Berita Pilihan
Sorotan terbaru dari Kategori
Kapal Pengangkut Draft Survey Tengelam di Tanjung Buton Siak, 3 Orang Meninggal, 1 Masih Dicari
Sebuah kapal pompong tengelam di perairan Tanjung Buton Kabupaten Siak, Riau, pada Selasa (7/7).
Afni Berharap PT BSP Berikan 'Cuan' Rp300 Miliar ke Siak
Hal itu disampaikan Afni saat memberikan sambutan pada pelantikan Direktur PT BSP masa jabatan 2026–2031 di Kota Pekanbaru, Riau, Selasa (7/7).
Warga Jalan Gajah Mada Sebanga Dicokok Polsek Mandau Lantaran Edarkan Sabu
Mandau, katakabar.com - Seorang laki-laki 47 tahun, belakangan diketahui bernama DC alias D sehari-hari buruh, warga Jalan Gajah Mada kilometer 2 Sebanga, Kelurahan Talang Mandi, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, harus berurusan dengan tim opsnal Polsek Mandau lantaran nyambi mengedarkan narkotika jenis sabu. " Terduga pelaku ditangkap tim opsnal Polsek Mandau di kawasan Jalan Gajah Mada kilometer 2 Kelurahan Talang Mandi, Senin (6/7) sekitar pukul 22.00 WIB, kemarin," ujar Kapolsek Mandau, AKP I Made, diteruskan Kasi Humas Polsek Mandau, Betty Dumauli S, kepada wartawan, Selasa siang. Menurut Kasi Humas Polsek Mandau, tim opsnal Polsek Mandau berhasil mengungkap peredaran gelap sabu di kawasan Jalan Gajah Mada bermula laporan dari masyarakat terkait peredaran sabu di daerah Sebanga sekitarnya. Menindaklanjuti laporan tersebut tim opsnal Polsek Mandau melakukan penyelidikan, dan berhasil menangkap satu orang tersangka mengaku bernama DC alias D, beserta barang bukti satu paket narkotika jenis sabu. "Tersangka mengakui narkotika jenis sabu tersebut dari Andre (DPO). Atas kejadian tersebut pelaku dan barang bukti dibawa ke Polsek Mandau guna di lakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut," jelasnya. Untuk sementara, lanjut Betty, tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) Undang - Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika Jo pasal 609 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 tahun 2026 tentang tentang penyesuaian pidana. "Kepada masyarakat bila membutuhkan kehadiran petugas polisi seger hubungi Call Center 110. Polres Bengkalis, Polsek Mandau berkomitmen untuk melakukan penegakan hukum secara cepat, tegas, profesional, dan tuntas," sebutnya.
BADKO HMI Sumut Ajak Semua Pihak Bersatu Perangi Narkoba, Selamatkan Generasi Muda
Medan, Katakabar.com – Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (BADKO HMI) Sumatera Utara menyerukan gerakan bersama untuk memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba yang dinilai semakin mengancam masa depan generasi muda.
Kemendag RI Ajak Pelaku Usaha Jateng Perluas Pasar Ekspor Lewat TEI 2026
Semarang, katakabar.com - Kementerian Perdagangan lewat Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah (Jateng) gelar Sosialisasi Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 di Novotel Semarang, Jawa Tengah, di penghujung Juni 2026 lalu. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan partisipasi pelaku usaha Jawa Tengah dalam Trade Expo Indonesia (TEI) ke 41 bakal dihelat pada 14 hingga 18 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Tengah, July Emmylia, S.E., M.M., menyampaikan Jawa Tengah memiliki potensi ekspor yang besar dengan berbagai komoditas unggulan yang mampu bersaing di pasar global. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah terus berkomitmen memperkuat daya saing pelaku usaha melalui berbagai program pengembangan ekspor sehingga semakin banyak produk asal Jawa Tengah yang dapat memasuki pasar internasional. "Melalui berbagai program pendampingan ekspor, business matching, hingga fasilitasi penerbitan Surat Keterangan Asal (SKA), kami terus berupaya meningkatkan kapasitas pelaku usaha agar semakin siap bersaing di pasar global. Sejak 2011, Disperindag Provinsi Jawa Tengah juga telah membina 56 mitra usaha melalui berbagai program yang didukung pendanaan APBN maupun non-APBN," kata July. Direktur Pengembangan Ekspor Jasa dan Produk Kreatif, Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Kementerian Perdagangan, Ari Satria, S.E., M.A., menjelaskan Jawa Tengah merupakan salah satu daerah dengan kontribusi ekspor yang signifikan dan termasuk dalam sepuluh besar daerah pengekspor di Indonesia. Pada penyelenggaraan Trade Expo Indonesia sebelumnya, potensi transaksi dari Jawa Tengah mencapai USD 18,4 miliar, dengan sektor furnitur dan fesyen menjadi dua komoditas unggulan. "Produk furnitur mencatatkan potensi transaksi lebih dari USD 700 juta pada penyelenggaraan TEI tahun lalu. Oleh karena itu, pada TEI 2026 kami menyiapkan dua hall khusus untuk zona furnitur. Sementara itu, sektor fesyen juga mencatatkan potensi transaksi sebesar USD 56 juta. Tahun ini penyelenggaraan TEI juga didukung oleh Atase Perdagangan (Atdag), Indonesian Trade Promotion Center (ITPC), Kementerian Luar Negeri, serta Perwakilan RI di luar negeri untuk menjaring lebih banyak pembeli internasional. Kami menargetkan sekitar 8.000 buyers dari berbagai negara hadir pada TEI 2026," ucap Ari. Sedang, Nabil Ramadhana, Digital and Business Development Manager PT Debindomulti Adhiswasti, menimpali Trade Expo Indonesia tidak hanya menjadi ajang promosi produk ekspor Indonesia, tetapi juga berperan sebagai gateway yang mempertemukan eksportir nasional dengan pembeli dan investor dari berbagai negara. "Komoditas yang paling diminati pada penyelenggaraan TEI sebelumnya antara lain produk pertambangan, logam mulia, serta minyak kelapa sawit (CPO) beserta turunannya. Selain membuka peluang transaksi perdagangan, TEI juga menjadi sarana memperluas jaringan investasi global. Sektor investasi memberikan kontribusi sekitar 19 persen dari total potensi transaksi dengan nilai mencapai USD 43,7 juta," tutur Nabil. Menurut Nabil, pada pergelaran TEI 2026, berbagai produk unggulan Indonesia akan ditampilkan dalam zona-zona tematik, di antaranya Food and Beverage Products yang menempati Hall 2, Hall 3, dan Hall 3A, serta zona Manufacturing yang akan menghadirkan berbagai produk manufaktur nasional berorientasi ekspor. Melalui kegiatan sosialisasi ini, Kementerian Perdagangan berharap semakin banyak pelaku usaha Jawa Tengah memanfaatkan Trade Expo Indonesia sebagai pintu masuk untuk memperluas akses pasar ekspor, menjalin kemitraan bisnis internasional, serta meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global. Partisipasi aktif pelaku usaha diharapkan dapat mendukung peningkatan ekspor nonmigas sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam perdagangan internasional.
Sawit Nusantara Award 2026 Segera Hadir, SawitPRO Siapkan Ajang Penghargaan Terakbar di Indonesia
Pekanbaru, katakabar.com - SawitPRO menghadirkan Sawit Nusantara Award 2026, ajang apresiasi dan kolaborasi bagi pelaku industri sawit Indonesia. Acara ini akan mempertemukan petani, koperasi, perusahaan perkebunan, supplier TBS, pabrik kelapa sawit, akademisi, pemerintah, komunitas, media, influencer, hingga tokoh sawit nasional dalam ruang diskusi, networking, dan penghargaan. Rangkaian acara akan digelar di empat kota, yakni Jambi pada 12 Juli 2026 di Yello Hotel Jambi, Padang pada 16 Juli 2026 di Hotel Mercure Padang, Medan pada 20 Juli 2026 di Selecta Ballroom, dan Pekanbaru pada 24 Juli 2026 di The Premiere Hotel Pekanbaru. Melalui acara ini, SawitPRO ingin memperkuat kolaborasi lintas ekosistem sawit, mendorong pertukaran wawasan, serta memberikan apresiasi kepada individu maupun organisasi yang berkontribusi terhadap kemajuan industri sawit Indonesia. Sawit Nusantara Award 2026 juga menyiapkan total hadiah emas hingga 700 gram bagi peserta dan pihak yang berpartisipasi. Pekanbaru, 1 Juli 2026, SawitPRO resmi menghadirkan Sawit Nusantara Award 2026, sebuah ajang apresiasi dan kolaborasi yang mempertemukan berbagai pelaku penting dalam ekosistem sawit Indonesia. Acara ini menjadi ruang bagi petani, koperasi, perusahaan perkebunan, mitra industri, akademisi, pemerintah, komunitas, hingga pelaku usaha di sektor agribisnis untuk saling bertemu, berbagi wawasan, memperluas jaringan, dan merayakan kontribusi bagi kemajuan industri sawit nasional. Di balik setiap kebun sawit yang produktif, terdapat peran besar dari berbagai pihak yang terus bekerja, berinovasi, dan beradaptasi menghadapi perkembangan industri. Melalui Sawit Nusantara Award 2026, SawitPRO ingin menghadirkan momentum untuk memberikan apresiasi kepada insan dan organisasi yang telah berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan industri sawit Indonesia. “Sawit Nusantara Award 2026 kami hadirkan bukan hanya sebagai ajang penghargaan, tetapi juga sebagai ruang kolaborasi bagi seluruh pelaku industri sawit. Kami percaya bahwa kemajuan industri sawit Indonesia membutuhkan sinergi antara petani, koperasi, pelaku usaha, pemerintah, akademisi, komunitas, dan mitra industri,” ujar Diba Eriestantia, Campaign Tim SawitPRO. Sawit Nusantara Award 2026 akan menghadirkan berbagai agenda, mulai dari sesi diskusi, talkshow bersama praktisi dan agronomis, pengenalan inovasi serta teknologi terbaru di sektor perkebunan, networking antar pelaku industri, hingga pemberian penghargaan kepada individu maupun organisasi yang dinilai memberikan dampak positif bagi industri sawit Indonesia. Acara ini terbuka bagi berbagai pihak yang memiliki perhatian dan kontribusi terhadap industri sawit, termasuk petani kelapa sawit, koperasi dan kelompok tani, pelaku usaha perkebunan, supplier TBS, pabrik kelapa sawit, mitra industri, Toko Tani, akademisi, mahasiswa, komunitas, media, influencer sawit, serta tokoh sawit nasional. Rangkaian Sawit Nusantara Award 2026 akan diselenggarakan di empat kota utama, yakni: Jambi — 12 Juli 2026, Yello Hotel Jambi Padang — 16 Juli 2026, Hotel Mercure Padang Medan — 20 Juli 2026, Selecta Ballroom Pekanbaru — 24 Juli 2026, The Premiere Hotel Pekanbaru Setiap acara akan berlangsung pada pukul 18.00–21.00 WIB dan menghadirkan suasana pertemuan yang dirancang untuk mendorong diskusi, pertukaran pengalaman, dan terbukanya peluang kolaborasi baru di sektor sawit. Dalam penyelenggaraan tahun ini, SawitPRO juga menyiapkan sejumlah kategori penghargaan yang mencakup kategori mitra dan peserta umum. Kategori tersebut meliputi penghargaan untuk supplier TBS dengan pengiriman terbanyak secara nasional, supplier TBS dengan pengiriman terbanyak per area, Toko Tani berprestasi, petani berprestasi, perkebunan transformasi digital, perkebunan berkelanjutan, influencer sawit paling berpengaruh, perempuan inspiratif di industri sawit, serta pabrik dengan penerimaan supplier TBS terbanyak. Kehadiran dalam Sawit Nusantara Award 2026 tidak dipungut biaya. Namun, untuk menjaga kualitas interaksi dan kenyamanan selama acara berlangsung, jumlah peserta akan disesuaikan dengan kapasitas yang tersedia. Calon peserta diwajibkan melakukan pendaftaran terlebih dahulu, kemudian tim SawitPRO akan melakukan proses verifikasi dan menghubungi peserta terpilih untuk menerima undangan resmi. Sebagai bentuk apresiasi kepada peserta dan pihak yang berpartisipasi dalam rangkaian acara ini, Sawit Nusantara Award 2026 juga menyiapkan total hadiah emas hingga 700 gram.
Minat Investor Indonesia pada Aset AI Global Meningkat, Bittime Luncurkan Fitur Earn Tokenized US Stocks
Jakarta, katakabar.com - Animo investor Indonesia pada aset global terus meningkat seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya diversifikasi portofolio di tengah dinamika ekonomi global. Ketidakpastian geopolitik, pesatnya perkembangan teknologi, serta perubahan arah kebijakan moneter mendorong semakin banyak investor untuk melirik peluang investasi di luar pasar domestik, termasuk saham-saham perusahaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di Amerika Serikat. Perusahaan seperti NVIDIA, Apple, Microsoft, Tesla, Amazon, Alphabet, dan Meta menjadi perhatian investor karena menjadi motor utama inovasi di industri AI. Namun, karakteristik investasi di pasar Amerika Serikat berbeda dengan yang selama ini dikenal oleh banyak investor Indonesia. Kalau saham-saham di Indonesia umumnya menawarkan tingkat dividen tahunan sekitar 3%–7%, sebagian besar perusahaan AI di Amerika Serikat hanya membagikan dividen tahunan di bawah 1%, bahkan beberapa di antaranya tidak membagikan dividen sama sekali karena lebih memprioritaskan reinvestasi untuk mendorong pertumbuhan bisnis. Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa tingkat dividen perusahaan AI di Amerika Serikat dapat lebih dari 10 kali lebih rendah dibandingkan karakteristik dividen yang umum ditemui di pasar saham Indonesia. Melihat karakteristik tersebut, Bittime menghadirkan fitur Earn (Fleksibel Staking pada platform), pada Tokenized US Stocks, sekaligus menjadi exchange aset kripto berlisensi pertama di Indonesia yang menawarkan fitur tersebut. Melalui Tokenized US Stocks, pengguna dapat memperoleh eksposur terhadap saham-saham perusahaan AI global dalam bentuk aset digital. Melalui fitur ini, pengguna dapat memperoleh reward hingga 7% APR sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku. Berbeda dengan pembagian dividen saham yang umumnya dilakukan setiap kuartal atau tahunan, reward pada fitur Earn didistribusikan setiap hari. Fitur ini juga dirancang tanpa periode lock-up sehingga pengguna tetap memiliki fleksibilitas dalam mengelola asetnya. Menghubungkan Pertumbuhan AI Global Preferensi Investor Indonesia Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn, mengatakan meningkatnya minat terhadap saham-saham AI global menunjukkan bahwa investor Indonesia kini semakin terbuka terhadap peluang investasi lintas negara. "Kami melihat semakin banyak investor Indonesia yang ingin memiliki eksposur terhadap saham-saham perusahaan AI global, khususnya yang tercatat di bursa Amerika Serikat. Namun, terdapat perbedaan karakteristik antara pasar Indonesia dan Amerika Serikat, terutama dari sisi pembagian dividen tahunan. Karena itu, kami menghadirkan Earn pada Tokenized US Stocks agar pengalaman berinvestasi di aset global menjadi lebih relevan dengan kebutuhan investor Indonesia," kata Ryan. Ryan menjelaskan tokenisasi membuka akses investasi global yang lebih fleksibel melalui perdagangan 24/7, nominal investasi yang lebih terjangkau, serta biaya transaksi yang kompetitif. Menurutnya, fitur Earn melengkapi pengalaman tersebut dengan tetap mempertahankan eksposur terhadap pertumbuhan perusahaan-perusahaan AI global. "Tujuan kami bukan hanya membuka akses terhadap perusahaan-perusahaan AI global, tetapi juga menghadirkan pengalaman investasi yang lebih relevan bagi investor Indonesia. Kami percaya tokenisasi akan menjadi salah satu inovasi penting yang memperluas akses masyarakat terhadap aset global melalui platform yang aman, transparan, dan telah berizin," jelas Ryan. Sebagai bagian dari peluncuran, Bittime juga menghadirkan program khusus bagi pengguna baru selama periode 1 hingga 31 Juli 2026. Pengguna baru yang melakukan transaksi pertama Tokenized US Stocks dengan minimum transaksi Rp500.000 berkesempatan memperoleh Tokenized NVIDIA (NVDAX) sebagai hadiah sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku. Melalui inovasi ini, Bittime berharap semakin banyak masyarakat Indonesia dapat mengakses peluang investasi pada perusahaan-perusahaan AI global melalui teknologi blockchain. Kehadiran Tokenized US Stocks dengan fitur Earn diharapkan dapat menjadi jembatan bagi investor Indonesia untuk berpartisipasi dalam pertumbuhan industri AI global melalui platform yang aman, transparan, dan teregulasi.
Negosiasi Dini Hari Proyek Mebel Rp48,4 M Langkat, Auditor Soroti Dugaan "Kejar Tayang" dan Mark-Up Rp6 Miliar
Langkat, Katakabar.com – Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menjerat Bupati Langkat nonaktif Syah Afandin membuka perhatian terhadap proyek-...
SawitPRO Hadirkan Pilihan Pupuk Sawit Lengkap Kebutuhan Petani dan Perkebunan
Pekanbaru, katakabar.com - Kebutuhan pupuk menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung produktivitas kebun kelapa sawit. Pemilihan pupuk yang tepat dapat membantu petani dan pelaku perkebunan dalam memenuhi kebutuhan unsur hara tanaman, menjaga kondisi tanah, serta mendukung pertumbuhan tanaman sawit secara lebih optimal. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, SawitPRO menghadirkan berbagai pilihan produk pupuk sawit yang dapat diakses petani, koperasi, Toko Tani, pelaku agribisnis, hingga perusahaan perkebunan. Melalui SawitPRO, petani dapat menemukan berbagai jenis pupuk populer, mulai dari pupuk NPK, MOP/KCL, RP, TSP, Urea, ZA, Dolomite, Kieserite, Borat, hingga Pupuk SawitPRO. Kehadiran pilihan produk yang beragam ini diharapkan dapat mempermudah petani dalam mencari kebutuhan pupuk sesuai kondisi kebun dan rekomendasi pemupukan masing-masing. Pilihan Pupuk SawitPRO Petani Kelapa Sawit Salah satu produk yang tersedia di SawitPRO adalah Pupuk SawitPRO, yang hadir untuk mendukung kebutuhan petani sawit dalam perawatan kebun. Produk ini tersedia dalam beberapa pilihan ukuran, yaitu Pupuk SawitPRO 50kg dan Pupuk SawitPRO 20kg. Dengan adanya pilihan ukuran tersebut, petani dapat menyesuaikan pembelian berdasarkan kebutuhan kebun, skala penggunaan, dan rencana pemupukan. Produk ini juga menjadi bagian dari komitmen SawitPRO dalam menghadirkan solusi yang lebih dekat dengan kebutuhan petani kelapa sawit di Indonesia. Daftar Pupuk NPK Sawit di SawitPRO Pupuk NPK menjadi salah satu jenis pupuk yang banyak digunakan dalam perawatan tanaman sawit karena mengandung unsur hara makro utama, yaitu nitrogen, fosfor, dan kalium. Di SawitPRO, petani dapat menemukan berbagai pilihan pupuk NPK dari beberapa merek dan formulasi. Beberapa pilihan pupuk NPK tersedia di SawitPRO antara lain: NPK Mahkota 13-8-27-4 0.5 B 50kg, NPK Mahkota 13-6-27-4 0.65 B 50kg, NPK Mahkota 12-12-17-2 TE 50kg, NPK Yaramila 16-16-16 50kg, NPK Phonska Plus 15-15-15 25kg, NPK Mutiara 16-16-16 50kg, NPK DGW 13-8-27-4 TE 50kg, dan NPK 12-6-22 DGW 50kg. Selain itu, SawitPRO juga menyediakan pilihan NPK lainnya seperti: NPK Okura Emas 13-6-27-4 MGO+0.5B 50kg, NPK Okura Emas 13-8-27-4 MGO+0.5B 50kg, NPK Bintang Tani 13-6-27-4 MGO+0.65B 50kg, serta NPK SiNutriHS 13-6-27-4 0.65 B 50kg. Untuk pilihan lain, petani juga dapat menemukan produk dari Pak Tani, seperti NPK Sawit 13-8-27-4 0.5 B Pak Tani 50kg, NPK Sawit 13-6-27-4 0.65 B Pak Tani 50kg, dan NPK 16-16-16 Pak Tani 50kg. Dengan banyaknya pilihan NPK, petani dapat membandingkan produk sesuai kebutuhan unsur hara, kondisi tanaman, umur tanaman, dan rekomendasi teknis yang sesuai untuk kebun sawit. Pilihan MOP/KCL Kebutuhan Kalium Tanaman Sawit Kalium merupakan salah satu unsur penting dalam budidaya kelapa sawit. Untuk kebutuhan tersebut, SawitPRO menyediakan beberapa pilihan produk MOP/KCL yang umum digunakan oleh petani dan pelaku perkebunan. Produk MOP/KCL yang tersedia antara lain : MOP/KCL Canada Cap Mahkota 50kg, MOP/KCL Sasco 50kg, MOP/KCL Mentari 50kg, MOP/KCL Cap Daun 50kg, MOP/KCL Kancil 50kg, dan MOP/KCL Meroke 50 kg. Selain itu, tersedia juga produk kalium lainnya seperti Meroke Korn Kali B / KKB 50kg. Pilihan ini dapat menjadi referensi bagi petani yang membutuhkan pupuk berbasis kalium untuk mendukung kebutuhan pemupukan tanaman sawit. Pupuk RP, TSP dan Fosfat Perawatan Kebun Sawit SawitPRO juga menyediakan pilihan pupuk berbasis fosfat seperti RP dan TSP. Jenis pupuk ini banyak dicari untuk mendukung kebutuhan unsur fosfor pada tanaman. Beberapa pilihan produk yang tersedia antara lain : RP Cap Daun 50kg, RP Mahkota 50kg - Egypt, RP Mahkota 50kg - Peru, RP Sasco 50kg - Egypt, TSP DGW 46% 50kg, dan TSP Cap Daun 50kg. Selain itu, petani juga dapat menemukan Meroke SS - AMMOPHOS 50kg, yang menjadi salah satu pilihan produk berbasis fosfat yang tersedia di SawitPRO. Dengan adanya berbagai pilihan RP, TSP, dan fosfat, petani dapat memilih produk sesuai kebutuhan kebun dan rekomendasi pemupukan yang digunakan. Pilihan Urea dan ZA di SawitPRO Selain NPK, KCL, dan fosfat, kebutuhan nitrogen juga menjadi bagian penting dalam program pemupukan. Untuk itu, SawitPRO menghadirkan beberapa pilihan produk Urea dan ZA. Produk Urea yang tersedia antara lain: Urea Nitrea 46% N 50kg dan Urea Nitrea 46% N 50kg - Granul. Sementara itu, untuk pilihan ZA, tersedia: ZA Cap Daun 50kg, Mahkota ZA 50kg, ZA Sasco 50kg, serta Pupuk ZA Cap Daun 50kg Penyubur Daun dan Batang Tanaman Sawit. Produk-produk ini dapat menjadi pilihan bagi petani yang membutuhkan pupuk berbasis nitrogen dan sulfur sebagai bagian dari strategi perawatan tanaman sawit. Dolomite, Kieserite, Borat dan Mineral Pendukung Lainnya Selain pupuk utama, SawitPRO juga menyediakan produk pendukung untuk kebutuhan perawatan tanah dan unsur hara mikro. Produk-produk ini penting untuk melengkapi kebutuhan nutrisi tanaman dan mendukung pengelolaan kebun yang lebih baik. Untuk kategori dolomite, tersedia Dolomite M-100 50kg dan Dolomite M-80 50kg. Sementara itu, untuk kebutuhan magnesium, petani dapat menemukan Kieserite German Meroke 50kg dan Kieserite Mahkota 50kg. SawitPRO sediakan beberapa pilihan borat seperti: Borat Mahkota 25kg, Borat Mentari 45% 25kg, Borat Evermax 45-48% 25kg, dan Borat Etibor-48 25kg. Selain itu, tersedia juga AC Powder AKP 50kg sebagai salah satu produk pendukung yang dapat ditemukan di SawitPRO. Varian Khusus Petani, Grosir, dan Keliling Beberapa produk di SawitPRO juga tersedia dalam varian atau skema tertentu seperti Khusus Petani, Grosir, dan Toko Keliling. Hal ini memberikan fleksibilitas bagi berbagai jenis pembeli, mulai dari petani individu, koperasi, Toko Tani, hingga pelaku distribusi kebutuhan perkebunan. Dengan pilihan produk yang luas, SawitPRO tidak hanya menjadi tempat untuk mencari pupuk sawit, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem yang membantu petani mendapatkan akses lebih mudah terhadap kebutuhan kebun. Cek Harga dan Ketersediaan Produk di SawitPRO Harga, stok, dan status produk dapat berubah sewaktu-waktu. Beberapa produk juga dapat memiliki status pre-order atau ketersediaan khusus sesuai wilayah dan mekanisme pembelian. Oleh karena itu, petani dan pelaku perkebunan disarankan untuk mengecek langsung informasi terbaru melalui halaman produk resmi di SawitPRO sebelum melakukan pembelian. Melalui SawitPRO, petani dapat menemukan berbagai pilihan pupuk sawit dalam satu platform, mulai dari Pupuk SawitPRO 50kg, Pupuk SawitPRO 20kg, berbagai pilihan NPK, MOP/KCL, RP, TSP, Urea, ZA, Dolomite, Kieserite, Borat, hingga produk pendukung lainnya. Dengan akses yang lebih mudah dan pilihan produk yang semakin lengkap, SawitPRO berharap dapat terus mendukung petani sawit Indonesia dalam meningkatkan produktivitas kebun dan memperkuat ekosistem agribisnis sawit nasional. Daftar Produk Pupuk yang Bisa Dihyperlink ke SawitPRO Berikut daftar produk yang dapat dijadikan internal link ke halaman produk masing-masing di SawitPRO: Pupuk SawitPRO Pupuk SawitPRO 50kgPupuk SawitPRO 20kg Pupuk NPK NPK Mahkota 13-8-27-4 0.5 B 50kg NPK Mahkota 13-6-27-4 0.65 B 50kg NPK Mahkota 12-12-17-2 TE 50kg NPK Yaramila 16-16-16 50kg NPK Phonska Plus 15-15-15 25kg NPK Mutiara 16-16-16 50kg NPK DGW 13-8-27-4 TE 50kg NPK 12-6-22 DGW 50kg NPK Okura Emas 13-6-27-4 MGO+0.5B 50kg NPK Okura Emas 13-8-27-4 MGO+0.5B 50kg NPK Bintang Tani 13-6-27-4 MGO+0.65B 50kg NPK SiNutriHS 13-6-27-4 0.65 B 50kg NPK Sawit 13-8-27-4 0.5 B Pak Tani 50kg NPK Sawit 13-6-27-4 0.65 B Pak Tani 50kg NPK 16-16-16 Pak Tani 50kg MOP / KCL / Kalium MOP/KCL Canada Cap Mahkota 50kg MOP/KCL Sasco 50kg MOP/KCL Mentari 50kg MOP/KCL Cap Daun 50kg MOP/KCL Kancil 50kg MOP/KCL Meroke 50 kg Meroke Korn Kali B / KKB 50kg RP / TSP / Fosfat RP Cap Daun 50kg RP Mahkota 50kg - Egypt RP Mahkota 50kg - Peru RP Sasco 50kg - Egypt TSP DGW 46% 50kg TSP Cap Daun 50kg Meroke SS - AMMOPHOS 50kg Urea / ZA Urea Nitrea 46% N 50kg Urea Nitrea 46% N 50kg - Granul ZA Cap Daun 50kg Mahkota ZA 50kg ZA Sasco 50kg Pupuk ZA Cap Daun 50kg Penyubur Daun dan Batang Tanaman Sawit Dolomite, Kieserite, Borat dan Produk Pendukung Dolomite M-100 50kg Dolomite M-80 50kg Kieserite German Meroke 50kg Kieserite Mahkota 50kg Borat Mahkota 25kg Borat Mentari 45% 25kg Borat Evermax 45-48% 25kg Borat Etibor-48 25kg AC Powder AKP 50kg
MoraRepublic dan HMN Tech Bangun Jalur Arteri Digital Menghubungkan Indonesia dan Singapura
Jakarta, katakabar.com - MoraRepublic dan HMN Tech berhasil selesaikan Factory Acceptance Testing (FAT) untuk proyek kabel bawah laut MIC-3, menandai langkah penting dalam memperkuat konektivitas digital berkapasitas tinggi antara Indonesia dan Singapura. PT Ekamas Mora Republik Tbk (MoraRepublic) bersama HMN Technologies Co., Limited (HMN Tech) berhasil menyelesaikan Factory Acceptance Testing (FAT) untuk perangkat wet plant pada proyek Moratelindo International Cable System-3 (MIC-3). Keberhasilan ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan sistem kabel bawah laut yang akan menghubungkan Indonesia dan Singapura melalui infrastruktur berkapasitas tinggi. Proyek MIC-3 menghubungkan Singapura dengan Pulau Batam, Indonesia, melalui pemasangan dua 32FP branching unit di sepanjang jalur kabel bawah laut. Ke depan, MoraRepublic juga berencana memperluas konektivitas ke berbagai destinasi potensial melalui dua reserved branching unit yang telah disiapkan, termasuk menuju Jakarta. Sistem ini akan menghadirkan komunikasi berkecepatan tinggi antara Singapura sebagai salah satu gerbang digital internasional dan Indonesia sebagai negara dengan populasi terbesar keempat di dunia. Selain memperkuat konektivitas kedua negara, MIC-3 juga akan mendorong interkoneksi infrastruktur digital di koridor Singapura–Johor–Batam, mempercepat pertumbuhan ekonomi digital, serta mendukung perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) dan pusat data di kawasan Asia Tenggara. Sistem MIC-3 dirancang dengan pendekatan yang berorientasi pada kebutuhan masa depan melalui penggunaan dua 32FP branching unit terbaru dari HMN Tech yang dilengkapi dengan teknologi 16FP optical switch terdepan di industri. Teknologi ini menghadirkan kemampuan optical switching berperforma tinggi yang memungkinkan proyek MIC-3 mendukung akses yang lebih fleksibel bagi dua sistem 16FP di masa mendatang, sekaligus menyediakan skalabilitas yang memadai untuk mengakomodasi pertumbuhan kebutuhan jaringan. Selain itu, teknologi optical switch tersebut memungkinkan proses pengalihan layanan komunikasi secara presisi dan fleksibel antara jalur utama (trunk) dan jalur percabangan (branch). Kemampuan ini memungkinkan sistem beradaptasi secara dinamis terhadap peningkatan kebutuhan bandwidth seiring berkembangnya ekonomi digital, sekaligus memberikan nilai strategis jangka panjang bagi pertumbuhan ekosistem digital regional. Sebagai salah satu jalur strategis yang menghubungkan pusat-pusat digital di Asia Tenggara, proyek MIC-3 menggunakan kabel bawah laut repeatered 32FP milik HMN Tech yang menawarkan kapasitas sangat tinggi (ultra-high capacity) serta latensi yang sangat rendah (ultra-low latency). Infrastruktur ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan bandwidth yang terus meningkat di kawasan sekaligus menjadi fondasi jaringan yang kokoh bagi perkembangan industri digital regional. Setelah mulai beroperasi secara komersial, sistem MIC-3 akan terintegrasi dengan jaringan domestik maupun internasional yang telah dimiliki MoraRepublic. Sinergi tersebut diharapkan dapat semakin mempercepat kolaborasi digital antarnegara di Asia Tenggara. Michael C. McPhail, Chief Technology Officer MoraRepublic, mengatakan bahwa proyek kabel bawah laut MIC 3 merupakan salah satu inisiatif strategis perusahaan dalam memperkuat interkoneksi digital di kawasan. "Proyek kabel bawah laut MIC-3 merupakan inisiatif strategis utama dalam memperkuat interkoneksi digital regional. Proyek ini menghadirkan gerbang konektivitas berkapasitas tinggi yang menghubungkan Indonesia dengan Singapura, sekaligus memungkinkan perluasan cakupan jaringan berkapasitas besar di masa depan melalui fleksibilitas branching yang telah disiapkan. Kehadiran MIC-3 akan memberikan dorongan baru bagi pertumbuhan ekonomi digital di kawasan," ujar Michael. Executive Vice President HMN Tech, Ma Yanfeng, mengatakan bahwa HMN Tech bangga dapat mendukung MoraRepublic dalam membangun jaringan backbone kabel bawah laut berkecepatan tinggi. "Seiring dengan berkembangnya teknologi AI di tingkat global, kebutuhan akan konektivitas internasional terus bergerak menuju kapasitas yang lebih besar, fleksibilitas yang lebih tinggi, serta ketahanan jaringan yang semakin kuat. Ke depan, HMN Tech akan terus mendukung konektivitas digital global melalui teknologi inti yang dirancang untuk era kecerdasan buatan," jelasMa Yanfeng.
Jembatan Tak Terlihat: Bagaimana Infrastruktur Digital Diam-diam Ubah Hubungan India dan Indonesia
Oleh: Sachin V. Gopalan Jakarta, katakabar.com - Ketika Perdana Menteri India, Narendra Modi tiba di Jakarta, Selasa, 7 Juli 2026, kunjungannya akan dilihat dari berbagai sudut pandang. Para diplomat akan menyoroti kemitraan strategis. Pelaku bisnis akan mencari peluang investasi baru. Para analis keamanan akan mengamati dinamika keseimbangan kekuatan di kawasan Indo-Pasifik. Tetapi, di balik tema-tema yang sudah akrab tersebut, terdapat kisah yang jauh lebih tenang, tetapi mungkin akan memberikan dampak yang lebih besar dibandingkan perjanjian perdagangan atau kerja sama pertahanan mana pun. India dan Indonesia kini semakin menemukan titik temu pada bidang yang akan menentukan daya saing ekonomi abad ke-21: Digital Public Infrastructure (DPI) atau Infrastruktur Digital Publik. Pentingnya momentum ini melampaui teknologi. Yang sedang terjadi adalah bagaimana dua negara demokrasi terbesar di dunia, yang secara bersama-sama mewakili hampir 1,7 miliar penduduk, dapat bekerja sama membangun sistem digital yang inklusif, terjangkau, dan berdaulat. Ketika Presiden RI, H Prabowo Subianto berkunjung ke India pada Januari 2025 sebagai tamu utama perayaan Hari Republik India, yang sekaligus menandai 75 tahun hubungan diplomatik kedua negara, kedua pemerintah menempatkan kerja sama digital sebagai salah satu pilar strategis hubungan bilateral. Pernyataan bersama yang diterbitkan setelah kunjungan tersebut menegaskan bahwa teknologi, transformasi digital, dan infrastruktur digital publik merupakan penggerak utama pertumbuhan ekonomi masa depan. Komitmen tersebut kini mulai bergerak dari deklarasi menuju implementasi. Pada Maret 2025, delegasi tingkat tinggi beranggotakan sepuluh orang dari Dewan Ekonomi Nasional Indonesia berkunjung ke India secara khusus untuk mempelajari kerangka kebijakan Digital Public Infrastructure India. Sejak saat itu, kedua negara juga mulai mengimplementasikan nota kesepahaman mengenai kerja sama digital. Momentum tersebut tidak bisa datang pada waktu yang lebih tepat. Membangun Jembatan Digital Baru "Dalam beberapa dekade terakhir, India dan Indonesia dihubungkan oleh geografi, sejarah, dan budaya. Kini kita memiliki kesempatan untuk membangun jembatan baru antara kedua negara, yaitu jembatan digital yang memungkinkan inovasi, inklusi, dan kesejahteraan bersama dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya." Pernyataan tersebut disampaikan Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, ketika membahas pentingnya kerja sama digital antara kedua negara. Menurutnya, jaringan digital terbuka dapat memberikan daya ungkit struktural bagi Indonesia untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen dengan memperluas pasar bagi pelaku usaha kecil yang selama ini masih menghadapi keterbatasan geografis maupun digital. Indonesia saat ini sedang menjalani apa yang dapat disebut sebagai kalibrasi ulang strategi nasional. Di saat Indonesia berupaya memperkuat kedaulatan ekonomi dan ketahanan nasional, negara ini juga memperluas hubungan dengan berbagai pusat kekuatan dunia. Eropa semakin penting dalam kerja sama teknologi dan mineral kritis. Timur Tengah menjadi sumber investasi dan kemitraan ketahanan pangan. China tetap menjadi mitra utama dalam investasi manufaktur dan industri. Amerika Serikat dan negara-negara Barat masih memainkan peran penting dalam akses pasar dan keseimbangan geopolitik. Sedang, India muncul sebagai mitra pilihan Indonesia dalam bidang Digital Public Infrastructure dan kolaborasi teknologi berskala populasi. Hal tersebut bukanlah sebuah kebetulan. Pelajaran dari India Selama satu dekade terakhir, India telah membangun salah satu ekosistem Digital Public Infrastructure paling sukses di dunia. Alih-alih bergantung pada platform tertutup dan teknologi yang mahal, India membangun fondasi digital terbuka yang memungkinkan inovasi berkembang dalam skala besar. Hasilnya sangat signifikan. Aadhaar, sistem identitas biometrik India, telah mencatat lebih dari 150 miliar transaksi autentikasi dan memberikan identitas digital kepada hampir seluruh populasi dewasa India. Sementara itu, Unified Payments Interface (UPI) memproses lebih dari 17.221 crore transaksi pada tahun 2024 dan menyumbang sekitar 83 persen dari total transaksi pembayaran digital India. Dalam tujuh tahun terakhir, sistem tersebut mencatat pertumbuhan tahunan majemuk sebesar 114 persen. Dana Moneter Internasional (IMF) bahkan mengakui UPI sebagai sistem pembayaran ritel real-time terbesar di dunia berdasarkan volume transaksi, yang mencakup hampir 49 persen dari seluruh transaksi pembayaran real-time global. India kini telah menandatangani kerja sama Digital Public Infrastructure dengan 23 negara, dan sistem UPI telah beroperasi di delapan negara, mulai dari Singapura hingga Prancis. Tantangan Indonesia Serupa Indonesia saat ini menghadapi banyak tantangan yang sebelumnya juga dihadapi India. Bagaimana mendigitalisasi masyarakat yang tersebar di ribuan pulau? Bagaimana memastikan pelaku usaha kecil mampu bersaing di tengah dominasi platform besar? Bagaimana mencegah ketergantungan digital berubah menjadi bentuk baru ketergantungan ekonomi? Dan bagaimana membangun sistem teknologi yang melayani kepentingan nasional tanpa menciptakan ketergantungan terhadap vendor tertentu? Pertanyaan-pertanyaan tersebut kini berada di pusat agenda transformasi digital Indonesia. Indonesia memiliki lebih dari 200 juta pengguna internet seluler, sementara nilai ekonomi digital sektor e-commerce diperkirakan mencapai 194,5 miliar dolar AS pada 2030. ION dan Masa Depan Perdagangan Digital Salah satu contoh paling nyata dari poros digital baru India-Indonesia adalah Indonesia Open Network (ION), yang diperkirakan akan mencatat transaksi perdananya saat pertemuan antara Perdana Menteri Narendra Modi dan Presiden Prabowo Subianto. Terinspirasi dari keberhasilan Open Network for Digital Commerce (ONDC) di India, ION dibangun menggunakan protokol terbuka Beckn 2.0. Berbeda dengan marketplace tradisional, ION berfungsi sebagai jalur digital netral yang menghubungkan pembeli, penjual, penyedia logistik, sistem pembayaran, dan lembaga keuangan dalam satu ekosistem yang interoperabel. Ambisinya sangat besar. Saat ini, banyak UMKM Indonesia masih belum menikmati manfaat penuh dari ekonomi digital. Komisi dan biaya platform yang sering kali berkisar antara 25 hingga 40 persen dari nilai transaksi menjadi hambatan bagi pedagang kecil, petani, koperasi, dan pelaku usaha di daerah. Ketua APINDO, Shinta Kamdani, pernah menyampaikan bahwa fase pertumbuhan ekonomi Indonesia berikutnya akan sangat bergantung pada kemampuan memastikan UMKM tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga menjadi pelaku aktif dalam ekonomi digital. ION berupaya menurunkan biaya transaksi hingga di bawah 8 persen, sejalan dengan visi Presiden Prabowo mengenai ekonomi digital yang lebih inklusif. Tujuannya sederhana tetapi sangat kuat: memungkinkan siapa pun menjual apa pun, dari mana pun, kepada siapa pun. Melalui interoperabilitas logistik, pembiayaan terintegrasi, konektivitas sistem pembayaran, serta penguatan ekosistem perdagangan di tingkat desa, ION menargetkan lebih dari 30 juta penjual dan 150 juta pembeli di 38 provinsi Indonesia. Mantan Managing Director ONDC, T. Koshy, yang kini menjadi penasihat berbagai inisiatif perdagangan digital Indonesia, menyatakan bahwa jaringan terbuka berhasil karena mendemokratisasi peluang, bukan memusatkannya. Konektivitas Pembayaran Inisiatif kedua yang tidak kalah penting adalah integrasi antara sistem pembayaran UPI India dan QRIS Indonesia. QRIS telah menunjukkan bagaimana pembayaran interoperabel dapat mengubah perekonomian secara besar-besaran. Hingga akhir 2025, QRIS telah digunakan oleh 59 juta pengguna dan 42 juta merchant, melampaui target tahunan yang ditetapkan. Sistem tersebut memproses 13,66 miliar transaksi sepanjang tahun, jauh di atas target 6,5 miliar transaksi. QRIS Cross Border kini telah beroperasi di Thailand, Malaysia, Singapura, dan Jepang. Bank Indonesia juga tengah mengeksplorasi integrasi formal dengan UPI India. Apabila terwujud, integrasi tersebut berpotensi menciptakan salah satu koridor pembayaran paling penting di Asia. Bagi destinasi seperti Bali, yang jumlah wisatawan India terus meningkat, pembayaran lintas negara yang mulus akan menghilangkan salah satu hambatan terakhir dalam pengalaman perjalanan. Lebih penting lagi, langkah ini akan menjadi fondasi bagi koridor perdagangan digital antara ekonomi terbesar di Asia Tenggara dan salah satu pasar dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Pakar transformasi digital, Dr. Bayu Prawira Hie, bahkan menegaskan bahwa interoperabilitas bukan lagi sekadar isu teknis, melainkan isu daya ungkit ekonomi. Infrastruktur Digital yang Berdaulat Bidang kerja sama ketiga mungkin akan menjadi yang paling strategis. Protean e-Gov Technologies, salah satu perusahaan yang berperan membangun berbagai lapisan Digital Public Infrastructure India, saat ini menjajaki peluang untuk mendukung ambisi DPI nasional Indonesia. Visi yang dibangun melampaui implementasi teknologi. Melalui inisiatif Digital Nusantara, Dewan Ekonomi Nasional menargetkan pembangunan infrastruktur digital nasional yang terpadu, interoperabel, dan dapat dikembangkan dalam skala besar untuk mendukung layanan pemerintah, bantuan sosial, dan pemberdayaan UMKM. Sementara itu, Kementerian Komunikasi dan Digital juga memiliki ambisi untuk menjadikan Indonesia bukan hanya konsumen teknologi digital, tetapi juga produsen solusi digital bagi kawasan ASEAN. Ketua Dewan TIK Nasional, Ilham Habibie, bahkan menegaskan bahwa daya saing Indonesia di masa depan akan sangat ditentukan oleh kemampuan membangun kapasitas digital yang berdaulat dan tidak sepenuhnya bergantung pada platform impor. Modernisasi Pasar Modal Inisiatif keempat menyentuh bidang yang semakin penting bagi Indonesia, yaitu modernisasi pasar modal. Pasar saham Indonesia saat ini menghadapi perhatian yang semakin besar terkait tata kelola, transparansi, dan kepercayaan investor. Diskusi tengah berlangsung dengan perusahaan teknologi India seperti Remiges Technologies serta berbagai institusi yang terkait dengan ekosistem Bursa Efek Bombay untuk mengeksplorasi pemanfaatan kecerdasan buatan dalam pengawasan pasar, integritas pasar, dan platform investasi digital. India telah melakukan modernisasi pasar modalnya melalui teknologi dan otomatisasi sejak tiga dekade lalu. Pengalaman tersebut memiliki relevansi langsung bagi Indonesia. CEO InvestorTrust Media dan DataTrust, Primus Dorimulu, menyatakan bahwa pasar modal Indonesia kini memasuki fase baru ketika kepercayaan dan transparansi berbasis teknologi akan menjadi faktor penting dalam menarik investor jangka panjang. Jembatan Tak Terlihat Jika dilihat secara terpisah, seluruh inisiatif tersebut mungkin tampak sangat teknis. Namun jika dilihat secara keseluruhan, semuanya menceritakan sebuah kisah yang jauh lebih besar. Hubungan India dan Indonesia kini berkembang melampaui perdagangan dan diplomasi menuju sesuatu yang lebih mendasar, yaitu penciptaan bersama infrastruktur digital yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi, inklusi, dan inovasi dalam skala populasi. Jika abad ke 20 menghubungkan negara-negara melalui jalur pelayaran dan rute perdagangan, maka abad ke-21 akan semakin menghubungkan negara melalui jalur digital. Kunjungan Perdana Menteri Narendra Modi hadir pada saat Indonesia sedang mencari mesin pertumbuhan baru, ketahanan ekonomi yang lebih kuat, dan pembangunan yang lebih inklusif. Digital Public Infrastructure mungkin tidak akan menghasilkan perhatian sebesar investasi bernilai miliaran dolar. Tetapi dampak jangka panjangnya terhadap perdagangan, keuangan, tata kelola pemerintahan, dan kehidupan ekonomi sehari-hari dapat jauh lebih besar.
PKC PMII Riau Laporkan Dugaan Pelanggaran Lingkungan PT APSL ke Timsus Ekologi
Jakarta, katakabar.com - Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Riau secara resmi serahkan laporan terkait dugaan pelanggaran lingkungan hidup yang diduga berkaitan dengan aktivitas PT APSL di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Rokan Kiri, Desa Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, kepada Tim Khusus Ekologi PB PMII dan DPR RI. Laporan tersebut disusun berdasarkan informasi, dokumentasi lapangan, serta pengaduan masyarakat yang kemudian dianalisis dengan mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Penyerahan laporan tersebut bagian dari komitmen PKC PMII Riau dalam menjalankan fungsi kontrol sosial, mendorong perlindungan lingkungan hidup, serta memperkuat pengawasan terhadap tata kelola sumber daya alam di Provinsi Riau. Ketua PKC PMII Riau, Ghulam Zaky, mengatakan penyampaian laporan tersebut merupakan bentuk keseriusan organisasi dalam mengawal berbagai persoalan lingkungan dan ekologi yang berkembang di tengah masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan dugaan pelanggaran di kawasan DAS Rokan Kiri. "Laporan ini bukanlah bentuk penghakiman terhadap pihak tertentu, melainkan wujud tanggung jawab moral dan konstitusional kami sebagai organisasi mahasiswa untuk memastikan setiap informasi dan pengaduan masyarakat memperoleh perhatian dari negara. Kami berharap laporan ini dapat menjadi dasar bagi DPR RI untuk mendorong instansi terkait melakukan verifikasi, pemeriksaan, serta langkah-langkah sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Isu lingkungan tidak boleh dipandang sebagai persoalan biasa karena menyangkut keberlanjutan ekosistem dan hak masyarakat atas lingkungan hidup yang baik dan sehat," terang Ghulam Sementara, Direktur Tim Khusus Ekologi PB PMII, Aceng Ahmad Sehabudin, menegaskan persoalan lingkungan hidup telah menjadi isu nasional yang membutuhkan perhatian seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, setiap laporan masyarakat mengenai dugaan pelanggaran lingkungan harus ditindaklanjuti secara profesional dan berbasis fakta. "PB PMII memberikan perhatian serius terhadap berbagai persoalan lingkungan hidup yang terjadi di Indonesia, termasuk laporan yang disampaikan PKC PMII Riau mengenai dugaan pelanggaran di kawasan DAS Rokan Kiri. Laporan seperti ini harus dipandang sebagai bagian dari partisipasi publik dalam menjaga kelestarian lingkungan, sehingga perlu ditindaklanjuti melalui proses verifikasi, investigasi, dan penegakan hukum apabila ditemukan adanya pelanggaran. Negara harus hadir memberikan kepastian hukum sekaligus memastikan perlindungan terhadap fungsi ekologis kawasan," ujarnya. Di kegiatan yang sama, Anggota Komisi XII DPR RI, Syafruddin, menyampaikan laporan tersebut telah diterima dan akan dipelajari sesuai mekanisme yang berlaku di DPR RI. "Kami menerima laporan yang disampaikan PKC PMII Riau sebagai bagian dari aspirasi masyarakat. Selanjutnya laporan ini akan kami pelajari secara mendalam sesuai dengan mekanisme yang berlaku. Apabila diperlukan, kami akan berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait serta mempertimbangkan langkah-langkah lanjutan, termasuk peninjauan lapangan atau pembentukan tim sesuai kewenangan yang dimiliki, agar seluruh informasi yang disampaikan dapat diverifikasi secara objektif," ucap Syafruddin. PKC PMII Riau berharap laporan tersebut menjadi perhatian DPR RI sebagai bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan terhadap tata kelola lingkungan hidup dan sumber daya alam. Organisasi tersebut juga menyatakan komitmennya untuk terus mengawal proses tindak lanjut laporan hingga terdapat kepastian hukum dan kejelasan atas informasi yang telah disampaikan masyarakat.
Kebenaran dan Kemanusiaan: Kajari Rohul Terapkan Keadilan Restoratif Dua Tersangka Bebas Dengan Hormat
Pasir Pengaraian, katakabar.com - Di bawah kepemimpinan yang bijaksana dan visioner, Kejaksaan Negeri Rokan Hulu menunjukkan wajah penegakan hukum yang tidak hanya tegas, tetapi juga penuh dengan rasa keadilan dan kemanusiaan. Melalui pendekatan Restorative Justice (Keadilan Restoratif), lembaga penegak hukum ini kembali mencatatkan langkah mulia dalam menyelesaikan perkara pidana dengan cara yang beradab. Di hadapan publik dan keluarga, Senin (6/7) Kepala Kejaksaan Negeri Rokan Hulu, Fredy F. Simanjuntak, SH., MH, didampingi Kepala Seksi Pidana Umum, Lastarida Br. Sitanggang, SH., MH, secara resmi menyerahkan Surat Ketetapan Penghentian Penuntutan dan membebaskan dua tersangka dari Lembaga Pemasyarakatan Pasir Pengaraian. Mereka adalah Imam Pahry bin Wagiman dan Rocky Juloys Simangunsong, yang kini dapat kembali memeluk keluarga setelah melalui proses hukum yang adil. Proses yang Teliti dan Berlandaskan Hukum Kuat Langkah humanis ini bukanlah tindakan sembarangan, melainkan hasil kajian mendalam dan telah mendapatkan restu serta persetujuan tertinggi dari Kejaksaan Agung Republik Indonesia serta penetapan resmi dari Pengadilan Negeri Pasir Pengaraian. Ini tindak lanjut dari ekspose perkara bersama Jaksa Agung Muda Pidana Umum pada 30 Juni 2026 lalu, yang dinilai sepenuhnya memenuhi syarat hukum yang berlaku, termasuk Surat Edaran Jaksa Agung Muda terkait mekanisme keadilan restoratif. Imam Pahry yang sebelumnya terjerat kasus pencurian (Pasal 476 KUHP baru) dan Rocky Juloys dalam kasus pengancaman (Pasal 448 KUHP baru), dinilai memenuhi kriteria kemanusiaan yang sangat jelas. Wajah Hukum yang Manusiawi dan Bertanggung Jawab Kajari Fredy F. Simanjuntak melalui keterangannya menegaskan keputusan ini diambil setelah melalui tahapan verifikasi yang sangat ketat. Para tersangka merupakan pelaku pertama kali, bukan residivis, dan yang paling utama adalah telah tercapai perdamaian serta kesepakatan yang baik dengan pihak korban. Sebelum keputusan diambil, Tim Intelijen pun telah melakukan pendalaman profil sosial, melihat latar belakang kehidupan mereka di tengah masyarakat dan keluarga, sehingga dipastikan mereka layak diberikan kesempatan kedua. "Penerapan Restorative Justice ini adalah wujud nyata penegakan hukum yang berorientasi pada pemulihan. Kami tidak hanya mengejar sanksi, tetapi juga mengejar perdamaian dan perbaikan," jelasnya dengan penuh wibawa. Ini bukanlah pembebasan tanpa aturan, melainkan sebuah amanah dan kesempatan emas bagi mereka untuk memperbaiki diri, membuktikan bahwa mereka bisa menjadi warga negara yang lebih baik di masa depan. Di tangan pimpinan yang arif seperti Fredy F. Simanjuntak dan jajaran, Kejaksaan Negeri Rokan Hulu terus membuktikan diri sebagai institusi yang menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan, hukum, dan kemanusiaan secara seimbang.
PBH PERADI Minta Kapolda Riau Turun Tangan Usut Dugaan Pengeroyokan Sekretaris PKC PMII Riau
Pekanbaru, katakabar.com - Belum tuntas pengusutan dugaan tindak kekerasan yang terjadi di Mapolresta Pekanbaru, Jumat (3/7) lalu terhadap dua kader PMII PKC Provinsi Riau, dinilai mencederai rasa keadilan masyarakat. Sekretaris PKC PMII Provinsi Riau, Supriadi, selama ini secara terbuka dan konsisten menyuarakan tuntutan agar pelaku dugaan penganiayaan terhadap dua kader PMII diproses secara hukum, kini diduga menjadi korban tindakan represif. Dari informasi yang diterima, Supriadi diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sekitar 10 orang setelah melakukan pertemuan dengan pihak intelijen Polresta Pekanbaru. Akibat peristiwa tersebut, ia mengalami luka-luka dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara. Ketua Bidang Advokasi dan Riset PBH PERADI Pekanbaru, Gita Melanika, S.H., M.H., C.Med., mengatakan pihaknya menduga kuat peristiwa pengeroyokan terhadap Supriadi berkaitan dengan sikap kritis dan keberaniannya mengawal proses hukum atas dugaan tindak kekerasan yang sebelumnya terjadi di Mapolresta Pekanbaru. Pernyataan tersebut disampaikan Gita dalam pernyataan sikapnya pada Senin (6/7). "Bila dugaan tersebut benar, maka peristiwa ini bukan lagi sekadar tindak pidana kekerasan biasa, melainkan dapat dipandang sebagai bentuk intimidasi terhadap seseorang yang sedang memperjuangkan keadilan dan mengawal penegakan hukum. Hal demikian merupakan ancaman serius terhadap kebebasan masyarakat dalam menyampaikan pendapat dan mencari keadilan," Kata Gita. Menurut Gita, sangat ironis bila seseorang yang memperjuangkan penegakan hukum justru diduga menjadi korban kekerasan. Kondisi itu dinilai semakin memprihatinkan apabila rangkaian peristiwa tersebut terjadi di lingkungan atau berkaitan dengan institusi yang seharusnya menjadi tempat masyarakat memperoleh perlindungan, pengayoman, dan kepastian hukum. Ia menegaskan, Kepolisian merupakan institusi negara yang memiliki tugas melindungi, mengayomi, melayani masyarakat, serta menegakkan hukum secara profesional, humanis, dan berkeadilan. Nilai tersebut juga menjadi bagian dari komitmen PRESISI yang selama ini dikedepankan Kapolri. Karena itu, PBH PERADI Pekanbaru mengingatkan agar tidak ada pihak mana pun yang menggunakan cara-cara kekerasan, intimidasi, maupun tindakan represif untuk membungkam suara kritis masyarakat atau aktivis yang sedang memperjuangkan keadilan. "Masyarakat patut mempertanyakan ke mana lagi harus mencari perlindungan apabila rasa aman justru dipertanyakan di tempat yang semestinya menjadi simbol perlindungan hukum," jelasnya. Melalui pernyataan sikap tersebut, PBH PERADI Pekanbaru mendesak Kapolda Riau turun tangan untuk mengusut secara tuntas dua rangkaian dugaan tindak kekerasan itu secara profesional, transparan, dan independen. Selain itu, PBH PERADI meminta kepolisian mengidentifikasi, menangkap, serta memproses hukum seluruh pihak yang diduga terlibat tanpa pandang bulu, termasuk apabila terdapat oknum anggota kepolisian. PBH PERADI juga meminta agar korban dan para saksi diberikan perlindungan hukum sehingga tidak mengalami intimidasi maupun tekanan selama proses hukum berlangsung. Di sisi lain, perkembangan penanganan perkara diminta disampaikan secara terbuka kepada publik sebagai bentuk akuntabilitas institusi. Masih PBH PERADI Pekanbaru, perkara tersebut akan menjadi tolok ukur keseriusan institusi Kepolisian dalam menegakkan hukum terhadap anggotanya sendiri. Masyarakat, kata mereka, menunggu pembuktian bahwa prinsip equality before the law benar-benar diterapkan tanpa pengecualian. Hingga saat ini, Supriadi masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara akibat luka-luka yang dialaminya. PBH PERADI Pekanbaru menegaskan akan terus mengawal perkara tersebut hingga seluruh fakta terungkap secara terang-benderang, seluruh pihak yang bertanggung jawab diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku, serta para korban memperoleh keadilan, perlindungan hukum, dan kepastian hukum sebagaimana dijamin oleh konstitusi dan peraturan perundang-undangan. Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Polresta Pekanbaru maupun Polda Riau terkait dugaan pengeroyokan terhadap Supriadi maupun perkembangan penanganan perkara tersebut.
Mendagri Tunjuk Tiorita Surbakti sebagai Plt Bupati Langkat, Pastikan Pemerintahan Tetap Berjalan
Medan, Katakabar.com – Wakil Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti, SH resmi ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Langkat menyusul proses hukum yang tengah dihadapi Bupati Langkat Non Aktif H. Syah Afandin.