PPMSU Apresiasi Razia THM Vegas, Dukung Polres Asahan Perangi Narkoba Tanpa Tebang Pilih
Asahan, Katakabar.com - Persatuan Pemuda dan Mahasiswa Sumatera Utara (PPMSU) menyampaikan apresiasi terhadap langkah tegas jajaran Polres Asahan yang menggelar razia di sejumlah tempat hiburan malam (THM) di wilayah Kabupaten Asahan, termasuk di THM Vegas Pub & KTV.
Idul Adha Penuh Kepedulian, Kapolres Langkat Pimpin Penyembelihan Hewan Kurban untuk Ribuan Warga
Langkat, Katakabar.com — Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimanfaatkan Polres Langkat untuk memperkuat kepedulian sosial dan kedekatan dengan masyarakat.
TIGGI BAND Rilis Single Reggae Anyar Hadir Bawa Nuansa Tropis Santai
Jakarta, katakabar.com - Single reggae terbaru hadir membawa nuansa tropis yang santai, hangat, dan penuh kebebasan. Dengan irama reggae yang ringan dipadukan sentuhan beach vibes dan saxophone yang soulful, lagu ini menghadirkan suasana seperti menikmati senja di pinggir pantai sambil merasakan angin laut dan suara ombak. Dengan vokal dari Coca, lagu ini membawa warna musik reggae modern yang easy listening, santai, tetap berkelas dan cinematic. Permainan saxophone dari Ponda menjadi elemen kuat yang mempertegas nuansa tropical reggae dalam lagu ini. Video klip dibuat dengan konsep tropical beach aesthetic yang menggambarkan kebebasan, kebahagiaan sederhana, dan momen menikmati kelapa dingin di atas pasir pantai. Seluruh proses produksi video serta mixing dan mastering digarap secara detail untuk menghasilkan kualitas audio visual yang hangat, bersih, dan nyaman dinikmati. Lagu ini ditulis oleh Tiggy Parker, dengan gaya lirik sederhana, mudah diingat, dan memiliki hook yang kuat sehingga mudah melekat di telinga pendengar. Judul Lagu: Drinking Coconut In The Sand TIGGI BAND dengan komposisi Vocal: Coca, Saxophone : Ponda, Video Production / Mixing & Mastering : Khancing dan Penulis Lagu: Tiggy Parker “Drinking Coconut In The Sand” hadir sebagai lagu reggae santai yang membawa pendengar menikmati suasana pantai tropis, kebebasan, dan kebahagiaan sederhana dalam alunan musik yang hangat dan penuh rasa.
Apa Itu Akumulasi dalam Trading Bagi Pemula?
Jakarta, katakabar.com - Memasuki dunia perdagangan finansial sering kali membuat para pemula merasa kewalahan dengan banyaknya istilah teknis yang digunakan para profesional. Di antara konsep paling mendasar sangat krusial untuk dipahami sejak awal adalah akumulasi. Dalam siklus pasar, harga tidak bergerak naik atau turun secara acak tanpa arah, melainkan bergerak melalui fase-fase psikologis yang digerakkan para pelaku pasar besar atau institusi. Memahami esensi dari fase akumulasi ini akan membantu Anda melihat gambaran besar pergerakan harga, sehingga Anda tidak lagi terjebak membeli aset di waktu yang salah atau panik saat pasar terlihat sedang bergerak mendatar. Memahami Fase Akumulasi dan Karakteristik Dasar Secara sederhana, akumulasi adalah sebuah fase di mana para investor institusi, fund manager, atau trader bermodal besar (sering disebut sebagai smart money) mulai membeli dan mengumpulkan aset secara bertahap dalam jumlah besar. Proses ini biasanya terjadi di akhir tren turun (downtrend) yang panjang, di mana harga aset sudah dinilai sangat murah atau berada di bawah nilai intrinsiknya. Untuk memahami bagaimana para profesional mendeteksi pergantian tren dari turun menjadi mendatar secara teknikal berdasarkan struktur pasar, Anda dapat mempelajari ulasannya di Market Analysis KVB. Karakteristik utama dari fase akumulasi ini adalah pergerakan harga yang cenderung bergerak menyamping (sideways) dalam rentang wilayah tertentu (range-bound). Para pelaku pasar besar sengaja membeli secara mencicil dan perlahan agar tidak memicu lonjakan harga yang terlalu drastis secara tiba-tiba, yang bisa membuat harga beli mereka menjadi lebih mahal. Pada fase ini, volume perdagangan biasanya mulai meningkat secara perlahan meskipun harga terlihat tidak bergerak ke mana-mana. Bagi trader pemula yang tidak sabar, fase ini sering kali dianggap membosankan, padahal di sinilah fondasi awal dari sebuah tren naik (uptrend) yang besar sedang dibangun dengan matang. Strategi Identifikasi Sinyal Breakout bagi Pemula Bagi seorang trader ritel, kunci utama untuk meraih keuntungan dari fase akumulasi ini bukan ikut membeli di awal bersama institusi, melainkan menunggu konfirmasi bahwa fase pengumpulan aset tersebut telah selesai. Fase akumulasi dinyatakan berakhir ketika harga berhasil menembus batas atas (resistance) dari wilayah menyamping tersebut dengan diikuti oleh lonjakan volume perdagangan yang signifikan. Fenomena inilah yang dikenal dengan istilah breakout. Ketika breakout terjadi, itu adalah sinyal kuat bahwa pasar siap memasuki fase berikutnya, yaitu fase partisipasi publik di mana harga akan dikerek naik secara agresif. Menerapkan strategi ini membutuhkan platform transaksi yang memiliki akurasi tinggi dan stabilitas sistem yang mumpuni. Kecepatan eksekusi sangat menentukan keberhasilan Anda saat ingin masuk ke pasar tepat ketika harga melakukan konfirmasi breakout. Jika platform yang digunakan lambat, Anda berisiko mengalami keterlambatan masuk posisi pada harga yang sudah terlalu tinggi. Selain itu, transparansi harga yang jelas dari jaringan pasar global akan memastikan bahwa batasan risiko atau stop loss yang Anda tempatkan di bawah area akumulasi dapat tereksekusi dengan adil tanpa adanya anomali sistem. Mulai Perjalanan Trading Anda Bersama KVB Futures Belajar mengenali siklus pasar seperti fase akumulasi adalah langkah awal yang sangat baik bagi Anda yang ingin membangun karier perdagangan secara profesional. KVB Futures hadir untuk menyediakan lingkungan perdagangan yang stabil dengan dukungan teknologi eksekusi mutakhir, memungkinkan Anda untuk mempraktikkan analisis teknikal dan menangkap setiap momentum pembalikan arah pasar global secara optimal. Kami berkomitmen untuk mendampingi setiap langkah edukasi dan transaksi Anda melalui penyediaan layanan yang transparan dan aman. Seluruh fitur dan infrastruktur digital kami dirancang khusus untuk memberikan efisiensi maksimal dan kenyamanan bagi trader di berbagai tingkat keahlian. Anda dapat mengeksplorasi berbagai keunggulan produk dan layanan perdagangan berjangka kami dengan mengunjungi halaman Broker trading Futures KVB Futures. Untuk segera mengambil langkah strategis Anda dan memanfaatkan peluang di pasar keuangan dunia dengan dukungan teknologi terbaik, silakan melakukan pendaftaran melalui tautan resmi Registrasi KVB Futures.
Pemko Binjai Gelar Salat Idul Adha 1447 H di Lapangan Merdeka
Presiden Prabowo bantu hewan kurban ke Pemko Binjai saat sholat Idul Adha di lapangan merdeka Kota Binjai
Bittime Hadirkan Flash Staking dengan APY Hingga 20 persen, Rayakan Bitcoin Pizza Day
Jakarta, katakabar.com - Dunia aset kripto kembali diwarnai fluktuasi harga yang dinamis akibat situasi geopolitik global, Bitcoin terpantau mengalami sedikit penurunan dan berada di level $77.741 saat ini. Bertepatan dengan perayaan Bitcoin Pizza Day, Bittime menyediakan fitur Flash Staking dengan Annual Percentage Yield (APY) hingga 20 persen bagi pengguna baru. Sebelumnya, menurut laporan pasar terbaru yang dirilis oleh TradingView, pergerakan ini dipicu oleh sikap hati-hati para investor yang merespons berbagai berita simpang siur mengenai ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran, termasuk isu pembatasan uranium serta upaya negosiasi damai yang masih berjalan dengan penuh ketidakpastian. Meskipun pasar global sedang diselimuti ketidakpastian yang membuat pergerakan harga Bitcoin cenderung mendatar, sentimen ini justru tidak menyurutkan antusiasme para investor dalam negeri. Fluktuasi harga global yang terjadi saat ini sering kali dipandang oleh para investor lokal sebagai momentum yang tepat untuk mengumpulkan aset secara strategis. Terlebih lagi, momen pergerakan pasar ini bertepatan dengan perayaan global yang sangat dinantikan oleh komunitas aset kripto di seluruh dunia, sehingga fokus para investor kini mulai beralih pada berbagai aktivitas perdagangan yang menawarkan keuntungan lebih. Atmosfer positif di tengah fluktuasi pasar tersebut terlihat sangat jelas pada kampanye Road to Bitcoin Pizza Bitcoin Pizza Day yang telah diselenggarakan oleh platform Bittime sejak 12 Mei 2026 lalu. Berdasarkan rilis data internal yang dihimpun dari jalannya acara tersebut, program khusus ini sukses menarik minat yang sangat besar dengan total partisipan mencapai 1.269 investor yang aktif terlibat dalam kampanye ini. Tingginya antusiasme para investor ini berhasil mendorong lonjakan aktivitas perdagangan di platform Bittime, dengan pencatatan total volume perdagangan yang melesat hingga mencapai 40 persen dari hari-hari biasanya. Kesuksesan besar dari acara Road to Bittime Bitcoin Pizza Day tersebut membuktikan bahwa minat masyarakat terhadap investasi aset digital tetap kokoh, sekaligus menjadi jembatan bagi Bittime untuk terus memanjakan para pengguna setianya melalui program lanjutan. Bagi masyarakat yang belum sempat berpartisipasi dalam kemeriahan kemarin, Bittime juga menghadirkan fitur Flash Staking yang dirancang secara khusus untuk memberikan keuntungan maksimal bagi para pengguna baru. Melalui program penawaran terbatas ini, para investor baru yang mendaftarkan akun mereka berkesempatan untuk menikmati imbal hasil atau APY hingga 20 persen. Kehadiran fitur yang sangat kompetitif ini diharapkan dapat menjadi solusi investasi yang aman, stabil, dan menguntungkan bagi masyarakat yang ingin tetap meraih keuntungan optimal di tengah dinamika pasar aset kripto global saat ini. Tetapi, harus dipahami investasi sebaiknya tidak berdasar pada tren, melainkan pemahaman dan fundamental di baliknya. Lantaran itu, edukasi berkelanjutan mengenai manajemen risiko dan analisis fundamental makro ekonomi menjadi pondasi utama dalam membangun portofolio investasi yang sehat dan berkelanjutan di era digital ini. Begitupun aset kripto mengandung risiko tinggi yang termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Makanya sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya.
STM Permai Masjid Al Ikhlashiyah Bagikan 300 Paket Daging Kurban, Wujud Kebersamaan Idul Adha 1447 Hijriah
STM Permai bagi ratusan paket qurban ke masyarakat Medan Denai di Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah
Bitcoin Pizza Day 2026: Harga Bitcoin Tak Semanis Tahun Lalu
Jakarta, katakabar.com - Bitcoin Pizza Day yang diperingati setiap 22 Mei kembali menjadi momentum penting bagi komunitas kripto global, termasuk di Indonesia, untuk merefleksikan perjalanan adopsi aset digital dalam kehidupan sehari-hari. Peringatan ini tidak hanya menjadi simbol historis bagi Bitcoin, tetapi juga menegaskan bagaimana aset digital terus berkembang dari eksperimen komunitas menjadi bagian dari ekosistem keuangan dan perdagangan modern. Bitcoin Pizza Day berawal dari transaksi pada 22 Mei 2010, ketika seorang developer asal Florida, Laszlo Hanyecz, menawarkan 10.000 BTC di forum BitcoinTalk kepada siapa pun yang bersedia memesankan dua loyang pizza untuknya. Tawaran tersebut diterima oleh seorang pengguna dengan nama “jercos”, yang kemudian memesan pizza dari Papa John’s. Pada saat itu, nilai Bitcoin diperkirakan sekitar US$0,0041 per BTC, sehingga dua pizza tersebut setara dengan sekitar US$41. Transaksi tersebut menjadi tonggak penting dalam sejarah Bitcoin karena untuk pertama kalinya BTC digunakan sebagai alat tukar untuk memperoleh barang nyata. Momen ini sekaligus membuktikan bahwa Bitcoin dapat bergerak melampaui ruang diskusi digital dan digunakan dalam aktivitas ekonomi riil. CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, mengatakan Bitcoin Pizza Day menjadi pengingat bahwa nilai utama dari aset digital tidak hanya terletak pada pergerakan harga, tetapi juga pada utilitas, kepercayaan, dan adopsi yang terus berkembang. “Bitcoin Pizza Day adalah simbol bagaimana sebuah teknologi baru dapat berkembang dari komunitas kecil menjadi gerakan global. Transaksi dua pizza pada 2010 mungkin terlihat sederhana, tetapi momen tersebut membuka jalan bagi Bitcoin untuk dipahami sebagai aset digital yang dapat digunakan, diverifikasi, dan dipertukarkan secara langsung. Di Tokocrypto, kami melihat peringatan ini sebagai momentum untuk terus mendorong literasi, adopsi yang bertanggung jawab, serta pemahaman yang lebih luas mengenai manfaat aset digital dalam kehidupan sehari-hari,” kata Calvin. Calvin menilai perayaan Bitcoin Pizza Day tahun ini terasa berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Jika pada peringatan sebelumnya Bitcoin berada di atas kisaran US$111.000, tahun ini Bitcoin bergerak lebih rendah di kisaran US$77.000 hingga US$78.000. Data pasar Tokocrypto menunjukkan, Bitcoin sempat menembus level US$78.000, tetapi gagal mempertahankan posisi tersebut dan kembali bergerak di sekitar US$77.000. Data juga menunjukkan Bitcoin berada di sekitar US$77.546 pada 22 Mei 2026, lebih rendah dibandingkan posisi setahun sebelumnya yang berada di sekitar US$109.665. Menurut Calvin, kondisi tersebut menunjukkan Bitcoin Pizza Day bukan hanya momentum perayaan, tetapi juga ruang refleksi bagi pelaku pasar untuk memahami dinamika aset digital secara lebih matang. Pergerakan harga Bitcoin yang masih fluktuatif menegaskan pentingnya literasi, manajemen risiko, dan pemahaman fundamental sebelum masyarakat mengambil keputusan dalam berinvestasi maupun menggunakan aset digital. “Perayaan tahun ini memberi pesan yang lebih kuat bagi industri. Di satu sisi, kita merayakan sejarah adopsi Bitcoin dalam transaksi nyata. Namun di sisi lain, kita juga diingatkan bahwa pasar aset digital tetap bergerak dinamis dan dipengaruhi oleh banyak faktor, mulai dari sentimen makroekonomi, arus dana institusional, hingga kondisi geopolitik global. Karena itu, adopsi kripto harus selalu dibarengi dengan edukasi, pemahaman risiko, dan perspektif jangka panjang,” jelas Calvin. Bitcoin Mulai Dapat Nilai di Masyarakat Pergerakan Bitcoin dalam beberapa waktu terakhir masih dipengaruhi sentimen pasar global, termasuk tekanan setelah gagal mempertahankan level US$78.000 dan kembali bergerak di kisaran US$77.000. Arus keluar ETF Bitcoin spot serta sikap investor yang lebih berhati-hati juga turut memengaruhi dinamika pasar. Meski demikian, Calvin menegaskan bahwa esensi Bitcoin Pizza Day tidak berubah. Menurutnya, momen ini bukan sekadar tentang 10.000 BTC yang digunakan untuk membeli dua pizza, melainkan tentang bagaimana aset digital mulai mendapatkan nilai melalui penggunaan nyata. “Pelajaran dari Bitcoin Pizza Day bukan hanya soal harga Bitcoin hari ini. Momen ini menunjukkan bahwa teknologi akan bernilai ketika dapat digunakan dan dipercaya masyarakat. Hanyecz tidak membuat kesalahan, ia justru menjadi bagian dari sejarah yang membentuk pasar Bitcoin seperti sekarang,” sebut Calvin. Kini, 16 tahun setelah transaksi bersejarah tersebut, Bitcoin Pizza Day diperingati komunitas kripto global melalui kegiatan edukatif, diskusi, hingga acara bertema pizza. Tokocrypto memandang momentum ini sebagai bagian dari upaya memperkuat literasi aset digital, agar masyarakat memahami fungsi, risiko, dan peluang kripto secara lebih bertanggung jawab.
Emas Lanjutkan Tren Bearish, Target Penurunan Mengarah ke 4.379
Jakarta, katakabar.com - Harga emas global diperkirakan masih menghadapi tekanan sepanjang pekan ketiga bulan Mei, seiring dominasi tren bearish yang belum menunjukkan tanda-tanda pelemahan signifikan. Menurut analisis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, pergerakan XAU/USD pada timeframe H4 masih mencerminkan kecenderungan turun yang kuat, dengan peluang penurunan lanjutan selama harga belum mampu menembus area resistance penting. Dari sisi teknikal, struktur harga emas saat ini masih membentuk pola lower high dan lower low, yang menjadi indikasi utama tren bearish masih mendominasi pasar. Pola ini menggambarkan setiap kenaikan harga cenderung terbatas dan diikuti oleh tekanan jual baru. Selain itu, ulasnya posisi harga yang masih berada di bawah indikator Moving Average (MA) 21 dan 50 memperkuat sinyal pelemahan, mengingat kedua indikator tersebut kini berperan sebagai resistance dinamis yang menahan pergerakan naik. Dalam proyeksi untuk pekan ini, area resistance terdekat berada di level 4.589 dolar AS sebagai batas awal dan 4.639 dolar AS sebagai resistance berikutnya. Selama harga bergerak di bawah kisaran tersebut, tren turun diperkirakan masih akan berlanjut. Sementara itu, level support terdekat berada di 4.462 dolar AS, dengan support lanjutan di sekitar 4.379 dolar AS yang menjadi target berikutnya apabila tekanan jual semakin meningkat. Dari sisi fundamental, tekanan terhadap harga emas masih didorong oleh penguatan dolar Amerika Serikat dan tingginya imbal hasil obligasi pemerintah AS. Kondisi ini membuat investor lebih tertarik pada instrumen berbasis dolar yang menawarkan imbal hasil lebih kompetitif dalam jangka pendek. Kuatnya dolar secara langsung berdampak negatif terhadap harga emas, mengingat hubungan keduanya yang cenderung berbanding terbalik. Tidak hanya itu, ekspektasi pasar terhadap kebijakan moneter Federal Reserve turut memperkuat sentimen negatif bagi emas. Pelaku pasar saat ini meyakini bahwa bank sentral AS akan mempertahankan suku bunga tinggi dalam waktu yang lebih lama, terutama jika data ekonomi tetap menunjukkan kinerja yang solid, khususnya di sektor tenaga kerja dan inflasi. Lingkungan suku bunga tinggi ini menjadi faktor utama yang mengurangi daya tarik emas sebagai aset investasi. Di sisi lain, stabilnya sentimen pasar global juga turut menekan permintaan terhadap emas sebagai aset safe haven. Ketika kondisi pasar relatif kondusif dan investor memiliki kepercayaan terhadap pertumbuhan ekonomi, aliran dana cenderung beralih ke aset berisiko seperti saham atau instrumen keuangan lainnya. Hal ini menyebabkan permintaan terhadap emas menurun, sehingga memberikan tekanan tambahan pada harga. Geraldo Kofit menegaskan selama harga emas belum mampu menembus kembali area resistance utama pada timeframe H4, maka tren bearish diperkirakan masih akan tetap bertahan. Setiap kenaikan harga yang terjadi dalam kondisi ini kemungkinan hanya bersifat sementara atau sekadar koreksi teknikal sebelum kembali melanjutkan penurunan. Dengan mempertimbangkan kombinasi antara faktor teknikal dan fundamental, harga emas pada pekan ini diperkirakan masih akan bergerak dalam bias negatif, dengan potensi menguji level support yang lebih rendah. Investor diimbau untuk tetap waspada terhadap perkembangan ekonomi global, khususnya data dari Amerika Serikat serta arah kebijakan moneter Federal Reserve, yang akan menjadi faktor utama dalam menentukan arah pergerakan harga emas ke depan. Dalam kondisi pasar yang masih fluktuatif, pendekatan yang disiplin dan berbasis analisis menjadi kunci dalam mengelola risiko investasi.
AkuSign Perkuat Ekosistem Tanda Tangan Digital Dukung Keamanan Transaksi Elektronik di Indonesia
Jakarta, katakabar.com - AkuSign melalui acara "AkuSign Experience Day" perkuat komitmen membangun ekosistem tanda tangan elektronik tersertifikasi yang aman, sah, dan terpercaya. Bersama regulator seperti BSSN dan KOMDIGI serta kolaborasi dengan AITI, AkuSign menyoroti meningkatnya ancaman keamanan siber di era transformasi digital, mulai dari penyalahgunaan identitas hingga manipulasi dokumen berbasis AI. AkuSign, penyedia layanan tanda tangan elektronik tersertifikasi dan Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSrE) berizin di Indonesia, resmi memperkuat komitmennya dalam mendukung keamanan transaksi digital nasional melalui pengembangan ekosistem tanda tangan elektronik yang aman, sah, dan terpercaya. Komitmen tersebut disampaikan dalam acara “AkuSign Experience Day” yang diselenggarakan pada Rabu, 20 Mei 2026 di Jakarta dan dihadiri oleh regulator, asosiasi industri, pelaku usaha, pelanggan, serta media. Di acara tersebut, AkuSign juga berkolaborasi bersama Asosiasi IT Indonesia (AITI) untuk mendorong peningkatan edukasi dan adopsi tanda tangan elektronik tersertifikasi sebagai bagian penting dari transformasi digital di berbagai sektor industri. Menjawab Tantangan Keamanan di Era Transformasi Digital Perkembangan transformasi digital yang semakin pesat di Indonesia menghadirkan berbagai kemudahan dalam proses bisnis dan layanan elektronik. Namun di sisi lain, peningkatan aktivitas digital juga diikuti oleh meningkatnya risiko keamanan siber, termasuk penyalahgunaan identitas digital dan pemalsuan dokumen elektronik. Masih banyak masyarakat maupun organisasi yang belum memahami bahwa tidak seluruh tanda tangan digital memiliki kekuatan hukum yang sama. Dalam praktiknya, terdapat tanda tangan yang hanya berupa gambar atau hasil scan pada dokumen PDF dan belum memenuhi standar keamanan maupun ketentuan legal sebagai tanda tangan elektronik tersertifikasi. Dua pembicara utama dari regulator nasional, yakni: - Dr. Sulistyo, S.Si., S.T., M.Si., Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Pemerintah dan Pembangunan Manusia BSSN - Martha Simbolon, S.T., Direktorat Keamanan Informasi Kementerian Komunikasi dan Digital (KOMDIGI) membahas pentingnya penguatan keamanan siber, tata kelola digital, serta implementasi layanan digital terpercaya dalam mendukung percepatan transformasi digital nasional. Dalam paparannya, Dr. Sulistyo, menyampaikan keamanan digital kini menjadi pondasi utama dalam pembangunan ekosistem digital, khususnya di tengah meningkatnya penggunaan layanan elektronik di sektor pemerintahan maupun bisnis. “Penerapan sistem keamanan yang kuat, perlindungan data, serta penggunaan tanda tangan elektronik tersertifikasi menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan digital,” ujar Dr. Sulistyo. Sementara, Martha Simbolon menjelaskan gambaran aktivitas digital dan pertumbuhan nilai pasar ekonomi digital Indonesia meningkat setiap tahunnya, hal ini mengakibatkan munculnya ancaman terbaru terhadap keamanan siber seperti: Penipuan berbasis AI, Manipulasi digital (pemalsuan dokumen fisik) serta Penipuan terkini lebih canggih dan mudah di akses. Sehingga menekankan pentingnya kolaborasi antara regulator, penyedia teknologi, dan pelaku usaha dalam menciptakan transformasi digital yang aman, berkelanjutan, dan sesuai regulasi. “Tanda tangan elektronik saat ini bukan lagi sekadar alat pendukung administrasi, tetapi telah menjadi bagian penting dalam ekosistem digital yang mendukung keamanan dan legalitas transaksi elektronik. Penggunaan Tanda Tangan Elektronik (TTE) diatur dalam UU No. 11 Tahun 2008/UU No. 1 Tahun 2024 (UU ITE), konsekuensi tidak digunakannya TTE tersertifikasi dapat mengakibatkan kontrak elektronik batal dan proses pembuktian yang sulit serta meningkatkan risiko serangan siber“, jelas Martha Simbolon. Dorong Penggunaan Tanda Tangan Elektronik Aman dan Tersertifikasi Seiring meningkatnya adopsi digitalisasi di Indonesia, ancaman terhadap keamanan transaksi elektronik juga terus berkembang. Berbagai modus penyalahgunaan mulai dari pemalsuan identitas, penyalahgunaan data pribadi, hingga manipulasi dokumen elektronik berbasis teknologi AI seperti deepfake menjadi tantangan baru bagi organisasi dan pelaku bisnis. Melalui rangkaian kegiatan AkuSign Experience Day, AkuSign hadir sebagai solusi tanda tangan elektronik tersertifikasi yang membantu organisasi dalam: - Menjamin keabsahan dan legalitas dokumen digital - Menghadirkan sistem keamanan berstandar tinggi - Mendukung integrasi dengan sistem bisnis perusahaan - Memenuhi kebutuhan transaksi digital untuk enterprise maupun institusi pemerintah AkuSign juga menyediakan berbagai layanan digital yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan organisasi, di antaranya: - Sertifikat Pribadi untuk profesional, eksekutif, dan pemangku kepentingan eksternal. - Sertifikat Perusahaan untuk kebutuhan penandatanganan atas nama perusahaan. - Sertifikat E-Seal untuk otomatisasi dokumen dalam jumlah besar seperti invoice, laporan, kontrak, dan surat resmi. - Bulk Signing Solution untuk proses penandatanganan dokumen secara terstruktur dan otomatis sesuai alur organisasi. Didukung Ekosistem Teknologi ASABA Innotech Sebagai bagian dari ASABA Innotech, AkuSign didukung oleh ekosistem teknologi yang berfokus pada pengembangan solusi digital, layanan IT, serta kapabilitas cybersecurity. Dukungan tersebut memperkuat komitmen AkuSign dalam menghadirkan layanan transaksi digital yang aman, terpercaya, dan relevan dengan kebutuhan organisasi modern di era transformasi digital. Untuk informasi lengkap mengenai AkuSign, kunjungi: akusign.id