Integrasikan Industri Halal dan Pendidikan Global Satu Platform Strategis
Jakarta, katakabar.com - Launching Pekan Halal Indonesia (PHI) 2026 dan EduNation Festival telah sukses digelar di Aula Graha Utama Gedung A, Komplek Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, sebagai momentum awal penguatan kolaborasi lintas sektor membangun ekosistem halal dan pendidikan yang terintegrasi di Indonesia, Senin kemarin. Penyelenggaraan ini sekaligus menegaskan dukungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah sebagai strategic partner dalam menghadirkan platform yang menghubungkan industri halal, gaya hidup modern, pendidikan, serta pengembangan generasi muda, sejalan dengan potensi besar Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia untuk menjadi pusat pertumbuhan ekosistem halal global yang relevan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan generasi masa depan. Usung semangat kolaborasi lintas sektor, Pekan Halal Indonesia 2026 tidak hanya menjadi ajang promosi produk dan layanan halal, tetapi menjadi ruang pertemuan strategis bagi pelaku industri, institusi pendidikan, komunitas kreatif, regulator, hingga generasi muda untuk bersama-sama membangun masa depan ekosistem halal Indonesia. Direktur PT Debindomulti Adhiswasti selaku penyelenggara, Vibiadhi Swasti Pradana, menjelaskan Pekan Halal Indonesia hadir sebagai pelengkap ekosistem event halal nasional dengan menawarkan diferensiasi melalui integrasi sektor bisnis, edukasi, dan gaya hidup. “Pekan Halal Indonesia hadir untuk mengisi ruang yang belum sepenuhnya terakomodasi berbagai pameran halal yang ada. Kami menghadirkan platform yang tidak hanya mempertemukan pelaku usaha dan pasar, tetapi integrasikan edukasi, literasi halal, sertifikasi, hingga penguatan gaya hidup halal modern,” ujarnya. Menurutnya, konsep ini menjadi semakin relevan di tengah perkembangan industri halal yang terus bergerak menuju pendekatan yang lebih inklusif dan dekat dengan generasi muda. "Melalui kolaborasi dengan berbagai strategic partner, termasuk mendorong partisipasi lembaga seperti KNEKS dan BPJPH, PHI 2026 diharapkan dapat memperkuat edukasi publik terkait sertifikasi halal, literasi industri syariah, dan peluang pengembangan bisnis halal di Indonesia," jelasnya. Sebagai representasi perkembangan gaya hidup halal yang semakin dekat dengan generasi muda, PHI 2026 menghadirkan Halal Kulture, sebuah ruang eksplorasi gaya hidup halal dengan pendekatan yang segar, interaktif, dan relevan dengan tren masa kini. Usung konsep experiential exhibition, Halal Kulture akan menghadirkan berbagai program seperti Faedah Talkz, Creative Space, Outdoortainment, hingga Community Space yang dirancang untuk memberikan pengalaman baru sekaligus memperkuat pemahaman halal kini telah menjadi bagian dari identitas dan budaya hidup modern. Melengkapi pengalaman tersebut, GlamLocal hadir sebagai zona pameran modest fashion dan aksesoris yang menampilkan berbagai brand pilihan dengan beragam penawaran menarik bagi pengunjung. Area ini menjadi wadah bagi perkembangan industri fesyen muslim Indonesia yang terus tumbuh dinamis, sekaligus menghadirkan pengalaman berbelanja yang memadukan gaya, kreativitas, dan nilai-nilai modest lifestyle. Sementara, kolaborasi bersama Deatextile diwujudkan melalui Textile Trade Event by Deatextile, sebuah zonasi khusus yang berfokus pada industri tekstil dan modest fashion muslim. Inisiatif ini dihadirkan sebagai ruang strategis yang mempertemukan pelaku industri, brand, buyer, serta inovator tekstil untuk memperkuat rantai pasok dan mendorong pertumbuhan ekosistem modest fashion Indonesia di tingkat nasional maupun global. Sebagai bagian dari penguatan ekosistem tersebut, PHI 2026 diselenggarakan Bersama EduNation Festival, sebuah pameran pendidikan Islam berskala internasional yang akan mempertemukan institusi pendidikan, universitas global, tenaga pendidik, pelajar, dan berbagai organisasi pemberi beasiswa. Ketua KOPIN (Konsorsium Pendidikan Islam Internasional), Ustadz Dr. Ali Saman Hasan, menjelaskan EduNation 2026 merupakan transformasi besar dari penyelenggaraan sebelumnya yang masih berfokus pada skala nasional. “EduNation tahun ini kami dorong menjadi platform pendidikan Islam internasional yang membuka akses lebih luas bagi pelajar Indonesia untuk terhubung dengan institusi pendidikan global. Kami ingin menghadirkan sekolah-sekolah internasional, universitas dari Timur Tengah, Malaysia, hingga negara-negara lain untuk membuka peluang kolaborasi nyata,” ucapnya. EduNation dirancang sebagai ruang interaksi antara siswa, tenaga pendidik, orang tua, serta institusi pendidikan untuk mendorong lahirnya ekosistem pembelajaran yang lebih kompetitif dan berorientasi global. Selain menghadirkan berbagai institusi pendidikan internasional, EduNation juga akan melibatkan organisasi pemberi beasiswa serta mendorong kolaborasi dengan perguruan tinggi keagamaan Islam swasta melalui kemitraan strategis bersama berbagai organisasi pendidikan. Menurut Ustaz Ali selaku Ketua KOPIN, kolaborasi antara EduNation dan Pekan Halal Indonesia merupakan langkah strategis dalam membangun karakter generasi muda Indonesia melalui pendekatan yang menghubungkan pendidikan dan nilai-nilai halal. “Kami ingin Indonesia tidak hanya dikenal sebagai pasar Muslim terbesar, tetapi juga sebagai pusat pendidikan Islam modern yang mampu melahirkan generasi berdaya saing global,” timpalnya. Penguatan kolaborasi ini juga didukung oleh data dan potensi nyata pengembangan ekonomi halal nasional. Perwakilan KNEKS (Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah), Muhammad Quraisy, Ph.D., memaparkan Indonesia memiliki modalitas besar pengembangan industri halal, mulai dari tingginya konsumsi produk halal, kontribusi halal value chain terhadap perekonomian nasional, hingga pertumbuhan sertifikasi halal yang terus meningkat. Saat ini, bebernya, lebih dari 300 ribu sertifikat halal telah diterbitkan di Indonesia, disertai dengan berkembangnya berbagai kawasan industri halal di sejumlah wilayah seperti Bekasi, Banten, Kepulauan Riau, dan Jawa Timur. Ia menilai masih terdapat tantangan fundamental yang perlu dijawab bersama. “Literasi masyarakat terkait halal dan ekonomi syariah masih perlu diperkuat. Banyak masyarakat merasa sudah memahami konsep halal, padahal edukasi mengenai standar, sertifikasi, dan implementasinya masih sangat diperlukan,” terangnya. Ia menegaskan halal kini bukan sekadar kewajiban normatif, tetapi telah berkembang menjadi jaminan kualitas, reputasi bisnis, serta faktor penting dalam membangun kepercayaan konsumen di pasar global. Pada konteks inilah, Pekan Halal Indonesia dan EduNation Festival dinilai menjadi platform strategis untuk menjembatani kebutuhan edukasi, promosi, kolaborasi, dan penguatan literasi halal secara lebih luas. Dengan target puluhan ribu pengunjung dari kalangan pelaku industri, keluarga muda, pelajar, tenaga pendidik, komunitas, hingga buyer potensial, PHI 2026 dan EduNation Festival diharapkan menjadi titik temu antara inovasi industri halal, pendidikan internasional, dan transformasi gaya hidup halal Indonesia. Melalui semangat kolaborasi, inovasi, dan strategic partnership, ajang ini siap menghadirkan pengalaman pameran yang tidak hanya informatif dan inspiratif, tetapi juga membuka peluang nyata bagi masa depan ekosistem halal Indonesia.
Lee Junho Resmi Jadi Ambassador Global Cuckoo, Merek Rice Cooker Asal Korea
Korea Selatan, katakabar.com - Cuckoo, produsen peralatan rumah tangga terkemuka asal Korea Selatan, secara resmi memperkenalkan Lee Jun-ho sebagai Global Brand Ambassador terbaru mereka. Kolaborasi antara Cuckoo dengan Lee Junho membawa pesan sederhana yang punya makna kuat, "Hidup lebih sehat dan bahagia dimulai dari rumah bersama Cuckoo". Pemilihan Lee Junho dilakukan setelah pertimbangan yang matang. Junho dikenal dengan reputasinya yang tanpa cela selama 15 tahun berkarir, sebuah cerminan dari disiplin dan standar tinggi. Karakter inilah yang menjadikannya pasangan sempurna bagi Cuckoo yang terkenal menempatkan standar tinggi dalam produknya. Standar Tinggi Peralatan Rumah Tangga Sebagai merek yang telah mendunia dan menjadi pemimpin pasar di lebih dari 34 negara, Cuckoo menerapkan standar tinggi pada peralatan rumah tangga yang meliputi sistem pemurni air (water purifier) yang mengubah air kran menjadi air siap minum, rice cooker (mekanikal, digital, pressure), air fryer, air purifier, penyejuk ruangan (AC), dan peranti rumah tangga lain yang canggih. Cuckoo telah menempuh perjalanan panjang hingga menjadi brand global yang dipercaya oleh jutaan pengguna. Dengan standar kualitas Korea yang ketat, setiap produk Cuckoo dirancang untuk tahan lama dan fungsional, namun tetap memiliki estetika modern yang mempercantik hunian. Hidup Lebih Sehat dan Bahagia Kerja sama Cuckoo dengan Lee Junho diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk tidak berkompromi soal kualitas hidup. Di tengah kondisi dunia yang semakin tidak bersahabat, rumah menjadi satu-satunya tempat tiap orang untuk mendapatkan hidup berkualitas, baik dari aspek kesehatan fisik maupun kesehatan mental. Dengan kemudahan yang ditawarkan produk Cuckoo, pengguna dapat mengeset kehidupannya jadi lebih sederhana dan nyaman. Salah satu contohnya, pengguna rice cooker Cuckoo dapat menyeting penanak nasinya sehingga saat pulang kerja, dia dapat memeroleh nasi segar yang baru saja masak bukan dihangatkan lama. Proses memasak yang lebih cepat juga memungkinkan rice cooker Cuckoo meminimalkan hilangnya kandungan nutrisi saat proses pemasakan. Selain itu, fitur multi-cooking produk yang sama dapat memudahkan setiap orang menjadi “chef” handal di rumah, hanya dengan sentuhan mudah dan sederhana. Kini, mewujudkan rumah impian yang sehat dan penuh kebahagiaan bukan lagi sekadar impian. Bersama Cuckoo dan Lee Jun-ho, mari kita mulai langkah pertama menuju standar hidup yang lebih baik.
Fenomena Tarif Baja Melebihi Harga: Bukti Distorsi Pasar Baja Global
Jakarta, katakabar.com - Kebijakan pemerintah Brasil tetapkan bea anti-dumping hingga US$670 per ton terhadap sejumlah produk baja asal Tiongkok menegaskan bahwa perlindungan industri baja domestik kini menjadi langkah strategis di tengah tekanan baja murah di pasar global. Kebijakan tersebut dinilai sebagai respons tegas terhadap lonjakan impor yang menggerus pasar domestik dan menekan kinerja industri baja nasional. Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk/Krakatau Steel Group, Dr. Akbar Djohan, menegaskan dinamika global tersebut menunjukkan pentingnya menjaga ketahanan industri baja nasional. “Krakatau Steel mendukung penguatan industri baja nasional agar tetap menjadi tulang punggung pembangunan infrastruktur dan manufaktur Indonesia. Hal ini juga sejalan dengan Asta Cita Presiden RI, H Prabowo Subianto memperkuat kemandirian industri strategis nasional,” ujar Dr. Akbar Djohan, sekaligus menjabat sebagai Chairman Indonesia Iron & Steel Industry Association (IISIA), serta Chairman Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA). Sebagai produsen baja terbesar di Indonesia, Krakatau Steel terus menjalankan transformasi KS Reborn untuk meningkatkan daya saing dan memastikan keberlanjutan industri baja nasional. Tarif Tinggi Koreksi Distorsi Harga Pengamat Industri Baja dan Pertambangan Widodo Setiadharmaji, Steel dan Mining Insights, menjelaskan dalam dua tahun terakhir Brasil menghadapi lonjakan signifikan impor baja canai yang mencapai sekitar 5,4 juta ton hingga November 2025, jauh di atas rata-rata historis sekitar 2,2 juta ton per tahun. Sebagian besar impor tersebut berasal dari Tiongkok dengan pangsa lebih dari 60 persen. “Lonjakan impor dengan harga agresif tersebut menekan industri domestik, mulai dari penghentian operasi blast furnace, pengurangan tenaga kerja, hingga pembekuan investasi di sektor baja,” kata Widodo. Sebagai respons, pemerintah Brasil memperketat kebijakan impor dan pada Februari 2026 menetapkan bea anti-dumping terhadap produk cold rolled coil (CRC) dan hot-dip galvanized (HDG) asal Tiongkok dengan besaran hingga US$670 per ton untuk periode lima tahun. Menurut Widodo, besaran tarif tersebut menunjukkan bahwa koreksi kebijakan dapat dilakukan pada skala besar ketika distorsi harga akibat praktik dumping dianggap merugikan industri nasional. "Jika dibandingkan dengan harga referensi baja Tiongkok sekitar US$454 per ton pada akhir 2025, maka bea tersebut secara nominal bahkan melampaui harga produknya sendiri," jelasnya.
Stablecoin Jadi Lapisan Proteksi Portofolio di Tengah Tekanan Rupiah dan Ketidakpastian Global
Jakarta, katakabar.com - Di tengah meningkatnya ketidakpastian global, dan tekanan terhadap mata uang emerging markets, investor mulai menggeser fokus dari sekadar mengejar imbal hasil ke arah yang lebih strategis, yakni melindungi nilai portofolio tanpa kehilangan fleksibilitas menangkap peluang. Dalam beberapa waktu terakhir, rupiah bergerak di kisaran Rp17.300–Rp17.400 per dolar AS, mencerminkan tekanan dari penguatan dolar global serta ekspektasi kebijakan suku bunga yang bertahan lebih tinggi dalam jangka waktu lebih lama. Kondisi ini mendorong investor untuk semakin selektif dalam mengelola eksposur risiko, sekaligus mencari instrumen yang mampu menjaga nilai di tengah volatilitas pasar. Dalam konteks tersebut, pendekatan terhadap portofolio pun mulai berubah. Portofolio tidak lagi dipandang semata sebagai alat untuk pertumbuhan, tetapi sebagai sistem yang membutuhkan keseimbangan antara proteksi, likuiditas, dan potensi upside. Di tengah dinamika ini, stablecoin mulai memainkan peran yang semakin signifikan sebagai bagian dari strategi alokasi aset modern. Fenomena ini tercermin dari perkembangan pasar dalam beberapa waktu terakhir. Kapitalisasi stablecoin global terus menunjukkan peningkatan, dengan USDT berada di kisaran US$189 miliar, diikuti USDC sekitar US$77 miliar, sementara pemain baru seperti RLUSD telah menembus US$1,5 miliar dalam waktu relatif singkat. Menariknya, pertumbuhan ini terjadi di tengah volatilitas pasar kripto, mengindikasikan bahwa likuiditas tidak keluar dari ekosistem, melainkan berpindah ke posisi yang lebih defensif. Peningkatan ini tidak terjadi secara terisolasi. Dalam beberapa bulan terakhir, kombinasi faktor global telah mendorong investor untuk mencari aset yang lebih stabil dan likuid. Ketegangan geopolitik, termasuk konflik di Timur Tengah yang memicu volatilitas harga energi, serta inflasi global yang masih berada di atas target, menciptakan lingkungan pasar yang lebih defensif. Di saat yang sama, kebijakan moneter yang cenderung higher-for-longer membuat biaya risiko menjadi lebih tinggi, sehingga investor semakin berhati-hati dalam menempatkan modal. Dalam kondisi seperti ini, terjadi pergeseran alokasi aset secara global, dari aset berisiko tinggi menuju instrumen yang mampu menjaga nilai sekaligus mempertahankan fleksibilitas. Stablecoin berada di titik pertemuan dari kebutuhan tersebut. Berbeda dengan emas yang bersifat defensif namun kurang likuid dalam konteks repositioning cepat, atau dolar konvensional yang memiliki keterbatasan dalam mobilitas, stablecoin menawarkan eksposur terhadap dolar AS dengan likuiditas tinggi serta akses pasar selama 24 jam. Hal ini menjadikannya alternatif yang semakin relevan bagi investor yang ingin tetap berada dalam ekosistem pasar global tanpa terekspos langsung pada volatilitas tinggi. Akibatnya, aliran dana yang sebelumnya berpotensi keluar dari pasar kripto tidak sepenuhnya meninggalkan ekosistem, melainkan berpindah ke stablecoin sebagai bentuk reposisi sementara. Dalam konteks ini, pertumbuhan stablecoin bukan sekadar refleksi dari kehati-hatian investor, tetapi indikasi bahwa likuiditas global masih berada di dalam system, menunggu momentum berikutnya. Perubahan ini juga mencerminkan pergeseran perilaku investor. Jika sebelumnya kondisi risk-off sering diartikan sebagai keluar dari pasar sepenuhnya, kini semakin banyak pelaku pasar yang memilih untuk tetap berada dalam ekosistem melalui stablecoin. Dengan demikian, mereka tetap memiliki fleksibilitas untuk kembali masuk ke aset berisiko ketika kondisi mulai membaik. Dalam konteks Indonesia, pilihan safe haven juga menjadi semakin beragam. Emas tetap menjadi instrumen lindung nilai dalam jangka panjang, sementara dolar AS mempertahankan posisinya sebagai mata uang global yang dominan. Tetapi, stablecoin menghadirkan dimensi baru dengan menggabungkan karakteristik dolar dengan fleksibilitas aset digital yang dapat diakses secara real-time. “Kita sedang berada di fase pasar yang tidak nyaman, dan justru di situlah peluang biasanya muncul. Dalam jangka pendek, tekanan makro masih tinggi dan volatilitas tidak akan hilang. Karena itu, sebagian investor mulai lebih taktis, termasuk meningkatkan alokasi ke stablecoin sebagai ‘dry powder’,” kata Yudhono Rawis, CEO dan Founder FLOQ. Menurut Yudhono, pertanyaan yang lebih relevan bagi investor saat ini bukan lagi sekadar arah pasar, tetapi kesiapan dalam merespons perubahan tersebut. “Bukan soal apakah pasar akan naik atau turun, tetapi apakah kita siap saat likuiditas kembali masuk. Karena ketika arah kebijakan mulai berubah, pergerakan pasar biasanya terjadi lebih cepat dari yang diperkirakan,” jelasnya. Ke depan, stablecoin diperkirakan akan semakin menguat perannya, tidak hanya sebagai alat transaksi, tetapi sebagai bagian integral dari strategi alokasi aset modern. Dalam lingkungan pasar yang ditandai oleh ketidakpastian dan perubahan kebijakan global, kemampuan untuk menjaga keseimbangan antara proteksi, likuiditas, dan kesiapan menjadi faktor pembeda bagi investor. Dalam perspektif ini, stablecoin bukan sekadar aset defensif, melainkan alat strategis yang memungkinkan investor untuk tetap bertahan tanpa kehilangan posisi. Di tengah dinamika global yang terus berkembang, pendekatan yang lebih adaptif dan terukur menjadi kunci dalam menjaga nilai portofolio sekaligus memanfaatkan peluang yang muncul. Tentang FLOQ FLOQ adalah platform perdagangan aset digital yang berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman investasi yang aman, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat. Dengan fokus pada inovasi, edukasi, serta kepatuhan terhadap regulasi, FLOQ bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekosistem aset digital di Indonesia. FLOQ memiki komunitas aktif dengan lebih dari 250,000 followers yang bergabung di 7 platform social media, 25,000 anggota komunitas aktif dan juga platform yang berkomitmen untuk meningkatkan edukasi bagi setiap pengguna dan publik dengan penyediaan FLOQ Akademi yang dapat diakses tanpa biaya. Hingga saat ini, FLOQ telah mencatat lebih dari 1,8 juta pengguna terdaftar and 2 juta App downloads dan mendukung 100+ aset digital. Dengan fokus pada pengembangan ekosistem dan kolaborasi strategis, FLOQ bertujuan menghadirkan manfaat nyata bagi penggunanya di era ekonomi digital.
KEK Gresik Disiapkan Jadi Pusat Hilirisasi Berdaya Saing Global di Asteng
Gresik, katakabar.com - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik kian mengukuhkan posisinya sebagai hub hilirisasi terintegrasi berdaya saing global di Asia Tenggara. Hal itu ditandai dengan pelaksanaan peletakan batu pertama (groundbreaking) dua proyek strategis sektor mineral di kawasan terkait fasilitas produksi brass mill dan brass cup serta pabrik manufaktur emas logam mulia, di penghujung April 2026 lalu. Proyek bagian dari 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II inisiasi BPI Danantara ini melibatkan kolaborasi strategis antara MIND ID, DEFEND ID, dan Pelindo. Skemanya, katoda tembaga dari smelter akan diolah menjadi brass cup dan brass mill berkapasitas 10.000 ton per tahun untuk memenuhi kebutuhan amunisi nasional. Sementara, untuk pengolahan emas, PT Aneka Tambang Tbk (Antam) akan memproses hasil pemurnian logam menjadi emas batangan (bullion) guna memperkuat rantai pasok logam mulia domestik. Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, menegaskan pengembangan industri derivatif di Gresik merupakan langkah nyata dalam mewujudkan kedaulatan ekonomi daerah. Inisiatif ini diyakini mampu menjadi motor penggerak baru bagi struktur ekonomi Jawa Timur agar semakin kokoh dan berdaya saing. “Definisi maju tentu adalah kemampuan kita mengembangkan industri strategis yang membuat bangsa ini menjadi berdikari. Prasyarat untuk mewujudkan hal tersebut adalah adanya ekosistem yang mumpuni. Itulah sebabnya Jawa Timur ingin menjadi bagian penting dari rantai nilai (value chain) industri nasional," kata Emil saat meresmikan proyek tersebut di KEK Gresik. Emil menjelaskan, hilirisasi di KEK Gresik kini telah melompat ke tahap produk turunan tingkat dua dan tiga. Ia mencontohkan bagaimana katoda tembaga kini diolah lebih lanjut menjadi copper rod, copper foil, hingga brass cup yang merupakan bahan baku peluru. “Kita sudah bergeser ke arah industri derivatif. Katoda tembaga yang dihasilkan smelter kini diolah menjadi brass cup oleh Pindad untuk kebutuhan amunisi. Jadi, peluru yang biasanya diimpor untuk kebutuhan TNI, ke depan akan diproduksi di dalam negeri menggunakan bahan baku lokal," ucapnya. Kehadiran fasilitas brass mill ini diproyeksikan mampu menekan angka impor komponen amunisi TNI secara signifikan sekaligus memperkuat kemandirian pertahanan melalui integrasi produksi di kawasan yang sama. Secara sosial-ekonomi, proyek terintegrasi ini diperkirakan akan serap hingga 7.000 tenaga kerja terampil. Keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi lintas BUMN yang melibatkan PT Freeport Indonesia sebagai penyedia bahan baku, PT Pindad, PT Antam, hingga PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) melalui PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) sebagai mitra infrastruktur pelabuhan. Guna mendukung transformasi KEK Gresik sebagai hub hilirisasi berdaya saing global, Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus berkomitmen memperkuat efisiensi logistik melalui perbaikan infrastruktur di sekitar kawasan, termasuk pelebaran akses jalan tol dan pembenahan jembatan guna memastikan kelancaran operasional KEK Gresik sebagai tulang punggung industri nasional. “KEK Gresik bukan lagi single commodity, melainkan multi-commodity hub. Dengan dukungan infrastruktur dari Pelindo dan ekosistem industri yang sudah 'nyambung', kawasan ini akan menjadi motor pertumbuhan ekonomi yang menyerap ribuan tenaga kerja terampil,” sebut Emil. Dari sisi makroekonomi, posisi KEK Gresik di jantung aglomerasi Gerbangkertosusila (Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, Lamongan) memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian nasional. Emil memaparkan wilayah ini menyumbang hampir separuh dari PDRB Jawa Timur. "Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di kawasan Gerbangkertosusila mencapai hampir separuh dari perekonomian Jawa Timur. Mengingat Jawa Timur menyumbang seperenam ekonomi nasional, maka perputaran ekonomi di aglomerasi ini saja mencakup hampir 10 persen dari total ekonomi Indonesia. Ini adalah keunggulan kompetitif yang harus kita jaga," tandasnya.
Harga Emas Terseret Sentimen Global Tapi Koreksi Masih Terbuka
Jakarta, katakabar.com - Pergerakan harga emas global diprediksi masih berada dalam tekanan, seiring kuatnya kombinasi sentimen teknikal dan fundamental yang belum berpihak pada penguatan logam mulia. Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, mengungkapkan pasangan XAU/USD saat ini menunjukkan kecenderungan melanjutkan tren penurunan, setelah gagal mempertahankan momentum kenaikan dalam beberapa waktu terakhir. Dari sisi teknikal, kondisi pasar mengindikasikan bahwa emas tengah berada dalam fase bearish yang cukup solid. Hal ini tercermin dari posisi harga yang masih bergerak di bawah indikator Moving Average periode 21 dan 34. Kedua indikator tersebut kini berfungsi sebagai resistance dinamis yang menahan setiap upaya kenaikan harga. Selama harga belum mampu menembus area tersebut secara meyakinkan, peluang untuk terjadinya pembalikan tren masih tergolong kecil. Pergerakan harga sebelumnya sempat menunjukkan adanya koreksi naik, namun momentum tersebut tidak bertahan lama. Setelah itu, harga kembali membentuk pola lower high dan lower low yang mengonfirmasi keberlanjutan tren turun. Dengan struktur pasar seperti ini, tekanan jual dinilai masih mendominasi, sehingga membuka peluang bagi emas untuk melanjutkan pelemahan dalam jangka pendek. Dalam proyeksi teknikal, harga emas diperkirakan akan menguji area support terdekat di level 4.669. Level ini menjadi titik penting yang perlu diperhatikan oleh pelaku pasar karena dapat menjadi penentu arah selanjutnya. Jika tekanan jual terus berlanjut dan harga mampu menembus level tersebut, maka potensi penurunan lanjutan terbuka hingga mencapai area 4.607 sebagai target berikutnya. Area ini dipandang sebagai support lanjutan yang berpotensi menjadi titik konsolidasi sementara sebelum harga menentukan arah baru. Meski tren bearish masih dominan, peluang terjadinya koreksi teknikal tetap ada. Pergerakan harga dalam tren turun umumnya tidak berlangsung secara linear, melainkan diselingi oleh fase pullback. Namun demikian, selama tidak ada sinyal pembalikan yang kuat seperti breakout signifikan di atas resistance dinamis maka koreksi yang terjadi cenderung bersifat sementara dan berpotensi dimanfaatkan sebagai peluang jual oleh pelaku pasar. Dari sisi fundamental, tekanan terhadap harga emas masih dipicu oleh penguatan dolar Amerika Serikat yang terus menunjukkan dominasi. Menguatnya dolar membuat harga emas menjadi relatif lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lain, sehingga permintaan global cenderung melemah. Kondisi ini menjadi salah satu faktor utama yang menahan laju kenaikan emas dalam beberapa waktu terakhir. Selain itu, kebijakan moneter dari Federal Reserve yang masih mempertahankan suku bunga pada level tinggi turut memperburuk sentimen terhadap emas. Suku bunga yang tinggi meningkatkan daya tarik instrumen investasi berbasis imbal hasil, seperti obligasi pemerintah. Akibatnya, investor cenderung mengalihkan dana dari emas ke aset yang menawarkan return lebih kompetitif. Kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat juga memperbesar opportunity cost dalam memegang emas. Dalam kondisi ini, investor akan lebih memilih instrumen yang memberikan pendapatan tetap dibandingkan menyimpan aset yang tidak menghasilkan bunga. Hal ini semakin memperkuat tekanan terhadap harga emas di pasar global. Di sisi lain, kondisi pasar keuangan yang cenderung stabil atau berada dalam mode risk-on turut mengurangi minat terhadap emas sebagai aset safe haven. Ketika investor merasa lebih percaya diri terhadap prospek ekonomi dan pasar saham, permintaan terhadap aset lindung nilai seperti emas biasanya menurun. Faktor ini menjadi tambahan tekanan yang membuat harga emas sulit untuk bangkit dalam jangka pendek. Dengan mempertimbangkan seluruh faktor tersebut, Dupoin Futures memperkirakan harga emas hari ini masih berpotensi melanjutkan tren penurunan dengan target utama di level 4.669 dan kemungkinan pelemahan lanjutan menuju 4.607.
Gandeng Pemateri Global, Telkom AI Center Padang Kupas AI Tools Remote Income
Padang, katakabar.com - Telkom AI Center of Excellence Padang kembali menggelar AI Connect Offline Series bertajuk “Build Faster, Work Global: AI Tools for Remote Income” di Telkom AI Center Padang. Kegiatan ini angkat peran kecerdasan buatan (AI) sebagai alat untuk mempercepat proses kerja sekaligus membuka peluang kerja global melalui skema remote work yang semakin relevan di era digital. Menghadirkan Will Oak Wild, AI/ML Engineer dan instruktur dari Amerika Serikat, kegiatan ini memberikan wawasan praktis terkait pemanfaatan berbagai tools AI seperti ChatGPT, Claude, serta ekosistem GitHub dalam mendukung produktivitas dan kolaborasi kerja jarak jauh. Materi yang disampaikan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga dilengkapi dengan demonstrasi langsung, sehingga peserta dapat memahami penerapannya secara nyata. Kegiatan ini dihadiri sekitar 50 peserta yang terdiri dari pekerja, mahasiswa, dan masyarakat umum. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan dalam sesi diskusi, termasuk berbagai pertanyaan seputar peluang karier di bidang AI serta kesiapan menghadapi perkembangan teknologi digital yang semakin cepat. Dalam pemaparannya, Will menekankan tantangan dalam memulai karier di bidang AI merupakan hal yang wajar, namun bukan menjadi penghalang untuk berkembang. “Masuk ke bidang ini memang tidak mudah. Tapi yang jadi pembeda bukan bakat, melainkan konsistensi. Terus mencoba sampai berhasil, dan jangan berhenti belajar,” ujarnya. Ia menyoroti pentingnya kesiapan menghadapi perkembangan teknologi yang semakin pesat. “AI bukan sesuatu yang perlu ditakuti. Justru ini adalah alat yang akan membantu kita bekerja lebih cepat dan lebih luas. Ke depan, kemampuan menggunakan AI akan menjadi kebutuhan. Tanpa itu, akan semakin sulit untuk bersaing di dunia kerja digital,” jelasnya. Selain sesi seminar, kegiatan ini dilengkapi dengan praktik langsung yang memberikan pengalaman belajar lebih komprehensif bagi peserta. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat memahami tidak hanya konsep, tetapi juga penerapan AI dalam konteks pekerjaan nyata, termasuk dalam skema kerja remote yang membuka akses ke pasar global. Mizan Lazuardi, Program Lead Telkom AI Connect, menyampaikan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk memperluas akses literasi digital yang inklusif dan aplikatif. “Kami melihat potensi besar dari talenta lokal, termasuk di Padang, untuk bisa bersaing di tingkat global. Melalui AI Connect, kami ingin membuka akses pengetahuan dan praktik langsung agar masyarakat tidak hanya memahami teknologi, tetapi juga mampu menggunakannya untuk menciptakan peluang, termasuk dalam skema kerja remote,” ucapnya. Melalui kegiatan ini, Telkom AI Center Padang menegaskan komitmennya dalam mendorong transformasi digital yang inklusif. Dengan menghadirkan narasumber internasional serta materi yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini, AI Connect diharapkan dapat menjadi jembatan bagi masyarakat untuk meningkatkan keterampilan, memperluas peluang kerja, dan beradaptasi dengan ekosistem kerja global yang terus berkembang.
Sentimen Global Topang Emas, Target Kenaikan Hingga 5.045 Terbuka
Jakarta, katakabar.com - Pergerakan harga emas dunia pada perdagangan Senin (20/4) diperkirakan masih memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan, meski pasar sempat dibuka dengan tekanan yang memicu terbentuknya gap down. Dupoin Futures melalui analisnya, Geraldo Kofit, menilai kondisi tersebut belum mengubah arah tren utama, mengingat struktur pergerakan emas secara keseluruhan masih menunjukkan kecenderungan bullish yang cukup kuat. Dalam analisisnya, pembukaan harga yang sempat turun dan membentuk gap dinilai lebih sebagai respons jangka pendek terhadap dinamika pasar, bukan sinyal pembalikan arah. Bahkan, kondisi ini justru membuka peluang terjadinya penutupan gap, yang dalam banyak kasus menjadi bagian dari pergerakan harga sebelum kembali mengikuti tren utamanya. Menurut Geraldo Kofit, terbentuknya swing low pada timeframe yang lebih kecil menjadi salah satu indikasi bahwa harga mulai menemukan pijakan untuk kembali bergerak naik. Kondisi ini memperkuat peluang bahwa area gap yang terbentuk sebelumnya dapat tertutup, sekaligus menjadi landasan bagi harga untuk melanjutkan penguatan. Secara teknikal, ulasnya, tren bullish emas dinilai masih solid karena harga tetap bergerak di atas area support dinamis yang dibentuk oleh Moving Average 21 dan 34. Bertahannya harga di atas area tersebut menunjukkan bahwa tekanan beli masih mendominasi pasar dan belum ada sinyal pelemahan yang cukup kuat untuk mengubah struktur tren. Proyeksi jangka pendek, Dupoin Futures memperkirakan harga emas berpotensi menguji level resistance di kisaran 4.892. Area ini dipandang sebagai level penting yang dapat menjadi penentu arah pergerakan berikutnya. Jika harga mampu menembus level tersebut dengan kuat, maka peluang kenaikan menuju target berikutnya di 5.045 semakin terbuka. Level 5.045 dipandang sebagai area resistance lanjutan yang juga memiliki arti penting secara psikologis. Jika tercapai, level ini berpotensi menjadi acuan baru bagi pasar dalam mengukur kekuatan tren emas ke depan. Dari sisi fundamental, prospek kenaikan harga emas juga masih ditopang oleh sentimen global yang mendukung. Ketidakpastian ekonomi dan geopolitik yang masih berlangsung membuat permintaan terhadap aset safe haven tetap tinggi. Dalam situasi pasar yang cenderung fluktuatif, investor masih melihat emas sebagai salah satu instrumen yang mampu menjaga nilai aset. Selain itu, ekspektasi terhadap arah kebijakan moneter Amerika Serikat juga menjadi faktor yang menopang pergerakan emas. Pasar mulai melihat peluang Federal Reserve akan mengambil kebijakan yang lebih longgar, termasuk kemungkinan menahan kenaikan suku bunga atau bahkan membuka ruang penurunan suku bunga ke depan. Kondisi tersebut menjadi sentimen positif bagi emas, mengingat logam mulia ini umumnya lebih menarik ketika suku bunga rendah. Di saat yang sama, potensi pelemahan dolar Amerika Serikat juga memberikan dorongan tambahan terhadap harga emas. Dengan hubungan yang berlawanan arah antara dolar dan emas, tekanan pada dolar cenderung membuka ruang penguatan bagi logam mulia. Faktor lain yang turut diperhatikan adalah proses rebalancing posisi pelaku pasar serta aliran likuiditas pasca pembukaan pasar. Kondisi ini kerap menjadi pemicu percepatan penutupan gap dan dapat membantu harga kembali bergerak sejalan dengan tren utama yang sedang berlangsung. Secara keseluruhan, Dupoin Futures melihat prospek harga emas masih cenderung positif meskipun sempat dibuka dengan gap down. Selama harga bertahan di atas area support utama, peluang kenaikan dinilai masih terbuka, dengan target jangka pendek di 4.892 dan potensi lanjutan menuju 5.045. Pelaku pasar tetap disarankan mencermati perkembangan sentimen global serta level-level penting yang menjadi acuan pergerakan harga.
Pengalaman IIM BHM Binus @Bekasi Pengembangan Kompetensi Global
Jakarta, katakabar.com - Valencia Angela, mahasiswa Program Business Hotel Management di Binus @Bekasi, telah menunjukkan minat yang kuat bidang pastry dan bakery sejak awal perkuliahan. Minat ini ia wujudkan tidak hanya dalam pembelajaran di kelas, tetapi juga melalui partisipasi aktif dalam berbagai kompetisi kuliner, yang membantunya mengasah keterampilan teknis dan memperkuat kesiapan mental dalam menghadapi dunia profesional. Keinginan untuk memahami standar kerja di industri hospitality internasional mendorong Valencia untuk mencari pengalaman internship di luar negeri. Ia ingin melihat secara langsung bagaimana sebuah luxury hotel dijalankan dengan sistem yang terstruktur dan standar kualitas yang tinggi. Dengan persiapan matang, mulai dari peningkatan kemampuan teknis hingga menjaga performa akademik, Valencia akhirnya mendapatkan kesempatan untuk menjalani internship di sebuah hotel mewah di Hong Kong. Selama menjalani internship, tantangan terbesar yang dihadapi adalah adaptasi terhadap perbedaan bahasa, budaya kerja, serta ekspektasi profesional yang tinggi. Lingkungan kerja di luxury hotel menuntut ketelitian pada setiap detail, mulai dari rasa, tekstur, hingga tampilan produk. Ritme kerja yang cepat dan standar kualitas yang ketat mengajarkan Valencia tentang disiplin, konsistensi, dan pentingnya bekerja dalam tim besar yang terstruktur. Tetapi, pengalaman yang paling berkesan baginya tidak hanya terbatas pada pekerjaan. Di sela-sela aktivitas kerja, Valencia memanfaatkan waktu untuk mengeksplorasi kota, mempelajari budaya lokal, dan berinteraksi dengan masyarakat setempat. Pengalaman ini memperluas perspektifnya tentang keberagaman budaya dan cara pandang di berbagai negara. Valencia menyampaikan refleksinya, There is no easy job, and every profession requires sacrifice. Tetapi saat kita mendapatkan kesempatan untuk berkembang secara profesional sekaligus memperoleh international exposure dan pengalaman hidup yang berharga, itu adalah peluang yang patut dimanfaatkan. Ini bukan hanya tentang internship, tetapi tentang proses bertumbuh dan membuktikan kemampuan diri. Pengalaman ini bukan hanya membentuk kompetensinya sebagai calon profesional di bidang pastry, tetapi juga mengembangkan karakter yang lebih mandiri, tangguh, dan terbuka terhadap perbedaan. Perjalanan Valencia tidak terlepas dari dukungan Binus @Bekasi melalui berbagai program pengembangan, termasuk kompetisi, workshop, dan program internship internasional dalam skema Enrichment program. Lingkungan pembelajaran yang aplikatif dan suportif di Binus @Bekasi mempersiapkannya untuk menghadapi standar industri global dengan percaya diri. Kisah Valencia menjadi cerminan dari pentingnya pengalaman internasional dalam mengembangkan kompetensi profesional dan memperluas wawasan global.
Bitcoin Uji US$75.000 di Tengah Ketegangan Iran dan Lonjakan Risiko Energi Global
Jakarta, katakabar.com - Bitcoin kembali menguji zona teknikal penting di sekitar US$75.000 di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global. Menurut analisis terbaru dari FLOQ Trading Desk, pergerakan ini menempatkan Bitcoin pada salah satu titik penentu arah pasar kripto dalam beberapa bulan terakhir. Bitcoin saat ini diperdagangkan di sekitar US$74.458, tepat di bawah level psikologis US$75.000, sebuah area yang secara historis sering menjadi titik keputusan bagi momentum pasar. Pergerakan ini terjadi bersamaan dengan meningkatnya volatilitas di pasar global setelah konflik Iran picu lonjakan harga energi dan ketidakpastian geopolitik yang lebih luas. Harga minyak sempat mendekati US$100 per barel sebelum pasar kembali stabil setelah kabar gencatan senjata sementara. Bitcoin Memasuki Zona Teknis Penting Analisis tim FLOQ Trading Desk menunjukkan bahwa Bitcoin kini diperdagangkan jauh di atas Value Area High (VAH) di US$71.500 berdasarkan analisis volume profile. Breakout di atas level ini menunjukkan bahwa Bitcoin telah keluar dari area distribusi utama dan memasuki zona dengan suplai yang lebih tipis. Kondisi ini sering disebut sebagai "thin liquidity zone", di mana pergerakan harga dapat berlangsung lebih cepat karena minimnya tekanan jual. Jika Bitcoin mampu mempertahankan momentum di atas US$74.000, jalur menuju US$78.000 berpotensi terbuka karena minimnya resistance di atas area tersebut. Sinyal Harus Diperhatikan Bagi Trader Meski reli Bitcoin masih berpotensi berlanjut, beberapa indikator momentum mulai menunjukkan tanda-tanda kehati-hatian. Relative Strength Index (RSI) saat ini berada di sekitar level 70, yang dalam beberapa reli sebelumnya sering memicu koreksi jangka pendek sekitar 3–5 persen. Selain itu, analis juga mengamati indikasi bearish divergence, di mana harga Bitcoin mencetak level tertinggi baru sementara indikator momentum mulai melemah.Jika terjadi penolakan harga di sekitar US$75.000, beberapa level support yang diperkirakan akan diuji oleh pasar meliputi: • US$73.000 • US$71.500 Level-level tersebut diperkirakan menjadi area konsolidasi jika reli Bitcoin kehilangan momentum dalam jangka pendek. Faktor Global Pengaruhi Pasar Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali menyoroti pentingnya Selat Hormuz, jalur energi strategis yang dilalui sekitar sepertiga perdagangan minyak dunia. Setiap potensi gangguan di wilayah ini dapat meningkatkan premi risiko energi global serta mempengaruhi inflasi dan sentimen investor secara luas. Perubahan sentimen ini terlihat jelas di pasar global yang beberapa kali berpindah dari mode risk-off menuju relief rally dalam waktu singkat.Pergerakan Bitcoin yang mengikuti dinamika ini menunjukkan bahwa aset digital kini semakin dipandang sebagai aset makro global. Founder dan CEO FLOQ, Yudhono Rawis, menyatakan pergerakan Bitcoin saat ini mencerminkan transformasi kripto menjadi aset yang semakin terintegrasi dengan sistem keuangan global.“Pasar kripto hari ini tidak lagi bergerak secara terpisah dari dinamika global. Geopolitik, energi, dan likuiditas global kini memainkan peran penting dalam menentukan arah harga Bitcoin,” ujar Yudhono. Menurutnya, trader dan investor perlu memahami hubungan antara pasar kripto dan kondisi makro global untuk dapat menavigasi volatilitas pasar dengan lebih baik. Prospek Pasar Dalam jangka pendek, FLOQ Trading Desk memperkirakan Bitcoin akan terus bergerak dalam zona keputusan antara US$74.000 hingga US$75.000. Breakout yang kuat di atas area tersebut berpotensi membuka reli menuju US$78.000 hingga US$80.000.Namun jika momentum gagal dipertahankan, pasar kemungkinan akan kembali melakukan konsolidasi menuju area US$71.500 sebelum menentukan arah berikutnya. Di tengah dinamika geopolitik yang terus berkembang, pergerakan Bitcoin dalam beberapa bulan ke depan kemungkinan akan semakin dipengaruhi oleh kombinasi faktor makro global seperti harga energi, kebijakan moneter, dan arus likuiditas institusional. Tentang FLOQ FLOQ adalah platform perdagangan aset digital berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman investasi aman, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat. Dengan fokus pada inovasi, edukasi, serta kepatuhan terhadap regulasi, FLOQ bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekosistem aset digital di Indonesia. FLOQ memiki komunitas aktif dengan lebih dari 250,000 followers yang bergabung di 7 platform social media, 25,000 anggota komunitas aktif, dan platform berkomitmen untuk meningkatkan edukasi bagi setiap pengguna dan publik dengan penyediaan FLOQ Akademi yang dapat diakses tanpa biaya. Hingga saat ini, FLOQ telah catat lebihdari 1,8 juta pengguna terdaftar and 2 juta App downloads, dan mendukung 100+ aset digital. Dengan fokus pada pengembangan ekosistem dan kolaborasi strategis, FLOQ bertujuan menghadirkan manfaat nyata bagi penggunanya di era ekonomi digital.