Solid

Sorotan terbaru dari Tag # Solid

Kemarin

Solid di Tengah Gejolak, Kinerja Grup MIND ID Lampaui Ekspektasi Pasar

Jakarta, katakabar.com - Perusahaan-perusahaan di bawah naungan Holding Industri Pertambangan Indonesia (MIND ID) berhasil menavigasi tantangan volatilitas harga komoditas dan gejolak geopolitik global sepanjang 2025. Alih-alih tertekan, seluruh anggota holding tambang pelat merah tersebut justru mencatat kinerja yang solid dan konsisten positif sepanjang tahun lalu. Pengamat BUMN Universitas Indonesia (UI), Toto Pranoto menilai capaian kinerja Grup MIND ID telah melampaui ekspektasi dan bukan semata-mata hasil dari kenaikan harga komoditas. "Kinerja ini menunjukkan kemampuan MIND ID dalam integrasi hulu ke hilir bisnis yang semakin baik. Di luar windfall profit yang diperoleh karena harga komoditas yang meningkat akibat situasi geopolitik yang tidak stabil," tutur Toto. Bila dirinci berdasarkan komoditas, segmen emas melalui PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) mencatatkan kinerja mencolok dengan laba tahun berjalan sebesar Rp7,92 triliun pada tahun buku 2025. Capaian tersebut melonjak 106% dibandingkan laba tahun berjalan 2024 yang sebesar Rp3,85 triliun. Pertumbuhan laba itu sejalan dengan peningkatan pendapatan perseroan yang naik 22% menjadi Rp84,64 triliun pada 2025, dibandingkan Rp69,19 triliun pada tahun sebelumnya. Kinerja tersebut terutama ditopang oleh bisnis emas yang menyumbang sekitar 79 persen terhadap total penjualan perusahaan. Penjualan emas ANTAM tercatat mencapai Rp66,47 triliun sepanjang 2025 atau meningkat 15 persen dibandingkan Rp57,56 triliun pada 2024, ditopang oleh permintaan yang tetap kuat. Dari komoditas batu bara, PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) membukukan laba bersih sebesar Rp2,93 triliun pada 2025, dengan pendapatan sebesar Rp42,65 triliun yang relatif stabil dibandingkan tahun sebelumnya. Kinerja ini berlangsung di tengah tekanan harga batu bara global yang masih berlanjut, yang mana Harga Newcastle Index justru tercatat turun 22% secara tahunan, sementara Indonesia Coal Index (ICI-3) melemah 16 persen. PTBA terbukti mampu menjaga kinerja melalui peningkatan volume penjualan sebesar 6% secara tahunan, dengan porsi penjualan domestik mencapai 54 persen dan ekspor 46 persen ke pasar Bangladesh, India, Vietnam, Korea Selatan, dan Filipina. PT Freeport Indonesia (PTFI) mencatat laba bersih sebesar US$2,52 miliar atau sekitar Rp42,07 triliun (kurs Rp 16.698 per dolar AS) pada 2025 dengan pendapatan sebesar US$8,62 miliar atau sekitar Rp143,9 triliun. Capaian ini mencerminkan kekuatan dari operasional tambang tembaga dan emas di Papua, sekaligus hasil dari penguatan hilirisasi melalui fasilitas smelter tembaga di JIIPE Gresik. Beranjak ke komoditas aluminium, PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) mencatatkan kenaikan laba bersih hingga 15 persen sepanjang 2025, ditopang oleh kenaikan pendapatan sekitar 10 persen menjadi US$785,7 juta. Kinerja ini mencerminkan stabilitas operasional pabrik peleburan aluminium terbesar di Asia Tenggara di tengah fluktuasi harga aluminium global. Di segmen timah, PT Timah Tbk. (TINS) mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,31 triliun atau mencapai 119% dari target RKAP 2025. Pendapatan TINS tercatat sebesar Rp11,55 triliun atau meningkat 6,41% dibandingkan Rp10,86 triliun pada 2024. Dari sisi operasional, perusahaan membukukan produksi bijih timah sebesar 18.635 ton Sn, produksi logam timah sebesar 17.815 metrik ton, dan penjualan logam timah mencapai 16.634 metrik ton. Dari hasil tambang nikel, PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) turut mencatatkan pertumbuhan laba yang solid pada 2025 dengan pendapatan naik 4,19 persen menjadi US$990,19 juta. Pertumbuhan ini mencerminkan efisiensi operasional yang konsisten di wilayah Sorowako, Sulawesi Selatan. Secara keseluruhan, kinerja solid Grup MIND ID sepanjang 2025 turut memberikan kontribusi signifikan bagi penerimaan negara. Melalui pembayaran pajak, royalti, dan dividen kepada pemegang saham, hasil operasional seluruh anggota holding mengalir kembali sebagai manfaat nyata bagi perekonomian nasional. Hal ini menegaskan pengelolaan sumber daya mineral strategis Indonesia tidak hanya menghasilkan nilai korporasi, tetapi juga memperkuat fondasi fiskal negara.

Solid! Presiden Mahasiswa Poltek Negeri Bengkalis Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden RI Riau
Riau
Selasa, 03 Februari 2026 | 09:48 WIB

Solid! Presiden Mahasiswa Poltek Negeri Bengkalis Dukung Polri Tetap di Bawah Presiden RI

Bengkalis, katakabar.com - Presiden Mahasiswa Politeknik Negeri Bengkalis menyatakan dukungan penuh agar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tetap berada di bawah Presiden Republik Indonesia. Dukungan tersebut disampaikan melalui video testimoni yang menegaskan pentingnya posisi Polri sebagai alat negara dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban nasional. Dalam pernyataannya, Presiden Mahasiswa Politeknik Negeri Bengkalis, Ramanda Bayu menilai keberadaan Polri di bawah Presiden RI amanat konstitusi yang bertujuan untuk memastikan penegakan hukum berjalan secara profesional, netral, dan berkeadilan. Menurutnya, Polri memiliki peran strategis menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta menciptakan rasa aman di tengah masyarakat. Ia menekankan Polri di bawah komando Presiden RI akan lebih efektif dalam mendukung pembangunan nasional, terutama menciptakan situasi kondusif yang menunjang kegiatan sosial, ekonomi, dan pendidikan. Selain itu, sinergitas antara Polri, pemerintah, dan masyarakat dinilai sangat penting untuk menghadapi berbagai tantangan keamanan ke depan. Presiden Mahasiswa Politeknik Negeri Bengkalis berharap Polri terus meningkatkan profesionalisme, transparansi, serta pendekatan humanis dalam menjalankan tugasnya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Dukungan ini sekaligus menjadi bentuk kepercayaan mahasiswa terhadap Polri sebagai institusi yang berkomitmen menjaga keamanan dan penegakan hukum di Indonesia.

HUT KORPRI ke 54 2025, Bupati Inhu Berharap ASN Makin Solid Riau
Riau
Sabtu, 29 November 2025 | 18:30 WIB

HUT KORPRI ke 54 2025, Bupati Inhu Berharap ASN Makin Solid

Rengat, katakabar.com - Pemerintah Daerah (Pemda) Indragiri Hulu gelar upacara sempena memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) ke 54, Hari Guru Nasional, dan HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke 80 tahun 2025 di Halaman Kantor Bupati, Sabtu (29/10). Bupati Indragiri Hulu, Ade Agus Hartanto, jadi Inspektur Upacara, ucapkan selamat Ulang tahun ke 54 kepada seluruh keluarga besar KORPRI. Menurutnya, ini sejalan dengan tema peringatan HUT KORPRI ke 54, “Bersatu, berdaulat, bersama KORPRI, mewujudkan Indonesia maju”, menjadi momen refleksi terkhusus kepada seluruh ASN di lingkungan Pemkab Indragiri Hulu untuk tetap solid menjalankan tugasnya sebagai pelayan masyarakat, sekaligus memperkuat semangat pengabdian kepada Bangsa dan Negara. Secara khusus, Orang Nomor Satu di Indragiri Hulu ucapkan Selamat Hari Guru Nasional dan selamat Ulang Tahun ke 80 PGRI tahun 2025 kepada seluruh guru hebat dan pendidik di Negeri khususnya Kabupaten Indragiri Hulu. "Saya terima kasih yang setulus-tulusnya atas dharma bakti yang tidak ternilai dengan materi, bagi saya guru adalah sumber dari segala sumber dan tidak ada sosok sukses yang tidak melewati sentuhan seorang guru. termasuk saya pribadi, di mana saya bisa berada di posisi saat ini juga karena pernah ditempa oleh para guru," jelasnya. Ia mengajak seluruh guru di Indragiri Hulu untuk terus meluruskan niat, memperkuat motivasi, dan meneguhkan jati diri dalam mendidik. "Mari bersama-sama kita wujudkan pendidikan bermutu yang mencetak SDM unggul demi kemajuan Indragiri Hulu yang lebih baik," serunya. Diketahui, rangkaian upacara dilanjutkan dengan pembacaan sejarah singkat PGRI dan Pemberian Penganugerahan tanda kehormatan Satya Lencana 10 tahun, 20 tahun, dan 30 tahun dilingkungan Pemkab Indragiri Hulu. Selanjutnya, dilakukan Penyerahan Piagam PAUD berprestasi tingkat Pemkab Inhu, Penyerahan Piagam penghargaan Apresiasi GTK tahun 2025 tingkat Provinsi Riau, penyerahaan hadiah lomba Porseni PGRI, dan penyerahaan hadiah lomba taman numerasi tingkat Pemkab Indragiri Hulu.

Rally Emas Berlanjut, Analis Dupoin Sebut Tren Bullish Masih Solid Ekonomi
Ekonomi
Sabtu, 11 Oktober 2025 | 08:00 WIB

Rally Emas Berlanjut, Analis Dupoin Sebut Tren Bullish Masih Solid

Jakarta, katakabar.com - Harga emas melanjutkan reli ke rekor tertinggi di US$4.056 per troy ons. Analis Dupoin Futures Indonesia, Andy Nugraha, menilai tren bullish emas masih kuat, didukung kombinasi faktor teknikal dan fundamental seperti pemangkasan suku bunga The Fed serta ketidakpastian politik AS. Harga emas (XAU/USD) masih menunjukkan potensi penguatan pada perdagangan hari ini setelah mencatatkan reli selama tiga sesi berturut-turut. Logam mulia tersebut sempat menyentuh rekor tertinggi baru di level US$4.056 per troy ons pada Rabu (8/10), naik lebih dari 1,70 persen dalam satu hari. Menurut Andy Nugraha, analis dari Dupoin Futures Indonesia, lonjakan harga emas yang sudah mencapai 54 persen sepanjang tahun ini merupakan hasil dari kombinasi kuat antara faktor teknikal, dan fundamental yang masih menopang tren bullish. Dari sisi teknikal, Andy menjelaskan berdasarkan pola candlestick dan indikator Moving Average, tren kenaikan XAU/USD masih terjaga dengan baik. “Harga emas saat ini masih bergerak di atas area support utama dan belum menampilkan tanda pembalikan arah yang signifikan. Jika tekanan beli berlanjut, bukan tidak mungkin emas kembali menguji level US$4.056 atau bahkan menembus level yang lebih tinggi,” ujarnya. Tapi, ia menambahkan jika momentum menguat mulai melemah, maka potensi koreksi bisa membawa harga turun ke sekitar US$3.986 per troy ons. Sementara dari sisi fundamental, reli emas kali ini didorong oleh meningkatnya ketidakpastian geopolitik dan ekonomi global. Pada Kamis (9/10), harga emas stabil di kisaran US$4.010 setelah terkoreksi ringan dari puncaknya di US$4.059 pada sesi perdagangan Asia. Para investor masih mencari perlindungan pada aset safe haven di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap kondisi fiskal dan politik Amerika Serikat. Krisis penutupan pemerintahan (government shutdown) AS yang telah berlangsung selama sembilan hari tanpa kesepakatan antara Partai Republik dan Demokrat memperburuk sentimen pasar. Bahkan, pemerintahan Presiden Donald Trump memperingatkan tidak adanya jaminan pembayaran bagi pegawai federal selama masa penutupan tersebut. Kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed) juga menjadi katalis utama penguatan harga emas. Bank sentral AS baru saja memangkas suku bunga acuannya pada pertemuan bulan September, penurunan pertama sejak akhir 2024 dan memberi sinyal akan ada dua kali pemangkasan tambahan hingga akhir tahun ini. Berdasarkan data CME FedWatch, pasar memperkirakan ada 78% peluang penurunan suku bunga lagi pada Desember mendatang. Secara historis, kebijakan suku bunga rendah mendorong kenaikan harga emas karena mengurangi biaya peluang memegang aset tanpa imbal hasil seperti logam mulia. Meski demikian, penguatan harga emas masih dihadapkan pada hambatan dari meredanya ketegangan di Timur Tengah. Presiden AS, Trump mengumumkan tercapainya tahap awal kesepakatan damai antara Israel dan Hamas, termasuk rencana pembebasan sandera dalam waktu 72 jam. Walau implementasinya masih belum pasti, kabar ini sedikit mengurangi permintaan ekstrem terhadap aset safe haven seperti emas. Menariknya, reli harga emas berlangsung di tengah penguatan Dolar AS, di mana indeks DXY naik 0,45 persen ke level 99,00, sementara imbal hasil obligasi 10 tahun AS turun tipis ke 4,113 persen. Penurunan imbal hasil riil AS yang secara historis berbanding terbalik dengan harga emas turut memperkuat daya tarik logam kuning ini.