Lingkungan
Sorotan terbaru dari Kategori Lingkungan
Percepat Pemulihan TTM, PHR Hadapi Tantangan dengan Kolaborasi
Jakarta, katakabar.com - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) tegaskan komitmen menjalankan penugasan pemulihan Tanah Terkontaminasi Minyak Bumi (TTM) di Zona Rokan secara bertanggungjawab, transparan, dan sesuai ketentuan berlaku. Optimis proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat seiring terpenuhinya berbagai prasyarat teknis dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan Sebagai perusahaan yang memegang teguh prinsip bisnis berkelanjutan, PHR menjalankan penugasan yang diberikan regulator berdasarkan Surat SKK Migas Nomor SRT-0406/SKKMA0000/2021/S1 pada 26 Juli 2021 terkait kegiatan pasca operasi dan penanganan TTM di Zona Rokan yang berasal dari operasi kontraktor sebelumnya. Sebanyak 250 lokasi pemulihan tersebar di lima kota dan atau kabupaten di Provinsi Riau dengan estimasi luas area terdampak mencapai sekitar 9,3 juta meter persegi atau sekitar 6 juta meter kubik volume tanah terkontaminasi. Sebagian besar lokasi berada di lahan milik masyarakat dengan total sekitar 3.000 persil lahan. Hingga akhir April 2026, PHR telah menyampaikan 88 dokumen Rencana Pemulihan Fungsi Lingkungan Hidup (RPFLH) kepada Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Dari jumlah tersebut, 63 lokasi telah memperoleh persetujuan RPFLH dan tengah atau sudah dilakukan pemulihan. Dari 63 lokasi yang telah disetujui, sebanyak 20 lokasi telah selesai dilakukan pemulihan, dan saat ini sedang dalam proses evaluasi keberhasilan Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia. Selain itu, terdapat 162 lokasi lainnya yang saat ini sedang dalam proses persiapan sebelum dapat masuk ke tahap pemulihan. Proses persiapan tersebut antara lain meliputi penyiapan akses lahan, pengumpulan/validasi data, pengadaan, koordinasi dengan para pihak terkait, serta penyusunan dokumen teknis yang dibutuhkan untuk mendukung proses persetujuan dan pelaksanaan pemulihan. Untuk mendukung percepatan, PHR bekerja sama dengan tiga kontraktor pelaksana yang ditunjuk melalui proses pengadaan resmi, dan transparan. Seluruh kegiatan pemulihan juga berada dalam pengawasan aparat penegak hukum, mulai dari Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) hingga Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel). “Pemulihan TTM proses panjang yang melibatkan persetujuan teknis, akses lahan, validasi data, hingga evaluasi hasil pemulihan oleh KLH. PHR berkomitmen penuh untuk menyelesaikan penugasan ini sesuai arahan regulator, dengan tetap menjaga aspek keselamatan, lingkungan, sosial, serta keberlanjutan operasi Zona Rokan,” ujar Aryo Banowo, Pjs VP Remediation & Asset Retirement PHR Regional 1 Sumatra. Sebagai bagian dari upaya percepatan tersebut, PHR bersama SKK Migas dan KLH juga telah menyepakati roadmap percepatan pemulihan hingga tahun 2030 ditambah satu tahun periode monitoring yang sangat agresif. Roadmap tersebut menjadi acuan pelaksanaan pemulihan secara bertahap, terukur, dan sesuai ketentuan yang berlaku. PHR berharap proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat seiring terpenuhinya berbagai prasyarat teknis, perizinan, akses lahan, serta dukungan seluruh pemangku kepentingan. PHR juga memastikan bahwa seluruh pelaksanaan penugasan tetap memperhatikan aspek keselamatan, lingkungan, sosial, dan keberlanjutan operasi di Zona Rokan. Tentang PHR Regional 1 Sumatra PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menjalankan tugas dari Subholding Upstream Pertamina untuk mengelola bisnis dan operasional kegiatan usaha hulu migas di Wilayah Kerja Regional 1 – Sumatra yang terbentang dari Aceh hingga Sumatra Selatan. PHR menghasilkan sepertiga produksi minyak bumi Pertamina Subholding Upstream. Menjadi salah satu produsen minyak dan gas utama di Indonesia yang berkontribusi dalam pemenuhan energi nasional. Pada 2025, PHR menyelesaikan restrukturisasi organisasi yang bertujuan meningkatkan efisiensi dan ketahanan energi nasional. Integrasi organisasi ini mencakup Zona 1, Zona Rokan, dan Zona 4 ke dalam struktur Regional 1 demi memastikan operasional yang lebih optimal dan berkelanjutan. Restrukturisasi ini membawa dampak positif dalam pengelolaan aset hulu migas dari ujung utara hingga selatan Sumatra, sejalan dengan program Swasembada Energi yang dicanangkan pemerintah. Dengan organisasi yang lebih efisien, PHR berupaya menjaga pasokan energi nasional dan menghadapi tantangan industri migas ke depan.
PKC PMII Riau Apresiasi Ketegasan Polda Riau Tetapkan PT MM Tersangka Kasus Lingkungan
Pekanbaru, katakabar.com - Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Riau apresiasi langkah tegas Polda Riau menetapkan perusahaan sawit PT Musim Mas sebagai tersangka korporasi atas dugaan tindak pidana lingkungan hidup yang mengakibatkan kerugian ekologis mencapai Rp187,8 miliar. Ketua PKC PMII Riau, Ghulam Zaky, menilai langkah tersebut menjadi bukti keseriusan Polda Riau dalam menegakkan hukum lingkungan sekaligus memperkuat implementasi program Green Policing yang digagas Kapolda Riau, Herry Heryawan. Menurut Ghulam, pendekatan Green Policing tidak hanya menitikberatkan pada aspek keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga perlindungan terhadap kelestarian lingkungan hidup sebagai bagian dari masa depan daerah. “PKC PMII Riau memberikan apresiasi atas ketegasan Polda Riau dalam menangani dugaan tindak pidana lingkungan hidup ini. Penetapan tersangka korporasi menunjukkan bahwa hukum harus hadir secara adil dan berani terhadap siapa pun yang diduga merusak lingkungan,” ujar Ghulam, Senin (19/5). Ia menambahkan, program Green Policing yang dibawa Kapolda Riau mulai terlihat melalui langkah konkret penegakan hukum terhadap persoalan lingkungan yang selama ini menjadi perhatian publik. “Ini menjadi pesan bahwa menjaga hutan, sungai, dan ekosistem adalah bagian dari menjaga masa depan masyarakat Riau,” tambahnya. PKC PMII Riau juga menyoroti besarnya kerugian ekologis yang ditimbulkan dalam kasus tersebut. Nilai kerugian mencapai Rp187,8 miliar dinilai menunjukkan bahwa kerusakan lingkungan memiliki dampak serius terhadap kehidupan sosial, ekonomi, hingga keberlangsungan masyarakat di daerah. Karena itu, Ghulam meminta agar proses hukum dilakukan secara transparan, profesional, dan tidak berhenti hanya pada penetapan tersangka korporasi. “Negara harus memastikan adanya pemulihan lingkungan dan pertanggungjawaban korporasi secara menyeluruh. Penegakan hukum lingkungan harus memberi efek jera dan menjadi peringatan keras bagi pihak-pihak yang mengabaikan keberlanjutan alam demi keuntungan semata,” tegasnya. Selain itu, PKC PMII Riau mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung langkah-langkah penyelamatan lingkungan yang dilakukan aparat penegak hukum, sekaligus memperkuat kesadaran kolektif dalam menjaga alam Riau dari ancaman kerusakan yang semakin masif. “Riau tidak boleh terus diwariskan dalam kondisi rusak akibat eksploitasi yang tidak terkendali. Investasi penting, pembangunan juga penting, tetapi kelestarian lingkungan harus menjadi prioritas bersama. Kami mendukung setiap langkah penegakan hukum yang berpihak pada keberlanjutan lingkungan dan kepentingan masyarakat luas,” sebut Ghulam.
Pulihkan Aktivitas Warga, Wali Kota Binjai Tinjau Jembatan Titi Gantung Limau Sundai
Walikota Binjai tinjau jembatan gantung Limau Sundai berjanji akan bangun jembatan baru meski jembatan lama dipertahankan
Jasa Marga Ajak Pengguna Jalan Gunakan Aplikasi Travoy Asisten Digital Perjalanan
Jakarta, katakabar.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengajak pengguna jalan tol untuk mengoptimalkan Aplikasi Travoy (Travel with Comfort and Joy) sebagai asisten digital untuk merencanakan perjalanan dengan lebih baik antisipasi meningkatnya arus lalu lintas kendaraan masuk ke Jabotabek lepas libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026. Langkah ini penting dilakukan untuk menghindari potensi penumpukan kendaraan, mengingat pergerakan masyarakat masuk Jabotabek pada Minggu (17/5), diprediksi akan meningkat sebesar 8,1 persen dibandingkan dengan lalin normal. Aplikasi Travoy dirancang untuk memberikan kemudahan dalam setiap tahap perjalanan, mulai dari persiapan sebelum berangkat, saat berada di jalan tol, hingga sampai ke tujuan. Melalui fitur-fitur unggulannya, Jasa Marga berupaya memastikan setiap perjalanan pengguna jalan berlangsung secara aman, nyaman, dan berkeselamatan. Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyatakan kesiapan layanan digital menjadi salah satu strategi utama Jasa Marga dalam mengelola peningkatan volume lalin masuk Jabotabek. "Integrasi teknologi melalui Aplikasi Travoy menjadi kunci untuk menyajikan informasi lalu lintas yang cepat, akurat, dan real-time. Dengan memanfaatkan fitur Route Finder dan pantauan CCTV real time, pengguna jalan dapat merencanakan waktu perjalanan lebih baik untuk menghindari potensi kepadatan," ujar Rivan. Menurut Rivan, pengguna jalan dapat memanfaatkan aplikasi Travoy dimulai sejak tahap persiapan perjalanan. Sebelum memulai perjalanan, pengguna jalan dapat menggunakan fitur Route Finder untuk mengecek tarif dan rute tol yang akan dilalui berdasarkan titik keberangkatan dan tujuan serta golongan kendaraan pengguna. "Kondisi lalu lintas juga dapat dipantau secara real-time melalui lebih dari 3.500 CCTV yang terhubung di seluruh ruas Jasa Marga Group. Untuk memastikan kecukupan saldo e-toll sesuai perjalanan yang akan ditempuh, tersedia pula fitur Top Up E-Toll via Travoy Pay," jelasnya. Selama berada di perjalanan, kata Rivan, Travoy terus memberikan pendampingan melalui Informasi Gangguan dan Rekayasa Lalu Lintas secara real-time (seperti contraflow jika diperlukan). Aspek keamanan diperkuat dengan fitur Redzone Info dalam Travoy Map yang memberikan peringatan mengenai area rawan. Kalau ingin beristirahat, lanjut Rivan, fitur Rest Area menyajikan data kapasitas parkir dan fasilitas secara akurat agar pengguna tidak memilih lokasi yang padat, termasuk titik lokasi SPBU dan SPKLU. Bagi pengguna jalan tol yang membutuhkan bukti transaksi di gerbang tol, tersedia pula fitur Resi Digital. Pada kondisi darurat, Travoy menyediakan layanan Derek Online. “Seluruh pusat informasi dan bantuan selama berada di jalan tol juga telah terintegrasi dalam aplikasi ini, termasuk akses langsung ke Call Center 133 serta fitur Chat Us yang siaga selama 24 jam. Jasa Marga berkomitmen penuh untuk memberikan respons cepat dalam layanan operasional yang bertujuan untuk memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan hingga tiba dengan selamat di tempat tujuan,” sebut Rivan. Aplikasi Travoy hadir semakin lengkap sebagai asisten digital perjalanan yang mengintegrasikan berbagai layanan informasi, transaksi, hingga dukungan perjalanan dalam satu genggaman. Jasa Marga berkomitmen dalam melakukan pengembangan berkelanjutan pada aplikasi Travoy untuk menemani cerita perjalanan penuh arti bagi pengguna jalan. Jasa Marga juga mengimbau pengguna jalan untuk mengunduh aplikasi Travoy melalui Google Play Store atau Apple App Store, sehingga pengguna jalan dapat menikmati pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkeselamatan di seluruh ruas jalan tol Jasa Marga Group
Ngeri! PT HCA Operasi Tanpa Izin, Limbah Hitam Pekat Banjiri Sungai dan Hajar Tanaman Warga
Rokan Hulu, katakabar.com - Keberadaan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) mini milik PT HCA yang beroperasi di Desa Tandun Barat, Kecamatan Tandun, Kabupaten Rokan Hulu, Riau, menjadi sorotan publik lantaran perusahaan ini diduga kuat beroperasi secara ilegal tanpa kantongi izin resmi, sekaligus diduga kuat melakukan pencemaran media lingkungan masif dengan membuang limbah secara sembarangan hingga meresahkan warga. Dari hasil investigasi lapangan wartawan katakabar.com yang dilakukan Minggu (17/5), terungkap fakta yang sangat memprihatinkan dan sudah mengkhawatirkan. Pabrik khusus mengolah brondolan ini diduga tidak memiliki legalitas usaha yang jelas. Dan jauh lebih mengkhawatirkan lagi kondisi pengelolaan limbahnya yang nyaris tidak memiliki standar sama sekali. Di lokasi terlihat kolam penampungan limbah yang dibuat sangat tidak memadai, tidak profesional, dan diduga tidak memenuhi syarat teknis AMDAL maupun UKL-UPL. Akibatnya, kapasitas kolam tersebut kewalahan menampung sisa olahan pabrik. Limbah Meluber Seperti Buka Keran Hitam Pekat Warga sekitar melaporkan, baru-baru ini terjadi luapan limbah yang sangat parah. Limbah cair berwarna hitam pekat dan diduga mengandung zat beracun mengalir deras bak air bah, meninggalkan area pabrik dan masuk ke aliran sungai serta lahan pertanian. "Baru-baru ini limbah dari PKS mini ini mengalir deras ke sungai dengan warna hitam pekat. Mengalir deras, warnanya hitam pekat. Kami melihat aliran itu, bahkan seperti membuka kran limbah. Mungkin karena kolam limbahnya over kapasitas makanya limbah itu meluber. Itu kan kolam limbahnya sudah rata sama tanah," ulad seorang warga enggan ditulis namanya nada geram. Warga tersebut menceritakan, akibat pencemaran yang dilakukan secara terus-menerus ini, kerugian materiel sudah dirasakan masyarakat. Sejumlah tanaman sawit milik warga dilaporkan mati mendadak diduga karena tersiram air limbah yang mengandung bahan kimia berbahaya tersebut. Warga dan Kepala Desa Diabaikan, Perusahaan Tutup Mata Kemarahan warga semakin memuncak karena sikap perusahaan yang dianggap arogan dan tidak bertanggungjawab. Menurut keterangan warga, aspirasi dan protes terkait pencemaran ini bahkan sudah disampaikan hingga ke tingkat pemerintahan desa. Namun, upaya dialog tersebut bertepuk sebelah tangan. "Bahkan warga dan kepala desa setempat sempat mempertanyakan hal ini ke pihak perusahaan. Tapi nyatanya tidak ada tanggapan apapun dari PT HCA tersebut," terang sumber tersebut. Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen PT HCA masih memilih bungkam dan tidak memberikan klarifikasi sama sekali terkait tuduhan operasi tanpa izin, pembuangan limbah ilegal, hingga kerusakan lingkungan yang ditimbulkannya. Sementara, Pemerhati Lingkungan mengutuk keras, dan meminta DLH Rokan Hulu segera cabut izin dan stop operasi perusahaan Merespons krisis lingkungan ini, F. Hasibuan, seorang pemerhati lingkungan, mengutuk keras tindakan PT HCA. Ia menilai perusahaan ini telah menentang peraturan perundang-undangan yang berlaku dan merugikan kepentingan masyarakat luas. Hasibuan menuntut Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rokan Hulu untuk tidak ragu-ragu dan bertindak tegas sesuai aturan yang ada. Ia mendesak agar izin operasional perusahaan ini dicabut atau dihentikan paksa sebelum perusahaan benar-benar terbukti memiliki izin yang lengkap dan layak operasi. "Kami mengutuk keras kejadian ini. DLH Kabupaten Rokan Hulu harus segera membuat tindakan tegas sesuai peraturan yang berlaku. Stop operasional perusahaan ini sekarang juga," tegas Hasibuan. Masyarakat dan pihak berwenang kini menunggu langkah konkret dari pemerintah daerah, dan instansi terkait untuk menutup operasi perusahaan yang dinilai sudah sangat merusak lingkungan dan melanggar hukum ini.
KAI Daop 1 Jakarta: Pengguna Jalan Hindari JPL 14 dan Gunakan Jalur Alternatif
Jakarta, katakabar.com - PT KAI (Persero) Daop 1 Jakarta terus berkomitmen meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan dengan melakukan pekerjaan perbaikan geometri jalan rel pada perlintasan sebidang JPL 14 yang berlokasi di Jalan Bukit Duri Puteran, Jakarta Selatan. Pekerjaan tersebut merupakan bagian dari program peningkatan keselamatan dan keandalan prasarana perkeretaapian guna memastikan kondisi jalur rel tetap aman dan optimal untuk operasional perjalanan kereta api. Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan pekerjaan yang dilakukan meliputi penyesuaian elevasi permukaan jalan di sekitar rel, perataan kontur jalan, serta penyempurnaan konstruksi pada area perlintasan. “Perbaikan geometri jalan rel ini dilakukan untuk meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan yang melintas di perlintasan sebidang. Dengan adanya penyesuaian konstruksi dan elevasi jalan, diharapkan kondisi lintasan menjadi lebih aman, nyaman, dan tidak menimbulkan gangguan terhadap kendaraan yang melintas,” ujar Franoto. Selama proses pekerjaan berlangsung, kondisi perlintasan masih tahap pemadatan sehingga sebagian area belum dilakukan pengaspalan. Selain itu, masih terdapat material pekerjaan di sekitar lokasi yang berpotensi menyebabkan perlambatan arus kendaraan. Franoto menambahkan, pekerjaan pengaspalan pada area perlintasan direncanakan akan dilaksanakan pada Senin (18/5), sebagai tahap akhir penyempurnaan pekerjaan perbaikan geometri jalan rel tersebut. Untuk itu, KAI Daop 1 Jakarta mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintas di lokasi pekerjaan, mematuhi rambu-rambu sementara serta arahan petugas di lapangan. KAI Daop 1 Jakarta juga mengimbau pengguna jalan agar apabila memungkinkan dapat menggunakan jalur alternatif lainnya untuk sementara waktu guna menghindari kepadatan lalu lintas di sekitar JPL 14 serta mendukung kelancaran proses pekerjaan. “Kami mengimbau masyarakat untuk sementara menghindari area JPL 14 dan menggunakan jalur alternatif lain agar perjalanan masyarakat tetap lancar serta pekerjaan perbaikan dapat berjalan optimal dan tepat waktu,” jelas Franoto Wibowo. KAI Daop 1 Jakarta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang timbul akibat pekerjaan tersebut dan mengucapkan terima kasih atas pengertian serta dukungan masyarakat terhadap upaya peningkatan keselamatan perkeretaapian.
Hublife Jadi Tempat Favorit Family Time di Tengah Kota
Jakarta, katakabar.com - Di tengah rutinitas kota yang semakin dinamis, kebutuhan akan ruang yang nyaman untuk berkumpul bersama keluarga menjadi semakin penting. Hublife hadir sebagai lebih dari sekadar pusat perbelanjaan, tetapi juga sebagai destinasi keluarga yang menghadirkan pengalaman lengkap untuk quality time, mulai dari kuliner, relaksasi, hingga aktivitas yang bisa dinikmati bersama orang terdekat. Dengan pilihan tenant yang beragam, Hublife menawarkan suasana yang hangat dan approachable untuk berbagai generasi. Mulai dari menikmati waktu makan bersama, mencari hiburan ringan, hingga sekadar recharge setelah aktivitas sehari-hari, semuanya dapat ditemukan dalam satu tempat yang nyaman dan modern. Salah satu tenant yang menjadi pilihan keluarga adalah Su Wah, restoran dengan sajian Chinese comfort food khas Hong Kong yang cocok dinikmati bersama. Usung konsep cha chaan teng yang hangat dan casual, Su Wah menghadirkan berbagai menu autentik yang familiar di lidah dan comforting untuk segala suasana. Menu favorit seperti Polo Bun Butter dengan butter tebal yang lumer di tengah serta Egg Tart dengan tekstur flaky dan creamy menjadi pilihan yang banyak dicari pengunjung. Tidak hanya itu, suasana restoran yang santai serta pilihan menu halal membuat Su Wah cocok untuk lunch keluarga, dinner santai, maupun sekadar coffee break di sela aktivitas. Terus, ada DORÉ by LeTAO yang menghadirkan pilihan dessert premium dengan cita rasa khas Jepang yang lembut dan comforting. Salah satu signature menu yang paling banyak dicari adalah Fromage Original, cheesecake legendaris dengan tekstur smooth dan rich flavor yang menjadi favorit banyak pengunjung. Selain cheesecake, DORÉ by LeTAO juga menawarkan berbagai pilihan cookies, roll cake, hingga seasonal specialty yang cocok dinikmati bersama keluarga maupun teman. Dengan ambience yang cozy dan pilihan dessert yang indulgent, tempat ini menjadi alasan sempurna untuk singgah sejenak, menikmati sweet treat favorit, atau menghabiskan quality time santai di tengah suasana Hublife yang hangat. Untuk melengkapi pengalaman relaksasi keluarga, Yang Shen Tang juga hadir sebagai tempat recharge di tengah aktivitas yang padat. Dengan ambience yang tenang, aroma aromatic oil yang relaxing, serta treatment refleksi bernuansa Jepang yang nyaman di tubuh, tenant ini menjadi pilihan tepat bagi pengunjung yang ingin menikmati momen self-care setelah beraktivitas di Hublife. Berbagai pilihan treatment seperti foot reflexology dan body massage dirancang untuk membantu tubuh terasa lebih rileks dan ringan setelah menjalani aktivitas sehari-hari. Pengalaman relaksasi di Yang Shen Tang juga terasa semakin lengkap dengan adanya complimentary drink dan snack selama treatment berlangsung, menghadirkan suasana istirahat yang lebih nyaman dan thoughtful. Melalui berbagai pilihan tenant dan pengalaman yang ditawarkan, Hublife terus berkomitmen menjadi ruang yang dapat menghubungkan keluarga, menghadirkan kenyamanan, dan menciptakan momen kebersamaan yang lebih bermakna. Sebagai lifestyle destination yang terus berkembang, Hublife ingin menjadi bagian dari cerita sehari-hari keluarga urban masa kini.
Angkutan Penumpang KAI Bandara Januari-April 2026 Tumbuh 2,96 Persen
Jakarta, katakabar.com - Kinerja angkutan penumpang Kereta Api Indonesia (KAI) Bandara pada periode Januari hingga April 2026 menunjukkan tren positif. Total jumlah penumpang tercatat sebanyak 2.334.929 penumpang atau meningkat 2,96 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebanyak 2.267.831 penumpang. Peningkatan volume penumpang tersebut mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi kereta api yang aman, nyaman, tepat waktu, dan terintegrasi dengan berbagai moda transportasi lainnya. Pada layanan KA Bandara YIA, total penumpang selama Januari hingga April 2026 mencapai 920.898 penumpang, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 888.653 penumpang. KA YIA Reguler relasi Yogyakarta – Wates – Yogyakarta International Airport melayani 619.498 penumpang, meningkat dibandingkan tahun 2025 sebanyak 558.723 penumpang. Sementara, KA YIA Xpress relasi Yogyakarta – Stasiun YIA melayani 301.400 penumpang, dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebanyak 329.930 penumpang. Di sisi lain, layanan KA Srilelawangsa juga menunjukkan pertumbuhan positif. Selama Januari hingga April 2026, total pengguna KA Srilelawangsa mencapai 1.414.031 penumpang, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 1.379.178 penumpang. KA Srilelawangsa relasi Medan – Kualanamu melayani 537.324 penumpang, meningkat dari 522.065 penumpang pada Januari–April 2025. Sedangkan KA Srilelawangsa relasi Medan – Binjai – Kuala Bingai melayani 876.707 penumpang, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 857.113 penumpang. “Peningkatan jumlah penumpang pada periode Januari hingga April 2026 menjadi indikator positif atas meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi kereta api. Total volume penumpang tercatat mencapai 2.334.929 penumpang atau tumbuh 2,96 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebanyak 2.267.831 penumpang. Pertumbuhan ini didorong oleh meningkatnya mobilitas masyarakat serta komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan yang aman, nyaman, tepat waktu, dan terintegrasi. Ke depan, kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan guna memberikan pengalaman perjalanan terbaik bagi seluruh pelanggan,” papar Porwanto Handry Nugroho, Direktur Utama KAI Bandara. Peningkatan jumlah pelanggan ini menunjukkan layanan kereta api semakin menjadi pilihan utama masyarakat dalam mendukung mobilitas sehari-hari maupun perjalanan menuju bandara. Ke depan, perusahaan akan terus meningkatkan kualitas pelayanan, keselamatan, keamanan, serta kenyamanan perjalanan guna memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh pelanggan. KAI Bandara juga mengimbau penumpang untuk menjaga barang bawaan selama perjalanan. Apabila terdapat barang yang tertinggal atau ditemukan oleh petugas, perusahaan telah menyiapkan layanan lost and found. Selain itu, penumpang diharapkan datang lebih awal ke bandara, yakni 3 jam sebelum keberangkatan internasional dan 2 jam sebelum keberangkatan domestik. Untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal, tarif, dan pemesanan tiket KAI Bandara, masyarakat dapat mengakses situs resmi PT Railink di www.railink.co.id, atau melalui media sosial resmi di Instagram @kabandararailink, Facebook @KABandaraRailink, Twitter @KAIBandara, serta melalui email di [email protected]
AKBP Sepuh Pastikan 'Sikat' Pelaku Karhutla di Siak, Tanpa Pandang Bulu!
Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar memastikan bakal menindak tegas pelaku pembakar Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Siak, Riau.
Manajer Lari Dari Tanggung Jawab! PT SSM Cemari Sungai Bawak, DPRD dan DLH Rohul Dituding 'Tidur Pulas'
Pasir Pengaraian, katakabar.com – Sungai Bawak di Desa Koto Tandun kini telah berubah menjadi kubangan racun mematikan. Hasil uji laboratorium Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rokan Hulu secara mutlak membuktikan air sungai tersebut tercemar parah akibat ulah PT Surya Sawit Mandiri (SSM). Parameter BOD, COD, Amoniak, Minyak & Lemak, hingga TSS terbukti melebihi ambang batas fatal, membahayakan nyawa dan kesehatan ribuan warga. Tetapi, sungguh ironi terjadi ketika kebenaran sudah di depan mata, justru pihak yang paling bertanggungjawab memilih bersembunyi, diam seribu bahasa, dan terkesan sangat alergi terhadap kebenaran. Pesan konfirmasi yang sampaikan katakabar.com melalui pesan WhatsApp sama sekali tidak digubris Menejer PKS PT SSM, Mauli Ritonga terkait pencemaran Sungai Bawak tersebut. Saat ini, masayarakat menuntut jawaban yang jelas terkait bukti pencemaran, rencana perbaikan, serta dugaan kolusi yang terjadi. Tetapi hingga berita ini diturunkan, Mauli Ritonga sama sekali tidak memberikan respons. Ia memilih bersembunyi di balik tembok pabrik, membiarkan stafnya yang berulah, dan tidak berani menghadapi publik. Sikap diam dan menghindar ini dinilai sebagai bentuk pengecutan dan pengakuan bersalah secara tidak langsung. Jika manajemen merasa bersih dan jujur, kenapa harus takut bicara? Kenapa harus menghindar? Ini membuktikan bahwa PT SSM memang bersalah dan tidak punya malu merusak lingkungan. Toni Alexander Blokir Wartawan, Alergi Kebenaran Tidak jauh berbeda dengan bosnya, Humas PT SSM, Toni Alexander, justru bertindak semakin arogan. Ia tidak hanya menghindar, tapi secara teknis nekat memblokir nomor WhatsApp awak media. Tindakan tercela ini menunjukkan betapa rapuhnya mental mereka dan betapa takutnya perusahaan ini terhadap transparansi. Mereka merasa bisa berbuat apa saja, meracuni sungai, dan menutup mulut orang dengan cara memutus komunikasi. PJ Kepala Desa Aly Dituduh "Main Mata" Skenario busuk ini semakin sempurna dengan sikap diamnya Pj Kepala Desa Koto Tandun, Aly. Padahal wilayahnya yang dirusak dan rakyatnya yang menderita, ia justru tak kunjung bersuara. Masyarakat kini yakin, diamnya Aly bukan tanpa alasan. Kuat dugaan telah terjadi praktik "main mata" atau kolusi antara oknum pejabat desa dengan manajemen perusahaan demi keuntungan pribadi, sementara nasib warga dikorbankan. DPRD dan DLH Rohul: Pengawasan Nol Kinerja Gagal! Kasus berulang pencemaran di wilayah ini juga menjadi tamparan keras bagi lembaga legislatif dan eksekutif di Kabupaten Rokan Hulu. Masyarakat mempertanyakan fungsi DPRD Rokan Hulu sebagai lembaga pengawas. Dimana peran mereka? Kenapa kasus pembuangan limbah bisa terjadi terus-menerus? Apakah anggota dewan hanya sibuk dengan kepentingan sendiri dan membiarkan perusahaan merajalela merusak alam? Begitu juga dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Rokan Hulu. Keberadaan mereka dipertanyakan. Sudah berapa kali teguran diberikan? Sudah berapa kali janji dibuat? Tetpi kenyataannya, sungai tetap hitam dan beracun. Ini membuktikan bahwa pengawasan tidak berjalan, penegakan hukum lemah, dan diduga kuat ada "tangan-tangan jahat" yang melindungi perusahaan nakal ini. "Kalau pengawasan berjalan baik, tidak mungkin PT SSM seenaknya membuang limbah. Ini bukti DPRD dan DLH tidur besar, atau memang ada kesepakatan bisnis di balik layar," tegas tokoh masyarakat. Tantangan Terbuka Untuk Mauli Ritonga Masayarakat Desa Koto Tandun menyuarakan tidak akan berhenti! Mauli Ritonga tidak bisa lari selamanya. Rakyat punya bukti kuat, hukum pun berlaku untuk semua. Jawablah Pertanyaan Kami! 1. Mengapa Bapak diam dan kenapa kerap kali limbah PKS SSM mencemari Sungai Bawak? 2. Apa yang Bapak sembunyikan sehingga harus memblokir media? 3. Sampai kapan Bapak akan dilindungi oleh oknum yang tidur mengawasi? Jika Bapak tetap memilih diam, maka publik akan menilai sendiri bahwa PT SSM bersalah, Mauli Ritonga Pengecut dan penguasa di Rohul sudah dibeli.