Isu Dumping Crane di Eropa Jadi Peringatan bagi Industri Indonesia Internasional
Internasional
1 jam yang lalu

Isu Dumping Crane di Eropa Jadi Peringatan bagi Industri Indonesia

Jakarta, katakabar.com - Dalam konteks perdagangan internasional, dumping umumnya merujuk pada praktik penjualan produk ekspor dengan harga sangat rendah sehingga dapat merugikan industri lokal di negara tujuan. Tetapi, bagi pengguna crane industri, isu dumping memberi pesan yang lebih luas: harga murah tidak boleh menjadi satu-satunya dasar pengambilan keputusan. Isu dumping crane di Eropa menunjukkan transparansi asal produk, struktur harga, dan rantai pasok crane menjadi perhatian penting dalam industri global. Bagi buyer Indonesia, hal ini menjadi momentum untuk lebih kritis terhadap klaim “standar Eropa” pada crane industri. Komisi Eropa menerbitkan Commission Implementing Regulation (EU) 2026/441 pada 26 Februari 2026 lalu yang mewajibkan registrasi impor new mobile cranes asal Republik Rakyat Tiongkok dengan tujuan memungkinkan pengenaan anti-dumping duties secara retroaktif apabila hasil investigasi mendukung.  Sebelumnya, pada 19 Desember 2025, European Commission juga membuka investigasi anti-dumping terhadap impor crane dari Tiongkok setelah adanya keluhan resmi dari industri crane Eropa. VDMA Materials Handling and Intralogistics Association menyebut investigasi ini diluncurkan setelah formal complaint dari pelaku industri crane Eropa. Bagi industri Indonesia, isu ini menjadi momentum untuk mengevaluasi kembali proses procurement crane. Crane bukan produk komoditas biasa. Crane adalah equipment kritikal yang berhubungan langsung dengan produktivitas, keselamatan kerja, downtime, dan total cost of ownership. Temuan Inspeksi ElectroMech di Indonesia Berdasarkan temuan inspeksi lapangan ElectroMech Indonesia terhadap lebih dari 50 perusahaan sepanjang 2026. Terdapat pola berulang pada sejumlah sistem crane yang diklaim berstandar Eropa, tetapi belum sepenuhnya didukung oleh kejelasan dokumen teknis, traceability material, kualitas komponen, serta dukungan service dan spare part yang memadai. Temuan utama yang perlu menjadi perhatian industri antara lain: 1. Klaim “European standard” tidak selalu disertai bukti teknis yang lengkap 2. Traceability material dan komponen masih menjadi tantangan 3. Dokumentasi testing dan commissioning belum selalu lengkap 4. Crane tidak selalu dirancang berdasarkan duty cycle pabrik 5. After-sales support dan spare part menjadi faktor kritikal Temuan ini tidak dimaksudkan untuk menyimpulkan bahwa seluruh produk dari negara tertentu memiliki kualitas rendah. Isu utamanya adalah transparansi teknis dan verifikasi procurement. Crane yang diklaim berstandar Eropa perlu dibuktikan melalui dokumen, pengujian, dan dukungan teknis yang jelas. Standar Eropa Harus Dibuktikan, Bukan Sekadar Label Dalam praktik pengadaan crane, istilah “European standard” sering digunakan untuk menggambarkan crane dengan desain compact, efisien, dan modern. Tetapi, ElectroMech Indonesia menekankan bahwa standar Eropa tidak cukup hanya dilihat dari tampilan fisik, brosur penawaran, atau klaim vendor. Ada lima hal yang sebaiknya diperiksa sebelum perusahaan membeli crane industri: 1. Certificate of origin dan bukti authorized partner 2. Material certificate dan design calculation 3. Welding procedure dan quality control fabrikasi 4. Load test, FAT, dan commissioning report 5. Manual, spare part list, warranty, dan service support Tanpa verifikasi tersebut, perusahaan sulit memastikan apakah crane benar-benar memiliki standar engineering, safety, dan reliability yang sesuai dengan kebutuhan operasional industri. Risiko Crane Tidak Sesuai Kebutuhan Operasional Crane bekerja di bawah beban dinamis dan sering menjadi bagian penting dari alur produksi. Jika desain, material, atau komponen tidak sesuai dengan duty cycle pabrik, risiko yang muncul dapat berdampak langsung pada produktivitas dan keselamatan kerja. Lima risiko utama yang perlu dipahami manajemen dan tim lapangan adalah: 1. Downtime produksi, 2. Biaya maintenance lebih tinggi, 3. Risiko keselamatan kerja meningkat. 4. Kesulitan spare part dan warranty claim, 5. Total cost of ownership menjadi lebih mahal Karena itu, crane procurement tidak seharusnya hanya membandingkan kapasitas angkat dan harga awal. Perusahaan perlu melihat keseluruhan lifecycle cost, termasuk reliability, serviceability, safety, dan ketersediaan support lokal. Teknologi Crane Eropa dan Pentingnya Authorized Partner ElectroMech Sebagai authorized partner ABUS Crane System di Indonesia sejak 2017, mendorong industri untuk memilih crane berbasis engineering assessment dan bukti teknis yang dapat diverifikasi. ABUS Group adalah salah satu produsen overhead crane dan hoist, dengan lebih dari 1.300 karyawan di Eropa, beberapa fasilitas produksi di Jerman, serta product range crane systems hingga 120 tonnes SWL.  Melalui dukungan teknologi crane Jerman dan layanan lokal di Indonesia, ElectroMech Indonesia membantu perusahaan dalam proses site survey, engineering assessment, crane design, installation, testing, commissioning, preventive maintenance, crane inspection, spare part support, hingga modernization.  Isu dumping crane di Eropa memperlihatkan bahwa industri crane global sedang menghadapi tantangan terkait harga, asal produk, dan transparansi rantai pasok. Bagi industri Indonesia, perkembangan ini menjadi momentum untuk memperkuat proses procurement crane secara lebih cermat. Klaim “standar Eropa” seharusnya menjadi awal dari proses verifikasi, bukan jaminan otomatis. Crane yang tepat harus memiliki kejelasan teknologi, material, proses fabrikasi, dokumentasi teknis, testing, serta dukungan service jangka panjang. Dengan pendekatan procurement berbasis engineering, perusahaan dapat menekan risiko downtime, meningkatkan keselamatan kerja, dan mengoptimalkan total cost of ownership.

Peluang Futures Kripto di Indonesia Masih Besar, Bittime Tekankan Pentingnya Edukasi Nasional
Nasional
2 jam yang lalu

Peluang Futures Kripto di Indonesia Masih Besar, Bittime Tekankan Pentingnya Edukasi

Jakarta, katakabar.com - Bittime melihat peluang Bittime Futures di Indonesia masih terbuka seiring berkembangnya perdagangan derivatif kripto. Tetapi, pertumbuhan Bittime Futures perlu diimbangi edukasi mengenai mekanisme, leverage, volatilitas, dan risiko futures agar investor dapat mengambil keputusan secara lebih terukur. Bittime, sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), melihat peluang perdagangan futures kripto di Indonesia masih terbuka seiring berkembangnya aktivitas perdagangan derivatif. Namun, perkembangan tersebut perlu diimbangi dengan edukasi agar investor memahami mekanisme, peluang, dan risiko futures. Tren Perdagangan Futures Global Aktivitas perdagangan derivatif menunjukkan besarnya pasar futures secara global. Berdasarkan data yang diamati pada 3 September 2026 pagi, sebanyak 73,44% akun berada pada posisi long pada kontrak ETHUSDT perpetual, sementara 26,56% berada pada posisi short, dengan long/short ratio 2,77. Pada BTCUSDT perpetual, posisi long sebanyak 54,8%, sedangkan short 45,2%.  Data tersebut menunjukkan kecenderungan posisi long lebih kuat pada Ethereum dibandingkan Bitcoin pada saat pengamatan. Namun, long/short ratio merupakan gambaran posisi pada waktu tertentu dan dapat berubah dengan cepat, sehingga tidak dapat menjadi kepastian arah harga aset. Di Indonesia, OJK mencatat jumlah akun konsumen perdagangan aset keuangan digital tercatat sebanyak 22,93 juta akun, menunjukkan masih adanya ruang bagi pertumbuhan pasar futures di Indonesia. Secara global, perdagangan derivatif menjadi bagian penting dalam ekosistem aset digital. Data dan riset CoinMarketCap menunjukkan derivatif pada periode tertentu menyumbang sekitar 79% dari total volume perdagangan aset kripto global. Edukasi Penting Seiring Perkembangan Futures Bittime menilai perkembangan pasar aset digital perlu diikuti dengan penguatan literasi dan edukasi investor, terutama ketika semakin banyak pilihan instrumen perdagangan tersedia.  Hal ini sejalan dengan upaya OJK dalam meningkatkan pemahaman masyarakat melalui penerbitan Buku Saku Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto 2.0, yang memuat informasi mengenai ekosistem aset digital, regulasi, risiko, perlindungan konsumen, perkembangan industri, dan inovasi. Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn, mengatakan edukasi menjadi bagian penting dalam membantu investor memahami karakteristik setiap instrumen. “Futures memberikan fleksibilitas untuk mengambil posisi ketika pasar bergerak naik maupun turun. Namun, peluang tersebut harus diikuti pemahaman yang baik mengenai mekanisme dan risiko futures,” ujar Ryan. Berbeda dengan spot, futures memungkinkan pengguna mengambil posisi long maupun short. Namun, penggunaan leverage dapat memperbesar potensi keuntungan sekaligus kerugian. Volatilitas pasar juga dapat membuat nilai posisi berubah dengan cepat dan, ketika margin tidak lagi mencukupi, posisi dapat mengalami likuidasi. Karena itu, pengguna perlu memahami ukuran posisi, tingkat leverage, kondisi pasar, dan kemampuan menanggung risiko sebelum melakukan transaksi futures. Bittime Perkuat Edukasi Futures Komitmen tersebut turut diwujudkan Bittime melalui Bittime Alpha Gala Night dalam rangkaian Coinfest Asia pada Agustus 2026. Dalam kegiatan tersebut, Bittime membahas perkembangan futures serta pentingnya memahami mekanisme dan risiko sebelum melakukan transaksi. Aktivitas perdagangan juga tercermin dari data internal Bittime. Dalam periode tujuh hari terakhir, BTCUSDT-PERP, HYPEUSDT-PERP, dan PUMPUSDT-PERP menjadi Top Tokens di Bittime Futures. “Kami melihat peluang Bittime Futures di Indonesia masih terbuka. Karena itu, pengembangan produk perlu berjalan bersama edukasi agar pengguna dapat memahami peluang sekaligus mengelola risiko sesuai profilnya,” kata Ryan. Bittime menyediakan ekosistem 3-in-1 yang mencakup Spot, Staking, dan Bittime Futures dalam satu platform yang terdaftar dan diawasi OJK. Dari sisi pelaku pasar, Lely Marthadinata, senior trader sekaligus founder komunitas trader Theory of Whaless, menilai perkembangan futures di Indonesia perlu berjalan bersama dengan peningkatan edukasi investor. Menurutnya, karakteristik futures yang memungkinkan trader mengambil posisi saat pasar naik maupun turun membuat pemahaman terhadap mekanisme dan risiko menjadi semakin penting. “Perkembangan futures di Indonesia memiliki potensi besar, tetapi pertumbuhan tersebut perlu diikuti edukasi yang memadai. Trader perlu memahami mekanisme futures, termasuk risiko leverage dan volatilitas, agar dapat mengambil keputusan secara lebih terukur,” timpal Lely.

Tingkatkan Pendapatan Warga, PTPN IV PalmCo Salurkan Ribuan Bibit Nanas Bagi Dua Desa di Jambi Nasional
Nasional
3 jam yang lalu

Tingkatkan Pendapatan Warga, PTPN IV PalmCo Salurkan Ribuan Bibit Nanas Bagi Dua Desa di Jambi

Jakarta, katakabar.com - Holding Perkebunan PTPN III (Persero) melalui subholding PTPN IV PalmCo, terus memperkuat komitmennya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. Melalui program Desa Mandiri Peduli Gambut (DMPG), PTPN IV PalmCo menyalurkan 1.500 bibit nanas siap tanam kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional lahan gambut di Kecamatan Mendahara, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi. Bantuan tersebut disalurkan secara proporsional, yakni 1.000 bibit untuk masyarakat Desa Merbau dan 500 bibit untuk masyarakat Desa Sungai Tawar. Pemilihan komoditas nanas (Ananas comosus) dinilai sangat strategis karena selain memiliki adaptasi yang baik terhadap karakteristik keasaman lahan gambut, nanas juga memiliki potensi ekonomi tinggi, baik sebagai buah segar maupun produk olahan turunan. Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menyampaikan inisiatif ini merupakan bagian dari strategi besar perusahaan dalam mengintegrasikan operasional bisnis dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat dan pelestarian ekosistem. "Pemberdayaan masyarakat desa yang berdampingan dengan wilayah operasional adalah salah satu prioritas kami. Bantuan bibit nanas ini tidak sekadar memiliki nilai tambah secara ekonomi, tetapi juga sejalan dengan upaya kita bersama dalam menjaga produktivitas lahan gambut secara berkelanjutan. Kami berharap komoditas ini dapat dikelola dengan baik sehingga mampu menjadi pilar pendapatan alternatif bagi warga," ujar Jatmiko di Jakarta. Program pemberdayaan yang menyentuh langsung ke tingkat akar rumput ini mendapat sambutan positif dari masyarakat penerima manfaat. Khairul Anwar, perwakilan masyarakat dari Desa Merbau, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif perusahaan. "Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan bibit nanas dari PTPN IV. Tanaman ini cocok dengan kondisi lahan di sini, dan kami berharap ke depannya hasil panennya nanti bisa benar-benar membantu menambah penghasilan keluarga," ucapnya. Kepala Desa Sungai Tawar, Bustanul Arifin aminkan Direktur Utama PTPN IV PalmCo. Ia lantas mengapresiasi sinergi yang terjalin antara perusahaan dan masyarakat desa. "Mewakili warga Desa Sungai Tawar, kami berterima kasih atas dukungan dari PTPN IV. Bantuan bibit ini sangat bermanfaat dan kami siap mendukung pengelolaannya agar program ini dapat berjalan sukses dan memberikan dampak positif bagi perekonomian warga desa kami," bebernya. Konsistensi Dorong Perekonomian Desa Langkah PTPN IV PalmCo dalam meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat pedesaan bukanlah yang pertama kali dilakukan. Perusahaan secara konsisten terus menggulirkan berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berfokus pada penciptaan nilai tambah dan kemandirian ekonomi masyarakat (Creating Shared Value). Sebelumnya, PTPN IV PalmCo juga telah sukses menjalankan serangkaian program pemberdayaan ekonomi dan UMKM di berbagai wilayah operasional lainnya. Beberapa inisiatif tersebut di antaranya adalah program pelatihan pengolahan ikan lele menjadi produk bernilai tambah yang menyasar 50 perempuan, serta penyelenggaraan baking class gratis bagi 50 pelaku UMKM dan warga guna menciptakan peluang usaha baru di bidang kuliner. Tidak hanya berfokus pada sektor pangan, dorongan ekonomi perusahaan juga menyentuh sektor industri kreatif dan pertukangan. Salah satunya dibuktikan melalui dukungan modal dan pembinaan di Kabupaten Kampar, Riau, yang berhasil melonjakkan kapasitas produksi sentra pandai besi hingga 10 kali lipat. Ke depan, PTPN IV PalmCo berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program pemberdayaan yang tepat sasaran, adaptif terhadap potensi lokal, dan berkelanjutan, guna mewujudkan kemandirian ekonomi masyarakat yang beriringan dengan keberlanjutan bisnis perusahaan.

PTPN Group Pastikan Hak, Pendidikan Anak dan Pendampingan Keluarga Korban PKS Tanjung Medan Riau
Riau
5 jam yang lalu

PTPN Group Pastikan Hak, Pendidikan Anak dan Pendampingan Keluarga Korban PKS Tanjung Medan

Rokan Hilir, katakabar.com - PTPN IV Regional, memastikan keberlangsungan masa depan keluarga almarhum Ahmad Khusairi (47), karyawan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Tanjung Medan yang meninggal dunia dalam insiden kecelakaan kerja pada Senin (20/7) lalu. Selain memenuhi seluruh hak ketenagakerjaan dan jaminan sosial, perusahaan memastikan keluarga almarhum memperoleh manfaat beasiswa pendidikan dari program BPJS Ketenagakerjaan bagi anak bungsu hingga jenjang perguruan tinggi. Perusahaan juga memberikan kesempatan kepada anak sulung almarhum untuk bergabung sebagai karyawan perusahaan sesuai persyaratan yang berlaku. Kepala Bagian Sumber Daya Manusia dan Sistem Manajemen PTPN IV Regional III, Jarwa Rahmanta, mengatakan perhatian tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk memastikan keluarga yang ditinggalkan tetap memperoleh pendampingan dan dukungan jangka panjang. “Kami ingin memastikan keluarga almarhum tidak menghadapi musibah ini sendirian. Selain memenuhi seluruh hak-hak almarhum sesuai ketentuan yang berlaku, kami juga memastikan keluarga memperoleh seluruh manfaat yang menjadi haknya, termasuk beasiswa pendidikan melalui program BPJS Ketenagakerjaan bagi anak bungsu. Di sisi lain, perusahaan juga memberikan kesempatan kepada anak almarhum yang telah memenuhi persyaratan untuk bergabung sebagai karyawan perusahaan,” ujar Jarwa. Menurutnya, PTPN Group memastikan seluruh hak dan manfaat bagi keluarga almarhum dapat diterima sesuai ketentuan. Manfaat tersebut mencakup beasiswa pendidikan yang merupakan bagian dari program BPJS Ketenagakerjaan. Sementara, kesempatan bekerja bagi anak sulung merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masa depan keluarga korban. Manajemen PKS Tanjung Medan bersama Serikat Pekerja juga terus mendampingi keluarga sejak awal kejadian, mulai dari penanganan pascainsiden, proses pemakaman, hingga penyelesaian administrasi hak-hak almarhum. Perwakilan manajemen PTPN IV Regional III dari Pekanbaru turut hadir langsung di rumah duka untuk memberikan dukungan moril dan memastikan seluruh proses berjalan dengan baik. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban mengalami kecelakaan kerja pada Senin sekitar pukul 14.00 WIB di stasiun pengisian buah. Pada saat kejadian, korban terlilit tali capstand hingga terjatuh dan mengalami benturan. Sesaat setelah kejadian, manajemen PKS Tanjung Medan membawa korban ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, sekitar tiga jam kemudian, korban dinyatakan meninggal dunia. Jarwa menegaskan perusahaan menghormati proses investigasi yang masih dilakukan bersama instansi dan pihak-pihak terkait untuk mengetahui secara pasti kronologi dan penyebab insiden. “Kami berkomitmen mendukung penuh proses investigasi. Hasil investigasi nantinya akan menjadi dasar evaluasi menyeluruh terhadap sistem operasional dan penguatan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja di seluruh unit operasional perusahaan,” ulasnya. Ia menambahkan, selama lebih dari dua dekade PKS Tanjung Medan beroperasi, insiden dengan korban meninggal dunia akibat kecelakaan kerja baru pertama kali terjadi. “Peristiwa ini menjadi evaluasi yang sangat serius bagi kami. Keselamatan dan kesehatan kerja merupakan prioritas utama perusahaan. Karena itu, kami akan terus memperkuat sistem, meningkatkan disiplin terhadap prosedur kerja, serta melakukan perbaikan berkelanjutan agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” tegasnya. Sementara itu, istri almarhum, Poniyem, mengaku bersyukur atas kepedulian yang ditunjukkan perusahaan sejak awal kejadian hingga saat ini. “Sejak suami saya mengalami musibah, manajemen terus mendampingi kami dan membantu segala proses yang diperlukan. Kami juga mendapat perhatian terhadap masa depan anak-anak kami. Atas nama keluarga, saya mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan dukungan yang diberikan,” ceritanya. Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV Regional III menegaskan akan terus mendampingi keluarga almarhum hingga seluruh haknya terselesaikan. Perusahaan juga memastikan komitmen yang telah disampaikan kepada keluarga dapat direalisasikan sesuai ketentuan yang berlaku. Di saat yang sama, PTPN Group mendukung proses investigasi dan menjadikan hasilnya sebagai dasar evaluasi serta penguatan sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja di seluruh unit operasional perusahaan.

Bitcoin Berpeluang Menuju US$100.000, Jika Konflik AS-Iran Mereda? Internasional
Internasional
6 jam yang lalu

Bitcoin Berpeluang Menuju US$100.000, Jika Konflik AS-Iran Mereda?

Jakarta, katakabar.com - Harga Bitcoin (BTC) kembali berada di area krusial setelah diperdagangkan di kisaran US$77.000–US$78.000. Di tengah pergerakan harga yang relatif terbatas, perkembangan konflik Amerika Serikat (AS) dan Iran kini menjadi salah satu faktor eksternal yang mendapat perhatian pasar karena berpotensi memengaruhi harga energi, ekspektasi suku bunga, hingga minat investor terhadap aset berisiko. Pada perdagangan Kamis (3/9), Bitcoin berada di sekitar US$77.759 dan masih bergerak di bawah level US$78.000. Pasar kripto juga masih menghadapi sentimen hati-hati akibat konflik AS-Iran dan perubahan ekspektasi terhadap arah kebijakan moneter Amerika Serikat. Sejumlah analis teknikal melihat area US$78.000 sebagai salah satu level penting yang perlu ditembus Bitcoin untuk membuka ruang penguatan lebih lanjut. Apabila momentum positif mampu berlanjut, target psikologis US$100.000 kembali menjadi salah satu skenario yang diperhatikan pasar. Sebaliknya, pelemahan signifikan dan penutupan mingguan di bawah area US$70.000 berpotensi meningkatkan tekanan jual. CEO & Founder FLOQ, Yudhono Rawis, mengatakan pergerakan Bitcoin dalam kondisi saat ini tidak dapat hanya dilihat melalui indikator teknikal. Perkembangan geopolitik dan dampaknya terhadap pasar energi menjadi faktor penting yang dapat menentukan perubahan sentimen investor secara lebih luas. “Bitcoin saat ini berada di persimpangan antara faktor teknikal dan makro. Level resistance memang penting, tetapi katalis yang lebih besar bisa datang dari perubahan persepsi risiko global. Jika tensi geopolitik mereda, tekanan terhadap harga energi ikut berkurang dan sentimen risk-on kembali, Bitcoin berpotensi menjadi salah satu aset yang menerima aliran modal lebih cepat,” kata Yudho. Meredanya Konflik Bisa Ubah Sentimen Pasar Spekulasi mengenai potensi meredanya konflik meningkat setelah Presiden AS, Donald Trump memberi sinyal bahwa gelombang serangan terbaru terhadap Iran kemungkinan tidak berlangsung lama. Pada saat bersamaan, laporan media menyebut Trump telah mendiskusikan dengan penasihat senior kemungkinan untuk secara resmi menyatakan konflik dengan Iran berakhir, meskipun belum ada keputusan final. Tetapi, situasi di lapangan masih belum sepenuhnya mereda. AS dan Iran kembali bertukar serangan pada awal September setelah periode yang relatif lebih tenang. AS menyerang sejumlah fasilitas radar dan kemampuan penempatan ranjau Iran di sekitar wilayah pesisir selatan, sementara Iran membalas dengan serangan drone dan rudal terhadap posisi AS di kawasan Timur Tengah. Ketidakpastian tersebut membuat pasar tetap sensitif terhadap setiap perkembangan baru. Bagi aset berisiko seperti saham dan kripto, meredanya konflik dapat mengurangi kebutuhan investor terhadap aset defensif dan membuka ruang bagi kembalinya risk appetite. “Perlu diperhatikan bukan semata-mata apakah perang dinyatakan berakhir, tetapi efek berantainya. Jika eskalasi mereda, risiko gangguan pasokan energi dapat berkurang, harga minyak berpotensi terkoreksi, tekanan inflasi bisa lebih terkendali, dan ruang kebijakan bank sentral menjadi lebih fleksibel. Kombinasi faktor tersebut secara historis lebih kondusif bagi aset berisiko, termasuk kripto,” jelas Yudho. Harga Minyak Jadi Indikator Penting Pasar minyak menjadi salah satu indikator utama dalam membaca dampak konflik tersebut. Harga Brent sempat turun ke sekitar US$95,20 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) berada di sekitar US$90,77 per barel pada perdagangan Kamis pagi. Pergerakan itu terjadi setelah sesi yang sangat volatil akibat kekhawatiran terhadap gangguan pasokan dari Timur Tengah. Harga minyak yang tetap tinggi menjadi perhatian karena dapat kembali meningkatkan tekanan inflasi global. Kondisi tersebut berpotensi membatasi kemampuan bank sentral, terutama The Fed, untuk melonggarkan kebijakan moneter. Sebaliknya, penurunan harga minyak yang konsisten akibat deeskalasi konflik dapat membantu meredakan kekhawatiran inflasi. Pada Kamis (3/9), harga minyak dan imbal hasil obligasi mulai turun setelah komentar Trump mengenai kemungkinan serangan terhadap Iran berlangsung singkat, sementara sebagian pasar saham Asia menguat. Menurut Yudho, hubungan inilah yang membuat perkembangan konflik menjadi relevan bagi investor kripto. “Pasar kripto semakin terhubung dengan dinamika likuiditas global. Karena itu, investor perlu melihat Bitcoin bukan sebagai aset yang bergerak sendiri, tetapi sebagai bagian dari ekosistem pasar global yang juga merespons minyak, inflasi, yield obligasi, dolar AS, dan ekspektasi suku bunga,” terangnya. US$100.000 Masih Skenario, Bukan Kepastian Meski peluang Bitcoin kembali menuju US$100.000 dapat terbuka apabila kondisi makro membaik dan resistance teknikal berhasil ditembus, pelaku pasar tetap perlu memperhatikan tingginya ketidakpastian. Konflik AS-Iran masih berlangsung, harga minyak tetap berada pada level tinggi, sementara arah kebijakan moneter AS terus menjadi perhatian investor. Kondisi tersebut membuat pergerakan Bitcoin berpotensi tetap volatil dalam jangka pendek. Yudho menilai investor sebaiknya tidak menjadikan satu peristiwa geopolitik sebagai satu-satunya dasar dalam mengambil keputusan. “Target US$100.000 sebaiknya dipandang sebagai sebuah skenario, bukan kepastian. Deeskalasi geopolitik bisa menjadi katalis positif, tetapi pasar tetap membutuhkan konfirmasi dari pergerakan harga, likuiditas, kondisi makro, serta sentimen investor. Dalam situasi volatil seperti sekarang, manajemen risiko tetap menjadi hal yang utama,” sebut CEO FLOQ.

Human Firewall: Kenapa Karyawan Anda Benteng Pertahanan Siber Terkuat Teknologi
Teknologi
7 jam yang lalu

Human Firewall: Kenapa Karyawan Anda Benteng Pertahanan Siber Terkuat

Jakarta, katakabar.com - Human firewall jadi lini pertahanan pertama dari serangan siber. Simak cara membangunnya, mengapa penting, dan strategi efektif menerapkannya di tim Bayangkan perusahaan Anda baru saja menghabiskan miliaran rupiah untuk firewall tercanggih, sistem deteksi berbasis AI, dan enkripsi berlapis. Lalu satu email palsu yang tampak meyakinkan berhasil membuat seorang staf keuangan mengklik tautan dan memasukkan kredensialnya. Semua investasi teknologi itu pun jadi sia-sia dalam hitungan detik. Ini bukan skenario langka. Riset Data Breach Investigations Report 2025 dari Verizon menemukan bahwa unsur manusia terlibat dalam sekitar 60% insiden kebocoran data, dengan definisi yang dirancang untuk mencerminkan hal-hal yang benar-benar bisa diperbaiki lewat pelatihan dan kesadaran keamanan. Artinya, celah keamanan terbesar organisasi bukan ada di server, melainkan di kotak masuk email karyawan. Di sinilah konsep human firewall menjadi relevan: bukan sekadar istilah keren, tapi strategi nyata untuk mengubah orang-orang di organisasi Anda dari titik lemah menjadi lini pertahanan pertama. Apa Itu Human Firewall? Human firewall adalah istilah untuk menggambarkan karyawan, manajemen, hingga mitra kerja dalam suatu organisasi yang memiliki kesadaran, dan keterampilan keamanan siber yang cukup tinggi untuk mendeteksi, menolak, dan melaporkan upaya serangan sebelum menyentuh sistem teknologi. Berbeda dengan firewall teknis yang bekerja otomatis menyaring lalu lintas data, human firewall bekerja lewat kewaspadaan dan insting verifikasi setiap individu. Sehebat apa pun sistem keamanan yang dipasang, semuanya bisa runtuh jika satu orang secara sukarela menyerahkan kredensial login karena termakan manipulasi psikologis alias social engineering. Mengapa Manusia Jadi Target Favorit Peretas? Peretas modern jarang repot membobol kode enkripsi yang rumit. Jauh lebih efisien bagi mereka untuk memanipulasi psikologi manusia. Laporan resmi Verizon 2025 DBIR mencatat bahwa 22% insiden kebocoran data diawali penyalahgunaan kredensial curian dan 16% diawali serangan phishing — dua vektor akses yang berakar dari kelalaian manusia, bukan celah teknis semata. Beberapa pola serangan berbasis manipulasi psikologis yang paling sering muncul: 1. Urgensi palsu. Korban dibuat panik, misalnya lewat ancaman pemblokiran akun kerja, sehingga bertindak cepat tanpa berpikir logis. 2. Kamuflase identitas. Pelaku menyamar sebagai atasan, rekan kerja, atau vendor resmi lewat email dan pesan yang tampilannya nyaris identik dengan aslinya. Pola ini juga sering muncul lewat SMS palsu (smishing) yang meniru notifikasi resmi — selengkapnya bisa dibaca di Waspada Phishing dan Smishing. 3. Eksploitasi momen lengah. Serangan phishing sengaja dilancarkan saat hari libur panjang, ketika kewaspadaan staf operasional biasanya menurun. 4. Kode QR berbahaya (quishing). Modus terbaru menyisipkan tautan phishing di balik kode QR pada poster, invoice, atau email, sehingga korban langsung memindai tanpa sempat memeriksa alamat situs tujuan — bahaya ini dibahas lebih lengkap di Waspadai Quishing. Dampaknya bisa sangat besar. Salah satu contoh nyata adalah kasus Toyota Boshoku, pemasok komponen otomotif Grup Toyota, yang pada 2019 kehilangan lebih dari 37 juta dolar AS setelah stafnya mengikuti instruksi pembayaran palsu lewat skema Business Email Compromise (BEC) — bukti bahwa komunikasi kerja sehari-hari saja bisa menembus pertahanan teknis paling canggih sekalipun kalau karyawan tidak terlatih melakukan verifikasi. Strategi Efektif Membangun Human Firewall Membangun budaya keamanan siber tidak bisa selesai lewat satu seminar tahunan yang membosankan. Dibutuhkan pendekatan berkelanjutan, interaktif, dan bisa diukur hasilnya. 1. Edukasi Berbasis Simulasi Nyata Pelatihan berbentuk slide presentasi panjang sering kali tidak membekas. Pendekatan yang jauh lebih efektif adalah simulasi serangan mandiri secara berkala, seperti simulasi phishing terkendali. Efeknya terbukti signifikan: laporan tahunan KnowBe4 tahun 2024 yang menganalisis lebih dari 11,9 juta pengguna di 57.000 organisasi mencatat rata-rata 34,3% karyawan gagal dalam simulasi phishing pertama sebelum mendapat pelatihan, namun angka itu turun menjadi hanya 4,6% setelah setahun menjalani program kesadaran keamanan secara konsisten. Dengan mengalami langsung skenario "terjebak" dalam lingkungan yang aman, karyawan jadi jauh lebih waspada saat menghadapi situasi serupa di dunia nyata. 2. Tanamkan Prinsip Zero Trust pada Setiap Individu Konsep Zero Trust — "jangan pernah percaya, selalu verifikasi" — tidak hanya berlaku untuk mesin, tapi juga manusia. Setiap karyawan perlu dilatih memiliki insting verifikasi: Jika menerima permintaan data sensitif atau transfer dana mendesak dari atasan lewat pesan teks, lakukan verifikasi silang lewat saluran komunikasi lain. Jika menerima pembaruan dokumen kerja yang mencurigakan, pastikan kebenarannya dulu sebelum membuka file tersebut. Insting sederhana ini sering kali cukup untuk menggagalkan skema Business Email Compromise (BEC) yang secara global tercatat merugikan korban hingga miliaran dolar AS setiap tahun. 3. Buat Jalur Pelaporan Insiden yang Mudah Karyawan sering enggan melaporkan kesalahan karena takut disalahkan. Organisasi perlu membangun budaya di mana melaporkan potensi ancaman atau kesalahan sendiri dianggap sebagai tindakan yang tepat, bukan aib. Jalur pelaporan idealnya sesederhana satu tombol "Report Phishing" di email kerja, sehingga tidak ada friksi yang membuat karyawan malas melapor. 4. Jadikan Keamanan Siber Bagian dari Budaya Kerja Gunakan pendekatan gamification — pembelajaran berbasis kompetisi atau poin — untuk menjaga keterlibatan karyawan tetap tinggi. Berikan apresiasi bagi divisi atau individu dengan rekor keamanan terbaik atau paling cepat mendeteksi simulasi serangan. Pendekatan ini mengubah keamanan siber dari kewajiban yang membebani menjadi bagian dari identitas tim. Cybersecurity bukan lagi tugas eksklusif tim IT atau divisi keamanan informasi. Sehebat apa pun teknologi pengamanan yang dipasang, benteng itu akan tetap runtuh jika pintunya dibukakan dari dalam oleh satu klik yang salah. Dengan memperkuat human firewall, organisasi tidak hanya melindungi aset digital dari serangan bermotif finansial, tapi juga membangun reputasi dan kepercayaan di mata nasabah maupun regulator. Mulailah dari langkah kecil: audit tingkat kewaspadaan tim Anda lewat simulasi phishing pertama, lalu bangun jalur pelaporan yang mudah diakses semua orang. Kesadaran ini juga berlaku untuk aktivitas keuangan sehari-hari. BPR KS mendorong setiap nasabah untuk tetap waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan bank, termasuk phishing, smishing, hingga quishing. Kenali ciri-cirinya lebih lanjut di halaman edukasi keamanan digital BPR KS.

Cicilan Tidak Terduga? Kenali Dulu Cara Menghitung dan Mengaturnya Ekonomi
Ekonomi
8 jam yang lalu

Cicilan Tidak Terduga? Kenali Dulu Cara Menghitung dan Mengaturnya

Jakarta, katakabar.com - Ada kalanya kebutuhan datang ketika kondisi keuangan sedang tidak siap. Kendaraan perlu diperbaiki, perlengkapan kerja harus diganti, atau ada kebutuhan keluarga yang tidak bisa ditunda. Ketika dana yang tersedia belum cukup, cicilan bisa menjadi salah satu opsi yang dipertimbangkan. Sebelum mengambil pinjaman, penting untuk memahami apa itu cicilan, berapa total kewajiban yang harus dibayar, serta bagaimana bunga dan biaya lainnya dihitung. Dengan begitu, keputusan mengambil kredit bisa disesuaikan dengan kemampuan membayar. Apa Itu Cicilan? Apa itu cicilan? Cicilan adalah pembayaran utang secara bertahap dalam periode tertentu sesuai jadwal yang telah disepakati. Dalam pinjaman, cicilan umumnya terdiri dari pokok pinjaman dan bunga. Bisa ada pula biaya lain sesuai ketentuan produk, misalnya biaya provisi atau biaya layanan. Itu sebabnya, jangan hanya melihat nominal dana yang diterima. Sebelum mengajukan pinjaman, perhatikan juga: - Jumlah pinjaman - Bunga - Tenor - Besaran cicilan - Biaya lain yang berlaku - Total pembayaran sampai pinjaman selesai Informasi tersebut perlu diperiksa dalam simulasi pinjaman dan perjanjian kredit sebelum pencairan. Kenapa Cicilan Bisa Muncul Secara Tidak Terduga? Kebutuhan mendadak bisa muncul tanpa banyak waktu untuk mempersiapkan dana. Contohnya: 1. Kendaraan bermasalah Kendaraan yang digunakan untuk bekerja atau aktivitas sehari-hari membutuhkan perbaikan. 2. Peralatan kerja rusak Laptop, perangkat usaha, atau perlengkapan lain perlu segera diganti agar aktivitas tetap berjalan. 3. Kebutuhan rumah tangga Ada perbaikan atau kebutuhan rumah yang tidak masuk dalam anggaran bulanan. 4. Kebutuhan pendidikan Muncul biaya pendidikan yang perlu dibayarkan sesuai jadwal. Situasi seperti ini dapat membuat seseorang mempertimbangkan pembiayaan tambahan. Namun, kebutuhan mendesak tetap perlu dibedakan dari keinginan konsumtif yang sebenarnya masih bisa ditunda. Apa Perlu Diperhatikan Sebelum Mengambil Cicilan? Cicilan akan menjadi kewajiban sampai periode pembayaran selesai. Karena itu, ada beberapa hal yang sebaiknya diperiksa sebelum mengajukan pinjaman. 1. Hitung Kemampuan Bayar Lihat pemasukan dan pengeluaran rutin terlebih dahulu. Pastikan masih ada ruang untuk membayar cicilan setelah kebutuhan utama dan kewajiban lainnya terpenuhi. 2. Perhatikan Tenor Tenor adalah jangka waktu pembayaran pinjaman. Tenor yang lebih panjang dapat membuat cicilan periodik terlihat lebih ringan, tetapi periode pembayaran menjadi lebih lama dan total biaya pinjaman perlu diperhitungkan. 3. Jangan Hanya Melihat Bunga Periksa seluruh biaya yang tercantum dalam simulasi dan perjanjian kredit. Selain bunga, dapat terdapat biaya lain sesuai dengan ketentuan produk yang berlaku.  4. Pahami Risiko Keterlambatan Cicilan perlu dibayar sesuai jadwal. Keterlambatan pembayaran dapat menimbulkan konsekuensi sesuai perjanjian kredit dan dapat memengaruhi riwayat kredit. Karena itu, sebelum mengajukan pinjaman, pastikan sumber pembayaran cicilan sudah diperhitungkan. Pinjaman Online dari Bank, Apa Bedanya? Ketika mencari pinjaman online dari bank, penting membedakan produk kredit bank dengan pinjaman yang diberikan oleh perusahaan fintech lending. Neo Pinjam merupakan produk pinjaman di aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce yang pengajuannya dilakukan secara digital melalui aplikasi neobank. Sebagai produk kredit bank, proses pemberian pinjaman tetap melalui evaluasi kelayakan kredit dan prinsip kehati-hatian perbankan.  Artinya, pengajuan secara digital tidak berarti setiap pengajuan otomatis disetujui. Limit, bunga, tenor, dan persetujuan mengikuti hasil analisis kredit masing-masing nasabah.  Neo Pinjam Kebutuhan yang Perlu Ditangani Neo Pinjam di aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce dapat digunakan untuk kebutuhan nasabah sesuai ketentuan produk. Fasilitas ini merupakan pinjaman tanpa jaminan dengan limit hingga Rp100 juta dengan tenor hingga 12 bulan. Pengajuan dilakukan melalui aplikasi neobank.  Sebelum mengajukan, tentukan terlebih dahulu jumlah dana yang benar-benar dibutuhkan. Tidak perlu mengambil limit maksimal jika kebutuhan sebenarnya lebih kecil. Kebutuhan yang mendadak memang bisa membuat keputusan finansial terasa harus dilakukan dengan cepat. Justru dalam kondisi seperti itu, menghitung kemampuan bayar menjadi semakin penting. Mulai dengan memahami apa itu cicilan, hitung perkiraan bunga, cek tenor, periksa biaya lain, lalu pastikan cicilan masih sesuai dengan kemampuan keuangan. Kalau sedang mencari pinjaman online dari bank, Neo Pinjam di aplikasi neobank dapat menjadi salah satu fasilitas kredit yang dipertimbangkan untuk kebutuhan sesuai ketentuan produk. Gunakan pinjaman secara terukur dan pastikan memahami seluruh kewajiban sebelum mengajukan. Fitur, limit, tenor, bunga, biaya, dan ketentuan Neo Pinjam dapat berubah sesuai kebijakan Bank Neo Commerce.  Pinjaman merupakan komitmen finansial. Pastikan jumlah pinjaman dan tenor yang dipilih sesuai dengan kemampuan membayar agar kewajiban dapat dipenuhi tepat waktu. Jika ingin mencoba Neo Pinjam unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Neo Pinjam di website resmi Bank Neo Commerce.  PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Sinara Fest 2026 di Semarang, Sinergi BPDP dan Kemenkeu Perluas Manfaat Pengelolaan Dana Perkebunan Nasional
Nasional
8 jam yang lalu

Sinara Fest 2026 di Semarang, Sinergi BPDP dan Kemenkeu Perluas Manfaat Pengelolaan Dana Perkebunan

Semarang, katakabar.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) bersama jajaran Kementerian Keuangan di Provinsi Jawa Tengah elar Sinara Fest 2026 di Semarang pada 3 hingga 4 September 2026 lalu. Kegiatan dikemas bentuk edukasi, workshop, sosialisasi, dan mini bazar UMKM perkebunan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas sekaligus memperluas peluang pengembangan usaha berbasis komoditas perkebunan.  Usung tema “Sinergi BPDP dan Kemenkeu Satu dalam Penguatan Kapasitas, Pemberdayaan dan Perluasan UMKM Perkebunan untuk Tumbuh, Tangguh dan Naik Kelas”, Sinara Fest menjadi wujud kolaborasi BPDP dan Kementerian Keuangan dalam memperluas manfaat pengelolaan dana perkebunan kepada masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).  Direktur Manajemen Risiko dan Keuangan BPDP, Zaid Burhan Ibrahim, menyampaikan kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi sarana edukasi, promosi, dan pemberdayaan sekaligus mendekatkan berbagai program BPDP kepada masyarakat. Melalui penguatan kapasitas dan perluasan akses, pelaku UMKM diharapkan tidak hanya mampu mempertahankan usahanya, tetapi juga dapat meningkatkan kualitas produk, memperluas pasar, serta menjadi bagian dari rantai nilai industri perkebunan nasional.  UMKM memiliki peran penting sebagai penggerak perekonomian masyarakat, termasuk di Jawa Tengah. Di saat yang sama, berbagai komoditas perkebunan seperti kelapa, kakao, kopi, dan komoditas unggulan lainnya memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk dengan nilai tambah yang lebih tinggi. Potensi tersebut perlu diperkuat melalui inovasi, peningkatan kualitas produk, pemasaran, dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia.  Guna mendukung keberlanjutan sektor perkebunan, BPDP menjalankan berbagai program, antara lain insentif biodiesel, pengembangan sumber daya manusia perkebunan, penelitian dan pengembangan, promosi produk perkebunan, penguatan hilirisasi, program bagi pekebun, hingga pemberdayaan UMKM.  Khusus dalam pemberdayaan UMKM, BPDP terus mendorong pelaksanaan pelatihan, workshop, promosi, dan pendampingan agar pelaku usaha mampu menghasilkan produk yang semakin inovatif, berkualitas, dan berdaya saing. Pada Sinara Fest 2026, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai pengembangan produk turunan komoditas perkebunan, peluang pembiayaan usaha, serta strategi pengembangan usaha sesuai dengan tantangan yang dihadapi saat ini.  Pengembangan UMKM tidak terlepas dari sejumlah tantangan, mulai dari akses pasar, pemasaran digital, pengemasan produk, perizinan, pembiayaan usaha, hingga penguatan jejaring bisnis. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, lembaga keuangan, dunia usaha, komunitas, akademisi, dan masyarakat dinilai menjadi salah satu kunci dalam membangun ekosistem UMKM yang berkelanjutan.  Sinara Fest 2026 pun diharapkan menjadi ruang yang mempertemukan berbagai pihak tersebut. Melalui rangkaian edukasi, workshop, sosialisasi, mini bazar, dan aktivitas lainnya, kegiatan ini diharapkan mampu membuka wawasan baru, menghadirkan inspirasi, sekaligus memperluas jejaring bagi pelaku UMKM perkebunan. Kegiatan tersebut turut melibatkan jajaran Kementerian Keuangan di Provinsi Jawa Tengah, perwakilan pemerintah daerah, narasumber, pelaku UMKM, mitra kerja, serta pemangku kepentingan sektor perkebunan.  BPDP berharap Sinara Fest 2026 dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan sektor perkebunan dan pemberdayaan UMKM.

Barantum Pertegas Reputasi Penyedia CRM Indonesia Teknologi
Teknologi
23 jam yang lalu

Barantum Pertegas Reputasi Penyedia CRM Indonesia

Jakarta, katakabar.com - Barantum adalah solusi aplikasi all in one CRM terbaik untuk bisnis yang menyediakan WhatsApp CRM, broadcast, chatbot, AI Agent, omnichannel, dan call center dalam satu platform terintegrasi. Kelola dan optimalkan seluruh perjalanan customer, mulai dari customer masuk, closing, dan repeat order. Kebutuhan bisnis terhadap CRM terus berkembang. Perusahaan tidak lagi hanya membutuhkan tempat untuk menyimpan data pelanggan, tetapi juga sistem untuk mendukung penjualan, komunikasi, dan layanan pelanggan. Di tengah kebutuhan tersebut, pilihan penyedia CRM di Indonesia semakin beragam. Vendor global hadir dengan ekosistem teknologi yang luas, sementara provider lokal menawarkan solusi yang lebih dekat dengan kebutuhan bisnis Indonesia. Mengapa Kebutuhan CRM di Indonesia Semakin Besar? Menurut Mordor Intelligence, pasar CRM Indonesia diperkirakan mencapai USD 205,47 juta pada 2026 dan meningkat menjadi USD 346,58 juta pada 2031, dengan CAGR 11,02% selama periode 2026–2031. Perubahan teknologi juga membuat kebutuhan terhadap CRM semakin luas. Bisnis mulai membutuhkan sistem berbasis cloud, integrasi berbagai channel komunikasi, serta otomatisasi untuk meningkatkan efisiensi kerja. Mordor Intelligence mencatat bahwa CRM berbasis cloud menguasai 61,30% pangsa pasar Indonesia pada 2025. Segmen usaha kecil dan menengah juga menyumbang 57,40% dari ukuran pasar pada tahun yang sama. Artinya, kebutuhan CRM tidak hanya datang dari perusahaan besar. Bisnis dengan berbagai skala membutuhkan sistem yang dapat mengikuti perkembangan pelanggan dan cara kerja yang semakin digital. Barantum Perkuat Reputasi di Industri CRM Indonesia Barantum merupakan salah satu penyedia CRM lokal yang berkembang di pasar Indonesia. Perusahaan ini tercantum dalam laporan Indonesia CRM Software Market dari Mordor Intelligence, termasuk dalam daftar Indonesia CRM Software Industry Leaders. Barantum juga masuk dalam bagian competitive landscape bersama sejumlah pemain global, seperti Salesforce, Pipedrive, Oracle, Zoho, Microsoft Dynamics 365, HubSpot. Mordor Intelligence mencatat bahwa pemain lokal seperti Barantum memiliki pendekatan yang lebih dekat dengan kebutuhan bisnis Indonesia. Sementara itu, pemain global memiliki keunggulan dari sisi skala, ekosistem, dan jangkauan teknologi. Selain pencantuman dalam laporan industri, Barantum juga memiliki rating 4,9/5 dari lebih dari 1.200 ulasan di Google. Rating tersebut menjadi salah satu gambaran pengalaman pengguna terhadap platform yang digunakan untuk mendukung aktivitas bisnis. Kombinasi antara perkembangan bisnis, pencantuman dalam laporan industri, dan pengalaman pengguna menjadi bagian dari reputasi Barantum sebagai penyedia CRM di Indonesia. Barantum Hadirkan Solusi CRM Bisnis Indonesia Dengan Barantum CRM, bisnis dapat mengelola data pelanggan, pipeline penjualan, aktivitas tim, dan follow-up. Sementara itu, Omnichannel, Broadcast, AI Agent, dan Call Center mendukung pengelolaan komunikasi, otomatisasi, dan layanan pelanggan melalui berbagai channel. Barantum juga merupakan mitra resmi WhatsApp (BSP). Integrasi CRM dengan WhatsApp dalam satu sistem membuat bisnis dapat mengelola data pelanggan dan komunikasi WhatsApp tanpa harus berpindah platform. Pendekatan ini menjawab kebutuhan bisnis Indonesia yang masih banyak mengandalkan WhatsApp dalam berkomunikasi dengan pelanggan. Seluruh fungsi tersebut tersedia dalam satu platform, sehingga aktivitas penjualan, komunikasi, dan layanan pelanggan dapat dikelola dalam alur kerja yang lebih terstruktur. Dengan menggabungkan CRM, WhatsApp, komunikasi omnichannel, otomatisasi, dan customer service dalam satu platform, Barantum memperkuat perannya sebagai penyedia CRM yang menjawab kebutuhan bisnis Indonesia.

PTPN IV PalmCo Fasilitasi Lintasan APRC 2026, Perputaran Ekonomi Masyarakat Simalungun Meningkat Nasional
Nasional
23 jam yang lalu

PTPN IV PalmCo Fasilitasi Lintasan APRC 2026, Perputaran Ekonomi Masyarakat Simalungun Meningkat

Simalungun, katakabar.com - PTPN IV PalmCo, Subholding Perkebunan Nusantara, kembali mendukung pelaksnaan Sumatera Utara (Sumut) Rally 2026, Putaran ke 3 FIA Asia Pacific Rally Championship (APRC) sekaligus Putaran ke 4 Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Rally IMI. Ajang balap mobil tingkat internasional yang berlangsung pada 7 hingga 9 Agustus 2026 di kawasan perkebunan teh PTPN IV Regional II Unit Tobasari dan Sidamanik, Kabupaten Simalungun, tersebut tidak hanya menjadi arena kompetisi otomotif, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah sekitar. Pelepasan peserta kejuaraan dilakukan di Lapangan Adam Malik, Kota Pematangsiantar, Jumat (7/8). Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumatera Utara, H. Harun Mustafa, menyampaikan bahwa reli diikuti oleh 45 peserta dari berbagai kelas, termasuk enam pereli internasional yang berasal dari Prancis, India, dan Malaysia. Tingginya partisipasi peserta dari dalam dan luar negeri menciptakan multiplier effect bagi perekonomian daerah. Kehadiran 45 tim balap beserta ratusan kru mekanik, ofisial, dan ribuan penonton selama akhir pekan diperkirakan memicu perputaran uang hingga miliaran rupiah. Dampak ekonomi tersebut dirasakan langsung oleh berbagai sektor riil di Kabupaten Simalungun dan Kota Pematangsiantar, mulai dari meningkatnya tingkat hunian hotel dan penginapan, permintaan jasa transportasi, hingga kenaikan omzet pelaku UMKM kuliner, warung kopi, dan pedagang suvenir di sekitar kawasan special stage (SS) perkebunan teh. Musa Rajekshah selaku Ketua Dewan Pembina IMI Sumut, menyampaikan penyelenggaraan reli kegiatan otomotif yang membutuhkan biaya besar serta melibatkan banyak pihak karena berlangsung di luar sirkuit. Lebih lanjut, pereli yang juga berhasil meraih Juara Pertama APRC Sumut 2026 tersebut menegaskan bahwa terdapat tujuan yang lebih besar di balik penyelenggaraan kompetisi ini. “Kegiatan ini bukan sekadar melampiaskan hobi, melainkan juga mempromosikan pariwisata Danau Toba dan meningkatkan ekonomi rakyat,” ujarnya. Dukungan Konsisten PTPN IV PalmCo Keberhasilan pemanfaatan kawasan perkebunan sebagai arena balap internasional tidak terlepas dari dukungan PTPN IV PalmCo. Optimalisasi aset perkebunan ini merupakan bentuk kolaborasi aktif perusahaan dalam mendukung pengembangan ekosistem pariwisata olahraga (sport tourism) di Sumatera Utara. Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menyatakan perusahaan selalu terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, terutama untuk program-program yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional. “Penyediaan lahan perkebunan teh di Simalungun sebagai lintasan reli merupakan bentuk komitmen PTPN IV PalmCo dalam mendukung inisiatif strategis pemerintah dan IMI. Kami menyadari bahwa aset BUMN ini memiliki potensi untuk menggerakkan ekonomi. Kehadiran kompetisi sebesar APRC terbukti mampu menjadi katalis perputaran uang yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan para pelaku UMKM dan masyarakat desa setempat,” jelas Jatmiko. Keterlibatan PTPN IV PalmCo dalam kejuaraan reli merupakan wujud konsistensi perusahaan. Pada tahun-tahun sebelumnya, kawasan kebun teh PalmCo juga secara rutin dipercaya sebagai arena balap Kejurnas Rally maupun APRC. Dukungan berkelanjutan terhadap penyediaan lintasan yang menantang ini sejalan dengan peta jalan IMI dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam mematangkan kesiapan daerah untuk mengembalikan seri World Rally Championship (WRC) ke Indonesia. Keberhasilan penyelenggaraan Sumut Rally 2026 di kawasan perkebunan PTPN IV PalmCo menunjukkan bahwa sinergi lintas sektor mampu menciptakan ekosistem pariwisata yang produktif, memperkuat posisi Danau Toba sebagai destinasi sport tourism, serta memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat di kawasan penyangga.

Berita Daerah

Sorotan terbaru dari berbagai wilayah