Bangunan Modern Tak Lagi Dibangun per Komponen, Sistem Pintu Kini Masuk Tahap Awal Perencanaan Serba Serbi
Serba Serbi
17 jam yang lalu

Bangunan Modern Tak Lagi Dibangun per Komponen, Sistem Pintu Kini Masuk Tahap Awal Perencanaan

Jakarta, katakabar.com - Industri konstruksi Indonesia terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan akan bangunan yang lebih efisien, aman, dan berkelanjutan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sektor konstruksi menyumbang sekitar 9,83% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia pada 2025, menjadikannya salah satu kontributor terbesar bagi perekonomian nasional.  Di tengah pertumbuhan tersebut, pendekatan dalam merancang bangunan pun mengalami perubahan. Jika sebelumnya setiap komponen dipilih secara terpisah, kini pengembang dan kontraktor semakin mengedepankan pendekatan yang terintegrasi sejak tahap perencanaan. Salah satu perubahan yang mulai terlihat adalah meningkatnya perhatian terhadap sistem pintu. Tidak lagi dipandang sekadar sebagai elemen finishing, sistem pintu kini mulai dipertimbangkan sejak tahap desain karena berpengaruh terhadap efisiensi ruang, kelancaran sirkulasi, proses instalasi, keamanan, hingga biaya operasional bangunan dalam jangka panjang. Menurut Bernardus Rizky, Chief Operating Officer Roda Bangun Mandiri (RBM), perubahan tersebut mencerminkan bergesernya prioritas industri konstruksi dari sekadar memilih material menjadi memastikan setiap sistem dalam bangunan mampu bekerja secara optimal. "Bangunan modern tidak lagi dirancang sebagai kumpulan komponen yang berdiri sendiri. Setiap elemen harus saling mendukung agar bangunan dapat beroperasi secara efisien. Karena itu, sistem pintu sebaiknya tidak dipilih di akhir proyek, melainkan mulai dipertimbangkan sejak tahap perencanaan sehingga dapat disesuaikan dengan fungsi ruang, pola sirkulasi, serta kebutuhan operasional bangunan," kata Bernardus. Kurun dua tahun belakangan ini, PT Roda Bangun Mandiri (RBM) telah terlibat dalam lebih dari ratusan proyek yang mencakup kebutuhan sistem pintu untuk sektor komersial, industri, hunian, fasilitas kesehatan, pendidikan, hingga fasilitas publik.  Berbekal pengalaman lebih dari 45 tahun sebagai penyedia solusi door hardware dan door system, RBM menghadirkan berbagai produk dari merek-merek terpercaya seperti Henderson, ASSA ABLOY, Yale, Lockwood, Orbita, dan Kinlong yang disesuaikan dengan karakteristik serta kebutuhan setiap proyek. Dari total proyek tersebut, sekitar 25 persen telah melibatkan pembahasan sistem pintu sejak tahap desain atau perencanaan awal. Keterlibatan sejak fase awal memungkinkan pemilihan sistem yang lebih tepat, baik dari sisi fungsi, spesifikasi teknis, keamanan, maupun efisiensi biaya. Pendekatan ini memberikan kesempatan bagi tim proyek untuk mengevaluasi berbagai aspek sejak awal, seperti pola sirkulasi pengguna, frekuensi penggunaan pintu, kapasitas beban, kebutuhan fire rated door, sistem akses kontrol, hingga integrasi dengan desain arsitektur dan operasional gedung. Dengan demikian, potensi perubahan desain, kendala instalasi, maupun penyesuaian spesifikasi di tahap konstruksi dapat diminimalkan. Tren tersebut menunjukkan sistem pintu kini semakin dipandang sebagai bagian penting dari perencanaan bangunan, bukan lagi sekadar komponen pelengkap yang ditentukan pada saat proses konstruksi telah berjalan. Melalui kolaborasi yang lebih awal dengan arsitek, konsultan, kontraktor, dan owner, solusi yang dihasilkan menjadi lebih optimal, aman, dan berkelanjutan sesuai kebutuhan setiap bangunan. Dengan pengalaman puluhan tahun di industri door hardware dan door system, PT Roda Bangun Mandiri terus berkomitmen menjadi mitra terpercaya dalam menghadirkan solusi sistem pintu yang andal, aman, dan sesuai dengan kebutuhan setiap proyek.

Apa Membikin Bangunan Bertahan Puluhan Tahun? Waringin Megah Percaya Jawabannya Kualitas Lingkungan
Lingkungan
Senin, 13 Juli 2026 | 09:00 WIB

Apa Membikin Bangunan Bertahan Puluhan Tahun? Waringin Megah Percaya Jawabannya Kualitas

Jakarta, katakabar.com - Di tengah pertumbuhan pembangunan di Indonesia, tantangan industri konstruksi tidak lagi hanya menyelesaikan proyek tepat waktu atau menekan biaya. Tetapi, semakin dibutuhkan adalah bangunan yang mampu memberikan nilai dalam jangka panjang melalui kualitas konstruksi yang konsisten, efisiensi operasional, dan ketahanan terhadap perubahan. Selama hampir empat dekade, inilah prinsip yang menjadi fondasi perjalanan Waringin Megah melalui Waringin Megah General Contractor, bersama Waringin Megah Makmur dan Golden Megah Sarana. Kualitas bukan hasil akhir tetapi keputusan sejak awal Didirikan pada 1987 lampau, Waringin Megah General Contractor memulai perjalanan dari berbagai proyek di Surabaya sebelum memperluas operasional ke Jakarta pada awal 1990-an silam. Seiring meningkatnya kepercayaan klien, perusahaan berkembang menjadi salah satu kontraktor swasta nasional yang mengerjakan proyek di berbagai wilayah Indonesia, dari Sabang hingga Merauke. Perjalanan tersebut dibangun di atas satu keyakinan sederhana: kualitas harus direncanakan sejak awal proyek, bukan diperiksa setelah bangunan selesai. Filosofi perusahaan yang semula "The Most Competitive Price with High Quality" kemudian berkembang menjadi "Built to Perfection" pada 2020 lalu sebagai refleksi setiap keputusan, mulai dari desain, pemilihan material, proses konstruksi, hingga penyelesaian proyek, harus mengutamakan standar kualitas terbaik. Pengalaman membentuk kemampuan terus beradaptasi Kurun hampir empat dekade perjalanan, industri konstruksi Indonesia mengalami berbagai dinamika, termasuk krisis ekonomi 1998 yang memberikan tekanan besar terhadap sektor properti dan pembangunan. Bagi Waringin Megah, periode tersebut menjadi momentum untuk memperkuat daya tahan bisnis melalui pengalaman, disiplin operasional, dan kemampuan beradaptasi. Ketika perekonomian mulai pulih pada awal 2000-an, perusahaan kembali memperluas portofolionya melalui berbagai proyek komersial, termasuk keterlibatan dalam pembangunan Cilandak Town Square, yang menjadi salah satu tonggak penting pertumbuhan perusahaan setelah melewati masa krisis. Kapabilitas dibangun melalui pengalaman dan investasi jangka panjang Selain memperluas portofolio, Waringin Megah juga memperkuat kemampuan internal melalui pembangunan workshop fabrikasi baja di Pelem Watu. Langkah ini meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperkuat kompetensi perusahaan dalam konstruksi baja sehingga kualitas dapat dijaga secara lebih konsisten. Hingga saat ini, perusahaan telah mengerjakan berbagai proyek di beragam sektor, di antaranya Foresque Residences Jakarta, Pelataran Ramayana Grand Indonesia, Avian Office Surabaya, Cambridge School Surabaya, dan Kelapa Gading Square Jakarta. Pengalaman tersebut membentuk kapabilitas perusahaan dalam menangani proyek dengan karakteristik yang beragam, mulai dari bangunan komersial, pendidikan, hingga fasilitas publik. Tiga entitas, satu standar kualitas Seiring berkembangnya kebutuhan industri, Waringin Megah melakukan diversifikasi bisnis pada 2022 dengan membentuk dua entitas baru, yakni Waringin Megah Makmur dan Golden Megah Sarana. Alih alih memisahkan kapabilitas, pembentukan ketiga entitas ini dilakukan agar setiap perusahaan dapat memberikan layanan yang lebih fokus sesuai kebutuhan proyek. Waringin Megah General Contractor menangani berbagai proyek konstruksi skala besar di berbagai sektor. Waringin Megah Makmur berfokus pada proyek pergudangan, kawasan industri, pabrik, dan konstruksi baja, sekaligus dipercaya mengerjakan pusat perbelanjaan, kantor, hotel, vila, resort, rumah sakit, kawasan perumahan, tempat ibadah, hingga bangunan multifungsi di berbagai daerah Indonesia. Golden Megah Sarana menghadirkan solusi renovasi dan pembangunan skala kecil, dengan pengalaman mengerjakan berbagai proyek di Rembang, Bali, maupun kawasan residensial di Surabaya. Meski memiliki fokus yang berbeda, seluruh entitas berada dalam satu ekosistem yang mengusung standar kerja dan filosofi yang sama, yaitu Built to Perfection. Membangun kepercayaan melalui kualitas konsisten Kontribusi sektor konstruksi terhadap pembangunan nasional terus meningkat seiring bertambahnya kebutuhan infrastruktur, kawasan industri, fasilitas publik, dan properti. Dalam kondisi tersebut, kualitas konstruksi menjadi investasi yang menentukan umur bangunan, efisiensi biaya pemeliharaan, serta keamanan bagi penggunanya. Bagi Waringin Megah, keberhasilan sebuah proyek tidak diukur ketika bangunan selesai dibangun, melainkan ketika bangunan tersebut terus memberikan manfaat dalam jangka panjang. Melalui pengalaman hampir empat dekade, Waringin Megah General Contractor bersama Waringin Megah Makmur dan Golden Megah Sarana terus berkomitmen menghadirkan solusi konstruksi yang mengedepankan kualitas, ketelitian, dan keberlanjutan. Sebab pada akhirnya, membangun bukan hanya tentang menciptakan bangunan, tetapi juga membangun kepercayaan yang mampu bertahan lintas generasi.

Industri Konstruksi Terus Tumbuh, Efisiensi Sistem Bangunan Kian Jadi Prioritas Serba Serbi
Serba Serbi
Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:05 WIB

Industri Konstruksi Terus Tumbuh, Efisiensi Sistem Bangunan Kian Jadi Prioritas

Jakarta, katakabar.com - Efisiensi ruang dan efektivitas operasional kini mulai menjadi perhatian baru dalam industri konstruksi modern di Indonesia. Pengembang dan kontraktor tidak lagi hanya mempertimbangkan material bangunan, tetapi juga bagaimana setiap sistem di dalam bangunan dapat mendukung aktivitas secara lebih optimal dalam jangka panjang. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sektor konstruksi menjadi salah satu kontributor terbesar terhadap perekonomian nasional dengan kontribusi sebesar 9,83 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia sepanjang 2025. Seiring pertumbuhan tersebut, kebutuhan terhadap bangunan yang lebih fleksibel, adaptif, dan mampu menunjang aktivitas operasional secara optimal juga terus meningkat. Di tengah meningkatnya biaya konstruksi dan kebutuhan bangunan multifungsi, berbagai komponen bangunan kini dituntut tidak hanya berfungsi secara teknis, tetapi juga mampu mendukung optimalisasi ruang, fleksibilitas penggunaan, serta kelancaran workflow operasional. Perubahan tersebut mulai terlihat pada berbagai proyek modern seperti warehouse, fasilitas komersial, kawasan industri, hingga hunian urban yang memiliki keterbatasan ruang namun membutuhkan mobilitas tinggi dan penggunaan ruang yang lebih efektif. Menurut Bernardus Rizky, COO PT Roda Bangun Mandiri (RBM), pendekatan pembangunan saat ini mulai bergeser dari sekadar menyusun komponen bangunan menjadi merancang sistem yang mampu meningkatkan performa bangunan secara keseluruhan. Pada konteks tersebut, sistem pintu mulai memiliki peran yang lebih strategis dibanding sebelumnya. Door system kini tidak hanya dipandang sebagai elemen akses, tetapi juga memengaruhi alur pergerakan, optimasi ruang, keamanan, hingga kenyamanan penggunaan bangunan sehari-hari. Penggunaan sliding system dan folding door misalnya, mulai semakin banyak diterapkan karena dinilai mampu membantu optimalisasi ruang pada bangunan dengan kebutuhan mobilitas tinggi. Sementara smart locking technology mulai menjadi bagian dari kebutuhan keamanan dan pengelolaan akses pada bangunan modern. Sebagai perusahaan yang telah bergerak lebih dari tiga dekade di bidang modern door system dan architectural hardware, Roda Bangun Mandiri (RBM) melihat perubahan ini sebagai bagian dari evolusi kebutuhan industri konstruksi dan properti di Indonesia. Menurut Bernardus, pengembang kini semakin mempertimbangkan bagaimana setiap sistem bangunan dapat memberikan dampak langsung terhadap produktivitas operasional dan pengalaman penggunaan bangunan. “Bangunan modern sekarang tidak hanya dituntut berdiri dengan baik, tetapi juga bekerja dengan efisien. Karena itu, setiap sistem di dalam bangunan mulai memiliki pengaruh langsung terhadap produktivitas, mobilitas, dan pengalaman penggunaan ruang,” ujarnya. RBM menilai tren tersebut akan terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan terhadap bangunan yang lebih fleksibel, efisien, dan adaptif terhadap perubahan kebutuhan operasional di masa depan. Ke depan, pendekatan berbasis sistem diperkirakan akan semakin menjadi standar baru dalam pembangunan modern, terutama pada proyek yang menuntut fleksibilitas ruang, kecepatan operasional, dan efisiensi jangka panjang.

Kementerian PU dan KemenkopUKM Teken MoU Percepatan Infrastruktur Bangunan Koperasi Merah Putih Nusantara
Nusantara
Minggu, 09 November 2025 | 21:00 WIB

Kementerian PU dan KemenkopUKM Teken MoU Percepatan Infrastruktur Bangunan Koperasi Merah Putih

Jakarta, katakabar.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama Kementerian Koperasi (Kemenkop) secara resmi teken Nota Kesepahaman (MoU) tentang Sinergi Percepatan Pembangunan Fisik Gerai, Pergudangan, dan Kelengkapan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih, di Gedung Kementerian Koperasi, Jakarta, Jumat (7/11) lalu. Langkah kolaboratif ini tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 17 Tahun 2025 tentang percepatan penguatan infrastruktur Koperasi Merah Putih. Program ini selaras dengan arahan Presiden RI, H Prabowo Subianto untuk memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pemberdayaan koperasi desa. Program penguatan infrastruktur ini juga sejalan dengan peluncuran 80.000 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih yang telah diresmikan di Peringatan Hari Koperasi Nasional, 12 Juli 2025 lalu. Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menegaskan peran strategis Kementerian PU dalam mendukung pelaksanaan Inpres tersebut. “Ada peran Kementerian PU di Inpres Nomor 17 Tahun 2025 ini. Kita akan menyiapkan desain prototipe dan bekerja sama dengan PT Agrinas Pangan Nusantara karena Agrinas yang akan melakukan pembangunan fisiknya,” kata Dody. Menteri PU menjelaskan desain prototipe yang disusun oleh Kementerian PU akan mengacu pada standar kualitas bangunan yang aman dan tahan gempa. Aspek ini menjadi prioritas mengingat kondisi geografis Indonesia yang berada di kawasan ring of fire. “Prototipe ini mengacu pada kualitas bangunan, karena kita berbicara dengan puluhan ribu koperasi di Indonesia. Kami menyadari tidak semua daerah memiliki bahan bangunan yang tahan gempa, sehingga kami akan melakukan supervisi dan koordinasi harian melalui balai di bawah Direktorat Jenderal Cipta Karya dan Bina Konstruksi di setiap daerah,” jelasnya. Ia menegaskan Kementerian PU siap mendukung penuh arahan Presiden dalam mempercepat penyediaan infrastruktur ekonomi kerakyatan. “Prinsipnya kami siap mensupport arahan Presiden Prabowo, sama seperti kami mendukung pembangunan Sekolah Rakyat atau Dapur BGN MBG, hanya kali ini untuk Kemenkop dan Agrinas,” terangnya. Sementara, Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, menyampaikan apresiasinya atas kerja sama strategis lintas kementerian ini. “Terima kasih, kami baru saja menandatangani nota kesepahaman antara Kementerian Koperasi dan Kementerian PU untuk menindaklanjuti Inpres Nomor 17 Tahun 2025, di mana masing-masing kementerian mendapatkan tanggung jawab untuk percepatan pembangunan fisik gudang, gerai, dan kelengkapan desa atau kelurahan koperasi Merah Putih yang sudah dan akan dilaksanakan proses pembangunannya tersebut,” timpal Ferry. Menurut Ferry, rapat penyempurnaan butir-butir kesepahaman juga dihadiri oleh PT Agrinas Pangan Nusantara, yang bertindak selaku pelaksana pembangunan Gerai dan Kelengkapan Koperasi Desa. “Tadi kami mengadakan rapat untuk menyempurnakan butir-butir kesepahaman dan dihadiri oleh PT Agrinas Pangan Nusantara selaku penerima pekerjaan dari Kementerian Koperasi yang menjalankan konstruksi. Karena Kementerian Koperasi tidak memiliki kapasitas untuk melakukan supervisi, kami dibantu oleh Kementerian PU,” lanjut Ferry. Melalui nota kesepahaman ini, Kementerian PU dan Kementerian Koperasi sepakat untuk bersinergi dalam beberapa lingkup kerja sama. Lingkup tersebut meliputi edukasi dan sosialisasi pembangunan fisik koperasi, penyusunan standar gerai dan pergudangan, serta dukungan teknis perencanaan dan pendampingan pembangunan sarana-prasarana koperasi di seluruh Indonesia.

Oalah! Maling Bobol Kuburan Thionghua di Kampung Baru 15 Sak Semen Raib Riau
Riau
Sabtu, 11 Oktober 2025 | 15:10 WIB

Oalah! Maling Bobol Kuburan Thionghua di Kampung Baru 15 Sak Semen Raib

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Maling beraksi di Kuburan Thionghua di Kampung Baru, Kelurahan Selatpanjang Selatan, Kepulauan Meranti, tak pelak sebanyak 15 sak semen bahan bangunan fasilitas pemakaman dilaporkan raib. Sekretaris Yayasan Ummat Beragama Buddha, Sugiyanto, membenarkan kejadian tersebut saat ditemui wartawan, Jumat (11/10). “Kejadian persisnya terjadi pada 22 September 2025, sekitar pukul 19.00 WIB lalu. Diduga pelaku mengenakan kaus putih dan membawa senter. Aksi tersebut terekam kamera CCTV,” ujarnya. Semen itu, kata Sugiyanto, material untuk pembangunan kuburan Thionghua. Ia mengaku sangat prihatin atas insiden ini. “Ini sangat disayangkan, apalagi semen itu untuk fasilitas umum pemakaman,” jelasnya. Camat Tebing Tinggi, Husni Mubarak S.Ag, M.Pd, turut memberikan imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan keamanan lingkungan. “Kami harapkan masyarakat kembali mengaktifkan Poskamling. Ini penting supaya kejadian seperti ini tidak terulang,” tegasnya. Tokoh masyarakat Kepulauan Meranti, Ramlan CPLA, warga Kampung Baru, menyatakan keprihatinannya. “Kita sedih dan kecewa dengan apa yang terjadi. Kami mengimbau anak-anak muda agar menjauhi pergaulan buruk, termasuk penyalahgunaan narkoba,” jelasnya. Meski sudah mengetahui ciri-ciri pelaku dari rekaman CCTV, pihak yayasan memilih untuk tidak melapor ke kepolisian untuk sementara waktu. “Kami masih memaafkan pelaku dan belum melapor ke pihak Polres Kepulauan Meranti. Tetapi, kalau ini terulang lagi, kami akan laporkan,” tegas Sugiyanto.

KAI Daop 8 Surabaya Tertibkan Bangunan Liar Antara Stasiun Porong-Stasiun Bangil Nasional
Nasional
Sabtu, 05 Juli 2025 | 10:51 WIB

KAI Daop 8 Surabaya Tertibkan Bangunan Liar Antara Stasiun Porong-Stasiun Bangil

Surabaya, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 8 Surabaya melakukan penertiban bangunan liar yang berdiri di sekitar jalur kereta api di Viaduk Gempol, petak jalan antara Staiun Porong-Stasiun Bangil. Langkah ini bagian dari upaya KAI Daop 8 Surabaya dalam memastikan keselamatan perjalanan kereta api serta menjaga area agar tetap steril dari penggunaan yang tidak sah. Penertiban dilakukan terhadap bangunan yang berdiri di Ruang Milik Jalur atau Rumija atau area yang seharusnya steril dari segala bentuk aktivitas masyarakat dan bangunan permanen maupun semi permanen. Keberadaan bangunan liar di sekitar jalur KA sangat berisiko terhadap keselamatan operasional, serta berpotensi menghambat perawatan jalur. Selain mengganggu operasional, keberadaan bangunan liar juga berisiko menimbulkan kecelakaan atau hambatan teknis. Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif mengutarakan, penertiban ini dilakukan demi menjaga keselamatan perjalanan kereta api dan masyarakat. Kami sebelumnya telah memberikan peringatan dan kesempatan bagi para penghuni untuk melakukan pembongkaran mandiri sebelum dilakukan tindakan tegas. Menurut Luqman, kegiatan ini telah melalui proses pendataan, sosialisasi, dan pemberian surat peringatan kepada para penghuni sesuai ketentuan yang berlaku. “KAI Daop Surabaya berkomitmen untuk menjaga keselamatan dan keandalan operasi kereta api. Penertiban ini dilakukan secara terukur, persuasif, dan didasarkan pada aturan hukum. Aset negara harus dijaga bersama agar berfungsi sebagaimana mestinya,” jelasnya.

Bangunan Jepang Lebih Tahan Bocor Dibanding Indonesia, Ini Alasannya Default
Default
Rabu, 25 Juni 2025 | 16:44 WIB

Bangunan Jepang Lebih Tahan Bocor Dibanding Indonesia, Ini Alasannya

teknologi dan standar yang tepat sangat menentukan keberhasilan proyek dalam jangka panjang. Untuk mengatasi masalah kebocoran yang masif, adaptasi teknologi dan standar Jepang sangat direkomendasikan, antara lain: 1. Pelatihan dan Edukasi Kontraktor Lokal : Pelatihan intensif dalam penggunaan material tahan UV dan elastis yang sesuai dengan iklim tropis. 2. Penerapan standar aplikasi yang ketat dan pengawasan kualitas selama proses konstruksi. Rekomendasi Bahan Waterproofing : 1. Polyurethane (PU) Elastomer Elastis, tahan UV, tahan lama 2. Bitumen Membrane Bakar T ahan panas, kedap air, cocok untuk atap

Bangunan Rumah Terancam Roboh, 4 KK di Gajah Sakti H2C Lingkungan
Lingkungan
Senin, 14 April 2025 | 15:37 WIB

Bangunan Rumah Terancam Roboh, 4 KK di Gajah Sakti H2C

Mandau, katakabar.com - Bangunan rumah yang dihuni bertahun lamanya terancam roboh akibat longsor. Total 4 Kepala Keluarga atau KK di Kelurahan Gajah Sakti, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau harap-harap cemas atau H2C. Peristiwa bangunan rumah warga tersebut terancam roboh persisnya berada di kawasan Jalan Jawa, Gang Susila, RT 02, RW 04, Kelurahan Gajah Sakti, Kecamatan Mandau. Kondisi tanah bangunan semakin rawan longsor disebabkan intensitas hujan tinggi yang terjadi beberapa bulan belakangan ini di daerah Duri sekitarnya membikin para penghuni rumah semakin was-was, terutama saat terlelap tidur di malam hari. Seorang warga rumahnya terancam roboh, Sri mengaku resah siang dan malam, apalagi saat hujan menjadi momok menakutkan. "Kami terus dihantui saat hujan turun, sebab kondisi tanah di bagian belakang rumah terus turun. Tinggal sedikit lagi, semuanya kekhawatiran hati bakal jadi kenyataan. Nyawa kami jadi taruhannya. Tolong perhatikan nasib kami," harapnya. Pemuka masyarakat setempat, Siboroto aminkan Sri. Saya dan keluarga khawatir dengan kondisi rumah tetangganya tersebut. Jika hujan, ia bersama warga terus waspada akan longsor susulan yang dapat terjadi kapan saja.

Ini Sebelas Tips Memilih Tukang Bangunan Terbaik untuk Renovasi Nasional
Nasional
Minggu, 25 Agustus 2024 | 16:15 WIB

Ini Sebelas Tips Memilih Tukang Bangunan Terbaik untuk Renovasi

Jakarta, katakabar.com - Memilih tukang bangunan terbaik langkah krusial memastikan proyek konstruksi Anda berjalan lancar dan sesuai harapan. Tukang yang berkualitas tidak hanya memberikan hasil kerja memuaskan tapi bisa menghemat waktu dan biaya Anda. Berikut panduan lengkap untuk membantu Anda menemukan tukang bangunan terbaik. Langkah pertama ahami jenis proyek yang ingin Anda lakukan. Apakah Anda membutuhkan renovasi rumah, pembangunan baru, atau hanya perbaikan kecil? Mengetahui jenis proyek akan membantu Anda menentukan spesialisasi tukang yang diperlukan.

Lantai Terbaik Buat Bangunan Berkonsep Industrial, Jangan Asal Pilih Lho! Serba Serbi
Serba Serbi
Jumat, 23 Februari 2024 | 17:47 WIB

Lantai Terbaik Buat Bangunan Berkonsep Industrial, Jangan Asal Pilih Lho!

katakabar.com - Konsep industrial banyak diaplikasikan di berbagai jenis bangunan. Tidak hanya kafe tapi rumah dan kantor. Bangunan industrial sendiri biasanya berkonsep setengah jadi atau unfinished. Biar keren, pertimbangkan pemilihan lantai. Ini untuk mendukung estetika bangunan berkonsep industrial milik Anda. Jenis lantai bangunan dewasa ini pun beragam. Perlu ingat, tidak semua cocok untuk bangunan konsep industrial. Lebih tepatnya, setiap jenis lantai umumnya hanya cocok pada jenis bangunan tertentu. Lantas, pilihan lantai terbaik untuk bangunan berkonsep industrial apa, ya? Simak daftarnya di sini! Lantai Beton Lantai beton banyak dipakai bangunan gudang, pabrik, dan pusat industri. Itu artinya, lantai beton memang lantai utama bangunan industrial. Tidak heran jika kekuatan dan ketahanannya tinggi. Keunggulan lain lantai beton adalah perawatannya yang mudah. Ini hanya perlu dipel untuk kembalikan kilauannya. Berkaca dari sana, jenis bangunan seperti kafe, rumah, atau kantor yang dikonsep industrial pasti cocok saat gunakan lantai beton. Selain nyaman dipakai atau mudah perawatan, lantai beton mampu membentuk tampilan elegan dan estetik. Lantai ini seakan mampu mengangkat nuansa rumah jadi lebih simpel tetapu eye cathing. Lantai Vinyl Secara umum, lantai vinyl memiliki kesan lembut dan fleksibel. Lantainya pun tidak licin sehingga memberi kesan nyaman ketikat digunakan. Sama seperti lantai beton, lantai ini punya perawatan mudah. Pemasangannya ringkas sehingga bisa dipasang sendiri. Tentunya cocok, jika lantai vinyl diaplikasikan pada bangunan konsep industrial. Soalnya, lantai jenis ini mampu menambah nuansa hangat. Look atau tampilan bangunan Anda pun jadi estetik. Kendati demikian, tetaplah perhatikan pemilihan warna. Untuk bangunan konsep industrial, vinyl oak white dari Courtina sangatlah cocok. Warna ini cenderung kalem dan bisa berbaur dengan konsepnya. Lantai Granit Keindahan lantai granit sangat mencolok. Jenis lantai ini berasal dari negara-negara barat seperti Italia, Australia, dan Amerika. Sama seperti namanya, batu ini dibuat dari batu granit. Lebih lanjut, granit sendiri terbentuk dari magma yang mengeras di bawah tekanan ekstrim selama bertahun-tahun. Sebagai satu material bangunan tertua yang telah digunakan selama berabad-abad, lantai granit cocok dipasang pada berbagai jenis bangunan, termasuk banguan konsep industrial. Terlebih granit yang cenderung berwarna gelap. Poin unfinished dari konsep indutrial akan sesuai dengan lantai granit yang cenderung lembut. Lantai Epoxy Rekomendasi lantai untuk bangunan industrial terakhir adalah lantai epoxy. Jenis lantai ini memang terkenal di kalangan industri dan sering digunakan dalam berbagai proyek konstruksi. Dengan menggunakan lantai epoxy pada bangunan industrial Anda pastinya cocok. Karakteristik bersih dan kilauan dari lantai ini akan sesuai sisi kasar bangunan industrial. Lebih jauh, lantai epoxy ini banyak diminati lantaran ketahanannya yang luar biasa, fleksibilitas tinggi, juga perawatannya. Nah, itu beberapa jenis lantai yang cocok untuk bangunan industrial. Untuk referensi terbaik, selalu gunakan lantai vinyl Courtina yang telah banyak digunakan pada bangunan berkonsep serupa. Lantai vinyl Courtina sendiri mempunyai karakteristik anti selip, awet, anti air dan api, hingga punya pengalaman memasang mudah. Untuk konsultasi, pemasangan, dan info harga vinyl lantai Courtina, silakan segera kontak Courtina, ya! Kontak: Courtina 0812 2000 0883