Deteksi
Sorotan terbaru dari Tag # Deteksi
Kupas Strategi Deteksi dan Pencegahan Fraud di Era Digital Lewat Akuntansi Forensik
Jakarta, katakabar.com - Di era transformasi digital serba cepat, integritas organisasi menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Praktik kecurangan atau fraud kini tidak hanya terbatas pada manipulasi fisik, tetapi telah merambah ke ruang siber dengan skema yang lebih canggih. Menghadapi dinamika ini, profesional di bidang keuangan dan tata kelola dituntut untuk memiliki kompetensi strategis dalam mengidentifikasi, mencegah, serta menindaklanjuti anomali secara efektif. Sebagai institusi yang berkomitmen pada pemberdayaan masyarakat, terutama dalam melangkah menuju perjalanan 45 tahun Binus. Binus terus berupaya membekali sivitas akademika dan praktisi dengan wawasan mutakhir guna membangun ekosistem profesional yang berintegritas. Sebagai wujud nyata dari komitmen tersebut, Binus kembali gelar Binus Book Review, sebuah forum diskusi akademik yang menghadirkan dialog mendalam mengenai literasi terkini. Kali ini, fokus diskusi tertuju pada aspek krusial dalam dunia audit dan hukum melalui bedah buku berjudul Akuntansi Forensik dan Pemeriksaan Kecurangan. Acara ini menjadi ruang bagi para peserta untuk menerjemahkan teori konseptual menjadi keahlian praktis yang aplikatif di lapangan. Kegiatan BINUS Book Review ini dilaksanakan secara hybrid, memberikan akses luas bagi peserta untuk hadir secara onsite di Recreation Room LKC, Lantai 1, Binus @Kemanggisan Kampus Anggrek, maupun bergabung secara online melalui Zoom. Penyelenggaraan acara ini hasil kolaborasi sinergis antara Library and Knowledge Center (LKC), Knowledge Management & Innovation (KMI), Binus Publishing, dan Binus Research. Sinergi lintas unit ini mencerminkan upaya berkelanjutan Binus membina budaya literasi dan inovasi di lingkungan akademik. Acara dibuka oleh MC yang menekankan pentingnya penguasaan teknik forensik sebagai instrumen perlindungan aset dan reputasi organisasi di tengah ketidakpastian global. Moderator Annisa, S.Sos., selaku Senior Reference Librarian Binus University, memandu jalannya diskusi dengan menggarisbawahi bahwa pemahaman mengenai fraud bukan hanya kebutuhan auditor, melainkan tanggung jawab kolektif seluruh elemen organisasi demi terciptanya tata kelola yang baik (good corporate governance). Sesi utama menghadirkan narasumber sekaligus penulis buku, Bambang Leo Handoko, S.E., M.M., M.Si., Cert.DA, CCFA, CTA, ACPA., yang merupakan Subject Content Coordinator Auditing di Binus University. Ia menjabarkan buku ini dirancang sebagai panduan komprehensif yang tidak hanya membahas aspek teoritis, tetapi juga evolusi teori fraud dari model klasik hingga kontemporer. Beliau menyoroti berbagai bentuk kecurangan, mulai dari manipulasi keuangan hingga pelanggaran etika organisasi yang dilakukan di berbagai tingkatan manajemen. Salah satu poin menarik yang dibahas adalah integrasi teknologi modern dalam pendeteksian kecurangan. “Buku ini mengupas bagaimana kita bisa memanfaatkan artificial intelligence (AI), big data analytics, hingga blockchain untuk mendeteksi anomali secara real-time. Ini adalah bekal strategis bagi generasi profesional agar mampu menjadi garda terdepan dalam memerangi kecurangan di era digital,” jelas Bambang. Ia membedah proses hukum yang terlibat, baik pidana maupun perdata, serta peran lembaga otoritas seperti KPK, OJK, dan BPK dalam penanganan kasus di Indonesia. Keunggulan lain dari buku ini adalah formatnya yang interaktif. Dikemas dalam bentuk interactive e-book, pembaca tidak hanya disuguhi teks, tetapi juga video pembelajaran, simulasi kasus, hingga teka-teki silang yang mendorong pembaca untuk berpikir kritis dan menguji pemahaman secara aktif. Pendekatan yang multidisipliner dan aplikatif ini membuat materi yang kompleks menjadi lebih mudah dipahami dan menyenangkan untuk dipelajari oleh mahasiswa maupun praktisi umum. Selama sesi tanya jawab (Q&A), antusiasme peserta terlihat dari diskusi yang berkembang mengenai tantangan implementasi etika profesi dan teknik audit investigatif di perusahaan. Lewat pergelaran Binus Book Review, Binus kembali menegaskan perannya sebagai world-class university yang berkontribusi nyata dalam membina dan memberdayakan bangsa. Dalam semangat menyambut usia 45 tahun, Binua percaya transformasi menuju masyarakat yang transparan dan akuntabel hanya dapat dicapai melalui pendidikan yang konsisten dan penyediaan literasi yang relevan dengan perkembangan zaman.
Deteksi Anomali Termal Aset Transmisi Listrik Gunakan Kamera Hikmicro
Jakarta, katakabar.com - Gangguan pada jaringan transmisi listrik tegangan tinggi jarang terjadi tiba-tiba tanpa tanda. Komponen yang mengalami kerusakan awal seperti isolator retak, sambungan longgar, atau transformator dengan pendinginan tidak optimal akan menunjukkan perbedaan suhu sebelum kegagalan total terjadi. Kamera termal Hikmicro dapat menangkap perbedaan suhu ini jauh sebelum menjadi gangguan yang memutus aliran listrik. Kamera termal Hikmicro menghasilkan data suhu kuantitatif per piksel, bukan sekadar gambar warna yang hanya menunjukkan distribusi panas secara visual. Tim inspeksi mendapat pembacaan suhu aktual di setiap titik komponen yang diinspeksi. Data ini menjadi dasar analisis kondisi yang dapat dibandingkan antar sesi inspeksi untuk melacak perkembangan anomali dari waktu ke waktu. "Inspeksi dengan handheld kamera termal meningkatkan akurasi pemeriksaan jaringan transmisi secara signifikan," ujar Halo Robotics. Deteksi dini anomali termal pada aset transmisi bukan sekadar efisiensi pemeliharaan, tetapi investasi langsung dalam memastikan keandalan jaringan listrik di Indonesia.
DJI Dock 3 Pantau Keamanan Hutan dan Deteksi Kebakaran Lahan
Jakarta, katakabar.com - Kawasan hutan skala besar sulit dipantau secara menyeluruh oleh tim keamanan darat. Perambahan liar, penebangan ilegal, dan titik api awal sering baru terdeteksi setelah dampaknya sudah meluas jauh melampaui batas yang seharusnya bisa dicegah. Drone DJI Enterprise seperti DJI Dock 3 mampu melakukan pemantauan udara yang mengubah respons keamanan hutan dari reaktif menjadi proaktif. DJI Dock 3 dengan drone Matrice 4TD melakukan misi patroli jalur batas kawasan secara terjadwal dan menjalankan misi pemantauan hutan dengan kemampuannya mendeteksi panas dari titik api yang belum terlihat secara visual oleh kamera RGB, bahkan di bawah kanopi asap tebal. Laser range finder terintegrasi memberikan koordinat GPS titik panas secara langsung ke tim respons di darat tanpa perlu kalkulasi manual. Setiap anomali yang terdeteksi langsung memicu notifikasi ke command center dengan foto dan koordinat lokasi. Seluruh data penerbangan, rekaman video, dan hasil deteksi terpusat di platform DJI FlightHub 2 yang dapat diakses dari mana saja. Rekam jejak patroli yang terstruktur membangun basis data kondisi kawasan untuk pelaporan yang lebih komprehensif. "Titik api yang terdeteksi dini oleh drone memberi tim waktu untuk memverifikasi dan merespons dengan lebih cepat dan tepat," sebut Halo Robotics. Deteksi dini potensi kebakaran lahan menentukan seberapa besar kerusakan yang bisa dicegah sebelum api meluas di luar kendali.
Ketua PKK Rohul Gelar Deteksi Dini Kanker Serviks dengan IVA Tes di Puskesmas Ujung Batu
Pasir Pengaraian, katakabar.com - Sempena hari kesatuan gerak PKK atau HKG ke 53 tahun 2025, Ketua TP PKK Rokan Hulu, dr. Yeni Dwi Putri Anton tinjau pelaksanaan Deteksi Dini Kanker Leher Rahim atau Serviks dengan inspeksi Visual Asam Asetat atau IVA tes angkat tema "Bergerak Bersama PKK mewujudkan Asta cita menuju Indonesia emas" di Puskesmas Ujung batu, Kamis (15/5). Hadir di kegiatan, Plt. Kapus Ujung batu Hj. Desy Marlina, M.Km, Camat Ujung Batu, H. Rio Pratama, S.STP, M.Si, Ketua TP. PKK Ujung Batu, Rezita Mulyani Rio, S.IP, Kapolsek Ujung Batu, Kadis DPPKB, Bambang Triono, Plt. Kadis Kesehatan, Pengurus TP PKK Kabupaten Rokan Hulu, serta ibu-ibu peserta IVA tes. Ketua TP PKK Rokan Hulu, dr. Yeni Dwi Putri sampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Puskesmas di Rokan Hulu yang telah ikut berpartisipasi pada acara HKG di tahun ini, dan terkhusus untuk Puskesmas Ujung Batu yang telah mengakomodir kegiatan ini. Ia menyebutkan Kanker serviks salah satu kanker yang berisiko menyebabkan kematian kedua terbesar setelah kanker payudara. "Ibu ibu yang menjadi peserta dapat menyampaikan kepada teman-temannya di lingkungan masing-masing tentang manfaat deteksi dini kanker Serviks dan bahaya dari kanker serviks" jelasnya. Ketua TP PKK, dr. Yeni menuturkan, kita dapat mencegah kanker serviks ini salah satunya melakukan pemeriksaan secara berkala dengan IVA tes, dan menerapkan Pola hidup sehat dan vaksin Human Papillomavirus (HPV) . "Tindakan pencegahan dapat dilakukan dengan IVA tes saat ini sudah menjadi program kesehatan Nasional di Puskesmas-Puskesmas, dan para ibu- ibu dapat melakukan pemeriksaan secara berkala sebagai deteksi dini kanker serviks," harapnya.