Jabar

Sorotan terbaru dari Tag # Jabar

Holding PTPN Kembangkan Kawasan Bawang Putih Berbasis Konservasi di Jabar Nasional
Nasional
Senin, 01 Juni 2026 | 08:53 WIB

Holding PTPN Kembangkan Kawasan Bawang Putih Berbasis Konservasi di Jabar

Jawa Barat, katakabar.com - Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I), resmi inisiasi penyiapan lahan strategis untuk budidaya bawang putih di Jawa Barat (Jabar) sebagai langkah konkret mendukung percepatan swasembada pangan nasional. Inisiatif ini dimulai di Perkebunan Teh Gedeh, Cianjur, sebagai tindak lanjut atas instruksi Presiden Prabowo Subianto melalui Menteri Pertanian Amran Sulaiman guna memperkuat kedaulatan pangan nasional. Dalam pelaksanaannya, PTPN I menjalankan mandat ganda yang saling terintegrasi, yakni memenuhi target produksi sayuran nasional sekaligus menjaga amanat Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memulihkan fungsi ekologis perkebunan teh sebagai benteng kelestarian lingkungan. Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara III (Persero), Denaldy Mulino Mauna saat meninjau langsung Kebun Gedeh, di pekan kedua Mei 2026 lalu, menegaskan integrasi komoditas tersebut dijalankan dengan perhitungan teknis yang presisi. "PTPN I berkomitmen mengakomodasi program swasembada pangan tanpa sedikit pun mengabaikan aspek konservasi. Tanaman teh tetap menjadi bisnis pokok yang harus terlindungi. Budidaya bawang putih di area ini wajib diikuti dengan pengamanan teknis yang ketat agar areal perkebunan tetap terjaga dari risiko erosi," jata Denaldy di hadapan para petani penggarap. Sebagai tahap awal, ujarnya, PTPN I menyiapkan lahan seluas 3 hingga 200 hektare di Kebun Gedeh dengan agenda groundbreaking yang dijadwalkan berlangsung pada Mei 2026. Lahan tersebut merupakan area yang masa Perjanjian Kemitraan Masyarakatnya (PMDK) telah berakhir, sehingga kini dioptimalkan untuk mendukung program strategis nasional. Region Head PTPN I Regional 2, Desmanto, menimpali pihaknya telah memetakan tujuh unit perkebunan teh di bawah koordinasi Regional 2. Pemetaan dilakukan guna menjawab target kebutuhan lahan dari Kementerian Pertanian yang mencapai 10.000 hektare di wilayah Jawa Barat. "PTPN I menyadari keberhasilan program ini sangat bergantung pada partisipasi aktif dan kepercayaan masyarakat lokal," ucapnya. Pada  sesi diskusi di lapangan, Ketua Kelompok Tani, Suhendar, memberikan refleksi atas program serupa yang pernah dijalankan pada 2017–2018 sebagai bahan evaluasi bersama. Menanggapi hal tersebut, manajemen memastikan pola kerja sama kali ini akan jauh lebih terukur, transparan, dan berorientasi pada keberlanjutan. Langkah PTPN I di Kebun Gedeh diharapkan menjadi prototipe bagaimana korporasi negara mampu menyelaraskan kebutuhan pangan nasional dengan upaya menjaga “sabuk hijau” Jawa Barat agar tetap lestari dan bebas dari ancaman bencana alam.

Binus @Bandung Dinobatkan Kampus Pendukung Wirausaha Muda Terbaik di Jabar Pendidikan
Pendidikan
Senin, 02 Maret 2026 | 15:09 WIB

Binus @Bandung Dinobatkan Kampus Pendukung Wirausaha Muda Terbaik di Jabar

Bandung, katakabar.com - Selama dua tahun terakhir, ekonomi kreatif Indonesia menunjukkan performa solid dengan serapan tenaga kerja mendekati 26 hingga 27 juta pekerja, menurut rilis Kemenparekraf dan BPS; Jawa Barat tercatat sebagai provinsi dengan jumlah pekerja ekraf terbesar (±6,24 juta pekerja). Angka ini menegaskan peran ekosistem kreatif khususnya Bandung dan Jabar sebagai motor inovasi, kewirausahaan muda, dan penciptaan peluang usaha baru. Menjawab fenomena tersebut, International Franchise and Business Expo (IFBEX) 2026 salah satu pameran bisnis dan kemitraan terbesar di Indonesia kembali digelar pada 6 hingga 8 Februari 2026 lalu di Graha Manggala Siliwangi, Bandung. Ajang pameran bisnis ini mempertemukan pelaku usaha, franchisor, investor, serta calon wirausahawan dari berbagai sektor industri. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Himpunan Kemitraan dan Peluang Usaha Indonesia (HIKPI) bekerja sama dengan DK Consulting dan PT. Myevent Promosindo Asia. Acara ini dihadiri perwakilan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan Pemerintah Kota Bandung. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, industri, dan institusi pendidikan dalam memperkuat ekosistem bisnis nasional. Pada perhelatan tersebut, Binus @Bandung dianugerahi penghargaan “Universitas di Jawa Barat Pendukung Peluang Usaha & Wirausaha Muda”, sebuah bentuk pengakuan atas kontribusi kampus dalam menumbuhkan ekosistem inovasi yang mendorong kemandirian berusaha di kalangan mahasiswa dan generasi muda. Penghargaan ini mencerminkan peran strategis perguruan tinggi dalam mendukung agenda nasional yaitu memperkuat literasi kewirausahaan, mendorong inovator muda, serta menyiapkan lulusan yang mampu bersaing di era ekonomi digital. Binus @Bandung yang mengusung identitas sebagai Creative Technology & Entrepreneurship Campus mengembangkan berbagai program unggulan seperti inkubasi bisnis mahasiswa, pembinaan UMKM, kolaborasi dengan startup regional, hingga kemitraan industri yang terintegrasi dengan kurikulum. Penghargaan IFBEX 2026 diterima secara langsung oleh Dr. Johan Muliadi Kerta, S.Kom., M.M., selaku Direktur Kampus Binus @Bandung. Dalam keterangannya, Dr. Johan menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kolaborasi seluruh sivitas akademika dalam membangun lingkungan belajar yang mendorong inovasi dan keberanian berwirausaha. “Penghargaan ini merupakan wujud apresiasi atas perjalanan panjang kami membangun ekosistem kewirausahaan yang inklusif dan berkelanjutan. BINUS @Bandung percaya bahwa generasi muda Jawa Barat memiliki kapasitas besar untuk menjadi penggerak ekonomi kreatif Indonesia. Tugas kami adalah memastikan mereka dibekali kompetensi, pendampingan, dan jejaring yang memadai agar dapat menciptakan dampak nyata bagi masyarakat.” ujarnya. Diraihnya penghargaan IFBEX 2026 adalah sebuah bukti nyata peran Binus @Bandung sebagai universitas pendukung wirausaha muda yang relevan dengan agenda nasional di bidang penguatan ekonomi kreatif. Dengan pendekatan berbasis teknologi, kreativitas, dan kolaborasi, Binus @Bandung berkomitmen melanjutkan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi regional dan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

PTPN I dan Pemprov Jabar Bangun Fasilitas Pendidikan Unggul di Rancabali Nasional
Nasional
Selasa, 25 November 2025 | 14:48 WIB

PTPN I dan Pemprov Jabar Bangun Fasilitas Pendidikan Unggul di Rancabali

Bandung, katakabar.com - PTPN I, bagian dari Holding Perkebunan Nusantara, bersinergi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat untuk pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) di kawasan Rancabali, Kabupaten Bandung. Kerja sama tersebut ditandai melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) oleh Gubernur Jawa Barat, Dedy Mulyadi, dan Direktur Utama PTPN I, Teddy Yunirman Danas, di Gedung Sate, di penghujung Oktober 2025 lalu. Turut hadir di kegiatan tersebut Wakil Gubernur Jawa Barat, Wawan Setiawan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Purwanto, serta pejabat terkait. Dari pihak perusahaan hadir Region Head PTPN I Regional 2, Desmanto, Sekretaris Perusahaan, Aris Handoyo, dan jajaran lainnya. PKS tersebut pada prinsipnya mengatur pemanfaatan aset lahan HGU PTPN I Regional 2 Kebun Rancabali untuk pembangunan sarana pendidikan, termasuk sekolah tingkat SMA, SMK, SLB, dan fasilitas laboratorium praktik. PTPN I Regional 2 menyetujui penyediaan lahan yang dibutuhkan untuk program strategis Pemerintah Provinsi Jawa Barat tersebut. Gubernur Jawa Barat, Dedy Mulyadi, menyampaikan apresiasi terhadap dukungan PTPN I sebagai bagian dari BUMN Perkebunan dalam pembangunan fasilitas pendidikan di Rancabali. Menurutnya, kebutuhan sekolah tingkat atas dan vokasi di wilayah tersebut semakin mendesak seiring pesatnya pertumbuhan permukiman dan kawasan wisata. “Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Barat, kami menyampaikan terima kasih kepada PTPN I, baik pusat maupun regional, atas terwujudnya kesepakatan ini. Fasilitas pendidikan setingkat SMA ini sangat dibutuhkan masyarakat seiring perkembangan wilayah. Saya yakin sinergi ini akan membawa kemaslahatan bersama,” ujar Wawan Setiawan mewakili Gubernur Jawa Barat. Direktur Utama PTPN I, Teddy Yunirman Danas, menyampaikan bahwa perusahaan menyambut baik prakarsa Pemprov Jawa Barat tersebut. Ia mengutarakan pembangunan fasilitas pendidikan merupakan investasi penting untuk menyiapkan generasi muda berkualitas. “Kami selalu dan akan terus welcome untuk setiap upaya bersama menyiapkan generasi emas Indonesia. Pembangunan fasilitas pendidikan di Rancabali merupakan langkah strategis untuk kemaslahatan bangsa ke depan,” kata Teddy. Region Head PTPN I Regional 2, Desmanto, menimpali perkembangan kawasan Kebun Rancabali sangat pesat, terutama dengan bertambahnya wahana wisata yang merupakan bagian dari optimalisasi aset Holding Perkebunan Nusantara. “Kami menyambut baik rencana pendirian SMA Negeri di Rancabali. Pertumbuhan penduduk, perkembangan wisata, dan peningkatan aktivitas ekonomi menuntut hadirnya fasilitas pendidikan yang memadai, terjangkau, dan berkualitas. Kami mengapresiasi kepercayaan Pemprov Jabar terhadap PTPN I,” ucap Desmanto. Sekretaris Perusahaan PTPN I, Aris Handoyo, menegaskan keberadaan sekolah negeri di sekitar kebun akan berdampak positif tidak hanya bagi masyarakat, tetapi juga bagi keluarga karyawan.