Inhu, katakabar.com – Kasus penyerangan berdarah terhadap karyawan PT Sinar Belilas Perkasa (SBP) pada 1 Juni 2026 lalu terus mengungkap fakta yang memunculkan tanda tanya besar.
Setelah polisi mengamankan dua pelaku lapangan dan menetapkan Ketua Koalisi Nasional Reformasi Agraria (KNARA) Indragiri Hulu (Inhu), Riau, Andi Irawan sebagai tersangka, kini perhatian publik tertuju pada sosok Ketua DPRD Inhu, Sabtu Pradansyah Sinurat.
Berita Terkait: Dua Pelaku Diamankan, Ketua Organisasi Agraria Juga Ditetapkan Tersangka Penganiayaan Karyawan Perkebunan di Inhu
Pasalnya ada kecurigaan kepentingan tertentu menguat setelah ditemukan aktivitas alat berat di areal yang menjadi sengketa.
Ini dikuatkan dengan terlihatnya sejumlah alat berat keluar masuk di dalam areal Hak Guna Usaha (HGU) milik PT SBP.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari karyawan perusahaan dan perwakilan Forum 3 Desa 1 Kelurahan, alat berat yang bekerja di wilayah pusat perselisihan itu diduga milik PT Anugerah Makmur Indah (AMI).
Berita Terkait: Korban Penyerangan PT SBP di Inhu Beri Ultimatum 15 Hari: Tangkap Semua Pelaku Hingga Dalang, Atau Massa Turun ke Jalan
Perusahaan tersebut diketahui milik Ketua DPRD Inhu. Fakta ini menjadi salah satu titik yang memperkuat dugaan adanya kaitan antara kepentingan ekonomi dengan memanasnya situasi hingga berujung pada penyerangan berdarah beberapa waktu lalu.
Kendati demikian, hingga berita ini ditulis, katakabar.com masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak terkait guna mendapatkan keterangan resmi dan memastikan kebenaran informasi tersebut.
Sebelumnya, kasus dugaan penyerobotan lahan yang melibatkan Ketua DPRD Inhu juga telah berproses di ranah hukum.
Rahman Manurung, Manajer Humas PT SBP, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon juga membenarkan bahwa laporan yang diajukan perusahaannya terkait lahan HGU tersebut telah berkembang.
“Informasi yang saya terima, dugaan penyerobotan lahan milik kami yang dilaporkan ke Polda Riau belakangan sudah naik ke tahap penyidikan. Sudah ada pemeriksaan sejumlah saksi dan proses pemberkasan. Kendati demikian, untuk detail perkembangan terbaru, silakan rekan wartawan konfirmasi langsung ke Kabid Humas Polda Riau,” ungkap Rahman.
Di Balik Kasus Penyerangan Karyawan, Terlihat Alat Berat Diduga Milik Ketua DPRD Inhu Beroperasi di PT SBP
Diskusi pembaca untuk berita ini