Sebidang

Sorotan terbaru dari Tag # Sebidang

Tingkatkan Keselamatan Perjalanan: KAI Daop 1 Jakarta Tutup Perlintasan Sebidang Liar di Tangerang Lingkungan
Lingkungan
14 jam yang lalu

Tingkatkan Keselamatan Perjalanan: KAI Daop 1 Jakarta Tutup Perlintasan Sebidang Liar di Tangerang

Jakarta, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta terus perkuat upaya peningkatan keselamatan perjalanan kereta api melalui penataan akses masyarakat di sekitar jalur rel. Di antars langkah yang dilakukan adalah penutupan perlintasan sebidang tidak resmi di KM 38+6/7 yang berada di wilayah Kelurahan Jatake, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (9/6) kemarin. Penutupan itu dilakukan sebagai bagian dari program berkelanjutan KAI dalam menciptakan operasional perkeretaapian yang semakin aman, selamat, dan andal, sekaligus mengurangi potensi kecelakaan yang dapat terjadi akibat aktivitas masyarakat yang melintas pada akses yang tidak diperuntukkan sebagai perlintasan resmi. Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan keberadaan perlintasan liar masih menjadi salah satu tantangan dalam upaya peningkatan keselamatan perkeretaapian. Lantaran itu, KAI secara konsisten melakukan penataan dan penutupan akses-akses yang berpotensi membahayakan perjalanan kereta api maupun keselamatan masyarakat. “Keselamatan merupakan prioritas utama KAI. Penutupan perlintasan tidak resmi ini merupakan langkah preventif untuk mengurangi potensi terjadinya kecelakaan di jalur kereta api. Kami mengajak masyarakat untuk menggunakan perlintasan resmi yang telah dilengkapi fasilitas keselamatan serta mematuhi seluruh aturan yang berlaku di area perkeretaapian,” ujar Franoto. Kegiatan penutupan melibatkan berbagai unsur, antara lain jajaran KAI Daop 1 Jakarta, Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jakarta dan Banten, aparat keamanan, unsur pengamanan internal KAI, serta perangkat wilayah setempat. Sinergi antarinstansi tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung terciptanya keselamatan transportasi perkeretaapian yang berkelanjutan. Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemasangan patok penghalang sehingga akses tersebut tertutup secara permanen dan tidak lagi dapat dilalui kendaraan maupun pejalan kaki. Seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai prosedur keselamatan dan tidak mengganggu operasional perjalanan kereta api. Franoto menambahkan bahwa penutupan perlintasan tidak resmi merupakan salah satu bentuk implementasi komitmen KAI dalam mendukung program peningkatan keselamatan perkeretaapian nasional. Selain melalui penataan akses, KAI juga terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya beraktivitas di jalur rel dan pentingnya disiplin berlalu lintas di perlintasan sebidang. “Kami mengapresiasi dukungan pemerintah daerah, aparat terkait, serta masyarakat dalam setiap upaya peningkatan keselamatan yang dilakukan KAI. Keselamatan di perlintasan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan partisipasi seluruh pihak,” tambahnya. Diharapkan langkah ini dapat menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan berkeselamatan bagi seluruh pelanggan maupun masyarakat di sekitar jalur kereta api.

Kolaborasi KAI, DJKA dan BTP Tingkatkan Keselamatan di Perlintasan Sebidang di Libur Lebaran 2026 Lingkungan
Lingkungan
Selasa, 24 Maret 2026 | 11:18 WIB

Kolaborasi KAI, DJKA dan BTP Tingkatkan Keselamatan di Perlintasan Sebidang di Libur Lebaran 2026

Palembang, katakabar.com - Masa libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah Tahun 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang terus perkuat komitmen keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan. Melalui kolaborasi strategis bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) dan Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas II Palembang, KAI Divre III Palembang menggelar sosialisasi keselamatan di sejumlah perlintasan sebidang, khususnya yang tidak dilengkapi palang pintu. Upaya ini penting seiring meningkatnya mobilitas masyarakat selama masa angkutan Lebaran, di mana potensi kepadatan lalu lintas di sekitar jalur kereta api juga mengalami peningkatan signifikan. Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, menjelaskan kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih waspada saat melintasi perlintasan sebidang. “Kami bersama DJKA dan BTP Kelas II Palembang secara aktif mengingatkan masyarakat bahwa keselamatan di perlintasan sebidang merupakan tanggung jawab bersama. Dengan meningkatnya mobilitas saat Lebaran, kewaspadaan pengguna jalan harus semakin ditingkatkan,” kata Aida. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan di empat titik, yakni: - JPL 88 KM 396+7 emplasemen Stasiun Kramasan * KM 396+5 emplasemen Stasiun Kramasan (perlintasan bawah Fly Over Kramasan) * KM 384+8 emplasemen Stasiun Kramasan (Perlintasan Kapuk) * JPL 87B KM 393+9 petak jalan antara Stasiun Kramasan – Stasiun Simpang (Perlintasan Muara Kelingi) Dalam kegiatan tersebut, petugas turun langsung ke lapangan untuk memberikan imbauan kepada pengguna jalan, sekaligus memasang spanduk keselamatan sebagai pengingat visual yang mudah dikenali masyarakat. Sepanjang bulan Maret 2026, KAI Divre III Palembang telah melaksanakan kegiatan sosialisasi keselamatan sebanyak 6 kali serta memasang 70 spanduk di berbagai titik perlintasan wilayah Divre III Palembang, dengan fokus pada perlintasan tanpa palang pintu yang memiliki tingkat risiko lebih tinggi. Aida menambahkan upaya peningkatan keselamatan tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor serta dukungan penuh dari masyarakat. “Perlintasan sebidang bukan hanya tanggung jawab KAI atau pemerintah, tetapi juga seluruh pengguna jalan. Peran aktif masyarakat sangat krusial dalam menciptakan keselamatan, di antaranya dengan mematuhi rambu lalu lintas, mendahulukan perjalanan kereta api, serta tidak menerobos palang pintu,” tegasnya. KAI Divre III Palembang juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar jalur kereta api. Warga diharapkan dapat segera melaporkan apabila menemukan potensi bahaya atau adanya perlintasan liar baru kepada petugas di stasiun terdekat maupun melalui Contact Center KAI 121. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk mendukung upaya penutupan perlintasan ilegal yang berpotensi membahayakan keselamatan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan. “Melalui sinergi antara KAI, DJKA, BTP Kelas II Palembang, serta partisipasi aktif masyarakat, diharapkan keselamatan di perlintasan sebidang dapat terus meningkat, sehingga perjalanan kereta api dan aktivitas masyarakat selama masa libur Lebaran dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan selamat,” sebut Aida.

KAI Daop 8 dan Railfans Edukasi Pengguna Jalan di Perlintasan Sebidang Default
Default
Minggu, 10 Agustus 2025 | 18:10 WIB

KAI Daop 8 dan Railfans Edukasi Pengguna Jalan di Perlintasan Sebidang

Surabaya, katakabar.com - Guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan di perlintasan sebidang, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya gelar kegiatan sosialisasi keselamatan perjalanan kereta api yang melibatkan komunitas pecinta kereta api (Railfans) Java Train. Kegiatan ini digelar di salah satu titik perlintasan rawan kecelakaan di Jalur Perlintasan Langsung atau JPL Nomor 78, Jalan Kolonel Sugiono, Kota Malang, Sabtu (9/8) kemarin. Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif menjelaskan, sinergi antara operator kereta api dan komunitas sangat penting untuk menciptakan budaya keselamatan bersama. "Kami bersama Komunitas Java Train kembali menyelenggarakan sosialisasi keselamatan yang bertujuan untuk mengedukasi pengguna jalan agar lebih disiplin saat melintasi perlintasan sebidang, tidak menerobos, serta mematuhi rambu-rambu yang ada," ujarnya. Sementara, Ketua Umum Divisi Pusat Java Train Indonesia, Panca Agung mengutarakan, keselamatan tanggung jawab bersama. Kami sebagai komunitas railfans yang selama ini dekat dengan dunia perkeretaapian turut berkontribusi dalam menyebarkan pesan-pesan keselamatan kepada masyarakat luas. Di kegiatan ini, kata Panca, tim dari KAI Daop 8 Surabaya bersama para pengurus maupun anggota dari komunitas railfans turut serta melakukan kampanye simpatik kepada pengguna jalan agar dapat tertib ketika akan melintasi perlintasan sebidang, membagikan pamflet himbauan keselamatan, serta memberikan edukasi langsung di lapangan mengenai tata cara melintasi perlintasan sebidang yang aman.

Libur Sekolah, KAI Ajak Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan di Perlintasan Sebidang Lingkungan
Lingkungan
Minggu, 06 Juli 2025 | 13:07 WIB

Libur Sekolah, KAI Ajak Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan di Perlintasan Sebidang

Jakarta, katakabar.com - Di masa libur sekolah identik dengan meningkatnya aktivitas masyarakat, PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengajak seluruh pengguna jalan untuk bersama-sama menjaga keselamatan saat melintas di perlintasan sebidang. Melalui semangat kolaborasi, KAI menekankan pentingnya kedisiplinan dan kewaspadaan sebagai fondasi utama dalam menciptakan perjalanan yang aman dan lancar. “Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Dengan disiplin saat melintasi di perlintasan sebidang kereta api, kita turut menjaga nyawa dan kelancaran perjalanan banyak orang,” ujar Vice President Public Relations KAI, Anne Purba. Ia mengimbau agar masyarakat selalu tengok kanan-kiri sebelum melintas dan menghormati rambu, serta palang pintu yang ada. Sebagai bentuk nyata komitmen terhadap keselamatan bersama, KAI terus melakukan penataan perlintasan sebidang secara bertahap. Dari Januari hingga akhir Juni 2025, sebanyak 187 perlintasan telah berhasil ditutup. Jumlah ini merupakan bagian dari target 292 penutupan perlintasan pada tahun ini, melanjutkan progres signifikan dari tahun-tahun sebelumnya (123 titik pada 2023 dan 309 titik pada 2024). Penutupan ini dilakukan sesuai amanat Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 94 Tahun 2018 yang mengatur penutupan perlintasan tanpa penjagaan, tanpa palang, atau dengan lebar kurang dari dua meter. “Langkah ini kami ambil demi menciptakan perjalanan kerta api yang lebih aman, selamat dan teratur bagi semua. KAI juga terus mendorong agar perlintasan sebidang diubah menjadi tidak sebidang melalui pembangunan flyover atau underpass demi meningkatkan keselamatan bersama,” imbuhnya. Upaya preventif lainnya dilakukan melalui edukasi berkelanjutan kepada masyarakat. Spanduk keselamatan, kampanye bersama komunitas pecinta kereta api, hingga pendekatan ke masyarakat sekitar jalur rel terus digalakkan.