Koneksi
Sorotan terbaru dari Tag # Koneksi
Perkuat Diplomasi Budaya dan Koneksi Masyarakat Kawasan di ASEAN-India Bazaar 2026
Jakarta, katakabar.com - Di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global, hubungan antara ASEAN dan India dinilai justru semakin menemukan relevansinya. Tetapi hubungan tersebut kini tidak hanya dibangun melalui forum diplomatik dan kerja sama formal antarpemerintah, melainkan juga melalui koneksi masyarakat, budaya, hingga ekonomi kreatif yang tumbuh dari komunitas. Semangat itu terlihat di pergelaran ASEAN-India Bazaar 2026 yang digelar di The Westin Jakarta, Sabtu (23/5) lalu. Memasuki tahun kelima pergelaran, acara ini berkembang menjadi ruang pertemuan lintas budaya yang mempertemukan komunitas ASEAN dan India melalui kuliner, seni, UMKM, hingga pertunjukan budaya. Ruang Pertemuan Budaya dan Komunitas Bazar yang diselenggarakan oleh komunitas Indoindians tersebut menghadirkan puluhan tenant dan komunitas dari berbagai negara ASEAN dan India. Di dalam ballroom hotel, pengunjung disuguhi berbagai kuliner khas India dan Asia Tenggara, produk tekstil tradisional, kerajinan tangan, aksesori, dekorasi rumah, produk kecantikan, hingga berbagai brand gaya hidup milik pelaku UMKM dan komunitas diaspora. Selain itu, pertunjukan tari dan musik tradisional turut memeriahkan suasana. Atmosfer yang tercipta lebih menyerupai ruang pertemuan budaya dibanding sekadar pameran komersial. Pengunjung tidak hanya datang untuk berbelanja, tetapi juga menikmati pengalaman lintas budaya melalui makanan, seni, dan interaksi langsung dengan komunitas dari berbagai negara ASEAN dan India. Founder Indoindians, Poonam Sagar, mengatakan ASEAN-India Bazaar sejak awal memang dirancang bukan hanya sebagai ruang transaksi ekonomi, tetapi juga sebagai jembatan budaya yang mempertemukan masyarakat dari berbagai latar belakang. “Ini lebih dari sekedar bazar. Ini adalah perayaan hubungan berabad-abad antara India dan Asia Tenggara, tempat budaya, makanan, ide, seni, dan masyarakat bertemu dalam satu ruang,” ujar Poonam. Ia menambahkan setiap pelaku usaha dan produk yang hadir membawa cerita mengenai kreativitas, warisan budaya, serta perjalanan komunitas yang membangun identitas mereka masing-masing. “Saat Anda berjalan di aula ini, Anda tidak hanya melihat produk atau stan. Anda melihat mimpi, kreativitas, keberanian, dan warisan budaya. Setiap pengusaha memiliki cerita dan setiap pengunjung menjadi bagian dari semangat bersama ini,” ucapnya. Poonam juga mengajak para pengunjung untuk mendukung pelaku usaha kecil dan kreator lokal yang terlibat dalam acara tersebut. “Saya mendorong semua orang untuk menemukan sesuatu yang baru, mendukung kreator lokal dan usaha kecil, memulai percakapan, serta merayakan keberagaman,” jelasnya. People-to-People Connectivity Jadi Kunci Pesan mengenai pentingnya people-to-people connectivity menjadi benang merah dalam berbagai sambutan yang disampaikan para diplomat dan pejabat ASEAN yang hadir. Duta Besar India untuk ASEAN, Srinivas Gotru, menerangkan ASEAN-India Bazaar menunjukkan bagaimana hubungan kedua kawasan terus berkembang melalui partisipasi komunitas dan masyarakat. Menurutnya, antusiasme vendor, komunitas, hingga berbagai misi diplomatik yang terlibat menunjukkan hubungan ASEAN dan India kini semakin hidup di tingkat masyarakat. “Ini adalah cara yang sangat baik untuk menghubungkan masyarakat lintas budaya. Kami sangat senang dapat bermitra dan menghadirkan acara ini,” imbuhnya. Ia berharap ASEAN-India Bazaar dapat terus menjadi agenda tahunan yang memperkuat hubungan masyarakat ASEAN dan India ke depan. Sementara, Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, menilai kerja sama ASEAN dan India saat ini semakin strategis karena kedua kawasan memiliki kedekatan historis dan geografis yang kuat. Menurutnya, hubungan ASEAN dan India tidak selalu harus bergantung pada pusat-pusat geopolitik global tradisional. “Kita tidak harus selalu melewati New York, London, atau Brussels. Hubungan itu bisa langsung terhubung melalui kawasan kita sendiri,” kata Sandeep Chakravorty. Ia menyebut kerja sama ASEAN dan India kini menjadi simbol bagaimana dua kawasan berkembang bersama melalui budaya, perdagangan, konektivitas masyarakat, dan kolaborasi ekonomi kreatif. ASEAN dan India Dinilai Punya Kedekatan Historis Duta Besar dan Perwakilan Tetap Filipina untuk ASEAN, Evangeline T. Ong Jimenez-Ducrocq, juga menyoroti hubungan panjang antara ASEAN dan India yang menurutnya telah berlangsung selama ratusan tahun melalui pertukaran budaya dan perdagangan. Ia mengatakan ASEAN-India Bazaar memperlihatkan bagaimana hubungan tersebut masih terasa hidup hingga saat ini melalui pengalaman budaya yang dapat dirasakan langsung masyarakat. “Di sini kita melihat warna, rasa, tradisi, dan budaya yang terasa familiar namun tetap unik. Ini menunjukkan bagaimana hubungan ASEAN dan India telah tumbuh selama ratusan tahun,” ulasnya. Menurutnya, hubungan ASEAN dan India saat ini berkembang jauh melampaui sektor perdagangan dan investasi. Kerja sama kedua kawasan kini mencakup inovasi digital, pendidikan, kesehatan, keberlanjutan, hingga pertukaran budaya. Sebagai Ketua ASEAN tahun ini, Filipina disebut terus mendorong kawasan yang lebih people-centered dan inklusif, termasuk melalui penguatan kerja sama dengan India sebagai salah satu mitra strategis utama ASEAN. “Kami percaya koneksi antar masyarakat dapat membuka lebih banyak peluang bagi komunitas, UMKM, industri kreatif, dan generasi muda di kawasan ASEAN maupun India,” bebernya. Diplomasi Tidak Lagi Hanya Dibangun Lewat Forum Formal Pandangan serupa juga disampaikan Dirjen Kerja Sama ASEAN Kementerian Luar Negeri RI, Ina Hagniningtyas Krisnamurthi. Dalam sambutannya, Ina mengatakan diplomasi modern kini tidak lagi hanya dibangun melalui perjanjian dan forum resmi antarpemerintah, tetapi juga melalui interaksi sehari-hari masyarakat. “Diplomasi tidak hanya dibangun melalui pengaruh dan perjanjian. Diplomasi juga tumbuh lewat makanan, tekstil, musik, seni, usaha kecil, dan kebahagiaan sederhana ketika masyarakat saling bertemu,” timpalnya. Bagi Ina, ASEAN-India Bazaar memperlihatkan bagaimana hubungan antar kawasan dapat tumbuh secara lebih membumi melalui budaya dan koneksi sosial masyarakat. Pengalamannya pernah bertugas di India juga membuat ia melihat kedekatan Indonesia dan India tidak hanya hadir dalam hubungan diplomatik, tetapi juga dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakatnya. “Hubungan seperti ini dibangun melalui koneksi sehari-hari antarmasyarakat. Itu yang menjadi fondasi hidup dari kemitraan strategis ASEAN dan India,” tuturnya. Ketahanan Kawasan Dinilai Harus Dibangun Bersama Wakil Sekjen Komunitas Ekonomi ASEAN, Satvinder Singh, mengatakan hubungan ASEAN dan India saat ini memasuki fase baru yang jauh lebih strategis. Menurutnya, ASEAN dan India kini tidak hanya menjadi mitra ekonomi, tetapi juga co-creators of growth bagi kawasan dan dunia. “Kami mewakili lebih dari dua miliar penduduk. Kerja sama kami mencakup perdagangan, investasi, ekonomi digital, konektivitas, keberlanjutan, dan inovasi,” kata Satvinder Singh. Ia juga menyinggung meningkatnya risiko global mulai dari gangguan rantai pasok, ketegangan ekonomi, hingga perubahan iklim yang membuat hubungan antar kawasan perlu dibangun di atas kemitraan yang saling percaya. “Di tengah berbagai ketidakpastian global, ini adalah momen bagi kita untuk memperkuat integrasi ekonomi, membangun rantai pasok yang lebih tangguh, dan memastikan kawasan kita tetap terhubung,” kupasnya. Menurut Satvinder, acara seperti ASEAN-India Bazaar memiliki makna simbolik yang besar karena menunjukkan bagaimana hubungan ASEAN dan India sejak awal memang dibangun melalui pertukaran budaya, perdagangan, dan interaksi masyarakat.
Pengguna Internet WiFi di Riau Kian Bertumbuh, Keluarga Butuh Koneksi Lebih Stabil
Jakarta, katakabar.com - Koneksi internet rumah di Pekanbaru kini menghadapi tantangan baru. Saat ini penggunaan WiFi rumahan tidak lagi terbatas pada satu atau dua perangkat. Ponsel, laptop, smart TV, hingga perangkat rumah pintar aktif bersamaan. Ketika semua terhubung di waktu yang sama, kualitas koneksi pun ikut diuji. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan penetrasi internet rumah tangga di Indonesia terus meningkat, terutama di wilayah perkotaan. Riau termasuk provinsi dengan tingkat penggunaan internet yang konsisten tumbuh seiring meningkatnya aktivitas digital harian. Artinya, WiFi rumah kini menjadi tulang punggung aktivitas keluarga, bukan sekadar fasilitas tambahan. Rumah Makin Digital, Beban WiFi Ikut Bertambah: Pola penggunaan internet keluarga juga berubah. Aktivitas bekerja dari rumah, belajar online, streaming hiburan, hingga komunikasi digital sering berlangsung bersamaan. Menurut DataReportal Indonesia, rata-rata masyarakat Indonesia menghabiskan lebih dari 7 jam per hari untuk mengakses internet. Angka ini mencerminkan betapa intensnya penggunaan koneksi, terutama di lingkungan rumah. Di Pekanbaru, Riau, kondisi ini membuat WiFi rumah harus bekerja lebih keras. Saat koneksi digunakan ramai-ramai, masalah yang sering muncul bukan soal kecepatan awal, tetapi penurunan performa saat beban meningkat. Streaming mulai tersendat, video call terputus, atau browsing terasa lambat. Kenapa Stabilitas Jadi Isu Utama? Banyak pengguna masih mengaitkan kualitas WiFi dengan angka Mbps. Padahal, kecepatan tinggi tidak selalu menjamin kenyamanan. Stabilitas koneksi justru menjadi faktor penentu ketika banyak perangkat aktif. Laporan Ookla Speedtest Global Index menunjukkan konsistensi kecepatan internet bisa menurun di jam sibuk. Ketika trafik meningkat, koneksi yang tidak dikelola dengan baik akan lebih mudah mengalami fluktuasi. Inilah yang sering dirasakan keluarga saat seluruh anggota rumah online bersamaan. Selain itu, keterbatasan perangkat jaringan di rumah, seperti router dengan kapasitas terbatas atau jangkauan sinyal yang tidak merata, juga memperparah kondisi. Rumah dengan banyak ruangan atau lebih dari satu lantai kerap menghadapi area tanpa sinyal yang stabil. Apa yang Perlu Diperhatikan Keluarga di Pekanbaru? Memilih WiFi rumah kini perlu pendekatan yang lebih realistis. Bukan hanya soal paket tercepat, tetapi apakah jaringan mampu melayani banyak perangkat secara konsisten. Koneksi yang ideal harus tetap stabil saat digunakan untuk streaming, rapat daring, dan aktivitas digital lain secara bersamaan. Di sisi lain, layanan berbasis fiber optik cenderung lebih siap menghadapi kebutuhan multi-perangkat. Teknologi ini dirancang untuk menjaga kualitas koneksi tetap stabil meski trafik meningkat, terutama di jam-jam padat penggunaan. Menjawab Tantangan WiFi Rumah yang Makin Padat: Seiring rumah tangga Pekanbaru semakin digital, kebutuhan akan koneksi yang stabil menjadi semakin relevan. Penyedia layanan internet dituntut tidak hanya menawarkan kecepatan, tetapi juga pengalaman penggunaan yang konsisten. Penyedia seperti Biznet Home memanfaatkan jaringan fiber optik end-to-end untuk mendukung penggunaan WiFi rumah yang padat perangkat. Pendekatan ini menekankan stabilitas dan pemerataan koneksi, sehingga aktivitas digital keluarga dapat berjalan lebih lancar, tanpa harus saling berebut jaringan.
CLAV Digital Ekspansi ke Bandung: Bangun Koneksi Digital di Kota Kembang dengan Bandungkini.com
Jakarta, katakabar.com - Digital marketing agency berbasis di Jakarta, CLAV Digital, terus memperluas jangkauan bisnisnya dengan meluncurkan Bandungkini.com, sebuah portal berita lokal yang dirancang untuk menyajikan informasi terkini dan relevan bagi masyarakat Bandung dan sekitarnya. Langkah ekspansi ini menegaskan komitmen perusahaan dukung pertumbuhan komunitas kreatif serta bisnis lokal di kota yang dikenal sebagai pusat inovasi dan budaya Indonesia.
Pengguna Android Tak Bisa Komunikasi, Warga Minta Telkomsel Perbaiki Jaringan
Bantan, katakabar.com - Sudah tiga hari belakangan ini pengguna Android di Desa Muntai, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis tak bisa komunikasi seperti biasa padahal Android warga memiliki paket. Selain Android, jaringan Wifi lelet. Kejadian ini sangat disayangkan warga, sebab tiba waktunya harus dibayar.
Binus University Ingin Sumber Daya dan Koneksi Luas Pondasi Bagi Mahasiswa
Jakarta, katakabar.com - Binus University ingin sumber daya, dan koneksi yang luas menjadi pondasi bagi mahasiswa untuk menggapai impian. Tujuannya agar alumni Binus punya bekal kuat untuk menghadapi persaingan di industri kerja. Komitmen ini dirasakan betul Nadya Tyandra, alumni School of Computer Science Binus University yang baru lulus pada 2024 ini.
EVOS dan CBN Fiber 8 Tahun Bangun Koneksi Tanpa Batas di Industri Esports Indonesia
Jakarta, katakabar.com - EVOS, salah satu pionir di dunia gaming-entertainment, bersama CBN Fiber, penyedia layanan internet terkemuka di Indonesia, rayakan kesuksesan 8 tahun kolaborasi membangun dunia gaming yang selalu terhubung tanpa batas. Di momentum kerja sama di tahun ke 8 ini, kedua institusi kilas balik melihat pencapaian luar biasa yang telah dicapai dalam menghadirkan koneksi tanpa batas bagi komunitas gaming di seluruh negeri. Sejak awal kolaborasi pada 2017, EVOS dan CBN Fiber telah menjadi pilar penting dalam mendukung kesuksesan operasional EVOS. Melalui kemitraan ini, EVOS sangat menghargai kontribusi yang diberikan oleh CBN Fiber memastikan kelancaran produktivitas, terutama dalam mendukung konektivitas internet hingga 1 Gbps yang menjadi kebutuhan esensial setiap kompetisi bagi para pemain profesional esports di bawah bendera EVOS. "Dalam delapan tahun terakhir, kemitraan kami dengan CBN Fiber telah membawa perubahan signifikan bagi pertumbuhan dan produktivitas dari internal di EVOS, khususnya untuk keberlangsungan para pemain profesional EVOS," kata Tony Tham, Head of Commercial EVOS. "Kami bangga bisa bertumbuh bersama dengan CBN Fiber, yang selalu konsisten mendukung perkembangan industri esports di Indonesia, khususnya melalui tim seperti EVOS," ujarnya lewat rilis resmi diterima katakabar.com, pada Kamis Siang Sementara itu, Dedy Handoko, Commerce Director CBN turut merayakan perjalanan panjang ini. Menurutnya, perjalanan kolaborasi CBN Fiber dengan EVOS yang cukup panjang dan hampir satu dekade ini menjadi momen bersejarah untuk kami sebagai penyedia layanan internet dekat dengan audiens gaming. "Ke depan, banyak kegiatan kolaboratif yang dapat mendekatkan lebih lagi kepada audiens gaming dan kami tentunya berkomitmen untuk terus mendukung pertumbuhan industri esports di Indonesia," jelasnya. Kolaborasi antara EVOS dan CBN Fiber bukan hanya tentang menyediakan koneksi internet yang handal, tapi tentang membangun komunitas yang kuat di sekitar dunia gaming. Dengan memasuki tahun kedelapan kerja sama ini, EVOS dan CBN Fiber bersemangat untuk melanjutkan perjalanan mereka dalam mewujudkan mimpi bersama: membawa esports Indonesia ke panggung global. Untuk informasi lebih lanjut tentang kolaborasi dari EVOS dan CBN Fiber, dapatkan secara langsung di kanal media sosial Instagram @evosesports dan @di_cbn. Kontak: Geraldy Justin Caesar [email protected] Dian A Ramadhani PT Cyberindo Aditama (CBN) [email protected] - 0818 0818 3426