MOFI Dorong Agen Bangun Jaringan dan Akses Pembiayaan UMKM Lewat Referral Ekonomi
Ekonomi
9 jam yang lalu

MOFI Dorong Agen Bangun Jaringan dan Akses Pembiayaan UMKM Lewat Referral

Jakarta, katakabar.com -  PT Moladin Finance Indonesia (MOFI), perusahaan pembiayaan yang berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta bagian dari Moladin Group, terus memperkuat ekosistem Agen MOFI sebagai salah satu channel utama perluas akses pembiayaan bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM. Sejak diluncurkan pada 2024, platform Agen MOFI telah digunakan lebih dari 7.000 agen terdaftar melalui aplikasi dan website. Platform ini membantu agen mengelola prospek pembiayaan berjaminan properti maupun kendaraan secara lebih mudah, cepat, dan terstruktur. Melalui Agen App, agen dapat: - Mengajukan dan memantau prospek pembiayaan secara real time. - Melihat perkembangan aplikasi dengan lebih transparan. - Mengembangkan jaringan melalui program referral dan pengembangan jaringan agen. - Memperoleh insentif dari aktivitas pembiayaan yang berhasil diproses. Sebagai bagian dari penguatan ekosistem tersebut, MOFI kini memperkuat fitur referral dan pengembangan jaringan agen, yang memungkinkan agen membangun jaringan agen baru dan memperoleh penghasilan tambahan dari aktivitas jaringan tersebut. Melalui fitur ini, agen tidak hanya berperan sebagai referral partner, tetapi juga dapat membangun komunitas dan jaringan produktif yang berkembang bersama MOFI. Direktur PT Moladin Finance Indonesia, Mulyadi, menyampaikan keberadaan agen memiliki peran strategis dalam menjangkau kebutuhan pembiayaan masyarakat yang belum terlayani secara optimal, khususnya UMKM di berbagai daerah. “Kami melihat agen bukan hanya sebagai channel akuisisi, tetapi juga sebagai mitra yang membantu memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat dan pelaku UMKM. Melalui program referral dan pengembangan jaringan agen, kami ingin membuka peluang yang lebih luas bagi masyarakat untuk membangun jaringan, memperoleh penghasilan tambahan, sekaligus membantu lebih banyak pelaku usaha mendapatkan akses pendanaan,” ujarnya. MOFI juga terus mengembangkan berbagai fitur pada Agent App, termasuk gamifikasi, monitoring prospek, hingga program berbasis komunitas untuk meningkatkan engagement dan produktivitas agen. Dengan konsep yang fleksibel dan mudah diakses, masyarakat dapat menjalankan aktivitas sebagai Agen MOFI kapan saja dan di mana saja. Masyarakat yang tertarik bergabung dapat mengunduh aplikasi Moladin Agen secara gratis melalui Google Play Store atau mengakses website berikut: https://apps.mofi.id/sso.

Sampoerna Pertahankan Kepemimpinan Pasar 2025 di Tengah Tantangan Industri Tembakau Ekonomi
Ekonomi
12 jam yang lalu

Sampoerna Pertahankan Kepemimpinan Pasar 2025 di Tengah Tantangan Industri Tembakau

Jakarta, katakabar.com -  PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna/BEI: HMSP) hari ini mengumumkan hasil kinerja tahun buku 2025 dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), dengan mencatatkan volume penjualan sebanyak 79,4 miliar batang, serta berhasil mempertahankan posisi sebagai pemimpin di industri hasil tembakau Indonesia dengan pangsa pasar sebesar 30,7 persen. Seiring dengan capaian tersebut, Sampoerna mencatatkan kinerja peningkatan laba bruto  sebesar 11,2 persen menjadi Rp20,6 triliun, yang didukung oleh penerapan strategi penetapan harga di tengah kondisi pasar yang menantang. Laba bersih tercatat relatif stabil dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp6,6 triliun, mencerminkan kekuatan fundamental bisnis Perseroan serta konsistensi dalam menjalankan fokus strategi. “Strategi kami berfokus pada inovasi dan penguatan portofolio produk yang berorientasi pada konsumen dewasa untuk mempertahankan kepemimpinan di seluruh segmen di tengah dinamika industri yang terus berkembang. Kami juga terus menyeimbangkan pertumbuhan bisnis dengan memperkuat hilirisasi di industri tembakau serta berkontribusi pada penciptaan nilai di seluruh rantai pasok,” ujar Presiden Direktur Sampoerna Ivan Cahyadi pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2025 di Jakarta, Senin (18/5) lalu. Perekonomian Indonesia tetap menunjukkan resiliensi pada 2025. Tetapi, Industri Hasil Tembakau (IHT) terus menghadapi tantangan seiring tekanan daya beli yang berkelanjutan, berlanjutnya tren downtrading ke produk dengan harga lebih rendah, dan meningkatnya peredaran rokok ilegal. Kondisi ini tecermin dari kinerja IHT Nasional yang mengalami penurunan penjualan sekitar 3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dampak terbesar dirasakan pada Rokok Golongan I, yakni penyerap tenaga kerja terbesar sekaligus kontributor utama terhadap penerimaan cukai negara. Pangsa pasar Rokok Golongan I telah tergerus secara signifikan, turun sekitar 22 poin dalam enam tahun terakhir dari 80% pada tahun 2019 dan sudah mendekati 50 persen pada Kuartal I 2026. Hal ini turut tecermin pada penurunan volume penjualan Perseroan sebesar 8,7 persen pada Kuartal I 2026, dengan penurunan volume terbesar pada kategori Sigaret Kretek Tangan (SKT) yang merupakan segmen padat karya “Kami mengapresiasi keputusan Pemerintah untuk tidak menaikkan tarif cukai pada 2026 sebagai langkah strategis dalam menjaga stabilitas industri tembakau. Kebijakan ini, yang didukung oleh upaya pemerintah dalam pemberantasan rokok ilegal, memberi ruang pelaku industri legal untuk dapat terus berkontribusi terhadap penerimaan negara dan penciptaan lapangan kerja. Namun, penurunan pangsa pasar di  segmen Rokok Golongan 1 yang terus berlanjut dan perlindungan segmen SKT yang padat karya, perlu mendapatkan perhatian dari pemangku kepentingan. Dengan iklim usaha yang lebih kondusif, kami optimis dapat terus memperkuat ekosistem ekonomi nasional secara berkelanjutan,” ujar Ivan.  Dukungan Sampoerna pada SKT Padat Karya dan Perekonas Sampoerna secara konsisten memperkuat portofolio SKT guna menjaga mata pencaharian sekitar 70 ribu tenaga pelinting yang sebagian besar adalah perempuan dan bekerja di enam fasilitas produksi yang dimiliki perseroan serta 43 fasilitas produksi yang dimiliki, dan dioperasikan oleh Koperasi dan Pengusaha Daerah yang tersebar di 35 kabupaten dan kota di pulau Jawa. Urgensi untuk menjaga keberlangsungan segmen ini semakin nyata mengingat hasil studi Universitas Airlangga yang mencatat efek ekonomi berganda hingga 3,8 kali lipat. Artinya, setiap Rp1.000 aktivitas ekonomi yang dihasilkan fasilitas produksi SKT berpotensi menciptakan perputaran ekonomi sebesar Rp3.800 di masyarakat sekitar. Lantaran itu, keterlibatan dan sinergi seluruh pemangku kepentingan menjadi penting dalam merumuskan kebijakan yang mendukung keberlanjutan industri tembakau nasional, khususnya di segmen SKT, guna menjaga ekosistem ekonomi daerah serta melindungi puluhan ribu lapangan kerja yang bergantung pada sektor ini. Sementara, dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, Sampoerna terus menciptakan nilai di seluruh rantai nilai perseroan, mulai dari kemitraan dengan lebih dari 22.500 petani tembakau dan cengkih, bekerja sama dengan lebih dari 1,5 juta toko ritel, serta penciptaan sekitar 90.000 lapangan kerja di Indonesia dari kegiatan usaha Perseroan. Berdasarkan Studi  Litbang Kompas pada tahun 2025, dampak berganda aktivitas usaha Sampoerna mencapai sekitar Rp204,1 triliun per tahun atau setara dengan sekitar 1 persen Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia, dengan rasio multiplier sebesar 1,7 kali. Sejalan dengan kontribusi tersebut, Perseroan juga terus memperkuat pengembangan sumber daya manusia sebagai kunci pertumbuhan berkelanjutan melalui berbagai inisiatif pelatihan, pengembangan talenta, serta program pembinaan dengan pengusaha UMKM lokal di seluruh Indonesia. Beberapa program yang telah dijalankan adalah Sampoerna Retail Community (SRC) yang diluncurkan pada tahun 2008 dan  telah membina 250.000 toko kelontong di seluruh Indonesia dan menghasilkan total omzet sebesar Rp251 triliun per tahun atau setara dengan 9,46% PDB Retail Nasional 2025, Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC) yang dimulai dari tahun 2007 dan telah menjangkau lebih dari 108.000 pelaku UMKM, serta Sampoerna Karya Bangsa yang memiliki  berbagai program pengembangan kapasitas, termasuk program HOPE yang telah melibatkan lebih dari 9.000 peserta dan pelatihan vokasional dengan lebih dari 1.500 peserta. Dengan pengalaman selama lebih dari 112 tahun di Indonesia, Sampoerna terus memperkuat perannya sebagai bagian integral dari perekonomian nasional melalui inovasi, keberlanjutan, serta penciptaan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan. Dalam RUPST, Sampoerna juga mengumumkan pembagian dividen dari laba tahun buku 2025 dengan total sekitar Rp6,55 triliun dari saldo laba Perseroan, dengan rasio pembayaran dividen sebesar 99,95% atau Rp56,3 per saham, mencerminkan komitmen perusahaan terhadap pemegang saham. Perubahan Susunan Direksi Dalam RUPST, para pemegang saham menyetujui perubahan susunan Direksi Perseroan. RUPST menyetujui pengunduran diri Elvira Lianita dari jabatannya selaku Direktur Perseroan, sehubungan dengan penunjukan beliau pada peran baru sebagai Vice President Corporate Affairs East & Southeast Asia, Pacific and PMI Global Travel Retail, Philip Morris Asia Limited. Perseroan menyampaikan apresiasi atas kontribusi yang telah diberikan selama masa jabatan beliau di Perseroan. Sejalan dengan hal tersebut, RUPST juga menyetujui pengangkatan Joy Kartika Widjaja dan Virawaty sebagai anggota Direksi Perseroan, serta Umer Jawaid sebagai Direktur Perseroan yang menggantikan Johan Bink, efektif sejak ditutupnya RUPST 2026. “Perubahan dalam jajaran Direksi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Perseroan untuk memastikan kepemimpinan yang solid dan relevan dengan dinamika bisnis. Kami menyampaikan terima kasih atas dedikasi Elvira Lianita dan Bapak Johan Bink serta mengucapkan selamat menjalankan tugas kepada Ibu Joy Kartika Widjaja, Ibu Virawaty, dan Bapak Umer Jawaid,” jelas Ivan.

Bersama Executive Chef Baru, Four Seasons Resort Bali at Jimbaran Bay Hadirkan Babak Baru Kuliner Ekonomi
Ekonomi
13 jam yang lalu

Bersama Executive Chef Baru, Four Seasons Resort Bali at Jimbaran Bay Hadirkan Babak Baru Kuliner

Bali, katakabar.com - Mengawali babak baru perjalanan kulinernya, Four Seasons Resort Bali at Jimbaran Bay umumkan penunjukan Chef Benjamin Halat sebagai Executive Chef yang baru, efektif per 1 Mei 2026 lalu. Dengan rekam jejak karier internasional yang gemilang, Chef Benjamin membawa kekayaan pengalaman, kreativitas, dan kepemimpinan kuliner ke salah satu resor mewah terkemuka di Indonesia ini. Mengakar kuat pada pesona budaya Bali, Four Seasons Jimbaran Bay merupakan resor tepi pantai di pesisir matahari terbenam (sunset coast beach retreat) yang menawan, lengkap dengan arsitektur pura, taman air, dan empat destinasi bersantap yang luar biasa. Pengalaman gastronomi yang ditawarkan meliputi hidangan laut segar dengan pemandangan matahari terbenam di Sundara, restoran tepi laut andalan resor ini, Jala, yang menyajikan cita rasa otentik Bali dengan resep warisan rahasia, bar komunitas TELU, yang menawarkan koktail dan penganan ringan yang diracik dengan prinsip keberlanjutan, serta hidangan santai tepi kolam renang di Alu. Melengkapi lanskap kuliner tersebut, dinamika berbeda dapat ditemukan di Taman Wantilan, di mana deretan koki menyiapkan ragam hidangan Asia dan Barat langsung dari dapur terbuka (show kitchen) dalam format bersantap yang lebih interaktif. Sundara, surga tepi laut resor ini yang baru saja meraih 2025 Global Recognition Award atas dedikasinya dalam "meredefinisi keramahtamahan mewah melalui keaslian budaya dan inovasi berkelanjutan" menjadi panggung yang sempurna bagi Chef Benjamin untuk mewujudkan visi kreatifnya. Lahir dan besar di Munich, kecintaan chef muda ini terhadap dunia kuliner dipupuk di tengah keluarga yang menjadikan waktu makan sebagai perayaan kebersamaan. Kenangan bersantap favoritnya hingga saat ini adalah menikmati masakan sang nenek yang dihidangkan di bawah rimbunnya pohon zaitun di Italia. Di umur 17 tahun, ia memulai langkah pionirnya melalui program magang di restoran peraih bintang Michelin, Hotel Königshof Munich. Fondasi kuat dalam kedisiplinan, presisi, dan kreativitas tersebut terus menjadi landasan pendekatannya hingga hari ini. Selama dua dekade berikutnya, bakat dan dedikasi Chef Benjamin membawanya melintasi Eropa dan Asia. Ia mengasah keahliannya di berbagai restoran kelas dunia di Jerman, Swiss, Malaysia, Singapura, dan Thailand, serta pernah berlatih dan berkolaborasi langsung dengan koki-koki ternama dari seluruh penjuru dunia. Saat menjabat sebagai Executive Chef di Mandarin Oriental Savoy, Zurich, ia menjadi sosok kunci di balik kesuksesan properti tersebut meraih penghargaan bergengsi Gault dan Millau Schweiz Hotel of the Year 2025 tak lama setelah dibuka kembali. Terinspirasi oleh rasa ingin tahu yang tak terbatas terhadap kekayaan cita rasa dunia, Chef Benjamin sangat gembira dapat kembali ke Asia, khususnya sebagai bagian dari keluarga besar Four Seasons.  "Saya sangat bersemangat bergabung dengan Four Seasons Jimbaran Bay dan memimpin tim kuliner yang begitu berbakat," ujar Chef Benjamin. "Bali menawarkan bahan-bahan lokal yang luar biasa serta tradisi kuliner yang sangat kaya. Saya menantikan kesempatan untuk menciptakan hidangan-hidangan yang merayakan keindahan pulau ini sembari menghadirkan pengalaman baru yang tak terlupakan bagi para tamu kami," katanya. Pada intinya, filosofi kuliner Chef Benjamin selalu menekankan pada keahlian tangan (craftsmanship) dan inovasi. Ia juga dikenal luas akan kemampuannya dalam membangun budaya tim yang suportif dan senantiasa mendorong keunggulan. Di luar kesibukannya di dapur, Chef Benjamin gemar menikmati petualangan alam terbuka bersama sang istri, Khalidah, dan putri mereka, Maria mulai dari mendaki, bersepeda, hingga menjelajahi keajaiban alam bersama-sama.  "Maria sudah membayangkan asyiknya snorkeling, Khalidah tidak sabar untuk menjelajahi beragam cita rasa pulau ini, dan saya sendiri menantikan kesempatan untuk belajar berselancar," tambahnya antusias. Dengan kehadiran Chef Benjamin di pucuk pimpinan kuliner, resor peraih predikat Forbes Five-Star ini akan terus mengukuhkan reputasinya sebagai destinasi kuliner utama di Bali. Sebagai langkah perdana dari visi kreatifnya, Chef Benjamin akan memimpin evolusi menu di Sundara dan menginisiasi program gastronomi berkelanjutan terbaru yang akan segera diluncurkan untuk memanjakan para tamu. Di sini, perpaduan antara keanggunan suasana tepi laut, gastronomi kelas dunia, kearifan budaya lokal, dan praktik berkelanjutan bersatu padu menciptakan pengalaman bersantap yang tak terlupakan.

Wall Street Mulai Konsolidasi, Pasar Hati-hati Cerna Risiko Inflasi Ekonomi
Ekonomi
14 jam yang lalu

Wall Street Mulai Konsolidasi, Pasar Hati-hati Cerna Risiko Inflasi

Jakarta, katakabar.com - Wall Street tutup perdagangan akhir pekan dengan nada yang jauh lebih hati-hati setelah reli panjang yang sempat membawa indeks utama Amerika Serikat mencetak rekor tertinggi mulai kehilangan momentum. Indeks S&P 500 dan Nasdaq terkoreksi cukup tajam, menandai perubahan sentimen pasar yang berlangsung cepat dari optimisme menuju fase defensif. Sebelumnya, pasar saham AS menikmati dorongan besar dari euforia sektor teknologi berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Saham-saham teknologi raksasa menjadi motor utama kenaikan indeks selama beberapa pekan terakhir. Namun kini, investor mulai dihadapkan kembali pada realitas makroekonomi yang lebih kompleks dan penuh tekanan. Aksi ambil untung atau profit taking menjadi salah satu pemicu utama pelemahan pasar. Setelah dua sesi penguatan signifikan, banyak investor memilih mengamankan keuntungan mereka. Tetapi, tekanan pasar tidak hanya berasal dari faktor teknikal semata. Lonjakan harga minyak mentah dunia kembali memunculkan kekhawatiran mengenai inflasi global yang sebelumnya sempat mereda. Kenaikan harga energi dinilai berpotensi memperpanjang tekanan inflasi, terutama di tengah kondisi geopolitik yang semakin memanas. Situasi ini membuat investor kembali mengevaluasi ekspektasi terhadap kebijakan suku bunga The Federal Reserve (The Fed). Pasar yang sebelumnya berharap adanya pelonggaran kebijakan moneter kini justru mulai mengantisipasi kemungkinan suku bunga tinggi bertahan lebih lama. Di sisi lain, kenaikan tajam imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat atau Treasury yield semakin memperburuk tekanan terhadap pasar saham. Yield Treasury tenor 10 tahun bahkan mencapai level tertinggi sejak Mei 2025. Kondisi ini menjadi sinyal bahwa investor obligasi mulai memperhitungkan risiko inflasi yang lebih persisten. Kenaikan yield memberikan dampak besar terhadap valuasi saham, khususnya sektor teknologi yang selama ini dihargai tinggi berdasarkan ekspektasi pertumbuhan masa depan. Ketika yield naik, instrumen obligasi menjadi lebih menarik karena menawarkan imbal hasil yang lebih kompetitif dengan risiko yang relatif lebih rendah dibandingkan saham. Kondisi tersebut membuat saham-saham teknologi yang sebelumnya memimpin reli pasar mulai kehilangan tenaga. Nasdaq yang selama beberapa minggu menjadi indeks dengan performa terbaik akhirnya mengakhiri tren positif enam pekan berturut-turut. Hal ini menunjukkan bahwa investor mulai melakukan rotasi aset ke instrumen yang dianggap lebih aman. Selain faktor ekonomi, geopolitik kembali menjadi perhatian utama pelaku pasar global. Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran meningkat setelah munculnya pernyataan keras dari Donald Trump dan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi. Situasi tersebut memicu lonjakan harga minyak akibat kekhawatiran gangguan distribusi energi global. Fokus pasar tertuju pada Selat Hormuz, jalur distribusi minyak paling vital di dunia. Ketidakstabilan di kawasan tersebut meningkatkan risiko terganggunya pasokan minyak global, yang pada akhirnya dapat mendorong kenaikan harga energi lebih lanjut. Jika kondisi ini berlanjut, tekanan terhadap inflasi global diperkirakan akan semakin besar. Meski demikian, tidak semua indikator pasar menunjukkan sinyal negatif. Secara mingguan, indeks S&P 500 masih berhasil mencatat kenaikan untuk minggu ketujuh berturut-turut. Pencapaian ini menunjukkan bahwa tren bullish jangka menengah belum sepenuhnya hilang, meskipun volatilitas pasar meningkat tajam dalam beberapa hari terakhir. Dinamika global juga dipengaruhi oleh hubungan dua kekuatan ekonomi terbesar dunia, yaitu Amerika Serikat dan China. Pertemuan antara Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping belum menghasilkan terobosan signifikan terkait hubungan dagang maupun geopolitik. Kondisi ini menambah ketidakpastian di pasar global dan berpotensi menjadi beban jangka panjang bagi sentimen investor. Perubahan besar juga terjadi di pucuk pimpinan bank sentral Amerika Serikat. Hari Jumat menjadi penutup era Jerome Powell sebagai Ketua The Fed. Posisi tersebut kini resmi dipegang oleh Kevin Warsh, yang langsung menghadapi tantangan besar dalam menjaga stabilitas ekonomi di tengah tekanan inflasi, konflik geopolitik, dan perlambatan pertumbuhan global. Pasar kini mulai menyesuaikan ekspektasi terhadap arah kebijakan moneter The Fed di bawah kepemimpinan baru. Probabilitas kenaikan suku bunga kembali meningkat signifikan, mencerminkan kekhawatiran bahwa inflasi tidak lagi bersifat sementara. Jika tekanan harga terus meningkat, The Fed diperkirakan akan mempertahankan sikap hawkish dalam beberapa waktu ke depan. Di tengah kondisi pasar yang penuh ketidakpastian ini, investor dituntut untuk lebih cermat dalam memantau pergerakan aset global. Pergerakan saham Amerika Serikat, aset kripto, dan emas digital saat ini dapat dipantau secara real-time melalui aplikasi Nanovest. Platform ini memberikan kemudahan bagi investor Indonesia untuk mengakses berbagai instrumen investasi global hanya melalui satu aplikasi. Bagi masyarakat yang tertarik memulai investasi di saham Amerika Serikat maupun aset digital lainnya, Nanovest dapat menjadi pilihan yang praktis dan terpercaya. Selain menyediakan akses ke saham AS, aplikasi ini juga memungkinkan pengguna untuk mengeksplorasi berbagai aset kripto yang saat ini semakin diminati investor global. Dari sisi keamanan, Nanovest memberikan perlindungan tambahan terhadap risiko cybercrime melalui dukungan Asuransi Sinarmas. Hal ini menjadi nilai tambah penting, terutama bagi investor pemula yang ingin berinvestasi dengan rasa aman. Nanovest juga telah terdaftar dan memiliki lisensi resmi sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Legalitas tersebut menunjukkan bahwa platform ini telah memenuhi standar regulasi yang berlaku di Indonesia. Informasi lebih lanjut mengenai layanan dan fitur investasi dapat diakses melalui situs resmi www.nanovest.io. Aplikasi Nanovest sendiri sudah tersedia di Play Store maupun App Store sehingga dapat digunakan dengan mudah oleh para investor di Indonesia. Ke depan, arah pergerakan Wall Street diperkirakan masih akan sangat dipengaruhi oleh perkembangan inflasi, kebijakan suku bunga, serta tensi geopolitik global. Kombinasi kenaikan yield, lonjakan harga minyak, dan ketidakpastian ekonomi membuat pasar memasuki fase yang lebih sensitif. Dalam situasi seperti ini, strategi investasi yang disiplin dan berbasis manajemen risiko menjadi semakin penting bagi para pelaku pasar.

Perbedaan Pasar Bullish Jangka Pendek dan Jangka Panjang Ekonomi
Ekonomi
15 jam yang lalu

Perbedaan Pasar Bullish Jangka Pendek dan Jangka Panjang

Jakarta, katakabar.com - Mengenali arah tren pasar salah satu keterampilan paling krusial yang harus dimiliki oleh setiap pelaku pasar keuangan. Istilah bullish sangat populer digunakan untuk menggambarkan kondisi di mana harga aset sedang mengalami pergerakan naik secara konsisten. Tetapi, banyak trader pemula yang sering kali terjebak karena menyamakan semua jenis kenaikan harga. Pada kenyataannya, pasar bullish terbagi menjadi dua dimensi yang sangat berbeda, yakni tren jangka pendek dan tren jangka panjang. Memahami perbedaan mendasar antara keduanya bukan hanya tentang durasi waktu, melainkan tentang kekuatan pendorong di baliknya, tingkat risiko yang dihadapi, serta strategi eksekusi yang harus diterapkan agar modal Anda tetap terlindungi. Katalis Penggerak dan Durasi Pergerakan Harga Pasar bullish jangka pendek biasanya berlangsung dalam hitungan hari hingga beberapa minggu saja. Kenaikan harga yang agresif ini umumnya dipicu oleh sentimen pasar yang bersifat sementara, seperti laporan pendapatan perusahaan yang lebih baik dari ekspektasi, rumor pasar, atau rilis data ekonomi makro sesaat. Volatilitas dalam tren jangka pendek cenderung sangat tinggi, memberikan peluang keuntungan cepat bagi para day trader namun juga menyimpan risiko pembalikan arah yang mendadak jika sentimen tersebut mereda. Untuk melihat bagaimana para analis memetakan fluktuasi harian dan mengidentifikasi momentum kenaikan ini secara teknikal, Anda dapat mempelajari ulasannya di Market Analysis KVB. Sebaliknya, pasar bullish jangka panjang atau yang sering disebut sebagai secular bull market dapat berlangsung selama beberapa tahun bahkan dekade. Tren kenaikan raksasa ini tidak digerakkan oleh sekadar berita harian, melainkan oleh faktor fundamental yang kokoh seperti pertumbuhan ekonomi global yang berkelanjutan, ekspansi industri secara masif, atau kebijakan moneter longgar yang mendukung likuiditas pasar dalam jangka panjang. Meskipun di dalam tren jangka panjang ini sering terjadi koreksi atau penurunan harga sementara, arah besar pasar tetap bergerak naik membentuk level tertinggi baru secara konsisten karena didukung oleh keyakinan investor institusi yang kuat terhadap masa depan perekonomian. Manajemen Risiko dan Psikologi Trading Berbeda Perbedaan karakteristik kedua jenis pasar bullish ini menuntut pendekatan psikologis dan manajemen risiko yang bertolak belakang. Pada tren jangka pendek, trader harus bertindak sangat disiplin dengan memasang batasan kerugian yang ketat serta tidak boleh terbawa emosi keserakahan, karena harga bisa berbalik turun dalam sekejap mata. Sebaliknya, saat menghadapi tren jangka panjang, kesabaran menjadi kunci utama. Investor tidak perlu panik ketika harga mengalami penurunan jangka pendek karena mereka fokus pada nilai intrinsik aset dan memanfaatkan penurunan tersebut sebagai peluang untuk melakukan akumulasi atau pembelian kembali di harga yang lebih murah. Untuk memfasilitasi kedua strategi tersebut, ketersediaan infrastruktur perdagangan yang stabil dan transparan menjadi prasyarat mutlak yang tidak bisa ditawar. Kecepatan eksekusi yang tinggi sangat dibutuhkan oleh trader jangka pendek agar dapat menangkap momentum sebelum harga berubah, sementara transparansi harga sangat krusial bagi investor jangka panjang dalam memastikan efisiensi penempatan modal mereka. Dukungan likuiditas yang melimpah dari jaringan global memastikan bahwa setiap posisi beli atau jual dapat diproses secara instan tanpa hambatan teknis yang merugikan. Apapun tipe tren yang ingin Anda manfaatkan, apakah mengejar keuntungan cepat di pasar bullish jangka pendek atau membangun portofolio kokoh searah tren jangka panjang memiliki mitra broker yang andal adalah langkah awal menuju kesuksesan. KVB Futures hadir untuk menyediakan lingkungan perdagangan dengan stabilitas tinggi dan dukungan teknologi eksekusi mutakhir, memungkinkan Anda untuk mengakses pasar global secara profesional dan aman. Kami berkomitmen untuk mendampingi setiap langkah finansial Anda dengan menyediakan layanan yang transparan demi mendukung pertumbuhan aset Anda secara berkelanjutan. Seluruh fitur dan infrastruktur digital kami dirancang khusus untuk memenuhi ekspektasi para pelaku pasar yang mengutamakan kecepatan, akurasi, dan keamanan data di setiap transaksi. Anda dapat mengeksplorasi berbagai keunggulan produk dan layanan perdagangan berjangka kami dengan mengunjungi halaman Broker trading Futures KVB Futures. Untuk segera mengambil langkah profesional dalam mengelola modal dan menangkap peluang di tengah dinamika pasar keuangan dunia, silakan melakukan pendaftaran melalui tautan resmi Registrasi KVB Futures.

Bitcoin Terkoreksi Hingga ke $76.000, Bittime Bitcoin Pizza Day Jadi Kesempatan Buy The Deep! Ekonomi
Ekonomi
Kemarin

Bitcoin Terkoreksi Hingga ke $76.000, Bittime Bitcoin Pizza Day Jadi Kesempatan Buy The Deep!

Jakarta, katakabar.com - Bitcoin, aset kripto utama tercatat terkoreksi hingga ke level $76.00 per-hari ini (18 Mei 2026) pada perdagangan di Bittime. Seiring ini Bittime elar kampanye Bittime Road to Bitcoin Pizza Day bertajuk “Trade Any Coins and Earn BTC!” bagi investor aset kripto Indonesia yang dapat menjadi kesempatan “Buy The Deep”. Sebelumnya, menurut data dari Coinvestasi, meningkatnya kekhawatiran para pelaku pasar terhadap inflasi serta ketidakpastian arah kebijakan suku bunga acuan dari bank sentral menjadi alasan kuat di balik koreksi ini. Selain itu, lonjakan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat dan kenaikan harga minyak dunia, juga pada akhirnya mendorong investor global untuk bersikap lebih berhati-hati. Selaras ini pula Bittime juga gelar kampanye Bittime Road to Bitcoin Pizza Day bertajuk “Trade Any Coins and Earn BTC!” bagi investor aset kripto Indonesia. Kampanye ini dirancang dengan mekanisme trade-to-earn pada aset apapun untuk mendapatkan reward dalam bentuk aset Bitcoin ($BTC). Sehingga investor berkesempatan mendapatkan nilai tambah dari setiap aktivitas jual-beli saat $BTC terkoreksi hingga 2 persen dalam 24 jam terakhir berdasarkan data pada CoinMarketCap.  Momentum ini dapat menjadi peluang bagi investor jangka panjang dengan strategi investasi DCA (Dollar Cost Averaging) untuk menambah aset $BTC saat harga aset berada di bawah atau “Buy The Deep”. Terus, bagi para investor yang ingin mengoptimalkan pertumbuhan asetnya, Bittime akan menghadirkan flash staking $BTC dengan Annual Percentage Yield (APY) hingga 20 persen bagi pengguna baru. Ini memungkinkan para investor untuk mendapatkan penghasilan pasif dari aset kripto yang mereka miliki tanpa harus mengunci dana dalam jangka waktu tertentu.  Tetapi perlu dipahami investasi sebaiknya tidak berdasar pada tren, melainkan pemahaman dan fundamental di baliknya. Lantaran itu, edukasi berkelanjutan mengenai manajemen risiko dan analisis fundamental makro ekonomi menjadi pondasi utama dalam membangun portofolio investasi yang sehat dan berkelanjutan di era digital ini. Begitu pula aset kripto mengandung risiko tinggi yang termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya.

Terjual 60 Persen Ruang Pamer Saat Industri Otomotif Bersiap Automechanika Jakarta 2026 Ekonomi
Ekonomi
Kamis, 21 Mei 2026 | 09:05 WIB

Terjual 60 Persen Ruang Pamer Saat Industri Otomotif Bersiap Automechanika Jakarta 2026

Jakarta, katakabar.com - Setelah pengumumannya, Automechanika Jakarta 2026 telah menarik minat yang besar untuk edisi perdananya, yang dijadwalkan berlangsung pada 24 hingga 27 September 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE). Dengan luas area pameran seluas 15.000 meter persegi yang terbagi di tiga hall, acara ini akan menjadi pintu gerbang yang komprehensif menuju pasar Indonesia yang memiliki potensi tinggi bagi para pelaku industri internasional maupun domestik. Minat yang tinggi terlihat dari 60 persen area lantai yang telah dibooking oleh perusahaan terkemuka dari dalam dan luar Indonesia. Automechanika Jakarta berfungsi sebagai platform strategis bagi industri otomotif untuk mendapatkan pijakan dalam ekonomi Indonesia yang berkembang pesat. Berbagai merek global, produsen lokal, distributor, dan penyedia layanan telah konfirmasi partisipasi mereka, sehingga menciptakan akses langsung ke peluang bisnis di seluruh ekosistem otomotif yang terus berkembang di Indonesia. Peserta Domestik Tampilkan Terbaik dari Produk Hingga Layanan Regional Perusahaan-perusahaan kunci yang terlibat antara lain Astra International, Dharma Group, Indoprima Group, Selamat Sempurna, dan Timur Raya Anugerah Damai, distributor dari merek 555, Seiken, GMB, dan NSK, serta lainnya, yang menyoroti fondasi industri yang kuat di tanah air. Astra International akan menjadi sorotan, sebagai salah satu produsen dan distributor utama di Indonesia untuk merek seperti Aisin, Akebono, Astra Komponen, Century Batteries, Denso, Evoluzione Tyres, GS Battery, KYB, Pako, dan lainnya.  Martogi Siahaan, Direktur, Astra Otoparts, mengatakan kami mengakui permintaan yang terus meningkat untuk komponen otomotif berkualitas tinggi baik di produksi maupun aftermarket di Indonesia. "Acara ini merupakan platform penting untuk kolaborasi dan menyelaraskan strategi kami dengan tren global demi mendukung perkembangan lanskap otomotif di Indonesia," ujarnya. Selain itu, Indoprima Group, sebagai pemasok terkemuka, menghadirkan portofolio produk berupa brake lining, clutch facing, wiring harness, dan per.  Ricky Setiawan, Commercial General Manager, Indospring, anak perusahaan Indoprima Group, menjelaskan, kami telah berpartisipasi dalam acara Automechanika sejak 2014 dan sangat menantikan Automechanika Jakarta. "Sebagai pusat regional untuk suku cadang otomotif, pameran ini menawarkan peluang luar biasa untuk bertemu dengan pelanggan potensial dari seluruh dunia," timpalnya. Pelaku Luar Negeri Manfaatkan Potensi ASEAN Di samping itu, para pelaku kunci industri global juga akan berpartisipasi. Misalnya, lima paviliun negara dan wilayah sudah dikonfirmasi, yaitu dari China, Malaysia, Singapura, Taiwan, dan Thailand. Didukung pemerintah Singapura, paviliun Singapura akan menjadi daya tarik utama di area pameran, dengan sekitar 20 perusahaan menempati hampir 300 meter persegi ruang pameran. Pemain utama, Scantruck Singapore, yang memasok suku cadang kendaraan komersial Eropa dan keahlian teknis, bertujuan memperluas jangkauan dan kerja sama melalui partisipasi paviliun ini. “Yang membuat pasar ini sangat menarik adalah pertumbuhan pesat di sektor-sektor seperti logistik, pertambangan, konstruksi, dan pengembangan infrastruktur, yang terus mendorong permintaan suku cadang aftermarket yang andal serta dukungan layanan,” cerita Ricky Widjajakusuma, General Manager, Scantruck Singapore. Ia menambahkan Automechanika Jakarta membantu menjembatani pemasok internasional dengan pasar lokal, dan kami sangat antusias untuk menjajaki kolaborasi baru di Indonesia. Sorotan lain dari pengaruh global ini adalah TriAlliance, yang menawarkan suku cadang aftermarket untuk semua jenis penggerak dan tipe kendaraan, seiring upaya ekspansinya di wilayah dengan potensi luas.  Thorben Schröder, General Manager, TriAlliance, menuturkan tentang keikutsertaan mereka: “Kami melihat potensi kuat di pasar ini melalui kelas menengah yang berkembang, meningkatnya kepemilikan kendaraan, dan lebih banyak kendaraan energi baru yang mendorong permintaan pasar aftermarket yang lebih baik. Automechanika Jakarta mendukung strategi global kami dengan memungkinkan memamerkan produk baru, membangun kemitraan, dan memperluas kehadiran kami," sebutnya. Pemimpin dunia lainnya seperti Asuki, Filtration Solution, Launch, Mahle, Mansons, Meiji Sangyo, Schmaco, SKF, TecAlliance, Teikin, TUV Rheinland, dan lainnya akan mempresentasikan komponen dan layanan untuk manufaktur, pemeliharaan, dan ketahanan kendaraan. Industri Otomotif Indonesia Percepat Menuju Fase Pertumbuhan Investasi asing dan integrasi mendalam pemasok lokal ke dalam rantai pasok global telah menjaga produksi kendaraan di Indonesia tetap kuat. Pada 2025 lalu, produksi mobil mencapai sekitar 1,15 juta unit, sementara produksi sepeda motor mendekati 7 juta unit, mengukuhkan status Indonesia sebagai basis manufaktur terbesar di Asia Tenggara. Daya saing ini diperkuat oleh pengiriman kendaraan CBU yang melonjak ke rekor tertinggi sepanjang masa, yakni 518.000 unit. Sektor aftermarket juga siap untuk berkembang, dengan perkiraan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) sebesar 5,2 persen antara tahun 2024 dan 2030, didorong oleh peningkatan kepemilikan mobil dan bertambahnya usia armada kendaraan. Kesadaran konsumen yang semakin tinggi terhadap keselamatan turut memperkuat permintaan akan layanan perbaikan dan pemeliharaan, membuka peluang menguntungkan bagi bisnis di sektor aftermarket. Pertumbuhan EV Gerakkan Masa Depan Jalan Indonesia Seiring semakin banyak kendaraan listrik (EV) yang beredar di jalanan, permintaan akan  teknologi yang sesuai dan keterampilan khusus pun meningkat. Target pemerintah Indonesia untuk menghadirkan 15 juta EV pada tahun 2030 didukung oleh insentif, infrastruktur, dan kebijakan yang bertujuan membangun rantai pasok baterai dan EV secara menyeluruh. Inisiatif ini menempatkan Indonesia sebagai kekuatan produksi EV regional, menarik minat internasional yang kuat dan memperkuat perannya dalam masa depan mobilitas listrik. Pameran Automechanika Jakarta akan menyoroti solusi mutakhir yang memenuhi kebutuhan yang terus berkembang ini, menghubungkan para pemangku kepentingan di seluruh ekosistem otomotif. Beragam kategori produk yang komprehensif meliputi Suku Cadang & Komponen, Elektrik & Elektronik, Aksesori & Kustomisasi, Diagnostik & Perbaikan, Solusi Digital & Layanan, Ban & Roda, Bodi & Cat, Manufaktur Otomotif & Otomasi, dan Logistik, Pergudangan & Rantai Pasokan, yang mencakup kendaraan penumpang, kendaraan komersial, dan sepeda motor. Lewat spektrum peserta pameran yang luas, Automechanika Jakarta memberikan wawasan tak tertandingi tentang tren industri terkini dan solusi inovatif yang membentuk masa depan lanskap otomotif ASEAN, bagi pengunjung maupun peserta, mulai dari produsen dan distributor sampai penyedia layanan dan inovator teknologi. Maksimalkan Eksposur di Automechanika Jakarta Masih ada waktu untuk bergabung dalam jajaran peserta pameran yang berpengaruh ini. Calon peserta sangat dianjurkan untuk mengamankan tempat mereka lebih awal guna memaksimalkan visibilitas dan dampak di Automechanika Jakarta 2026, mendapatkan posisi premium dan eksposur yang lebih baik selama pameran. Lebih jauh lagi, Drive Expo Jakarta yang berlangsung bersamaan akan menampilkan model mobil baru di sektor kendaraan penumpang, kendaraan komersial, dan sepeda motor yang membentuk evolusi otomotif Indonesia. Automechanika Jakarta digelar oleh Messe Frankfurt (HK) Ltd dan Gabungan Industri Alat-alat Mobil dan Motor (GIAMM). Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi www.automechanika-jakarta.com atau kirim email kepada penyelenggara di [email protected]. Acara Automechanika lainnya yang diselenggarakan oleh kantor Messe Frankfurt di Greater China meliputi:

Melongok Lele Sei Manasib di Tangan Rizky: Inovasi Pakan Mandiri Naikkan Omzet Puluhan Juta Ekonomi
Ekonomi
Rabu, 20 Mei 2026 | 15:23 WIB

Melongok Lele Sei Manasib di Tangan Rizky: Inovasi Pakan Mandiri Naikkan Omzet Puluhan Juta

Rokan Hilir, katakabar.com - Bagi para pembudidaya ikan di Sei Manasib, setiap memasuki masa panen lele bukan menjadi momen yang menghadirkan rasa lega. Lantaran di balik riak air kolam dan padatnya aktivitas budidaya, tersimpan kecemasan panjang akibat tingginya biaya produksi dan harga jual yang kerap tidak menentu. Kondisi itu pernah dirasakan langsung Muhammad Rizky 31 tahun, Sekretaris BUMDes, sekaligus penggerak Kelompok Budidaya Ikan (Pokdakan) Lele Sei Manasib. Bagi Rizky, usaha budidaya lele sempat terasa seperti perjuangan tanpa kepastian. Harga pakan yang terus melambung tinggi seakan berkejaran dengan harga jual ikan yang sering dimainkan tengkulak, membuat keuntungan kelompok semakin tergerus. “Antara biaya operasional terus membengkak dan margin keuntungan yang makin tipis, kami sempat berada di titik lelah. Bukan hanya lelah secara fisik karena merawat ikan setiap hari, tetapi juga lelah secara mental karena merasa kerja keras kami belum memberikan hasil yang pasti,” ulas Rizky. Berangkat dari kondisi tersebut, Rizky menyadari situasi itu tidak bisa terus dibiarkan. Ia percaya bahwa kelompok budidaya di Sei Manasib harus keluar dari ketergantungan dan mulai membangun sistem usaha yang lebih mandiri. Melalui Program Perikanan Riau PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), harapan baru mulai tumbuh. Kehadiran program pemberdayaan ini tidak hanya memberikan dukungan fasilitas, tetapi juga membuka ruang pembelajaran dan pendampingan bagi kelompok pembudidaya untuk membangun ekosistem usaha yang berkelanjutan. Sebagai salah satu anggota kelompok yang paling vokal mendorong perubahan, Rizky bersama rekan-rekannya melakukan perjalanan ke Desa Bangko Jaya. Di sana, mereka belajar langsung dari kelompok binaan yang telah berhasil memproduksi pakan mandiri untuk budidaya lele serta mampu menembus pasar distribusi Dapur SPPG (Satuan Pelayanan Program Gizi). Dari pengalaman tersebut, Rizky mulai melihat peluang besar dalam pemanfaatan ikan rucah  hasil tangkapan sampingan yang sebelumnya sering dianggap limbah pesisir sebagai bahan baku pakan alternatif. Tetapi, perjalanan menuju keberhasilan tidak berjalan mudah. Pada tahap awal uji coba produksi pakan mandiri, formulasi yang mereka buat justru mengalami kegagalan. Pelet yang dicetak hancur dan berubah menjadi serbuk ketika ditebar ke kolam sehingga berdampak pada kualitas air. “Mesin vertikal itu membutuhkan tingkat presisi yang tinggi. Saya sempat salah dalam metode pengaturan putaran pisau sehingga pelet tidak bisa memadat dengan sempurna,” kenang Rizky. Kegagalan tersebut tidak membuatnya menyerah. Rizky terus melakukan percobaan, mulai dari menyesuaikan kadar kelembaban adonan hingga melakukan kalibrasi mesin secara berulang. Hingga akhirnya, upaya tersebut membuahkan hasil ketika mesin berhasil menghasilkan butiran pelet yang padat dan berkualitas. Keberhasilan memproduksi pakan mandiri menjadi titik balik bagi kelompok budidaya lele Sei Manasib. Biaya operasional yang sebelumnya membebani kini dapat ditekan secara signifikan, sementara kualitas nutrisi pakan tetap terjaga. Tidak berhenti pada inovasi pakan, Rizky juga mulai mengembangkan strategi pemasaran kelompok. Ilmu tata niaga yang ia pelajari kemudian diaplikasikan untuk membuka jalur distribusi langsung ke Dapur SPPG dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hasilnya, satu siklus produksi kelompok mampu menghasilkan sekitar 2,3 ton lele, dengan 519 kilogram di antaranya terserap langsung untuk kebutuhan program penyediaan pangan bergizi. Dalam tiga bulan terakhir, kelompok ini berhasil membukukan omzet hingga Rp32 juta. Perubahan tersebut perlahan menghapus rasa minder yang sebelumnya membayangi para pembudidaya. Kini mereka berdiri lebih percaya diri sebagai kelompok usaha masyarakat yang produktif dan mandiri, sekaligus menjadi bagian penting dalam mendukung ketahanan pangan lokal. Manager CID Regional 1 PHR, Iwan Ridwan Faizal, mengatakan keberhasilan Pokdakan Lele Sei Manasib menunjukkan bagaimana program pemberdayaan masyarakat dapat menciptakan dampak ekonomi yang nyata apabila dijalankan secara konsisten dan berbasis potensi lokal. Menurutnya, PHR akan terus mendorong hadirnya program-program yang mampu memperkuat kapasitas masyarakat agar lebih mandiri dan berdaya saing. “PHR berkomitmen untuk terus menghadirkan program pemberdayaan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun penguatan kapasitas kelompok usaha lokal. Kami percaya, kemandirian masyarakat menjadi fondasi penting dalam menciptakan pembangunan yang berkelanjutan,” ucapnya. Ia menambahkan dukungan masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan terhadap operasional industri hulu migas memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan energi nasional. “Kami mengajak seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan untuk terus mendukung kelancaran operasional industri hulu migas. Dukungan tersebut sangat penting dalam menjaga keberlanjutan operasi dan ketahanan energi nasional, di mana PHR menjadi salah satu penopang utama produksi migas Indonesia,” jelasnya. Kini, bagi Rizky, kolam lele bukan lagi sekadar tempat mencari penghidupan. Di balik air kolam yang tenang, tumbuh keyakinan baru bahwa keterbatasan bukanlah akhir dari perjuangan. “Air di kolam boleh saja menyusut saat kemarau panjang, tetapi tekad kami untuk mandiri tidak akan pernah ikut mengering. Dari keterbatasan, kami belajar bahwa selalu ada jalan bagi orang-orang yang mau terus berusaha dan tidak menyerah,” tandasnya. Tentang PHR Zona Rokan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR berdiri sejak 20 Desember 2018. Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021. Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi berjalan selamat, lancar dan andal. PHR melanjutkan pengelolaan Zona Rokan selama 20 tahun, mulai 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041. Daerah operasi Zona Rokan seluas sekitar 6.200 km2 berada di 7 kabupaten dan kota di Provinsi Riau. Terdapat 80 lapangan aktif dengan 11.300 sumur dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations). Zona Rokan memproduksi seperempat minyak mentah nasional atau sepertiga produksi pertamina. Selain memproduksi minyak dan gas bagi negara, PHR mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat dan lingkungan.

Sachin Gopalan Dorong IndoFringe dan Indonesia Open Network Mesin Baru Ekonomi Kreatif Anak Muda Ekonomi
Ekonomi
Selasa, 19 Mei 2026 | 21:03 WIB

Sachin Gopalan Dorong IndoFringe dan Indonesia Open Network Mesin Baru Ekonomi Kreatif Anak Muda

Jakarta, katakabar.com - Pendiri sekaligus penggerak IndoFringe, Sachin Gopalan, menegaskan pentingnya transformasi digital membangun ekosistem ekonomi kreatif yang lebih inklusif bagi generasi muda Indonesia. Hal itu disampaikannya ketika sesi talkshow “Digitizing Culture and Creativity: Powering the Next Wave of Creative Economy”  rangkaian hari pertama Jakarta Marketing Week 2026 di Kota Kasablanka, Rabu (6/5) lalu. Dalam paparannya, Sachin, menjelaskan IndoFringe tidak lagi sekedar festival seni dan kreativitas anak muda, tetapi tengah berkembang menjadi gerakan ekonomi kreatif berbasis digital yang terhubung dengan Indonesia Open Network (ION), sebuah infrastruktur perdagangan digital terbuka yang didukung pemerintah. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk menjawab tantangan terbesar para pelaku ekonomi kreatif saat ini, yakni sulitnya memperoleh pasar dan tingginya biaya platform digital konvensional. “Creative economy tidak jalan karena komisi strukturnya terlalu mahal. Banyak platform mengambil komisi 25 sampai 40 persen. Lantaran itu kita bangun Indonesia Open Network dengan biaya jauh lebih rendah, sekitar dua sampai tiga persen,” terang Sachin pada sesi diskusi tersebut. IndoFringe Siapkan Marketplace Talenta Muda Sachin menjelaskan timnya kini sedang mengembangkan platform digital baru untuk IndoFringe yang ditargetkan meluncur pada Oktober mendatang. Platform tersebut dirancang sebagai marketplace bagi siswa, mahasiswa, hingga anak muda yang belum memiliki pekerjaan tetap agar dapat menawarkan keterampilan mereka secara langsung kepada pasar. Ia mencontohkan berbagai jenis pekerjaan kreatif yang bisa diakses melalui platform tersebut, mulai dari fotografi, videografi, desain grafis, penulisan konten, hingga jasa kreatif lainnya yang berkaitan dengan ekonomi digital. Menurutnya, banyak anak muda sebenarnya memiliki bakat dan kemampuan, tetapi tidak memiliki akses terhadap pasar. Karena itu, platform digital tersebut diharapkan dapat menjadi jembatan antara talenta muda dengan kebutuhan industri kreatif. “Kalau punya talent, mereka bisa pasarkan lewat digital dan dapat short project. Mungkin nilainya tidak besar, tapi bisa jadi source of income buat anak muda,” ujarnya. Ia menambahkan, platform itu nantinya juga akan memiliki fitur jual beli, penyewaan alat, layanan kreatif, pencarian kerja, hingga konektivitas dengan aplikasi lain yang tergabung dalam ekosistem open network. Terhubung dengan Indonesia Open Network Dalam kesempatan itu, Sachin juga menyoroti peran Indonesia Open Network atau ION yang disebutnya akan menjadi pondasi penting bagi demokratisasi ekonomi digital di Indonesia. Ia menjelaskan ION merupakan public infrastructure untuk commerce yang dikembangkan bersama pemerintah, termasuk Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia serta Kementerian UMKM Republik Indonesia, agar masyarakat dapat mengakses layanan digital dengan biaya lebih murah. “Kalau platform mengambil komisi terlalu besar, akhirnya yang kaya hanya platform. Pemerintah ingin commerce lebih demokratis sehingga masyarakat juga bisa menikmati manfaat ekonomi digital,” ucapnya. Melalui koneksi dengan ION, talenta-talenta kreatif di IndoFringe nantinya dapat menawarkan jasa mereka melalui berbagai aplikasi besar yang telah terhubung dalam jaringan tersebut, termasuk operator telekomunikasi dan platform digital lain. Sachin menilai model open network akan membuka peluang lebih luas bagi pekerja kreatif independen seperti MC, moderator, penyanyi, pelukis, hingga content creator untuk memperoleh pasar tanpa terbebani biaya tinggi. Dari Festival Seni Jadi Gerakan Nasional IndoFringe sendiri telah berkembang pesat dalam tiga tahun terakhir. Sachin menyebut lebih dari 500 sekolah telah terlibat dalam berbagai festival yang diselenggarakan pihaknya. Ia mengungkapkan awalnya banyak sekolah ragu mengikuti festival lintas sekolah karena khawatir terjadi konflik antar pelajar. Tetapi pengalaman selama beberapa tahun justru menunjukkan kegiatan seni mampu membangun suasana yang lebih damai dan kolaboratif. “Kegiatan ekonomi kreatif membuat anak muda lebih bersahabat. Tidak seperti kompetisi olahraga yang kadang terlalu kompetitif,” bebernya. Ke depan, IndoFringe menargetkan ekspansi lebih besar dengan melibatkan kampus-kampus dan komunitas kreatif di berbagai daerah. Bahkan pada 2028, mereka menargetkan penyelenggaraan 500 festival serentak di seluruh Indonesia dalam waktu 10 hari. Menurut Sachin, digitalisasi menjadi kunci utama untuk mewujudkan target ambisius tersebut karena seluruh koordinasi, mobilisasi relawan, hingga promosi kegiatan akan terhubung melalui platform digital. Membuka Ruang Semua Bidang Kreatif Sachin juga menegaskan IndoFringe tidak membatasi diri hanya pada seni pertunjukan. Menurutnya, seluruh aktivitas yang melibatkan kreativitas, komunikasi, exhibition, hingga teknologi dapat menjadi bagian dari ekosistem ekonomi kreatif. Pada sesi tanya jawab dengan mahasiswa yang hadir di Jakarta Marketing Week 2026, ia menyebut bidang seperti teknologi, digital content, hingga kompetisi elektronika nasional juga dapat menjadi bagian dari IndoFringe selama dikemas dalam format exhibition atau performance. Ia menilai ekonomi kreatif saat ini telah berkembang jauh lebih luas, termasuk di bidang content creator, videografi, script writing, gaming, hingga digital exhibition. “Kita ingin semua orang bisa membawa ide dan mengkomersialisasikannya. Jadi bukan sekadar kegiatan sukarela, tetapi juga menjadi business proposition,” ulasnya. Pesan untuk Generasi Muda Menutup sesi diskusi, Sachin mengingatkan generasi muda agar tidak sepenuhnya bergantung pada teknologi dan kecerdasan buatan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, kemampuan komunikasi dan keberanian untuk bertanya tetap menjadi keterampilan paling penting di era digital.