Kewirausahaan

Sorotan terbaru dari Tag # Kewirausahaan

BPDP Dorong Kewirausahaan Komoditas Perkebunan Latih Pelaku UMKM dan Mahasiswa di Sidoarjo Sawit
Sawit
Kamis, 07 Mei 2026 | 18:08 WIB

BPDP Dorong Kewirausahaan Komoditas Perkebunan Latih Pelaku UMKM dan Mahasiswa di Sidoarjo

Sidoarjo, katakabar.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) sebagai Badan Layanan Umum Kemenkeu terus perkuat peran strategisnya lewat pengembangan kewirausahaan berbasis komoditas perkebunan di Indonesia. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan pelatihan dan sosialisasi yang menyasar para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sidoarjo pada 29 hingga 30 April 2026 lalu. Kegiatan ini diikuti 60 pengusaha UMKM Sidoarjo, dan 40 mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA), khususnya dari program studi Teknologi Hasil Pertanian dan Agroteknologi. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas kewirausahaan berbasis komoditas unggulan perkebunan seperti sawit, kakao, dan kelapa. Direktur Politeknik LPP Yogyakarta, M Mustangin, mengatakan pentingnya kolaborasi antara dunia akademik dan pelaku usaha dalam menciptakan inovasi produk yang bernilai tambah tinggi terutama produk berbahan hasil perkebunan. Kolaborasi antara pegiat UMKM dan akademisi adalah kekuatan besar yang tidak bisa dipisahkan. UMKM memiliki pengalaman pasar dan kepekaan terhadap kebutuhan konsumen, sementara akademisi membawa inovasi, riset, dan teknologi. Kepala Divisi Kerja Sama Kemasyarakatan dan UMKM , Helmi Muhansyah, menegaskan pentingnya hilirisasi komoditas perkebunan melalui penguatan sektor UMKM. “BPDP tidak hanya berfokus pada pengelolaan dana, tetapi juga terus berperan aktif dalam pemberdayaan masyarakat melalui edukasi dan promosi wirausaha berbahasis  komoditas Perkebunan khususnya sawit, kakao dan kelapa, kami berharap kegiatan seperti ini akan mendorong munculnya pengusaha UMKM dan menginspirasi mahasiswa berwirausaha berbahan sawit, kakao dan kelapa di Sidoarjo," jelas Helmi Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sidoarjo, M Edi Kurniadi, menyoroti potensi besar UMKM lokal dalam mendukung perekonomian daerah. Ia juga mengapresiasi sinergi antara pemerintah dalam hal ini BPDP dan Politeknik LPP selaku Lembaga Pendidikan dalam meningkatkan daya saing produk UMKM berbasis komoditas perkebunan. “Kami percaya meski di daerah kami tidak terdapat sentra Perkebunan sawit, dengan adanya kegiatan ini pegiat UKM akan dapat memunculkan ide baru untuk produk berbahan sawit’," ucap Edi Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dalam mendorong penguatan kewirausahaan berbasis komoditas perkebunan di tingkat akar rumput. Melalui kolaborasi strategis bersama Politeknik LPP Yogyakarta, program ini tidak hanya menghadirkan transfer knowledge tapi mendorong produk UMKM Perekebunan  akan lebih mudah dikenal dan memiliki peluang besar untuk menembus pasar yang lebih luas.

Simulasi Kewirausahaan di Mata Kuliah Kewirausahaan Agribisnis Pendidikan
Pendidikan
Kamis, 25 Januari 2024 | 20:47 WIB

Simulasi Kewirausahaan di Mata Kuliah Kewirausahaan Agribisnis

Malang, katakabar.com - Mata kuliah kewirausahaan Agribisnis di Universitas Katolik Widya Karya memberikan pemahaman mendalam tentang konsep dan praktik membangun bisnis di sektor pertanian. Mata kuliah kewirausahaan Agribisnis menjadi jendela bagi mahasiswa untuk mendalami teori dan praktik membangun bisnis di sektor pertanian. Apalagi kurikulum yang dirancang untuk mempersiapkan mahasiswa menjadi wirausaha di bidang Agribisnis. Makanya mereka diajak untuk mengenal konsep-konsep kunci mulai dari perencanaan bisnis hingga pengelolaan keuangan. Simulasi peran sebagai CEO, CFO, CMO, COO memberikan pengalaman nyata dan sesuai dengan target mahasiswa untuk menjadi seorang wirausaha setelah lulus. Pondasi Teoritis Mahasiswa dihadapkan pada fondasi teoritis kewirausahaan Agribisnis, memahami prinsip-prinsip dasar membangun pengembangan bisnis di sektor pertanian. Mereka belajar tentang perencanaan bisnis, identifikasi peluang pasar, dan penilaian risiko yang terkait dengan Agribisnis. Pembelajaran ini membentuk dasar yang kuat bagi mahasiswa dalam mengembangkan visi dan strategi bisnis yang berkelanjutan. Mahasiswa dipersiapkan bisa menerapkan ilmu kewirausahaan dalam bidang Agribisnis setelah lulus. Jasi, kala mahasiswa menyelesaikan mata kuliah ini. Mereka memiliki pemahaman yang mendalam tentang kewirausahaan Agribisnis, dan terlatih untuk menerapkan ilmu tersebut. Dengan landasan yang kuat ini, mahasiswa siap untuk menjadi inovator dan pioner dalam mengembangkan solusi bisnis yang berkelanjutan di sektor pertanian. Fondasi teoritis yang kuat ini bukan hanya bekal untuk saat ini, tapi merupakan investasi dalam membentuk generasi wirausaha Agribisnis yang siap menghadapi tantangan masa depan. Simulasi Peran sebagai CEO Melalui simulasi peran sebagai CEO praktik kewirausahaan, mahasiswa tidak hanya dapat gambaran tentang kompleksitas pengambilan keputusan dan manajemen tim, termasuk mengasah keterampilan kepemimpinan penting untuk meraih kesuksesan di dunia kewirausahaan Agribisnis. Simulasi ini menjadi wahana pembelajaran yang memberikan pengalaman nyata dan memberdayakan mahasiswa untuk menjadi pemimpin yang terampil dan visioner dalam mengelola bisnis pertanian yang kompleks dan dinamis. Tantangan sebagai CFO Peran sebagai CFO membawa mahasiswa ke dalam lingkup pengelolaan keuangan di bisnis Agribisnis yang mereka jalankan. Mereka mempraktikkan keterampilan mengelola anggaran, analisis biaya, dan pengambilan keputusan keuangan yang tepat. Simulasi ini memberikan wawasan nyata tentang kompleksitas keuangan di sektor pertanian dan membekali mahasiswa dengan pengetahuan yang dibutuhkan untuk mengatur stabilitas keuangan bisnis. Membangun Citra Merek Sebagai Chief Marketing Officer (CMO), mahasiswa terlibat dalam membangun citra merek di pasar Agribisnis. Mereka mempraktikkan strategi pemasaran, branding, dan komunikasi efektif. Simulasi ini tidak hanya mengajarkan mahasiswa bagaimana menjual produk pertanian, tapi memahamkan mereka pada pentingnya membangun hubungan positif dengan konsumen. Tugas Seorang COO Peran sebagai Chief Operating Officer (COO) membawa mahasiswa ke dalam dunia pengelolaan operasional sehari-hari di bisnis pertanian. Mereka menghadapi tantangan dalam mengoptimalkan produksi, mengelola rantai pasok, dan memastikan efisiensi dalam setiap aspek operasional. Simulasi ini memberikan perspektif yang mendalam tentang realitas operasional di sektor Agribisnis. Mata kuliah kewirausahaan Agribisnis di Universitas Katolik Widya Karya bukan hanya tentang menyampaikan teori, melainkan memberikan pengalaman praktis melalui simulasi peran dalam praktik mata kuliah. Mahasiswa tidak hanya belajar bagaimana merencanakan dan mengelola bisnis di sektor pertanian, tetapi juga dihadapkan pada tantangan nyata yang dihadapi oleh para wirausaha. Jadi setelah lulus, mahasiswa siap untuk mengambil langkah mereka sebagai seorang wirausaha yang terampil dan berpengetahuan di dunia Agribisnis. Kontak: Universitas Katolik Widya Karya 0821 3980 8707 [email protected]