Abpednas dan Sucofindo Hadirkan Akses Air Bersih bagi Masyarakat di Aceh Besar Nasional
Nasional
Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:40 WIB

Abpednas dan Sucofindo Hadirkan Akses Air Bersih bagi Masyarakat di Aceh Besar

Banda Aceh, katakabar.com - Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) bersama PT Sucofindo (Persero) meresmikan sumur air bersih, yang kini dapat dimanfaatkan masyarakat Meunasah Gampong Lambleut, Kecamatan Darul Kamal, Aceh Besar, untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari. Peresmian ini tindak lanjut dari kegiatan kick off pembangunan sumur air bersih yang dilaksanakan pada 10 Mei 2026 lalu sebagai bagian dari program pembangunan 70 sumur air bersih di berbagai daerah di Indonesia dalam rangka menyambut HUT ke 70 PT Sucofindo (Persero). Setelah kick off, proses dilanjutkan dengan pembagunan sumur yang dilakukan secara bertahap, meliputi instalasi sarana air bersih dan pembangunan infrastruktur pendukung. Setelah seluruh pekerjaan selesai dan fasilitas dinyatakan siap digunakan, sumur tersebut kemudian diserahterimakan secara resmi oleh Abpednas dan PT Sucofindo (Persero) kepada Keuchik Gampong Lambleut sebagai perwakilan masyarakat setempat. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa secara berkelanjutan. Program penyediaan air bersih tersebut merupakan bentuk sinergi dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat desa melalui akses air bersih yang aman dan berkelanjutan. Selain memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, program ini juga mendukung implementasi Asta Cita Presiden RI, H. Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan air nasional, sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya mengenai akses air bersih dan sanitasi layak. Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris, menyambut baik kolaborasi yang dilakukan Abpednas dan PT Sucofindo (Persero) dalam menghadirkan akses air bersih bagi masyarakat. “Ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang sangat krusial bagi kesehatan, sanitasi, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Kami mengapresiasi inisiatif Abpednas dan PT Sucofindo (Persero) yang telah menghadirkan fasilitas air bersih bagi warga Gampong Lambleut. Saya juga berharap kepada masyarakat Gampong Lambleut untuk dapat menjaga, merawat, dan memanfaatkan sumur bor ini dengan sebaik mungkin agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” jelasnya. Ketua Umum Abpednas sekaligus Wakil Ketua Bidang Pendidikan Persatuan Wartawan Indonesia DKI Jakarta (PWI Jaya), Indra Utama menyampaikan keberadaan sarana air bersih memiliki peran penting dalam menunjang kehidupan masyarakat desa sehari-hari. “Pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga bagaimana memastikan masyarakat memiliki akses terhadap kebutuhan dasar yang layak, termasuk air bersih. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan dijaga bersama oleh masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” ucapnya. Indra Utama menambahkan keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan fasilitas umum, sehingga program yang telah dibangun dapat memberikan dampak sosial dan kesehatan dalam jangka panjang. Di kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pengawas Abpednas, Prof. Dr. Reda Manthovani, menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam menjaga keberlanjutan program sosial di tengah masyarakat. “Keberhasilan sebuah program tidak hanya diukur dari proses pembangunannya, tetapi juga dari bagaimana fasilitas tersebut dapat terus dimanfaatkan dan dirawat bersama oleh Masyarakat secara berkelanjutan,” tegasnya. Komisaris Independen PT Sucofindo (Persero), Mahatma Gandhi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya program penyediaan air bersih tersebut. “Air bersih kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kehidupan. Karena ketersediaan akses air bersih berdampak pada kesehatan masyarakat, mendukung produktivitas, pendidikan, dan kualitas hidup secara keseluruhan. Oleh karena itu, program pembangunan sumur air bersih ini memiliki nilai yang sangat strategis,” terang Mahatma Gandhi. Komitmen untuk menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat tersebut sejalan dengan upaya PT Sucofindo (Persero) dalam menjalankan program TJSL yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, yang memberikan nilai tambah secara berkelanjutan. Lantaran itu, Direktur Utama PT Sucofindo (Persero), Sandry Pasambuna, mengatakan pembangunan sumur air bersih merupakan bagian dari komitmen Sucofindo menghadirkan program sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. "Menginjak usia tujuh dekade, SUCOFINDO ingin terus memperluas kontribusi sosial perusahaan melalui program yang berdampak langsung bagi masyarakat. Kami berharap akses air bersih ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga mendukung peningkatan kesehatan, kesejahteraan, dan produktivitas warga secara berkelanjutan. Semangat kolaborasi dan gotong royong yang terbangun melalui program ini diharapkan menjadi fondasi dalam menjaga dan memanfaatkan fasilitas tersebut untuk generasi mendatang," sebut Sandry. Sebagai perusahaan Testing, Inspection, and Certification (TIC), PT Sucofindo (Persero) terus berkomitmen mendukung pembangunan nasional melalui layanan bisnis dan program keberlanjutan yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan.

Perkuat Diplomasi Budaya dan Koneksi Masyarakat Kawasan di ASEAN-India Bazaar 2026 Internasional
Internasional
Jumat, 29 Mei 2026 | 09:12 WIB

Perkuat Diplomasi Budaya dan Koneksi Masyarakat Kawasan di ASEAN-India Bazaar 2026

Jakarta, katakabar.com - Di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global, hubungan antara ASEAN dan India dinilai justru semakin menemukan relevansinya. Tetapi hubungan tersebut kini tidak hanya dibangun melalui forum diplomatik dan kerja sama formal antarpemerintah, melainkan juga melalui koneksi masyarakat, budaya, hingga ekonomi kreatif yang tumbuh dari komunitas. Semangat itu terlihat di pergelaran ASEAN-India Bazaar 2026 yang digelar di The Westin Jakarta, Sabtu (23/5) lalu. Memasuki tahun kelima pergelaran, acara ini berkembang menjadi ruang pertemuan lintas budaya yang mempertemukan komunitas ASEAN dan India melalui kuliner, seni, UMKM, hingga pertunjukan budaya. Ruang Pertemuan Budaya dan Komunitas Bazar yang diselenggarakan oleh komunitas Indoindians tersebut menghadirkan puluhan tenant dan komunitas dari berbagai negara ASEAN dan India. Di dalam ballroom hotel, pengunjung disuguhi berbagai kuliner khas India dan Asia Tenggara, produk tekstil tradisional, kerajinan tangan, aksesori, dekorasi rumah, produk kecantikan, hingga berbagai brand gaya hidup milik pelaku UMKM dan komunitas diaspora. Selain itu, pertunjukan tari dan musik tradisional turut memeriahkan suasana. Atmosfer yang tercipta lebih menyerupai ruang pertemuan budaya dibanding sekadar pameran komersial. Pengunjung tidak hanya datang untuk berbelanja, tetapi juga menikmati pengalaman lintas budaya melalui makanan, seni, dan interaksi langsung dengan komunitas dari berbagai negara ASEAN dan India. Founder Indoindians, Poonam Sagar, mengatakan ASEAN-India Bazaar sejak awal memang dirancang bukan hanya sebagai ruang transaksi ekonomi, tetapi juga sebagai jembatan budaya yang mempertemukan masyarakat dari berbagai latar belakang. “Ini lebih dari sekedar bazar. Ini adalah perayaan hubungan berabad-abad antara India dan Asia Tenggara, tempat budaya, makanan, ide, seni, dan masyarakat bertemu dalam satu ruang,” ujar Poonam. Ia menambahkan setiap pelaku usaha dan produk yang hadir membawa cerita mengenai kreativitas, warisan budaya, serta perjalanan komunitas yang membangun identitas mereka masing-masing. “Saat Anda berjalan di aula ini, Anda tidak hanya melihat produk atau stan. Anda melihat mimpi, kreativitas, keberanian, dan warisan budaya. Setiap pengusaha memiliki cerita dan setiap pengunjung menjadi bagian dari semangat bersama ini,” ucapnya. Poonam juga mengajak para pengunjung untuk mendukung pelaku usaha kecil dan kreator lokal yang terlibat dalam acara tersebut. “Saya mendorong semua orang untuk menemukan sesuatu yang baru, mendukung kreator lokal dan usaha kecil, memulai percakapan, serta merayakan keberagaman,” jelasnya. People-to-People Connectivity Jadi Kunci Pesan mengenai pentingnya people-to-people connectivity menjadi benang merah dalam berbagai sambutan yang disampaikan para diplomat dan pejabat ASEAN yang hadir. Duta Besar India untuk ASEAN, Srinivas Gotru, menerangkan ASEAN-India Bazaar menunjukkan bagaimana hubungan kedua kawasan terus berkembang melalui partisipasi komunitas dan masyarakat. Menurutnya, antusiasme vendor, komunitas, hingga berbagai misi diplomatik yang terlibat menunjukkan hubungan ASEAN dan India kini semakin hidup di tingkat masyarakat. “Ini adalah cara yang sangat baik untuk menghubungkan masyarakat lintas budaya. Kami sangat senang dapat bermitra dan menghadirkan acara ini,” imbuhnya. Ia berharap ASEAN-India Bazaar dapat terus menjadi agenda tahunan yang memperkuat hubungan masyarakat ASEAN dan India ke depan. Sementara, Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, menilai kerja sama ASEAN dan India saat ini semakin strategis karena kedua kawasan memiliki kedekatan historis dan geografis yang kuat. Menurutnya, hubungan ASEAN dan India tidak selalu harus bergantung pada pusat-pusat geopolitik global tradisional. “Kita tidak harus selalu melewati New York, London, atau Brussels. Hubungan itu bisa langsung terhubung melalui kawasan kita sendiri,” kata Sandeep Chakravorty. Ia menyebut kerja sama ASEAN dan India kini menjadi simbol bagaimana dua kawasan berkembang bersama melalui budaya, perdagangan, konektivitas masyarakat, dan kolaborasi ekonomi kreatif. ASEAN dan India Dinilai Punya Kedekatan Historis Duta Besar dan Perwakilan Tetap Filipina untuk ASEAN, Evangeline T. Ong Jimenez-Ducrocq, juga menyoroti hubungan panjang antara ASEAN dan India yang menurutnya telah berlangsung selama ratusan tahun melalui pertukaran budaya dan perdagangan. Ia mengatakan ASEAN-India Bazaar memperlihatkan bagaimana hubungan tersebut masih terasa hidup hingga saat ini melalui pengalaman budaya yang dapat dirasakan langsung masyarakat. “Di sini kita melihat warna, rasa, tradisi, dan budaya yang terasa familiar namun tetap unik. Ini menunjukkan bagaimana hubungan ASEAN dan India telah tumbuh selama ratusan tahun,” ulasnya. Menurutnya, hubungan ASEAN dan India saat ini berkembang jauh melampaui sektor perdagangan dan investasi. Kerja sama kedua kawasan kini mencakup inovasi digital, pendidikan, kesehatan, keberlanjutan, hingga pertukaran budaya. Sebagai Ketua ASEAN tahun ini, Filipina disebut terus mendorong kawasan yang lebih people-centered dan inklusif, termasuk melalui penguatan kerja sama dengan India sebagai salah satu mitra strategis utama ASEAN. “Kami percaya koneksi antar masyarakat dapat membuka lebih banyak peluang bagi komunitas, UMKM, industri kreatif, dan generasi muda di kawasan ASEAN maupun India,” bebernya. Diplomasi Tidak Lagi Hanya Dibangun Lewat Forum Formal Pandangan serupa juga disampaikan Dirjen Kerja Sama ASEAN Kementerian Luar Negeri RI, Ina Hagniningtyas Krisnamurthi. Dalam sambutannya, Ina mengatakan diplomasi modern kini tidak lagi hanya dibangun melalui perjanjian dan forum resmi antarpemerintah, tetapi juga melalui interaksi sehari-hari masyarakat. “Diplomasi tidak hanya dibangun melalui pengaruh dan perjanjian. Diplomasi juga tumbuh lewat makanan, tekstil, musik, seni, usaha kecil, dan kebahagiaan sederhana ketika masyarakat saling bertemu,” timpalnya. Bagi Ina, ASEAN-India Bazaar memperlihatkan bagaimana hubungan antar kawasan dapat tumbuh secara lebih membumi melalui budaya dan koneksi sosial masyarakat. Pengalamannya pernah bertugas di India juga membuat ia melihat kedekatan Indonesia dan India tidak hanya hadir dalam hubungan diplomatik, tetapi juga dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakatnya. “Hubungan seperti ini dibangun melalui koneksi sehari-hari antarmasyarakat. Itu yang menjadi fondasi hidup dari kemitraan strategis ASEAN dan India,” tuturnya. Ketahanan Kawasan Dinilai Harus Dibangun Bersama Wakil Sekjen Komunitas Ekonomi ASEAN, Satvinder Singh, mengatakan hubungan ASEAN dan India saat ini memasuki fase baru yang jauh lebih strategis. Menurutnya, ASEAN dan India kini tidak hanya menjadi mitra ekonomi, tetapi juga co-creators of growth bagi kawasan dan dunia. “Kami mewakili lebih dari dua miliar penduduk. Kerja sama kami mencakup perdagangan, investasi, ekonomi digital, konektivitas, keberlanjutan, dan inovasi,” kata Satvinder Singh. Ia juga menyinggung meningkatnya risiko global mulai dari gangguan rantai pasok, ketegangan ekonomi, hingga perubahan iklim yang membuat hubungan antar kawasan perlu dibangun di atas kemitraan yang saling percaya. “Di tengah berbagai ketidakpastian global, ini adalah momen bagi kita untuk memperkuat integrasi ekonomi, membangun rantai pasok yang lebih tangguh, dan memastikan kawasan kita tetap terhubung,” kupasnya. Menurut Satvinder, acara seperti ASEAN-India Bazaar memiliki makna simbolik yang besar karena menunjukkan bagaimana hubungan ASEAN dan India sejak awal memang dibangun melalui pertukaran budaya, perdagangan, dan interaksi masyarakat.

Utamakan Keselamatan Masyarakat, PHR Taja Sosialisasi dan Edukasi di Rantau Kopar Riau
Riau
Selasa, 26 Mei 2026 | 15:09 WIB

Utamakan Keselamatan Masyarakat, PHR Taja Sosialisasi dan Edukasi di Rantau Kopar

Rokan Hilir, katakabar.com - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona Rokan taja Sosialisasi Keselamatan Masyarakat di Kecamatan Rantau Kopar, Kabupaten Rokan Hilir. Kegiatan ini bentuk komitmen nyata menjaga keselamatan masyarakat di sekitar area kerjam Sosialisasi dan edukasi bertujuan untuk meningkatkan kesadaran (awareness) warga dan generasi muda mengenai pentingnya mematuhi aspek keselamatan, khususnya bagi mereka yang beraktivitas di dekat wilayah operasi hulu migas. Mengingat, lokasi tersebut berdampingan dengan jalur pipa, fasilitas produksi, kelistrikan hingga sumur migas. Edukasi mengenai potensi bahaya dan langkah pencegahannya menjadi hal yang sangat penting demi menciptakan lingkungan yang aman dan selamat bagi semua pihak. Lurah Rantau Kopar, Nurhidayati, sampaikan apresiasi mendalam terhadap inisiatif yang dilakukan oleh PHR. Menurutnya, pemahaman mengenai keselamatan operasional migas sangat dibutuhkan oleh masyarakat Rantau Kopar. "Kami sangat mengapresiasi kegiatan sosialisasi keselamatan masyarakat yang dilaksanakan oleh PHR ini. Mengingat banyak warga kami yang tinggal dan beraktivitas di wilayah sekitar operasi, pemahaman seperti ini sangatlah penting demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," kata Nurhidayati. Guna memastikan pesan keselamatan ini tersebar luas, Nurhidayati sengaja melibatkan para perangkat lingkungan dalam kegiatan ini. "Kami mengajak beberapa Ketua RT dan RW yang wilayahnya dekat dengan operasi PHR. Harapannya, setelah mendapatkan pemahaman dari sosialisasi ini, mereka dapat meneruskan dan menyampaikan kembali pesan-pesan keselamatan tersebut secara langsung kepada warga di lingkungannya masing-masing," ucapnya. Selain menyasar masyarakat umum lewat perangkat desa, sosialisasi ini juga menyentuh sektor pendidikan dengan merangkul para pelajar. Langkah kolaboratif ini disambut baik oleh Kepala Sekolah SMAN 1 Rantau Kopar, Slamet Ginanjar. "Kami berterima kasih kepada PHR yang telah mengajak sekolah kami berkolaborasi dalam kegiatan yang sangat bagus ini," tutur Slamet. Slamet berharap, edukasi sejak dini ini dapat membentuk karakter siswa yang lebih peduli terhadap keselamatan diri sendiri dan lingkungan sekitar. "Diharapkan dengan dilaksanakannya kegiatan ini, para siswa dapat memahami dan lebih waspada akan potensi bahaya yang ada di sekitar lingkungan sekolah, jalan raya, maupun wilayah operasi PHR yang berada dekat dengan rumah mereka," imbuhnya. Melalui program sosialisasi yang berkelanjutan ini, PHR berharap dapat terus memperkuat sinergi dengan pemerintah setempat dan institusi pendidikan. Manager Relations Zona Rokan, Rudi Arief, mengatakan keselamatan pekerja dan masyarakat di sekitar area operasi merupakan hal yang utama. "Kesadaran bersama yang tertanam di tengah masyarakat diharapkan mampu mendukung kelancaran operasional migas dalam menjaga ketahanan energi nasional sekaligus memastikan keselamatan warga di sekitar wilayah operasi tetap menjadi yang utama," terangnya. Tentang PHR Zona Rokan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) merupakan salah satu anak perusahaan Pertamina yang bergerak dalam bidang usaha hulu minyak dan gas bumi di bawah  Subholding Upstream, PT Pertamina Hulu Energi (PHE). PHR berdiri sejak 20 Desember 2018. Pertamina mendapatkan amanah dari Pemerintah Indonesia untuk mengelola Wilayah Kerja Rokan sejak 9 Agustus 2021. Pertamina menugaskan PHR untuk melakukan proses alih kelola dari operator sebelumnya. Proses transisi berjalan selamat, lancar dan andal. PHR melanjutkan pengelolaan WK Rokan selama 20 tahun, mulai 9 Agustus 2021 hingga 8 Agustus 2041. Daerah operasi WK Rokan seluas sekitar 6.200 km2 berada di 7 kabupaten/kota di Provinsi Riau. Terdapat 80 lapangan aktif dengan 11.300 sumur dan 35 stasiun pengumpul (gathering stations). WK Rokan memproduksi seperempat minyak mentah nasional atau sepertiga produksi pertamina. Selain memproduksi minyak dan gas bagi negara, PHR mengelola program tanggung jawab sosial dan lingkungan dengan fokus di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat dan lingkungan.

Bahaya! KAI Daop 2 Bandung Larang Masyarakat Masuki Area Terbatas Perekeretaapian Demi Keselamatan Nasional
Nasional
Minggu, 24 Mei 2026 | 12:09 WIB

Bahaya! KAI Daop 2 Bandung Larang Masyarakat Masuki Area Terbatas Perekeretaapian Demi Keselamatan

Bandung, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung dengan tegas melarang masyarakat untuk memasuki area terbatas perkeretaapian, khususnya di wilayah jembatan kereta api seperti Jembatan Cisomang dan Jembatan Cikubang. Larangan tersebut termasuk berjalan di jalur rel, beraktivitas di jembatan, hingga melakukan kegiatan swafoto dan lain lain di area jembatan kereta api. Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menegaskan jalur rel dan jembatan kereta api merupakan area terbatas yang hanya diperuntukkan bagi kepentingan operasional perkeretaapian dan petugas yang berwenang. “KAI Daop 2 Bandung dengan tegas melarang masyarakat memasuki area terbatas seperti berjalan di rel dan berkendara di sisi kanan kiri pada Jembatan Cisomang maupun berjalan di Jembatan Cikubang, dan jembatan kereta manapun apalagi sampai beraktivitas di lokasi tersebut. Tindakan itu sangat berbahaya bagi keselamatan diri sendiri dan dapat mengganggu keselamatan perjalanan kereta api,” kata Kuswardojo. Kuswardojo menjelaskan, berada di jembatan kereta api ini memiliki risiko yang sangat tinggi karena jembatan ini adalah lintasan aktif perjalanan KA dengan ruang yang terbatas dan tidak diperkenankan bagi masyarakat umum untuk melaluinya. Selain itu, kecepatan kereta yang melintas dan keterbatasan jarak pengereman membuat potensi kecelakaan sangat besar apabila terdapat aktivitas masyarakat di area tersebut. “Kami mengingatkan kereta api tidak dapat berhenti secara mendadak. Oleh karena itu, masyarakat jangan sekali-kali berada di jalur rel maupun area jembatan KA demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” jelasnya. Selain faktor keselamatan, aktivitas masyarakat di jalur rel maupun jembatan kereta api juga melanggar aturan perundang-undangan. Dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian pasal 38 disebutkan "ruang manfaat jalur kereta api diperuntukkan bagi pengoperasian kereta api dan merupakan daerah yang tertutup untuk umum". KAI Daop 2 Bandung juga terus melakukan patroli, pengawasan, serta sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga keselamatan perjalanan kereta api dan tidak melakukan aktivitas di area terbatas perkeretaapian. “KAI mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan perjalanan kereta api dengan mematuhi aturan yang berlaku dan tidak melakukan aktivitas apa pun di jalur rel maupun di jembatan kereta api. Keselamatan perjalanan kereta api adalah tanggung jawab bersama,” seru Kuswardojo.

Kolaborasi Polri dan Masyarakat, Polsek Sungai Batang Dukung Peternakan Sapi di Inhil Hukrim
Hukrim
Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:39 WIB

Kolaborasi Polri dan Masyarakat, Polsek Sungai Batang Dukung Peternakan Sapi di Inhil

Indragiri Hilir, katakabar.com - Kepolisian Sektor (Polsek) Sungai Batang melalui Bhabinkamtibmas Desa Benteng Barat menunjukkan komitmen dukung Asta Cita Ketahanan Pangan (Ketapang) Nasional Tahun 2026 melalui sektor peternakan sapi di Kabupaten Indragiri Hilir, Riau. Kegiatan pendampingan tersebut dilaksanakan di Desa Benteng Barat, Kecamatan Sungai Batang, dengan menyambangi kelompok peternak sapi milik warga setempat saat ini kelola tujuh ekor sapi. Kehadiran Polri di tengah masyarakat bertujuan memberikan motivasi sekaligus dukungan agar para peternak terus meningkatkan produktivitas usaha ternaknya. Dalam kegiatan itu, Bhabinkamtibmas Desa Benteng Barat, Aipda Dochi Patriosa, bersama Ketua Kelompok Peternak Sapi, Joko, melakukan pendampingan langsung kepada para peternak. Mereka mengajak masyarakat untuk terus mengembangkan sektor peternakan sebagai upaya mendukung swasembada pangan nasional, khususnya pemenuhan kebutuhan protein hewani. Kapolsek Sungai Batang, Iptu Bambang Sutriyanto, S.H., mengatakan keterlibatan Polri pada sektor peternakan merupakan bentuk nyata dukungan terhadap program pemerintah di bidang ketahanan pangan nasional. “Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi berperan aktif mendukung program pemerintah, salah satunya melalui pendampingan kepada masyarakat di bidang peternakan dan pertanian guna mewujudkan swasembada pangan nasional,” jelas Iptu Bambang Sutriyanto, S.H. Menurutnya, kehadiran personel Polri di tengah masyarakat diharapkan mampu menciptakan situasi yang aman dan kondusif sehingga aktivitas peternakan, mulai dari distribusi pakan hingga pemasaran hasil ternak, dapat berjalan lancar dan berkelanjutan. Ia menambahkan, swasembada pangan di sektor peternakan menjadi strategi penting guna memenuhi kebutuhan pangan masyarakat secara mandiri. Hal itu dapat diwujudkan melalui peningkatan populasi ternak, kesehatan hewan, produktivitas peternak, serta kesejahteraan masyarakat. “Kami berharap sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat terus terjalin dengan baik sehingga program ketahanan pangan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya. Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata sinergitas antara Polri dan masyarakat dukung pembangunan sektor peternakan sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan nasional di Kabupaten Indragiri Hilir.

Dorong Masyarakat Manfaatkan Lahan, Polsek Mandau Gencarkan Penanaman Jagung Pipil Hukrim
Hukrim
Jumat, 15 Mei 2026 | 15:28 WIB

Dorong Masyarakat Manfaatkan Lahan, Polsek Mandau Gencarkan Penanaman Jagung Pipil

Mandau, katakabar.com - Kepolisian Sektor (Polsek) Mandau gencar dorong masyarakat manfaakan lahan guna mewujudkan gerakan penanaman jagung seluas satu juta hektar Polri, dan program Seratus Hari Asta Cita Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto. Kegiatan pengelolaan lahan kali ini di kawasan Jalan Karya RT 04 RW 02  Dusun Tanjung Sari Desa, Bathin Betuah Kecamatan, Mandau Kabupaten Bengkalis, Riau, Jumat (15/5) sekitar pukul 08.00 WIB pagi. Menurut Kapolsek Mandau, Kompol Primadona, melalui Kasi Humas Polsek Mandau, Betty Dumauli S, kepada wartawan lewat siaran pers, Jumat siang, lahan yang akan dikelola untuk penanaman jagung pipil seluas 29 hektar. Di mana lahan yang sudah ditanam seluas 8,5 hektar, dan sisanya lahan yang belum ditanam seluas 20,5 hektar. Kegiatan pengelolaan lahan di Dusun Tanjung Sari tersebut, ujar Betty, dipimpin Kapolsek Mandau melibatkan personel, yakni Briptu Maula Salsabila, S.H., Bhabinkantibmas Desa Bathin Betuah, kerja sama tokoh masyarakat selaku pemilik lahan, Salim, Pj Kades Bathin Betuah, Edi S, dan Ketua Unit BumDes, Karsimin. "Pengelolaan lahan tersebut sudah dimulai dari April hingga Mei 2026 ini. Di mana Polsek Mandau mengkondisikan alat John deere singkkal piringan mata 5 milik tokoh masyarakat, dan untuk benih jagung pipil yang ditanam merk Pioneer P32 Singa yang ditanam," jelasnya. Polres Bengkalis, Polsek Mandau, dan Pemkab Bengkalis, serta Pemdes Bathin Betuah, ucap Betty, kolaborasi untuk mendukung program gerakan penanaman jagung seluas satu juta hektar Polri, dan 0rogram seratus hari Asta Cita Presiden Republik Indonesia. "Kegiatan ini program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, dalam hal ini Polri mendorong Kelompok masyarakat, BumDes Desa Bathin Batuah, dan pemilik perkebunan untuk memanfaatkan lahan ditanam jagung dengan pola Tumpang Sari," imbuhya.

Tokocrypto Raih Lima Juta Pengguna, Apresiasi Kepercayaan Masyarakat Indonesia Ekonomi
Ekonomi
Jumat, 15 Mei 2026 | 12:11 WIB

Tokocrypto Raih Lima Juta Pengguna, Apresiasi Kepercayaan Masyarakat Indonesia

Jakarta, katakabar.com - Tokocrypto umumkan pencapaian 5 juta pengguna sejak berdiri pada 2018 lalu. Capaian ini menjadi tonggak penting bagi perusahaan dalam memperkuat posisinya sebagai salah satu platform perdagangan aset kripto dengan basis pengguna dan volume transaksi terbesar di Indonesia. CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengguna yang telah mempercayakan Tokocrypto sebagai platform perdagangan aset kripto pilihan mereka. Menurutnya, pencapaian 5 juta pengguna bukan sekadar pertumbuhan dari sisi jumlah, tetapi juga menjadi bukti semakin kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan aset kripto yang aman, mudah diakses, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna. “Kami menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh pengguna yang telah percaya dan tumbuh bersama. Capaian 5 juta pengguna ini bukan sekadar angka, tetapi cerminan dari kepercayaan masyarakat terhadap Tokocrypto. Bagi kami, yang terpenting adalah bagaimana kepercayaan ini dapat terus kami jawab dengan layanan yang semakin baik, edukasi yang berkelanjutan, serta inovasi yang relevan bagi kebutuhan pengguna,” ujar Calvin. Pertumbuhan Pengguna di Atas Rata-Rata Nasional Sejak berdiri pada 2018 lalu, Tokocrypto terus mencatat pertumbuhan pengguna secara konsisten. Di tengah pertumbuhan industri aset kripto nasional yang juga terus meningkat, Tokocrypto mencatat pertumbuhan pengguna lebih dari 5 persen per bulan, atau berada di atas rata-rata pertumbuhan nasional. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukka, jumlah akun konsumen aset kripto di Indonesia mencapai 21,37 juta akun per Maret 2026, meningkat 1,43 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang berada di angka 21,07 juta akun. Tren ini menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap aset kripto masih terus berkembang. “Minat masyarakat terhadap aset kripto terus meningkat karena kripto semakin dikenal dan lebih mudah diakses. Kami melihat penetrasi industri ini semakin luas, bukan hanya di kota besar, tetapi juga di berbagai daerah. Hal ini menunjukkan bahwa semakin banyak masyarakat yang percaya terhadap aset kripto sebagai bagian dari ekosistem finansial digital yang sesuai dengan kebutuhan mereka saat ini,” ulas Calvin. Didominasi Usia Produktif dan Kalangan Pekerja Berdasarkan data internal Tokocrypto, mayoritas pengguna platform berasal dari kelompok laki-laki sebesar 76 persen, sementara pengguna perempuan mencapai 24 persen. Dari sisi usia, pengguna didominasi oleh kelompok usia produktif, terutama usia 18 hingga 35 tahun yang mencakup lebih dari 60 persen dari total pengguna. Partisipasi dari kelompok usia lainnya juga terus berkembang, mulai dari usia 36 hingga 50 tahun hingga kelompok usia di atas 50 tahun. Hal ini menunjukkan aset kripto semakin diminati oleh berbagai kelompok usia, meskipun adopsinya masih didominasi oleh generasi muda dan masyarakat usia produktif. Dari sisi pekerjaan, pengguna Tokocrypto paling banyak berasal dari kalangan karyawan. Posisi berikutnya ditempati oleh mahasiswa, kemudian disusul oleh pengusaha. Sementara, berdasarkan sebaran wilayah, Jawa Barat menjadi provinsi dengan jumlah pengguna Tokocrypto terbesar, diikuti Jawa Timur dan Jawa Tengah. Calvin menilai, profil pengguna tersebut menunjukkan bahwa aset kripto semakin diterima oleh masyarakat luas, terutama generasi muda, pekerja, pelajar, dan pelaku usaha yang mulai melihat aset digital sebagai bagian dari aktivitas finansial mereka. “Data ini menunjukkan penetrasi aset kripto semakin luas dan mulai menjangkau berbagai lapisan masyarakat. Ke depan, kami akan terus memperluas akses dan literasi, termasuk ke kota-kota kecil yang belum sepenuhnya tersentuh edukasi finansial digital, agar semakin banyak masyarakat dapat memahami aset kripto secara aman dan bertanggung jawab,” tegas Calvin. Hadir dalam Perjalanan Hidup Pengguna Tokocrypto juga melihat pencapaian 5 juta pengguna sebagai bukti bahwa platform tidak hanya hadir sebagai tempat transaksi, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan hidup banyak pengguna. Sejumlah pengguna disebut telah merasakan dampak positif dari aktivitas investasi maupun trading kripto. “Kami banyak mendengar cerita inspiratif dari pengguna yang merasakan dampak positif dari investasi dan trading kripto. Ada yang bisa membantu orang tua, membangun rumah, menyekolahkan anak, hingga ikut membangun rumah ibadah. Ini menunjukkan bahwa Tokocrypto hadir dalam kehidupan mereka dan ikut memberi nilai positif,” imbuhnya. Meski demikian, Tokocrypto tetap menekankan pentingnya pemahaman terhadap risiko aset kripto. Karena itu, perusahaan terus mendorong pengguna untuk melakukan riset, memahami profil risiko, dan mengambil keputusan investasi secara bijak. Fokus pada Inovasi dan Edukasi Ke depan, Tokocrypto akan terus meningkatkan kualitas layanan melalui pengembangan produk dan fitur baru. Salah satu fokus perusahaan adalah memperluas channel deposit melalui kerja sama dengan perbankan, sehingga pengguna memiliki lebih banyak pilihan transaksi yang mudah, aman, dan efisien. Tokocrypto juga menyiapkan pengembangan produk yang banyak dinantikan pengguna, termasuk Futures atau derivatif. Pengembangan ini akan dilakukan dengan tetap memperhatikan aspek keamanan, kenyamanan, dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. Selain inovasi produk, edukasi tetap menjadi fondasi utama Tokocrypto dalam membangun ekosistem kripto yang sehat. Melalui Tokocrypto Academy, perusahaan menyediakan akses pembelajaran gratis bagi masyarakat untuk memperkaya pengetahuan mengenai aset kripto, Web3, dan blockchain. “Edukasi menjadi fondasi penting bagi industri ini. Kami ingin setiap pengguna, terutama pengguna baru, memiliki bekal pengetahuan yang cukup agar tidak salah langkah. kami terus mendorong literasi kripto yang mudah diakses, gratis, dan relevan dengan kebutuhan mereka,” beber Calvin. Dengan pencapaian saat ini, Tokocrypto optimistis dapat terus berkontribusi terhadap pertumbuhan industri aset kripto nasional. Perusahaan berkomitmen memperkuat ekosistem yang aman, transparan, inklusif, dan berkelanjutan. “Harapan kami, Tokocrypto dapat terus menjadi rumah bagi banyak investor kripto Indonesia. Kami ingin tumbuh bersama pengguna, menghadirkan layanan terbaik, dan menjadi bagian dari perkembangan industri aset digital yang sehat di Indonesia,” sebut Calvin.

Ketua MUI Kepulauan Meranti Seru Masyarakat Jaga Persatuan dan Tolak Informasi Provokatif Riau
Riau
Rabu, 13 Mei 2026 | 18:54 WIB

Ketua MUI Kepulauan Meranti Seru Masyarakat Jaga Persatuan dan Tolak Informasi Provokatif

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kepulauan Meranti, Dr Imam Ghozali M Pdi, imbau seluruh masyarakat agar senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, Minggu (26/4). Dr Imam Ghozali, M Pdi menegaskan persatuan, dan kerukunan fondasi utama dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang aman, damai, dan harmonis. Menurutnya, seluruh elemen masyarakat punya tanggung jawab bersama untuk pererat tali silaturahmi, menjaga ukhuwah Islamiyah, serta menumbuhkan sikap saling menghormati dan menghargai di tengah keberagaman yang ada. Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak menerima, dan sebarluaskan informasi, khususnya yang beredar melalui media sosial. Masyarakat, harap Ketua MUI Tanah Jantan nama lain dari Kepulauan Meranti, tidak mudah percaya terhadap berita yang belum dapat dipastikan kebenarannya, serta menolak segala bentuk informasi yang bersifat provokatif, menyesatkan, dan berpotensi memecah belah persaudaraan di tengah kehidupan bermasyarakat. “Persatuan adalah kekuatan utama dalam menjaga kedamaian. Mari kita terus mempererat silaturahmi, saling menjaga kerukunan, dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang dapat memecah belah kebersamaan kita,” terang Dr Imam Ghozali M Pdi Melalui imbauan ini, diharapkan seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti dapat terus menjaga persatuan, memperkokoh kebersamaan, serta bersama-sama menciptakan situasi yang aman, damai dan kondusif

Lewat Penguatan Edukasi Masyarakat Tokocrypto Dorong Inklusi Kripto Ekonomi
Ekonomi
Jumat, 08 Mei 2026 | 18:10 WIB

Lewat Penguatan Edukasi Masyarakat Tokocrypto Dorong Inklusi Kripto

Jakarta, katakabar.com - Tokocrypto tegaskan komitmen untuk mendorong pertumbuhan industri kripto nasional melalui penguatan edukasi masyarakat. Langkah ini menjadi fokus utama perusahaan dalam rangka Bulan Literasi Kripto (BLK) 2026. Sebagai bagian dari BLK 2026, Tokocrypto menggelar rangkaian kegiatan edukasi offline di berbagai kota, antara lain Yogyakarta, Solo, Kebumen, Klaten, hingga melakukan kegiatan di Universitas Indonesia, Depok. Seluruh kegiatan tersebut telah diikuti lebih dari 300 peserta. Melalui program ini, Tokocrypto berupaya memperluas akses masyarakat terhadap pemahaman kripto yang lebih komprehensif. Ke depan, perusahaan berencana menjangkau lebih banyak kota untuk memperkuat literasi dan inklusi kripto di Indonesia. “Industri kripto hanya bisa tumbuh secara berkelanjutan jika masyarakat memahami manfaat, risiko, dan cara menggunakannya dengan bijak. Karena itu, edukasi akan terus menjadi fokus perusahaan,” kata CEO Tokocrypto, Calvin Kizana. Calvin mengatakan edukasi menjadi prioritas paling berdampak untuk memperluas inklusi kripto saat ini. Menurutnya, pemahaman yang baik menjadi fondasi penting agar masyarakat dapat mengenal aset digital secara lebih sehat dan bertanggung jawab. “Edukasi adalah pintu masuk kepercayaan. Pengguna perlu memahami apa itu kripto, bagaimana potensinya, serta apa saja risikonya sebelum mengambil keputusan investasi,” jelas Calvin. Fokus Edukasi dan Literasi Calvin menilai regulasi dan inovasi produk tetap memiliki peran penting dalam perkembangan industri kripto. Namun, dampak keduanya akan lebih kuat apabila masyarakat memiliki tingkat literasi yang memadai. “Regulasi dan inovasi produk tetap penting, tetapi manfaatnya akan lebih optimal ketika pengguna memahami cara kerja industri ini. Edukasi bisa langsung diterjemahkan menjadi aksi, mulai dari cara mengelola risiko, menjaga keamanan aset, hingga mengambil keputusan investasi yang lebih sehat,” sebutnya. Fokus pada edukasi juga sejalan dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya literasi keuangan. Hasil survei oleh tim internal Tokocrypto menunjukkan sekitar 66% responden menganggap seseorang yang memahami keuangan pribadi lebih menarik. Angka tersebut mencerminkan pergeseran preferensi dalam menilai calon pasangan, tidak hanya dari aspek emosional, tetapi juga dari sisi rasionalitas dan stabilitas keuangan. Generasi Muda Sadar Kelola keuangan Di kalangan Generasi Z dan milenial, persentase tersebut lebih tinggi, masing-masing mencapai sekitar 76% dan 75 persen. Hal ini menunjukkan bahwa generasi muda semakin menyadari pentingnya kemampuan mengelola keuangan jangka panjang, termasuk memahami berbagai instrumen investasi seperti aset kripto. Pengetahuan tentang kripto kini juga mulai dipandang sebagai bagian dari literasi digital. Aset digital berbasis blockchain tidak lagi dianggap eksklusif bagi pelaku industri teknologi, tetapi semakin masuk ke arus utama sebagai bagian dari transformasi ekonomi digital. Meski demikian, Tokocrypto menekankan bahwa kepemilikan aset kripto saja tidak cukup. Yang lebih penting adalah kemampuan memahami dan menjelaskan risiko serta potensi dari aset digital tersebut. Calvin menyebut salah satu miskonsepsi terbesar yang masih perlu diluruskan adalah anggapan bahwa kripto merupakan jalan cepat untuk menjadi kaya.

Dibalik Penghargaan Nasional Ada Derita Warga Cium Busuk Air Comberan dan Resah Jalan Berlubang Lingkungan
Lingkungan
Jumat, 08 Mei 2026 | 09:47 WIB

Dibalik Penghargaan Nasional Ada Derita Warga Cium Busuk Air Comberan dan Resah Jalan Berlubang

Bengkalis, katakabar.com - Wisma Sri Mahkota nun jauh di pulau seberang, Bengkalis, saksi bisu Wakil Bupati Bengkalis, H. Bagus Santoso serahkan Penghargaan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 kepada Bupati Bengkalis, Kasmarni, Selasa (28/4) lalu. Penghargaan tersebut sebelumnya diterima Wakil Bupati Bengkalis saat mewakili Bupati Bengkalis di kegiatan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi yang digelar di Palembang, Sabtu (25/4) lalu. 'Negeri Junjungan' nama lain dari Kabupaten Bengkalis di pergelaran tersebur meraih Juara III kategori penurunan kemiskinan dan stunting. Dilihat dari gambar yang diunggah di website Diskominfotik Bengkalis, raut wajah Bupati Bengkalis, Kasmarni dan Wakil Bupati Bengkalis, H. Bagus Santoso tersenyum bahagai sambil memegang perhargaan total Rp1 miliar. Tetapi di sisi lain, Air Comberan meluber ke jalan, dan aspal hotmix ruas Jalan Jenderal Sudirman, yang berada persis diapit Jalan Sejahtera dan Simpang Babussalam Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Duri, Kabupaten Bengkalis jadi saksi bisu derita masyarakat, khususnya warga sekitar, dan pengendara roda dua dan roda empat yang melintas setiap hari. Raut wajah warga sekitar, dan pengendara terlihat tersenyum murung mencium bau busuk, dan dahi mengkerut menginjak dalam-dalam pedal rem kenderaan saat melintas di ruas aspal homix jalan berlubang. Wakil Bupati Bengkalis, H Bagus Santoso tanpa beban menyampaikan secara singkat penghargaan ini hasil kerja bersama seluruh jajaran Pemerintah Daerah (Pemda) dan masyarakat Kabupaten Bengkalis. Sedang, Bupati Bengkalis, Kasmarni, mengucapkan rasa syukur sekaligus apresiasi atas capaian tersebut. Ia menegaskan  penghargaan ini menjadi bukti nyata dari keseriusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis menjalankan program-program pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Sontak, sejumlah netizen di facebook bereaksi dan pertanyakan apakah Pemkab Bengkalis sudah serius membangun struktur dan infrastruktur jalan di wilayah Kabupaten Bengkalis, khususnya di daerah Duri, yakni air comberan meluber ke badan jalan lantaran parit (drainase) tersumbat  menjadi pemicu ruas jalan protokol rusak berat sudah bertahun lamanya belum juga ada upaya perbaikan dari pemerintah melalui dinas terkait. Selain itu, pot-pot bunga rusak ditabrak ragam kenderaan yang mengalami laka lantas di sepanjang Jalan Hang Tuah. Kini pot-pot bunga rata dengan median jalan (pulau jalan), lagi-lagi belum ada upaya perbaikan. Apalah artinya bangga dengan prestasi yang diraih jika dibalik prestasi tersebut masyarakat menderita disebabkan cerita lama dan usam harusnya bisa dibenahi dan diperbaiki tidak perlu berbagai alasan klasik yang membikin logika dan nalar berperang dengan nurani sebagai pelayan yang diberi kepercayaan oleh masyarakat.