Dari Kereta hingga Sepeda, Karyawan PalmCo Dukung Kampanye Bebas Emisi Holding PTPN Nasional
Nasional
5 menit yang lalu

Dari Kereta hingga Sepeda, Karyawan PalmCo Dukung Kampanye Bebas Emisi Holding PTPN

Jakarta, katakabar.com - Isu penghematan energi menjadi perhatian lagi di tengah pemerintahan Presiden RI, H Prabowo Subianto. Pemerintah mendorong efisiensi konsumsi bahan bakar minyak (BBM), penggunaan transportasi publik, serta perubahan pola mobilitas masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan energi nasional. Sejalan dengan semangat tersebut, Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui subholding PTPN IV PalmCo terus dorong budaya kerja yang mendukung prinsip keberlanjutan, termasuk melalui kebiasaan sederhana yang dijalankan para karyawannya dalam aktivitas sehari-hari. Di berbagai wilayah operasional PalmCo, sejumlah karyawan memilih menggunakan moda transportasi yang lebih ramah lingkungan untuk menuju tempat kerja, mulai dari kereta, bus, sepeda, hingga berjalan kaki. Bagi sebagian karyawan, pilihan tersebut awalnya lahir karena alasan praktis seperti lebih hemat, lebih cepat, atau lebih sehat. Tetapi dalam keseharian, kebiasaan tersebut juga menjadi bagian dari kontribusi nyata dalam mendukung pengurangan konsumsi BBM dan emisi kendaraan pribadi. Di Head Office PTPN IV PalmCo, Nabila Shifa menjadi salah satu karyawan yang memilih menggunakan transportasi umum. Setiap hari, ia menempuh perjalanan dari Depok menuju Jakarta menggunakan Commuter Line. Sebagai warga komuter, Nabila sudah terbiasa dengan rutinitas pagi, mulai dari menuju stasiun, menunggu kereta, hingga melanjutkan perjalanan menuju kantor. “Awalnya saya menggunakan Commuter Line karena lebih praktis dari Depok ke Jakarta. Tetapi lama-kelamaan saya merasa ini juga menjadi cara sederhana untuk ikut mengurangi penggunaan kendaraan pribadi,” ulas Nabila. Menurutnya, penggunaan transportasi umum membuat perjalanan lebih terukur dan efisien. “Dengan Commuter Line, saya bisa memperkirakan waktu perjalanan. Biayanya juga lebih efisien. Bagi saya, ini bukan hanya soal berangkat kerja, tetapi juga soal membangun kebiasaan yang lebih bertanggung jawab terhadap energi dan lingkungan,” ceritanya. Pilihan serupa juga dilakukan Christovanly, karyawan PTPN IV PalmCo Head Office yang menggunakan TransJakarta sebagai moda transportasi menuju kantor. “TransJakarta sangat membantu mobilitas saya. Selain lebih hemat, saya juga merasa ikut berkontribusi dalam mengurangi kepadatan lalu lintas dan konsumsi BBM,” kata Christovanly. Ia menilai perubahan kebiasaan tidak selalu harus dilakukan melalui langkah besar. “Mungkin terlihat sederhana, hanya memilih naik bus. Tapi kalau dilakukan oleh banyak orang, dampaknya akan terasa. Kita bisa ikut mendukung efisiensi energi dari kebiasaan sehari-hari,” ucapnya. Sementara, di PTPN IV Regional III Riau, sejumlah karyawan mulai membiasakan diri menggunakan sepeda untuk berangkat ke kantor melalui Komunitas Gowes Regional III atau Go_R3. Ketua Go_R3, Hendra, mengatakan minat karyawan untuk bersepeda terus meningkat sejak awal bulan lalu. “Sejak awal bulan lalu, kami melihat semakin banyak karyawan yang menggunakan sepeda ke kantor. Ini perkembangan yang positif karena bersepeda bukan hanya membuat tubuh lebih sehat, tetapi juga menjadi bentuk dukungan terhadap efisiensi energi,” jelas Hendra. Aktivitas bersepeda, sebutnya, juga mempererat kebersamaan antarpegawai di luar ruang kerja formal. “Kami ingin gerakan ini berkelanjutan. Kalau semakin banyak karyawan yang ikut, pesan yang disampaikan juga semakin kuat bahwa kita bisa berkontribusi terhadap penghematan energi mulai dari diri sendiri,” timpalnya. Di Medan, karyawan PTPN IV Regional I Rahmad Syahputra memilih berjalan kaki menuju kantor setiap hari sebagai bagian dari kebiasaan hidup sehat. “Bagi saya berjalan kaki ke kantor itu menyenangkan. Saya memang suka olahraga, jadi aktivitas ini sekaligus menjadi cara menjaga kebugaran sebelum mulai bekerja,” tutur Rahmad. Ia menilai berjalan kaki menjadi pilihan yang efektif selama jarak rumah dan kantor masih memungkinkan. “Kalau jaraknya masih bisa ditempuh dengan berjalan kaki, saya lebih memilih jalan. Lebih sehat, lebih sederhana, dan tentu lebih hemat energi,” katanya. Hal serupa juga dilakukan Hery Kusdiyanto, karyawan PTPN IV Regional VII Lampung yang rutin berjalan kaki menuju kantor. “Saya berjalan kaki itu lebih hemat. Tidak perlu biaya transportasi, tidak menggunakan BBM, dan badan juga terasa lebih segar,” ujar Hery. Kebiasaan sederhana tersebut, terangnya, dapat memberikan manfaat nyata bagi kesehatan maupun lingkungan. “Kalau bisa dimulai dari diri sendiri, kenapa tidak? Hal kecil seperti berjalan kaki ternyata memberi manfaat untuk kesehatan dan lingkungan,” imbuhnya. Berbagai kebiasaan yang dijalankan para karyawan PalmCo tersebut menunjukkan bahwa upaya efisiensi energi dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari penggunaan transportasi publik, bersepeda, hingga berjalan kaki, seluruhnya menjadi bagian dari budaya kerja yang mendukung prinsip keberlanjutan dan pengurangan emisi. Melalui semangat tersebut, Holding Perkebunan Nusantara bersama PTPN IV PalmCo terus mendorong terciptanya lingkungan kerja yang lebih adaptif, sehat, dan berorientasi pada keberlanjutan, sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung agenda transisi energi nasional dan pembangunan rendah emisi.

Kolaborasi FKS Group dan PT PMT Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas Lewat Inovasi Pangan Kedelai Berkelanjutan Nasional
Nasional
30 menit yang lalu

Kolaborasi FKS Group dan PT PMT Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas Lewat Inovasi Pangan Kedelai Berkelanjutan

Surabaya, katakabar.com - FKS Group bersama PT Pelindo Multi Terminal kembali melanjutkan program pemberdayaan masyarakat yang kini memasuki tahap kedua di Surabaya. Program ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam mendukung pengembangan UMKM berbasis pangan agar semakin berkembang, mandiri, dan memiliki daya saing yang lebih kuat. Angkat semangat Empowering Potential, Building Expertise, dan Creating Impact, kolaborasi ini berfokus pada penguatan keterampilan praktis sekaligus peningkatan kapasitas usaha masyarakat. Pada tahap kedua program diperluas ke Kelurahan Tenggulunan di kawasan Teluk Lamong dan wilayah Surabaya dengan target lebih dari 100 peserta ibu-ibu rumah tangga penerima manfaat. Kegiatan kick-off sendiri diikuti oleh lebih dari 150 peserta. Program ini hadir di tengah pertumbuhan ekonomi Surabaya yang terus menunjukkan tren positif. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Surabaya mencatat ekonomi Surabaya tumbuh 5,87 persen pada 2025 dengan sektor perdagangan dan industri pengolahan sebagai kontributor terbesar terhadap perekonomian kota. Di sisi lain, geliat UMKM juga terus berkembang. Pemerintah Kota Surabaya mencatat jumlah UMKM di kota tersebut telah mencapai lebih dari 106 ribu unit usaha dan terus bertambah dalam beberapa tahun terakhir. Melalui program kolaborasi ini, peserta mendapatkan pelatihan pembuatan tempe fresh yang higienis sesuai dengan standart Halal dan berbagai produk inovasi berbasis kedelai, pelatihan pembukuan sederhana, desain kemasan produk, pendampingan pengurusan legalitas usaha seperti PIRT dan sertifikasi Halal hingga memasuki pasar modern. Peserta tahap pertama juga dilibatkan sebagai trainer melalui skema Training of Trainers (ToT), sehingga proses pembelajaran dapat terus berlanjut di masyarakat. VP of ESG FKS Group, Beatrice Susanto, menyampaikan FKS Empower Tahap 2 dirancang sebagai langkah nyata untuk membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya perempuan pelaku UMKM. “Melalui FKS Empower, kami ingin menghadirkan lebih dari sekadar pelatihan. Program ini kami rancang sebagai ruang bertumbuh bagi para peserta untuk memperkuat keterampilan, membangun kepercayaan diri, dan mengembangkan usaha yang berkelanjutan. Kami percaya, ketika perempuan diberi akses terhadap pengetahuan, jejaring, dan peluang, mereka dapat menjadi penggerak perubahan yang membawa dampak positif bagi keluarga, komunitas, dan lingkungan sekitarnya,” ujar Beatrice. Senada itu VP TJSL Pelindo Multi Terminal, Zulhendri menyampaikan harapan agar program ini dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat hingga pada akhirnya dapat berkembang secara mandiri dan memberi dampak positif ke sekitarnya. “Program ini menjadi wujud nyata kepedulian kami sebagai insan BUMN Pelindo Group terhadap pengembangan UMKM di Surabaya sebagai bagian dari wilayah kerja kami, sekaligus menjalankan prinsip berkelanjutan, sehingga komunitas yang telah mendapat manfaat dapat turut serta memberi inovasi dan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat sekitarnya masing-masing,” kata Zulhendri. Kolaborasi FKS Group dan Pelindo Multi Terminal telah berjalan sejak 2024. Pada tahap pertama di tahun 2024, objektif program ditujukan untuk mendampingi masyarakat di empat kelurahan sekitar Teluk Lamong, Gresik, yaitu Kel. Romokalisari, Kelompok Tambak Osowilangun, Kelompok Tambak Sarioso, dan Kelompok Karangkiring. Selama program berlangsung, sebanyak 60 ibu rumah tangga mendapatkan pendampingan selama satu tahun. Dari program tersebut, total pendapatan kelompok tercatat mencapai lebih dari Rp100 juta. Beragam produk inovatif juga berhasil dikembangkan, mulai dari tempe fresh, keripik tempe sagu, susu kacang kedelai, brownies tempe, hingga berbagai produk turunan kedelai lainnya. Selain mendorong peningkatan pendapatan, program ini juga diarahkan untuk membangun ekonomi berbasis komunitas melalui pemanfaatan bahan pangan yang dekat dengan kebutuhan sehari-hari masyarakat. Pendekatan tersebut dinilai relevan dengan tren pertumbuhan UMKM di Surabaya yang semakin terdorong oleh inovasi produk dan penguatan kapasitas pelaku usaha lokal. Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menyambut baik kehadiran program yang sejalan dengan semangat Pemerintah Kota Surabaya dalam memperkuat kapasitas UMKM agar semakin naik kelas dan berdaya saing. “Kolaborasi antara pemerintah dengan BUMN dan sektor swasta seperti ini menjadi sangat penting untuk mendorong pelaku usaha lokal tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu berkembang melalui inovasi, peningkatan kualitas produk, serta pemanfaatan teknologi dan jejaring pasar yang lebih luas. Kami berharap program ini dapat memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat Surabaya dan membuka lebih banyak peluang usaha yang berkelanjutan,” timpal Eri Cahyadi. Salah satu peserta UMKM, Dessy Intan Normalasari, mengaku program ini memberikan banyak manfaat dalam pengembangan usahanya. “Dari program ini saya jadi belajar banyak hal yang sebelumnya belum pernah saya pahami, mulai dari cara mengelola usaha, membuat kemasan produk yang lebih menarik, sampai pentingnya legalitas usaha. Pendampingannya juga terasa dekat dan mudah dipahami, jadi kami lebih percaya diri untuk mengembangkan usaha ke depannya,” tutur Dessy. Selain memperluas jangkauan penerima manfaat, pada tahap kedua ini FKS Group bersama Pelindo Multi Terminal juga memperkuat pendampingan bagi peserta tahap pertama agar produk UMKM binaan memiliki peluang lebih besar untuk masuk ke pasar modern lokal di Surabaya. Hal ini diharapkan dapat terus mendorong tumbuhnya UMKM lokal yang lebih mandiri, inovatif, dan mampu memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar.

Pelatihan Kopi Bagi Jurnalis, Ubah Penikmat Jadi Pengusaha Serba Serbi
Serba Serbi
2 jam yang lalu

Pelatihan Kopi Bagi Jurnalis, Ubah Penikmat Jadi Pengusaha

Jakarta, katakabar.com - Kurun beberapa tahun terakhir, pertumbuhan kedai kopi skala kecil di berbagai daerah terus berkembang. Tidak hanya di kota besar, usaha kopi rumahan hingga gerai sederhana kini semakin mudah ditemui dan mampu menjangkau pasar di tingkat lokal. Tren ini tidak hanya didorong oleh meningkatnya minat masyarakat terhadap kopi, tetapi juga karena terbukanya peluang usaha di sektor ini. Dengan keterampilan dasar yang memadai, usaha kopi dapat dimulai dalam skala kecil dan berkembang secara bertahap. Melihat potensi tersebut, MIND ID menginisiasi pelatihan kopi bagi jurnalis serta pegiat homeless media sebagai upaya memperkenalkan keterampilan dasar yang juga sekaligus membuka wawasan mengenai peluang usaha di bidang ini. Kegiatan ini menghadirkan Coffee Expert dari Kieta Roastery. Para peserta belajar secara interaktif, tidak hanya menerima materi, tetapi juga terlibat langsung dalam praktik penyeduhan kopi. Bertempat di Kopi Praja, para peserta juga dibekali pemahaman mengenai karakter rasa kopi, teknik penyeduhan sederhana yang dapat diterapkan di rumah, hingga demonstrasi pembuatan espresso. Di samping itu, peserta juga diperkenalkan pada gambaran dasar pengembangan usaha kopi dalam skala kecil. Manajer Kopi Praja, Eni, menyampaikan pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya untuk memperluas pemahaman masyarakat terhadap kopi. Terlebih, Indonesia merupakan salah satu produsen kopi terbesar di dunia dan memiliki beragam biji kopi berkualitas. “Kopi tidak hanya soal rasa, tetapi juga soal pengetahuan dan peluang. Kami ingin masyarakat, termasuk jurnalis, bisa melihat kopi dari perspektif yang lebih luas,” ujar Eni. Menurutnya, jurnalis memiliki kedekatan tersendiri dengan budaya kopi. Di tengah aktivitas peliputan, kopi kerap menjadi bagian dari keseharian, baik sebagai teman bekerja maupun ruang untuk berdiskusi. “Antusiasme teman-teman jurnalis cukup tinggi. Mereka bukan hanya penikmat, tetapi juga tertarik memahami prosesnya. Dari situ, muncul potensi untuk mengembangkan keterampilan ini menjadi sesuatu yang lebih,” tambahnya. Salah satu peserta, Endy, mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan ini. Ia mengaku memperoleh pemahaman baru, khususnya dalam teknik penyeduhan kopi yang lebih tepat. “Dulu hanya menyeduh secara sederhana menggunakan mesin. Sekarang jadi lebih paham tekniknya. Ke depan, ini juga bisa menjadi peluang usaha,” jelasnya. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya MIND ID dalam mendorong pengembangan kapasitas dan keterampilan masyarakat melalui pendekatan yang aplikatif.

Irdas Muswar Tawarkan Konsep Transformasi BSP Green Kemajuan Bumi Siak Pusako Riau
Riau
18 jam yang lalu

Irdas Muswar Tawarkan Konsep Transformasi BSP Green Kemajuan Bumi Siak Pusako

Oleh: Agung Marsudi Seperti diketahui PT Bumi Siak Pusako (BSP) kini memang menghadapi tantangan yang kompleks dan multidimensional, terkait aspek teknis, operasional, tata kelola, serta finansial. Irdas Muswar, salah satu calon kandidat direktur utama yang beberapa waktu lalu mengikuti serangkaian tahapan seleksi di Jakarta, menawarkan sebuah konsep transformasi strategis untuk kemajuan PT Bumi Siak Pusako (BSP) ke depan, melalui program "BSP GREEN". Menurut Ketua Pengda Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) provinsi Riau ini, langkah ini penting untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadapi perusahaan. Program "BSP GREEN" dirancang sebagai strategi komprehensif dengan empat area utama: Good Governance, Reservoir Management Excellence, Effective Operation & Control, serta Efficiency Operation dan Investment. "Secara pelaksanaan "BSP GREEN" yang diwujudkan dengan pembentukan 3 gugus tugas lintas fungsi, yaitu Gugus Tugas Subsurface (GTS), Gugus Tugas Operasi Produksi (GTOP), dan Gugus Tugas Komitmen Kerja Pasti (GTKKP)," jelasnya. "Strategi implementasi "BSP GREEN" berbasis prioritas nilai. Bekerja mengikuti mekanisme pelaksanaan yang fokus, dan terukur, sesuai visi misi perusahaan," tambah Irdas yang kini masih menjadi perwira di Pertamina Hulu Rokan (PHR), sebagai Tim Manager di Minas WK Rokan. Ia menegaskan, tawaran konsep BSP Green ini disampaikan agar menjadi input penting. Ada dorongan personal dan tanggung jawab moral yang kuat terhadap daerah asalnya. "Siapapun yang akan memimpin PT Bumi Siak Pusako ke depan, sebagai putra Riau, saya akan mendukung," pungkasnya.

Bupati Minta DPR RI Turun Tangan Cari Solusi Penutupan Panglong Arang di Kepulauan Meranti Politik
Politik
19 jam yang lalu

Bupati Minta DPR RI Turun Tangan Cari Solusi Penutupan Panglong Arang di Kepulauan Meranti

Kepulauan Meranti, karakabar.com  - Penutupan sejumlah panglong arang di Kabupaten Kepulauan Meranti mulai menimbulkan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat pesisir. Menyikapi kondisi tersebut, Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, meminta DPR RI ikut turun tangan mencarikan solusi agar masyarakat tetap bisa bekerja tanpa mengabaikan aspek hukum dan kelestarian lingkungan. Permintaan itu disampaikan Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar saat menerima audiensi Anggota DPR RI Dapil Riau Fraksi PKB, Iyet Bustami, di Ruang Rapat Dinas PUPR Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin (18/5). Di pertemuan tersebut, H Asmar, menjelaskan penutupan panglong arang telah berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat yang selama ini menggantungkan mata pencaharian dari aktivitas pencarian kayu bakau, pengolahan arang, hingga distribusi dan perdagangan hasil produksi. “Banyak warga yang selama ini menggantungkan hidup dari aktivitas pencarian bakau, pengolahan arang, hingga aktivitas distribusi dan perdagangan, kini kehilangan mata pencaharian,” ujar Asmar. Sebagai langkah penanganan awal, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti telah menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat terdampak, termasuk Bantuan Pangan Non Tunai bekerja sama dengan Bulog. Tetapi, menurut H Asmar, bantuan tersebut hanya bersifat sementara. “Yang paling dibutuhkan masyarakat saat ini adalah solusi jangka panjang yang mampu menjaga keberlangsungan ekonomi rakyat tanpa mengabaikan aspek hukum dan kelestarian lingkungan,” jelasnya. Ia menegaskan, pemerintah daerah memahami bahwa langkah penertiban dilakukan dalam rangka penegakan hukum dan perlindungan kawasan mangrove serta kehutanan. Meski begitu, kondisi masyarakat pesisir yang telah bertahun-tahun menggantungkan hidup dari sektor arang juga perlu menjadi perhatian serius. “Lantaran itu, kami berharap melalui audiensi ini dapat terbangun komunikasi yang baik antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, DPR RI, aparat penegak hukum, dan seluruh pemangku kepentingan, sehingga lahir solusi yang bijaksana, manusiawi, dan berkeadilan,” tegasnya. H Asmar meminta dukungan DPR RI untuk memperjuangkan regulasi dan kebijakan yang memberikan kepastian hukum bagi masyarakat, termasuk mendorong tata kelola mangrove berkelanjutan, pembinaan usaha rakyat, hingga penyediaan alternatif lapangan pekerjaan bagi warga terdampak. Ketua DPRD Kepulauan Meranti, Khalid Ali, menimpali persoalan perizinan panglong arang memang menjadi kewenangan pemerintah pusat melalui kementerian terkait. Menurutnya, solusi tetap harus dicari agar keseimbangan antara penegakan hukum, kelestarian lingkungan, dan ekonomi masyarakat tetap terjaga. Sementara, Iyet Bustami, menyebut kedatangannya ke Kepulauan Meranti untuk mendengar langsung kondisi masyarakat terdampak penutupan panglong arang. “Barangkali ini bisa menjadi informasi yang akurat untuk saya sampaikan ke pusat,” ucapnya. Ia juga menegaskan penindakan terhadap aktivitas yang merusak lingkungan telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2025. Namun demikian, aspek sosial dan ekonomi masyarakat tetap harus menjadi perhatian pemerintah. “Insya Allah, sambil menunggu data, saya akan berkoordinasi dengan rekan-rekan di Komisi IV DPR RI untuk melakukan audiensi bersama Kementerian Kehutanan dan kementerian terkait lainnya guna mencari solusi agar masyarakat bisa kembali bekerja,” terangnya. Lepas audiensi, rombongan meninjau langsung panglong arang di Desa Batin Suir, Kecamatan Tebingtinggi Timur. Dalam kesempatan tersebut, turut disalurkan sebanyak 100 paket sembako kepada para pekerja yang terdampak penutupan panglong arang.

Pengelolaan Komplain Pelanggan Lebih Terorganisir Pakai Barantum Tekno
Tekno
22 jam yang lalu

Pengelolaan Komplain Pelanggan Lebih Terorganisir Pakai Barantum

Jakarta, katakabar.com - Barantum satukan CRM, AI Agent, Omnichannel, dan WhatsApp Business API satu dashboard, guna memudahkan bisnis mengelola semua percakapan pelanggan, meningkatkan efisiensi, serta percepat respon, sehingga Hasilnya, kepuasan pelanggan meningkat dan penjualan bisnis lebih optimal. Banyak bisnis mulai kewalahan menghadapi komplain pelanggan yang terus meningkat setiap harinya. Ketika respon terlambat dan tindak lanjut berantakan, repeat order pelanggan perlahan mulai menurun. Pengelolaan Komplain Pelanggan Jadi Tantangan Banyak Bisnis Seiring pertumbuhan bisnis, jumlah pertanyaan dan komplain pelanggan biasanya ikut meningkat setiap hari. Sayangnya, banyak perusahaan masih mengandalkan proses manual yang sulit dipantau secara konsisten. Komplain Customer dari Banyak Channel Sulit Dipantau Saat ini, pelanggan menghubungi bisnis melalui WhatsApp, email, media sosial, hingga telepon secara bersamaan. Karena data tersebar di banyak channel, tim customer service sering kesulitan memantau komplain sehingga banyak peluang closing ikut terhambat. Komplain pelanggan yang tidak tercatat rapi sering berubah menjadi kehilangan pelanggan potensial. Respon Lambat Bisa Menurunkan Kepuasan Pelanggan Ketika jumlah komplain mulai menumpuk, proses respon pelanggan biasanya menjadi jauh lebih lambat dari sebelumnya. Akibatnya, pelanggan merasa diabaikan dan akhirnya mulai beralih menggunakan layanan dari kompetitor lain. Tindak Lanjut Customer Service Sering Tidak Terorganisir Selain respon yang lambat, banyak tim customer service juga kesulitan memantau progres penyelesaian komplain pelanggan. Karena proses follow up masih manual, beberapa laporan sering tertunda hingga mempengaruhi reputasi bisnis secara keseluruhan. Pentingnya Sistem Customer Service Terintegrasi untuk Bisnis Modern Untuk menghadapi kondisi tersebut, bisnis membutuhkan sistem pelayanan pelanggan yang lebih cepat dan terstruktur. Dengan proses yang semakin otomatis, tim customer service dapat bekerja lebih fokus setiap harinya. Di sisi lain, sistem terintegrasi membantu seluruh aktivitas pelayanan dipantau melalui satu dashboard yang terpusat. Karena itu, koordinasi antar tim menjadi lebih rapi dan produktivitas operasional ikut meningkat secara konsisten. Ticketing System Bantu Penanganan Customer Lebih Terstruktur Dengan ticketing system, setiap komplain pelanggan dapat tercatat otomatis berdasarkan status dan prioritas penanganannya sehingga proses follow up menjadi lebih terarah dan bisnis mampu mempercepat tindak lanjut pelanggan hingga 45 persen. AI Customer Service Bantu Respon Pelanggan Lebih Cepat Selain membantu pencatatan komplain, teknologi AI Customer Service juga mempercepat proses respon pelanggan secara otomatis selama dua puluh empat jam sehingga bisnis mampu meningkatkan kecepatan respon hingga 60 persen secara konsisten. Bisnis dengan respon cepat biasanya lebih mudah mempertahankan loyalitas pelanggan dalam jangka panjang. Monitoring Status Komplain Jadi Lebih Mudah dan Terukur Agar proses pelayanan berjalan lebih optimal, bisnis juga perlu memantau progres komplain pelanggan secara real time sehingga produktivitas tim customer service dapat meningkat hingga 35 persen setiap harinya. Barantum Bantu Pengelolaan Komplain Pelanggan Lebih Efektif Barantum adalah platform CRM dan customer service yang membantu bisnis mengelola komunikasi pelanggan secara lebih terorganisir. Dengan sistem yang terintegrasi, proses pelayanan pelanggan menjadi lebih cepat dan efisien setiap harinya. Selain membantu pengelolaan komunikasi pelanggan, Barantum juga mendukung otomatisasi pelayanan secara menyeluruh. Karena itu, bisnis dapat menangani komplain pelanggan dengan lebih rapi melalui satu dashboard terpusat. Ticketing System Barantum Permudah Monitoring Komplain Customer Melalui fitur ticketing, Barantum membantu setiap komplain pelanggan otomatis masuk ke dashboard sesuai kategori penanganannya lalu diteruskan ke tim terkait sehingga proses tindak lanjut menjadi lebih cepat dan efisien hingga 40 persen. Sistem pelayanan yang terstruktur membantu bisnis menjaga kualitas layanan tetap konsisten setiap hari. AI Agent Barantum Bantu Otomasi Pelayanan Pelanggan Selain mempercepat monitoring komplain, fitur AI Agent Barantum juga membantu bisnis menjawab pertanyaan pelanggan secara otomatis selama 24 jam sehingga antrean pertanyaan berkurang dan efisiensi kerja tim meningkat signifikan. Cocok Digunakan Bisnis dengan Volume Customer Service Tinggi Karena seluruh proses pelayanan sudah terintegrasi, Barantum cocok digunakan bisnis dengan volume customer service yang tinggi sehingga tim dapat bekerja lebih cepat sambil menjaga kualitas pelayanan tetap konsisten setiap saat. Ketika jumlah komplain pelanggan terus meningkat, bisnis membutuhkan sistem pelayanan yang mampu bekerja lebih cepat dan terukur. Dengan Barantum, proses customer service menjadi lebih rapi sehingga tim dapat fokus menjaga kepuasan pelanggan dan pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.

Tips Membayar Kartu Kredit Agar Tagihan Tidak Menumpuk Ekonomi
Ekonomi
22 jam yang lalu

Tips Membayar Kartu Kredit Agar Tagihan Tidak Menumpuk

Jakarta, katakabar.com - Kartu kredit masih jadi salah satu alat pembayaran yang cukup sering digunakan, terutama untuk kebutuhan sehari-hari, belanja online, hingga cicilan perjalanan atau gadget. Praktisnya terasa membantu, apalagi ketika ada promo cashback atau cicilan. Di sisi lain, cukup banyak orang mulai merasa pengeluaran kartu kredit sulit dikontrol. Tagihan yang awalnya terasa ringan bisa tiba-tiba membesar karena bunga, keterlambatan pembayaran, atau kebiasaan belanja impulsif. Kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil juga membuat banyak orang mulai lebih hati-hati mengatur cash flow bulanan. Lantaran itu, cara menggunakan dan membayar kartu kredit sekarang jadi perhatian penting, terutama bagi pekerja muda yang mulai aktif mengelola keuangan sendiri. Supaya tagihan tidak terus menumpuk, ada beberapa kebiasaan sederhana yang bisa membantu penggunaan kartu kredit terasa lebih sehat dan terkontrol. Bayar Sebelum Tanggal Jatuh Tempo Hal paling dasar yang sering terlupakan adalah memperhatikan tanggal pembayaran. Keterlambatan membayar kartu kredit biasanya membuat tagihan bertambah karena bunga dan denda. Semakin lama tertunda, jumlah yang harus dibayar juga bisa semakin besar. Sebagian orang sekarang mulai mengatur pengingat otomatis di kalender atau aplikasi keuangan supaya tidak lupa tanggal jatuh tempo. Kalau memungkinkan, pembayaran juga bisa dilakukan beberapa hari lebih awal untuk menghindari kendala seperti gangguan transaksi atau saldo yang belum tersedia saat tanggal pembayaran tiba. Hindari Membayar Minimum Terus-Menerus Pembayaran minimum memang membantu ketika kondisi keuangan sedang ketat. Namun jika dilakukan terlalu sering, sisa tagihan akan terus dikenakan bunga. Akibatnya, total pembayaran bisa terasa lebih berat dalam jangka panjang. Itu sebabnya, banyak perencana keuangan menyarankan untuk membayar penuh tagihan kartu kredit setiap bulan jika kondisi memungkinkan. Kalau belum bisa lunas penuh, setidaknya usahakan membayar lebih besar dari jumlah minimum. Cara seperti ini membantu mengurangi beban bunga dan mempercepat pelunasan tagihan. Pisahkan Pengeluaran Benar-benar Perlu Kartu kredit sering terasa praktis karena transaksi bisa dilakukan dengan cepat. Namun kemudahan ini juga membuat sebagian orang lebih impulsif saat berbelanja. Karena itu, cukup banyak pengguna kartu kredit mulai membatasi transaksi hanya untuk kebutuhan tertentu. Misalnya: - Tagihan rutin - Kebutuhan kerja - Transportasi - Pembelian yang memang sudah direncanakan sebelumnya Sementara untuk pengeluaran hiburan atau belanja spontan, sebagian orang memilih menggunakan uang tunai atau saldo rekening supaya kondisi keuangan lebih mudah dipantau. Cara sederhana seperti ini membantu penggunaan kartu kredit terasa lebih terkendali. Perhatikan Limit dan Cicilan Aktif Salah satu hal yang cukup sering membuat tagihan membengkak adalah penggunaan limit yang terlalu tinggi dalam waktu bersamaan. Apalagi sekarang banyak transaksi menawarkan cicilan instan yang prosesnya terasa cepat dan praktis. Sebelum mengambil cicilan baru, ada baiknya mengecek kembali: - Total cicilan aktif - Kemampuan bayar bulanan - Kebutuhan pengeluaran lain dalam beberapa bulan ke depan Sebagian orang juga mulai membatasi penggunaan kartu kredit maksimal 30–50 persen dari total limit agar kondisi finansial tetap terasa aman. Gunakan Promo dengan Lebih Selektif Promo kartu kredit memang cukup menarik. Cashback, diskon restoran, tiket perjalanan, sampai promo e-commerce sering membuat orang lebih mudah tergoda berbelanja. Namun belakangan, semakin banyak pengguna mulai lebih selektif memanfaatkan promo. Banyak orang mulai mempertimbangkan: - Apakah barang tersebut memang dibutuhkan - Apakah masih sesuai anggaran bulanan - Apakah pembayaran nantinya tetap terasa aman Pendekatan seperti ini membantu pengeluaran tetap lebih realistis tanpa harus sepenuhnya menghindari penggunaan kartu kredit. Mulai Mengatur Tagihan Lebih Praktis Selain mengontrol pengeluaran, cara membayar tagihan juga mulai diperhatikan banyak orang supaya lebih praktis dan tidak terlambat. Melalui neobank dari Bank Neo Commerce, pengguna dapat mengakses fitur pembayaran tagihan kartu kredit secara digital langsung melalui aplikasi. Fitur pembayaran tagihan kartu kredit di neobank seperti ini membantu pengguna memantau dan menyelesaikan pembayaran lebih praktis.  Jika ingin mempelajari produk pembayaran kartu kredit di neobank yang tersedia, kamu bisa mengeceknya melalui neobank di PlayStore atau App Store. Cek info lebih lanjut dan terbaru di link Tagihan dan Isi Ulang. Tentang PT BNC PT Bank Neo Commerce Tbk berizin & diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

SMPN 2 Ujungbatu Torehkan Sejarah Wujudkan Visi Budaya di Tengah Gempuran Teknologi Pendidikan
Pendidikan
23 jam yang lalu

SMPN 2 Ujungbatu Torehkan Sejarah Wujudkan Visi Budaya di Tengah Gempuran Teknologi

Ujungbatu, katakabar.com - Di tengah derasnya arus modernisasi dan teknologi perlahan mengikis nilai-nilai leluhur, SMP Negeri 2 Ujungbatu, Kabupaten Rokan Hulu, hadir sebagai benteng pertahanan budaya. Di bawah komando dan kepemimpinan visioner Kepala Sekolah, Dra. Hj. Yeni Irmayati, M.Pd, sekolah ini sukses gelar sebuah acara megah yang bukan sekadar perpisahan biasa, melainkan sebuah deklarasi cinta tanah air dan budaya Melayu. Usung tema megah dan penuh makna, "Takkan Hilang Melayu di Bumi", seluruh jajaran sekolah, guru, siswa, hingga orang tua bahu-membahu menyajikan pesta budaya yang memukau. Acara ini menjadi bukti nyata bahwa di tangan pemimpin yang tepat, pendidikan tidak hanya soal angka dan ijazah, tetapi juga soal jati diri dan karakter. Kepemimpinan Yeni Irmayati: Lahirkan Inovasi Diapresiasi Pemkab Keberhasilan penyelenggaraan Pentas Seni dan Bazar Masakan Khas Melayu ini tidak lepas dari tangan dingin Dra. Hj. Yeni Irmayati, M.Pd. Di bawah naungan kepemimpinannya, SMPN 2 Ujungbatu berhasil menerjemahkan visi pendidikan menjadi aksi nyata yang menyentuh hati masyarakat. Bahkan, keberhasilan ini mendapat apresiasi setinggi-tingginya langsung dari Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Rokan Hulu, Al Reza Ahyu, yang hadir langsung memantau dan membuka acara tersebut. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Rokan Hulu, Al Reza Ahyu, menegaskan inisiatif yang dilakukan oleh SMPN 2 Ujungbatu ini sangat sejalan dengan program nasional maupun daerah. "Hari ini ada program dari Kemendikdasmen, Program Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Karakter. Acara tersebut memperkenalkan kearifan lokal di wilayah Rokan Hulu. Guna membentuk karakter generasi muda melalui budaya Melayu," tegas Reza Ahyu di hadapan ratusan tamu undangan. Lebih jauh, Reza mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerbitkan silabus khusus tentang budaya Melayu Riau. Dan SMPN 2 Ujungbatu menjadi salah satu pelopor yang berhasil mengimplementasikannya di lapangan dengan sangat luar biasa. "Kita sudah menerbitkan silabus tentang budaya Melayu Riau. Dan inilah yang sedang dilakukan oleh SMPN 2 Ujungbatu, mempraktikkannya langsung agar anak-anak tidak hanya tahu teori, tapi merasakan dan menghayati budayanya sendiri," ujarnya bangga. Perpisahan Bermakna, Tanpa Beban Orang Tua Satu hal yang menjadi sorotan utama dan kebanggaan besar bagi Ibu Kepala Sekolah adalah konsep acara yang diusung. Berdasarkan Surat Edaran Bupati Nomor 6 Tahun 2026, acara perpisahan tidak dilarang, namun wajib dilaksanakan secara sederhana, di lingkungan sekolah, dan yang terpenting tidak memberatkan orang tua. Prinsip ini dijalankan dengan sangat baik oleh manajemen SMPN 2 Ujungbatu bersama Komite Sekolah. Acara berjalan sangat meriah, megah, dan penuh warna, namun seluruh biaya operasional didukung penuh oleh sponsor dan kerja sama strategis, tanpa memungut biaya sepeser pun dari wali murid. "Kami cukup berbangga hati. Para komite dan orang tua mensponsori acara ini, tidak menetapkan target sumbangan. Ini yang kami harapkan. Ini adalah wujud nyata Catur Warga, kolaborasi sekolah, keluarga, masyarakat, dan media," imbuh Reza. Kerja sama yang solid ini juga diperkuat dengan dukungan dari Bank BPR Rokan Hulu, yang turut serta mensukseskan acara ini, di mana diwakili Kepala Kantor Kas Ujungbatu, Reki Herawati, turut hadir memeriahkan suasana. Tarian dan Busana Melayu Pukau Hadirin Hari itu, halaman SMPN 2 Ujungbatu bagaikan sebuah kerajaan Melayu kecil yang hidup kembali. Para siswa tampil anggun mengenakan pakaian adat lengkap dengan aksesorisnya. Senyum cerah mereka menghiasi setiap sudut arena, menampilkan tarian-tarian tradisional yang memukau mata dan hati. Hadir di acara tersebut Anggota DPRD Rokan Hulu dari Komisi III, Kepala Desa Ngaso, serta para Datuk Adat dan Tokoh Masyarakat. Kehadiran mereka menandakan acara ini bukan hanya acara sekolah, tapi telah menjadi acara besar yang diakui oleh seluruh elemen masyarakat. Melihat antusiasme dan persiapan yang matang, pihak dinas pun tak sungkan memuji. "Mungkin selama saya menjadi dinas pendidikan ini yang pertama kali melihat acara sekeren ini. Saya yakin banyak yang tidak tidur mempersiapkan pakaian, menyewa baju, merias diri. Semuanya tampil maksimal hari ini," tuturnya terharu. Melawan Lupa, Menanam Karakter Sejak Dini Di balik kemeriahan panggung dan warna-warni busana, terselip pesan mendalam yang diusung oleh Ibu Yeni Irmayati dan tim. Bahwa budaya Melayu saat ini sedang terancam terdegradasi oleh kehadiran gadget, handphone, dan budaya asing. Lantaran itu, melalui acara ini, SMPN 2 Ujungbatu ingin memastikan "Budaya di daerah kita tidak boleh hilang, tidak boleh tidak diketahui oleh anak-anak kita." Mereka ingin memastikan generasi penerus tahu bagaimana makan adat, cara berpakaian adat, hingga memainkan alat musik tradisional, sebelum mereka terlalu asyik dengan dunianya sendiri di dunia maya. Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, acara yang penuh makna sejarah ini resmi dibuka. Suasana haru, bangga, dan bahagia menyelimuti seluruh hadirin. Selamat dan sukses untuk Dra. Hj. Yeni Irmayati, M.Pd, beserta seluruh jajaran guru dan staf SMPN 2 Ujungbatu. Telah lahir sebuah karya besar yang menjadi contoh teladan bagi sekolah-sekolah lain di Rokan Hulu dan Riau pada umumnya. Semoga niat baik ini diridhoi Allah SWT dan menjadi amal jariyah yang tak terputus pahalanya dalam mencerdaskan dan membudayakan bangsa.

Jasa Marga Ajak Pengguna Jalan Gunakan Aplikasi Travoy Asisten Digital Perjalanan Lingkungan
Lingkungan
Kemarin

Jasa Marga Ajak Pengguna Jalan Gunakan Aplikasi Travoy Asisten Digital Perjalanan

Jakarta, katakabar.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengajak pengguna jalan tol untuk mengoptimalkan Aplikasi Travoy (Travel with Comfort and Joy) sebagai asisten digital untuk merencanakan perjalanan dengan lebih baik antisipasi meningkatnya arus lalu lintas kendaraan masuk ke Jabotabek lepas libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026. Langkah ini penting dilakukan untuk menghindari potensi penumpukan kendaraan, mengingat pergerakan masyarakat masuk Jabotabek pada Minggu (17/5), diprediksi akan meningkat sebesar 8,1 persen dibandingkan dengan lalin normal. Aplikasi Travoy dirancang untuk memberikan kemudahan dalam setiap tahap perjalanan, mulai dari persiapan sebelum berangkat, saat berada di jalan tol, hingga sampai ke tujuan. Melalui fitur-fitur unggulannya, Jasa Marga berupaya memastikan setiap perjalanan pengguna jalan berlangsung secara aman, nyaman, dan berkeselamatan. Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyatakan kesiapan layanan digital menjadi salah satu strategi utama Jasa Marga dalam mengelola peningkatan volume lalin masuk Jabotabek. "Integrasi teknologi melalui Aplikasi Travoy menjadi kunci untuk menyajikan informasi lalu lintas yang cepat, akurat, dan real-time. Dengan memanfaatkan fitur Route Finder dan pantauan CCTV real time, pengguna jalan dapat merencanakan waktu perjalanan lebih baik untuk menghindari potensi kepadatan," ujar Rivan. Menurut Rivan, pengguna jalan dapat memanfaatkan aplikasi Travoy dimulai sejak tahap persiapan perjalanan. Sebelum memulai perjalanan, pengguna jalan dapat menggunakan fitur Route Finder untuk mengecek tarif dan rute tol yang akan dilalui berdasarkan titik keberangkatan dan tujuan serta golongan kendaraan pengguna. "Kondisi lalu lintas juga dapat dipantau secara real-time melalui lebih dari 3.500 CCTV yang terhubung di seluruh ruas Jasa Marga Group. Untuk memastikan kecukupan saldo e-toll sesuai perjalanan yang akan ditempuh, tersedia pula fitur Top Up E-Toll via Travoy Pay," jelasnya. Selama berada di perjalanan, kata Rivan, Travoy terus memberikan pendampingan melalui Informasi Gangguan dan Rekayasa Lalu Lintas secara real-time (seperti contraflow jika diperlukan). Aspek keamanan diperkuat dengan fitur Redzone Info dalam Travoy Map yang memberikan peringatan mengenai area rawan. Kalau ingin beristirahat, lanjut Rivan, fitur Rest Area menyajikan data kapasitas parkir dan fasilitas secara akurat agar pengguna tidak memilih lokasi yang padat, termasuk titik lokasi SPBU dan SPKLU. Bagi pengguna jalan tol yang membutuhkan bukti transaksi di gerbang tol, tersedia pula fitur Resi Digital. Pada kondisi darurat, Travoy menyediakan layanan Derek Online. “Seluruh pusat informasi dan bantuan selama berada di jalan tol juga telah terintegrasi dalam aplikasi ini, termasuk akses langsung ke Call Center 133 serta fitur Chat Us yang siaga selama 24 jam. Jasa Marga berkomitmen penuh untuk memberikan respons cepat dalam layanan operasional yang bertujuan untuk memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan hingga tiba dengan selamat di tempat tujuan,” sebut Rivan. Aplikasi Travoy hadir semakin lengkap sebagai asisten digital perjalanan yang mengintegrasikan berbagai layanan informasi, transaksi, hingga dukungan perjalanan dalam satu genggaman. Jasa Marga berkomitmen dalam melakukan pengembangan berkelanjutan pada aplikasi Travoy untuk menemani cerita perjalanan penuh arti bagi pengguna jalan. Jasa Marga juga mengimbau pengguna jalan untuk mengunduh aplikasi Travoy melalui Google Play Store atau Apple App Store, sehingga pengguna jalan dapat menikmati pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkeselamatan di seluruh ruas jalan tol Jasa Marga Group

Berita Daerah

Sorotan terbaru dari berbagai wilayah