Penutupan
Sorotan terbaru dari Tag # Penutupan
KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Penutupan 40 Perlintasan Liar Hingga Agustus 2026
Jakarta, katakabar.com - PT KAI (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta terus perkuat komitmen meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api melalui program penutupan dan penanganan perlintasan sebidang liar di wilayah operasional Daop 1 Jakarta. Di mana targetnya hingga Agustus 2026, KAI Daop 1 Jakarta melakukan penutupan sebanyak 40 titik perlintasan liar yang tersebar di wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten. Program tersebut dilaksanakan secara bertahap melalui sinergi dan kolaborasi bersama pemerintah daerah setempat, Kepolisian, Balai Teknik Perkeretaapian kelas 1 Jakarta, aparat kewilayahan, serta stakeholder terkait lainnya guna menciptakan keselamatan perjalanan kereta api dan keselamatan masyarakat pengguna jalan. Sebaran penutupan perlintasan liar meliputi: * Kabupaten Bogor: 15 titik * DKI Jakarta: 7 titik * Sukabumi: 5 titik * Banten: 8 titik * Bekasi: 2 titik * Karawang: 2 titik * Depok: 1 titik. Program penutupan perlintasan liar dilakukan sebagai langkah nyata dalam mengurangi potensi kecelakaan di perlintasan sebidang tidak resmi yang sangat berbahaya karena umumnya tidak dilengkapi alat pengaman, tidak dijaga petugas, serta memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan perjalanan kereta api maupun masyarakat pengguna jalan. Wilayah Kabupaten Bogor 15 Titik Lokasi dilakukan di sejumlah lokasi antara lain: * KM 48+2/3 lintas Cilebut–Bogor kawasan Kampung Pledang * KM 49+512 lintas Cilebut–Bogor kawasan Gang Blok Asem * KM 51+7/8 lintas Nambo–Badak di Jalan Klapa Nunggal * KM 50+2/3 lintas Cilejit–Daru kawasan Desa Mekarsari * KM 53+285 lintas Daru–Tenjo kawasan Raya Cilaku * KM 46+172 lintas Bojonggede–Cilebut kawasan Sipatahuanan * KM 42+265 lintas Citayam–Bojonggede kawasan Dodol * KM 56+202 lintas Tenjo–Tigaraksa kawasan Kampung Sukalikatke * KM45+254 lintas Bojonggede-Cilebut * KM 41+550 lintas Citayam–Bojonggede kawasan Gang Paseban * KM 49+178 lintas Cilejit–Daru kawasan Kampung Lame * KM 50+164 lintas Cilebut–Bogor kawasan Tugu Wates * KM 49+296 lintas Cilebut–Bogor kawasan Gang Mesjid * KM 40+490 lintas Citayam–Bojonggede kawasan Gang Jamal * KM 16+269 lintas Maseng–Cigombong kawasan Slawi. Wilayah DKI Jakarta 7 Titik Lokasi dilakukan di wilayah Jakarta Selatan, Barat, Timur, Utara, dan Pusat meliputi: * KM 13+121 lintas Tebet–Cawang di Jalan Asem Baris, Jakarta Selatan * KM 12+279 lintas Kalideres–Poris di Jalan Pandan, Jakarta Barat * KM 9+187 lintas Tanah Abang–Palmerah di Gang Warga, Jakarta Pusat * KM 0+389 lintas Ancol–Rajawali di Jalan Pademangan Gang Mawa, Jakarta Utara * KM 2+450 lintas Angke–Duri di Jalan Kampung Angke, Jakarta Barat * KM 18+575 dan KM 18+844 lintas Buaran–Klender Baru kawasan Penggilingan, Jakarta Timur. Wilayah Sukabumi 5 Titik Lokasi di: * KM 50+991 lintas Karangtengah–Sukabumi kawasan Pada Asih * KM 58+179 lintas Sukabumi–Cianjur kawasan Cijangkar * KM 32+335 lintas Cicurug–Parungkuda kawasan Desa Langsari * KM 37+663 lintas Parungkuda–Cibadak kawasan Kampung Baru * KM 22+255 lintas Cigombong–Cicurug kawasan Hawai. Wilayah Banten – 8 Titik Lokasi dilakukan di Kabupaten Lebak, Tangerang Selatan, Serang, dan Cilegon meliputi: * KM 64+526 lintas Maja–Citeras kawasan Perkebunan, Lebak * KM 38+3/4 lintas Cicayur–Parungpanjang, Tangerang Selatan * KM 136+6/7 lintas Cilegon–Krenceng kawasan Cilegon, Ramanuju * KM 147+468 lintas Krenceng–Merak di Cilegon, Jalan Rosalia * KM 104+7/8 lintas Kreuseuk–Walantaka kawasan Serang, Walantaka * KM 73+438 lintas Citeras–Rangkasbitung kawasan Lebak, Nameng * KM 81+346 lintas Rangkasbitung–Jambu Baru kawasan Lebak, Kampung * KM 38+050 lintas Cisauk–Parungpanjang kawasan Tangsel, Kampung Kandang. Wilayah Bekasi 2 Titik Lokasi dilakukan di: * KM 30+826 lintas Bekasi Timur–Tambun * KM 24+780 lintas Kranji–Bekasi kawasan Pangeran Jayakarta. Wilayah Karawang – 2 Titik Lokasi dilakukan di: * KM 85+454 lintas Cikampek–Cibungur * KM 84+730 lintas Cikampek–Tanjungrasa kawasan Gang Madi. Wilayah Depok 1 Titik Lokasi dilakukan di: * KM 39+0 lintas Citayam–Cibinong kawasan Jlangen Kampung LIPI. Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan kegiatan penutupan perlintasan liar merupakan program berkelanjutan yang dilakukan secara bertahap bersama stakeholder terkait guna meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan. “KAI Daop 1 Jakarta terus berupaya meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan. Penutupan perlintasan liar dilakukan sebagai langkah preventif dan menciptakan perjalanan kereta api yang aman, selamat, dan tertib,” ujar Franoto. Franoto menambahkan keberhasilan program ini memerlukan dukungan dan kolaborasi aktif dari seluruh pihak mulai dari pemerintah daerah, Kepolisian, Balai Teknik Perkeretaapian kelas 1 Jakarta, aparat kewilayahan, hingga masyarakat. “Kami memohon dukungan dari masyarakat dan seluruh lini jajaran pemerintah terhadap kegiatan ini. Langkah penutupan perlintasan liar merupakan aksi bersama demi keselamatan bersama, baik bagi perjalanan kereta api maupun masyarakat pengguna jalan. Keselamatan adalah tanggung jawab kita bersama,” jelas Franoto, seraya menekankan 'Rel Bukan Jalan Pintas, Keselamatan adalah Prioritas'.
Bupati Minta DPR RI Turun Tangan Cari Solusi Penutupan Panglong Arang di Kepulauan Meranti
Kepulauan Meranti, karakabar.com - Penutupan sejumlah panglong arang di Kabupaten Kepulauan Meranti mulai menimbulkan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat pesisir. Menyikapi kondisi tersebut, Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, meminta DPR RI ikut turun tangan mencarikan solusi agar masyarakat tetap bisa bekerja tanpa mengabaikan aspek hukum dan kelestarian lingkungan. Permintaan itu disampaikan Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar saat menerima audiensi Anggota DPR RI Dapil Riau Fraksi PKB, Iyet Bustami, di Ruang Rapat Dinas PUPR Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin (18/5). Di pertemuan tersebut, H Asmar, menjelaskan penutupan panglong arang telah berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat yang selama ini menggantungkan mata pencaharian dari aktivitas pencarian kayu bakau, pengolahan arang, hingga distribusi dan perdagangan hasil produksi. “Banyak warga yang selama ini menggantungkan hidup dari aktivitas pencarian bakau, pengolahan arang, hingga aktivitas distribusi dan perdagangan, kini kehilangan mata pencaharian,” ujar Asmar. Sebagai langkah penanganan awal, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti telah menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat terdampak, termasuk Bantuan Pangan Non Tunai bekerja sama dengan Bulog. Tetapi, menurut H Asmar, bantuan tersebut hanya bersifat sementara. “Yang paling dibutuhkan masyarakat saat ini adalah solusi jangka panjang yang mampu menjaga keberlangsungan ekonomi rakyat tanpa mengabaikan aspek hukum dan kelestarian lingkungan,” jelasnya. Ia menegaskan, pemerintah daerah memahami bahwa langkah penertiban dilakukan dalam rangka penegakan hukum dan perlindungan kawasan mangrove serta kehutanan. Meski begitu, kondisi masyarakat pesisir yang telah bertahun-tahun menggantungkan hidup dari sektor arang juga perlu menjadi perhatian serius. “Lantaran itu, kami berharap melalui audiensi ini dapat terbangun komunikasi yang baik antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, DPR RI, aparat penegak hukum, dan seluruh pemangku kepentingan, sehingga lahir solusi yang bijaksana, manusiawi, dan berkeadilan,” tegasnya. H Asmar meminta dukungan DPR RI untuk memperjuangkan regulasi dan kebijakan yang memberikan kepastian hukum bagi masyarakat, termasuk mendorong tata kelola mangrove berkelanjutan, pembinaan usaha rakyat, hingga penyediaan alternatif lapangan pekerjaan bagi warga terdampak. Ketua DPRD Kepulauan Meranti, Khalid Ali, menimpali persoalan perizinan panglong arang memang menjadi kewenangan pemerintah pusat melalui kementerian terkait. Menurutnya, solusi tetap harus dicari agar keseimbangan antara penegakan hukum, kelestarian lingkungan, dan ekonomi masyarakat tetap terjaga. Sementara, Iyet Bustami, menyebut kedatangannya ke Kepulauan Meranti untuk mendengar langsung kondisi masyarakat terdampak penutupan panglong arang. “Barangkali ini bisa menjadi informasi yang akurat untuk saya sampaikan ke pusat,” ucapnya. Ia juga menegaskan penindakan terhadap aktivitas yang merusak lingkungan telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2025. Namun demikian, aspek sosial dan ekonomi masyarakat tetap harus menjadi perhatian pemerintah. “Insya Allah, sambil menunggu data, saya akan berkoordinasi dengan rekan-rekan di Komisi IV DPR RI untuk melakukan audiensi bersama Kementerian Kehutanan dan kementerian terkait lainnya guna mencari solusi agar masyarakat bisa kembali bekerja,” terangnya. Lepas audiensi, rombongan meninjau langsung panglong arang di Desa Batin Suir, Kecamatan Tebingtinggi Timur. Dalam kesempatan tersebut, turut disalurkan sebanyak 100 paket sembako kepada para pekerja yang terdampak penutupan panglong arang.
Penutupan MTQ ke 49 2024, Pertahankan Gelar Air Jamban Raih Juara Umum
Mandau, katakabar.com - Pergelaran Musabaqah Tilawatil Quran atau MTQ ke 49 Tingkat Kecamatan Mandau Tahun 2024, resmi ditutup, Rabu (7/8) malam. Camat Mandau Riki Rihardi bersama bersama Ketua TP-PKK Kecamatan Mandau Dewi Asdinar, remi tutup perhelatan tahunan tersebut setelah dibuka pada 1 Agustus 2024 lalu.
Penutupan MTQ XLI Provinsi Riau, Kepulauan Meranti Diurutan ke Sembilan
Rengat, katakabar.com - Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke XLI Tingkat Provinsi Riau tahun 2023 resmi ditutup di Astaka Utama Kawasan Danau Raja, Kota Rengat Kabupaten Indragiri Hulu, Sabtu (18/11) malam. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, Asmar diwakili Staf Ahli Bupati, M. Mahdi hadir pada penutupan MTQ XLI Provinsi Riau tahun 2023. Plt Gubernur Riau, H. Edy Natar Nasution diwakili Asisten I Setdaprov, Masrul Kasmy dihadiri Ketua DPRD Provinsi Riau, Ketua LPTQ Provinsi Riau, dan bupati walikota se Provinsi Riau, yang menutup kegiatan syiar islam tahunan. Di ajang itu, juara umum diraih Kabupaten Bengkalis dengan nilai 82 poin, disusul Pekanbaru 64 poin, dan Rokan Hilir 53 poin. Sedang, Kepulauan Meranti berada di posisi kesembilan dengan nilai 21 poin, di atas tuan rumah Indragiri Hulu 20 poin, Siak 20 poin dan Kuantan Singingi 17 poin. Staf Ahli Bupati, M. Mahdi ucapkan selamat dan tahniah kepada para peserta yang berhasil keluar sebagai juara dalam perhelatan itu. "Meski berada di urutan kesembilan, para peserta dari kafilah Kepulauan Meranti telah berhasil menunjukkan prestasinya," ujar Mahdi. Diketahui, Kafilah Kepulauan Meranti telah berhasil merebut juara dalam beberapa cabang, yakni juara I tartil putri dan tilawah anak putra. Kemudian juara II untuk tartil putra, qiraat murattal remaja putra dan hifzil 5 juz putra. Selanjutnya juara III untuk qiraat murattal remaja putri dan khat kontemporer putri. "Prestasi itu cukup membanggakan dan patut kita apresiasi," jelasnya. Kepada para peserta yang belum berhasil keluar sebagai juara untuk tidak berkecil hati dan terus berlatih agar menjadi yang terbaik kedepannya. "Kami ucapkan terima kasih kepada pelatih dan official yang telah membina serta membimbing Kafilah Kabupaten Kepulauan Meranti pada perhelatan MTQ kali ini," sebutnya.