Kolaborasi Polsek Mandau Dukung Asta Cita Presiden RI Tanam Jagung Pipil di Harapan Baru Hukrim
Hukrim
9 jam yang lalu

Kolaborasi Polsek Mandau Dukung Asta Cita Presiden RI Tanam Jagung Pipil di Harapan Baru

Mandau, katakabar.com - Tanaman jagung pipil tumbuh subur di atas lahan seluas 2 hektar di kawasan Jalan Sinar Langkat  RT 06 RW 06 Desa Harapan Baru, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau. Program tersebut hasil kolaborasi Polres Bengkalis, Polsek Mandau dengan Kelompok Tani (Poktan) Budi Makmur, guna mendukung program Gerakan Penanaman Jagung Seluas 1 Juta Hektar, sekaligus program 100 Hari Asta Cita Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto. Kapolse Mandau, Kompol Primadona, diteruskan Kasi Humas Polsek Mandau, Betty Dumauli S, kepada wartawan lewat siaran persnya, Selasa (12/5) sore, menyatakan kegiatan pengelolaan lahan penanaman jagung untuk mendukung program Gerakan penanaman jagung seluas 1 juta hektar Polri dalam program 100 Hari Asta Cita Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto "Lahan seluas 2 hektar di kawasan Jalan Sinar langkat  RT 06 RW 06 Desa Harapan Baru, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, milik Kelompok Tani (Poktan) Budi Makmur. Di mana Bhabinkamtibmas Desa Harapan Baru, Aiptu Trismon sinergi dengan Kelompok Tani Budi Makmur sinergi dalam pengelolaan lahan," ujar Betty. Dijelaskan Kasi Humas Polsek Mandau, pengelolaan lahan menggunakan alat seperti Multivator Mini, Cangkul, dan Garpu Tanah. Tidak hanya itu, untuk proses gembur tanah pakai alat traktor, dan dilakukan penanaman jagung pipil di pertengahan Maret 2026 lalu. "Saat ini jagung pipil tumbuh subur di lahan seluas 2 hektar dengan harapan padamusim panen raya nanti hasilnya bagus,'" ucap Betty. Polres Bengkalis, Polsek Mandau, Pemkab Bengkalis, dan Desa Harapan baru, tambah Betty, terus mendorong, dan  mendukung program Gerakan penanaman jagung seluas 1 juta hektar Polri merupakan program 100 Hari Asta Cita Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto, melalui sinergi dengan kelompok masyarakat, Desa Harapan baru, dan pemilik perkebunan untuk memanfaatkan lahan untuk tanam jagung. Selama kegiatan berlangsung terdapat keadaan aman, terkendali, dan lancar di mana kehadiran Polri mendapat respons positif di tengah masyarakat

Dukung Gerakan Penanaman Jagung 1 Juta Hektar, Polsek Mandau Senergi Pemdes Bathin Betuah Hukrim
Hukrim
12 jam yang lalu

Dukung Gerakan Penanaman Jagung 1 Juta Hektar, Polsek Mandau Senergi Pemdes Bathin Betuah

Mandau, katakabar.com - Kepolisian Sektor (Polsek) Kecamatan Mandau, melalui Bhabinkamtibmas sinergi dengan Pemerintah Desa (Pemdes), BumDes, serta Tokoh Masyarakat (Tomas) Desa Bathin Betuah, dukung program Gerakan Penanaman Jagung seluas 1 Juta hektar Polri dalam Program 100 Hari Asta Cita Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto. Kolaborasi mendukung kegiatan tersebut dengan dilaksanakan  pengelolaan lahan seluas 29 hektar untuk dilakukan penanaman jagung pipil di kawasan Jalan Karya RT 04 RW 02  Dusun Tanjung Sari, Desa Bathin Betuah, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis. "Guna mendukung program Gerakan penanaman jagung seluas 1 juta hektar Polri dalam Program 100 Hari Asta Cita Presiden Republik Indonesia, H Prabowo Subianto. Polsek Mandau melalui Bhabinkamtibmas, sinergi dengan Pemerintah Desa (Pemdes), BumDes, serta Tokoh Masyarakat (Tomas) Desa Bathin Betuah melakukan kegiatan lahan seluas 29 hektar di kawasan Jalan Karya RT 04 RW 02  Dusun Tanjung Sari, Desa Bathin Betuah, Kecamatan Mandau," ujar Kapolsek Mandau, Kompol Primadona, melalui Kasi Humas Polsek Mandau, Betty Dumauli S, kepada wartawan melalui keterangan resmi, Selasa (12/5) siang. Menurut Betty, dari seluas 29 hektar lahan tersebut sudah ditanami seluas 7,5 hektar sisanya seluas 21,5 hektar belum ditanami jagung pipil. "Pengelolan lahan menggunakan alat John Deere Singkkal piringan mata 5, dan jenis jagung pipil yang ditanam Merk Pioneer P32 Singa," ucap Betty. Di kegiatan tersebut pemanfaatan lahan untuk di tanam jagung dengan pola Tumpang Sari. Di mana Polres Bengkalis, Polsek Mandau mengkondisikan pemakaian John Deere Singkkal piringan mata 5 milik. Sedang Tokoh Masyarakat Bathin Betuah, Salim mengkondisikan lahan miliknya sebagai lokasi penanaman jagung. "Tahap awal penanaman jagus seluas 2,5 hektar dilakukan pada Jumat (3/4) hingga Sabtu (5/4). Pada tahap kedua dilakukan penanaman jagung seluas 2 hektar Minggu (5/4) hingga Senin 6/4). Terus, tahap ketiga dilakukan penanaman jagung seluas 3 hektar Selasa (7/4) hingga Jumat (9/4), yang dilanjutkan melakukan penyemprotan gulma (rumput) menggunakan Herbisida Kayabas," bebernya. Kolaborasi ini, tegas Betty lagi, sebagai komitmen Polres Bengkalis, Polsek Mandau dan Pemkab Bengkalis, dan Desa Bathin Betuah, untuk mendukung program Gerakan penanaman jagung seluas 1 juta hektar Polri, sekaligus program 100 Hari Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

Dukung Ketapang Nasional, Bhabinkamtibas Polsek Merbau Sambangi Pertenak Sapi Hukrim
Hukrim
Kemarin

Dukung Ketapang Nasional, Bhabinkamtibas Polsek Merbau Sambangi Pertenak Sapi

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Kepolisian Sektor (Polsek) Merbau, Polres Kepulauan Meranti, melalui Bhabinkamtibmas gelar kegiatan sambang Pertenak Sapi. Kagitan ini bertujuan untuk mendukung seluruh program Ketahan Pangan (Ketapang) dan Swasembada Pangan Nasional. Kapolsek Merbau, AKP Jimmy Andre, S.H., M.H., melalui Bhabinkamtibmas Polsek Merbau, Brigadir Muchlisin M. Akbar, mengatakan kegiatan sambang bersama jajaran Polsek Merbau tersebut, yakni Peternak Sapi di Desa Bagan Melibur Kecamatan Merbau Kabupaten Kepulauan Meranti. "Kegiatan ini untuk mendukung program ketahanan pangan dan swasembada Pangan Nasional. "Semoga kegiatan yang kita lakukan ini, dapat menjaga ketahanan pagan dan swasembada pangan nasional di wilayah hukum Polsek Merbau," ujar Brigadir Muchlisin M Akbar, Senin (11/5). Ia berharap, dengan kegiatan menjaga ketahan pangan ini, sekaligus dapat menjaga Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Merbau. Polres Kepulauan Meranti mengimbau bila ada tindakan yang mencurigakan atau ada tindakan kriminal lainya segera hubung di Call Center 110. Polres Kepulauan Meranti siap melayani masyarakat Kepulauan Meranti.

Dukung Ketapang Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Merbau Cek Lahan Jagung di Bagan Melibur Hukrim
Hukrim
Jumat, 08 Mei 2026 | 08:47 WIB

Dukung Ketapang Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Merbau Cek Lahan Jagung di Bagan Melibur

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Untuk mendukung Program Ketahanan dan Swasembada Pangan Nasional, Kapolsek Merbau, AKP Jimmy Andre, S.H., M.H., lewat Bhabinkamtibmas Polsek Merbau, Brigadir Muchlisin M. Akbar,  melakukan pengecekan pertumbuhan jagung pipil Quartal I Tahun 2026 di Desa Bagan Melibur, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti. Kegiatan pengecekan tersebut dilakukan di lahan jagung seluas 0,5 hektare sebagai bentuk monitoring, dan pendampingan terhadap program ketahanan pangan yang tengah digalakkan pemerintah. Kapolsek Merbau, AKP Jimmy Andre, menyampaikan keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan wujud dukungan nyata terhadap upaya pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain melakukan pengecekan lahan, personel Polsek Merbau juga memberikan motivasi kepada masyarakat agar terus memanfaatkan lahan produktif untuk sektor pertanian, khususnya budidaya jagung pipil yang memiliki nilai ekonomi, dan mendukung kebutuhan pangan nasional. Di kegiatan tersebut, pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif menjaga situasi Kamtibmas di lingkungan masing-masing. "Untuk itu, segera melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan melalui Call Center 110," teganya. Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan mendapat respons positif dari masyarakat setempat.

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Rangsang Tanam Jagung Pipil Seluas 1,5 Hektar di Teluk Samak Hukrim
Hukrim
Kamis, 07 Mei 2026 | 10:30 WIB

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Rangsang Tanam Jagung Pipil Seluas 1,5 Hektar di Teluk Samak

Kepulauan Meranti, katakabar.com - Sebagai upaya mendukung program ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional, jajaran Polsek Rangsang melaksanakan kegiatan penanaman jagung pipil seluas di lahan seluas 1,5 hektar di Desa Teluk Samak, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, (Sabtu (28/4). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Rangsang AKP Gunawan SH bersama pemerintah desa dan pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Arta Niaga Teluk Samak. Adapun lokasi penanaman berada di wilayah Desa Teluk Samak dengan titik koordinat 0°51'29.1"N 103°03'32.1"E. Lahan yang digunakan merupakan milik BUMDes Arta Niaga Teluk Samak. Di kegiatan tersebut hadir Kepala Desa Teluk Samak, Bahrin AB, Pj Kanit Binmas, Bripka Benny Surya, Bhabinkamtibmas Desa Teluk Samak, Bripka S.P. Silaen, Ketua BUMDes Arta Niaga, Abdul Rohim, serta anggota BUMDes dan masyarakat setempat. Kapolres Kabupaten Kepulauan Meranti, AKBP Aldi Alfa Faroqi SH SIK MH melalui Kapolsek Rangsang, AKP Gunawan SH, mengatakan kegiatan ini bentuk nyata dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. “Penanaman jagung pipil ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan masyarakat sekaligus mendukung program swasembada pangan nasional. Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga ikut berperan aktif dalam mendukung kesejahteraan masyarakat,” ujar AKP Gunawan. Ia menjelaskan, keterlibatan Polri dalam program tersebut dilakukan melalui penyuluhan, pendampingan, hingga pelaksanaan penanaman bersama masyarakat dan pihak desa. Menurutnya, sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi langkah penting meningkatkan produktivitas sektor pertanian di wilayah Kepulauan Meranti. Kegiatan penanaman jagung pipil tersebut berlangsung hingga pukul 10.00 WIB dan berjalan aman, tertib, serta kondusif. Laporan kegiatan juga disampaikan kepada Wakapolres Kepulauan Meranti, Kabag Ops Polres Kepulauan Meranti, dan Kabag SDM Polres Kepulauan Meranti.

Dukung Ketahanan Pangan, PalmCo Perkuat Kemitraan Petani di Jambi Nasional
Nasional
Senin, 04 Mei 2026 | 13:05 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, PalmCo Perkuat Kemitraan Petani di Jambi

Jambi, katakabar.com - Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) lewat Subholding PTPN IV PalmCo terus perkuat peran strategisnya dukung ketahanan pangan nasional melalui penguatan kemitraan bersama petani di daerah. Komitmen tersebut tercermin dengan kehadiran Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, yang mendampingi Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, pada rangkaian kegiatan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) tingkat Provinsi Jambi, di pekan keempat April 2026 lalu. Provinsi Jambi salah satu wilayah strategis bagi operasional PalmCo. Selain sebagai sentra kelapa sawit, wilayah ini memiliki komoditas unggulan lain seperti teh dan kopi yang sebagian besar dikelola oleh petani rakyat. Pada konteks tersebut, sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan petani menjadi kunci dalam menjaga produktivitas sekaligus keberlanjutan sektor pertanian. Di sela kegiatan, Jatmiko menegaskan, peran petani merupakan bagian integral dari kinerja perusahaan. Ia menyebut kontribusi petani terhadap pasokan bahan baku sangat signifikan. Sepanjang 2025, sekitar 25 persen dari total produksi Tandan Buah Segar (TBS) yang dikelola PalmCo berasal dari petani mitra, dengan volume penyerapan mencapai 3,25 juta ton. "Capaian ini menempatkan PalmCo sebagai salah satu offtaker utama yang berperan dalam menyerap hasil panen rakyat sekaligus mendukung program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR)," jelasnya. Petani bukan sekadar mitra, tegas Jatmiko, tetapi bagian dari identitas perusahaan. Tanpa mereka, pertumbuhan PalmCo tidak akan seperti sekarang. "Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui berbagai inisiatif, termasuk pelibatan petani dalam kegiatan nasional serta penguatan kapasitas kelembagaan di tingkat daerah," ucapnya. Selama kunjungan di Jambi, PalmCo bersama Kementerian Pertanian dan HKTI terlibat mengikuti sejumlah agenda, mulai dari pertemuan dengan organisasi petani seperti Perhimpunan Sarjana Pertanian Indonesia (PISPI), Wanita Tani, dan Pemuda Tani, hingga kegiatan tanam bersama. Di kawasan Bukit Cinto Kenang, Kabupaten Muara Jambi, dilakukan penanaman benih jagung dan bibit buah. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penanaman padi brigade di Kabupaten Batanghari serta pelantikan pengurus DPD HKTI Provinsi Jambi. Rangkaian kegiatan ini mencerminkan pendekatan pembangunan pertanian yang terintegrasi lintas komoditas dalam satu ekosistem yang berkelanjutan. Menurut Jatmiko, sinergi antara pelaku hulu dan hilir, termasuk perusahaan, organisasi petani, serta penyedia sarana produksi, menjadi faktor kunci dalam percepatan swasembada pangan nasional. “Di wilayah multikomoditas seperti Jambi, kolaborasi menjadi kunci. Ketika petani berdaya dan ekosistemnya kuat, maka target swasembada pangan bukan hal yang sulit dicapai,” imbuhnya. Penguatan kemitraan ini sekaligus menegaskan peran Holding Perkebunan Nusantara tidak hanya sebagai entitas bisnis, tetapi juga sebagai bagian dari solusi dalam menjawab tantangan pangan nasional.

Sucofindo Perkuat Edukasi Draught Survey Dukung Kepatuhan Maritim Nasional
Nasional
Minggu, 26 April 2026 | 11:05 WIB

Sucofindo Perkuat Edukasi Draught Survey Dukung Kepatuhan Maritim

Jakarta, katakabar.com - Pemerintah perkuat implementasi sertifikasi garis muat kapal bagi kapal berbendera Indonesia guna menekan risiko kecelakaan pelayaran akibat kelebihan muatan. Upaya tersebut, PT Sucofindo (Persero) mengambil peran melalui penguatan edukasi teknis draught survey kepada jajaran Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan. Penguatan kapasitas dilakukan melalui kegiatan bimbingan teknis di pertengahan 15 April 2026 lalu, yang berfokus pada peningkatan pemahaman perhitungan muatan kapal tongkang sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas kapal. Kepala Unit Pelayanan PT Sucofindo (Persero) Sorong Cabang Timika, Capt. Awaluddin, mengatakan sertifikasi garis muat kapal merupakan instrumen penting dalam sistem keselamatan pelayaran nasional. “Penerapan sertifikasi ini bertujuan untuk memastikan stabilitas kapal, terutama saat menghadapi cuaca buruk atau gelombang tinggi, sekaligus menekan risiko kelebihan muatan,” ujarnya. Menurutnya, kepatuhan terhadap standar tersebut juga berkontribusi pada peningkatan kepercayaan pasar global terhadap kapal berbendera Indonesia. PT Sucofindo (Persero), lanjutnya, mendukung implementasi kebijakan tersebut melalui layanan teknis, salah satunya perhitungan muatan kapal tongkang yang mengacu pada prosedur operasional standar (Standard Operating Procedure/SOP). Ia menegaskan, akurasi dan objektivitas data teknis menjadi faktor krusial dalam mendukung proses validasi kapal oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. Selain itu, PT Sucofindo (Persero) juga berperan sebagai penyedia keahlian teknis (expertise) untuk meningkatkan pemahaman pelaku industri terhadap standar sertifikasi terbaru di sektor kemaritiman. Peran tersebut ditopang oleh infrastruktur perusahaan yang mencakup 68 laboratorium, 29 kantor cabang, dan 93 titik layanan di seluruh Indonesia. Melalui layanan draught survey, PT Sucofindo (Persero), melakukan pengukuran berat muatan curah berdasarkan perubahan sarat (draft) kapal sebelum dan sesudah proses bongkar muat, termasuk memperhitungkan perubahan berat non-muatan selama operasional. Proses tersebut dilakukan secara sistematis, mulai dari pemeriksaan dokumen, pengukuran teknis, hingga pelaporan hasil. “Kami memastikan setiap tahapan dilakukan secara akurat dan transparan untuk memberikan kepastian kuantitas muatan,” tegas Awaluddin. Selain draught survey, PT Sucofindo (Persero) juga menyediakan berbagai layanan survei kemaritiman lain, seperti bunker survey, towing and lashing survey, cargo stowage survey, cleanliness survey, hose test, dan damage survey serta layanan survey maritim lainnya. Ia menambahkan, perusahaan siap menjadi mitra strategis pemerintah dan industri dalam menjaga keselamatan pelayaran, meningkatkan efisiensi logistik, serta memperkuat kepercayaan dalam rantai perdagangan global.

Kemen PU dan PTPP Bereskan Proyek Pembangunan 69 Titik SPPG di 15  Provinsi Waktu 37 Hari Nasional
Nasional
Kamis, 23 April 2026 | 14:07 WIB

Kemen PU dan PTPP Bereskan Proyek Pembangunan 69 Titik SPPG di 15  Provinsi Waktu 37 Hari

Jakarta, katakabar.com - PT PP (Persero) Tbk (PTPP), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia, tunjukkan komitmen dukung program strategis nasional melalui penyelesaian Proyek Pembangunan Gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 3 Tahun Anggaran 2025, sebagai bagian dari dukungan infrastruktur Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Proyek dengan nilai kontrak sebesar Rp507,80 miliar ini berhasil diselesaikan dalam waktu 37 hari kalender, terhitung sejak 25 November 2025 dengan capaian progres 100 persen. Proyek ini mencakup pembangunan 69 titik lokasi yang tersebar di 15 provinsi di Indonesia, yakni Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, dan Papua. Pembangunan fasilitas SPPG ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang bertujuan menyediakan fasilitas produksi makanan yang higienis, terstandar, dan efisien. Fasilitas ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan, sehingga dapat berkontribusi dalam menurunkan angka malnutrisi dan stunting, meningkatkan konsentrasi serta prestasi belajar, sekaligus meringankan beban ekonomi keluarga. Dalam pelaksanaannya, PTPP mengedepankan berbagai inovasi guna memastikan proyek dapat diselesaikan secara cepat dan berkualitas. Salah satu inovasi utama yang diterapkan adalah penggunaan sistem konstruksi modular, yang memungkinkan percepatan pembangunan di berbagai lokasi secara simultan. Selain itu, PTPP juga mengimplementasikan dashboard monitoring progress berbasis digital yang terintegrasi. Sistem ini mampu meng-generate berbagai informasi penting secara real-time, mulai dari progres di setiap titik lokasi, monitoring pengiriman material, data personel lapangan, jumlah tenaga kerja, laporan harian, hingga dokumentasi perkembangan proyek di lapangan. Keunikan proyek ini terletak pada cakupan wilayahnya yang luas dan tersebar, sehingga membutuhkan strategi manajemen proyek yang adaptif, koordinasi lintas wilayah yang kuat, serta pengendalian mutu yang konsisten di setiap titik pembangunan. Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Diana Kusumastuti, turut memberikan apresiasi atas penyelesaian proyek ini. “Alhamdulillah sudah selesai rapi, selanjutnya serah terima & dimanfaatkan. Terima kasih,” ujarnya. Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menyampaikan keberhasilan ini menjadi bukti kapabilitas perusahaan dalam mengerjakan proyek berskala besar dengan waktu yang sangat terbatas. “PTPP bangga dapat berkontribusi dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Proyek ini juga sejalan dengan agenda prioritas nasional dalam Asta Cita, khususnya dalam mendorong peningkatan kualitas SDM dan pembangunan yang inklusif serta merata di berbagai wilayah," jelasnya. Pembangunan SPPG ini, harap Joko, dapat memberikan multiplier effect bagi perekonomian lokal, mulai dari penyerapan tenaga kerja, pemberdayaan UMKM, hingga peningkatan permintaan terhadap bahan pangan dari petani dan pelaku usaha setempat. "Keberhasilan penyelesaian proyek ini dalam waktu singkat tidak terlepas dari sinergi seluruh pihak serta penerapan inovasi konstruksi dan digitalisasi yang kami lakukan,” imbuhnya. Ke depan, PTPP akan terus berkomitmen untuk menghadirkan pembangunan infrastruktur yang tidak hanya berorientasi pada aspek fisik, tetapi juga memberikan dampak sosial yang nyata bagi masyarakat luas.

Metodify Hadir Platform AI Akademik Dukung Penulisan Artikel Ilmiah Default
Default
Rabu, 15 April 2026 | 16:14 WIB

Metodify Hadir Platform AI Akademik Dukung Penulisan Artikel Ilmiah

Jakarta, katakabar.com - Metodify platform AI akademik yang dirancang untuk membantu mahasiswa dan peneliti dalam menyusun artikel ilmiah secara lebih cepat, terstruktur, dan siap publikasi. Penulisan artikel ilmiah masih menjadi tantangan bagi banyak mahasiswa, dosen, dan peneliti di Indonesia. Proses yang panjang, revisi berulang, serta kekhawatiran terhadap plagiasi dan deteksi kecerdasan buatan (AI) sering kali menjadi hambatan dalam menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas. Menjawab kebutuhan tersebut, hadir sebuah platform bernama Metodify, yang dirancang sebagai Academic Intelligence Platform untuk membantu proses penulisan artikel ilmiah secara lebih efisien, terstruktur, dan sistematis. Metodify menawarkan berbagai fitur yang mendukung proses penulisan, mulai dari pembuatan draft artikel berbasis AI, parafrase, hingga pengecekan plagiasi dan deteksi AI. Selain itu, platform ini juga menyediakan alat bantu untuk mengevaluasi kelayakan publikasi serta menyiapkan naskah agar lebih siap untuk diajukan ke jurnal ilmiah. Dengan pendekatan yang terintegrasi, Metodify tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu penulisan, tetapi juga sebagai sistem pendukung dalam keseluruhan proses penyusunan karya ilmiah. Pengguna dapat mengakses berbagai kebutuhan akademik dalam satu platform tanpa harus berpindah-pindah layanan. “Kami ingin membantu akademisi untuk lebih fokus pada substansi dan kualitas penelitian, tanpa terbebani oleh proses teknis yang kompleks,” ujar perwakilan dari tim pengembang Metodify. Seiring dengan meningkatnya kebutuhan publikasi ilmiah di berbagai institusi pendidikan, kehadiran platform seperti Metodify diharapkan dapat menjadi salah satu solusi dalam mendukung produktivitas akademik di Indonesia. Ke depan, Metodify berkomitmen untuk terus mengembangkan fitur dan teknologi yang relevan dengan kebutuhan dunia akademik, serta berkontribusi dalam meningkatkan kualitas penulisan ilmiah secara lebih luas.

Peran Strategis BBM Subsidi Dukung Kelancaran Angkutan Lebaran Idul Fitri 1447 H Divre III Palembang Nasional
Nasional
Rabu, 08 April 2026 | 20:02 WIB

Peran Strategis BBM Subsidi Dukung Kelancaran Angkutan Lebaran Idul Fitri 1447 H Divre III Palembang

Palembang, katakabar.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang catat pemanfaatan dan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Bio Solar memiliki peran penting dan strategis dalam menjaga kelancaran operasional kereta api selama masa angkutan lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah Tahun 2026 Masehi. Tercatat sebanyak 130.608 liter selama masa Angkutan Lebaran yang berlangsung pada 11 hingga 30 Maret 2026. Penggunaan energi tersebut menjadi elemen vital dalam mendukung kelancaran operasional kereta api serta proses bisnis transportasi di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), khususnya pada layanan angkutan penumpang. Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, menjelaskan seluruh penggunaan BBM subsidi tersebut dialokasikan untuk menunjang operasional perjalanan kereta api penumpang, dengan rincian: 1. Lokomotif KA Sindang Marga relasi Kertapati – Lubuk Linggau (PP): 32.801 liter 2. Lokomotif KA Bukit Serelo relasi Kertapati – Lubuk Linggau (PP): 34.788 liter 3. Lokomotif KA Rajabasa relasi Kertapati – Tanjungkarang: 38.769 liter 4. Genset untuk tiga rangkaian KA tersebut: 24.250 liter Penggunaan BBM tersebut mencerminkan tingginya intensitas operasional KAI Divre III Palembang dalam melayani kebutuhan mobilitas masyarakat selama periode Angkutan Lebaran 2026. Menurut Aida, BBM memiliki peran strategis dalam mendukung operasional perusahaan. Selain sebagai sumber tenaga utama bagi lokomotif kereta api diesel, BBM juga menjadi penopang pelayanan publik melalui pemanfaatan subsidi yang dikelola secara optimal dan bertanggung jawab. “KAI memastikan bahwa penggunaan BBM subsidi dilakukan secara efisien, transparan, dan sesuai peruntukannya dengan mengedepankan prinsip Good Corporate Governance (GCG). Hal ini bertujuan untuk menjaga keterjangkauan layanan bagi masyarakat sekaligus mendukung efisiensi biaya logistik nasional,” jelas Aida. Di sisi lain, ulas Aida, BBM dimanfaatkan untuk mengoperasikan genset sebagai sumber listrik utama (head-end power) pada rangkaian kereta. Fasilitas ini berperan penting dalam mendukung kenyamanan pelanggan melalui penyediaan penerangan, pendingin udara, serta fasilitas pendukung lainnya selama perjalanan. Dalam operasionalnya, KAI Divre III Palembang telah menggunakan bahan bakar ramah lingkungan Biosolar B40, yakni campuran 40 persen bahan nabati berbasis kelapa sawit dan 60 persen sendiri bio solar. Penggunaan energi ini sejalan dengan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), yang tidak hanya berkontribusi dalam menekan emisi karbon, tetapi juga meningkatkan performa mesin dan mendukung ketahanan energi nasional Berdasarkan data dari Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), PT Kereta Api Indonesia (Persero) memperoleh alokasi kuota BBM subsidi (Solar/Gas Oil) sebesar 214.342.000 liter untuk tahun 2026, sebagaimana tertuang dalam Keputusan BPH Migas Nomor 99/P3JBT.KOM/BPH.DBBM/2025. Kuota tersebut terdiri dari 191.022.000 liter untuk kereta penumpang dan 23.320.000 liter untuk kereta barang. KAI berharap pemanfaatan BBM subsidi dapat terus dilakukan secara tepat sasaran guna memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat pengguna jasa kereta api serta mendukung efisiensi sistem logistik nasional. Melalui pengelolaan energi yang optimal dan berkelanjutan, PT KAI terus berperan sebagai penggerak konektivitas dan pendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Sumatera Bagian Selatan, terutama pada momentum penting seperti Angkutan Lebaran. “Ketersediaan BBM merupakan aspek yang sangat penting dalam menjaga keandalan layanan, keselamatan perjalanan, serta kesinambungan operasional. Dengan dukungan energi yang terjaga dan komitmen Semakin Melayani, KAI Divre III Palembang berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang andal, aman, dan nyaman bagi seluruh pelanggan,” sebut Aida.