Bisnis Haram Alpin Geopani Karam Hukrim
Hukrim
Kemarin

Bisnis Haram Alpin Geopani Karam

Batang Hari, katakabar.com - Bisnis haram pemuda 22 tahun asal Desa Sungai Lingkar, Kecamatan Maro Sebo Ulu, Kabupaten Batang Hari, Jambi, akhirnya karam. Lelaki pemilik na...

Pimpin Upacara Hari Juang Polri 2026, Kapolres Kepulauan Meranti Tekankan Pelayanan Humanis Hukrim
Hukrim
Kemarin

Pimpin Upacara Hari Juang Polri 2026, Kapolres Kepulauan Meranti Tekankan Pelayanan Humanis

Kepulauan Meranti, katakabar.com -  Peringatan Hari Juang Polri Tahun 2026 menjadi momentum bagi jajaran Polres Kepulauan Meranti untuk perkuat semangat pengabdian, profesionalisme, dan pelayanan humanis kepada masyarakat. Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) Hari Juang Polri digelar di halaman Mapolres Kepulauan Meranti, Jalan Raya Gogok Darussalam, Jumat (21/8) sekitar pukul 07.30 WIB. Upacara tersebut dihadiri Wakapolres Kepulauan Meranti, Kompol Detis Mayer Silitonga, S.H., para pejabat utama, perwira, serta personel Polres Kepulauan Meranti. Dalam amanatnya, Kapolres Kepulauan Meranti menegaskan Hari Juang Polri bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para pendahulu sekaligus memperkuat komitmen anggota dalam menjalankan tugas. “Peringatan Hari Juang Polri ini menjadi momentum bagi kita untuk mengenang dan menghormati perjuangan para pendahulu Polri. Nilai-nilai perjuangan tersebut harus terus kita tanamkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” ujar AKBP Gede. Menurutnya, tantangan kepolisian semakin kompleks seiring dengan berkembangnya persoalan di tengah masyarakat. Kondisi tersebut menuntut setiap personel untuk mampu menjalankan tugas secara profesional sekaligus mengedepankan pendekatan yang humanis. “Semangat juang, loyalitas, soliditas dan profesionalisme harus terus kita jaga. Yang paling penting, bagaimana kita hadir memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” jelasnya. AKBP Gede juga mengingatkan seluruh personel agar menjaga integritas, disiplin, dan ketulusan dalam melaksanakan tugas. Ia menilai, kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian harus dibangun melalui tindakan nyata, terutama ketika masyarakat membutuhkan kehadiran dan bantuan polisi. “Jadikan Hari Juang Polri sebagai pengingat bahwa pengabdian kepada bangsa dan negara membutuhkan integritas, disiplin dan ketulusan. Kita harus terus berupaya memberikan pelayanan yang humanis dan profesional agar kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin kuat,” tegasnya. Ia menambahkan, pelayanan kepolisian harus semakin mudah diakses masyarakat dengan mengedepankan kecepatan dan responsivitas dalam menangani berbagai persoalan keamanan dan ketertiban. Masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti juga dapat memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 untuk menyampaikan laporan, informasi, maupun permintaan bantuan yang membutuhkan respons kepolisian. Layanan tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat sekaligus mendukung terciptanya pelayanan publik yang cepat, mudah, dan responsif. Melalui momentum Hari Juang Polri 2026, jajaran Polres Kepulauan Meranti diharapkan semakin solid dalam menjalankan tugas serta mampu menghadirkan sosok polisi yang profesional, berintegritas, dan humanis. Dengan demikian, semangat perjuangan yang diwariskan para pendahulu tidak berhenti pada peringatan, tetapi diwujudkan melalui pengabdian nyata dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Ulah Ekstasi Dua Pria Salah Satunya DPO Dicokok Polsek Mandau di Jalan Kayangan Hukrim
Hukrim
Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:12 WIB

Ulah Ekstasi Dua Pria Salah Satunya DPO Dicokok Polsek Mandau di Jalan Kayangan

Mandau, katakabar.com - Tim Opsnal Polsek Mandau, Polres Bengkalis cokok dua pria salah satunya masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) di kawasan Jalan Kayangan Gang Pepaya Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Bengkalis, Riau, Kamis (20/8) kemarin. Kapolsek Mandau, AKP I Made Pasek, diteruskan Kasi Humas Polsek Mandau, Betti Dumauli S, lewat keterangan resmi kepada wartawan, Jumat (21/8), mengatakan pengungkapan kasus narkotika jenis ekstasi bermula Kamis (20/8) sekitat pukul 23.30 WIB, Tim Opsnal Reskrim Polsek Mandau mendapat informasi adanya DPO (daftar pencarian orang) perkara narkotika jenis Ekstasi di Jalan Kayangan Gang Pepaya Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau. "Dari informasi tersebut Tim Opsnal Polsek Mandau ke Jalan Kayangan Gang Pepaya. Tiba di tempat petugas polisi langsung mengamankan tersangka AN alias Yanboy 22 tahun," ujar Betti. Di hari yang sama, sambung Betti sekitar pukul 23.30 WIB, Tim Opsnall Reskrim Polsek Mandau kembali menangkap DAP (DPO) d lokasi yang sama. Ketiaka penangkapan DAP petugas polisi temukan dua puluh sembilan butir narkotika jenis ekstasi dengan rincian dua puluh lima butir narkotika jenis ekstasi didapat di dalam tisu yang dibalut dalam plastik merah dan empat butir narkotika jenis ekstasi didapat didalam plastik yang dimasukkan dalam kotak rokok. Tidak hanya itu, terang Kasi Humas Polsek Mandau, Tim Opsnal Reskrim Polsek Mandau mengamankan satu unit handphone, dan uang tunai Rp235 ribu. Dari pengakuan pelaku barang narkotika jenis ekstasi tersebut didapat dari YRP alias Dorex (DPO). "Atas kejadian tersebut kedua pelaku dan barang bukti dibawa ke Polsek Mandau guna dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Kepada dua tersangka sementara dijerat Pasal 114 Undang Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Jo pasal 609 Tentang Penyesuaian Pidana," tambahnya.

Laka Maut di Jalan Tegal Sari Pengendara NMAX Terpental ke Arah Mobil Akhirnya Meninggal Hukrim
Hukrim
Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:27 WIB

Laka Maut di Jalan Tegal Sari Pengendara NMAX Terpental ke Arah Mobil Akhirnya Meninggal

Mandau, katakabar.com - Kecelakaan  maut dua unit sepeda motor terjadi di kawasan Jalan Tegal Sari, Kelurahn Air Jamban, Kecamatan Mandau, Bengkalis, Riau, Selasa (18/8) sekitar pukul 22.17 WIB, korban terpental ke arah mobil akhirnya meninggal dunia. Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar, melalui Kasat Lantas Polres Bengkalis, AKP Shandra Amalia, kepada wartawan lewat siaran pers, Rabu (19/8) siang, mengatakan peristiwa laka maut terjari bermula satu unit sepeda motor Honda Beat BM 3107 DAJ datang dari arah Jalan Tegal Sari luar menuju ke arah Jalan Tegal Sari dalam. Tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP), kata AKP Shandra, satu unit sepeda motor Honda Beat BM 3107 DAJ  mendahului satu unit mobil (dalam lidik) yang berada di depannya, saat bersamaan dari arah berlawanan datang satu unit sepeda motor Yamaha N-Max BM 3107 DAJ disebabkan jarak yang sudah terlalu dekat terjadilah tabrakan antara satu unit sepeda motor Honda Beat BM 3107 DAJ dengan satu unit sepeda motor Yamaha N-Max BM 3107 DAJ. "Di mana saat terjadi benturan tersebut mengakibatkan korban terpental ke arah satu unit mobil (dalam lidik) tersebut. Akibatnya pengendara satu unit sepeda motor Yamaha N-Max BM 3107 DAJ mengalami luka-luka dan meninggal dunia. Sedang, pengendara dan penumpang satu unit sepeda motor Honda Beat BM 3107 mengalami luka-luka dan saat ini dirawat di rumah sakit," jelasnya.

Kapolres Kepulauan Meranti Anjangsana ke SLB Selatpanjang, Serahkan Alat Bantu Dengar dan Kursi Roda Hukrim
Hukrim
Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:49 WIB

Kapolres Kepulauan Meranti Anjangsana ke SLB Selatpanjang, Serahkan Alat Bantu Dengar dan Kursi Roda

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kepedulian terhadap anak-anak berkebutuhan khusus ditunjukkan Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K. dengan mengunjungi Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Selatpanjang, Jalan Banglas, Kecamatan Tebing Tinggi, Selasa (18/8). Kunjungan tersebut tidak sekadar menjadi agenda silaturahmi. Kapolres bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kepulauan Meranti Ny. Widya Gede Adi hadir langsung untuk melihat aktivitas pembelajaran sekaligus memberikan dukungan kepada para siswa, guru dan pihak sekolah. Setibanya di lingkungan SLB Negeri Selatpanjang sekitar pukul 09.00 WIB, Kapolres dan Ketua Bhayangkari disambut pihak sekolah. Keduanya kemudian didampingi Kepala SLB Negeri Selatpanjang, Ison Mirza meninjau sejumlah ruang kelas serta berinteraksi dengan guru dan siswa. Suasana kunjungan berlangsung hangat. Kapolres tidak hanya melihat proses belajar mengajar dari luar, tetapi juga menyempatkan diri berkomunikasi langsung dengan para siswa untuk mengetahui aktivitas mereka di lingkungan sekolah. "Kami ingin hadir bukan hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang peduli dan memberikan dukungan kepada anak-anak serta para guru di SLB," kata AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita. Kehadiran rombongan Polres Kepulauan Meranti semakin mencair ketika Kapolres, Ketua Bhayangkari dan sejumlah personel ikut terlibat dalam perlombaan Bocce bersama para siswa. Kegiatan tersebut menjadi momen kebersamaan yang penuh keceriaan, khususnya bagi siswa Down Syndrome yang mengikuti permainan. Melalui kegiatan itu, pendekatan antara polisi dan lingkungan sekolah dibangun dengan suasana yang lebih dekat, santai dan humanis. Para siswa pun terlihat mendapatkan perhatian serta semangat tambahan dalam mengikuti kegiatan. Selain berinteraksi dan bermain bersama siswa, Kapolres juga membawa kepedulian dalam bentuk bantuan yang diharapkan dapat memberikan manfaat secara langsung. Sebanyak dua unit alat bantu dengar dan dua unit kursi roda diserahkan kepada siswa SLB Negeri Selatpanjang yang membutuhkan. Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang aktivitas belajar, mobilitas serta kegiatan sehari-hari para penerima. "Semoga bantuan ini bisa bermanfaat dan membantu anak-anak dalam menjalani aktivitasnya, baik di sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari," ucapnya. Tak hanya siswa, perhatian juga diberikan kepada para guru. Kapolres bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kepulauan Meranti menyerahkan bingkisan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para tenaga pendidik yang setiap hari mendampingi dan memberikan pendidikan kepada anak-anak berkebutuhan khusus. Bagi lingkungan SLB, dukungan tersebut dinilai memiliki arti penting. Kehadiran pimpinan kepolisian secara langsung menunjukkan bahwa perhatian terhadap pendidikan inklusif dan kelompok berkebutuhan khusus menjadi bagian dari kepedulian sosial di tengah masyarakat. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kasat Lantas Polres Kepulauan Meranti, AKP Sardianto, S.E., Kasi Propam AKP Daniel Bakkara, Kasat Binmas, AKP Aguslan, S.H., Wakapolsek Tebing Tinggi, Ipda Yosef Hendrawan, S.H., Kepala Desa Banglas, Abdul Zaid, Ps. Kanit Binmas Polsek Tebing Tinggi, Aiptu Djoko Susilo, Bhabinkamtibmas Desa Banglas Brigadir Rozi Fernanda, S.E., serta personel Polres Kepulauan Meranti dan Polsek Tebing Tinggi. Guru dan siswa SLB Negeri Selatpanjang juga turut mengikuti rangkaian kegiatan hingga ditutup dengan foto bersama. Kunjungan tersebut menjadi salah satu bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat melalui pendekatan yang lebih humanis. Tidak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, kepolisian juga berupaya membangun hubungan yang lebih dekat dengan berbagai kelompok masyarakat, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus. Bagi Kapolres, kedekatan dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan. Interaksi langsung di lingkungan sekolah juga diharapkan dapat memperkuat komunikasi antara kepolisian, tenaga pendidik dan masyarakat. "Kami berharap silaturahmi dan komunikasi seperti ini terus terjalin. Polri ingin menjadi sahabat bagi masyarakat dan hadir ketika masyarakat membutuhkan," tutur AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan kondusif. Bantuan yang diserahkan diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi siswa yang menerima, sementara kebersamaan yang tercipta menjadi penguat hubungan antara Polri dan lingkungan pendidikan di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Pelaku Curas Diringkus Polsek Mandau di Jalan Gajah Mada Amankan Satu Unit Sepeda Motor Hukrim
Hukrim
Selasa, 18 Agustus 2026 | 14:43 WIB

Pelaku Curas Diringkus Polsek Mandau di Jalan Gajah Mada Amankan Satu Unit Sepeda Motor

Mandau, katakabar.com - Kepolisian Sektor (Polsek) Mandau ringkus seorang laki-laki terduga pelaku Pencurian dengan Kekerasan (Curas) di kawasan Jalan Gajah Mada, Kelurahan Talang Mandi, Kecamatan Mandau, Bengkalis, Riau, Selasa (18/8) sekitar pukuk 00.30 WIB dinihari. Lelaki terduga pelaku Curas itu belakangan diketahui bernama INS 25 tahun merupakan warga Jalan Inpres Kelurahan Talang Mandi, Kecamatan Mandau. Kapolsek Mandau, AKP I Made Pasek, melalui Kasi Humaw Polsek Mandau, Betti Dumauli, kepada wartawan lewata siaran pers, Selasa siang, mengatakan peristiwa pencurian diserta dengan kekerasan terhadap satu unit sepeda motor merk Yamaha N MAX dengan nomor polisi BM 2087 DAY, warna hitam atas nama Prata Hoki Bangun milik pelapor terjadi saat pulang dari arah simpang sebanga menuju mess. Sebelumnya, ujar Kasi Humas Polsek Mandau, terlapor dan kawan-kawan mendahului pelapor. Saat itu pelapor melihat kearah terlapor tiba-tiba, terlapor menghentikan pelapor, kemudian terlapor  turun dari sepeda motornya, dan langsung mengangkat kerah baju pelapor lalu memukul wajah pelapor secara berulang kali saat kejadian. "Ketika persitiwa terjadi salah satu terlapor, mengatakan “bawa motornya ni”. Setelah itu terlapor mengarahkan pisau ke badan pelapor, lantaran takut pelapor langsung melarikan diri, saat itulah terlapor dalam lidik membawa sepeda motor ke arah simpang sebanga," jelas Betti. Menurut Kasi Humas Polsek Mandau, atas kejadian tersebut pelapor merasa tidak terima selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian untuk penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Berdasarkan dari Laporan Polisi LP/B/354/VIII/2026/SPKT/POLSEK MANDAU/POLRES BENGKALIS/POLDA RIAU, tentang Pencurian disertai dengan kekerasan (Pasal 479 KUHPidana), terang Betti, ti Opsnal Polsek Mandau mendapat informasi pelaku berada di Jalan Gajah Mada kilometer 5 Kelurahan Talang Mandi, Keamatan Mandau, Bengkalis, "Kemudian tima langsung menuju Jalan Gajah Mada kiloneter 5  tersebut, tiba di sana dengan sigap tim langsung mengamankan terduga pelaku INS," ucapnya. Selanjutnya, tambah Betti, pelaku dan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Yamaha N MAX dengan nomor polisi BM 2087 DAY, warna hitam, satu topi di bawa ke Polsek Mandau guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

Pamatwil Polda Riau Pimpin Upacara HUT RI ke 81 di Wilayah Terluar Kepulauan Meranti Hukrim
Hukrim
Senin, 17 Agustus 2026 | 15:50 WIB

Pamatwil Polda Riau Pimpin Upacara HUT RI ke 81 di Wilayah Terluar Kepulauan Meranti

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Bantar, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, berlangsung suasana berbeda. Upacara yang digelar di wilayah 3T tersebut tidak hanya menjadi momentum mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi memperlihatkan kuatnya sinergi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat di wilayah terluar. Kegiatan Senin (17/8/) sekitar pukul 09.30 WIB di halaman Kantor Camat Rangsang Barat, Jalan Olahraga, Desa Bantar. Upacara tersebut melibatkan Tim Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau bersama unsur pemerintahan dan masyarakat setempat. Perwira Pengamat Wilayah (Pamatwil) Polda Riau, Kombes Pol Andi Yul Lapawesean Tenri Guling, S.H., S.I.K., M.H., yang juga menjabat Kabid TIK Polda Riau, hadir bersama Kabid Dokkes Polda Riau, AKBP dr. Parluhutan Sitindaon. Kehadiran jajaran Polda Riau pada upacara di Desa Bantar menjadi bagian dari rangkaian Ekspedisi Merah Putih Presisi yang menyasar wilayah 3T. Momentum tersebut sekaligus memperkuat pesan bahwa peringatan kemerdekaan harus dapat dirasakan masyarakat hingga ke wilayah terluar. Upacara turut dihadiri Wakapolres Kepulauan Meranti, Kompol Detis Mayer Silitonga, S.H., para pejabat utama Polres Kepulauan Meranti, Camat Rangsang Barat, Jefri, S.I.P., Kapolsek Rangsang Barat, Ipda Sukardi, S.I.P., Bhayangkari Polsek Rangsang Barat, unsur Forkopimcam Rangsang Barat, para kepala seksi dan Kasubag kecamatan, seluruh kepala desa se-Kecamatan Rangsang Barat, serta tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda. Peserta upacara berasal dari berbagai unsur. Barisan Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, ASN hingga pelajar tingkat SD, SMP dan SMA berdiri bersama mengikuti seluruh rangkaian peringatan hari kemerdekaan. Tetapi, perhatian tidak berhenti pada jalannya upacara. Setelah rangkaian peringatan kemerdekaan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan Kapolda Riau dalam rangka Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau Tahun 2026. Sebanyak empat tokoh dari Kecamatan Rangsang Barat menerima penghargaan tersebut. Mereka yakni Iriyanto Abdullah, Kepala Desa Bokor; Noeradi, Kepala Desa Telaga Baru; H. Suardi A.Ma.Pd, Ketua LAMR Kecamatan Rangsang Barat; serta H. Dahroji, S.Ag, Ketua MUI Kecamatan Rangsang Barat. Penyerahan penghargaan tersebut dilakukan oleh Pamatwil Polda Riau, Kombes Pol Andi Yul Lapawesean Tenri Guling. Apresiasi itu menjadi bagian dari rangkaian Ekspedisi Merah Putih Presisi yang dilaksanakan Polda Riau di wilayah tersebut. Pemberian penghargaan kepada unsur pemerintahan desa dan tokoh masyarakat, adat serta agama itu sekaligus memperlihatkan bahwa menjaga keamanan dan membangun daerah membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Peran para tokoh lokal dinilai penting dalam menjaga komunikasi, persatuan serta situasi yang kondusif di tengah masyarakat. Pamatwil Polda Riau, Kombes Pol Andi Yul Lapawesean Tenri Guling, menegaskan peringatan kemerdekaan di wilayah 3T memiliki arti penting karena menunjukkan bahwa semangat kebangsaan harus tumbuh hingga ke daerah terluar. "Peringatan kemerdekaan ini menjadi momentum untuk meningkatkan rasa nasionalisme, memperkuat persatuan dan menunjukkan bahwa kehadiran negara harus dirasakan sampai ke wilayah 3T," ujar Andi Yul. Ia juga menilai keterlibatan berbagai unsur dalam kegiatan tersebut menjadi gambaran pentingnya kebersamaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. "Sinergitas antara Polri, pemerintah dan masyarakat harus terus diperkuat untuk menjaga keamanan, persatuan serta stabilitas di wilayah Rangsang Barat," tegasnya. Menurut Andi Yul, kehadiran jajaran Polda Riau bersama pemerintah dan masyarakat juga menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan kepolisian dengan masyarakat di kawasan terluar. "Kehadiran kami di sini merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan Polri dengan masyarakat sekaligus memastikan keamanan dan pelayanan negara dapat dirasakan masyarakat di wilayah perbatasan," ucapnya. Dari sisi keamanan, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan terkendali. Monitoring dilakukan selama kegiatan berlangsung guna memastikan seluruh tahapan upacara dan rangkaian acara berjalan sesuai dengan rencana. Peringatan HUT ke 81 Kemerdekaan RI di Desa Bantar akhirnya bukan sekadar kegiatan tahunan. Di wilayah 3T seperti Rangsang Barat, momentum tersebut menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan, persatuan dan kehadiran negara harus terus dirawat bersama melalui kolaborasi antara Polri, pemerintah dan masyarakat.