Kolaborasi Pemkab Kepulauan Meranti dan PT ITA, Jalan Akses RoRo Lukit Ditargetkan Rampung 2026
Kepulauan Meranti, katakabar.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti, Riau, terus mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung konektivitas wilayah. Salah satu yang menjadi prioritas pembangunan jalan Desa Lukit–Sungai Tengah, Kecamatan Merbau, yang diproyeksikan menjadi akses utama menuju rencana Pelabuhan Roll On-Roll Off (RoRo) Lukit. Jalan sepanjang sekitar 2 kilometer tersebut ditargetkan rampung pada 2026. Penyelesaiannya dinilai penting karena menjadi salah satu prasyarat untuk mendorong pembangunan Pelabuhan RoRo Lukit yang direncanakan mendapat dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI. Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar yang diwakili Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti, Sudandri, S.H., meninjau langsung progres pembangunan jalan tersebut. Peninjauan dilakukan untuk memastikan pengerjaan berjalan sesuai rencana sekaligus melihat berbagai kebutuhan di lapangan. Dalam kondisi fiskal daerah yang terbatas, Pemkab Kepulauan Meranti menggandeng dunia usaha untuk mempercepat pembangunan infrastruktur. Salah satunya melalui dukungan PT Imbang Tata Alam (ITA) melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR). PT ITA memberikan dukungan pembiayaan sekitar Rp3,5 miliar untuk pembangunan jalan Desa Lukit–Sungai Tengah. Sekda Kepulauan Meranti, Sudandri, menyampaikan apresiasi kepada PT ITA atas komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan di wilayah operasionalnya. “Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada PT ITA atas kontribusinya dalam pembangunan desa di wilayah operasionalnya. Melalui program CSR ini, apa yang diamanatkan oleh undang-undang dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Sudandri. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, perusahaan dan masyarakat menjadi salah satu strategi penting untuk mempercepat pembangunan, terutama di tengah keterbatasan kemampuan fiskal daerah. Pemkab Kepulauan Meranti menargetkan jalan tersebut dapat diselesaikan pada 2026. Setelah akses jalan tuntas, pemerintah daerah akan mendorong tahapan pembangunan fasilitas Pelabuhan RoRo Lukit. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kepulauan Meranti menjelaskan penyelesaian jalan akses merupakan salah satu persyaratan penting untuk memperoleh dukungan pembangunan pelabuhan dari pemerintah pusat. “Sebagai prasyarat untuk mendapatkan bantuan pembangunan Pelabuhan RoRo Lukit dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, jalan akses menuju pelabuhan harus dituntaskan terlebih dahulu,” jelasnya. Rencana pembangunan Pelabuhan RoRo Lukit sendiri diarahkan untuk mendapat pendanaan dari Kementerian Perhubungan RI. Rencana tersebut merupakan tindak lanjut dari koordinasi yang telah dilakukan Pemkab Kepulauan Meranti dengan Kementerian Perhubungan di Jakarta. Jika terealisasi, keberadaan Pelabuhan RoRo Lukit diharapkan memperkuat konektivitas antarwilayah di Kepulauan Meranti. Pelabuhan tersebut juga diproyeksikan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, distribusi barang dan jasa, serta pengangkutan hasil produksi masyarakat. Dalam jangka panjang, peningkatan konektivitas tersebut diharapkan memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya di Kecamatan Merbau dan wilayah sekitarnya. Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti H. Khalid Ali turut mengapresiasi sinergi Pemkab Kepulauan Meranti dan PT ITA dalam pembangunan jalan tersebut. Ia berharap pembangunan jalan yang telah lama dinantikan masyarakat itu dapat diselesaikan sebelum akhir 2026. “Pembangunan jalan ini bukan pekerjaan yang ringan. Namun berkat perjuangan, doa dan dukungan masyarakat setempat, serta sinergi antara Pemkab Meranti dan PT ITA, pembangunan ini dapat terus berjalan,” jelas Khalid Ali. Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga kekompakan dan bersama-sama mendukung pembangunan di Desa Lukit. Dukungan perusahaan terhadap pembangunan jalan tersebut merupakan bagian dari komitmen PT ITA melalui program CSR. Perwakilan PT ITA, Arif, mengatakan pembangunan jalan Desa Lukit–Sungai Tengah telah menjadi salah satu perhatian dan prioritas perusahaan. Namun, menurutnya, pembangunan tidak dapat dilakukan oleh perusahaan sendiri sehingga membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan. “Ini sudah menjadi prioritas kami. Namun kami tidak bisa melakukannya sendiri, untuk itu kami juga memohon dukungan dari semua pihak agar pembangunan ini dapat berjalan dengan baik,” ujar Arif. Sementara itu, Kepala Desa Lukit, Jumilan, menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Kepulauan Meranti dan PT ITA atas dukungan terhadap pembangunan akses jalan tersebut. Menurutnya, keberadaan jalan yang layak sangat dibutuhkan masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari, sekaligus memperlancar mobilitas dan konektivitas antarwilayah. “Mewakili masyarakat dan pemerintah desa, kami berharap pembangunan jalan ini dapat segera diselesaikan agar aksesibilitas masyarakat menjadi lebih baik,” ujarnya. Dengan dukungan CSR sekitar Rp3,5 miliar dari PT ITA, pembangunan jalan Desa Lukit–Sungai Tengah diharapkan menjadi pintu masuk bagi peningkatan konektivitas sekaligus mendukung rencana pembangunan Pelabuhan RoRo Lukit. Pemkab Kepulauan Meranti memastikan pembangunan jalan tersebut akan terus dikawal hingga selesai. Pemerintah daerah juga akan terus mendorong koordinasi dengan pemerintah pusat agar rencana pembangunan Pelabuhan RoRo Lukit dapat direalisasikan dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Peninjauan pembangunan turut didampingi Ketua DPRD Kepulauan Meranti H. Khalid Ali, Asisten II Sekretariat Daerah Tengku Arifin, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Kepala Dinas Perhubungan Fahri, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Sukri, Camat Merbau Jumiati, Kepala Desa Lukit Jumilan, jajaran PT ITA serta sejumlah pejabat lainnya.
PT Musim Mas Raih Apresiasi, Berbagi untuk Keluarga Veteran di Pangkalan Kuras
Pelalawan, katakabar.com - PT Musim Mas tunjukkan komitmen dukung kegiatan kemasyarakatan di Kabupaten Pelalawan, Riau. Sempena peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Pangkalan Kuras, perusahaan mendapat penghargaan atas partisipasinya sukseskan peringatan HUT RI ke 81 Tahun 2026. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Plt Camat Pangkalan Kuras, Rudiyanto, S.E., M.M., setelah upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 81 yang digelar di Halaman Kantor Camat Pangkalan Kuras, Sorek Satu, Senin (17/8) lalu. Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah unsur pimpinan daerah. Di antaranya Plt Camat Pangkalan Kuras, Rudiyanto, Kapolsek Pangkalan Kuras, Kompol Rinaldi Parlindungan, S.H., Danramil 04 Pangkalan Kuras, anggota DPRD Kabupaten Pelalawan, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Upika). Peringatan HUT RI ke 81 tersebut juga diikuti berbagai elemen masyarakat, mulai dari jajaran Kantor Urusan Agama (KUA) Pangkalan Kuras, aparatur sipil negara (ASN), tokoh adat, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, hingga pelajar dari berbagai jenjang pendidikan. Kehadiran berbagai elemen tersebut mencerminkan semangat persatuan dan gotong royong dalam memperingati kemerdekaan sekaligus mengisi pembangunan di daerah. Berbagi untuk Keluarga Veteran Selepas upacara, PT Musim Mas melanjutkan kepeduliannya dengan membagikan bingkisan kepada keluarga veteran dan pensiunan ASN di Kecamatan Pangkalan Kuras. Sebanyak 50 keluarga menerima bingkisan berupa masing-masing dua liter minyak goreng SunCo. Bantuan tersebut disalurkan berdasarkan data yang dihimpun pihak kecamatan. Pemberian bantuan itu menjadi bentuk penghormatan kepada para veteran dan pensiunan ASN yang dinilai telah memberikan kontribusi bagi bangsa serta pembangunan di wilayah Kecamatan Pangkalan Kuras. Plt Camat Pangkalan Kuras, Rudiyanto mengapresiasi konsistensi PT Musim Mas dalam mendukung berbagai kegiatan sosial dan pembangunan di wilayahnya. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat merupakan modal penting untuk mendorong Kecamatan Pangkalan Kuras menjadi wilayah yang semakin maju dan sejahtera. Apresiasi juga disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Pelalawan, M. Tambunan dari Fraksi PDI Perjuangan dan Muhammad Bakri dari Fraksi PAN. Keduanya menilai keterlibatan PT Musim Mas tidak sebatas membantu menyukseskan rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 81, tetapi juga menunjukkan kepedulian kepada masyarakat, khususnya keluarga veteran dan pensiunan ASN. Sementara, Humas PT Musim Mas Yusri Nasution, S.H., menyampaikan rasa syukur karena perusahaan dapat berbagi kebahagiaan dengan masyarakat dalam momentum peringatan kemerdekaan. Ia mengatakan pemberian bingkisan minyak goreng SunCo merupakan salah satu bentuk penghormatan kepada keluarga veteran dan pensiunan ASN yang telah memberikan kontribusi bagi bangsa dan pembangunan, khususnya di Kecamatan Pangkalan Kuras. Penghargaan yang diterima PT Musim Mas sekaligus memperlihatkan kuatnya kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah. Sinergi tersebut diharapkan dapat terus terjaga melalui berbagai program sosial dan kemitraan. Dengan demikian, manfaat keberadaan perusahaan dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat sekaligus memperkuat nilai kepedulian, gotong royong, dan semangat nasionalisme di Kabupaten Pelalawan.
Sudah 8 Bulan, Laporan Dugaan Pemerasan Debt Collector PT ACC Duri di Polres Bengkalis Stagnan, Korban Minta Keadilan!
Laporan dugaan tindak pidana pemerasan terkait proses penagihan kendaraan yang dilakukan PT ACC Duri hingga kini belum naik ke tahap penyidikan.
HUT Pramuka ke 65, Bertindak Jadi Irup Ini Harapan Camat Mandau di
Mandau, katakabar.com - Pemerintah Kecamatan Mandau peringati Hari Pramuka ke 65 Tahun 2026, dengan menggelar upacara, di halaman Kantor Camat Mandau, Jalan Jenderal Sudirman, Selasa (18/8). Pada kegiatan tersebut bertindak sebagai pemimpin upacara Camat Mandau, Riki Rihardi, S.STP., M.Si. Upacara tingkat Kwartir Ranting 040403 Cabang Kecamatan Mandau berlangsung khidmat, diikuti seluruh Kwartir Ranting dari masing-masing sekolah se Kecamatan Mandau. "Mari kita bersyukur kepada Allah Subhanahu wa ta'ala, Tuhan Yang Maha Esa atas nikmat dan berkah sehingga gerakan pramuka dapat berkembang bersama hingga saat ini," ujar Camat Mandau. Untuk itu, ajak Riki Rihardi, mari kita mengabdi tanpa batas untuk membangun kebanggaan bangsa, serta bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, sehingga bisa mewujudkan rasa semangat persaudaraan tanpa membedakan suku, agama, dan ras.
Semarak HUT RI ke 81 di Desa Alahair, Dari Upacara, Panggung Kesenian hingga Kuda Lumping
Kepulauan Meranti, katakabat.com - Suasana khidmat dan penuh semangat kebangsaan mewarnai pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Alahair, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, Senin (17/8). Upacara dipusatkan di Lapangan Bola Baskot, Jalan Kasmin, Desa Alahair, tersebut diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan. Mulai dari siswa-siswi TK, SD, SMP, SMA sederajat, aparatur pemerintahan desa, hingga masyarakat setempat turut ambil bagian dalam peringatan hari bersejarah bagi bangsa Indonesia tersebut. Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Penjabat (Pj) Kepala Desa Alahair, Tauhid Yusro. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat persatuan, kebersamaan dan gotong royong dalam membangun desa. “Mari kita bersama-sama bergotong royong membangun negeri ini, khususnya Desa Alahair yang kita cintai. Harapan kita ke depan, desa ini bisa menjadi desa yang maju dan makmur,” seru Tauhid berapi-api Menurutnya, kemajuan dan pembangunan desa bukan semata-mata menjadi tanggung jawab pemerintah desa, melainkan membutuhkan dukungan serta keterlibatan seluruh masyarakat. “Kemajuan desa ini bukan hanya berada di tangan kepala desa atau perangkat desa, tetapi ada di tangan kita semua. Untuk itu mari kita jaga kekompakan, keamanan dan kenyamanan bersama, sehingga Desa Alahair bisa menjadi desa yang aman, nyaman, dan bahkan senang dikunjungi oleh orang luar,” tegasnya. Tauhid memberikan perhatian khusus kepada generasi muda, terutama para pelajar yang menjadi bagian penting dalam menentukan masa depan desa dan bangsa. Ia berpesan agar para siswa terus belajar dengan sungguh-sungguh, menjaga semangat meraih cita-cita, serta memanfaatkan kesempatan pendidikan sebaik mungkin. “Belajarlah dengan baik. Saya yakin dan percaya, jika anak-anak kita belajar dengan tekun, maka apa yang diharapkan pribadi maupun orang tua dapat tercapai,” pesannya. Peringatan HUT RI ke 81 di Desa Alahair tidak berhenti setelah pelaksanaan upacara. Semangat kemerdekaan kemudian dilanjutkan dengan berbagai kegiatan hiburan dan perlombaan yang melibatkan masyarakat. Setelah upacara selesai, suasana di lapangan berubah menjadi lebih meriah dengan digelarnya berbagai permainan rakyat yang diikuti anak-anak dan ibu-ibu PKK. Kegiatan tersebut menjadi sarana hiburan sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga. Pj Kepala Desa Alahair, Tauhid Yusro mengatakan, rangkaian kegiatan tersebut sengaja dikemas dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat, khususnya generasi muda dan keluarga, agar momentum HUT Kemerdekaan dapat dirasakan bersama. Menurutnya, peringatan kemerdekaan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan, kebersamaan dan rasa cinta terhadap desa. “Melalui kegiatan seperti ini, kita ingin seluruh masyarakat bisa ikut merasakan kemeriahan HUT Kemerdekaan. Anak-anak bisa bermain dan berkarya, ibu-ibu juga ikut berpartisipasi. Yang paling penting, kebersamaan masyarakat terus terjaga,” harapnya. Kemeriahan kemudian berlanjut pada malam harinya melalui lomba kesenian antar sekolah yang ada di Desa Alahair. Para pelajar menampilkan berbagai kreativitas dan bakat seni di atas panggung yang disaksikan masyarakat. Penampilan para siswa mendapat sambutan antusias dari warga. Selain menjadi hiburan, kegiatan tersebut juga memberikan ruang bagi para pelajar untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus menumbuhkan keberanian dan rasa percaya diri. Tidak hanya penampilan dari para pelajar, malam kesenian tersebut juga dimeriahkan dengan pertunjukan budaya Jawa Kuda Lumping. Kesenian tradisional tersebut menjadi salah satu daya tarik tersendiri dan berhasil menghibur masyarakat yang hadir. Tauhid menilai, pelestarian kesenian dan budaya lokal maupun tradisional perlu terus dilakukan, terutama dengan melibatkan generasi muda. “Semangat kemerdekaan harus kita isi dengan hal-hal positif. Anak-anak kita harus diberikan ruang untuk berkreativitas, mengenal seni dan budaya, serta berani menunjukkan kemampuan mereka,” jelasnya. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan HUT RI ke 81 di Desa Alahair dapat menjadi momentum untuk semakin mempererat hubungan antara pemerintah desa, pelajar, pemuda, ibu-ibu PKK dan seluruh lapisan masyarakat. “Harapan kita, kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan. Bukan hanya untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan, tetapi juga untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat Desa Alahair,” sebutnya. Rangkaian peringatan HUT ke 81 Kemerdekaan RI di Desa Alahair berlangsung dengan tertib, meriah dan penuh semangat kebersamaan. Seluruh kegiatan menjadi wujud rasa syukur masyarakat atas kemerdekaan sekaligus penghormatan terhadap jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Sedikit demi Sedikit Kasus Pemukulan di Mandau Bengkalis Mulai Terungkap, Pelaku Diduga Lebih 1 Orang
Dalam persidangan di Pengadilan Negeri Bengkalis, Selasa (18/8), Rudi mengungkap dirinya diduga dipukul lebih dari satu orang.
Produksi 2.128 BOPD Lewat Sumur MESO#22 di Rohil, PHR Tambah Pasokan Minyak Nasional Jelang HUT RI ke 81
Rokan Hilir, katakabar.com - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) mencatatkan kinerja positif untuk ketahanan energi nasional. Melanjutkan kesuksesan sumur MESO#21, PHR sukses membukukan tambahan produksi secara signifikan dari sumur infill directional atau berarah tipe S (S-Type) MESO#22 yang berlokasi di Lapangan Menggala South (Menggala South Field), Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau. Dari hasil uji sumur (well test), sumur MESO#22 berhasil mencatatkan Initial Production (IP) sebesar 2.128 BOPD (Barrel Oil Per Day), dengan tingkat water cut yang terjaga rendah di kisaran 25%, dari total fluida sebesar 2.853 BFPD (Barrel Fluid Per Day). Tambahan produksi minyak mentah ini menjadi bukti nyata kontribusi program pengeboran PHR dalam menjaga dan meningkatkan produksi migas nasional. Pengeboran sumur MESO#22 yang mencapai kedalaman 3.920 ftMD ini diawali dengan tajak sumur menggunakan Rig GW-336 pada 16 Juli 2026. Seluruh rangkaian operasi pengeboran berhasil diselesaikan hingga rig release pada 29 Juli 2026. Keberhasilan sumur MESO#22 tidak lepas dari kepiawaian Perwira PHR dalam memitigasi berbagai tantangan keteknikan di lapangan. Salah satu tantangan utama adalah perubahan profil trajektori, dari yang sebelumnya menggunakan tipe J (J-Type) menjadi tipe S (S-Type) yang memiliki tingkat kesulitan jauh lebih tinggi. Selain trajektori, tim PHR juga berhadapan dengan potensi sloughing shale (lapisan serpih yang mudah rontok dan tidak stabil). Tantangan ini berhasil diatasi secara efektif melalui strategi penerapan mud weight schedule yang tepat. Guna meminimalisasi risiko washout, tim mengeksekusi strategi control drilling dengan menerapkan parameter rendah (low parameter) serta reologi lumpur yang tinggi (high rheology). Kombinasi strategi ini terbukti ampuh meredam isu washout sehingga proses run casing berjalan lancar hingga mencapai dasar sumur. General Manager (GM) Zona Rokan PHR, Andre Wijanarko, mengapresiasi kerja keras seluruh tim di lapangan yang berhasil menorehkan pencapaian dan mengurai tantangan teknis tersebut. "Alhamdulillah, Keberhasilan MESO#22 memberikan tambahan produksi yang sangat berarti bagi PHR Zona Rokan. Ini merupakan wujud komitmen PHR untuk terus menopang ketahanan energi nasional melalui program pengeboran, namun tetap mempertahankan disiplin biaya yang ketat serta menjunjung tinggi keselamatan operasi," ujar Andre Wijanarko. Pelaksanaan Sumur MESO#22 diselesaikan dalam total waktu aktual 29,04 hari, termasuk perhitungan rig moving, initial completion, dan Non-Productive Time (NPT) dibandingkan dengan rencana awal selama 24,2 hari. Saat ini, produksi minyak dari MESO#22 telah dialirkan menuju Gathering Station (GS) MESO. Seluruh proses pengaliran fluida dan operasional tetap mengedepankan aspek keselamatan kerja, integritas fasilitas, serta komitmen penuh terhadap aspek keselamatan dan operasi yang andal. "Ke depan, PHR akan terus berkomitmen untuk melakukan berbagai langkah optimasi dan inovasi operasional secara aman, andal, dan efisien. Kami percaya, melalui kolaborasi yang solid serta semangat dedikasi seluruh pekerja dan mitra kerja di lapangan, PHR dapat terus memberikan kontribusi terbaiknya bagi kelancaran pasokan energi nasional," tutup Andre Wijanarko. Tentang PHR Zona Rokan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR berdiri sejak 20 Desember 2018. Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021. Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi berjalan selamat, lancar dan andal. PHR melanjutkan pengelolaan Zona Rokan selama 20 tahun, mulai 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041. Daerah operasi Zona Rokan seluas sekitar 6.200 km2 berada di 7 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Terdapat 80 lapangan aktif dengan 11.300 sumur dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations). Zona Rokan memproduksi seperempat minyak mentah nasional atau sepertiga produksi pertamina. Selain memproduksi minyak dan gas bagi negara, PHR mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat dan lingkungan.
Sambut HUT RI ke 81 2026, Kecamatan Mandau Gelar Pawai Pembangunan
Mandau, katakabar.com - Kecamatan Mandau gelar pawai pembangunan menyambut perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indinesia ke 81 Tahun 2026, Sabtu (15/8). Kegiatan pawai tersebuti dimulai dari Jalan Sudirman (Depan Bank Mega) menuju UPT Dukcapil Kecamatan Mandau. Pawai Pembangunan ini diikuti belasan ribu peserta dari seluruh Kelurahan dan Desa se Kecamatan Mandau guna memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke 81. Pawai berlangsung semarak ini dilepas oleh Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Septian Nugraha, SE.,M.IP., bersama Camat Mandau Riki Rihardi, S.STP., M.Si. Kehadiran puluhan ribu peserta tidak hanya menghadirkan kemeriahan, tetapi juga menjadi gambaran kuatnya kebersamaan masyarakat Mandau dalam merayakan kemerdekaan. Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis mengingatkan peringatan kemerdekaan tidak semestinya berhenti sebagai kegiatan seremonial. Momentum 17 Agustus harus menjadi ruang untuk mengenang kembali perjuangan para pahlawan sekaligus meneguhkan tanggung jawab generasi saat ini dalam mengisi kemerdekaan. "Mari kita isi kemerdekaan ini dengan menjaga persatuan, membangun daerah, meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat ekonomi masyarakat serta menciptakan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang," serunya. Sepanjang Jalan Sudirman, kemeriahan semakin terasa. Peserta dari seluruh Kelurahan dan Desa se Kecamatan Mandau menampilkan beragam kreasi, budaya dan atribut bernuansa kemerdekaan. Anak-anak sekolah, pemuda, organisasi masyarakat, dan berbagai elemen masyarakat ikut semarakkan kegiatan pawai. Pawai ini menjadi bentuk antusiasme masyarakat merayakan HUT RI ke 81 Tahun 2026.
Kukuhkan Paskibra 2026, Ini Petuah Camat Mandau
Mandau, katakabar.com - Pasukan Pengibaran Bendera (Paskibra) Kecamatan Mandau Tahun 2026 resmi dikukuhkan di Gedung Bathin Betuah Kantor Camat Mandau, Jalan Jenderal Sudirma Duri, Kabupaten Bengkalis, Jumat (14/8) kemarin. Di kegiatan tersebut Wakil Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis, Forkopimcam Mandau, Sekretaris Kecamatan Mandau, Ketua TP PKK Kecamatan Mandau, Lurah dan Kades serta Kepala UPT se Kecamatan Mandau, Kasi dan Kasubbag Kantor Camat Mandau, serta para orang tua atauwali dari Paskibra Kecamatan Mandau. Pasukan Pengibaran Bendera (Paskibraka) Kecamatan Mandau hasil seleksi sekolah-sekolah tingkat SMA sederajat se Kecamatan Mandau. Kegiatan diawali dengan pembacaan sumpah dan janji Paskibraka yang dibacakan Camat Mandau Riki Rihardi selaku Inspektur upacara diikuti oleh para anggota Paskibra, dilanjutkan dengan penyematan lencana Paskkbra, serta pengikatan kendit kepada para anggota Paskibra. Hal ini menandakan anggota Paskibra Kecamatan Mandau Tahun 2026 telah dikukuhkan, dan harus siap menjalankan tugas saat pengibaran bendera merah putih pada 17 Agustus 2026 nanti. Camat Mandau, Riki Rihardi, mengatakan malam ini para Paskibra Kecamatan Mandau adalah kebanggaan kami dan seluruh masyarakat Kecamatan Mandau. "Kami berharap kepada para anggota Paskibra Kecamatan Mandau untuk tiga hari mendatang diharapkan agar bersama-sama berjibaku, dengan semangat yang tinggi, menggunakan seluruh potensi yang ada, serta dengan niat yang tulus untuk berlatih," harapnya. Ditambahkan Camat Mandau, kami informasikan masyarakat Kecamatan Mandau begitu ingin sang Bendera Merah Putih berkibar di lapangan Kantor Camat Mandau pada 17 Agustus 2026 nanti.
Ternyata! Anggota Koperasi Sentra Madani Ada Pejabat Siak, Ini Daftar Namanya
Setidaknya ada 4 orang nama pejabat eselon II masuk dalam jajaran anggota koperasi yang mengelola kebun kelapa sawit seluas 298,10 hektar di wilayah Kecamatan Koto Gasib tersebut.