang disalahkan. Tapi setelah berkonsultasi dan mendapat arahan langsung dari Kapolsek Rambah Samo AKP Sariose, S.H., akhirnya korban dipulangkan dengan catatan bukti dan saksi sudah diamankan," sebutnya. Barang Bukti Melimpah Dari insiden tersebut, diamankan TBS sawit sebanyak kurang lebih 20 tandan dengan berat di atas 1 ton. Tiga rekannya berhasil kabur namun identitas sudah diketahui. "Intinya, ini bukan penganiayaan. Ini proses penangkapan yang wajar. Kalau di masyarakat biasa mungkin sudah babak belur, kami justru selamatkan dan obati. Bukti fisik dan saksi mata ada di situ, hasil medis juga jelas. Kami berharap informasi ini bisa meluruskan agar perusahaan tidak terkesan disalahkan semena-mena," tegas Ilka. Hingga saat ini kasus masih diproses secara hukum di Polsek Rambah Samo melalui mekanisme yang berlaku.

Panen Raya Jagung 1,5 Ton! Polsek Bonai Darussalam Buktikan Komitmen Ketapang Berbuah Nyata Hukrim
Hukrim
Selasa, 02 Juni 2026 | 22:12 WIB

Panen Raya Jagung 1,5 Ton! Polsek Bonai Darussalam Buktikan Komitmen Ketapang Berbuah Nyata

Rokan Hulu, katakabar.com - Di tengah semangat gotong royong dan harapan akan kemandirian pangan, lahan program Asta Cita Ketahanan Pangan milik Polsek Bonai Darussalam membuahkan hasil yang membanggakan. Awal Juni 2026, suasana riuh dan gembira selimuti Desa Rawa Makmur, Kecamatan Bonai Darussalam, saat panen raya jagung digelar dengan hasil yang melimpah. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.10 WIB hingga selesai ini jadi bukti nyata seriusnya pengelolaan lahan seluas kurang lebih 1,5 hektar mampu menghasilkan produksi yang optimal. Dari lahan yang dikelola dengan penuh kesungguhan tersebut, berhasil dipanen jagung pipil hibrida dengan total produksi mencapai sekitar 1,5 ton berat kotor. Panen raya ini bukan sekadar rutinitas pertanian, melainkan simbol keberhasilan sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas pangan di tingkat desa. Acara ini dihadiri langsung oleh Sekretaris Kecamatan Bonai Darussalam, Suratman, yang mewakili Camat. Hadir pula Kapolsek Bonai Darussalam, Iptu Abdau Wardiyoso, S.Tr.K., M.H., Kepala Desa Rawa Makmur Prayitno, Ketua BPD M. Fathul Aziez, Direktur BUMDes Arifin Parman, beserta jajaran perangkat desa dan warga setempat. Rangkaian acara diawali dengan doa bersama dan sambutan hangat dari para pemangku kebijakan. Dalam kesempatannya, Kapolsek Iptu Abdau Wardiyoso, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya yang mendalam atas keberhasilan ini. "Hasil panen yang cukup baik ini adalah buah dari kerja keras, kebersamaan, dan semangat gotong royong yang tinggi dari seluruh elemen masyarakat. Kami sangat mengapresiasi kepedulian warga Desa Rawa Makmur yang terus menjaga dan merawat lahan ini dengan penuh tanggung jawab," ujar Abdau Wardiyoso dengan penuh semangat. Ia pun menegaskan kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Polsek Bonai Darussalam tidak hanya fokus pada keamanan, tetapi juga hadir untuk mendukung program pemerintah demi kesejahteraan rakyat. "Ini adalah bukti cinta kami kepada masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa program ketahanan pangan ini benar-benar dirasakan manfaatnya, bisa membantu ekonomi keluarga, dan memperkuat stok pangan di daerah kita," tegasnya. Kapolsek juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mempertahankan produktivitas ini. Menurutnya, keberhasilan pertanian tidak lepas dari situasi keamanan yang kondusif. Oleh karena itu, sinergi menjaga ketertiban dan kelestarian lahan pertanian harus terus dijaga agar pembangunan di sektor ini bisa berjalan berkelanjutan. Kegiatan panen raya berjalan lancar, aman, dan penuh kekeluargaan hingga pukul 12.00 WIB. Keberhasilan panen jagung sebanyak 1,5 ton ini diharapkan dapat menjadi motivasi dan penyemangat bagi warga lainnya untuk terus mengoptimalkan potensi pertanian yang ada di Bonai Darussalam. Semoga ke depan, hasil yang didapat bisa semakin meningkat, sehingga ketahanan pangan semakin kuat dan kesejahteraan masyarakat pun ikut meningkat.

Pancasila Ideologi Abadi, MPC PP Rohul Seru Kader Amalkan Nilai-nilai Luhur di Tengah Masyarakat Riau
Riau
Senin, 01 Juni 2026 | 14:35 WIB

Pancasila Ideologi Abadi, MPC PP Rohul Seru Kader Amalkan Nilai-nilai Luhur di Tengah Masyarakat

Rokan Hulu, katakabar.com - Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) Kabupaten Rokan Hulu Peringati Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6). Pada momentum bersejarah ini, organisasi Ormas terbesar di tanah air ini tidak hanya sekadar melakukan upacara, melainkan mengajak seluruh kader untuk benar-benar menghidupkan dan mengamalkan nilai-nilai luhur dasar negara dalam kehidupan sehari-hari. Peringatan tahun ini usung semangat Pancasila harus menjadi jiwa dan landasan utama dalam setiap gerak langkah organisasi, bukan hanya sekadar teori atau hafalan belaka. Ketua MPC PP Rokan Hulu, Syahmadi Malau, didampingi Sekretaris Carles, ST, menegaskan komitmen kuat seluruh jajaran pengurus dan anggota, mulai dari tingkat kabupaten hingga ke basis desa. Mereka menekankan aktualisasi nilai Pancasila adalah kewajiban mutlak untuk menjaga keutuhan bangsa. "Pancasila bukan sekadar tulisan di atas kertas, melainkan harus menjadi napas dan pedoman dalam setiap tindakan nyata kita di tengah masyarakat," tegas Syahmadi Malau dalam keterangan resminya. Melalui peringatan ini, MPC PP Rokan Hulu berjanji akan terus menjadi garda terdepan dalam menjaga dan mengawal ideologi bangsa. Organisasi memastikan kehadiran para kader selalu memberikan dampak positif, manfaat, serta rasa aman bagi seluruh masyarakat di wilayah Kabupaten Rokan Hulu. Semangat kebersamaan dan kecintaan pada tanah air dikumandangkan dengan lantang melalui yel-yel dan semboyan "Pancasila Abadi!", sebagai bukti keteguhan hati bahwa Pemuda Pancasila akan selalu setia menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari segala ancaman dan gangguan.

Panen Raya Jagung di Ujungbatu, Kapolsek Turun Tangan Bersama Petani Hukrim
Hukrim
Kamis, 28 Mei 2026 | 12:09 WIB

Panen Raya Jagung di Ujungbatu, Kapolsek Turun Tangan Bersama Petani

Ujungbatu, katakabar.com - Suasana keakraban dan semangat gotong royong terlihat jelas di lahan pertanian Kelurahan Ujung Batu, Kecamatan Ujungbatu, Kabupaten Rokan Hulu. Sabtu (23/5), kegiatan panen jagung tidak hanya dilakukan oleh para petani, tetapi mendapat dukungan penuh dari pihak kepolisian setempat. Kapolsek Ujungbatu, Kompol Jusuf Purba SH MH, turun langsung ke lapangan bersama jajarannya untuk membantu proses panen di lahan milik Pak Ambo. Kehadiran personel Polsek Ujungbatu ini bukan sekadar simbolis, melainkan bentuk nyata kepedulian terhadap dunia pertanian dan kesejahteraan masyarakat. Hasil panen yang melimpah dari lahan tersebut seluruhnya diserahkan kepada Pak Ambo sebagai pemilik lahan. Langkah ini diambil sebagai bentuk dukungan konkret untuk membantu perekonomian petani, sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong program peningkatan kesejahteraan petani yang sedang digalakkan. Di momen tersebut, Kompol Jusuf Purba menegaskan pihaknya akan terus berupaya maksimal dalam mendukung para petani. Tujuannya sederhana tetapu sangat penting, yaitu memastikan produktivitas pertanian dapat terus meningkat dari waktu ke waktu. “Kami ingin pastikan para petani mendapatkan perhatian dan dukungan yang layak. Produktivitas yang baik akan berdampak langsung pada kesejahteraan mereka,” kata Kapolsek Ujungbatu, Kompol Jusuf Purba, Kamis (29/5). Lebih lanjut, Kapolsek memberikan pesan dan motivasi kepada seluruh petani. Ia mengingatkan agar para petani bekerja ekstra keras dan lebih teliti dalam merawat tanaman jagung mereka. Perawatan yang maksimal menjadi kunci agar tanaman dapat tumbuh subur, sehat, dan akhirnya menghasilkan panen yang memuaskan. “Petani harus selalu memperhatikan tanamannya dengan baik. Dengan perawatan yang ekstra, hasil panen pun akan maksimal,” jelasnya. Hal ini dilakukan agar sektor pertanian dapat terus tumbuh dan berkembang, sehingga mampu mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional yang kuat dan mandiri. Sinergi antara aparat dan petani ini diharapkan dapat menjadi contoh positif bahwa pembangunan daerah dapat berjalan dengan baik melalui kerja sama dan kepedulian bersama.

Panen Perdana Ikan Patin, Ini Wujud Kemandirian Ekonomi Binaan PT EDI Ekonomi
Ekonomi
Selasa, 26 Mei 2026 | 14:10 WIB

Panen Perdana Ikan Patin, Ini Wujud Kemandirian Ekonomi Binaan PT EDI

Rokan Hulu, katakabar.com - Komitmen PT Eka Dura Indonesia (EDI) dalam memberdayakan masyarakat sekitar kembali membuahkan hasil manis. Kelompok budidaya ikan patin di Kelurahan Kota Lama, Kecamatan Kunto Darussalam, baru saja sukses melaksanakan panen perdana jadi bukti nyata keberhasilan program pemberdayaan berbasis potensi lokal. Selain berhasil menghasilkan ikan berkualitas, hasil panen tersebut juga langsung terserap pasar melalui Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini memberikan kepastian pasar bagi petani ikan sekaligus memperkuat roda ekonomi masyarakat setempat. Dalam pengembangannya, PT EDI tidak hanya sekadar memberikan bantuan berupa bibit dan pakan, tetapi juga melakukan pendampingan intensif selama proses pemeliharaan. Langkah ini sejalan dengan visi perusahaan untuk mewujudkan "sinergi bumi dan manusia, untuk satu Indonesia" yang berkelanjutan. Manajemen PT Eka Dura Indonesia, Imam Taufik, menyatakan keberhasilan ini adalah buah dari kerja keras dan konsistensi masyarakat dalam menjalankan program. “Panen ini membuktikan kolaborasi yang baik mampu memberikan dampak nyata. Kami berharap usaha ini tidak hanya menambah pendapatan warga, tapi juga memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi lokal secara berkelanjutan,” ujar Imam. Ia menambahkan, melalui inisiatif Astra Kreatif, perusahaan ingin tumbuh berdampingan dengan masyarakat. Fokus utama adalah menciptakan peluang usaha yang mandiri sehingga kesejahteraan warga dapat meningkat secara bertahap. Pasar Terjamin Warga Bersyukur Ketua Kelompok, Syukri, mengaku sangat bersyukur atas pencapaian ini. Menurutnya, kepastian penjualan ke Dapur MBG sangat membantu kelancaran usaha dan langsung berdampak pada ekonomi anggota. “Alhamdulillah, hasil panen langsung terserap dan keuntungannya sangat membantu. Kami berharap usaha ini bisa terus maju bersama binaan PT EDI,” jelasnya. Antusiasme serupa disampaikan Tengku Azhar, salah satu anggota kelompok. Ke depan, pihaknya berencana melakukan inovasi dengan memproduksi pakan mandiri guna menekan biaya operasional agar usaha semakin efisien. “Kami berterima kasih kepada PT EDI yang selalu mendampingi dan memfasilitasi kami. Ke depan kami ingin lebih mandiri lagi,” tuturnya. Keberhasilan panen perdana ini menjadi bukti nyata sinergi antara perusahaan dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem ekonomi yang mandiri, sejahtera, dan berkelanjutan.

Bersama Polsek Kerumutan PT SLS Cek Kesiapan Alat Pemadam Hadapi Ancaman Karhutla Riau
Riau
Selasa, 26 Mei 2026 | 13:35 WIB

Bersama Polsek Kerumutan PT SLS Cek Kesiapan Alat Pemadam Hadapi Ancaman Karhutla

Pelalawan, katakabar.com -  Menghadapi potensi musim kemarau dan dampak fenomena El Nino yang berisiko meningkatkan kejadian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), PT Sari Lembah Subur (SLS) bersama Polsek Kerumutan melaksanakan verifikasi sarana dan prasarana (Sarpras) pemadam kebakaran, Selasa (19/5) lalu. Kegiatan verifikasi tahunan ini langkah strategis untuk memastikan kesiapan perusahaan menghadapi potensi bencana, sekaligus mempererat sinergi antara dunia usaha dan aparat keamanan dalam upaya pencegahan dini di wilayah Kecamatan Kerumutan. Kapolsek Kerumutan, Budi Santoso, menegaskan pengecekan ini merupakan agenda rutin yang wajib dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas proteksi kebakaran berada dalam kondisi prima dan siap operasional. "Kegiatan ini rutin kami laksanakan untuk memastikan fasilitas proteksi kebakaran di PT SLS tetap berfungsi dengan baik dan siap digunakan sewaktu-waktu. Hasil inspeksi ini juga menjadi dasar evaluasi dan peningkatan sistem proteksi ke depan," kata Budi. Ia menekankan kesiapsiagaan menghadapi potensi El Nino harus dilakukan secara serius dan tidak boleh hanya menjadi formalitas semata. Seluruh pihak diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan langkah antisipatif sejak dini. "Persiapan harus dilakukan sejak awal dan tidak boleh hanya menjadi kegiatan seremonial. Semua pihak harus benar-benar siap dan waspada terhadap kondisi yang sedang maupun akan terjadi," tegasnya. Tidak berhenti pada internal perusahaan, Kapolsek juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut serta menjaga lingkungan dan meningkatkan kepedulian terhadap bahaya Karhutla. Rincian Pemeriksaan Ketika verifikasi tersebut, tim melakukan pemeriksaan menyeluruh yang mencakup sistem deteksi dini, perlengkapan individu dan regu pemadam, pompa air, peralatan tangan, sarana komunikasi, transportasi operasional, hingga kesiapan sarana pendukung lainnya. Seluruh proses mengacu pada regulasi pencegahan Karhutla, dan standar pembukaan lahan tanpa bakar. Sementara, Manajemen PT SLS, Ginanjar Maolid, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan pendampingan yang dilakukan Polsek Kerumutan. "Kami sangat menyambut baik verifikasi rutin ini. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan PT SLS menghadapi potensi kebakaran, khususnya memasuki musim kemarau," ucap Ginanjar. Asisten Fire Protection PT SLS, Tofan Hidayat, menimpali pihaknya terus memperkuat sistem mitigasi secara berkelanjutan melalui kesiapan peralatan, sumber daya manusia, dan patroli terpadu. Perusahaan secara konsisten menerapkan zero burning policy dan mengedepankan langkah preventif melalui patroli rutin, pemantauan titik api, pelatihan tim tanggap darurat, hingga kolaborasi aktif bersama masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya demi terciptanya lingkungan yang aman dan berkelanjutan.

Dengar Suara Rakyat, Pemkab Rohul Perbaiki Jalan di Ujungbatu Timur Riau
Riau
Sabtu, 23 Mei 2026 | 12:45 WIB

Dengar Suara Rakyat, Pemkab Rohul Perbaiki Jalan di Ujungbatu Timur

Ujungbatu, katakabar.com -  Mendengar jerit paguyuban dan merespons keluhan masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) gerak cepat. Langkah nyata ditunjukkan dengan dimulainya perbaikan ruas jalan di Jalan Setiabudi, Desa Ujungbatu Timur, Kecamatan Ujungbatu, Sabtu (23/5). Pantauan di lapangan, sejumlah alat berat sudah dikerahkan ke lokasi. Pekerjaan fokus pada pemerataan badan jalan dan penimbunan material guna menutupi kerusakan yang dikeluhkan warga. Ruas jalan yang melintasi Dusun Sei Poteh ini akses vital yang menghubungkan masyarakat menuju fasilitas pendidikan, ekonomi, dan mobilitas sehari-hari. Bupati Anton: Infrastruktur Tetap Jadi Prioritas Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan di pelosok desa tetap menjadi fokus utama pemerintahannya pada tahun anggaran 2026 ini. "Kami sangat memahami, jalan yang baik adalah urat nadi perekonomian rakyat. Oleh karena itu, meski ada tantangan efisiensi anggaran, perbaikan jalan-jalan strategis seperti ini harus tetap berjalan, baik melalui program swakelola maupun reguler," tegas Anton. Ia juga meminta maaf atas ketidaknyamanan sementara selama proses perbaikan berlangsung. "Saya mengajak masyarakat untuk bersabar, mari bersama-sama mengawasi agar kualitas pekerjaan terjaga dan tahan lama. Semoga dengan jalan yang lebih mantap, aktivitas warga semakin lancar dan aman," tambahnya. Warga Bersyukur Harapan Terwujud Kabar perbaikan ini disambut hangat dan penuh antusias oleh warga setempat. Ketua RT setempat, Udin, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kepedulian pemerintah daerah yang cepat merealisasikan apa yang selama ini menjadi harapan masyarakat. Mereka berharap pengerjaan dapat segera rampung agar tidak mengganggu kenyamanan dan meminimalisir debu bagi pengguna jalan. PUPR Maksimalkan Kemampuan Sementara, Kepala UPTD Wilayah III, Khairul, membenarkan bahwa pihaknya saat ini tengah fokus menangani kerusakan di wilayah tersebut. Meski dengan segala keterbatasan, tim lapangan berupaya maksimal melakukan penimbunan dan perataan agar jalan dapat dilalui dengan lebih baik. "Sesuai perintah Bupati, kami akan kerjakan sesuai kemampuan dan anggaran yang ada. Hari ini fokus kami di jalan Dusun Sei Puteh, Desa Ujung Batu Timur," ujar Khairul mewakili Dinas PUPR Rokan Hulu. Langkah cepat ini menjadi bukti nyata bahwa aspirasi masyarakat didengar dan ditindaklanjuti demi kenyamanan bersama.

MTsN 2 Rohul Ukir Masa Depan Lepas 230 Lulusan Lahirkan Penghafal Al Quran Perdana Pendidikan
Pendidikan
Kamis, 21 Mei 2026 | 11:22 WIB

MTsN 2 Rohul Ukir Masa Depan Lepas 230 Lulusan Lahirkan Penghafal Al Quran Perdana

Ujung Batu, katakabar.com  - Langit pagi saksikan kebanggaan yang terpancar di halaman MTs Negeri 2 Rokan Hulu, Kamis (21/5). Ribuan haru dan doa menyatu di acara Penyerahan Peserta Didik Kelas IX Tahun Pelajaran 2025-2026. Sebanyak 230 siswa resmi menutup lembar perjalanan pendidikan mereka, siap melangkah menuju gerbang masa depan yang lebih tinggi. Momen ini menjadi semakin bersejarah karena menjadi kali pertama madrasah ini mewisuda para santri penghafal Al Quran sebanyak 2 Zus. Sebuah capaian membanggakan yang diraih setelah program unggulan ini berjalan selama satu tahun di empat kelas, membuktikan MTsN 2 Rohul tidak hanya mencetak generasi cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual. Di atas mimbar, dengan penuh wibawa dan kasih sayang, Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Rokan Hulu, Akhirman, S.Pt., M.Pd. memandang anak-anak didiknya dengan mata berbinar. Baginya, wisuda ini bukan sekadar upacara, melainkan titik tolak peluncuran generasi emas. "Alhamdulillah, hari ini kita melepas 230 putra-putri terbaik kita. Kami bersyukur, program tahfidz yang kami gagas telah membuahkan hasil. Tetapi, perjuangan belum selesai," ujar Akhirman lembut tetapi tegas. Di bawah komando Akhirman, MTsN 2 Rokan Hulu terus berbenah dan bertransformasi. Ia bertekad menjadikan madrasah ini setara dengan sekolah-sekolah favorit di Provinsi Riau. "Kami ingin membekali mereka dengan ilmu yang mumpuni. Melalui program Tahfidz, penguatan Bahasa Arab dan Inggris, kami yakin mereka mampu bersaing dan diterima di sekolah-sekolah idaman hingga ke Pekanbaru," tegasnya. Tak berhenti di situ, demi menjawab tantangan zaman, Akhirman mengumumkan terobosan besar untuk tahun depan. Madrasah akan meluncurkan 5 Program Super, yakni Tahfidz, Sekolah Olimpiade, Kelas Digital, serta penguasaan Bahasa Inggris dan Arab. "Program ini standarnya sama dengan sekolah unggulan. Kami ingin lulusan kami siap menghadapi dunia. Kami juga berharap banyak yang melanjutkan ke MAN 2 Ujung Batu agar tetap menimba ilmu di lingkungan yang islami," tambahnya. Acara yang digelar sederhana penuh makna ini turut dihadiri oleh Kepala KUA Ujung Batu, Camat Ujung Batu Ibu Nurmi Aisyah, unsur Babinsa, Komite Sekolah, serta orang tua wali murid. Suasana semakin hidup dengan gemuruh seni budaya yang ditampilkan siswa, mulai dari gemuruh Rabana hingga gerakan anggun Tari Melayu yang memukau. Dalam sambutannya, Camat Nurmi Aisyah memberikan apresiasi setinggi-tingginya. Ia menilai bahwa di bawah kepemimpinan Akhirman, MTsN 2 Rohul telah menjadi kebanggaan kecamatan dan rujukan pendidikan di Rokan Hulu. "Teruslah jaga nama baik almamater tercinta ini. Bawalah ilmu dan akhlak yang kalian dapatkan di sini untuk menjadi penerang di mana pun kalian berada," pesan Nurmi. Acara ditutup dengan suasana haru saat penyerahan cenderamata dari Kepala Madrasah kepada para sesepuh dan tokoh pendidikan, sebagai simbol rasa hormat dan syukur atas satu perjalanan indah yang telah terlampaui, menanti kisah baru yang lebih gemilang.