Komunitas
Sorotan terbaru dari Tag # Komunitas
Bagaimana Hotel dan Komunitas Lokal Ciptakan Pengalaman Wisata Lebih Bermakna?
Jakarta, katakabar.com - Seiring Indonesia terus mencatat pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara, preferensi wisatawan juga mengalami perubahan. Kini, semakin banyak pelancong yang tidak hanya tertarik mengunjungi destinasi populer atau ikon wisata terkenal, tetapi juga mencari pengalaman yang lebih autentik, personal, dan dekat dengan budaya lokal. Perubahan ini menghadirkan peluang baru bagi industri hospitality. Hotel tidak lagi hanya berperan sebagai tempat menginap, tetapi juga dapat menjadi jembatan yang menghubungkan wisatawan dengan masyarakat, tradisi, dan budaya yang menjadi identitas sebuah destinasi. Koneksi Dengan Komunitas Lokal Semakin Bernilai Meningkatnya minat terhadap wisata berbasis pengalaman mendorong banyak wisatawan untuk mengenal destinasi secara lebih mendalam. Kuliner khas daerah, tradisi budaya, kerajinan lokal, hingga interaksi langsung dengan masyarakat setempat kini menjadi bagian penting dalam pengalaman berwisata. Di tengah persaingan yang semakin ketat untuk menarik wisatawan internasional, destinasi yang mampu menawarkan pengalaman yang autentik dan bermakna berpotensi memiliki daya tarik yang lebih kuat. Bagi hotel, kondisi ini membuka peluang untuk memperluas peran mereka, tidak hanya sebagai penyedia akomodasi tetapi juga sebagai penghubung antara wisatawan dan pengalaman lokal. “Banyak destinasi saat ini bersaing untuk menarik wisatawan internasional yang sama. Yang membedakan sebuah pengalaman menginap sering kali bukan hanya hotelnya, melainkan pengalaman yang diperoleh tamu di luar properti. Kami melihat semakin besarnya peluang bagi hotel untuk berkolaborasi dengan komunitas lokal dalam menghadirkan pengalaman yang berkesan, autentik, dan memberikan manfaat bagi wisatawan maupun masyarakat setempat,” ujar Chandra Himawan, Head of Marketing & Communications, Marclan International. Dari Penyedia Akomodasi Jadi Penghubing Destinasi Hotel sering kali menjadi titik interaksi pertama wisatawan ketika tiba di sebuah destinasi. Posisi ini memberikan kesempatan bagi hotel untuk memperkenalkan berbagai pengalaman yang mungkin tidak ditemukan wisatawan melalui jalur wisata konvensional. Beragam aktivitas seperti wisata kuliner, lokakarya kerajinan tradisional, pertunjukan budaya, kunjungan ke pasar lokal, tur sejarah, hingga eksplorasi desa wisata dapat memperkaya pengalaman tamu sekaligus membantu mereka memahami budaya dan kehidupan masyarakat setempat secara lebih mendalam. Seiring meningkatnya minat terhadap pengalaman yang autentik, kemampuan hotel untuk menghubungkan tamu dengan karakter unik sebuah destinasi dapat menjadi salah satu nilai pembeda yang semakin penting. Menciptakan Nilai Bersama bagi Komunitas dan Destinasi Kolaborasi antara hotel dan komunitas lokal juga dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi perkembangan destinasi. Kemitraan dengan pemandu wisata lokal, pengrajin, pelaku UMKM, komunitas budaya, maupun desa wisata dapat membuka peluang ekonomi tambahan sekaligus meningkatkan eksposur terhadap budaya dan tradisi setempat. Di sisi lain, wisatawan memperoleh pengalaman yang lebih personal dan berkesan, sehingga mampu membangun hubungan yang lebih kuat dengan destinasi yang mereka kunjungi. Pendekatan ini mencerminkan semakin berkembangnya pemahaman bahwa keberhasilan pariwisata tidak hanya diukur dari jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga dari kualitas pengalaman yang tercipta dan manfaat yang dirasakan oleh masyarakat lokal. Tatap Masa Depan Pariwisata Lebih Bermakna Seiring pertumbuhan industri pariwisata Indonesia, ekspektasi wisatawan diperkirakan akan terus berkembang. Semakin banyak pelancong yang mencari pengalaman yang menghadirkan koneksi budaya, keaslian, dan pemahaman yang lebih mendalam terhadap suatu destinasi. Dalam konteks ini, peluang terbesar bagi industri hospitality mungkin tidak hanya terletak pada kemampuan memberikan layanan yang berkualitas, tetapi juga pada perannya dalam membantu wisatawan menjelajahi destinasi secara lebih bermakna. Dengan memperkuat kemitraan bersama komunitas lokal, hotel dapat berkontribusi pada terciptanya pengalaman wisata yang lebih kaya sekaligus mendukung pertumbuhan pariwisata yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Dorong Tren Esports Berbasis Komunitas di Kota-kota Non Metropolitan
Solo, katakabar.com - Setelah mencatat partisipasi lebih dari 90 anggota komunitas di Tangerang dan menjangkau puluhan publikasi media, program EVOS GoPay Watch Party kembali digelar di Solo sebagai bagian dari upaya memperluas akses pengalaman esports di luar venue besar. Kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 110 audience dari komunitas lokal. Mencerminkan meningkatnya minat terhadap aktivitas esports berbasis komunitas di berbagai daerah. Beberapa tahun terakhir, tren konsumsi esports di Indonesia mulai bergeser. Berawal dari pengalaman terpusat di arena besar menuju aktivitas yang lebih dekat dengan keseharian komunitas. Seperti halnya nonton bareng di kafe atau ruang publik. Solo menjadi salah satu kota yang menunjukkan dinamika tersebut, didukung oleh pertumbuhan komunitas kreatif dan tingginya aktivitas anak muda dalam ekosistem digital. Ekspansi ke Solo mencerminkan potensi kota-kota non-metropolitan dalam pertumbuhan ekosistem esports. Dengan karakter kota yang dikenal sebagai pusat budaya sekaligus memiliki perkembangan komunitas kreatif yang aktif, Solo menjadi salah satu titik yang dinilai relevan untuk menghadirkan aktivitas yang menggabungkan hiburan, kompetisi, dan interaksi komunitas. Masih usung konsep sederhana melalui kolaborasi dengan kafe lokal, acara ini berfokus pada nonton bareng pertandingan MPL antara EVOS melawan ONIC. Selain itu, mini turnamen kembali menjadi bagian dari rangkaian acara, dengan total hadiah sebesar Rp5.000.000 yang menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta. Skema ini menunjukkan bahwa aktivitas komunitas tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga mulai mengarah pada pengalaman kompetitif yang lebih terstruktur di tingkat lokal. Sejumlah peserta mengaku bahwa format ini memberikan pengalaman yang berbeda dibanding sekadar menonton secara online. Salah satu peserta dari komunitas Solo menyebutkan bahwa kehadiran acara seperti ini membuat interaksi antar komunitas terasa lebih hidup, sekaligus membuka peluang untuk saling mengenal dan berkompetisi secara langsung. Head of Product Marketing GoPay, Rudy Tantyo Setiawan, menyampaikan pendekatan berbasis komunitas menjadi salah satu cara untuk memahami perilaku pengguna secara lebih dekat. “Melalui EVOS GoPay Watch Party, kami melihat bagaimana interaksi di level komunitas dapat menjadi pintu masuk untuk memahami kebutuhan dan kebiasaan pengguna, khususnya di ekosistem esports yang terus berkembang,” kata Rudy. Kehadiran talent EVOS seperti Charmaine dan Rhea turut menambah antusiasme peserta. Interaksi langsung antara talent dan komunitas menjadi salah satu faktor yang memperkuat engagement, terutama bagi penggemar di daerah yang memiliki keterbatasan akses terhadap event esports berskala besar. Head of EVOS Esports, Aufa Bassam, menilai pendekatan ini membuka peluang baru dalam memperluas basis penggemar sekaligus memperkuat ekosistem di tingkat lokal. “Pertumbuhan esports tidak hanya terjadi di kota besar. Aktivasi seperti ini menunjukkan bahwa komunitas di daerah juga memiliki potensi yang besar, baik dari sisi partisipasi maupun engagement. Ini menjadi langkah untuk membangun ekosistem yang lebih merata,” jelas Aufa. Program EVOS GoPay Watch Party direncanakan akan terus berlanjut ke kota-kota lainnya di Indonesia. Pendekatan berbasis komunitas ini mulai terlihat sebagai salah satu model distribusi pengalaman esports yang lebih fleksibel, sekaligus membuka peluang baru bagi kolaborasi antara pelaku industri esports dan platform digital dalam menjangkau pasar yang lebih luas. Pada konteks industri, inisiatif ini juga mencerminkan pergeseran strategi dari event terpusat ke pendekatan yang lebih desentralisasi, di mana pengalaman esports dapat diakses lebih dekat oleh komunitas di berbagai daerah. Masyarakat yang ingin mengikuti atau berpartisipasi dalam rangkaian EVOS GoPay Watch Party selanjutnya dapat memantau informasi terbaru melalui Instagram GoPay @gopayindonesia dan EVOS Esports @evosesports, sekaligus membuka peluang untuk terlibat langsung dalam aktivitas komunitas di kota berikutnya.
ASEAN-India Bazaar 2026 Hadir di Jakarta, Satukan Budaya, Bisnis dan Komunitas Satu Perayaan
Jakarta, katakabar.com - ASEAN-India Bazaar 2026 bakal digelar lagi di Jakarta Sabtu (23/5) nanti di The Westin Jakarta. Acara ini menghadirkan perpaduan bazar budaya, kuliner, hiburan, dan networking yang mempertemukan diaspora India, komunitas ASEAN, ekspatriat, hingga masyarakat Indonesia dalam satu ruang interaksi. Komunitas Indoindians yang gelar bazar ini dirancang tidak hanya sebagai tempat berbelanja, tetapi juga sebagai platform komunitas yang memperkuat hubungan budaya, dan bisnis antar masyarakat ASEAN dan India Selama bertahun-tahun, Indoindians dikenal sebagai platform komunitas yang aktif menghubungkan masyarakat India di Indonesia dengan publik lokal melalui berbagai program budaya, bisnis, edukasi, hingga gaya hidup. Platform ini telah berkembang menjadi salah satu pusat informasi komunitas India terbesar di Indonesia dengan jaringan newsletter, media digital, event offline, hingga aktivitas sosial lintas komunitas. Lebih dari Sekedar Bazaar ASEAN-India Bazaar 2026 dirancang sebagai pengalaman komunitas yang menyatukan berbagai elemen dalam satu lokasi. Pengunjung akan menemukan tenant yang menghadirkan produk fesyen, perhiasan, dekorasi rumah, lifestyle, kerajinan tangan, karya seni, hingga layanan pendidikan dan wellness. Konsep acara yang menggabungkan shopping experience dengan cultural engagement menjadi salah satu daya tarik utama. Pengunjung tidak hanya datang untuk berbelanja, tetapi juga menikmati atmosfer festival budaya yang penuh interaksi. Area food court juga akan menjadi pusat perhatian dengan hadirnya ragam kuliner India dan ASEAN yang dapat dinikmati sepanjang hari. Kehadiran makanan khas regional menjadi bagian penting dari pengalaman acara karena kuliner dianggap sebagai salah satu jembatan budaya paling efektif dalam mempertemukan komunitas yang berbeda. Melalui akun Instagram resminya, IndoIndians juga mempromosikan bazar ini sebagai event komunitas berskala besar yang menghubungkan brand dengan komunitas internasional di Jakarta. Dalam sejumlah unggahan terbaru, mereka menyebut ASEAN–India Bazaar 2026 akan hadir dengan skala yang lebih besar dibanding tahun-tahun sebelumnya. Selain menjadi festival budaya, ASEAN–India Bazaar juga diarahkan sebagai platform bisnis yang mendukung pelaku usaha kecil, kreatif, dan komunitas entrepreneur. Penyelenggara menilai acara seperti ini penting untuk membuka akses pasar yang lebih luas bagi UMKM dan brand independen. Dengan audiens yang terdiri dari diaspora India, komunitas ASEAN, ekspatriat, dan masyarakat urban Jakarta, bazar ini menawarkan peluang promosi langsung ke pasar yang sangat beragam. Indoindians menyebut event ini sebagai wadah untuk mempertemukan buyer dan seller dalam suasana yang lebih santai dan berbasis komunitas. Vendor tidak hanya menjual produk, tetapi juga membangun relasi, memperkenalkan brand, dan menciptakan koneksi baru dengan pengunjung. Dalam beberapa penyelenggaraan sebelumnya, bazar Indoindians menghadirkan ratusan vendor dan ribuan pengunjung dari berbagai komunitas internasional di Jakarta. Acara serupa yang digelar pada 2025 bahkan disebut berhasil mempertemukan komunitas India-Indonesia dengan berbagai kelompok ekspatriat dan masyarakat lokal dalam suasana yang inklusif dan penuh interaksi budaya. Budaya Penghubung Antar Komunitas Salah satu elemen utama ASEAN-India Bazaar adalah pertunjukan budaya yang menampilkan keragaman tradisi dari India dan negara-negara ASEAN. Penampilan seni, musik, dan tarian tradisional akan menjadi bagian penting dari keseluruhan pengalaman acara. Konsep ini sejalan dengan posisi Jakarta sebagai kota global yang semakin terbuka terhadap pertukaran budaya internasional. Dalam beberapa dekade terakhir, hubungan India dan Indonesia berkembang tidak hanya di sektor perdagangan dan diplomasi, tetapi juga melalui hubungan masyarakat, komunitas diaspora, pendidikan, dan budaya. Komunitas India di Indonesia sendiri memiliki sejarah panjang dan menjadi bagian dari perkembangan sosial-ekonomi di berbagai kota besar, termasuk Jakarta. Kehadiran diaspora India telah membentuk jaringan komunitas yang aktif di bidang bisnis, pendidikan, sosial, hingga kebudayaan. Melalui ASEAN-India Bazaar 2026, penyelenggara ingin memperkuat semangat tersebut dengan menciptakan ruang interaksi yang terbuka dan inklusif bagi semua kalangan. Sebagai penyelenggara, Indoindians selama ini dikenal aktif mengembangkan berbagai program yang memperkuat hubungan India dan Indonesia. Platform ini tidak hanya menghadirkan berita komunitas, tetapi juga event budaya, networking bisnis, kegiatan sosial, hingga layanan informasi bagi diaspora India di Indonesia. Melalui website dan media sosialnya, Indoindians juga rutin membangun engagement komunitas lewat newsletter mingguan, promosi event, hingga kolaborasi dengan berbagai organisasi dan brand. Kehadiran ASEAN-India Bazaar 2026 menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana komunitas diaspora dapat menjadi penghubung budaya dan ekonomi di tengah masyarakat urban Jakarta yang semakin multikultural. Dengan konsep yang menggabungkan budaya, kuliner, bisnis, hiburan, dan networking, ASEAN-India Bazaar 2026 diproyeksikan menjadi salah satu event komunitas internasional terbesar di Jakarta tahun ini.
EGWP Perdana di Tangerang, Perkuat Interaksi Komunitas hingga Hadirkan Mini Turnamen
Tangerang, katakabar.com - Kolaborasi antara EVOS dan GoPay menghadirkan program GOPAY EVOS Watch Party, sebuah inisiatif yang menggabungkan aktivitas nonton bareng (nobar) pertandingan MPL dengan pengalaman komunitas yang lebih interaktif. Acara ini usung konsep sederhana dengan menggandeng kafe-kafe lokal yang telah terbiasa menjadi lokasi nobar. Sehingga menghadirkan suasana yang lebih intim dan dekat dengan keseharian komunitas. Acara perdana ini digelar di Cafe Telaga, Legok, Tangerang dan dihadiri lebih dari 90 audience dari komunitas lokal, termasuk EVOS Fams. Berbeda dari format watch party pada umumnya, kegiatan ini turut menghadirkan mini turnamen dengan partisipasi 8 hingga 10 tim, menyesuaikan kapasitas venue kafe. Format ini memberikan ruang bagi penggemar tidak hanya sebagai penonton, tetapi juga sebagai partisipan aktif dalam ekosistem esports. Kehadiran talent EVOS seperti Syawlow dan Mira turut meramaikan suasana, sekaligus memperkuat interaksi antara pemain, kreator, dan komunitas. Selain itu, sesi live report yang terhubung langsung dengan arena MPL menjadi salah satu elemen yang memperluas keterlibatan audiens serta memperlihatkan skala dukungan komunitas EVOS di berbagai daerah. Head of Product Marketing GoPay, Rudy Tantyo Setiawan, menyampaikan sejalan dengan misi GoPay untuk menjadi platform layanan keuangan andalan pengguna, termasuk komunitas esports, inisiatif ini menjadi bagian untuk mendekatkan pengalaman digital dengan aktivitas komunitas secara langsung. “Melalui EVOS GoPay Watch Party, kami ingin komunitas esports dapat menikmati pertandingan, sekaligus berinteraksi dan berpartisipasi secara langsung dalam aktivitas yang mereka minati,” ujar Rudy. Head of EVOS Esports, Aufa Bassam, aminkan Rudy. Ia melihat program ini sebagai langkah untuk memperkuat hubungan dengan basis penggemar. “Kami melihat antusiasme komunitas yang sangat tinggi, terutama ketika mereka diberi ruang untuk terlibat lebih dari sekadar menonton. Format seperti mini turnamen ini menjadi salah satu cara untuk membangun koneksi yang lebih kuat antar fans sekaligus memperluas ekosistem EVOS di tingkat lokal,” jelas Aufa. Acara ditutup dengan kemenangan EVOS atas RRQ dengan skor 2-0, yang turut menambah euforia di lokasi. Momen ini menjadi salah satu highlight yang memperkuat pengalaman kolektif para peserta selama kegiatan berlangsung. Program GOPAY EVOS Watch Party direncanakan akan hadir di berbagai kota di Indonesia. Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan pengalaman serupa bagi komunitas di daerah yang belum memiliki kesempatan untuk merasakan langsung atmosfer pertandingan esports di Jakarta sebagai pusat kegiatan. Dengan pendekatan berbasis komunitas, program ini menjadi salah satu upaya untuk memperluas akses dan partisipasi esports secara lebih merata. Format watch party berbasis komunitas seperti ini juga berpotensi menjadi pendekatan baru dalam memperluas jangkauan esports, khususnya di luar venue besar, dengan menghadirkan pengalaman yang lebih dekat, partisipatif, dan relevan bagi penggemar di berbagai kota.
'Alpen Run' Merek Komunitas Lari Luncurkan Toko Perdana di TMM Tokyo
Tokyo, katakabar.com - Perusahaan ritel peralatan olahraga Alpen Co., Ltd. melangkah lebih jauh dari kerangka ritel tradisional untuk membangun merek baru "Alpen Run" yang menawarkan pengalaman lari dan komunitas. Sebagai pusat pertama yang mencerminkan filosofi merek tersebut, "Alpen Run Meiji Park" bakal dibuka Jumat, 24 April 2026, di dalam Taman Meiji Metropolitan Tokyo, bersebelahan dengan Stadion Nasional Jepang. Kupon diskon yang dapat digunakan di toko juga diperkenalkan dalam artikel ini. ■Konsep: Sebuah Pusat Ciptakan Kehidupan Run Alpen Run bukan hanya toko yang menjual perlengkapan lari, tetapi juga penyedia pengalaman lari dan sebuah komunitas. Tiga elemen saling terkait dengan sempurna untuk menghadirkan jenis lari baru ke dalam kehidupan sehari-hari Anda. 1. Komunitas Lari| Menghubungkan: Berlari bersama teman dan berbagi kegembiraan. Kami akan membangun komunitas di mana Anda dapat merasakan penyebaran budaya lari secara langsung. 2. Pusat LARI (Toko) | Berkumpul: Tempat para pelari lahir, berkumpul, dan berkembang. Ini adalah pusat yang mendukung lari harian Anda, tempat yang secara alami ingin dikunjungi oleh semua orang. 3. Produk Lari| Menemukan dan Mendukung: Kehadiran yang mendukung para pelari dan memperluas koneksi. Produk memungkinkan Anda untuk membawa pengalaman yang lahir di Pusat Lari kembali ke kehidupan sehari-hari Anda dan menemukan apa arti lari bagi Anda. ■Tiga Proposisi Nilai yang Berkembang dari Taman Meiji Metropolitan Tokyo 1. PENGALAMAN: Kami menawarkan pengalaman untuk menemukan lari Anda sendiri melalui pengukuran kaki yang tepat, pemasangan sepatu, dan acara uji coba lari. 2. Komunitas (Koneksi): Kami menawarkan koneksi yang lahir dari lari melalui lari kelompok dan acara dengan berbagai tema yang diadakan setiap hari. 3. Keahlian (Pendalaman): Kami menyediakan kualitas lari melalui proposal kinerja oleh staf ahli dan pengalaman pemulihan dalam kolaborasi dengan TOTOPA yang berdekatan. Dengan mengajak staf kami berlari dan berbicara bersama sebagai anggota komunitas, kami akan memperluas komunitas yang nyaman yang berbasis di Taman Meiji Metropolitan Tokyo. ■ Produk yang Direkomendasikan (Contoh) < On Cloudmonster 3 > Mengubah gravitasi sekalipun menjadi arena bermain. Bantalan inovatif menghadirkan kegembiraan memantul di setiap langkah. Desain yang canggih dan CloudTec® 3 lapis memberikan energi kepada pelari. < HOKA BONDI 9 > Bantalan ultra mengubah segalanya. Sol tebal yang dengan lembut mengubah dunia adalah janji perjalanan yang damai. Busa yang baru diperbarui dan geometri Meta-Rocker mewujudkan gerakan bergulir yang halus dan premium. < NNormal Kjerag Brut > Jawaban tercepat untuk menyatu dengan gunung dan melampaui batas kemampuan Anda. Sol luar yang sangat lengket dioptimalkan untuk jalan berlumpur dan kasar, serta desain ringan yang mendukung gerakan kaki yang presisi, memberikan kecepatan di medan teknis. < adidas ADIZERO ADIOS PRO 4 > Simbol rekor yang berlomba menuju puncak dunia. Akselerasi tajam melepaskan potensi Anda ke wilayah yang belum terjelajahi. LIGHTSTRIKE PRO dan ENERGYRODS 2.0 menghasilkan daya dorong dan pengembalian energi yang eksplosif. < ASICS METASPEED EDGE TOKYO > Ritme yang Anda ciptakan semakin intens seiring percepatan, dan langkah yang tajam secara jelas menunjukkan jarak terpendek menuju tujuan. Penempatan pelat karbon yang unik dan struktur busa dua lapis menghasilkan respons kecepatan tinggi dan daya dorong yang dioptimalkan untuk irama langkah < NIKE ZoomX Vaporfly NEXT% 4 > Garis keturunan seorang juara yang terus menulis ulang sejarah. Ia mengubah rekor yang mustahil menjadi tonggak sejarah yang harus dipecahkan. Busa ZoomX dan pelat karbon sepanjang papan meminimalkan kehilangan energi, mencapai efisiensi yang luar biasa. ■ Kupon Diskon Khusus 5% Kami membagikan kupon yang dapat digunakan tidak hanya di ALPEN RUN tetapi juga di toko-toko Alpen Group bebas pajak. Anda juga dapat menampilkan kupon dari tautan di bawah ini. https://store.alpen-group.jp/campaign/group/coupon/001IN_press_release/coupon.jpg ・Tanggal Kedaluwarsa: 31 Desember 2026 ・Harap tunjukkan tangkapan layar kupon di kasir sebelum pembayaran. ・Tidak dapat digabungkan dengan diskon lain. ・Bebas pajak berlaku untuk pembelian senilai 5.500 yen (termasuk pajak) atau lebih. ・Untuk pembebasan pajak, diperlukan kartu identitas, paspor, kartu transit, atau dokumen lain yang membuktikan bahwa pembeli adalah turis asing yang mengunjungi Jepang. ■ Media yang Memperbarui Budaya Lari di Jepang Akun Instagram resmi ALPEN RUN (@alpenrun.meijipark) berfungsi sebagai platform media unik yang melampaui promosi penjualan untuk memperbarui budaya lari. Kami akan secara bertahap mengungkap informasi produk dan acara, serta konten yang belum dirilis, melalui saluran ini. Instagram Resmi: https://www.instagram.com/alpenrun.meijipark/ Gambaran Umum Toko Nama Toko: ALPEN RUN MEIJI PARK Lokasi: Tokyo Metropolitan Meiji Park Building C, 5-7 Kasumigaokamachi, Shinjuku-ku, Tokyo 160-0013 Akses: 9 menit berjalan kaki dari Stasiun Kokuritsu-Kyogijo di Jalur Toei Oedo, 9 menit berjalan kaki dari Stasiun Gaienmae di Jalur Tokyo Metro Ginza Tanggal Pembukaan: Jumat, 24 April 2026 ■ “Tiga Toko Flagship” Kebanggaan Alpen Group Bersamaan dengan peluncuran merek baru "ALPEN RUN," toko-toko Flagship yang menawarkan salah satu pilihan terlengkap di dunia menanti Anda di kota-kota besar di seluruh Jepang. Dari sepatu lari terbaru hingga barang-barang edisi terbatas yang hanya tersedia di Jepang, kami menghadirkan pengalaman belanja terbaik bagi semua orang yang mencintai olahraga. Alpen TOKYO (Shinjuku) Salah satu toko khusus olahraga terbesar di Jepang, menyiarkan budaya olahraga terkini dari Shinjuku, jantung kota. ・URL: https://store.alpen-group.jp/Form/RealShop/ShopDetail.aspx?rsid=5200 Alpen FUKUOKA (Hakata) Sebagai pusat layanan untuk wilayah Jepang Barat, staf kami yang dilengkapi dengan persediaan yang melimpah dan pengetahuan khusus akan mendukung kinerja Anda. ・URL: https://store.alpen-group.jp/Form/RealShop/ShopDetail.aspx?rsid=5400 Alpen NAGOYA Sebuah toko utama berskala besar yang berlokasi di Nagoya, tempat berdirinya Alpen. Toko berbasis pengalaman yang melayani berbagai kebutuhan, mulai dari gaya hidup hingga olahraga kompetitif.
Pilih Layani Pelanggan di KAI Daop 2 Relawan Komunitas Railfans dan Pramuka Tinggalkan Libur Lebaran
Bandung, katakabar.com - Momentum Angkutan Lebaran 2026, di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat yang menggunakan transportasi kereta api, terdapat sosok-sosok inspiratif yang memilih mengabdikan waktunya untuk membantu sesama. Total 165 relawan dari berbagai komunitas secara sukarela bergabung dalam posko pelayanan pelanggan di wilayah KAI Daop 2 Bandung. Para relawan tersebut berasal dari komunitas pecinta kereta api yakni Railfans Cimahi, Railfans Cianjur, Sahabat Kereta Api, dan Garut Railfans, serta Komunitas Pramuka. Mereka turut ambil bagian dalam mendukung kelancaran pelayanan kepada pelanggan selama masa Angkutan Lebaran 2026. Terhitung dari 13 Maret hingga 30 Maret 2026 nanti, para relawan ini aktif membantu pelayanan di sejumlah stasiun, yakni Stasiun Bandung, Kiaracondong, Cimahi, Cianjur, Cicalengka, dan Garut. Kehadiran mereka menjadi bagian penting dalam menciptakan pelayanan yang lebih optimal di tengah lonjakan jumlah penumpang yang melakukan perjalanan pada momen Libur Lebaran 2026 ini. Peran para relawan ini sangat beragam, mulai dari membantu memberikan informasi kepada pelanggan, mengarahkan alur penumpang di area stasiun, hingga membantu pelanggan lanjut usia, anak-anak, dan penumpang yang membutuhkan bantuan khusus. Dengan semangat kebersamaan, mereka turut menciptakan suasana perjalanan yang aman dan nyaman. Menariknya, sebagian besar relawan merupakan pelajar yang tengah menikmati masa libur sekolah saat Lebaran. Tetapi alih-alih menghabiskan waktu untuk berlibur atau berkumpul bersama keluarga, mereka memilih untuk mengabdikan diri membantu para pemudik dan pelanggan kereta api. Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dedikasi para relawan tersebut. Kuswardojo menilai kehadiran mereka memberikan nilai tambah yang sangat besar dalam pelayanan kepada pelanggan. “Kami sangat mengapresiasi para relawan dari komunitas pecinta kereta api dan Pramuka yang secara sukarela bergabung dalam posko pelayanan Angkutan Lebaran 2026. Mereka adalah sosok-sosok luar biasa yang memilih untuk tidak melaksanakan liburnya bersama keluarga, melainkan lebih memilih membantu pelanggan kereta api yang melakukan perjalanan mudik dan balik,” ucap Kuswardojo. Kuswardojo menjelaskan selama pelaksanaan kegiatan posko, para relawan ini mengikuti arahan dari Kepala Stasiun setempat dan berkoordinasi dengan managemen KAI Daop 2 Bandung. Kegiatan posko seperti ini selalu rutin dilaksanakan pada momen penting dengan jumlah mobilisasi yang tinggi seperti Angkutan Lebaran ini. Menurutnya, semangat yang ditunjukkan para relawan ini mencerminkan kepedulian sosial yang tinggi serta kecintaan terhadap dunia perkeretaapian. Hal ini juga menjadi contoh positif bagi generasi muda dalam mengisi waktu luang dengan kegiatan yang bermanfaat. KAI Daop 2 Bandung berharap kolaborasi bersama komunitas ini dapat terus terjalin di masa mendatang. Kehadiran relawan tidak hanya membantu operasional pelayanan, tetapi juga memperkuat hubungan antara KAI dan masyarakat dalam menciptakan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan berkesan. Melalui kontribusi para relawan ini, Angkutan Lebaran 2026 tidak hanya menjadi momen perpindahan masyarakat, tetapi juga menjadi cerminan nilai kemanusiaan, kepedulian, dan semangat melayani yang patut diapresiasi bersama.
Pariwisata Malioboro Saat Ramadhan dan Lebaran: Tren Wisata Kota dan Alternatif Berbasis Komunitas
Yogyakarta, katakabar.com - Kawasan Malioboro kembali menjadi salah satu pusat aktivitas wisata di Yogyakarta selama periode Ramadhan 1447 Hijriah Tahun 2025 Masehi hingga libur Lebaran. Selain dikenal sebagai ikon wisata kota, kawasan ini juga menjadi titik pertemuan berbagai aktivitas budaya, kuliner, dan ekonomi kreatif yang meningkat signifikan menjelang hari raya. Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat periode libur Lebaran secara konsisten menjadi salah satu puncak kunjungan wisatawan ke wilayah ini. Data dari Dinas Pariwisata DIY menunjukkan bahwa pada masa libur Lebaran beberapa tahun terakhir, jumlah wisatawan yang datang ke Yogyakarta dapat mencapai ratusan ribu hingga lebih dari satu juta orang dalam satu periode liburan, dengan Malioboro menjadi salah satu destinasi yang paling ramai dikunjungi. Menurut Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo, kawasan Malioboro memiliki daya tarik yang relatif stabil bagi wisatawan domestik sebab lokasinya yang strategis? serta keberadaan berbagai fasilitas wisata di sekitarnya. “Malioboro tetap menjadi magnet wisatawan ketika datang ke Yogyakarta, terutama saat musim libur panjang seperti Lebaran, karena kawasan ini mudah diakses dan memiliki banyak aktivitas wisata dalam satu area,” ujarnya lewat keterangan kepada media. Kurun beberapa tahun terakhir, kawasan Malioboro mengalami penataan yang cukup signifikan. Relokasi pedagang kaki lima ke Teras Malioboro serta pengaturan jalur pedestrian membuat kawasan ini lebih ramah bagi pejalan kaki. Wisatawan yang datang ke Malioboro umumnya melakukan aktivitas sederhana seperti berjalan kaki di sepanjang Jalan Malioboro, mengunjungi pasar tradisional seperti Pasar Beringharjo, menikmati kuliner malam, hingga berfoto di titik-titik ikonik seperti Titik Nol Kilometer dan Tugu Yogyakarta. Selama bulan Ramadhan, kawasan ini juga memiliki suasana yang berbeda. Menjelang waktu berbuka puasa, sejumlah pedagang kuliner musiman muncul di sekitar Malioboro dan kawasan sekitarnya, menawarkan berbagai makanan tradisional yang menjadi bagian dari tradisi berbuka puasa masyarakat Yogyakarta. Di malam hari, aktivitas wisata biasanya berlanjut dengan wisata kuliner dan pertunjukan seni jalanan yang kerap muncul di sekitar kawasan tersebut. Tren Wisata Lebaran di Yogyakarta Selain Malioboro, wisatawan yang datang ke Yogyakarta pada periode Lebaran biasanya juga mengunjungi berbagai destinasi populer seperti kawasan Keraton Yogyakarta, Taman Sari, hingga desa wisata di wilayah Sleman dan Bantul. Terapi beberapa tahun terakhir, tren wisata di Yogyakarta juga mulai bergerak ke arah pengalaman yang lebih personal dan berbasis komunitas. Wisatawan tidak hanya mencari tempat wisata populer, tetapi juga kegiatan yang memberi pengalaman langsung dengan kehidupan masyarakat setempat. Salah satu bentuk wisata alternatif yang berkembang di Yogyakarta adalah wisata susur gang, yang memperkenalkan sisi kota melalui lorong-lorong kecil, kampung tua, dan cerita sejarah lokal. Beberapa komunitas yang aktif mengembangkan kegiatan ini antara lain: Gang-Gangan, yang mengajak peserta menjelajahi gang-gang kecil di pusat kota sambil mendengar cerita sejarah kawasan kampung. Mlampah Ziarah, yang memadukan perjalanan kaki dengan narasi sejarah tokoh dan situs budaya di Yogyakarta. Walk The Past, komunitas tur sejarah yang fokus pada kisah masa lalu kota melalui rute-rute bersejarah. Alon Mlampah, yang menawarkan tur jalan kaki santai untuk mengenal kehidupan masyarakat dan dinamika ruang kota. Kegiatan ini biasanya dilakukan dalam kelompok kecil sehingga peserta dapat lebih memahami cerita lokal yang jarang ditemukan dalam tur wisata konvensional. Selain tur sejarah, wisata berbasis komunitas juga berkembang melalui kegiatan eksplorasi kuliner lokal. Salah satu komunitas yang cukup aktif adalah Krida Kuliner, yang kerap mengadakan tur kuliner tradisional di berbagai sudut kota Yogyakarta. Kegiatan ini biasanya mengajak peserta mencicipi makanan khas lokal sekaligus mengenal cerita di balik warung atau pedagang legendaris. Bagi wisatawan yang datang saat libur Lebaran, kegiatan semacam ini dapat menjadi alternatif untuk menikmati kuliner Yogyakarta dengan pendekatan yang lebih kontekstual, sekaligus mendukung pelaku usaha kecil di tingkat lokal. Sebagai pusat wisata kota, kawasan Malioboro memiliki berbagai pilihan akomodasi, mulai dari hotel skala besar hingga penginapan kecil yang berada di sekitar pusat kota. Kedekatan kawasan ini dengan berbagai objek wisata utama membuat banyak wisatawan memilih menginap di area sekitar Malioboro agar lebih mudah menjangkau berbagai destinasi. Salah satu hotel yang berada di kawasan tersebut adalah Liberta Malioboro, yang menjadi salah satu opsi akomodasi di sekitar pusat wisata kota dengan akses yang relatif dekat ke Malioboro, Stasiun Tugu, serta sejumlah destinasi budaya di Yogyakarta. Meski kunjungan wisatawan meningkat setiap tahun, sejumlah pihak menilai pentingnya pengelolaan pariwisata kota yang tetap memperhatikan kenyamanan ruang publik dan keberlanjutan budaya lokal. Pengembangan wisata berbasis komunitas, seperti tur susur gang dan eksplorasi kuliner tradisional, dinilai dapat menjadi salah satu cara untuk memperluas pengalaman wisata sekaligus menyebarkan manfaat ekonomi ke berbagai kampung di Yogyakarta.
Biar Perjalanan Aman, KAI Gandeng Komunitas Pencinta KA Sosialisasi Pencegahan Pelecehan Seksual
Palembang, katakabar.com - Untuk menghadirkan perjalanan kereta api yang aman dan nyaman, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang bersama Komunitas Pencinta Kereta Api OPKA Sumsel (Organisasi Pencinta Kereta Api Sumatera Selatan) sosialisasi pencegahan pelecehan seksual kepada para pelanggan di Stasiun Prabumulih, Minggu (28/12) lalu. Sosialisasi ini digelar sebagai bentuk kepedulian KAI terhadap korban dan komitmen menciptakan ruang mobilitas yang inklusif dan saling menghormati. Para peserta diajak memahami bentuk-bentuk pelecehan, bagaimana bertindak ketika menjadi korban atau saksi, serta peran penting seluruh pelanggan dalam menjaga keamanan bersama. Manager Humas Divre III Palembang, Aida Suryanti, menjelaskan kenyamanan masyarakat adalah prioritas utama dalam setiap perjalanan. “Kami ingin penumpang merasa terlindungi sejak melangkah ke stasiun hingga tiba di tujuan. Jika ada tindakan pelecehan, jangan ragu untuk melapor. Semua berhak merasa aman,” ucap Aida. Tujuan Sosialisasi, terang Aida, yakni meningkatkan kesadaran penumpang tentang bentuk pelecehan dan pentingnya saling menghormati, mendorong korban maupun saksi agar berani melapor, dan menciptakan lingkungan kereta api yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan seksual. Aida menegaskan, setiap tindakan pelecehan seksual akan ditindak dengan tegas. “Sesuai Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS), pelaku akan dikenakan sanksi hingga blacklist atau pemblokiran NIK, sehingga tidak lagi dapat menggunakan layanan KAI,” tegasnya. Jika pelanggan mengalami atau menyaksikan pelecehan seksual, segera melaporkan kepada petugas stasiun, Kondektur, Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska), dan Contact Center KAI 121 atau WhatsApp 0811-2223-3121. "Setiap laporan akan langsung ditindaklanjuti. Kami tidak ingin ada korban yang merasa sendirian," tambah Aida. Untuk memperkuat keamanan, KAI Divre III juga memperluas penggunaan CCTV Analytics di stasiun dan didalam kereta api untuk mendeteksi perilaku mencurigakan dan mempermudah identifikasi pelaku. Selain itu KAI juga menghadirkan fitur Female Seat Map di aplikasi Access By KAI, yang mempermudah pelanggan perempuan memilih kursi bersebelahan sesama perempuan. Disamping itu KAI turut bekerja sama dengan Dinas Sosial dan Kepolisian sebagai pendampingan dalam proses penanganan korban dan pelaku. Komunitas Pencinta Kereta Api OPKA menjadi bagian penting dalam sosialisasi ini, menegaskan bahwa keamanan bukan hanya tugas operator, melainkan gerakan bersama seluruh pengguna dan pencinta kereta api. “KAI memastikan perlindungan terhadap pelanggan merupakan prioritas utama. Kami ingin setiap perjalanan menjadi ruang aman untuk semua. Dengan dukungan teknologi, peningkatan layanan, serta keberanian pelanggan untuk melapor, lingkungan perkeretaapian diharapkan semakin bebas dari kekerasan seksual dan bentuk pelanggaran lainnya, mari saling menjaga, karena kereta ini milik kita bersama” sebut Aida.
Proyek NPEA Seksi II: PTPP Hadirkan Infrastruktur Logistik Modern dan Penguatan Komunitas Nelayan
Jakarta, katakabar.com - PT PP (Persero) Tbk (“PTPP”), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia, terus menunjukkan komitmennya dalam pembangunan infrastruktur strategis nasional melalui proyek Pembangunan Akses Pelabuhan Tanjung Priok Timur Baru / New Priok Eastern Access (NPEA) Seksi II. Infrastruktur ini akan menjadi jalur khusus (dedicated access) yang menghubungkan kawasan Pelabuhan Kalibaru dengan jaringan logistik nasional yang lebih efisien. Sejalan dengan pelaksanaan proyek, PTPP bersama PT Pelindo dan PT Akses Pelabuhan Indonesia (API) turut menyelenggarakan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bagi masyarakat nelayan Kalibaru dan warga RW 04 Cilincing. Program TJSL berlangsung pada 11 hingga 14 November 2025 lalu melibatkan Koperasi dan KUB Nelayan Kalibaru. Bantuan yang diberikan meliputi alat tangkap ikan dan mesin kapal berdasarkan aspirasi nelayan, serta dukungan sarana sosial berupa material peremajaan mushola RT014, kursi, CCTV, dan sound system bagi kebutuhan RW. Inisiatif ini menjadi wujud nyata kontribusi PTPP dalam mendukung pilar No Poverty dan Partnership for the Goals dalam kerangka Sustainable Development Goals (SDGs). Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menjelaskan bahwa NPEA Seksi II memiliki peran strategis dalam mendukung kelancaran arus logistik di Pelabuhan Tanjung Priok. “Infrastruktur ini hadir sebagai solusi atas kepadatan lalu lintas truk di kawasan Priok sekaligus memperkuat layanan operasional Pelabuhan Kalibaru. PTPP berkomitmen menghadirkan konstruksi yang aman, modern, dan berorientasi jangka panjang,” ujar Joko. Proyek sepanjang 3,8 kilometer ini menggunakan berbagai metode konstruksi unggulan, termasuk: • Pemancangan laut menggunakan Piling Crane, Barge, dan LCT • Pemasangan Concrete Box Balance Cantilever dengan sistem traveller • Lifting jembatan baja bentang 70 meter × 2 di area laut menggunakan Strand Jack • Instalasi Concrete I Girder dengan crane dan launcher Keberagaman struktur menjadi salah satu kekuatan proyek ini, karena hampir seluruh tipe jembatan modern diterapkan, mulai dari SOP, Concrete I Girder, Concrete Box Girder, Steel I Girder, hingga Steel Box Girder. Hel ini menjadikan NPEA Seksi II sebagai salah satu jaringan infrastruktur dengan kompleksitas teknik tertinggi di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok. Project Manager NPEA Seksi II, Ikhsan Budi Prasetyo, mengungkapkan bahwa tingkat kompleksitas proyek bukan hanya berasal dari aspek teknis, tetapi juga dari kondisi lapangan. “Desain harus memenuhi rekomendasi Komisi Keselamatan Jembatan dan Terowongan Jalan, kondisi tanah sangat beragam, dan lokasi kerja berada di area aktif nelayan serta kawasan berikat. Semua itu menuntut perencanaan dan eksekusi yang sangat cermat,” jelasnya. Untuk menjawab tantangan tersebut, PTPP menerapkan pendekatan rekayasa yang komprehensif, mulai dari keterlibatan tenaga ahli dan tim desain on site, evaluasi ketat terhadap subkontraktor, hingga serangkaian sosialisasi dan koordinasi intensif dengan para pemangku kepentingan, termasuk perwakilan komunitas nelayan. Penyelidikan tanah dilakukan secara menyeluruh untuk mengantisipasi risiko geoteknik, sementara manajemen suplai material (beton, baja, CSP, girder dan komponen pabrikan lainnya) dijalankan dengan pengawasan ketat untuk memastikan kelancaran logistik di lapangan. Dengan skema design & build selama 20 bulan, proyek dijalankan melalui sistem perencanaan yang terintegrasi dan pengawasan berkala untuk memastikan keselamatan, ketepatan waktu, serta kualitas konstruksi. Pembangunan NPEA Seksi II juga memberikan kontribusi terhadap pencapaian Asta Cita Pemerintah, khususnya dalam upaya memperkuat konektivitas logistik nasional, mendorong pemerataan pembangunan yang efisien, serta meningkatkan daya saing pelabuhan Indonesia di kawasan regional. Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menambahkan bahwa perpaduan antara pembangunan infrastruktur strategis dan program sosial menjadi nilai keunggulan perusahaan dalam setiap proyeknya. “Kami memastikan bahwa kehadiran proyek NPEA Seksi II tidak hanya meningkatkan efisiensi logistik nasional, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi komunitas yang tinggal dan bekerja di sekitarnya.”
LindungiHutan Dorong Aksi Komunitas di Pantai Bahagia Bekasi
Bekasi, katakabar.com - Di ujung pesisir Bekasi, di mana Sungai Cisadane bermuara ke Laut Jawa, terdapat kawasan yang tidak hanya menghadapi ancaman ekologis, tetapi menyimpan potensi pemberdayaan masyarakat lokal. Pantai Bahagia, yang menjadi lokasi penanaman mangrove oleh LindungiHutan, kini berkembang bukan hanya sebagai lahan konservasi, tetapi sebagai pusat community development, tempat warga dan relawan berkolaborasi untuk membangun masa depan yang hijau dan berkelanjutan. Urgensi memperkuat ekosistem di Pantai Bahagia sangat besar. Abrasi pantai di kawasan ini menciptakan kerentanan serius terhadap intrusi air laut dan sedimentasi, bila dibiarkan dapat mengikis lahan pesisir dan merusak kehidupan masyarakat pesisir. Tanpa tindakan nyata, kapasitas alam untuk menyerap goncangan iklim akan melemah, sementara risiko terhadap pemukiman lokal terus bertambah. LindungiHutan telah menanam lebih dari 108.895 pohon mangrove di Pantai Bahagia, pilihan jenis Rhizophora sp. sangat strategis, akarnya yang kuat membantu menahan sedimen laut, memperlambat laju abrasi, dan menjaga stabilitas garis pantai. Lebih dari sekadar menanam pohon, program di lokasi ini dirancang untuk memberikan dampak sosial yang berkelanjutan melalui keterlibatan komunitas lokal. Warga setempat dan peserta program bisa berpartisipasi dalam workshop kreatif yang mengolah hasil mangrove menjadi produk turunan seperti kripik mangrove, sirup, hingga batik ramah lingkungan. Pelatihan-pelatihan ekonomi kreatif berbasis lingkungan ini tidak hanya memberikan nilai tambah ekonomi, tetapi juga menguatkan hubungan antara masyarakat dan ekosistem mangrove yang mereka jaga. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa konservasi tidak hanya bermanfaat untuk alam, tetapi juga untuk kesejahteraan manusia. Dari sisi ekologi, mangrove yang tumbuh dengan sehat di Pantai Bahagia memberi manfaat besar: menjaga keanekaragaman hayati pesisir, menjadi habitat berbagai spesies, dan menyerap karbon secara signifikan. Dari sisi sosial, program community development membuka ruang bagi warga untuk meningkatkan keterampilan, membangun usaha berbasis alam, dan merasakan manfaat langsung dari pelestarian ekosistem. "Menanam pohon di sini bukan sekadar menjaga alam; ini soal menjaga masa depan kami dan anak cucu," ujar salah satu warga aktif dalam program. Pendekatan partisipatif seperti ini memperkuat rasa kepemilikan masyarakat terhadap hutan bakau, sekaligus memperkokoh semangat kolektif untuk menjaga pesisir Bekasi tetap stabil dan produktif. LindungiHutan mengajak masyarakat, komunitas, serta perusahaan untuk ikut dalam gerakan hijau di Pantai Bahagia. Aksi menanam, belajar bersama warga lokal, dan mendukung produk ramah lingkungan bukan hanya investasi ekologis, tetapi juga investasi sosial. Melalui keterlibatan kolektif, kita dapat memastikan hutan mangrove di Bekasi tidak hanya tumbuh, tetapi juga menjadi sumber kehidupan dan harapan jangka panjang.