Pasir Pengaraian, katakabar.com - Perseteruan di tubuh Koperasi Serba Usaha (KSU) Sumber Rezeki Kota Lama, Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, kini memasuki babak baru kian memanas. Khairul Zaman yang menakhodai Koperasi sejak tahun 2003 silam. Ketika persoalan mencuat, sikap Khairul Zaman rada aneh dan penuh tanda tanya.
Wartawan katakabar.com telah secara resmi mengirimkan pesan konfirmasi melalui WhatsApp terkait sejumlah tudingan berat yang dilayangkan ratusan anggotanya. Mulai dari dugaan korupsi dana Rp2,7 miliar, manipulasi Laporan Pertanggungjawaban (LPJ), hingga tuntutan pengunduran diri massal.
Fakta mengejutkan terungkap! Pesan yang dikirimkan sudah dibaca (ditandai dengan centang dua berwarna biru), namun hingga berita ini diturunkan, tidak ada satu pun kata balasan yang keluar dari Ketua Koperasi Sumber Rezeki Kota Lama itu.
Sikap diam seribu bahasa ini justru menjadi bumerang bagi Khairul Zaman sendiri. Bagi para anggota, tindakan mengabaikan masalah krusial ditubuh koperasi itu adalah suatu kesalahan fatal.
Menurut beberapa anggota koperasi sikap diam yang ditunjukkan Khairul Zaman tersebut bukan tanda ketenangan, melainkan tanda kepanikan dan pengakuan diam-diam.
"Kalau memang beliau bersih dan tidak ada apa-apa, kenapa harus diam seperti itu. Seperti pesan terkirim tapi tidak dijawab? Kenapa takut memberikan penjelasan? Ini justru semakin membuktikan bahwa apa yang kami tudingkan itu benar adanya. Dia takut bicara karena takut salah bicara dan kebobrokan terbongkar," tegas salah satu perwakilan anggota dengan nada geram, Kamis (2/7).
Anggota menilai, selama puluhan tahun memimpin, pola kepemimpinan yang tertutup dan otoriter ini sudah menjadi kebiasaan. Sekarang ketika masalah sudah meledak dan ditagih pertanggungjawabannya, beliau malah bersembunyi di balik layar HP, melihat pertanyaan tapi pura-pura tidak tahu.
Pertanyaan Pelik yang Sengaja Ditinggalkan Menggantung
Sejumlah pertanyaan krusial yang dikirim katakabar.com dan sudah masuk ke layar HP Khairul Zaman, namun sengaja dibiarkan tak terjawab:
1. Nasib Dana Rp2,7 Miliar
Kemana perginya uang sebesar itu? Mengapa tidak ada pertanggungjawaban yang jelas? Apakah benar lenyap tanpa jejak atau digunakan untuk kepentingan pribadi?
2. Alasan RAT Tidak Dilaksanakan
Kenapa Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang sudah jatuh tempo tidak kunjung digelar? Apakah benar ini strategi untuk menutupi kebocoran keuangan yang sangat besar?
3. Manipulasi Data LPJ 2024
Bagaimana tanggapan beliau terkait temuan anggota yang membuktikan adanya pemalsuan data, manipulasi saldo piutang, dan kejanggalan dalam laporan keuangan tahun terakhir?
4. Tuntutan Mundur dari 1.050 Anggota
Menghadapi kenyataan bahwa mayoritas anggota sudah tidak percaya dan menuntut beliau turun karena dinilai gagal dan tidak transparan, apa langkah selanjutnya? Apakah akan bertahan dengan cara memaksakan kehendak?
Suara Hatu Seluruh Aanggota: Kami Ingin Kebenaran Terungka!
Meski Ketua memilih membisu, aspirasi dan harapan anggota tidak akan pernah bisa dibungkam. Berikut adalah harapan bulat dari 1.050 anggota yang kini bersatu padu:
1. Jawablah dengan Jujur, Jangan Menghindar
Kami tidak butuh basa-basi, kami butuh kebenaran. Sebagai pemimpin, hadapilah masalah ini dengan kepala tegak. Jangan lari dari tanggung jawab hanya dengan cara tidak membalas pesan. Itu tindakan pengecut.
2. Dana Rp2,7 Miliar Harus Kembali
Harapan terbesar kami adalah uang hasil keringat anggota itu bisa dipertanggungjawabkan. Jika hilang karena kesalahan manajemen atau korupsi, harus diganti. Itu hak kami, bukan harta pribadi.
3. Segera Laksanakan RAT atau RALB
Kami menuntut transparansi penuh. Buka semua buku kas, tunjukkan semua bukti transaksi. Jangan main-main dengan hukum dan AD/ART. Jika memang tidak mampu lagi memimpin, turunlah dengan hormat sebelum diturunkan.
4. Disnaker Rohul Harus Turun Tangan
Kami berharap Dinas Ketenagakerjaan tidak lagi menutup mata melihat sikap pengurus yang semena-mena ini. Tegakkan aturan, lindungi hak anggota, dan jangan biarkan koperasi ini hancur dimakan rayap.
5. Kami Ingin Koperasi Maju Lagi
Dulu koperasi ini harapan kami, sekarang jadi sumber masalah. Kami berharap setelah kepengurusan yang tidak amanah ini diganti, Koperasi Sumber Rezeki bisa kembali bersinar, SHU dibayar tepat waktu, dan usaha berkembang untuk kesejahteraan bersama.
Anggota Tak Gentar, Langkah Hukum & Organisasi Tetap Jalan
Sikap diam Khairul Zaman tidak akan menghentikan langkah perlawanan anggota. Mosi Tidak Percaya sudah sah dengan dukungan lebih dari 50% suara. Persiapan menuju Rapat Anggota Luar Biasa (RALB) terus berjalan.
"Biarlah dia diam, biarlah dia pura-pura tidak tahu. Bukti sudah kami pegang, aturan main sudah kami kuasai. Kami akan terus berjuang sampai orang yang merusak koperasi ini bertanggung jawab. Diamnya beliau hari ini justru menjadi saksi bisu atas kesalahannya sendiri," tegas sumber tersebut.
RAT Stagnan, Khairul Zaman Bungkam Soal Dana Rp2,7 Miliar
Diskusi pembaca untuk berita ini