Berita Trending
Sorotan terbaru dari Kategori
SMPN 2 Ujungbatu Torehkan Sejarah Wujudkan Visi Budaya di Tengah Gempuran Teknologi
Ujungbatu, katakabar.com - Di tengah derasnya arus modernisasi dan teknologi perlahan mengikis nilai-nilai leluhur, SMP Negeri 2 Ujungbatu, Kabupaten Rokan Hulu, hadir sebagai benteng pertahanan budaya. Di bawah komando dan kepemimpinan visioner Kepala Sekolah, Dra. Hj. Yeni Irmayati, M.Pd, sekolah ini sukses gelar sebuah acara megah yang bukan sekadar perpisahan biasa, melainkan sebuah deklarasi cinta tanah air dan budaya Melayu. Usung tema megah dan penuh makna, "Takkan Hilang Melayu di Bumi", seluruh jajaran sekolah, guru, siswa, hingga orang tua bahu-membahu menyajikan pesta budaya yang memukau. Acara ini menjadi bukti nyata bahwa di tangan pemimpin yang tepat, pendidikan tidak hanya soal angka dan ijazah, tetapi juga soal jati diri dan karakter. Kepemimpinan Yeni Irmayati: Lahirkan Inovasi Diapresiasi Pemkab Keberhasilan penyelenggaraan Pentas Seni dan Bazar Masakan Khas Melayu ini tidak lepas dari tangan dingin Dra. Hj. Yeni Irmayati, M.Pd. Di bawah naungan kepemimpinannya, SMPN 2 Ujungbatu berhasil menerjemahkan visi pendidikan menjadi aksi nyata yang menyentuh hati masyarakat. Bahkan, keberhasilan ini mendapat apresiasi setinggi-tingginya langsung dari Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Rokan Hulu, Al Reza Ahyu, yang hadir langsung memantau dan membuka acara tersebut. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Rokan Hulu, Al Reza Ahyu, menegaskan inisiatif yang dilakukan oleh SMPN 2 Ujungbatu ini sangat sejalan dengan program nasional maupun daerah. "Hari ini ada program dari Kemendikdasmen, Program Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Karakter. Acara tersebut memperkenalkan kearifan lokal di wilayah Rokan Hulu. Guna membentuk karakter generasi muda melalui budaya Melayu," tegas Reza Ahyu di hadapan ratusan tamu undangan. Lebih jauh, Reza mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerbitkan silabus khusus tentang budaya Melayu Riau. Dan SMPN 2 Ujungbatu menjadi salah satu pelopor yang berhasil mengimplementasikannya di lapangan dengan sangat luar biasa. "Kita sudah menerbitkan silabus tentang budaya Melayu Riau. Dan inilah yang sedang dilakukan oleh SMPN 2 Ujungbatu, mempraktikkannya langsung agar anak-anak tidak hanya tahu teori, tapi merasakan dan menghayati budayanya sendiri," ujarnya bangga. Perpisahan Bermakna, Tanpa Beban Orang Tua Satu hal yang menjadi sorotan utama dan kebanggaan besar bagi Ibu Kepala Sekolah adalah konsep acara yang diusung. Berdasarkan Surat Edaran Bupati Nomor 6 Tahun 2026, acara perpisahan tidak dilarang, namun wajib dilaksanakan secara sederhana, di lingkungan sekolah, dan yang terpenting tidak memberatkan orang tua. Prinsip ini dijalankan dengan sangat baik oleh manajemen SMPN 2 Ujungbatu bersama Komite Sekolah. Acara berjalan sangat meriah, megah, dan penuh warna, namun seluruh biaya operasional didukung penuh oleh sponsor dan kerja sama strategis, tanpa memungut biaya sepeser pun dari wali murid. "Kami cukup berbangga hati. Para komite dan orang tua mensponsori acara ini, tidak menetapkan target sumbangan. Ini yang kami harapkan. Ini adalah wujud nyata Catur Warga, kolaborasi sekolah, keluarga, masyarakat, dan media," imbuh Reza. Kerja sama yang solid ini juga diperkuat dengan dukungan dari Bank BPR Rokan Hulu, yang turut serta mensukseskan acara ini, di mana diwakili Kepala Kantor Kas Ujungbatu, Reki Herawati, turut hadir memeriahkan suasana. Tarian dan Busana Melayu Pukau Hadirin Hari itu, halaman SMPN 2 Ujungbatu bagaikan sebuah kerajaan Melayu kecil yang hidup kembali. Para siswa tampil anggun mengenakan pakaian adat lengkap dengan aksesorisnya. Senyum cerah mereka menghiasi setiap sudut arena, menampilkan tarian-tarian tradisional yang memukau mata dan hati. Hadir di acara tersebut Anggota DPRD Rokan Hulu dari Komisi III, Kepala Desa Ngaso, serta para Datuk Adat dan Tokoh Masyarakat. Kehadiran mereka menandakan acara ini bukan hanya acara sekolah, tapi telah menjadi acara besar yang diakui oleh seluruh elemen masyarakat. Melihat antusiasme dan persiapan yang matang, pihak dinas pun tak sungkan memuji. "Mungkin selama saya menjadi dinas pendidikan ini yang pertama kali melihat acara sekeren ini. Saya yakin banyak yang tidak tidur mempersiapkan pakaian, menyewa baju, merias diri. Semuanya tampil maksimal hari ini," tuturnya terharu. Melawan Lupa, Menanam Karakter Sejak Dini Di balik kemeriahan panggung dan warna-warni busana, terselip pesan mendalam yang diusung oleh Ibu Yeni Irmayati dan tim. Bahwa budaya Melayu saat ini sedang terancam terdegradasi oleh kehadiran gadget, handphone, dan budaya asing. Lantaran itu, melalui acara ini, SMPN 2 Ujungbatu ingin memastikan "Budaya di daerah kita tidak boleh hilang, tidak boleh tidak diketahui oleh anak-anak kita." Mereka ingin memastikan generasi penerus tahu bagaimana makan adat, cara berpakaian adat, hingga memainkan alat musik tradisional, sebelum mereka terlalu asyik dengan dunianya sendiri di dunia maya. Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, acara yang penuh makna sejarah ini resmi dibuka. Suasana haru, bangga, dan bahagia menyelimuti seluruh hadirin. Selamat dan sukses untuk Dra. Hj. Yeni Irmayati, M.Pd, beserta seluruh jajaran guru dan staf SMPN 2 Ujungbatu. Telah lahir sebuah karya besar yang menjadi contoh teladan bagi sekolah-sekolah lain di Rokan Hulu dan Riau pada umumnya. Semoga niat baik ini diridhoi Allah SWT dan menjadi amal jariyah yang tak terputus pahalanya dalam mencerdaskan dan membudayakan bangsa.
Terbongkar! Lavo Disc di Komplek Mancy Diduga Tempat Pelaku Cabuli Anak Bawah Umur
Mandau, katakabar.com - Lavo Disc famiar bernama Studio Bioskop Mini di kalangan waega Duri yang berada di komplek Mandau City (Mancy) saat ini menjadi sorotan lantaran diduga jadi tempat pelaku kriminal cabuli anak bawah umur. Hal itu terbongkar dari pengungkapan kasus dugaan persetubuhan anak bawah umur oleh Polsek Mandau, Polres Bengkalis, seperti yang diberitakan beberapa media online lokal. Di pengungkapkan kasus persetubuhan anak bawah umur tersebut Polsek Mandau mengamankan satu orang berinisial AJS 23 tahun, Rabu (13/5) lalu. Bahkan, tersangka dijerat Pasal 81 Ayat (2) Undang Undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak. Polsek Mandau menangkap AJS dasarnya Laporan Polisi Nomor: LP/B/64/II/2026/SPKT/RIAU/RES-BKS/SEK-MDU. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, November 2025 sekitar pukul 14.00 WIB, di sebuah bioskop mini kawasan Komplek Mancy Duri, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau. Terkait hal tersebut, wartawan memintai keterangan ((konfirmasi) pengelola Bioskop Mini di komplek Mancy Duri (LAVO DISC), Kamis (14/5) siang, Sandi sebagai penjaga Studio Bioskop Mini di Mancy, menyampaikan kalau ingin mewawancarai pimpinan harus buat janji dulu dengan pimpinan malalui tangan kanannya atas nama Suki. "Kalau mau wawancara pimpinan harus buat janji dulu dengan pimpinan malalui tangan kanannya atas nama Suki," tegas Sandi. Hingga berita ini diterbitkan pihak manajemen Studio Bioskop Mini yang beroperasi di komplek Mancy Duri belum memberikan keterangan resmi terkait predator anak menjadikan Bioskop Mini jadi tempat cabuli anak bawah umur. Lantaran pengelola Studio Bioskop Mini yang berada di komplek Mandu City Duri tertutup picu berbagai spekulasi dan pertanyaan, di antaranya apakah aktivitas Studio Bioskop Mini memiliki kontrak dengan pihak produser perfilmman, dan Lembaga Managemen Kolektif Nasional (LMKN) terkait pengelolaan royalti komersial perizinan pemutaran film di tempat publik?
PT TKWL Arogan di Tanah Siak
PT Teguh Karsa Wana Lestari (TKWL) tidak mengirimkan utusan untuk menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Kantor DPRD Siak pada Senin 18 Mei 2026.
Danyonif 132 Bima Sakti Berganti, Letkol Inf Hendri Sihombing Disambut Tradisi Kehormatan dan Adat Melayu
Kampar, katakabar.com - Suasana khidmat dan penuh semangat warnai Markas Yonif 132 Bima Sakti saat menyambut kedatangan Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 132 Bima Sakti yang baru, Letkol Inf Hendri Sihombing, S.Hub.Int., M.Tr.Mil., Senin (1/6). Penyambutan tersebut bagian dari tradisi satuan sebagai bentuk penghormatan dan penerimaan keluarga besar Yonif 132 Bima Sakti terhadap pemimpin baru yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan di batalyon berjuluk “Bima Sakti” tersebut. Rangkaian acara berlangsung meriah tetap sarat makna. Letkol Inf Hendri Sihombing disambut dengan jajar kehormatan prajurit, penampilan drumband, prosesi adat Melayu, hingga tradisi penciuman tunggul batalyon yang menjadi simbol penghormatan terhadap nilai-nilai perjuangan, loyalitas, dan kehormatan satuan. Sebelumnya, jabatan Danyonif 132 Bima Sakti secara resmi diserahterimakan dari Letkol Inf Diyan Mantofani, S.H. kepada Letkol Inf Hendri Sihombing, S.Hub.Int., M.Tr.Mil. dalam prosesi serah terima jabatan yang menjadi bagian dari dinamika pembinaan organisasi di lingkungan TNI Angkatan Darat. Pergantian kepemimpinan tersebut diharapkan mampu membawa semangat baru meningkatkan profesionalisme, disiplin, serta soliditas prajurit Yonif 132 Bima Sakti dalam menjalankan berbagai tugas dan tanggung jawab yang diemban satuan. Dalam sambutannya, Letkol Inf Hendri Sihombing, menyampaikan rasa bangga dan terhormat atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin salah satu batalyon infanteri yang memiliki sejarah panjang dan prestasi membanggakan di jajaran TNI AD. “Saya mengucapkan terima kasih atas penyambutan yang luar biasa dari seluruh keluarga besar Yonif 132/Bima Sakti. Amanah ini akan saya laksanakan dengan penuh tanggung jawab. Bersama seluruh prajurit, kita akan terus menjaga dan meningkatkan kehormatan satuan demi pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara,” ujarnya. Kegiatan penyambutan tersebut turut dihadiri para perwira, anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang Yonif 132 Bima Sakti, tokoh masyarakat, serta seluruh prajurit. Kehangatan dan semangat kebersamaan tampak mewarnai setiap rangkaian acara yang berlangsung dengan penuh kekeluargaan. Dengan kepemimpinan yang baru, Yonif 132 Bima Sakti menegaskan komitmennya untuk terus menjaga tradisi dan nilai-nilai satuan, meningkatkan kemampuan serta kesiapsiagaan prajurit, dan mendukung tugas pokok TNI Angkatan Darat dalam menjaga kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Gelar GenSawit 2026 di Universitas Udayana, BPDP Edukasi Mahasiswa Biar Paham Sawit
Denpasar, katakabar.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) gelar GenSawit 2026 di Universitas Udayana, Denpasar, Bali. Kegiatan ini sebagai upaya peningkatan literasi generasi muda terkait sektor perkebunan. Pergelaran ini wadah edukasi bagi mahasiswa untuk memahami secara lebih komprehensif peran strategis industri kelapa sawit Indonesia, termasuk peluang, tantangan, serta arah pengembangannya di masa mendatang. Lebih dari 300 peserta mahasiswa mengikuti pergelaran dengan menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi, dan praktisi industri guna memberikan perspektif yang objektif, dan berbasis data mengenai sektor kelapa sawit Indonesia. Kepala Divisi Kerja Sama Kelembagaan BPDP, Aida Fitria, menerangkan GenSawit di antara upaya BPDP dalam meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai sektor perkebunan, khususnya komoditas kelapa sawit yang memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional. Menurutnya, kelapa sawit menjadi salah satu komoditas unggulan Indonesia yang memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian nasional. Hingga tahun 2025, luas perkebunan sawit Indonesia mencapai sekitar 16,8 juta hektar, dengan sekitar 42 persen di antaranya dikelola oleh perkebunan rakyat. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa sawit bukan hanya industri berskala besar, tetapi juga menjadi sumber penghidupan bagi jutaan masyarakat Indonesia. "Indonesia saat ini masih menjadi produsen minyak sawit terbesar di dunia dengan produksi sekitar 46,5 juta ton pada tahun 2025, menghasilkan devisa sekitar US$30,5 miliar, serta menciptakan lapangan kerja bagi sekitar 19,5 juta orang, baik secara langsung maupun tidak langsung," jelasnya. Selain berkontribusi terhadap perekonomian nasional, tambah Aida, industri sawit juga mendukung ketahanan energi melalui implementasi program biodiesel B40 sebagai bagian dari upaya transisi energi yang lebih berkelanjutan dan pengurangan ketergantungan terhadap energi fosil. Pada pergelaran tersebut, Prof. Dr. Ir. Yanto Santosa, Guru Besar Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University, menjabarkan materi mengenai peran komoditas kelapa sawit dalam perekonomian nasional serta pentingnya pembangunan industri sawit yang berkelanjutan (sustainable). Dalam pemaparannya, Prof. Yanto bedah komoditas kelapa sawit memiliki kontribusi besar mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, mulai dari penciptaan lapangan kerja, peningkatan devisa negara, hingga penguatan ekonomi daerah. Di sisi lain, kupasnya, aspek keberlanjutan juga menjadi faktor penting agar industri sawit mampu terus berkembang dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat serta lingkungan. Sedang, Djono Albar Burhan, Ketua Departemen SDM dan Hubungan Internasional DPP APKASINDO, menguraimateri mengenai manfaat dan peran kelapa sawit bagi petani Indonesia. Kata Djono, industri sawit tidak hanya berkaitan dengan perusahaan besar, tetapi juga melibatkan jutaan petani rakyat yang menggantungkan penghidupannya pada sektor tersebut. "Keberadaan sawit memberikan manfaat ekonomi yang luas melalui peningkatan pendapatan masyarakat, penciptaan lapangan pekerjaan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah Indonesia. Lebih lanjut," terangnya. Djono menekankan pentingnya dukungan terhadap petani melalui peningkatan produktivitas, penguatan kapasitas sumber daya manusia, serta pengembangan industri sawit yang berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat. "Melalui paparan para narasumber, peserta memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai sektor sawit, mulai dari kontribusinya terhadap perekonomian nasional hingga manfaatnya bagi masyarakat dan petani Indonesia," harapnya. BPDP menginginkan lewat kegiatan GenSawit ini generasi muda tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga dapat menjadi agen perubahan yang menghadirkan solusi melalui inovasi, penelitian, teknologi, dan penguatan narasi berbasis data. Kegiatan GenSawit 2026 diharapkan mampu memperluas wawasan peserta, meningkatkan kepedulian terhadap sektor perkebunan, serta mendorong lahirnya ide, dan kontribusi nyata bagi masa depan industri sawit Indonesia yang berkelanjutan.
'Sawit Baik Sahabat Kita' Jadi Tema Saat BPDP Kenalkan Sawit Pada Siswa SD di Bali
Bali, katakabar.com - Badan Layanan Umum (BLU) Kemenkeu, Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) edukasi perkebunan kepada siswa sekolah dasar, di SD Negeri 29 Dangin Puri, Denpasar, Bali, usung tema “Sawit Baik Sahabat Kita". Kegiatan ini bagian dari upaya BPDP dalam meningkatkan literasi dan pemahaman generasi muda mengenai komoditas perkebunan, khususnya kelapa sawit, melalui pendekatan edukatif, interaktif, dan menyenangkan. Kegiatan tersebut diikuti oleh lebih dari 300 peserta yang terdiri atas siswa, guru, dan karyawan sekolah. Turut hadir Kepala Sekolah SD Negeri 29 Dangin Puri Denpasar, pendongeng anak, serta perwakilan BPDP. Sejak awal kegiatan, suasana terlihat penuh antusiasme. Para siswa mengikuti rangkaian acara dengan semangat melalui berbagai aktivitas interaktif yang dirancang agar materi mudah dipahami sekaligus menyenangkan bagi anak-anak. Kepala Divisi Kerja Sama dan Kelembagaan BPDP, Aida Fitria, menjelaskan kelapa sawit memiliki peran yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat melalui berbagai produk turunannya, mulai dari kebutuhan rumah tangga, makanan, kosmetik, hingga bahan bakar biodiesel. Menurutnya, masyarakat menggunakan produk berbasis sawit hampir sepanjang hari tanpa menyadarinya. Selain itu, ia menegaskan kelapa sawit komoditas strategis nasional yang berkontribusi terhadap penciptaan lapangan kerja, pembangunan daerah, dan menjadi sumber penghidupan bagi jutaan masyarakat Indonesia, khususnya petani. Di kegiatan BPDP memperkenalkan peran lembaga dalam mendukung pengembangan sektor perkebunan nasional. Melalui berbagai program, BPDP berupaya meningkatkan produktivitas petani sawit, mendukung riset dan inovasi, menyediakan program beasiswa, serta memperluas kegiatan edukasi guna meningkatkan literasi masyarakat terhadap sektor perkebunan Indonesia. Kegiatan edukasi dilanjutkan dengan sesi dongeng interaktif yang dibawakan Kak Ni Luh Wanda Putri Pradanti melalui pembacaan komik edukasi Sawit Baik Sahabat Kita. Komik ini salah satu dari tiga komik edukatif yang diluncurkan BPDP pada tahun 2026 untuk memperkenalkan komoditas perkebunan kepada anak-anak, yakni kelapa sawit, kelapa, dan kakao. Disusun dengan bahasa yang sederhana, ilustrasi yang menarik, serta format bilingual, komik tersebut dirancang sebagai media pembelajaran yang mudah dipahami dan menyenangkan bagi siswa. Melalui cerita, permainan, dan kuis interaktif, para siswa diajak mengenal proses perjalanan kelapa sawit, mulai dari budidaya di kebun hingga menjadi berbagai produk yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Pendekatan yang komunikatif dan partisipatif tersebut membuat proses pembelajaran berlangsung lebih menarik, sekaligus membantu siswa memahami manfaat kelapa sawit secara lebih mudah. Kepala Sekolah SD Negeri 29 Dangin Puri, Ni Kompiang Wirati, S.Pd., menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi sejak dini mengenai komoditas perkebunan menjadi langkah yang baik untuk memperluas wawasan generasi muda. Melalui kegiatan ini, BPDP berharap generasi muda dapat memperoleh pengetahuan baru mengenai fakta dan manfaat kelapa sawit, meningkatkan apresiasi terhadap kerja keras para petani, serta menumbuhkan rasa bangga terhadap kekayaan sumber daya alam Indonesia. Ke depan, BPDP akan terus memperluas kegiatan edukasi serupa ke berbagai daerah sebagai bagian dari upaya memperkuat literasi publik yang inklusif dan berkelanjutan.
Di Balik Kasus Penyerangan Karyawan, Terlihat Alat Berat Diduga Milik Ketua DPRD Inhu Beroperasi di PT SBP
Ini dikuatkan dengan terlihatnya sejumlah alat berat keluar masuk di dalam areal Hak Guna Usaha (HGU) milik PT SBP.
Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Lapas Kelas IIA Binjai Sisir Seluruh Kamar Hunian Warga Binaan
Binjai, Katakabar – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Binjai kembali memperketat pengawasan internal melalui razia kamar hunian warga binaan sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib), pada Rabu tanggal 3 Juni 2026 malam.
Pemboran Sumur Ekspansi Tuntas: PHR Produksi 903 BOPD dari Sumur Pungut
Duri, katakabar.com - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) tuntaskan pemboran sumur pengembangan Pungut PT-069, di Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis. Bukan sekadar pemboran biasa, para engineer PHR harus meliukkan mata bor secara miring (directional drilling) hingga mencapai kedalaman akhir 3.446 ftMD atau sekitar 3.359 TVD. Hasilnya, 903 BOPD (barrel oil per day) berhasil diproduksi.Target pengeboran tersebut adalah Lapisan Pasir Bekasap, sebuah reservoir kaya hidrokarbon yang menjadi tumpuan harapan. Proyek pengeboran ini diselesaikan hanya dalam waktu 12 hari. Lebih dari itu, efisiensi tim di lapangan berhasil menghemat anggaran dan hanya menghabiskan 51,37% dari total bujet yang dialokasikan. Sebuah pembuktian bahwa kerja keras dan kecerdasan teknis bisa berjalan beriringan dengan penghematan biaya. Puncaknya terjadi pada 29 Mei 2026 lalu. Saat pompa listrik Electrical Submersible Pump (ESP) mulai dinyalakan untuk uji produksi, cairan hitam cruide oil mulai mengalir. Hasilnya menggembirakan, sumur tersebut menghasilkan 903 BOPD minyak mentah murni tanpa kandungan air setetes pun (no persen water cut). Cruide oil ini pun langsung dialirkan ke fasilitas produksi untuk memperkuat pasokan minyak mentah nasional. Di tengah tantangan penurunan produksi alami (natural decline) lapangan-lapangan migas tua di Indonesia, setiap barel minyak baru yang berhasil diproduksikan adalah keberhasilan besar bagi ketahanan energi nasional. Pencapaian ini menegaskan posisi Blok Rokan sebagai salah satu tulang punggung produksi minyak bumi Indonesia. General Manager Zona Rokan, Andre Wijanarko, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya yang mendalam atas keberhasilan tim di lapangan. "Alhamdulillah, PT PHR telah melakukan pemboran Sumur Pengembangan Pungut PT-069. Pada tanggal 29 Mei lalu, telah dilakukan test produksi dengan laju alir minyak menggunakan pompa listrik ESP sebesar 903 BOPD tanpa kandungan air, dan langsung kita produksikan," kata Andre Wijanarko. Andre menjelaskan produksi sumur ini berasal dari lapisan Pasir Bekasap di Lapangan Pungut, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Riau. Pemboran dilakukan secara miring atau directional menggunakan Rig ACS-23 hingga kedalaman akhir 3.446 ftMD/3.359 TVD dengan total waktu pengerjaan 12 hari, dan berhasil menghemat biaya hingga hanya menghabiskan 51,37 persen dari bujet. "Mohon doa dan dukungannya dari seluruh masyarakat agar sumur ini dapat terus berproduksi secara optimal dalam jangka waktu yang cukup lama demi mendukung ketahanan energi nasional," jelasnya. Dari Lapangan Pungut, aliran minyak murni tanpa air ini menjadi simbol optimisme baru. Bahwa dengan keahlian, efisiensi, dan semangat, Blok Rokan masih menyimpan potensi besar dalam mendukung ketahanan energi nasional. Tentang PHR Zona Rokan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR berdiri sejak 20 Desember 2018. Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021. Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi berjalan selamat, lancar dan andal. PHR melanjutkan pengelolaan WK Rokan selama 20 tahun, mulai 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041. Daerah operasi WK Rokan seluas sekitar 6.200 km2 berada di 7 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Terdapat 80 lapangan aktif dengan 11.300 sumur dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations). WK Rokan memproduksi seperempat minyak mentah nasional atau sepertiga produksi pertamina. Selain memproduksi minyak dan gas bagi negara, PHR mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat dan lingkungan.
Dirut PDAM Tirtasari Tinjau Perbaikan Pipa di Jalan MT Haryono
Direktur Utama PDAM Tirtasari Kota Binjai, Ashari, S.T., melaksanakan peninjauan lapangan terkait proses perbaikan pipa distribusi air di Jalan MT Haryono, Kota Binjai
Pancasila Ideologi Abadi, MPC PP Rohul Seru Kader Amalkan Nilai-nilai Luhur di Tengah Masyarakat
Rokan Hulu, katakabar.com - Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) Kabupaten Rokan Hulu Peringati Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6). Pada momentum bersejarah ini, organisasi Ormas terbesar di tanah air ini tidak hanya sekadar melakukan upacara, melainkan mengajak seluruh kader untuk benar-benar menghidupkan dan mengamalkan nilai-nilai luhur dasar negara dalam kehidupan sehari-hari. Peringatan tahun ini usung semangat Pancasila harus menjadi jiwa dan landasan utama dalam setiap gerak langkah organisasi, bukan hanya sekadar teori atau hafalan belaka. Ketua MPC PP Rokan Hulu, Syahmadi Malau, didampingi Sekretaris Carles, ST, menegaskan komitmen kuat seluruh jajaran pengurus dan anggota, mulai dari tingkat kabupaten hingga ke basis desa. Mereka menekankan aktualisasi nilai Pancasila adalah kewajiban mutlak untuk menjaga keutuhan bangsa. "Pancasila bukan sekadar tulisan di atas kertas, melainkan harus menjadi napas dan pedoman dalam setiap tindakan nyata kita di tengah masyarakat," tegas Syahmadi Malau dalam keterangan resminya. Melalui peringatan ini, MPC PP Rokan Hulu berjanji akan terus menjadi garda terdepan dalam menjaga dan mengawal ideologi bangsa. Organisasi memastikan kehadiran para kader selalu memberikan dampak positif, manfaat, serta rasa aman bagi seluruh masyarakat di wilayah Kabupaten Rokan Hulu. Semangat kebersamaan dan kecintaan pada tanah air dikumandangkan dengan lantang melalui yel-yel dan semboyan "Pancasila Abadi!", sebagai bukti keteguhan hati bahwa Pemuda Pancasila akan selalu setia menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari segala ancaman dan gangguan.
GEMPA Resmi Laporkan Dugaan Mafia BBM Subsidi dan Tata Niaga CPO Ilegal ke Mabes Polri
Jakarta, katakabar.com - Gerakan Mahasiswa dan Pemuda (GEMPA) Kota Dumai kembali mengambil langkah hukum dengan menyampaikan laporan dan pengaduan resmi ke Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri), terkait dugaan praktik mafia BBM subsidi, keberadaan gudang penimbunan BBM ilegal, serta dugaan tata niaga Crude Palm Oil (CPO) ilegal yang terjadi di Kota Dumai, Provinsi Riau. Langkah ini tindak lanjut dari laporan resmi yang sebelumnya telah disampaikan GEMPA kepada Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau beberapa waktu lalu. Sebelumnya, GEMPA telah menggelar aksi unjuk rasa dan menyerahkan dokumen pengaduan beserta data pendukung kepada Polda Riau terkait dugaan praktik penyalahgunaan BBM subsidi dan tata niaga CPO ilegal di Kota Dumai. Koordinator GEMPA, M. Afdhoel Al Anshori, mengatakan pelaporan ke Mabes Polri dilakukan untuk memastikan proses penegakan hukum berjalan secara profesional, transparan, dan mendapatkan pengawasan langsung dari Bareskrim Polri. "Kami hari ini secara resmi telah menyampaikan laporan dan dokumen pendukung ke Mabes Polri. Langkah ini bukan karena kami tidak percaya kepada Polda Riau, tetapi sebagai bentuk penguatan pengawasan agar dugaan praktik mafia BBM subsidi dan tata niaga CPO ilegal yang kami laporkan benar-benar ditindaklanjuti secara serius hingga tuntas," jelas Afdhoel. Menurutnya, persoalan dugaan mafia BBM subsidi dan tata niaga CPO ilegal bukan hanya merugikan masyarakat Kota Dumai, tetapi juga berpotensi merugikan keuangan negara dan mencederai tata kelola distribusi energi serta komoditas strategis nasional. GEMPA menilai praktik semacam ini harus menjadi perhatian serius seluruh aparat penegak hukum. "Kami berharap Mabes Polri melalui Bareskrim dapat melakukan supervisi dan monitoring terhadap penanganan laporan yang telah kami sampaikan sebelumnya ke Polda Riau. Negara tidak boleh kalah oleh mafia yang diduga memanfaatkan distribusi BBM subsidi maupun tata niaga komoditas untuk kepentingan kelompok tertentu," tegasnya. GEMPA juga menyatakan akan terus mengawal perkembangan penanganan laporan tersebut hingga terdapat kejelasan proses hukum. Mereka menegaskan bahwa gerakan ini merupakan bentuk kontrol sosial dan partisipasi masyarakat dalam mendukung upaya pemberantasan praktik-praktik ilegal yang merugikan publik. "Kami akan terus mengawal kasus ini. Kami percaya Polri di bawah kepemimpinan Kapolri memiliki komitmen kuat dalam memberantas mafia energi, penyelundupan, dan berbagai bentuk kejahatan ekonomi yang merugikan masyarakat serta negara. Kami berharap laporan ini mendapatkan perhatian serius baik di tingkat Polda Riau maupun Mabes Polri," tandasnya.
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Jalur Stabat-Binjai, Cuaca Ekstrem Kembali Uji Kesiapan Mitigasi Langkat
Langkat, Katakabar - Hujan deras disertai angin kencang kembali memicu insiden di Kabupaten Langkat.
Korban Penyerangan PT SBP di Inhu Beri Ultimatum 15 Hari: Tangkap Semua Pelaku Hingga Dalang, Atau Massa Turun ke Jalan
Korban beserta keluarga yang tergabung dalam Forum 3 Desa 1 Kelurahan pun mengeluarkan pernyataan sikap tegas.
Mengenal Putra Batak yang Memimpin Pengungkapan Narkoba Terbesar Sepanjang Sejarah di Polres Inhu, Ribuan Jiwa Terselamatkan
Nama IPTU Rifles Bagariang, SH MH kini tercatat dalam lembaran sejarah kepolisian Indragiri Hulu (Inhu), Riau, setelah memimpin tim Satuan Reserse Narkoba mengungkap kasus peredaran narkotika terbesar sejak berdirinya Polres Inhu.