Pendidikan
Sorotan terbaru dari Kategori Pendidikan
Keterampilan Abad 21 Untuk Mahasiswa: Bekal Penting Masa Depan Karier
Jakarta, katakabar.com - Di era transformasi digital, perubahan dunia kerja berlangsung semakin cepat. Perusahaan tidak lagi hanya mencari lulusan dengan nilai akademik yang tinggi, tetapi juga individu yang memiliki kemampuan berpikir kritis, mampu beradaptasi, berkolaborasi, serta memanfaatkan teknologi secara efektif. Inilah yang dikenal sebagai Keterampilan Abad 21 (21st Century Skills). Bagi mahasiswa, keterampilan ini menjadi bekal utama untuk menghadapi persaingan kerja, membangun karier, hingga menciptakan peluang usaha di masa depan. Lantaran itu, pengalaman kuliah seharusnya tidak hanya berfokus pada teori di ruang kelas, tetapi juga memberikan kesempatan untuk mengembangkan berbagai kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri. Apa Itu Keterampilan Abad 21? Keterampilan Abad 21 merupakan seperangkat kemampuan yang dibutuhkan seseorang agar mampu berkembang di tengah perubahan teknologi, ekonomi, dan sosial yang sangat dinamis. Keterampilan ini menjadi standar penting dalam dunia pendidikan dan dunia kerja karena membantu seseorang menjadi lebih adaptif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan global. 1. Berpikir Kritis dan Problem Solving Kemampuan berpikir kritis membantu mahasiswa menganalisis suatu masalah secara objektif, mengevaluasi berbagai informasi, dan menemukan solusi yang tepat. Di dunia kerja, kemampuan ini sangat dibutuhkan ketika menghadapi tantangan yang kompleks, mengambil keputusan strategis, maupun meningkatkan efisiensi proses kerja. Mahasiswa dapat melatih kemampuan ini melalui diskusi kelas, penelitian, studi kasus, maupun proyek kolaboratif. 2. Kreativitas dan Inovasi Perusahaan saat ini menghargai individu yang mampu menghasilkan ide-ide baru dan menciptakan solusi inovatif. Kreativitas tidak hanya dibutuhkan dalam bidang desain atau seni, tetapi juga dalam bisnis, teknologi, pendidikan, hingga pelayanan publik. Mahasiswa dapat mengembangkan kreativitas melalui kegiatan organisasi, kompetisi, proyek kewirausahaan, maupun berbagai aktivitas yang mendorong eksplorasi ide baru. 3. Komunikasi yang Efektif Kemampuan menyampaikan ide secara jelas, baik secara lisan maupun tulisan, merupakan salah satu keterampilan yang paling dicari oleh perusahaan. Mahasiswa perlu terbiasa melakukan presentasi, menulis laporan, berdiskusi, hingga berkomunikasi secara profesional menggunakan media digital. Komunikasi yang baik juga membantu membangun hubungan kerja yang produktif dengan rekan maupun klien. 4. Kolaborasi dan Kerja Tim Sebagian besar pekerjaan saat ini dilakukan secara kolaboratif. Oleh karena itu, kemampuan bekerja sama dengan individu dari berbagai latar belakang menjadi nilai tambah yang sangat penting. Melalui kerja tim, mahasiswa belajar menghargai perbedaan pendapat, menyelesaikan konflik secara profesional, membangun kepercayaan, serta mencapai tujuan bersama. 5. Literasi Digital Perkembangan teknologi membuat hampir seluruh bidang pekerjaan memanfaatkan platform digital. Mahasiswa perlu memahami penggunaan teknologi, aplikasi produktivitas, analisis data dasar, keamanan digital, hingga pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) secara bertanggung jawab. Literasi digital yang baik akan meningkatkan produktivitas sekaligus membuka lebih banyak peluang karier di masa depan. 6. Adaptabilitas dan Kemampuan Belajar Sepanjang Hayat Perubahan industri membuat banyak pekerjaan berkembang bahkan berganti dalam waktu singkat. Karena itu, mahasiswa perlu memiliki pola pikir untuk terus belajar (lifelong learning). Kemampuan beradaptasi terhadap teknologi baru, perubahan lingkungan kerja, serta tuntutan industri menjadi salah satu faktor penting agar tetap relevan sepanjang karier. 7. Kepemimpinan dan Tanggung Jawab Seorang pemimpin bukan hanya mereka yang memimpin organisasi, tetapi juga individu yang mampu mengambil inisiatif, bertanggung jawab, dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar. Mahasiswa dapat mengembangkan jiwa kepemimpinan melalui organisasi kampus, kegiatan sosial, kepanitiaan, maupun berbagai program pengembangan diri. Bagaimana Mahasiswa Dapat Kembangkan Keterampilan Abad 21? Mengembangkan keterampilan ini membutuhkan pengalaman belajar yang aktif. Beberapa cara yang dapat dilakukan antara lain: Aktif mengikuti organisasi dan komunitas kampus.Mengikuti program magang atau praktik industri.Berpartisipasi dalam seminar, workshop, dan pelatihan.Mengembangkan portofolio melalui proyek nyata.Meningkatkan kemampuan digital dan memanfaatkan teknologi terbaru.Membangun jaringan profesional sejak masih kuliah.Terus belajar melalui berbagai sumber, baik di dalam maupun di luar kampus. Memilih Kampus yang Mendukung Pengembangan Skill Selain usaha dari mahasiswa, lingkungan belajar juga memiliki peran yang sangat besar dalam membentuk keterampilan Abad 21. Kampus yang menerapkan pembelajaran berbasis industri, memanfaatkan teknologi digital, serta memberikan pengalaman langsung di dunia kerja akan membantu mahasiswa menjadi lebih siap menghadapi tantangan karier. Satu University sebagai bagian dari Binus Higher Education menghadirkan pengalaman belajar modern melalui teknologi hybrid, kurikulum berbasis industri dan kewirausahaan, serta program enrichment yang memberikan kesempatan mahasiswa memperoleh pengalaman praktik di dunia profesional. Dengan dukungan tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga membangun keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Saatnya Persiapkan Masa Depanmu Bersama Satu University Kesuksesan karier dimulai dari keputusan yang kamu ambil hari ini. Jika kamu ingin kuliah di kampus yang tidak hanya memberikan ilmu, tetapi juga membekali mahasiswa dengan keterampilan Abad 21, pengalaman industri, dan pembelajaran berbasis teknologi, Satu University adalah pilihan yang tepat. 🌐 Kunjungi sekarang: www.satu.ac.id Daftarkan dirimu sekarang dan wujudkan masa depan karier yang lebih siap, kompetitif, dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja bersama Satu University.
Tim Pengabdian Masyarakat Akuakultur Fikkia Gencarkan Edukasi Pembenihan di SMKN 1 Glagah Banyuwangi
Banyuwangi, katakabar.com - Indonesia dikenal sebagai negara dengan kekayaan alam, dan keanekaragaman hayati perairan yang sangat melimpah. Setiap wilayah memiliki species ikan lokal air tawar dengan karakteristik dan potensi yang beragam. Tetapi, keberadaan ikan tersebut kini kian menurun akibat praktik penangkapan berlebih (overfishing), masuknya species ikan invasif serta degradasi habitat aslinya. Sebagai upaya pelestarian ikan lokal air tawar di Indonesia, Tim Pengabdian Masyarakat Program Studi Akuakultur, Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran dan Ilmu Alam (FIKKIA), Universitas Airlangga mulai mengajak generasi muda untuk terlibat langsung. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan edukasi dan workshop mengenai optimalisasi pembenihan ikan lokal air tawar di SMKN 1 Glagah Banyuwangi, di pekan kedua Juni 2026 lalu. Kegiatan ini melibatkan narasumber sekaligus dosen yang ahli dibidangnya, mahasiswa dan 50 siswa SMKN 1 Glagah Banyuwangi. Suciyono, S.St.Pi., M.P., Ketua Pelaksana Tim Pengmas, menjelaskan kegiatan transfer pengetahuan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, dan keterampilan siswa pada kegiatan pembenihan ikan lokal air tawar sebagai upaya pelestarian sumber daya perairan. Ia menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga keberlanjutan ikan lokal air tawar melalui penerapan teknik budidaya dan pembenihan yang tepat. Selain itu, kegiatan ini diharakan dapat mendorong siswa untuk lebih mengenal potensi ikan lokal serta mampu mengamplikasikan pengetahuan pembenihan secara langsung di lingkungan sekolah maupun masyarakat nantinya. Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMKN 1 Glagah, Suparman, S.T., M.T., menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini dan berharap dapat bekerja sama dengan instansi terkait khususnya dalam pelestarian dan pengembangan budidaya ikan lokal air tawar di lingkungan sekolah," ucapnya. Sesi materi worksop dibuka Farida Mauludia, S.Pi., M.P., M.Sc. Ia mengenalkan berbagai jenis ikan lokal air tawar yang ada di Indonesia dan menekankan pentingnya pelestarian melalui restocking budidaya dan konservasi habitat. “Alasan utama kita perlu membudidayakan ikan lokal air tawar karena populasinya semakin menurun” tuturnya. Materi berikutnya disampaikan Hapsari Kenconojati, S.Si., M.Si yang membahas manajemen pemeliharaan induk dan larva ikan lokal air tawar berdasarkan aspek nutrisi. Hapsari menjelaskan bahwa nutrisi berperan penting dalam pertumbuhan, reproduksi dan sistem imun ikan. Selain itu manajemen pemberian pakan muali dari frekuensi, proporsi hingga konsistensi menjadi faktor penting dalam keberhasilan pemeliharaan ikan lokal air tawar. Di sesi terakhir, Darmawan Setia Budi, S.Pi., M.Si mengangkat topik pembenihan ikan lokal air tawar. Ia menyoroti mengenai keterbatasan stok dan kualitas induk sebagai tantangan utama yang berdampak pada kualitas dan kuantitas benih. Berbagai teknik pembenihan seperti rekasaya genetika, media conditioning serta manipulasi pemijahan juga turut dijelaskan kepada siswa. “Pembenihan merupakan fondasi utama dalam budidaya. Tanpa adanya pembenihan, tidak akan ada pembesaran. Tanpa pembenihan, akuakultur tidak akan berjalan," tegasnya. Sebagai bentuk implementasi, tim pengabdian masyarakat juga mengenalkan secara langsung metode pembenihan ikan lokal kepada siswa, mulai dari pemilihan induk, teknik pemijahan, hingga penanganan larva. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan praktis siswa dalam kegiatan budidaya. Tidak hanya itu, sebagai bentuk dukungan nyata, tim Pengabdian Masyarakat Akuakultur FIKKIA Unair turut menyumbangkan beberapa pasang indukan ikan lokal kepada pihak sekolah, diantaranya nilem (Osteochilus haselti), Muraganting (Systomus sp.), Wader Pari (Rasbora argyrotaenia), Ikan Dewa (Neolissochilus soroides), dan Tawes (Puntius javanicus). Bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai stok induk untuk kegiatan pembenihan di lingkungan sekolah. Antusiasme siswa juga terlihat selama kegiatan berlangsung. Salah satu siswa kelas XI APAT 2, Rocella berharap kegiatan serupa dapat Kembali dilaksanakan. “Saya Berharap kegiatan seperti ini bisa diadakan lagi karena memberikan banyak wawasan mengenai cara pembenihan ikan lokal air tawar yang lebih dalam," timpalnya. Melalui kegiatan workshop ini, diharapkan penurunan populasi ikan lokal khususnya di Banyuwangi dapat teratasi melalui pendekatan edukasi, konservasi, dan pengembangan budidaya yang berkelanjutan.
Peringati HANI 2026, Pemko Binjai dan BNN Gelar Lomba Mewarnai serta Bazar UMKM
Pemerintah Kota Binjai bersama BNN Kota Binjai menggelar Lomba Mewarnai dan Bazar UMKM dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 di Lapangan Merdeka Binjai
Bahas Strategi Optimalkan Gen Z untuk Ekonomi Digital
Pemerintah Kota Binjai bekerja sama dengan Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) Medan menggelar diskusi ilmiah bertajuk “Strategi Pemerintah Daerah dalam Mengoptimalkan Potensi Gen Z sebagai Penggerak Ekonomi Digital” di Aula Dinas Kesehatan Kota Binjai
Kafilah Binjai Raih Juara Umum IV MTQ ke-40 Sumut, Naik Empat Peringkat
Kafilah Kota Binjai mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara Umum IV pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-40 Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026
Langkat Raih Juara II MTQ Sumut 2026, Syah Afandin: Terus Cetak Generasi Qurani
Langkat, Katakabar – Kabupaten Langkat berhasil meraih Juara II Umum pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-40 Tingkat Provinsi Sumatera Utara 2026 yang digelar di Lapangan Astaka Pancing, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (24/6/2026) malam.
Dari Eksplorasi di Kampus ke Karier Profesional: Kisah Mahasiswa Binus @Bandung
Bandung, katakabar.com - Berbagai pengalaman selama masa perkuliahan sering kali menjadi fondasi penting dalam membentuk arah karier seseorang di masa depan. Tidak hanya melalui pembelajaran di kelas, tetapi juga dari keterlibatan dalam aktivitas organisasi, eksplorasi minat, hingga pengalaman internasional yang membuka perspektif baru. Pada konteks industri kreatif yang terus berkembang, proses ini menjadi semakin relevan untuk menyiapkan individu yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga kesiapan beradaptasi dan berkembang di lingkungan profesional. Hal tersebut juga dialami oleh Felisitas Elisha Dominique, alumni dari salah satu program studi unggulan BINUS @Bandung yaitu Desain Komunikasi Visual (DKV) New Media, yang kini berkarier sebagai Graphic Designer di WINGS Group. Perjalanan karier Felisitas tidak terlepas dari berbagai pengalaman yang ia jalani selama masa perkuliahan di Binus @Bandung. Mulai dari pembelajaran akademik, keikutsertaan dalam organisasi, hingga kesempatan mengikuti program study abroad, seluruh pengalaman tersebut menjadi proses penting dalam membentuk kemampuan dan pola pikirnya di bidang desain. Selama masa perkuliahan, Felisitas berkesempatan mengikuti program Study Abroad di Kyungsung University, Korea Selatan selama satu semester. Pengalaman belajar di lingkungan internasional ini memberikan perspektif baru, tidak hanya dari sisi akademik tetapi juga pemahaman lintas budaya. Meskipun menghadapi keterbatasan bahasa, Felisitas tetap aktif dalam berbagai kegiatan mahasiswa dan menjalani proses pembelajaran dengan antusias. Menurutnya, pengalaman ini membantunya memahami bahwa kreativitas dapat berkembang dari berbagai sudut pandang. Kesempatan untuk mengambil mata kuliah lintas jurusan selama program berlangsung juga semakin membuka wawasan dan memperkaya proses belajarnya secara lebih luas. Selain itu, Felisitas juga aktif dalam organisasi kampus sebagai bagian dari pengembangan diri di luar akademik. Ia pernah menjabat sebagai sekretaris di Keluarga Mahasiswa Katolik (KMK), serta aktif di Himpunan Mahasiswa DKV (HIMDKV) sebagai koordinator acara hingga dipercaya menjadi Ketua organisasi. Keterlibatan tersebut memberikan banyak pengalaman berharga, terutama dalam membangun kemampuan kepemimpinan, komunikasi, serta kerja sama tim. Pengalaman organisasi ini menjadi salah satu fondasi penting yang turut membentuk kesiapan dirinya dalam menghadapi lingkungan kerja profesional. Perjalanannya menuju dunia industri kemudian berlanjut ketika Felisitas mengikuti program internship di WINGS Group pada September 2023 selama lima bulan. Selama menjalani internship, ia menunjukkan performa yang konsisten dan mampu beradaptasi dengan tuntutan pekerjaan di industri. Pengalaman tersebut kemudian membawanya pada kesempatan untuk bergabung sebagai karyawan tetap setelah masa magang berakhir. Bahkan di tengah proses menyelesaikan tugas akhir hingga wisuda, Felisitas tetap aktif berkarya dan terus mengembangkan kemampuan desainnya. Di Binus @Bandung, Felisitas merasakan bahwa kampus tidak hanya memberikan pembelajaran akademik, tetapi juga menghadirkan berbagai kesempatan untuk berkembang sesuai minat dan potensi masing-masing mahasiswa. Hal ini selaras dengan semangat Binus @Bandung sebagai Creative Technology & Entrepreneurship Campus, salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia yang mendorong mahasiswa untuk aktif mengeksplorasi kemampuan, mencoba hal baru, dan membangun pengalaman yang relevan dengan dunia industri. Menurut Felisitas, setiap kesempatan yang diberikan selama masa kuliah memiliki peran penting dalam membentuk perjalanan kariernya hingga saat ini. Ia meyakini bahwa kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh apa yang dipelajari, tetapi juga oleh keberanian untuk mengambil peluang yang ada. “BINUS akan memberikanmu banyak pilihan. Peranmu adalah memilih dan memanfaatkan segala yang disediakan,” ungkap Felisitas. Melalui kisahnya, Felisitas ingin mengajak mahasiswa untuk berani mencoba dan tidak ragu memanfaatkan setiap kesempatan yang ada selama masa perkuliahan. Baginya, pengalaman, proses belajar, dan keberanian untuk melangkah menjadi kunci dalam membentuk masa depan. Perjalanan Felisitas menjadi pengingat bahwa setiap langkah kecil yang diambil selama masa kuliah dapat menjadi fondasi penting dalam membangun karier profesional di masa depan.
Lulus 3,5 Tahun Jejak di Lima Negara: Kisah Binusian Mulai Perjalanan Global dari Tahun Pertama Kuliah
Jakarta, katakabar.com - Setiap tahun, ribuan mahasiswa Indonesia bermimpi untuk bisa merasakan pengalaman akademik, dan profesional di luar negeri. Mereka ingin terlibat dalam riset global, bersaing di kompetisi internasional, dan membangun jaringan lintas budaya. Tetapi nyatanya, tidak semua orang tahu harus mulai dari mana. Banyak yang sudah punya potensi, tapi tidak punya akses. Banyak yang punya semangat, tapi tidak punya ekosistem yang mendukung. Dan tidak sedikit yang akhirnya menyerah, bukan karena tidak mampu, tapi karena tidak ada yang menunjukkan jalan. Farih Muhammad, mahasiswa Global Class Computer Science Binus University angkatan 2026, memulai perjalanannya dengan satu keyakinan sederhana: bahwa persiapan yang dimulai hari ini adalah investasi untuk peluang yang belum terlihat. Di mana dari tahun pertama, ia sudah membangun fondasi yang kelak membawanya melangkah jauh hingga ke ranah global. Ketertarikan Farih pada dunia Computer Science bukan sekadar soal teknologi. Baginya, yang paling menarik adalah kebebasan berpikir yang ditawarkan bidang ini. "What I like about Computer Science is that there is no single absolute way to solve a problem; there are always multiple creative paths to achieve the same successful result." Dengan visi itu, ia mencari program yang tidak hanya mengajarkan coding, tapi membuka jendela ke dunia, dan jawabannya ia temukan di program Global Class Computer Science BINUS University, dengan pengajaran dalam bahasa Inggris, eksposur internasional, peluang studi ke luar negeri, dan pengalaman industri nyata. Perjalanan itu tidak langsung mulus. Farih memulai semuanya dari langkah-langkah kecil di tahun pertama: mengikuti Apple Developer Academy iOS Foundation Program, menjadi Freshmen Leader, hingga terbang ke Qatar sebagai volunteer di FIFA World Cup 2022. Setiap langkah kecil itu bukan sekadar pengalaman, melainkan bagian dari fondasi yang ia bangun jauh sebelum peluang besar datang. Tetapi, justru di sinilah tantangan terberatnya berawal. Bukan soal tugas kuliah yang sulit atau tekanan di laboratorium riset, melainkan sesuatu yang jauh lebih personal, yaitu menjaga disiplin ketika tidak ada yang mengawasi, tidak ada deadline, tidak ada tekanan dari luar. "Honestly, the hardest part was showing up every day when there was no deadline, no pressure just you and the decision to keep going. Opportunities don't wait for you to be ready. You have to already be in motion when they arrive." Konsistensi itulah yang akhirnya membedakan Farih, dan yang perlahan mengantarkannya ke pintu-pintu yang sebelumnya terasa jauh. Hasilnya berbicara sendiri. Sebelum lulus dalam 3,5 tahun, Farih telah menjejakkan kaki di lima negara melalui serangkaian pencapaian yang luar biasa yaitu bisa lolos ke Apple Developer Academy di Italia, exchange ke University of Southern Denmark, menjadi Computer Science Delegate di NUS Business Summer School Singapura, meraih Most Outstanding Project Award di Huawei Developer Competition APAC 2025 di Hong Kong, hingga menjalani Research Mobility di KU Leuven universitas riset terkemuka di Belgia yang secara konsisten masuk dalam jajaran 100 besar dunia. Lebih dari sekadar daftar pencapaian, setiap pengalaman itu membentuk cara pandangnya secara mendalam. Di Skandinavia, ia menyerap budaya akademik yang terbuka dan kolaboratif. Di panggung kompetisi Asia Pasifik, ia belajar bersaing dengan standar tertinggi. Dan dari semua itu, satu kesadaran yang paling membekas: menjadi kompeten secara teknis saja tidak cukup. Di panggung global, kemampuan beradaptasi, komunikasi, dan mentalitas terus belajar adalah yang benar-benar membedakan seseorang. Semua perjalanan ini tidak lepas dari ekosistem yang Binus University bangun di sekelilingnya. Farih mendapat rekomendasi langsung dari Deputy Head of School of Computer Science untuk program Research Mobility di KU Leuven. Akses informasi global yang ia peroleh melalui International Office BINUS University menjadi jembatan yang terus menghubungkannya dengan peluang internasional. Binus bukan sekadar tempat belajar, melainkan institusi yang secara serius memfasilitasi mahasiswanya untuk tumbuh di level internasional. Perjalanan Farih membuktikan pencapaian global tidak datang dari keberuntungan semata. Ia lahir dari persiapan yang dimulai jauh sebelum peluang itu terlihat, dan dari ekosistem yang tepat untuk tumbuh.
Dari Prestasi Akademik dan Non Akademik: Perjalanan Irham Kembangkan Diri di Binus @Bandung
Bandung, katakabar.com - Dalam proses pendidikan tinggi, pengalaman yang diperoleh mahasiswa tidak hanya terbatas pada pembelajaran akademik di ruang kelas, tetapi melalui berbagai aktivitas pengembangan diri yang membentuk karakter, keterampilan, dan kesiapan menghadapi dunia profesional. Perguruan tinggi memiliki peran penting dalam menyediakan ekosistem yang mendorong mahasiswa untuk mengeksplorasi potensi secara menyeluruh, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Seperti perjalanan Irham Ahda Haunan, mahasiswa Program Studi Digital Business Innovation Binus @Bandung (B26), yang aktif mengembangkan dirinya melalui berbagai pengalaman selama masa perkuliahan. Sejak awal, Irham memanfaatkan berbagai kesempatan yang tersedia untuk memperluas wawasan dan keterampilan, baik melalui kegiatan akademik, pengalaman industri, maupun pengembangan kewirausahaan. Dalam pengembangan karier profesionalnya, Irham menjalani internship di PT Rapha Medistra Indonesia, sebuah perusahaan distributor peralatan dan alat kesehatan. Melalui pengalaman ini, ia mendapatkan pemahaman langsung mengenai dinamika dunia kerja serta bagaimana penerapan ilmu yang dipelajari di kampus dalam konteks industri yang sebenarnya. Selain itu, Irham juga mulai membangun bisnisnya sendiri melalui dukungan Program Binus Incubator yakni wadah pembinaan dan pengembangan bagi para mahasiswa yang akan mengembangkan ide-ide bisnis menjadi usaha nyata. Di mana saat ini ia berperan sebagai Chief Executive Officer (CEO) Heropeels, sebuah aplikasi penyedia layanan pengelolaan sampah sisa makanan dan limbah kulit buah khusus bagi bisnis perhotelan dan usaha F&B (food and beverages). Pada 2024 Heropeels sempat mengikuti kompetisi P2MW (Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) dan berhasil meraih pendanaan sebesar Rp 10.000.000. Sebuah pencapaian yang membuktikan kualitas dan kesungguhan dari karya Binusian. Di tengah kesibukannya menjalani kegiatan perkuliahan, Irham juga memiliki minat dan potensi yang kuat di bidang olahraga, khususnya panahan. Ketertarikan ini mendorongnya untuk mendalami olahraga tersebut secara lebih serius hingga aktif mengikuti berbagai kompetisi. Konsistensi dan dedikasi yang ia tunjukkan pun berbuah hasil, dengan capaian prestasi yang semakin memperkaya perjalanan pengembangan dirinya selama masa kuliah. Melalui partisipasinya dalam MAWAS Archery Competition 2025 yang diselenggarakan oleh Kings Archery Club Jakarta, Irham menunjukkan performa yang konsisten dan kompetitif dengan meraih Juara 1 pada kategori Kualifikasi Compound Putra, kemudian melanjutkan pencapaian dengan Juara 2 pada kategori Eliminasi Compound Putra, serta turut berkontribusi dalam keberhasilan tim dengan meraih Juara 1 pada kategori Mix Team Compound. Capaian ini menjadi bukti nyata atas dedikasi, disiplin, dan komitmennya dalam mengembangkan potensi di luar akademik. Keseimbangan antara perkembangan akademiknya serta pencapaian di ranah non-akademik menjadi cerminan bagaimana proses pengembangan diri yang menyeluruh dapat terbentuk selama masa perkuliahan. Hal ini tidak terlepas dari dukungan lingkungan kampus yang suportif, yang memberikan ruang luas bagi mahasiswa untuk mengeksplorasi minat, mengasah potensi, serta berkembang dari berbagai arah sesuai dengan passion masing-masing. “Binus @Bandung memberikan banyak dukungan untuk berkembang, mulai dari dosen yang suportif, hingga berbagai kesempatan yang mendorong kami untuk terus belajar dan mencoba hal baru. Pengalaman tersebut sangat membantu saya dalam mempersiapkan diri sebagai entrepreneur sekaligus mengembangkan potensi secara maksimal.” ungkap Irham. Perjalanan Irham menunjukkan masa perkuliahan bukan hanya tentang pencapaian akademik, tetapi juga tentang bagaimana mahasiswa mampu memanfaatkan setiap kesempatan untuk berkembang secara menyeluruh. Keseimbangan antara pengalaman industri, pengembangan bisnis, serta prestasi di bidang non-akademik menjadi bukti potensi dapat tumbuh dari berbagai arah ketika didukung oleh lingkungan yang tepat. Hal ini sekaligus mencerminkan peran BINUS @Bandung sebagai Creative Technology & Entrepreneurship Campus, sebagai perguruan tinggi swasta terbaik di Indonesia. Binus @Bandung secara konsisten mendorong mahasiswa untuk berani mengeksplorasi diri dan membangun kesiapan menghadapi masa depan. Melalui kisahnya, Irham menjadi representasi setiap mahasiswa memiliki peluang yang sama untuk berkembang dan meraih prestasi, selama berani mencoba dan memanfaatkan kesempatan yang ada. Dengan dukungan ekosistem pembelajaran yang suportif serta kemauan untuk terus belajar, setiap langkah yang diambil selama masa kuliah dapat menjadi fondasi penting dalam membentuk masa depan yang lebih luas.
Akreditasi Program Studi Internasional Kariermu Penting!
Jakarta, katakabar com - Memilih tempat dan jurusan kuliah adalah keputusan besar yang akan sangat menentukan arah hidup kamu ke depannya. Lantas, bagaimana cara memilih program studi yang berkualitas? Salah satunya, perhatikan akreditasi program studi tersebut. Jurusan Computer Studies di Binus International memahami kebutuhan ini dengan sangat baik. Itulah sebabnya program international di Indonesia ini sudah mengantongi akreditasi program studi dari ABET dan IABEE. Kehadiran dua akreditasi bergengsi tersebut akan sangat menunjang pembelajaran dan kariermu dalam jangka panjang. Bagaimana bisa? Yuk, simak selengkapnya di sini! Apa Itu ABET & IABEE? ABET (Accreditation Board for Engineering and Technology) adalah lembaga akreditasi non-profit asal Amerika Serikat yang menjadi standar emas global untuk program teknik dan komputer. Jika sebuah kampus memiliki label ABET, berarti kualitasnya setara dengan universitas ternama di AS. Sementara, IABEE (Indonesian Accreditation Board for Engineering Education) merupakan lembaga akreditasi mandiri di Indonesia yang juga berorientasi pada standar internasional. IABEE memastikan program studi ilmu komputer di Indonesia memenuhi kriteria Seoul Accord. Baik akreditasi program studi ABET maupun IABEE menilai tujuan pendidikan sebuah program studi, kurikulum yang diterapkan, fasilitas di institusi, hasil pengukuran performa mahasiswa, dan upaya peningkatan berkelanjutan program studi tersebut. Manfaat Akreditasi Program Studi ABET dan IABEE bagi Mahasiswa Selama menjadi mahasiswa, kamu akan merasakan dampak langsung standar ketat dari akreditasi ABET dan IABEE. Berikut adalah tiga manfaat utama yang bisa kamu rasakan: 1. Kurikulum sesuai standar industri global Dunia teknologi bergerak sangat cepat, jadi kamu tentu tidak mau belajar teknologi yang sudah tidak terpakai lagi di kantor nanti. Maka dari itu, ABET dan IABEE mewajibkan program studi untuk selalu memperbarui kurikulum mereka. Jadi, pihak kampus harus memastikan materi kuliah relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Di Binus International, kamu belajar memecahkan masalah nyata dengan metode yang paling baru. Kurikulum ini melatih kamu berpikir kritis dan inovatif, sehingga kamu siap menghadapi tantangan teknis apa pun setelah lulus. 2. Pengakuan internasional Pernahkah kamu membayangkan ijazah kamu dianggap setara dengan lulusan dari Amerika atau Eropa? Itulah yang terjadi jika kamu masuk ke jurusan yang memiliki akreditasi program studi ABET. Karena standar penilaiannya sama di seluruh dunia, gelar kamu berguna untuk masuk ke mana saja, termasuk untuk kuliah ke luar negeri di jenjang S2 atau menjalani program double degree saat kuliah S1. 3. Kualitas pembelajaran terjamin ABET dan IABEE melakukan audit berkala terhadap cara dosen mengajar, fasilitas laboratorium, hingga hasil karya mahasiswa. Fokus utamanya adalah Outcome-Based Education (OBE). Artinya, selain nilai ujian, kampus juga memperhatikan kompetensi atau keahlian nyata yang benar-benar kamu kuasai. Untuk mewujudkannya, kamu akan mendapatkan fasilitas terbaik dan dukungan penuh agar bisa berkembang secara maksimal. Manfaat Akreditasi ABET dan IABEE untuk Karier Setelah lulus, manfaat jangka panjang dari akreditasi program studi ini akan semakin terasa saat kamu memasuki dunia kerja, yaitu: 1. Lebih mudah bekerja di luar negeri Bekerja di pusat teknologi dunia seperti Silicon Valley atau Singapura adalah impian banyak orang. Namun, perusahaan luar negeri sering kali selektif dalam melihat latar belakang pendidikan pelamar. Jika program studi kamu memiliki akreditasi ABET dan IABEE, proses verifikasi ijazah kamu akan jauh lebih lancar. Beberapa negara bahkan memberikan kemudahan dalam pengurusan lisensi profesional atau visa kerja bagi lulusan dari program yang terakreditasi secara internasional. Dengan begitu, kamu bisa memiliki mobilitas karier yang sangat luas tanpa batasan negara. 2. Diakui oleh perusahaan global Perusahaan multinasional (MNC) besar seperti Google, Microsoft, Amazon, dan lainnya sangat menghargai standar kualitas. Mereka tahu bahwa lulusan dari jurusan kuliah program international terakreditasi ABET memiliki disiplin kerja yang baik dan kemampuan teknis yang mumpuni. Saat kamu melamar pekerjaan, nama kampus yang memiliki akreditasi program studi bereputasi akan langsung menaikkan nilai jual kamu di mata rekruter. Kamu akan tampil lebih unggul dibandingkan kandidat lainnya karena perusahaan sudah percaya pada sistem pendidikan yang membentuk kamu. Dengan adanya akreditasi program studi level internasional seperti ABET dan IABEE, kamu bisa mendapatkan pendidikan kelas dunia di program studi Computer Science BINUS International tanpa harus meninggalkan Indonesia terlebih dahulu. Sebab, akreditasi tersebut akan meningkatkan kualitas pembelajaran yang kamu dapatkan agar semakin sesuai dengan kebutuhan industri, dan kamu pun juga memiliki pengakuan global. Siap meraih karier impian di panggung internasional dunia teknologi? Ayo mulai langkah pertamamu sekarang! Bergabunglah dengan program Computer Science di BINUS International, eksplor peluang program double degree, dan rasakan bedanya belajar dengan standar world-class!