Enam Hal Perlu Disiapkan Perusahaan Sebelum Terapkan Tanda Tangan Digital Tekno
Tekno
6 jam yang lalu

Enam Hal Perlu Disiapkan Perusahaan Sebelum Terapkan Tanda Tangan Digital

Jakarta, katakabar.com - Sebelum menerapkan tanda tangan digital, perusahaan perlu menyiapkan aspek legal, keamanan, teknologi, serta alur kerja yang sesuai. Persiapan yang tepat membantu memastikan tanda tangan digital dapat digunakan secara aman, sah, dan efektif dalam proses bisnis. Banyak perusahaan ingin memangkas waktu persetujuan dokumen tahun ini. Sayangnya, sebagian langsung membuka akun tanpa persiapan internal. Menerapkan tanda tangan digital menuntut kesiapan proses, bukan sekadar berlangganan layanan. Akibatnya terasa pada minggu-minggu pertama pemakaian. Tim bingung menentukan siapa yang harus menandatangani lebih dulu. Pendaftaran akun tertahan karena berkas badan usaha belum lengkap. Adopsi melambat, lalu karyawan kembali mencetak dokumen seperti semula. Persiapan yang runtut mencegah kekacauan tersebut. Perusahaan yang hendak buat tanda tangan digital sebaiknya menuntaskan enam hal berikut. Urutannya disusun dari yang paling menentukan. Petakan Dokumen dan Tnentukan Alur Persetujuan Langkah pertama adalah mendata dokumen yang rutin terbit setiap bulan. Pisahkan dokumen internal, dokumen pelanggan, dan dokumen eksternal seperti kontrak vendor. Tandai berkas mana yang wajib dibubuhi meterai elektronik. Pemetaan ini menentukan volume kebutuhan sekaligus jenis akun yang dipilih. Sesuaikan Metode Penandatanganan Alur persetujuan tiap dokumen tidak pernah seragam. Dokumen tanpa keterlibatan pihak lain cukup ditandatangani secara tunggal. Persetujuan banyak pihak tanpa urutan tertentu memakai metode paralel. Approval berjenjang dari staf sampai direksi memakai metode hierarki. Kesiapan Legalitas Sebelum Menerapkan Tanda Tangan Digital Pendaftaran akun korporat menuntut berkas badan usaha yang lengkap. Perwakilan yang mendaftar harus tercantum dalam akta pendirian perusahaan. Verifikasinya dilakukan tim registration authority dalam waktu maksimal 1×24 jam. Berkas Perlu Disiapkan Empat dokumen berikut sebaiknya dikumpulkan sebelum proses dimulai: ● Akta pendirian badan usaha ● SK Kemenkumham ● NPWP dan nomor NIB ● Email sysadmin korporat yang masih aktif Siapkan Identitas Karyawan dan Model Akses Sistem Penerapan e signature di lingkungan korporat dimulai dari verifikasi identitas. Berkas yang diminta berupa foto KTP, nomor telepon aktif, dan email berdomain perusahaan. Pastikan alamat email sudah benar sejak awal pendaftaran. Email yang telah terdaftar tidak dapat diubah di kemudian hari. Pilihan Akses Tersedia Model akses menyesuaikan kontrol dokumen dan arsitektur sistem perusahaan: ● Portal web dan aplikasi mobile untuk kebutuhan harian ● API cloud untuk proses bisnis yang menuntut otomasi ● Penandatanganan on premise ketika dokumen wajib tetap di server sendiri ● OAuth2 untuk kontrol akses yang terpusat Menata Tata Kelola Sertifikat Sepanjang Masa Berlaku Sertifikat elektronik berlaku satu tahun dan dapat diperpanjang. Tandai jadwal perpanjangan jauh sebelum masa aktifnya berakhir. Proses re-key dilakukan sebelum kedaluwarsa, sedangkan pendaftaran ulang sesudahnya. Tunjuk pula pengganti sysadmin agar akun tetap terkelola saat pemegangnya cuti. Prosedur Sering Terlupakan Pencabutan sertifikat kerap baru dipikirkan ketika karyawan mengundurkan diri. Padahal alurnya memerlukan surat resmi yang ditandatangani secara elektronik. Menyusun prosedurnya sejak awal menutup celah keamanan di kemudian hari. Enam Langkah Menerapkan Tanda Tangan Digital secara Bertahap Ringkasnya, persiapan perusahaan berjalan dalam urutan berikut: 1. Petakan dokumen rutin beserta kebutuhan meterainya. 2. Tentukan alur persetujuan dan peran setiap pengguna. 3. Lengkapi berkas legalitas untuk pendaftaran akun korporat. 4. Siapkan identitas karyawan beserta email domain perusahaan. 5. Pilih model akses dan integrasi yang sesuai sistem internal. 6. Susun tata kelola sertifikat, dari perpanjangan hingga pencabutan. Landasan hukumnya sendiri sudah lama tersedia. Undang-Undang ITE beserta perubahannya dan Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 mengakui tanda tangan elektronik tersertifikasi. Kesiapan internal yang justru menentukan seberapa cepat manfaatnya terasa. ezSign menyediakan layanan e signature beserta sertifikat elektronik untuk kebutuhan personal dan korporat. Sistem keamanan informasinya mengacu pada standar ISO 27001 dengan autentikasi dua faktor. Perusahaan yang sedang menyusun rencana penerapan dapat berdiskusi melalui kanal resmi ezSign. Pertanyaan Sering Diajukan 1. Berapa lama proses aktivasi akun korporat berlangsung? Tim registration authority memproses aktivasi akun korporat dalam waktu maksimal 1×24 jam. 2. Apakah alamat email yang sudah terdaftar bisa diganti? Tidak, email yang telah terdaftar tidak dapat diubah sehingga perlu dipastikan sejak pendaftaran. 3. Apa yang terjadi bila sertifikat elektronik sudah kedaluwarsa? Sertifikat menjadi tidak valid dan pengguna perlu mendaftar ulang untuk mengaktifkannya kembali.

Banyak Orang Salah Fokus Saat Pilih Motor, Padahal Fitur Ini Dipakai Hampir Setiap Hari Tekno
Tekno
12 jam yang lalu

Banyak Orang Salah Fokus Saat Pilih Motor, Padahal Fitur Ini Dipakai Hampir Setiap Hari

Jakarta, katakabar.com - Saat membeli motor matic, banyak orang masih menjadikan desain, warna, atau performa mesin sebagai pertimbangan utama. Padahal, setelah motor digunakan setiap hari, justru fitur-fitur sederhana yang berkaitan dengan kepraktisan menjadi yang paling sering dimanfaatkan. Perubahan gaya hidup menjadi salah satu penyebabnya. Kini, motor tidak lagi hanya digunakan untuk pergi dan pulang kerja. Dalam satu hari, banyak orang berpindah ke beberapa lokasi sekaligus, mulai dari kantor, meeting dengan klien, coffee shop, pusat kebugaran, hingga berbelanja kebutuhan harian. Mobilitas yang semakin tinggi membuat ekspektasi terhadap sebuah motor pun ikut berubah. Pengguna kini membutuhkan kendaraan yang bukan hanya nyaman dikendarai, tetapi juga mampu membuat aktivitas sehari-hari menjadi lebih praktis. Lalu, fitur seperti apa yang sebenarnya paling dibutuhkan? Ketika Barang Bawaan Semakin Banyak, Ruang Penyimpanan Lebih Berarti Banyak pengguna baru menyadari pentingnya kapasitas bagasi setelah motor digunakan setiap hari. Saat aktivitas semakin padat, barang yang dibawa pun ikut bertambah. Mulai dari helm saat parkir, jas hujan, jaket, tumbler, charger, hingga barang belanja sering kali harus ikut dibawa dalam satu perjalanan. Karena itu, ruang penyimpanan yang luas menjadi salah satu fitur yang paling sering digunakan. Barang dapat disimpan lebih rapi tanpa memenuhi area dek kaki atau mengurangi kenyamanan berkendara. Yamaha Grand Filano Hybrid hadir dengan bagasi berkapasitas 27 liter, salah satu yang terbesar di kelasnya. Kapasitas tersebut memberikan ruang yang lega untuk mendukung berbagai kebutuhan mobilitas sehari-hari. Ketika Motor Digunakan Setiap Hari, Efisiensi Pengeluaran Terasa Bagi pengguna yang mengandalkan motor sebagai kendaraan utama, konsumsi bahan bakar menjadi salah satu hal yang paling sering dirasakan manfaatnya. Semakin sering motor digunakan, semakin besar pula pengaruh efisiensi bahan bakar terhadap biaya operasional. Lantaran itu, motor yang irit bukan hanya membantu menghemat pengeluaran, tetapi juga mengurangi frekuensi mengisi bahan bakar saat digunakan untuk mobilitas harian. Yamaha Grand Filano Hybrid menggunakan teknologi Blue Core Hybrid dengan konsumsi bahan bakar mencapai 60,2 km/liter berdasarkan metode pengujian WMTC, sehingga cocok untuk penggunaan harian. Ketika Waktu Berharga, Hal-hal Kecil Ikut Membuat Perbedaan Dalam rutinitas yang padat, hal sederhana sering kali memberikan dampak besar terhadap kenyamanan. Misalnya saat mengisi bahan bakar. Membuka jok terlebih dahulu sebelum mengisi bensin mungkin hanya membutuhkan beberapa detik, tetapi ketika dilakukan berulang kali, pengguna akan mulai merasakan pentingnya proses yang lebih praktis. Melalui Smart Front Refuel, Yamaha Grand Filano Hybrid memungkinkan pengisian bahan bakar dilakukan dari bagian depan tanpa membuka jok, sehingga lebih mudah digunakan, terutama ketika membawa banyak barang. Hal serupa juga berlaku pada Smart Key System. Pengguna tidak perlu lagi mencari anak kunci di dalam tas atau saku setiap kali ingin menggunakan motor. Fitur sederhana seperti ini justru menjadi bagian yang paling sering dirasakan dalam penggunaan sehari-hari. Ketika Kendaraan Terhubung dengan Smartphone, Informasi Lebih Mudah Diakses Motor modern kini tidak hanya berfungsi sebagai alat transportasi, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem digital penggunanya. Melalui aplikasi Y-Connect, Yamaha Grand Filano Hybrid memungkinkan pengguna memantau berbagai informasi kendaraan melalui smartphone, seperti pengingat servis, konsumsi bahan bakar, hingga notifikasi tertentu. Kehadiran fitur ini membantu pengguna mengelola kendaraan dengan lebih praktis tanpa perlu melakukan pengecekan secara manual. Fitur Paling Bernilai Adalah Fitur Benar-benar Digunakan Memilih motor bukan hanya soal tampilan atau spesifikasi di atas kertas. Dalam penggunaan sehari-hari, justru fitur-fitur yang mendukung kenyamanan dan kepraktisan akan paling sering dirasakan manfaatnya. Bagasi yang luas, konsumsi bahan bakar yang efisien, pengisian bensin yang praktis, sistem kunci tanpa anak kunci, hingga konektivitas dengan smartphone merupakan contoh fitur yang memberikan manfaat nyata dalam rutinitas harian. Bagi pengguna yang mencari motor matic dengan utilitas lengkap, Yamaha Grand Filano Hybrid menghadirkan seluruh fitur tersebut dalam satu paket. Motor ini dipasarkan dengan harga rekomendasi mulai Rp28.665.000 OTR Jakarta, menjadikannya salah satu pilihan menarik bagi pengguna yang mengutamakan kepraktisan untuk mendukung mobilitas sehari-hari.

Vritimes Hadirkan Solusi SEO, AIO, dan Brand Awareness di IBW 2026 Tekno
Tekno
14 jam yang lalu

Vritimes Hadirkan Solusi SEO, AIO, dan Brand Awareness di IBW 2026

Jakarta, katakabar.com - Di tengah pesatnya perkembangan teknologi blockchain yang kian berfokus pada dampak nyata, tantangan terbesar bagi para inovator Web3 kini bukan lagi sekadar membangun teknologi, melainkan membangun kepercayaan publik serta visibilitas yang valid di ruang digital. Menjawab tantangan tersebut, platform distribusi siaran pers berbasis SaaS, Vritimes, hadir membuka booth interaktif dalam gelaran Indonesia Blockchain Week (IBW) 2026 Summit yang berlangsung pada 12 hingga 13 Agustus 2026 di Jakarta. Sejalan dengan tema utama konferensi "Turning Infrastructure into Impact", Vritimes membawa narasi baru tentang bagaimana strategi publikasi berita yang tepat dapat mengubah infrastruktur teknis yang rumit menjadi reputasi digital yang kuat, tepercaya, dan berdampak nyata. Melalui keikutsertaannya di IBW 2026, Vritimes memperagakan bagaimana narasi perusahaan dapat diolah menjadi aset komunikasi terpadu yang mendongkrak Brand Awareness, SEO (Search Engine Optimization), hingga AIO (Artificial Intelligence Optimization). Dengan mendistribusikan siaran pers ke ratusan media massa berotoritas tinggi, VRITIMES membantu proyek blockchain dan startup teknologi menembus batas pasar konvensional untuk membangun Brand Awareness secara luas di mata publik maupun investor. Jejak publikasi di media tersebut secara otomatis menghasilkan backlink yang memperkuat performa SEO dan peringkat kata kunci organik di mesin pencari Google. Manajemen Vritimes Inc. mengungkapkan bahwa di era pencerapan informasi berbasis AI saat ini, siaran pers telah bertransformasi menjadi infrastruktur reputasi digital yang menentukan apakah suatu merek diakui dan direferensikan secara akurat oleh algoritma masa depan. Antusiasme tinggi terlihat di booth Vritimes sepanjang acara, di mana puluhan pendiri Web3, pengembang teknologi, dan eksekutif pemasaran melakukan konsultasi strategi PR digital serta menguji langsung dasbor platform. Kehadiran perusahaan asal Tokyo ini di IBW 2026 menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi transformasi industri teknologi Indonesia melalui solusi komunikasi yang efisien, terukur, dan siap menghadapi lanskap pencarian masa depan.

ITSEC Asia Luncurkan ITSEC Cyber & AI Academy, Siapkan Talenta Indonesia Amankan dan Pimpin Era AI Tekno
Tekno
Kemarin

ITSEC Asia Luncurkan ITSEC Cyber & AI Academy, Siapkan Talenta Indonesia Amankan dan Pimpin Era AI

Jakarta, katakabar.com - PT ITSEC Asia Tbk (ITSEC Asia) (IDX: CYBR), perusahaan cybersecurity dengan pengalaman 16 tahun, resmi luncurkan ITSEC Cyber & AI Academy di kantor pusat ITSEC Asia, Jakarta. Academy ini hadir untuk memperkuat talenta cybersecurity dan AI Indonesia melalui pembelajaran berbasis praktik, pengalaman dunia nyata dan teknologi yang dirancang untuk kebutuhan profesional dan organisasi. Peluncuran ini dihadiri sejumlah pejabat pemerintah dan perwakilan institusi nasional, yakni Nezar Patria, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia; Edwin Hidayat, Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia; Stella Christie, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia; Tiar Nabilla Karbala, Staf Khusus Presiden Republik Indonesia Bidang UMKM dan Teknologi Digital; serta Marsekal Pertama TNI I Ketut S. Wahyu Wijaya, M.A., Komandan Satuan Siber TNI AU, yang mewakili Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M., Kepala Staf Angkatan Udara. Acara ini juga dihadiri oleh para pemimpin industri, profesional teknologi, mitra dan rekan-rekan media. Percepatan digitalisasi dan adopsi artificial intelligence (AI) membuat kebutuhan terhadap talenta yang mampu mengembangkan sekaligus mengamankan teknologi semakin besar. Organisasi membutuhkan profesional yang dapat menghadapi ancaman siber, menguji ketahanan sistem, membangun solusi berbasis AI serta memahami aspek keamanan dan tata kelola teknologi. Kondisi tersebut menempatkan pengembangan talenta cybersecurity dan AI sebagai bagian dari kesiapan Indonesia menghadapi ekonomi digital. Pemerintah juga terus mendorong pengembangan talenta digital dan AI untuk memperkuat kemampuan Indonesia dalam mengembangkan dan memanfaatkan teknologi. “Indonesia membutuhkan sekitar 9 juta talenta digital pada 2030, sementara saat ini kita baru memiliki sekitar 3 juta. Kesenjangan ini tidak dapat diatasi oleh pemerintah sendiri. Dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, industri dan institusi pendidikan untuk menyiapkan talenta yang dibutuhkan Indonesia di tengah pertumbuhan ekonomi digital. Inisiatif seperti ITSEC Cyber & AI Academy dapat menjadi bagian dari upaya tersebut dengan memperkuat kesiapan talenta di bidang cybersecurity dan AI,” kata Nezar Patria, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia. Kurun 16 tahun, ITSEC Asia telah membangun pengalaman dalam membantu organisasi menghadapi berbagai tantangan cybersecurity. Melalui ITSEC Cyber & AI Academy, pengalaman tersebut diterjemahkan menjadi pembelajaran yang dirancang untuk membantu profesional mengembangkan kemampuan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. "Selama 16 tahun, ITSEC Asia telah berada di garis depan cybersecurity. Sekarang kami membawa pengalaman tersebut ke dalam pengembangan talenta yang akan menjadi bagian dari generasi berikutnya yang menjaga masa depan digital Indonesia," ujar Patrick Dannacher, President Director ITSEC Asia. "Tantangan cybersecurity dan AI terus berkembang. Karena itu, kita membutuhkan lebih banyak profesional yang mampu memahami teknologi secara praktis, mengamankannya dan menggunakannya secara bertanggung jawab. ITSEC Cyber & AI Academy merupakan bagian dari komitmen kami untuk berkontribusi pada penguatan kapabilitas digital Indonesia," jelsnya. Dengan filosofi "We don't just train defenders. We create them.", Academy menggunakan pendekatan practitioner-led yang menempatkan pengalaman praktis sebagai bagian utama dari proses pembelajaran. Peserta dapat mengikuti perjalanan pengembangan kompetensi yang mencakup asesmen, pembelajaran, praktik dan evaluasi. “Indonesia memiliki kekuatan besar dalam bentuk data. Namun, data baru menjadi kekuatan strategis ketika kita memiliki kemampuan untuk melindunginya dan menggunakannya dengan tepat. AI dapat membantu kita menyelesaikan berbagai persoalan yang relevan bagi Indonesia, tetapi hal tersebut membutuhkan talenta yang memahami teknologi sekaligus data yang menjadi dasarnya,” ujar Stella Christie, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia. Defend & Attack. Build & Govern. ITSEC Cyber & AI Academy memiliki dua fokus utama yang dirancang untuk menjawab kebutuhan kompetensi di era digital. Cybersecurity Academy: Defend & Attack membangun kemampuan untuk memahami, menguji, mempertahankan dan merespons ancaman siber. Pendekatan ini memberikan peserta perspektif defensif dan ofensif agar mereka memahami bagaimana sistem dilindungi sekaligus bagaimana kerentanan dapat ditemukan dan diuji. AI Academy: Build & Govern berfokus pada kemampuan membangun, menerapkan dan mengelola teknologi AI dengan mempertimbangkan aspek keamanan dan tata kelola. Pendekatan ini menjawab kebutuhan organisasi yang semakin banyak menggunakan AI dalam proses bisnis dan pengambilan keputusan. Yulius C. Rusli, President Director ITSEC Cyber & AI Academy, mengatakan bahwa pendekatan Academy dirancang berdasarkan kebutuhan nyata yang dihadapi profesional di lapangan. "Kami membangun Academy dengan pendekatan yang berangkat dari kebutuhan nyata di lapangan. Peserta tidak hanya mempelajari konsep cybersecurity dan AI, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk menguji kemampuan melalui asesmen, pembelajaran adaptif dan simulasi yang dirancang menyerupai kondisi yang mereka hadapi dalam pekerjaan." "Ekosistem teknologi seperti AKSI, CAKRA, SAKTI, PERISAI dan JAGA memungkinkan kami membangun perjalanan pembelajaran yang lebih terukur, mulai dari mengidentifikasi kompetensi hingga menguji kemampuan dalam skenario yang realistis." Didukung Ekosistem Teknologi dari Asesmen hingga Simulasi Untuk mendukung perjalanan pembelajaran tersebut, ITSEC Cyber & AI Academy menghadirkan ekosistem teknologi yang mencakup asesmen, pembelajaran, pengembangan kompetensi, simulasi dan cyber awareness. AKSI (Asesmen Kompetensi Sistematis dan Integratif) digunakan untuk mengidentifikasi kompetensi kandidat, termasuk kemampuan teknis, aptitude dan soft skills. CAKRA (Capaian Akademik Kompetensi Siber Resiliensi Akselerasi) mendukung pengelolaan pembelajaran dan kompetensi dalam satu lingkungan pembelajaran. Untuk pembelajaran berbasis AI, SAKTI (Sistem AI untuk Kompetensi, Teknologi, dan Inovasi) menyediakan jalur pembelajaran adaptif untuk AI, cybersecurity, intelligence, data dan programming, termasuk evaluasi yang dipersonalisasi serta fitur proctoring dan anti-cheating. Sementara, PERISAI (Platform Emulasi Realistik untuk Intelijen Siber dan Ancaman Infrastruktur) menyediakan cyber range berbasis AI untuk mensimulasikan skenario cybersecurity, AI security dan intelligence. JAGA (Jaringan Awareness dan Governance untuk Aset Nasional) mendukung kebutuhan cyber awareness organisasi melalui simulasi phishing berbasis AI, pelatihan interaktif dan analitik kinerja. Ekosistem tersebut memungkinkan Academy menghubungkan proses asesmen, pembelajaran, praktik, simulasi dan evaluasi dalam satu perjalanan pengembangan kompetensi. Membangun Pipeline Talenta Indonesia Peluncuran ITSEC Cyber & AI Academy menjadi bagian dari perluasan kontribusi ITSEC Asia terhadap ekosistem digital Indonesia. Pengembangan talenta cybersecurity dan AI membutuhkan kolaborasi antara industri, pemerintah, institusi pendidikan dan komunitas teknologi agar kemampuan profesional dapat terus mengikuti perkembangan teknologi dan kebutuhan dunia kerja. Dengan membawa pengalaman 16 tahun di bidang cybersecurity ke dalam pendidikan dan pengembangan kompetensi, ITSEC Asia ingin membantu memperkuat pipeline talenta yang dibutuhkan Indonesia untuk menghadapi ancaman siber sekaligus memanfaatkan AI secara aman dan bertanggung jawab. ITSEC CyberTalent: Mendukung Talenta Muda Indonesia Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui ITSEC CyberTalent, sebuah inisiatif yang mendukung talenta muda Indonesia dengan potensi di bidang cybersecurity melalui akses terhadap pembelajaran, pendampingan dan pengalaman industri. Pada peluncuran ITSEC Cyber & AI Academy, ITSEC Asia memberikan dukungan kepada Ibrahim Al Abrar, pelajar asal Boyolali, Jawa Tengah, yang menerima Letter of Appreciation dari National Aeronautics and Space Administration (NASA) setelah menemukan dan melaporkan kerentanan keamanan pada salah satu sistem publik NASA melalui program Vulnerability Disclosure Policy (VDP). Dukungan yang diberikan meliputi perangkat pendukung untuk menunjang pembelajaran cybersecurity, sesi pelatihan privat bersama para ahli cybersecurity ITSEC Asia serta kesempatan menjalani program magang di ITSEC Asia setelah memenuhi persyaratan yang berlaku. "Selama 16 tahun kami melihat bahwa talenta hebat dapat lahir dari mana saja. Tantangan terbesar sering kali bukan kemampuan, melainkan akses terhadap pembelajaran, pendampingan dan kesempatan. Melalui ITSEC CyberTalent, kami ingin membantu talenta muda Indonesia terus berkembang sehingga mereka dapat berkontribusi bagi keamanan digital Indonesia di masa depan," ujar Patrick Dannacher. Melalui kehadiran ITSEC Cyber & AI Academy dan inisiatif ITSEC CyberTalent, ITSEC Asia memperkuat komitmennya untuk mendukung pengembangan talenta cybersecurity dan AI Indonesia, baik melalui pendidikan yang terstruktur maupun dukungan langsung kepada individu yang menunjukkan potensi luar biasa di bidang tersebut. ITSEC Cyber & AI Academy akan terus mengembangkan program pembelajaran, memperluas kolaborasi dengan berbagai institusi serta menghadirkan berbagai inisiatif pengembangan talenta untuk mendukung kebutuhan sumber daya manusia cybersecurity dan AI di Indonesia.

OnlinePajak Kini Jadi Bagian Achilles, Platform Bisnis Terintegrasi Gratis Tekno
Tekno
Sabtu, 15 Agustus 2026 | 12:05 WIB

OnlinePajak Kini Jadi Bagian Achilles, Platform Bisnis Terintegrasi Gratis

Jakarta, katakabar.com - Achilles resmi diperkenalkan sebagai identitas baru yang menaungi OnlinePajak dan berbagai solusi bisnis terintegrasi, sekaligus menghadirkan platform gratis hingga 50.000 transaksi per bulan untuk membantu pelaku usaha mengelola kepatuhan, transaksi, pendanaan, dan business intelligence dalam satu ekosistem. Setelah lebih dari satu dekade membantu pelaku usaha Indonesia mengelola kepatuhan perpajakan secara digital melalui OnlinePajak, perusahaan kini memperkenalkan Achilles sebagai identitas ekosistem yang menaungi berbagai solusi bisnis terintegrasi. Bersamaan dengan transformasi ini, Achilles juga mengumumkan bahwa pelaku usaha kini dapat menggunakan platformnya secara gratis hingga 50.000 transaksi per bulan, sehingga lebih banyak bisnis dapat mengakses teknologi untuk mengelola kepatuhan, transaksi, pendanaan, dan business intelligence dalam satu ekosistem. Perjalanan OnlinePajak dimulai pada tahun 2014 dengan satu tujuan sederhana, yakni menyederhanakan proses perpajakan yang selama bertahun-tahun menjadi tantangan bagi dunia usaha. Saat itu, banyak wajib pajak harus melakukan puluhan kali pembayaran pajak setiap tahun dan menghabiskan ratusan jam untuk memenuhi kewajiban administrasi. Melalui teknologi, OnlinePajak membantu memangkas kompleksitas tersebut sekaligus mendukung transformasi digital administrasi perpajakan di Indonesia. Seiring berkembangnya kebutuhan pelanggan, perusahaan melihat bahwa tantangan bisnis tidak berhenti pada kepatuhan pajak. Pelaku usaha juga membutuhkan proses transaksi yang lebih efisien, akses pembiayaan yang lebih mudah, pengelolaan dokumen yang aman, serta data yang dapat mendukung pengambilan keputusan. Berangkat dari kebutuhan tersebut, perusahaan terus mengembangkan berbagai solusi yang kini disatukan dalam ekosistem Achilles. Ekosistem Achilles terdiri atas: - OnlinePajak, solusi kepatuhan dan administrasi perpajakan. - Transaction Hub, platform pengelolaan transaksi bisnis. - Document Hub, solusi pengelolaan dokumen digital, termasuk e-Signature dan e-Materai. - Credor, platform untuk akses pendanaan dan penilaian risiko bagi bisnis. - Covia, platform business intelligence dan market intelligence berbasis data. Seluruh solusi tersebut dapat digunakan secara terintegrasi maupun secara terpisah sesuai kebutuhan bisnis. Melalui paket gratis Achilles, pelaku usaha dapat mengakses berbagai fitur utama, termasuk pembayaran berbagai jenis pajak dan pelaporan SPT, pembuatan invoice dan payment link, e-Faktur, e-Bupot, e-Signature, e-Materai (sesuai pemakaian), akses pengajuan pembiayaan melalui Credor, hingga fitur dasar price index dari Covia—semuanya tanpa biaya berlangganan untuk penggunaan hingga 50.000 transaksi per bulan. Charles Guinot, Chief Executive Officer Achilles, mengatakan lahirnya Achilles merupakan refleksi dari perjalanan perusahaan dalam memahami kebutuhan bisnis yang terus berkembang. "Selama lebih dari satu dekade, masyarakat mengenal kami melalui OnlinePajak. Dalam perjalanan itu, kami belajar bahwa kebutuhan bisnis terus berkembang dan tidak berhenti pada kepatuhan perpajakan. Bisnis membutuhkan ekosistem yang mampu menghubungkan kepatuhan, transaksi, pendanaan, hingga business intelligence dalam satu pengalaman yang terintegrasi. Itulah yang melatarbelakangi hadirnya Achilles sebagai rumah bagi seluruh solusi yang kami bangun," jelasnya. Charles menambahkan Achilles dibangun dengan keyakinan bahwa teknologi bisnis seharusnya dapat diakses oleh lebih banyak pelaku usaha, bukan hanya perusahaan berskala besar. "Ketika kepatuhan menjadi lebih sederhana, transaksi berlangsung lebih efisien, akses pendanaan semakin terbuka, dan setiap keputusan didukung oleh data yang andal, maka bisnis dapat lebih fokus berinovasi dan berkembang. Karena itu, kami menghadirkan Achilles secara gratis hingga 50.000 transaksi per bulan agar lebih banyak bisnis Indonesia dapat memanfaatkan teknologi untuk bertumbuh. Melalui Achilles, kami ingin membangun ekosistem yang membantu Indonesia keluar dari middle-income trap dengan memperkuat kepercayaan di seluruh rantai ekonomi," terangnya. Saat ini, lebih dari 150.000 bisnis di Indonesia telah mempercayakan operasional finansial mereka kepada Achilles. Perusahaan juga menerapkan standar keamanan informasi ISO 27001 serta berada di bawah pengawasan dan regulasi berbagai institusi terkait, termasuk Bank Indonesia dan Direktorat Jenderal Pajak, sesuai dengan layanan yang diselenggarakan. Bagi pengguna OnlinePajak, perubahan ini tidak mengubah layanan yang telah digunakan selama ini. OnlinePajak akan tetap beroperasi sebagai solusi kepatuhan perpajakan yang telah dipercaya oleh pelaku usaha Indonesia, sekaligus menjadi bagian dari ekosistem Achilles yang menghadirkan layanan bisnis yang semakin terintegrasi. Ke depan, Achilles akan terus mengembangkan inovasi di seluruh ekosistemnya guna membantu bisnis mengurangi kompleksitas operasional, memperkuat kolaborasi antar pelaku ekonomi, dan menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan melalui teknologi serta data yang terpercaya.

MASTEL Ajak Platform Digital Global Ikut Bangun Infrastruktur Digital Nasional Tekno
Tekno
Rabu, 12 Agustus 2026 | 09:02 WIB

MASTEL Ajak Platform Digital Global Ikut Bangun Infrastruktur Digital Nasional

Jakarta, katakabar.com - Masyarakat Telematika Indonesia (MASTEL) mendesak pemerintah agar membuat ekosistem yang dapat melibatkan platform digital global (Over the Top/OTT) berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur digital nasional. Hal ini mengingat pertumbuhan ekonomi digital yang terus meningkat perlu diiringi dengan pembagian peran yang lebih berimbang di antara seluruh pelaku ekosistem digital. Hal tersebut ditegaskan Ketua Umum MASTEL, Sarwoto Atmosutarno, pada rangkaian Digital Transformation Indonesia Conference & Expo (DTI-CX) 2026, yang turut dihadiri oleh Menko Perekonomian, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), serta Dirjen Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital. "Selama ini kita lebih banyak melihat manfaat kehadiran platform digital global, mulai dari pertumbuhan ekonomi digital, efisiensi, hingga berbagai inovasi layanan. Namun, pada saat yang sama, kebutuhan investasi infrastruktur digital terus meningkat dan sebagian besar masih ditanggung oleh industri telekomunikasi," ujar Sarwoto. Kondisi tersebut menunjukkan pembangunan ekosistem digital tidak lagi dapat menjadi tanggung jawab satu sektor saja. Keterlibatan seluruh elemen ekosistem digital sangat diperlukan apalagi platform digital global selama ini memanfaatkan jaringan telekomunikasi sehingga mereka perlu mengambil bagian dalam menjaga keberlanjutan pembangunan infrastruktur digital Indonesia. Sarwoto mengapresiasi pandangan Menteri Komunikasi dan Digital mengenai pentingnya retensi nilai ekonomi digital nasional di dalam negeri, termasuk melalui skema fair share antara platform digital global dan penyedia infrastruktur digital nasional yang disampaikan saat acara DEAL 2026, penghujung Juni 2026 lalu. Menurut Sarwoto, gagasan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan pertumbuhan ekonomi digital berjalan seiring dengan penguatan kapasitas nasional. Dengan semakin besarnya kebutuhan konektivitas, harus diimbangi dengan kontribusi yang lebih proporsional dari seluruh pelaku ekosistem digital. Lebih lanjut, Sarwoto mengatakan dukungan terhadap penyempurnaan tata kelola platform digital kini juga semakin menguat, baik di lingkungan pemerintah maupun DPR RI. Sejumlah kementerian dan lembaga, seperti Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Keuangan, Bappenas, serta Komisi I, Komisi VI, dan Komisi XI DPR RI dinilai telah memiliki kesamaan pandangan mengenai pentingnya kebijakan tersebut. "Ini momentum yang tepat bagi Kemenkomdigi untuk menghadirkan kebijakan yang mendorong kontribusi platform digital global melalui kolaborasi yang berkeadilan dengan industri telekomunikasi. Dengan begitu, pembangunan infrastruktur digital nasional dapat berlangsung secara berkelanjutan dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi Indonesia," jelas Sarwoto. Pemerintah Perkuat Koordinasi Pelaksanaan Ekspor Mineral Sucofindo Aug 08, 2026 Pontianak, 7 Agustus 2026 – Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. H. Dudung Abdurachman memimpin langsung pelepasan kapal ekspor komoditas Alumina Hydroxide dan Alumina Oxide dari Pelabuhan Dwikora, Pontianak, Kalimantan Barat, pada Jumat (7/8). Pelepasan ini menandai dimulainya kembali aktivitas pengapalan ekspor setelah pemerintah sukses mengurai hambatan regulasi akibat perbedaan interpretasi ketentuan Logam Tanah Jarang (LTJ). Dalam kesempatan tersebut, Kepala Staf Kepresidenan menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga keseimbangan antara penegakan aturan kepabeanan dan keberlangsungan iklim usaha nasional. "Saya ingin menegaskan, ketentuan larangan ekspor LTJ diterapkan terhadap LTJ sebagai produk utama. Larangan tersebut tidak serta-merta berlaku terhadap kandungan LTJ yang hanya menjadi unsur atau mineral ikutan dalam produk pertambangan utama dan turunannya," ujar Jenderal (Purn.) Dudung Abdurachman. Penyelesaian hambatan ekspor ini merupakan buah dari langkah cepat Kantor Staf Presiden (KSP) yang menginisiasi rapat koordinasi pada 27 Juli 2026, yang kemudian ditindaklanjuti secara teknis oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian bersama kementerian dan lembaga teknis pada 30 Juli 2026. Langkah ini memberikan kepastian panduan bagi eksportir, surveyor, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta instansi terkait pada masa transisi regulasi. Koordinasi lintas sektoral tersebut memperkuat sinergi antar kementerian dan lembaga dalam pelaksanaan kegiatan ekspor mineral sesuai ketentuan yang berlaku. Sinergi tersebut mendukung proses verifikasi, pelayanan kepabeanan, dan kegiatan ekspor berjalan secara terkoordinasi sehingga memberikan kepastian bagi para pemangku kepentingan serta mendukung kelancaran aktivitas perdagangan. Kepala Staf Kepresidenan menyampaikan bahwa pelepasan ekspor PT Indonesia Chemical Alumina hari ini menjadi bukti konkret bahwa koordinasi pemerintah tidak berhenti pada meja rapat. "Pelepasan ekspor PT Indonesia Chemical Alumina hari ini menjadi bukti bahwa koordinasi pemerintah tidak berhenti pada rapat. Kami memastikan hasil kesepahaman benar-benar diterapkan pada pemeriksaan, penerbitan Laporan Surveyor, pelayanan kepabeanan, dan pengapalan di lapangan," tutur Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman. Kendati kelancaran ekspor telah dipulihkan, Jenderal (Purn) Dudung menggarisbawahi bahwa aspek pengawasan dan kelayakan produk tidak akan dilonggarkan. Setiap komoditas ekspor tetap wajib memenuhi pengujian laboratorium, verifikasi teknis, standar keselamatan, serta kelengkapan dokumen administrasi. Khusus untuk produk yang mengandung unsur radioaktif alami, ekspor tetap diperbolehkan selama kandungannya masuk dalam kategori Bahan Radioaktif Alami (Naturally Occurring Radioactive Material / NORM) dan memenuhi seluruh pengujian keselamatan serta pengawasan ketat. Guna memperkuat legalitas dan kepastian hukum selama proses penyempurnaan regulasi berlangsung, Pemerintah saat ini juga sedang menyiapkan Pendapat Hukum (Legal Opinion) dari Kejaksaan Agung RI. Pembahasan teknis penyempurnaan aturan tersebut mencakup penentuan definisi baku mineral ikutan, batas kadar unsur, standar metode pengujian laboratorium, mekanisme verifikasi, pengaturan operasional NORM, hingga pedoman teknis penerbitan Laporan Surveyor. Prinsip utama pemerintah tetap tegas. "Prinsip pemerintah jelas: pengawasan dan penegakan hukum harus berjalan, tetapi harus berdasarkan aturan yang jelas, data yang valid, dan hasil pengujian yang dapat dipertanggungjawabkan. Pelaku usaha yang telah memenuhi ketentuan tidak boleh dirugikan karena perbedaan interpretasi," tegas Kepala Staf Kepresidenan. Dalam jangka panjang, KSP mendorong penguatan basis data sumber daya mineral nasional, riset dan inovasi, peningkatan kapasitas laboratorium, penyediaan tenaga ahli, pengelolaan lingkungan berkelanjutan, serta penguasaan teknologi pemisahan dan pemurnian LTJ agar nilai tambah mineral strategis semakin banyak dibangun di dalam negeri. "KSP akan terus mengawal koordinasi lintas kementerian dan lembaga, menjaga kelancaran ekspor yang sah, memperkuat kepastian regulasi, dan memastikan pengelolaan mineral strategis tetap berpihak pada kepentingan nasional," pungkas Prof. Dr. Dudung Abdurachman. Dalam kesempatan yang sama, Direktur Komersial PT SUCOFINDO (PERSERO), Agus Permadi, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung pelaksanaan layanan Testing, Inspection, and Certification (TIC) di sektor mineral. Sebagai perusahaan Testing, Inspection, and Certification (TIC), Sucofindo berperan aktif sebagai verifikator independen untuk memastikan ekspor komoditas mineral berjalan akurat, akuntabel, dan sesuai ketentuan. Untuk itu, Sucofindo terus meningkatkan kapabilitas teknisnya melalui modernisasi teknologi dan inovasi layanan, khususnya pada pengelolaan mineral strategis serta Logam Tanah Jarang. "SUCOFINDO berkomitmen terus memperkuat kapabilitas layanan TIC guna mendukung kebutuhan industri mineral, termasuk agenda hilirisasi, melalui layanan verifikasi yang independen, akurat, dan akuntabel," kata Agus.

Perdana di Indonesia: FisTx Produksi dan Terapkan Teknologi Nano Atasi EHP, AHPND, WSSV hingga WFD Udang Tekno
Tekno
Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:33 WIB

Perdana di Indonesia: FisTx Produksi dan Terapkan Teknologi Nano Atasi EHP, AHPND, WSSV hingga WFD Udang

Yogyakarta, katakabar.com - FisTx (PT Aditya Inovasi Makmur), perusahaan teknologi akuakultur asal Sleman, Yogyakarta, mengukuhkan diri sebagai perusahaan akuakultur pertama di Indonesia yang berhasil memproduksi, sekaligus menerapkan teknologi nano sebagai alat disinfeksi air dan aditif pakan untuk mengatasi momok utama industri udang nasional: EHP (Enterocytozoon hepatopenaei), AHPND (Acute Hepatopancreatic Necrosis Disease), WSSV (White Spot Syndrome Virus) hingga WFD (White Feces Disease). Lewat dua produk andalan, Nano Silver dan Nano Disinfektan (nano copper), FisTx menghadirkan pendekatan biosekuriti berlapis: Nano Silver dicampur langsung ke pakan untuk melindungi udang dari dalam, sementara Nano Disinfektan ditebar ke air kolam untuk sterilisasi menyeluruh. Kedua produk memanfaatkan partikel aktif berukuran 4–7 nanometer — validasi Transmission Electron Microscope (TEM) di Laboratorium Kimia FMIPA UGM mengonfirmasi ukuran partikel ini konsisten dan terdistribusi merata tanpa agregasi. "Selama ini petambak udang Indonesia bergantung pada disinfektan kimia konvensional atau antibiotik yang punya dua masalah besar: memicu resistensi bakteri dan meninggalkan residu berbahaya. Teknologi nano bekerja berbeda — partikelnya menembus langsung dinding sel patogen, menonaktifkan enzim dan produksi energinya, hingga merusak DNA-nya. Karena jalur serangannya multi-titik, Vibrio, virus WSSV, maupun spora EHP tidak sempat membangun resistensi," kata Rico Wisnu Wibisono, Founder & CEO FisTx. Terbukti di Lapangan Efektivitas Nano Disinfektan FisTx sudah divalidasi di sejumlah tambak komersial. Di tambak udang Pasuruan, aplikasi rutin berhasil menjaga total Vibrio tetap di bawah ambang aman selama siklus budidaya berlangsung. Pada uji feed additive bersama mitra PT MEN, satu kolam mencatat penurunan Vibrio Green patogenik dari 38.700 CFU/ml menjadi nol hanya dalam sepuluh hari evaluasi. Dari sisi keamanan, uji LD-50 internal menunjukkan margin keamanan hingga 710 kali antara dosis operasional dan ambang toksik bagi udang — jauh di atas standar keamanan produk sejenis. Dari sisi ekonomi, penggunaan Nano Disinfektan tercatat menghemat biaya disinfeksi lebih dari 87% dibanding kaporit untuk volume setara. Klaim efektivitas ini juga diperkuat pengalaman langsung para petambak yang sudah menggunakan produk FisTx. Iming, petambak dari Lampung yang telah tiga kali membeli Nano Disinfektan, mengaku puas dengan hasilnya: "So far bagus." Di Kulon Progo, seorang petambak binaan FisTx sempat mengalami lonjakan kematian udang sejak hari ke-30 budidaya (DOC 30). Setelah rutin menerapkan Nano Disinfektan, kondisi kolam berangsur pulih. "Alhamdulillah sudah membaik, yang bermasalah kemarin kolam 8 dan kolam 6, sudah mau makan dan kematian menurun," tulis petambak tersebut kepada tim FisTx. Tambak ini akhirnya berhasil dipanen tuntas pada DOC 120 dengan size 28, total hasil panen 9,5 ton dari tiga kolam. Salah satu performa dari Fistx Disinfection System (FDS) yakni Nano Disinfektan telah dirasakan oleh Mas Bayu, Petambak di Pengandaran. “Bakteri vibrio dulu jadi masalah utama di tambak kami. Sekarang bisa kami kendalikan dengan Nano Disinfektan. Kami berhasil pertahankan SR di atas 85% selama 4 siklus terakhir. Ini jadi produk standar wajib di semua kolam tambak kami,“ ucapnya. Membangun Kepercayaan Global Pencapaian teknologi nano ini menjadi fondasi baru bagi ekspansi FisTx yang saat ini tengah memperluas jejak kemitraan internasional, termasuk ke Pakistan dan kawasan Timur Tengah. Sebagai perusahaan yang telah mendistribusikan produk ke lebih dari 25 provinsi dan tiga negara, dengan lebih dari 1.500 petambak binaan, keberhasilan memproduksi teknologi nano dalam negeri memperkuat posisi Indonesia di peta inovasi akuakultur global — bukan lagi sekadar pengguna teknologi asing, melainkan produsen dan eksportir solusi biosekuriti berbasis riset sendiri. "Ini bukan cuma soal produk baru. Ini soal membuktikan bahwa Indonesia bisa memproduksi teknologi nano akuakultur kelas dunia dari dalam negeri, dengan validasi ilmiah dan bukti lapangan yang bisa dipertanggungjawabkan ke mitra global mana pun," kata Rico. Tentang FisTx FisTx (PT Aditya Inovasi Makmur) adalah perusahaan teknologi akuakultur asal Sleman, Yogyakarta, yang menyediakan solusi terintegrasi biosekuriti air, nutrisi budidaya, konstruksi tambak, dan pendampingan lapangan bagi pelaku perikanan budidaya di seluruh Indonesia. Produk FisTx telah didistribusikan ke lebih dari 25 provinsi dan tiga negara, menjangkau lebih dari 1.500 petambak, dengan rata-rata peningkatan tingkat keberhasilan budidaya hingga 83,6 persen.

Hisense Siap Layani Konsumen Setahun Lamanya, Tambah Jadwal Layanan Call Center Hisense Care Tekno
Tekno
Jumat, 07 Agustus 2026 | 16:01 WIB

Hisense Siap Layani Konsumen Setahun Lamanya, Tambah Jadwal Layanan Call Center Hisense Care

Jakarta, katakabar.com - Hisense sebagai perusahaan elektronik dan peralatan rumah tangga global mengumumkan jadwal terbaru layanan call center yang kini beroperasi selama 365 hari. Konsumen dapat menghubungi Hisense Care setiap hari, termasuk di akhir pekan dan libur nasional.  “Hisense berkomitmen memberikan pelayanan yang maksimal, termasuk di hari libur nasional. Dengan penambahan waktu operasional ini, Hisense siap sedia untuk kebutuhan konsumen agar dapat terlayani dengan baik dan tepat waktu,” ujar Yuarso Rohman Wibowo, Head of Department After Sales Service Hisense Indonesia.  Waktu dan layanan call center Hisense Care tersedia pada hari Senin – Jumat pukul 09.00 – 17.00 WIB, serta akhir pekan dan libur nasional pukul 09.00 – 15.00 WIB.  Melalui call center Hisense Care, konsumen dapat mengakses berbagai layanan, mulai dari pengaduan kendala teknis, konsultasi produk, perbaikan, pengecekan garansi dan klaim, hingga informasi ketersediaan suku cadang original. Selain mengoptimalkan layanan call center, Hisense juga terus memperluas jaringan service center yang kini tersedia pada 31 provinsi dan 475 wilayah di Indonesia. Hisense juga memiliki jaringan authorized service center sebanyak 184 yang tersebar diseluruh wilayah Indonesia.  “Dalam menghadirkan produk elektronik terbaik, Hisense juga mengoptimalkan dukungan pusat layanan purna jual yang terpercaya untuk konsumen Indonesia,” tutup Yuarso.

Predictive Call Barantum Tingkatkan Efisiensi Operasional Tekno
Tekno
Jumat, 07 Agustus 2026 | 10:18 WIB

Predictive Call Barantum Tingkatkan Efisiensi Operasional

Jakarta, katakabar.com - Barantum adalah solusi aplikasi all in one CRM terbaik untuk bisnis yang menyediakan WhatsApp CRM, broadcast, chatbot, AI Agent, omnichannel, dan call center satu platform terintegrasi. Kelola dan optimalkan seluruh perjalanan customer, mulai dari customer masuk, closing, dan repeat order. Banyak perusahaan masih mengandalkan proses panggilan manual untuk aktivitas penjualan, collection, dan layanan pelanggan. Ketika jumlah pelanggan dan prospek terus bertambah, cara ini sering menghabiskan waktu agent, membuat follow-up tidak konsisten, dan menurunkan produktivitas tim. Karena itu, semakin banyak bisnis mulai memanfaatkan teknologi Predictive Call untuk mengotomatisasi panggilan outbound. Dengan sistem ini, tim dapat fokus pada percakapan yang bernilai tinggi, sementara proses panggilan dilakukan secara lebih cepat dan efisien. Mengapa Proses Panggilan Manual Sering Menghambat Efisiensi Operasional? Proses panggilan manual mengharuskan agent menghubungi pelanggan satu per satu. Dalam praktiknya, banyak waktu terbuang karena nomor tidak aktif, panggilan tidak terjawab, atau pelanggan tidak dapat dihubungi. Selain itu, proses follow-up yang masih dilakukan secara manual sering menyebabkan keterlambatan dalam menghubungi pelanggan. Akibatnya, peluang penjualan bisa terlewat dan produktivitas tim menjadi kurang optimal. Bagi perusahaan yang memiliki aktivitas outbound calling dalam jumlah besar, seperti telemarketing, collection, dan customer service, proses manual juga menyulitkan monitoring dan pengukuran performa tim secara keseluruhan. Industri Apa Saja yang Bisa Memanfaatkan Predictive Call? Predictive Call dapat digunakan oleh berbagai industri yang memiliki kebutuhan untuk menghubungi pelanggan secara rutin dan dalam jumlah besar. Beberapa industri yang dapat memanfaatkan Predictive Call antara lain: Multifinance dan pembiayaan. ● Pegadaian. ● Asuransi. ● Perbankan. ● Properti. ● Pendidikan. ● Rumah sakit dan layanan kesehatan. ● E-commerce. ● Telekomunikasi. ● BPO dan contact center. Contoh penggunaannya di berbagai industri meliputi: ● Multifinance: reminder pembayaran cicilan. ● Pegadaian: pengingat jatuh tempo nasabah. ● Asuransi: reminder perpanjangan polis. ● Properti: follow-up calon pembeli. ● Pendidikan: reminder pembayaran dan registrasi. ● Rumah sakit: pengingat jadwal kontrol pasien. ● E-commerce: follow-up pelanggan potensial. ● Telekomunikasi: penawaran dan retensi pelanggan. Dengan fleksibilitas tersebut, Predictive Call dapat disesuaikan dengan berbagai kebutuhan operasional di setiap industri. Bagaimana Predictive Call Barantum Membantu Mengotomatisasi Panggilan Bisnis? Melalui Call Center Barantum, perusahaan dapat mengelola aktivitas outbound calling secara lebih terstruktur dan efisien menggunakan fitur Predictive Call. Cara Kerja Predictive Call Mendukung Tim Outbound Predictive Call bekerja dengan melakukan panggilan secara otomatis ke sejumlah nomor pelanggan dan mendistribusikan panggilan yang berhasil tersambung kepada agent yang tersedia. Dengan pendekatan ini, agent tidak perlu lagi melakukan proses dial secara manual dan dapat lebih fokus pada percakapan dengan pelanggan. Selain itu, sistem juga membantu mengurangi waktu tunggu dan meningkatkan jumlah panggilan efektif yang dapat dilakukan setiap harinya. Manfaat Predictive Call bagi Operasional Bisnis Beberapa manfaat yang dapat diperoleh bisnis dari penggunaan Predictive Call antara lain: ● Mengurangi proses dial manual. ● Meningkatkan produktivitas agent. ● Mengurangi idle time. ● Mengotomatisasi reminder pelanggan. ● Mempercepat proses follow-up. ● Meningkatkan jumlah panggilan efektif. ● Menyediakan dashboard dan monitoring real-time. Dengan proses yang lebih otomatis, tim dapat bekerja lebih efisien dan fokus pada aktivitas yang memberikan nilai lebih bagi bisnis. Studi Kasus Pusat Gadai Indonesia Menggunakan Predictive Call Barantum Salah satu implementasi Predictive Call Barantum dilakukan oleh Pusat Gadai Indonesia untuk membantu meningkatkan efisiensi operasional tim collection dan customer engagement. Beberapa penerapan yang dilakukan antara lain: ● Menghubungi nasabah secara otomatis saat mendekati tanggal jatuh tempo. ● Menjalankan reminder secara konsisten tanpa proses manual. ● Membantu tim melakukan follow-up leads yang lebih personal. ● Mengotomatisasi proses follow-up berdasarkan status pelanggan. ● Membantu meningkatkan efisiensi operasional tim collection. Dengan otomatisasi tersebut, tim tidak lagi menghabiskan banyak waktu untuk melakukan panggilan berulang secara manual dan dapat lebih fokus pada nasabah yang membutuhkan penanganan lebih lanjut. Pada akhirnya, Predictive Call bukan hanya membantu meningkatkan produktivitas tim outbound, tetapi juga membuka peluang bagi perusahaan untuk mengotomatisasi berbagai proses operasional yang sebelumnya dilakukan secara manual. Jika bisnis Anda memiliki aktivitas outbound calling yang tinggi, Predictive Call Barantum dapat menjadi solusi untuk meningkatkan efisiensi, mempercepat follow-up, dan membantu tim bekerja lebih produktif.

Gugik.id Perkuat Infrastruktur IT Nasional Lewat Layanan Distributor Server Enterprise Tekno
Tekno
Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:32 WIB

Gugik.id Perkuat Infrastruktur IT Nasional Lewat Layanan Distributor Server Enterprise

Jakarta, katakabar.com - Hadirkan ekosistem perangkat IT terlengkap dari merek global terkemuka untuk dukung akselerasi digital korporasi, instansi pemerintah, dan sektor industri. Seiring pesatnya transformasi digital di berbagai sektor industri, keandalan infrastruktur Teknologi Informasi (IT) menjadi fondasi utama dalam menjaga kontinuitas dan keamanan operasional bisnis. Menjawab kebutuhan nasional akan pasokan perangkat keras IT berkualitas tinggi, Gugik.id memperkuat perannya sebagai distributor server enterprise terpercaya di Indonesia yang siap mendukung ketersediaan infrastruktur IT bagi berbagai skala bisnis dan lembaga. Melalui jaringan pasokan yang solid, Gugik.id menyediakan portofolio lengkap unit server enterprise dari produsen global ternama, seperti Dell, HPE, IBM, Lenovo, Cisco, hingga Mikrotik. Kehadiran Gugik.id memberikan kepastian akses bagi pelaku usaha, pengelola data center, institusi pendidikan, instansi pemerintahan, hingga Internet Service Provider (ISP) untuk memperoleh perangkat server berspesifikasi tinggi yang sesuai dengan skala operasional mereka. Selain unit server utuh, Gugik.id juga melengkapi layanannya dengan penyediaan komponen pendukung dan sparepart original secara menyeluruh—mulai dari prosesor Intel Xeon, RAM ECC, SSD Enterprise, hard disk SAS, RAID Controller, hingga Power Supply Unit (PSU). Ketersediaan stok yang lengkap ini menjadikan Gugik.id sebagai one-stop solution bagi perusahaan yang ingin melakukan pembaharuan (upgrade) maupun pemeliharaan (maintenance) sistem IT tanpa terkendala indent yang lama. "Infrastruktur IT yang stabil dan aman adalah kunci utama dalam persaingan bisnis digital saat ini. Melalui komitmen sebagai distributor server enterprise, Gugik.id hadir tidak sekadar menjual perangkat, melainkan mendampingi perusahaan dalam merancang solusi infrastruktur yang presisi, efisien, dan siap mendukung pertumbuhan jangka panjang," kata perwakilan Manajemen Gugik.id Sebagai nilai tambah, Gugik.id membekali setiap penawarannya dengan dukungan konsultasi teknis pra-penjualan (pre-sales consultation), kustomisasi spesifikasi (build-to-order), jaminan garansi resmi, serta layanan purnajual (after-sales support) profesional untuk menjamin keandalan sistem IT klien secara berkelanjutan.