GEMPA Resmi Laporkan Dugaan Mafia BBM Subsidi dan Tata Niaga CPO Ilegal ke Mabes Polri Hukrim
Hukrim
Kamis, 04 Juni 2026 | 16:10 WIB

GEMPA Resmi Laporkan Dugaan Mafia BBM Subsidi dan Tata Niaga CPO Ilegal ke Mabes Polri

Jakarta, katakabar.com - Gerakan Mahasiswa dan Pemuda (GEMPA) Kota Dumai kembali mengambil langkah hukum dengan menyampaikan laporan dan pengaduan resmi ke Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri), terkait dugaan praktik mafia BBM subsidi, keberadaan gudang penimbunan BBM ilegal, serta dugaan tata niaga Crude Palm Oil (CPO) ilegal yang terjadi di Kota Dumai, Provinsi Riau. Langkah ini tindak lanjut dari laporan resmi yang sebelumnya telah disampaikan GEMPA kepada Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau beberapa waktu lalu. Sebelumnya, GEMPA telah menggelar aksi unjuk rasa dan menyerahkan dokumen pengaduan beserta data pendukung kepada Polda Riau terkait dugaan praktik penyalahgunaan BBM subsidi dan tata niaga CPO ilegal di Kota Dumai. Koordinator GEMPA, M. Afdhoel Al Anshori, mengatakan pelaporan ke Mabes Polri dilakukan untuk memastikan proses penegakan hukum berjalan secara profesional, transparan, dan mendapatkan pengawasan langsung dari Bareskrim Polri. "Kami hari ini secara resmi telah menyampaikan laporan dan dokumen pendukung ke Mabes Polri. Langkah ini bukan karena kami tidak percaya kepada Polda Riau, tetapi sebagai bentuk penguatan pengawasan agar dugaan praktik mafia BBM subsidi dan tata niaga CPO ilegal yang kami laporkan benar-benar ditindaklanjuti secara serius hingga tuntas," jelas Afdhoel. Menurutnya, persoalan dugaan mafia BBM subsidi dan tata niaga CPO ilegal bukan hanya merugikan masyarakat Kota Dumai, tetapi juga berpotensi merugikan keuangan negara dan mencederai tata kelola distribusi energi serta komoditas strategis nasional. GEMPA menilai praktik semacam ini harus menjadi perhatian serius seluruh aparat penegak hukum. "Kami berharap Mabes Polri melalui Bareskrim dapat melakukan supervisi dan monitoring terhadap penanganan laporan yang telah kami sampaikan sebelumnya ke Polda Riau. Negara tidak boleh kalah oleh mafia yang diduga memanfaatkan distribusi BBM subsidi maupun tata niaga komoditas untuk kepentingan kelompok tertentu," tegasnya. GEMPA juga menyatakan akan terus mengawal perkembangan penanganan laporan tersebut hingga terdapat kejelasan proses hukum. Mereka menegaskan bahwa gerakan ini merupakan bentuk kontrol sosial dan partisipasi masyarakat dalam mendukung upaya pemberantasan praktik-praktik ilegal yang merugikan publik. "Kami akan terus mengawal kasus ini. Kami percaya Polri di bawah kepemimpinan Kapolri memiliki komitmen kuat dalam memberantas mafia energi, penyelundupan, dan berbagai bentuk kejahatan ekonomi yang merugikan masyarakat serta negara. Kami berharap laporan ini mendapatkan perhatian serius baik di tingkat Polda Riau maupun Mabes Polri," tandasnya.

Mantap! Kapolres Inhil Terima Piagam Penghargaan Pelayanan Prima dari Kapolri Hukrim
Hukrim
Kamis, 19 Juni 2025 | 21:24 WIB

Mantap! Kapolres Inhil Terima Piagam Penghargaan Pelayanan Prima dari Kapolri

Jakarta, katakabar.com - Kabar gembira di Hari Ulang Tahun atau HUT Bhayangkara ke 79 tahun 2025 untuk Polres Indragiri Hilir jajaran, dengan meraih Piagam Penghargaan Pelayanan Publik dengan Kategori Pelayanan Prima (A) dari Kapolri. Di momen penuh kehormatan, Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Farouk Oktora, S.H., S.I.K. menerima Piagam Penghargaan Pelayanan Publik dengan Kategori Pelayanan Prima (A) dari Kapolri, Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. Piagam dengan Nomor Kep/872/VI/2025 tersebut diserahkan saat upacara resmi di Mabes Polri, Jakarta, pada 10 Juni 2025 lalu, sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian luar biasa Polres Inhil dalam memberikan layanan publik yang berkualitas, dan profesional. Di piagam tersebut disebutkan bahwa Polres Indragiri Hilir, Polda Riau, dinilai sebagai Unit Pelayanan Publik Terbaik berdasarkan hasil pemantauan, dan evaluasi kinerja penyelenggaraan pelayanan publik mandiri tingkat Polri tahun 2024. Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Farouk Oktora menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas penghargaan ini. “Penghargaan ini adalah buah dari kerja keras seluruh personel Polres Inhil serta dukungan masyarakat yang terus mendorong kami untuk memberikan pelayanan terbaik. Ini bukan akhir, melainkan motivasi untuk terus meningkatkan mutu pelayanan kami ke depan,” ujar seterlah terima piagam. Keberhasilan ini, kata Kapolres Indragiri Hikir, menjadi bukti nyata komitmen Polres Indragiri Hilir dalam menjawab tuntutan masyarakat akan layanan kepolisian yang cepat, transparan, dan berintegritas. Dengan penghargaan ini, Polres Inhil semakin mengukuhkan diri sebagai institusi pelayanan publik yang profesional dan modern. "Penghargaan dari Kapolri ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Polres Inhil, tetapi juga untuk seluruh masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir yang selama ini menjadi bagian dari proses perbaikan pelayanan kepolisian di wilayah tersebut," jelasnya