OJK Blokir 228 PAKD Ilegal, Pengguna Kripto Diimbau Pilih Platform Legal Nasional
Nasional
Minggu, 27 September 2026 | 11:13 WIB

OJK Blokir 228 PAKD Ilegal, Pengguna Kripto Diimbau Pilih Platform Legal

Jakarta, katakabar.com - Maraknya Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) ilegal menjadi salah satu tantangan menjaga keamanan dan kepercayaan terhadap industri aset kripto di Indonesia. Isu tersebut menjadi pembahasan dalam sesi Risiko Penggunaan PAKD Ilegal dan Pengamanan Ekosistem AKD pada gelaran FEKDI x IFSE 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Kamis (24/9). Sesi tersebut membahas pentingnya regulasi, perlindungan konsumen, hingga kolaborasi antara regulator dan industri dalam membangun ekosistem aset keuangan digital yang lebih aman. Tantangan platform ilegal masih cukup besar. Satgas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) mencatat telah menghentikan kegiatan 228 PAKD ilegal sepanjang Januari-Mei 2026. Masyarakat juga diminta memastikan legalitas platform, memahami aset yang diperdagangkan, serta tidak mudah tergiur penawaran keuntungan yang tidak masuk akal. Sebagai bagian dari upaya perlindungan konsumen, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebelumnya juga telah menerbitkan whitelist PAKD berizin dan CPAKD terdaftar yang dapat menjadi rujukan resmi masyarakat sebelum memilih platform untuk bertransaksi. Daftar tersebut tidak hanya mencantumkan nama perusahaan, tetapi juga aplikasi dan alamat situs resmi yang dapat digunakan pengguna untuk memeriksa legalitas suatu platform. Deputi Direktur KSLK OJK, Andry Samudra dalam diskusi tersebut mengatakan, OJK memiliki whitelist yang bisa menjadi rujukan masyarakat untuk memastikan platform yang digunakan legal. Pengawasan juga terus dilakukan bersama asosiasi dan Satgas PASTI. Sepanjang Januari hingga Mei 2026, sebanyak 228 PAKD ilegal telah dihentikan. Tantangannya, kata dia pelaku ilegal terus beradaptasi dan sering berganti domain, sehingga monitoring harus berjalan secara berkelanjutan serta dibarengi edukasi dan literasi kepada masyarakat. Pengawasan terhadap promosi platform ilegal juga semakin diperketat. Pada Juni 2026, Satgas PASTI menghentikan kegiatan sejumlah Key Opinion Leader (KOL) yang menawarkan PAKD tidak berizin. Beberapa KOL kemudian melakukan penghapusan maupun penyesuaian konten setelah dimintai klarifikasi. Langkah tersebut menjadi penting karena platform ilegal, khususnya yang beroperasi dari luar negeri, dapat menimbulkan tantangan dalam proses penelusuran dan penanganan ketika terjadi masalah. OJK sebelumnya menyatakan platform yang berada dalam pengawasannya relatif lebih mudah ditelusuri dan ditindaklanjuti, sementara platform tidak terdaftar dapat menjadi lebih sulit ditangani. “Literasi masyarakat tetap menjadi bagian penting dari perlindungan konsumen. Pengguna perlu memastikan platform yang digunakan masuk dalam daftar resmi atau whitelist OJK, sekaligus lebih berhati-hati terhadap penawaran maupun platform yang legalitasnya tidak jelas,” ujar Andry. Platform Legal Perkuat Ekosistem Dalam Negeri Dari sisi pelaku industri, CEO & Founder FLOQ Yudhono Rawis, menilai pemilihan platform yang legal tidak hanya penting dari aspek keamanan pengguna, tetapi juga berhubungan dengan upaya membangun industri aset digital nasional yang lebih sehat. “Bertransaksi melalui exchange legal yang berada dalam pengawasan OJK bukan hanya soal kepatuhan, tetapi juga memberikan kepastian dan perlindungan yang lebih jelas bagi pengguna. Semakin banyak aktivitas aset kripto yang berlangsung di ekosistem resmi dalam negeri, semakin besar pula kesempatan kita memperkuat tata kelola industri sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia,” ucap Yudho. Keberadaan platform yang berada dalam ekosistem resmi memungkinkan standar tata kelola, pengawasan, perlindungan konsumen, dan ketentuan pemasaran diterapkan secara lebih terstruktur. OJK sendiri mengatur agar pemasaran produk aset keuangan digital dilakukan secara transparan, disertai informasi mengenai risiko dan volatilitas, serta tidak memberikan kesan adanya keuntungan tinggi yang pasti. “Industri kripto Indonesia sudah berkembang cukup jauh, sehingga tantangannya sekarang bukan hanya meningkatkan jumlah pengguna, tetapi memastikan pertumbuhannya terjadi di ekosistem yang sehat. Aktivitas yang tumbuh di dalam negeri akan membantu membangun industri yang lebih kuat, mulai dari peningkatan standar layanan, inovasi produk, hingga terciptanya nilai ekonomi yang bisa kembali ke ekosistem nasional,” terang CEO FLOQ. Di tengah pertumbuhan industri aset digital, literasi pengguna menjadi lapisan perlindungan yang tidak kalah penting. Selain memeriksa nama platform, pengguna juga perlu memperhatikan alamat situs dan kanal resmi karena pelaku ilegal dapat menggunakan domain yang menyerupai platform resmi maupun berpindah domain untuk menghindari pemblokiran. OJK secara khusus mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai praktik tersebut. Kolaborasi antara regulator, asosiasi, pelaku industri, komunitas, hingga pengguna pada akhirnya menjadi kunci untuk mempersempit ruang gerak PAKD ilegal. Dengan aktivitas transaksi yang semakin banyak berlangsung melalui platform legal dan diawasi, perkembangan industri kripto diharapkan dapat berjalan beriringan dengan perlindungan konsumen serta penguatan ekosistem ekonomi digital nasional.

Pemanfaatan AI UMKM Indonesia: Cek Hal Ini Agar Bisnis Tidak Tertinggal Ekonomi
Ekonomi
Selasa, 29 September 2026 | 16:44 WIB

Pemanfaatan AI UMKM Indonesia: Cek Hal Ini Agar Bisnis Tidak Tertinggal

Jakarta, katakabar.com - Studi Small Business Credit Survey yang dirilis oleh Federal Reserve Bank of San Francisco mencatat hampir 40 persen bisnis kecil di Amerika Serikat sudah menggunakan atau berencana menggunakan AI. Penggunaannya paling banyak untuk tugas sehari-hari: menulis materi pemasaran, membalas pesan pelanggan, membuat visual, hingga menganalisis data penjualan.

Selasa, 29 September 2026 | 11:10 WIB

Perkuat Ekonomi Warga, IDSurvey Resmikan Program Desa Binaan di Nglarangan

Temanggung, katakabar.com - PT Inspeksi Sertifikasi dan Survey Indonesia (Persero) atau IDSurvey resmikan Desa Binaan Nglarangan di Kecamatan Tretep, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Rabu (23/9) lalu.  Program yang dirancang hingga 2028 mendatang ini bertujuan memperluas peluang usaha dan meningkatkan kualitas hidup warga melalui penguatan pendidikan (IDS Skill Plus), pengelolaan lingkungan (IDS Eco Assure), serta IDS UMKM Growth Hub yakni pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) .

Lepas Tiga Ratus Camaba Beasiswa SDM Sawit BPDP se Kabupaten Bengkalis 2026, Ini Pesan Camat Mandau Sawit
Sawit
Rabu, 16 September 2026 | 15:22 WIB

Lepas Tiga Ratus Camaba Beasiswa SDM Sawit BPDP se Kabupaten Bengkalis 2026, Ini Pesan Camat Mandau

Mandau, katakabar.com - Camat Mandau, Riki Rihardi, menghadiri kegiatan Pelepasan Calon Mahasiswa Baru (Camaba) Beasiswa SDM Sawit Badan Pengelola Daba Perkebunan (BPDP) se Kabupaten Bengkalis. Pelepasan Camaba Beasiswa Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) disalurkan DPD Apkasindo Kabupaten Bengkalis, di Gedung Bathin Betuah Kantor Camat Mandau, Jalan Jenderal Sudirman Duri, Rabu (16/9). Camat Mandau Riki Rihardi, mengucapkan terimakasih kepada BPDP, dan DPD APKASINDO Kabupaten Bengkalis atas program beasiswa yang besar manfaatnya bagi generasi muda di Kabupaten Bengkalis. "Program sumber daya manusia sangat penting. Untuk itu, kami berpesan pergunakanlah beasiswa ini sebaik mungkin, karna ini semua bukan hanya mencari gelar melainkan mencari ilmu yang bermanfaat untuk kemajuan Kabupaten Bengkalis di masa  datang," jelasnya. Ketua DPD Apkasindo Kabupaten Bengkalis, Septian Nugraha, menyampaikan ucapan selamat kepada para penerima beasiswa. Ia memaparkan pada tahun ini 300 anak petani sawit se Kabupaten Bengkalis dinyatakan lulus seleks,i dan bakal menempuh pendidikan dari Beasiswa BPDP. “Selamat dan sukses kepada adik-adik yang telah lulus Beasiswa SDM Sawit BPDP, manfaatkan kesempatan emas ini dengan belajar sungguh-sungguh, sebab seluruh biaya pendidikan ditanggung 100 persen oleh BPDP," terangnya. Program beasiswa ini, kata Septian, menjadi momentum penting dan membanggakan bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis bersama para keluarga mahasiswa sebagai upaya bersama meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah yang kita cintai ini.

RevComm Indonesia Ungkap Cara AI Ubah Percakapan Jadi Insight Bisnis Teknologi
Teknologi
Kamis, 24 September 2026 | 08:30 WIB

RevComm Indonesia Ungkap Cara AI Ubah Percakapan Jadi Insight Bisnis

Jakarta, katakabar.com - RevComm Indonesia, perusahaan teknologi AI-powered conversation intelligence asal Jepang, jadi narasumber dalam program Business Update di PAS FM Jakarta 92.4.  Di momen tersebut, Country Manager RevComm Indonesia, Hargunadi Soemantri, membahas bagaimana teknologi AI dapat membantu perusahaan memahami komunikasi bisnis secara lebih mendalam dan mengubah percakapan menjadi sumber insight untuk meningkatkan performa tim bisnis. Wawancara yang dipandu oleh jurnalis PAS FM, Robert Saputra, angkat berbagai tantangan dalam komunikasi bisnis, termasuk bagaimana perusahaan dapat memahami apa yang sebenarnya terjadi di balik setiap percakapan antara tim dan pelanggan. Membuka “Black Box” Komunikasi Bisnis RevComm didirikan di Jepang pada tahun 2017 dan mulai beroperasi di Indonesia pada tahun 2021. Produk unggulannya, MiiTel, menghadirkan solusi AI-powered conversation intelligence yang membantu perusahaan mentranskripsikan, merangkum, dan menganalisis percakapan bisnis. Dalam wawancara tersebut, Hargunadi menjelaskan bahwa komunikasi dengan pelanggan merupakan bagian penting dari aktivitas bisnis sehari-hari. Di dalam percakapan, terdapat berbagai informasi mengenai kebutuhan dan kekhawatiran pelanggan, alasan mereka tertarik atau tidak tertarik terhadap suatu produk, hingga bagaimana tim merespons setiap situasi. Namun, perusahaan sering kali hanya melihat hasil akhirnya, seperti jumlah leads, tingkat konversi, atau performa penjualan. Data tersebut dapat memberikan gambaran mengenai apa yang terjadi, tetapi belum tentu menjelaskan mengapa hal tersebut terjadi. Kesenjangan inilah yang disebut Hargunadi sebagai Black Box Problem. “Perusahaan bisa melihat hasil (dari komunikasi bisnis), tetapi belum tentu bisa melihat apa yang sebenarnya dibicarakan dan bagaimana komunikasi tersebut berlangsung. Inilah yang kami sebut sebagai Black Box Problem,” jelas Hargunadi Soemantri, Country Manager RevComm Indonesia Melalui MiiTel, percakapan telepon dan meeting dapat diubah menjadi data yang dapat ditranskripsikan, dirangkum, dan dianalisis. Dengan demikian, perusahaan dapat memahami tidak hanya apa yang dibicarakan, tetapi juga bagaimana percakapan tersebut dilakukan. Dari insight tersebut, perusahaan dapat melihat pola komunikasi, menemukan hal-hal yang sudah berjalan dengan baik, serta mengidentifikasi area yang masih dapat ditingkatkan. Secara sederhana, MiiTel membantu perusahaan tidak hanya having conversations, tetapi juga learning from conversations. Pahami Apa yang Ada di Balik Performa Sales Salah satu use case MiiTel yang dibahas dalam wawancara adalah pemanfaatannya untuk tim Sales. Dalam proses penjualan, berbagai hal penting terjadi melalui percakapan. Kebutuhan pelanggan digali, concern dan objection muncul, nilai produk disampaikan, hingga pelanggan akhirnya mengambil keputusan. Perusahaan mungkin mengetahui bahwa seorang Sales konsisten menghasilkan closing, sementara Sales lainnya masih mengalami kesulitan. Namun, jika hanya melihat angka di CRM, perusahaan belum tentu mengetahui apa yang membedakan cara kedua sales tersebut berkomunikasi dengan pelanggan. Hargunadi memberikan ilustrasi ketika dua Sales memiliki pengalaman dan pelatihan yang relatif sama, menjual produk yang sama, tetapi menghasilkan performa yang berbeda. Pertanyaan berikutnya adalah: what’s happening in their conversation? Dengan MiiTel, perusahaan dapat menganalisis percakapan untuk melihat berbagai pola komunikasi, seperti seberapa banyak Sales mendengarkan pelanggan, kecepatan berbicara, bagaimana kebutuhan pelanggan digali, hingga bagaimana objection ditangani. Insight tersebut dapat memberikan manajer bahan yang lebih konkret untuk melakukan coaching. Alih-alih hanya mengandalkan observasi atau feeling, manajer dapat melihat pola komunikasi yang benar-benar terjadi dalam percakapan. Perusahaan juga dapat mempelajari pola komunikasi dari Sales yang memiliki performa baik. Cara mereka membuka percakapan, menggali kebutuhan, maupun menyampaikan value dapat menjadi bahan pembelajaran dan coaching bagi anggota tim lainnya. “Conversation tidak berhenti sebagai aktivitas antara Sales dan customer. Conversation bisa menjadi sumber pembelajaran untuk membantu perusahaan mengembangkan tim dan proses Sales secara berkelanjutan,” tambah Hargunadi. Pendekatan tersebut menunjukkan bagaimana conversation intelligence dapat membantu perusahaan memahami apa yang ada di balik performa, sekaligus menyediakan dasar yang lebih konkret untuk melakukan perbaikan pada proses Sales. Terintegrasi dengan Workflow Bisnis Selain menganalisis percakapan, MiiTel juga dapat terintegrasi dengan sistem bisnis yang telah digunakan perusahaan, termasuk platform CRM seperti Salesforce dan Zoho. Integrasi tersebut membantu perusahaan menyelaraskan aktivitas komunikasi dengan workflow bisnis sehari-hari, sehingga data dan insight dari percakapan dapat lebih mudah dimanfaatkan dalam proses kerja yang sudah berjalan. Dengan pendekatan ini, percakapan tidak berdiri sendiri sebagai aktivitas antara Sales dan pelanggan, tetapi dapat menjadi bagian dari ekosistem data perusahaan. Indonesia Fokus Pengembangan RevComm RevComm mulai beroperasi di Indonesia pada tahun 2021 sebagai bagian dari ekspansi perusahaan di luar Jepang. Sejak saat itu, RevComm Indonesia terus mengembangkan tim dan ekosistem lokal untuk mendukung kebutuhan perusahaan di Indonesia. RevComm Indonesia memiliki kantor di Summitmas 1, Sudirman, Jakarta, serta membangun kolaborasi dengan berbagai mitra untuk mendukung pengembangan bisnis dan implementasi solusi komunikasi berbasis AI di Indonesia. Dalam pengembangan pasar tersebut, Hargunadi menekankan pentingnya membangun kepercayaan, baik dari sisi produk maupun hubungan dengan pelanggan. “Di saat kita masuk ke sebuah industri, yang perlu dibangun itu adalah trust dari sisi produk dan customer,” kata Hargunadi. Sejalan dengan pengembangan ekosistem teknologi komunikasi bisnis berbasis AI, RevComm Indonesia juga membuka peluang kemitraan bagi perusahaan maupun individu yang ingin turut memperluas pemanfaatan MiiTel di Indonesia. Informasi mengenai MiiTel, program free demo, dan peluang kemitraan dapat diakses melalui miitel.id.

Kesiapsiagaan Langkat Hadapi Cuaca Ekstrem Sumut
Sumut
Kamis, 10 September 2026 | 09:52 WIB

Kesiapsiagaan Langkat Hadapi Cuaca Ekstrem

Langkat, katakabar.com - Plt Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti meminta seluruh jajaran pemerintah daerah dan Forkopimda bergerak cepat menghadapi cuaca ekstrem yang telah memicu banjir dan longsor di sejumlah wilayah Kabupaten Langkat.

Dokumen Pinjaman Bank: Tips Siapkan Berkas Agar Pengajuan Anda Mudah Lolos Ekonomi
Ekonomi
Senin, 28 September 2026 | 18:09 WIB

Dokumen Pinjaman Bank: Tips Siapkan Berkas Agar Pengajuan Anda Mudah Lolos

Jakarta, katakabar.com - Mengajukan pinjaman membutuhkan persiapan, terutama jika prosesnya dilakukan secara digital. Selain menentukan jumlah dana yang dibutuhkan, calon debitur perlu memastikan identitas, dokumen, hingga informasi keuangan sudah siap sebelum memulai pengajuan.

Bitcoin Makin Diminati di Indonesia, Investor Kripto Ramai Bertransaksi Lagi Ekonomi
Ekonomi
Sabtu, 26 September 2026 | 11:03 WIB

Bitcoin Makin Diminati di Indonesia, Investor Kripto Ramai Bertransaksi Lagi

Jakarta, katakabar.com  - Adopsi Bitcoin di Indonesia terus menunjukkan perkembangan seiring dengan meningkatnya perhatian masyarakat terhadap aset digital. Momentum tersebut kembali terlihat ketika harga Bitcoin (BTC) mencatat kenaikan sekitar 13 persen dalam sepekan, yang turut mendorong peningkatan aktivitas transaksi investor kripto di dalam negeri.

Bitcoin Jadi Sorotan Lantaran Tembus US$87.000, Lantas Seberapa Tinggi BTC Melaju? Ekonomi
Ekonomi
Rabu, 23 September 2026 | 14:07 WIB

Bitcoin Jadi Sorotan Lantaran Tembus US$87.000, Lantas Seberapa Tinggi BTC Melaju?

Jakarta, katakabar.com - Bitcoin (BTC) kembali menjadi sorotan setelah menembus level US$86.000 dan sempat bergerak mendekati US$87.000 pada Selasa (22/9). Kenaikan tersebut membawa Bitcoin ke level tertinggi dalam sekitar delapan bulan sekaligus membuka perhatian pasar terhadap potensi pergerakan harga berikutnya. Data pasar menunjukkan Bitcoin sempat mencapai sekitar US$86.500–US$87.000, dengan penguatan harian sekitar 6%. Pergerakan ini terjadi setelah BTC sebelumnya bertahan di atas level US$80.000. Kenaikan Bitcoin juga berlangsung di tengah meningkatnya aktivitas di pasar derivatif dan arus dana ke produk investasi Bitcoin. Data internal FLOQ menunjukkan open interest Bitcoin meningkat 9,38% dalam 24 jam menjadi sekitar US$61,33 miliar, sementara volume perdagangan gabungan meningkat 39%. Di pasar spot ETF Amerika Serikat, arus dana juga kembali menunjukkan momentum positif. Data mencatat ETF Bitcoin spot membukukan arus masuk bersih sekitar US$68,1 juta pada 21 September, setelah sebelumnya mencatat inflow sekitar US$433 juta pada 18 September. FOMO Bitcoin Kembali Meningkat Salah satu faktor yang menjadi perhatian pasar adalah meningkatnya sentimen fear of missing out (FOMO). Coinpedia mengutip data Santiment yang menunjukkan FOMO Bitcoin telah mencapai level tertinggi sejak Desember 2024. Kondisi tersebut muncul ketika Bitcoin berhasil melewati sejumlah level teknikal penting. Berdasarkan analisis teknikal, Bitcoin telah menembus moving average 50 minggu di sekitar US$78.320 dan sebelumnya juga melewati swing high yang terbentuk pada Mei. Dalam skenario teknikal tersebut, level US$85.000 disebut sebagai target minimum dari pola kenaikan. Sementara itu, area US$88.600–US$92.220 menjadi zona target berikutnya, dengan potensi ekstensi hingga sekitar US$97.637 apabila momentum berlanjut. Tetapi, level-level tersebut merupakan proyeksi teknikal dan bukan jaminan bahwa Bitcoin akan mencapai harga tertentu. Pembelian Korporasi Ikut Menopang Sentimen Minat korporasi terhadap Bitcoin juga kembali menjadi perhatian. Strategy, perusahaan yang dikenal dengan strategi treasury Bitcoin, pada pekan yang berakhir 20 September membeli tambahan 950 BTC senilai sekitar US$75,7 juta. Pembelian tersebut membawa total kepemilikan Bitcoin Strategy menjadi 846.000 BTC. Berdasarkan laporan perusahaan, pembelian dilakukan dengan menggunakan kas perusahaan. Menurut CEO dan Founder FLOQ, Yudhono Rawis, kombinasi antara arus dana institusional, pembelian korporasi, dan aktivitas pasar derivatif menjadi faktor yang perlu diperhatikan dalam membaca reli Bitcoin saat ini. “Kenaikan Bitcoin ke area US$87.000 menunjukkan bahwa momentum pasar kembali menguat setelah sebelumnya BTC mengalami tekanan di bawah US$80.000. Yang menarik bukan hanya pergerakan harganya, tetapi juga adanya kombinasi arus dana ETF, akumulasi korporasi, dan meningkatnya aktivitas di pasar derivatif,” ujar Yudho. Kata Yudho, kondisi tersebut menunjukkan bahwa pemulihan Bitcoin saat ini memiliki beberapa katalis yang berjalan secara bersamaan. Namun, peningkatan FOMO juga perlu menjadi perhatian karena dapat membuat volatilitas meningkat apabila ekspektasi pasar bergerak terlalu cepat. “Di sisi lain, kenaikan yang berlangsung cepat juga perlu dibaca dengan hati-hati. Ketika FOMO meningkat dan posisi derivatif bertambah, ruang volatilitas menjadi lebih besar. Karena itu, level harga sebaiknya tidak dilihat sebagai kepastian arah pasar, melainkan sebagai area yang perlu dipantau bersama dengan volume, arus ETF, likuiditas, dan kondisi makroekonomi,” lanjutnya. US$90.000 Jadi Level yang Kembali Disorot Setelah berhasil melewati US$86.000, level US$90.000 kembali menjadi perhatian pelaku pasar. Sejumlah analisis teknikal menempatkan US$88.600–US$92.220 sebagai area yang perlu diperhatikan apabila momentum kenaikan berlanjut. Pada kerangka waktu yang lebih pendek, area sekitar US$80.120 disebut sebagai level penting untuk mempertahankan struktur kenaikan jangka pendek. Sementara itu, jika terjadi koreksi, area US$82.000–US$84.000 menjadi salah satu zona yang dipantau pasar. Analisis lain yang dikutip Coinpedia juga menempatkan sekitar US$75.000 sebagai area dukungan yang lebih luas apabila koreksi berlangsung lebih dalam. Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa setelah reli tajam, pasar Bitcoin kini berada dalam fase yang membutuhkan konfirmasi lanjutan, bukan sekadar melihat kenaikan harga dalam jangka pendek. Yudho menambahkan pasar kripto saat ini perlu melihat Bitcoin dalam konteks yang lebih luas. “Bitcoin sudah menunjukkan kemampuan untuk kembali berada di atas level teknikal penting, tetapi keberlanjutan tren akan sangat bergantung pada apakah permintaan spot dapat terus menopang harga. Jika kenaikan semakin banyak didorong leverage dan FOMO, risiko koreksi juga perlu diperhitungkan. Bagi investor, memahami volatilitas dan mengelola risiko tetap menjadi bagian penting ketika pasar bergerak cepat,” jelas Yudho. Dengan Bitcoin berada di sekitar US$86.000–US$87.000, perhatian pasar selanjutnya tertuju pada kemampuan BTC mempertahankan level tersebut sekaligus menguji area US$90.000. Di sisi lain, arus ETF, aktivitas korporasi, kondisi likuiditas, serta perkembangan makroekonomi akan menjadi sejumlah faktor yang dapat memengaruhi arah pasar berikutnya. Pergerakan harga aset kripto bersifat volatil dan memiliki risiko. Informasi dalam artikel ini bersifat edukasi dan bukan merupakan ajakan atau rekomendasi untuk membeli maupun menjual aset kripto.

Afni Resmi Jadi Ketua NasDem Siak! Politik
Politik
Jumat, 11 September 2026 | 23:17 WIB

Afni Resmi Jadi Ketua NasDem Siak!

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem resmi menunjuk Bupati Siak Afni Zulkifli menjadi Ketua DPD NasDem Siak menggantikan Muhammad.